Dishub Wacanakan Menggunakan Sistem Retribusi Parkir Non-Tunai


GRESIK, 1minute.id – Dinas Perhubungan Gresik mulai serius menggarap potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir kendaraan di tepi jalan umum. Hasil kajian akademisi sektor pendapatan retribusi parkir di ruang milik jalan (rumija) mencapai Rp 9 miliar hingga Rp 12 miliar per tahun. Akan tetapi, proyeksi itu nyaris tidak pernah teralisasi. 

Tahun ini, misalnya, Dishub Gresik menargetkan pendapatan dari retribusi parkir Rp 4 miliar. Namun, sampai triwulan keempat, Oktober 2021 baru teralisasi sekitar Rp 800 jutaan. “Mestinya pendapatan parkir di Gresik ini berpotensi bisa mencapai Rp 9 milyar, tetapi sampai hari ini dari yang ditargetkan Rp 4 miliar  saja baru 20 persen capaiannya,”ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tursilowanto Hariogi saat mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan pertemuan dengan perwakilan perbankan di Pudak Galery pada Kamis, 4 November 2021.

Belum teralisasi target tersebut ditengarai ada faktor kebocoran. Penyebab kebocoran diantaranya, ada oknum juru parkir nakal. Sebab, Pemkab masih menggunakan  sistem pemungutan retribusi parkir di rumija masih konvensional. Menggunakan karcis. Disejumlah rumija kerap ditemui pengguna parkir mendapatkan karcis parkir yang lusuh. Karena telah berulang kali dipakai. Ada juga oknum ujug-ujug datang memungut parkir tanpa karcis. 

Kelemahan itu, akan diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pemkab akan menetapkan model pembayaran parkir non tunai alias cashless. Yakni,  petugas parkir dibekali alat scan melalui gawai yang dimiliki. Pengguna parkir cukup melakukan scanner barcode antargawai , petugas jukir dengan pengguna parkir. Mirip scan aplikasi #PeduliLindungi ketika masuk mal atau tempat lainnya. 

Dishub mewacanakan pembayaran parkir melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Tursilo-panggilan-Tursilowanto Hariogi mengatakan, pengalihan pembayaran parkir dari tunai menjadi non-tunai merupakan strategi yang diambil oleh Pemkab Gresik agar pemasukan PAD bisa masuk dengan baik, dan di lain pihak juga bagaimana memberdayakan juru parkir lewat sistem bagi hasil sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Pengelolaan parkir di Kabupaten Gresik telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) 3/2020 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir. Dalam perda tersebut diantaranya menjelaskan penyelenggaraan parkir di jalan umum dapat dilakukan dengan cara non-tunai serta penetapan tarif parkir yang dihitung berdasarkan jenis kendaraan, frekuensi, dan zona parkir.

“Pengalihan pembayaran parkir dari tunai menjadi non-tunai merupakan strategi yang diambil oleh Pemkab Gresik agar pemasukan PAD bisa masuk dengan baik, dan di lain pihak juga bagaimana memberdayakan juru parkir lewat sistem bagi hasil sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan,”kata mantan Asisten Administrasi Umum Pemkab Gresik itu.

Sejumlah sumber menjelaskan, pengalihan pembayaran parkir dari tunai dan non-tunai adalah sebuah kemajuan yang patut diapresiasi. Namun, sumber yang enggan disebutkan identitasnya meminta Pemkab Gresik, sebagai pengelola langsung penarikan retribusi menyiapkan perangkat yang memadai untuk meminimalisir terjadinya kebocoran retribusi itu.  

Ia mencontohkan, ada oknum jukir nakal berdalih alat scanner barcode rusak sehingga meminta pengguna membayar tunai. “Bisa kah pengguna parkir menolak membayar,”katanya. Atau, pengguna parkir tidak memiliki saldo untuk bayar non-tunai. “Semua celah terjadinya kebocoran harus diminimalisir. Sehingga, target PAD bisa terpenuhi,”tegas sumber itu. (yad)

Dishub Wacanakan Menggunakan Sistem Retribusi Parkir Non-Tunai Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet STBM Awards 2021, Gresik baru Semakin Sehat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards 2021. Penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan itu bisa raih karena Pemkab berhasil mengubah perilaku hidup bersih dan sehat serta kemampuan dalam melahirkan inovasi baru berbasis 5 pilar STBM. 

