ILUSTRASI PELANTIKAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah ratusan ASN di hall parkir Selatan Kantor Bupati pada Senin, 30 Agustus 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selter Sekda Gratis, Ini Tahapan Seleksinya

PELANTIKAN PEJABAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Mutasi, rotasi dan promosi 438 ASN Pemkab Gresik pada Senin, 30 Agustus 2021 (Foto Dok Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah (Selter Sekda) Pemkab Gresik telah dibuka sejak Jumat, 3 September 2021. Selter Sekda dilaksanakan setelah turunnya Surat Ketua KASN Nomor: B-2455/KASN/7/2021 tertanggal 21 Juli 2021. Perihal Rekomendasi Rencana Selter JPT Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik, dan Surat Mendagri Nomor: 821/5503/OTDA tanggal 26 Agustus 2021, Perihal Rekomendasi Penjelasan atas Permohonan Pelaksanaan Selter JPT Pratama Sekda Kabupaten Gresik.

Merujuk laman bkd.gresikkab.go.id Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik pendaftaran dan penerimaan dokumen serta penelusuran jejak mulai 3-9 September 2021. 

Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 10 September 2021. Kemudian, Seleksi kompetensi dengan metode assesment center mulai 13-17 September 2021. Lalu, penyerahan makalah pada 20 September 2021. Prestasi dan wawancara pada 21 September 2021 , Pengumuman hasil akhir Seleksi pada 22 September 2021. Kemudian tes kesehatan jasmani dan rohani pada 23 September 2021.

Penyampaian 3 calon JPT Pratama kepada Bupati Gresik pada 27 September 2021 dan usai penetapan calon Sekretaris Daerah Gresik kepada Gubernur Jatim dan KASN. Dalam ketentuan yang diteken oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka PJT Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik  Heru Purwaka menegaskan, dokumen yang akan diproses adalah softcopy yang sudah sesuai ketentuan dan persyaratan panitia, keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Panitia seleksi tidak memungut biaya dalam bentuk apapun,”tegas Heru Purwaka dalam surat pengumuman bernomor 01/PANSEL/2021 tertanggal 3 September 2021 itu. Seperti diberitakan, hampir setahun kursi Sekda Gresik kosong. Jabatan tertinggi ASN di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu kini dijabat Pj Sekda Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim. 

Merujuk ketentuan Selter Sekda sedikit ada 13 ASN yang bisa mengikuti Selter Sekda Gresik ini. Dalam catatan 1minute.id,  mereka diantaranya 1. Andhy Hendro Wijaya, staf Ahli Bupati (2) Mokh Najikh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  (3) Eddy Hadisiswoyo, Kepala Inspektorat (4) Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DPUTR (5) Abu Hasan, Asisten (6) Nanang Setiawan, Kepala Dinas Pertanahan Gresik.

Berikutnya (7) Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (8) drg Saifudin Ghozali, Kepala KBPPPA (9) Budi Raharjo, Kadisnaker (10) Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Permukiman (11) Darmawan, staf Ahli (12) Nuri Mardiana, Kepala BPPKAD (13) Ninik Asrukin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Mereka telah menjabat minimal dua kali sebagai kepala Dinas atau Kepala Badan, berusia dibawah 56 tahun, eselon II-B. (yad)

Selter Sekda Gratis, Ini Tahapan Seleksinya Selengkapnya

Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah Gresik Dibuka

Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno ( Foto : Chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik akan segera terisi. Siapa yang paling layak menduduki jabatan tertinggi ASN di Lingkungan Pemkab Gresik itu? Sabar. Sebab, tahapan baru berjalan. Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik membuka Pendaftaran mulai 3 – 9 September 2021. Sebab, jabatan tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik ini lowong sejak Maret 2020 lalu. 

Hampir setahun lowong. Saat ini dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt). Plt Sekda Gresik itu adalah Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim itu. “Mulai kemarin (Jumat) Selter Sekda dibuka,”ujar Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno pada Sabtu, 4 September 2021. 