Lima pilar itu diantaranya, stop buang air besar sembarangan ; cuci tangan pakai sabun ; pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga ; pengelolaan sampah dan pengelolaan limbah rumah tangga.  STBM Awards 2021 yang diraih Pemkab Gresik untuk kategori pemenuhan kebutuhan sanitasi (Supply Creation). Pemberian penghargaan dari Kementerian Kesehatan ini dilaksanakan secara daring dan bertepatan dengan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia pada 15 Oktober.

Pemberian penghargaan diikuti  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna. 

Dokter Mukhibatul Khusna dalam keterangannya menjelaskan penghargaan ini semakin meneguhkan komitmen Pemkab Gresik untuk bersama-sama melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat 5 pilar. “Ada atau tidak penghargaan, pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat akan terus dilakukan demi kesehatan masyarakat,”Mukhibatul Khusna. 

Penghargaan STBM 2021 ini merupakan peningkatan dari penghargaan sebelumnya,  Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan Kabupaten Open Defaction Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Dengan peningkatan ini, ia mengharapkan masyarakat untuk terus menjaga pola hidup sehat dan bersih (PHBS).

“Mari kita bersama-sama terus menjaga hidup bersih dengan sanitasi total berbasis masyarakat yang didalamnya terdapat 5 pilar, sehingga masyarakat Gresik memiliki kualitas hidup yang baik dan terwujud Gresik baru yang sehat,”ujarnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet STBM Awards 2021, Gresik baru Semakin Sehat Selengkapnya

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI

GRESIK,1minute.id – Achmad Washil Miftachul Rachman resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Pria yang mengawali karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1998 itu sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk melakukan akselerasi kebijakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuju Gresik Baru.

Washil-panggilan akrab-Achmad Washil Miftachul Rachman menamakan program AKSI (Akselerasi, Kolaborasi, Sinergi dan inovasi). Pertama, Akselerasi, kata Washil, program internal tentang sumberdaya manusia. Kepegawaian di lingkungan Pemkab.

“Profesionalitas dan pelayanan,”terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu usai pelantikan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati pada Kamis, 30 September 2021.  Sedangkan, kolaborasi akan membentuk teamwork antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Washil berharap antarOPD bisa sinergi dan berinteraksi dengan baik.

Berikutnya, Sinergi sebuah konsep tentang penganggaran.  Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik ini, akan menyinergikan anggaran pusat, daerah maupun CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mendukung penanganan Covid-19 Gresik. 

Terakhir, Inovasi. Washil akan mendorong kepala OPD untuk membuat program yang inovatif. “Diharapkan bisa maju satu langkah dari OPD,”ujarnya. Program inovasi ini kerap digaungkan oleh Bupati maupun Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah mendorong kepala OPD melakukan terobosan baru. Tidak melakukan copy paste (copas). (yad)

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI Selengkapnya

Washil Sekda Gresik Terpilih?

GRESIK,1minute.id – Tuntas sudah kerja Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik 2021. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Gubernur Jatim dikabarkan telah merekomendasikan satu dari tiga nama calon Sekda Gresik. 

Sumber 1minute.id,  rekomendasi  diberikan kepada Achmad Washil Miftahul Rachman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik.
Informasi yang dihimpun, bila tidak ada aral melintang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekda Gresik akan direncanakan pada hari ini, Kamis, 30 September 2021. 

Benarkah ? Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik dr Adi Yumanto masih menutup rapat identitas sekda terpilih. “Mohon maaf, silakan tunggu waktunya,”kata Adi Yumanto di konfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 30 September 2021.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Reza Pahlevi setali tiga uang dengan dr. Ady Yumanto. “Saya detik belum dapat informasinya,”kata Reza dikonfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 30 September 2021. 

Terpisah,  Budi Raharjo,  kandidat calon Sekda hanya berharap Sekda terpilih nanti bisa lebih maksimal membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan kabupaten Gresik. “Semoga Sekda terpilih amanah,”kata Budi Raharjo yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik. (yad)

Washil Sekda Gresik Terpilih? Selengkapnya

Lantamal V Surabaya Gelar Serbuan Vaksin di Ponpes Al-Karimi


GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik semakin intensif melakukan percepatan pembentukan herd immunity. Memasuki zona hijau atawa level 1, vaksinasi semakin digenjot. Vaksinasi untuk santri maupun pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al- Karimi di Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 14 September 2021. Ditempat terpisah, di SMP Muhammadiyah 1 Gresik vaksinasi menyasar siswa sekolah menengah pertama (SMP) berusia diatas 12 tahun.

Vaksinasi dosis pertama di Ponpes Al-Karimi Tebuwung diikuti ribuan santri ini diinisiasi oleh Lantamal V Surabaya. Puluhan tenaga kesehatan yang bertugas sebagai vaksinator dikerahkan untuk melakukan penyuntikan 1.200 santri dan masyarakat sekitar Ponpes dengan vaksin Sinovac. 

Meski ribuan santri dan warga yang mengikuti serbuan vaksinasi ini, proses lancar, cepat dan sesuai protokol kesehatan (prokes) karena data calon penerima vaksin telah di data oleh pengurus Ponpes. Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat puas proses vaksinasi santri ini.

“Alhamdulillah gerakan vaksinasi hari ini berjalan dengan lancar. Tentunya ini hasil kerja keras dari semua pihak, terutama keluarga besar TNI AL dan Ponpes Al Karimi,”ujar Gus Yani-panggil akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia menjelaskan, vaksinasi merupakan sebuah ikhtiar dan menjadi satu langkah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Gus Yani seakan tidak pernah lelah mengingatkan kepada masyarakat untuk terus waspada meskipun saat ini Kabupaten Gresik sudah turun level 1 PPKM. K”Kita harus terus waspada, tidak hanyut dalam euforia karena Covid-19 masih ada disekitar kita. Tetap mematuhi protokol kesehatan karena disiplin menjadi kunci keselamatan kita semua,”kata Gus Yani.

Serbuan vaksin untuk santri ini diadakan penuh mulai pagi hingga sore dihadiri perwakilan keluarga Besal Laktamal V Surabaya Asisten Operasi Danlantamal V Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni, Gus Han dari Ponpes Peterongan Jombang, serta keluarga besar pengurus Ponpes Al Karimi Tebuwung Dukun, Gresik. 

TERTIB PROKES: Siswa di SMP Muhammadiyah 1 Gresik anti giliran vaksinasi dengan tetap menjaga prokes di halaman sekolah pada Selasa, 14 September 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ditempat terpisah, guru SMP Muhammadiyah 1 Gresik  Maflakhah, vaksinasi diperuntukkan siswa berusia 12 tahun ke atas. ” Vaksinasi diikuti 119 siswa SMP Muhammadiyah 1 Gresik  dan 10 siswa SD Muhammadiyah Gresik,”ujarnya melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 14 September 2021. (yad)

Lantamal V Surabaya Gelar Serbuan Vaksin di Ponpes Al-Karimi Selengkapnya
ILUSTRASI PELANTIKAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah ratusan ASN di hall parkir Selatan Kantor Bupati pada Senin, 30 Agustus 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selter Sekda Gratis, Ini Tahapan Seleksinya

PELANTIKAN PEJABAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Mutasi, rotasi dan promosi 438 ASN Pemkab Gresik pada Senin, 30 Agustus 2021 (Foto Dok Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah (Selter Sekda) Pemkab Gresik telah dibuka sejak Jumat, 3 September 2021. Selter Sekda dilaksanakan setelah turunnya Surat Ketua KASN Nomor: B-2455/KASN/7/2021 tertanggal 21 Juli 2021. Perihal Rekomendasi Rencana Selter JPT Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik, dan Surat Mendagri Nomor: 821/5503/OTDA tanggal 26 Agustus 2021, Perihal Rekomendasi Penjelasan atas Permohonan Pelaksanaan Selter JPT Pratama Sekda Kabupaten Gresik.