Selter Sekda  dilaksanakan setelah turunnya Surat Ketua KASN Nomor: B-2455/KASN/7/2021 tertanggal 21 Juli 2021. Perihal Rekomendasi Rencana Selter JPT Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik, dan Surat Mendagri Nomor: 821/5503/OTDA tanggal 26 Agust 2021, Perihal Rekomendasi Penjelasan atas Permohonan Pelaksanaan Selter JPT Pratama Sekda Kabupaten Gresik.

Ketua pansel adalah Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan anggota yang terdiri dari Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Rektor STAI Qamaruddin Bungah, dan 2 akademisi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. 

Syarat untuk mengikuti selter Sekda ini adalah aparatur sipil negara (ASN) eselon II-B, minimal 2 kali menjabat sebagai Kepala Dinas atau Kepala Badan dan berusia maksimal 56 tahun. 

Merujuk aturan tersebut, persaingan menuju kursi tertinggi ASN di lingkungan Pemkab Gresik semakin ketat. Sebab, ada puluhan ASN yang layak. Mereka memiliki kans sama untuk menduduki kursi tertinggi di sebagai ASN. Siapa saja mereka berdasarkan catatan 1minute.id diantaranya adalah : 

1. Andhy Hendro Wijaya, staf Ahli Bupati.  (2) Mokh Najikh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  (3) Eddy Hadisiswoyo, Kepala Inspektorat.  (4) Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DPUTR. (5) Abu Hasan, Asisten (6) Nanang Setiawan, Kepala Dinas Pertanahan Gresik (7) Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)  (8) drg Saifudin Ghozali, Kepala KBPPA (9) Budi Raharjo, Kadisnaker  (10) Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Permukiman (11) Darmawan, staf Ahli (12) Nuri Mardiana, Kepala BPPKAD (13) Ninik Asrukin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Mereka memiliki peluang sama. Karena telah 2 kali menjabat Kepala Dinas atau Badan. Usia juga dibawah 56 tahun,”kata sumber dilingkungan Pemkab Gresik ini. (yad)

Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah Gresik Dibuka Selengkapnya

Pemkab Gresik dan Unusa Jalin Kerjasama Peningkatan SDM Bidang Pendidikan dan Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin kerjasama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya(Unusa). Kerjasama dalam  bidang Pendidikan,  Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat. 
Nota kesepahaman (MoU) ditandatangani oleh Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dilakukan di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya pada Jumat, 3 September 2021.

Nota kesepahaman ini disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Hariyanto, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Pemkab Gresik Nurlaelie Indah. Serta, Jajaran Rektorat Unusa. 

Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie mengatakan kerjasama seperti ini sangat diperlukan untuk menyinergikan potensi yang dimiliki para pihak agar dapat memberikan dampak yang lebih besar. “Kami berharap ada hubungan yang dekat antara dunia kampus dan industri termasuk di dalamnya pemerintah daerah. Sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah memang perlu supaya ada titik temu kebijakan untuk kemajuan daerah serta meningkatkan sumber daya manusia di kedua belah pihak,”ujar Jazidie dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan sependapat dengan pernyataan Rektor Jazidie, untuk sinergi positif antara kampus dan pemerintah. “Kita sudah mempersiapkan implementasi dari kerja sama ini. Semoga implementasi tersebut dapat maksimal dilaksanakan supaya membawa kemajuan bagi kedua belah pihak terutama Kabupaten Gresik. Terima kasih sudah mau mendampingi Kabupaten Gresik agar dapat meroket,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu.