Merujuk laman bkd.gresikkab.go.id Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik pendaftaran dan penerimaan dokumen serta penelusuran jejak mulai 3-9 September 2021. 

Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 10 September 2021. Kemudian, Seleksi kompetensi dengan metode assesment center mulai 13-17 September 2021. Lalu, penyerahan makalah pada 20 September 2021. Prestasi dan wawancara pada 21 September 2021 , Pengumuman hasil akhir Seleksi pada 22 September 2021. Kemudian tes kesehatan jasmani dan rohani pada 23 September 2021.

Penyampaian 3 calon JPT Pratama kepada Bupati Gresik pada 27 September 2021 dan usai penetapan calon Sekretaris Daerah Gresik kepada Gubernur Jatim dan KASN. Dalam ketentuan yang diteken oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka PJT Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik  Heru Purwaka menegaskan, dokumen yang akan diproses adalah softcopy yang sudah sesuai ketentuan dan persyaratan panitia, keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Panitia seleksi tidak memungut biaya dalam bentuk apapun,”tegas Heru Purwaka dalam surat pengumuman bernomor 01/PANSEL/2021 tertanggal 3 September 2021 itu. Seperti diberitakan, hampir setahun kursi Sekda Gresik kosong. Jabatan tertinggi ASN di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu kini dijabat Pj Sekda Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim. 

Merujuk ketentuan Selter Sekda sedikit ada 13 ASN yang bisa mengikuti Selter Sekda Gresik ini. Dalam catatan 1minute.id,  mereka diantaranya 1. Andhy Hendro Wijaya, staf Ahli Bupati (2) Mokh Najikh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  (3) Eddy Hadisiswoyo, Kepala Inspektorat (4) Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DPUTR (5) Abu Hasan, Asisten (6) Nanang Setiawan, Kepala Dinas Pertanahan Gresik.

Berikutnya (7) Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (8) drg Saifudin Ghozali, Kepala KBPPPA (9) Budi Raharjo, Kadisnaker (10) Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Permukiman (11) Darmawan, staf Ahli (12) Nuri Mardiana, Kepala BPPKAD (13) Ninik Asrukin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Mereka telah menjabat minimal dua kali sebagai kepala Dinas atau Kepala Badan, berusia dibawah 56 tahun, eselon II-B. (yad)

Selter Sekda Gratis, Ini Tahapan Seleksinya Selengkapnya

Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah Gresik Dibuka

Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno ( Foto : Chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik akan segera terisi. Siapa yang paling layak menduduki jabatan tertinggi ASN di Lingkungan Pemkab Gresik itu? Sabar. Sebab, tahapan baru berjalan. Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik membuka Pendaftaran mulai 3 – 9 September 2021. Sebab, jabatan tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik ini lowong sejak Maret 2020 lalu. 

Hampir setahun lowong. Saat ini dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt). Plt Sekda Gresik itu adalah Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim itu. “Mulai kemarin (Jumat) Selter Sekda dibuka,”ujar Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno pada Sabtu, 4 September 2021. 

Selter Sekda  dilaksanakan setelah turunnya Surat Ketua KASN Nomor: B-2455/KASN/7/2021 tertanggal 21 Juli 2021. Perihal Rekomendasi Rencana Selter JPT Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik, dan Surat Mendagri Nomor: 821/5503/OTDA tanggal 26 Agust 2021, Perihal Rekomendasi Penjelasan atas Permohonan Pelaksanaan Selter JPT Pratama Sekda Kabupaten Gresik.

Ketua pansel adalah Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan anggota yang terdiri dari Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Rektor STAI Qamaruddin Bungah, dan 2 akademisi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. 

Syarat untuk mengikuti selter Sekda ini adalah aparatur sipil negara (ASN) eselon II-B, minimal 2 kali menjabat sebagai Kepala Dinas atau Kepala Badan dan berusia maksimal 56 tahun. 

Merujuk aturan tersebut, persaingan menuju kursi tertinggi ASN di lingkungan Pemkab Gresik semakin ketat. Sebab, ada puluhan ASN yang layak. Mereka memiliki kans sama untuk menduduki kursi tertinggi di sebagai ASN. Siapa saja mereka berdasarkan catatan 1minute.id diantaranya adalah : 

1. Andhy Hendro Wijaya, staf Ahli Bupati.  (2) Mokh Najikh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  (3) Eddy Hadisiswoyo, Kepala Inspektorat.  (4) Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DPUTR. (5) Abu Hasan, Asisten (6) Nanang Setiawan, Kepala Dinas Pertanahan Gresik (7) Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)  (8) drg Saifudin Ghozali, Kepala KBPPA (9) Budi Raharjo, Kadisnaker  (10) Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Permukiman (11) Darmawan, staf Ahli (12) Nuri Mardiana, Kepala BPPKAD (13) Ninik Asrukin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Mereka memiliki peluang sama. Karena telah 2 kali menjabat Kepala Dinas atau Badan. Usia juga dibawah 56 tahun,”kata sumber dilingkungan Pemkab Gresik ini. (yad)

Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah Gresik Dibuka Selengkapnya

Pemkab Gresik dan Unusa Jalin Kerjasama Peningkatan SDM Bidang Pendidikan dan Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin kerjasama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya(Unusa). Kerjasama dalam  bidang Pendidikan,  Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat. 
Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dilakukan di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya pada Jumat, 3 September 2021.

Nota kesepahaman ini disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Hariyanto, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Pemkab Gresik Nurlaelie Indah. Serta, Jajaran Rektorat Unusa. 

Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie mengatakan kerjasama seperti ini sangat diperlukan untuk menyinergikan potensi yang dimiliki para pihak agar dapat memberikan dampak yang lebih besar. “Kami berharap ada hubungan yang dekat antara dunia kampus dan industri termasuk di dalamnya pemerintah daerah. Sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah memang perlu supaya ada titik temu kebijakan untuk kemajuan daerah serta meningkatkan sumber daya manusia di kedua belah pihak,”ujar Jazidie dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan sependapat dengan pernyataan Rektor Jazidie, untuk sinergi positif antara kampus dan pemerintah. “Kita sudah mempersiapkan implementasi dari kerja sama ini. Semoga implementasi tersebut dapat maksimal dilaksanakan supaya membawa kemajuan bagi kedua belah pihak terutama Kabupaten Gresik. Terima kasih sudah mau mendampingi Kabupaten Gresik agar dapat meroket,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu.

Nota kesepahaman yang diteken Rektor Jazidie dengan Bupati Fandi Akhmad Yani ini. dantaranya bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan, pengabdian masyarakat. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), perencanaan strategis daerah, kajian dan evaluasi pembangunan daerah,pendampingan dan bantuan teknis implementasi pembangunan daerah, pendampingan dan bantuan teknis peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta penyelenggaraan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. (yad)

Pemkab Gresik dan Unusa Jalin Kerjasama Peningkatan SDM Bidang Pendidikan dan Kesehatan Selengkapnya

Patroli Siber Bea Cukai dan Pemkab Gresik Amankan 381.880 Batang Rokok Tanpa Cukai


GRESIK,1minute.id – Pembatasan mobilitas orang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengubah modus peredaran rokok ilegal dari offline menjadi online.  Media sosial (Medsos). Modus baru akhirnya tercium oleh petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai (KPPBC) Gresik.

Patroli siber yang dilakukan petugas Bea dan Cukai Gresik mengamankan 381.880 batang rokok ilegal. Rokok tanpa Cukai. Kepala KPPBC Gresik Bier Budi Kismuljanto mengatakan keberhasilan penindakan rokok ilegal ini diawali dari kegiatan patroli siber atau patroli medsos yang rutin dilakukan. 

“Di era PPKM seperti saat ini, rupa-rupanya para pelaku kegiatan ilegal ini memanfaatkan medsos untuk mengedarkan barangnya,”ujar Bier Budi pada Kamis, 2 September 2021.Budi dampingi Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Gresik Wijayani Lestari dan Kasubbag Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Abdul Manan. 

Dari hasil temuan awal tim patroli siber yang juga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Gresik inilah didapatkan temuan rokok ilegal sebanyak 3 bal di daerah Kecamatan Bungah, Gresik. Selanjutnya dilakukan penelusuran, yang kemudian ditemukan rokok ilegal dengan jumlah yang lebih besar di daerah Karang Binangun, Kabupaten Lamongan. 