Nota kesepahaman yang diteken Rektor Jazidie dengan Bupati Fandi Akhmad Yani ini. dantaranya bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan, pengabdian masyarakat. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), perencanaan strategis daerah, kajian dan evaluasi pembangunan daerah,pendampingan dan bantuan teknis implementasi pembangunan daerah, pendampingan dan bantuan teknis peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta penyelenggaraan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. (yad)

Pemkab Gresik dan Unusa Jalin Kerjasama Peningkatan SDM Bidang Pendidikan dan Kesehatan Selengkapnya

Patroli Siber Bea Cukai dan Pemkab Gresik Amankan 381.880 Batang Rokok Tanpa Cukai


GRESIK,1minute.id – Pembatasan mobilitas orang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengubah modus peredaran rokok ilegal dari offline menjadi online.  Media sosial (Medsos). Modus baru akhirnya tercium oleh petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai (KPPBC) Gresik.

Patroli siber yang dilakukan petugas Bea dan Cukai Gresik mengamankan 381.880 batang rokok ilegal. Rokok tanpa Cukai. Kepala KPPBC Gresik Bier Budi Kismuljanto mengatakan keberhasilan penindakan rokok ilegal ini diawali dari kegiatan patroli siber atau patroli medsos yang rutin dilakukan. 

“Di era PPKM seperti saat ini, rupa-rupanya para pelaku kegiatan ilegal ini memanfaatkan medsos untuk mengedarkan barangnya,”ujar Bier Budi pada Kamis, 2 September 2021.Budi dampingi Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Gresik Wijayani Lestari dan Kasubbag Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Abdul Manan. 

Dari hasil temuan awal tim patroli siber yang juga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Gresik inilah didapatkan temuan rokok ilegal sebanyak 3 bal di daerah Kecamatan Bungah, Gresik. Selanjutnya dilakukan penelusuran, yang kemudian ditemukan rokok ilegal dengan jumlah yang lebih besar di daerah Karang Binangun, Kabupaten Lamongan. 

OPERASI ROKOK ILEGAL: (ki-ka) Kasubbag Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Abdul Manan, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismuljanto, Kabag Perekonomian Pemkab Gresik Wijayani Lestari dalam ekspose hasil operasi rokok tanpa cukai pada Kamis, 2 September 2021 ( Foto : Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Dari penindakan ini, imbuhnya, didapatkan kurang lebih sekitar 21 karton rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) sebanyak 16 merek. “Perkiraan nilai barang hasil penindakan ini sebesar Rp 389.517.600 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 274.884.862,”urai Bier Budi.

Dari hasil operasi siber dengan barang bukti ratusan ribu batang rokok tanpa cukai mengamankan sejumlah orang. Mereka sedang menjalani pemeriksaan. Bila terbukti melalukan pelanggaran meraka bisa dijerat dengan Pasalpasal 54 dan/atau pasal 56 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007. “Ancaman hukuman paling lama penjara selama 5 tahun,”ujar Bier Budi dalam ekspose hasil operasi siber rokok ilegal 

Kepala Bagian Perekonomian Setkab Gresik Wijayani Lestari dalam sambutannya di kegiatan jumpa pers mengungkapkan terima kasih atas sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai Gresik. 

“Kemarin, awalnya kami menemukan ada penjual online yang menjual rokok dengan harga yang murah. Dari sini kami kemudian bekerja sama dengan Bea Cukai dan kemudian langsung ditindaklanjuti sehingga hasilnya bisa kita lihat sekarang,”ungkap Wijayani. 

Dengan pengungkapan tindak pidana bidang cukai ini, imbuh Wijayani, diharapkan mampu memberikabn efek jera terhadap pelaku tindak pidana, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat umum untuk bersama–sama berperan dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal, terutama di daerah Kabupaten Gresik. (yad/adv)

Patroli Siber Bea Cukai dan Pemkab Gresik Amankan 381.880 Batang Rokok Tanpa Cukai Selengkapnya
Wabup Gresik Aminatun Habibah membagikan masker kepada pengurus MWC NU Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021 (foto: Humas Pemkab for 1minute.id)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nadhlatul Ulama (NU) Kecamatan Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021. Selain itu, perempuan pertama menjabat Wakil Bupati di Pemkab Gresik ini juga meresmikan Ruang Aula Hasyim Asy’ari di Kantor Sekretariat MWC NU dan membagikan ribuan masker kepada pengurus MWC NU berkantor di Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu.