OPERASI ROKOK ILEGAL: (ki-ka) Kasubbag Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Abdul Manan, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismuljanto, Kabag Perekonomian Pemkab Gresik Wijayani Lestari dalam ekspose hasil operasi rokok tanpa cukai pada Kamis, 2 September 2021 ( Foto : Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Dari penindakan ini, imbuhnya, didapatkan kurang lebih sekitar 21 karton rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) sebanyak 16 merek. “Perkiraan nilai barang hasil penindakan ini sebesar Rp 389.517.600 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 274.884.862,”urai Bier Budi.

Dari hasil operasi siber dengan barang bukti ratusan ribu batang rokok tanpa cukai mengamankan sejumlah orang. Mereka sedang menjalani pemeriksaan. Bila terbukti melalukan pelanggaran meraka bisa dijerat dengan Pasalpasal 54 dan/atau pasal 56 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007. “Ancaman hukuman paling lama penjara selama 5 tahun,”ujar Bier Budi dalam ekspose hasil operasi siber rokok ilegal 

Kepala Bagian Perekonomian Setkab Gresik Wijayani Lestari dalam sambutannya di kegiatan jumpa pers mengungkapkan terima kasih atas sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai Gresik. 

“Kemarin, awalnya kami menemukan ada penjual online yang menjual rokok dengan harga yang murah. Dari sini kami kemudian bekerja sama dengan Bea Cukai dan kemudian langsung ditindaklanjuti sehingga hasilnya bisa kita lihat sekarang,”ungkap Wijayani. 

Dengan pengungkapan tindak pidana bidang cukai ini, imbuh Wijayani, diharapkan mampu memberikabn efek jera terhadap pelaku tindak pidana, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat umum untuk bersama–sama berperan dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal, terutama di daerah Kabupaten Gresik. (yad/adv)

Patroli Siber Bea Cukai dan Pemkab Gresik Amankan 381.880 Batang Rokok Tanpa Cukai Selengkapnya
Wabup Gresik Aminatun Habibah membagikan masker kepada pengurus MWC NU Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021 (foto: Humas Pemkab for 1minute.id)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nadhlatul Ulama (NU) Kecamatan Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021. Selain itu, perempuan pertama menjabat Wakil Bupati di Pemkab Gresik ini juga meresmikan Ruang Aula Hasyim Asy’ari di Kantor Sekretariat MWC NU dan membagikan ribuan masker kepada pengurus MWC NU berkantor di Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu.

Aminatun Habibah dalam sambutannya menyatakan peran organisasi keagamaan seperti NU ini sangat berarti bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gresik. “Pada era pandemi seperti saat ini, kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat penting. Banyak sektor yang bisa dikerjakan bersama-sama demi kemaslahatan umat,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah itu.

Bu Min  menyebutkan beberapa sektor strategis yang merupakan skala prioritas program Pemkab Gresik yang bisa dikerjasamakan yaitu sektor ekonomi,  pendidikan dan kesehatan. Kerjasama di sektor ekonomi, lanjutnya, mengajak para kader NU untuk melakukan kegiatan ekonomi mengembangkan inovasi usaha. “Beberapa MWC telah sukses mengembangkan usaha koperasi, KBIH dan membuka usaha mamin (katering) serta memberikan banyak binaan kepada UMKM,”ujarnya.

Untuk kegiatan sosial, lanjutnya, NU selama ini telah banyak membantu umat, terutama dimasa pandemi seperti sekarang ini. Organisasi masyarakat seperti MWC NU harus ikut serta dalam mengatasi pandemi corona viruses desease 2019. “Saya berharap eksistensi MWC NU Cabang Driyorejo ini makin dikenal dan semakin tinggi manfaatnya untuk masyarakat sekitar,”harapnya.

Selain Bu Min, Pelantikan MWC NU Driyorejo Gresik dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Camat Driyorejo Narto, serta beberapa undangan yang sangat terbatas. Sebelumnya, Pelantikan pengurus diketahui KH Mas’ud dilakukan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Khusnan Ali. (yad)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker Selengkapnya