Aminatun Habibah dalam sambutannya menyatakan peran organisasi keagamaan seperti NU ini sangat berarti bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gresik. “Pada era pandemi seperti saat ini, kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat penting. Banyak sektor yang bisa dikerjakan bersama-sama demi kemaslahatan umat,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah itu.

Bu Min  menyebutkan beberapa sektor strategis yang merupakan skala prioritas program Pemkab Gresik yang bisa dikerjasamakan yaitu sektor ekonomi,  pendidikan dan kesehatan. Kerjasama di sektor ekonomi, lanjutnya, mengajak para kader NU untuk melakukan kegiatan ekonomi mengembangkan inovasi usaha. “Beberapa MWC telah sukses mengembangkan usaha koperasi, KBIH dan membuka usaha mamin (katering) serta memberikan banyak binaan kepada UMKM,”ujarnya.

Untuk kegiatan sosial, lanjutnya, NU selama ini telah banyak membantu umat, terutama dimasa pandemi seperti sekarang ini. Organisasi masyarakat seperti MWC NU harus ikut serta dalam mengatasi pandemi corona viruses desease 2019. “Saya berharap eksistensi MWC NU Cabang Driyorejo ini makin dikenal dan semakin tinggi manfaatnya untuk masyarakat sekitar,”harapnya.

Selain Bu Min, Pelantikan MWC NU Driyorejo Gresik dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Camat Driyorejo Narto, serta beberapa undangan yang sangat terbatas. Sebelumnya, Pelantikan pengurus diketahui KH Mas’ud dilakukan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Khusnan Ali. (yad)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker Selengkapnya

Ning Nurul Nakhoda Baru GOW Gresik

GRESIK,1minute.id – Nurul Haromaini Ali terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kerja (Musker) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021. Musker diikuti 18 organisasi perempuan di Kota Santri itu digelar di Gedung Dhurung Bawean Komplek Kantor Bupati Gresik itu dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya meminta kepada Ketua terpilih untuk segera membentuk pengurus. Selain itu, Wabup yang juga pembina GOW itu, berharap anggota yang terdiri dari para ketua organisasi perempuan itu bahu-membahu melakukan kebaikan. Ia mencontohkan anggota aktif di dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan masyarakat terdampak Covid-19 di Gresik.

Dapur umum didirikan di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim Gresik.  “Dapur umum ini sangat ditunggu oleh masyarakat yang terdampak Covid-19. Kalau kita berperan pada program tersebut akan semakin banyak masyarakat yang terbantu,” katanya.

Selain itu, Bu Min juga berharap kepada pengurus GOW yang baru untuk bersinaergi dengan Pemkab Gresik terutama dengan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan anak (KBPPPA)  Gresik agar mendukung program pemberdayaan perempuan dan anak.

Sementara itu, Ketua GOW terpilih Nurul Haromaini Ali menyatakan, terima kasih kepada seluruh perwakilan organisasi wanita yang hadir dan memberikan kepercayaan kepadanya.

“Atas pemberian kepercayaan ini, Insya Allah  kami tidak akan menyia-nyiakan. Kepada para ibu yang juga ketua organisasi perempuan di Gresik ini, kami mohon dukungan dari semua pihak untuk menjalankan organisasi ini sehingga lebih baik dan bermanfaat untuk masyarakat. Kita harus saling koreksi untuk kebaikan bersama,”ujar Ning Nurul, sapaan istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

Ning Nurul Nakhoda Baru GOW Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik : Kurangi Sampah Plastik Mulai Sekarang

GRESIK,1minute.id – Komitmen  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengurangi sampah plastik tidak perlu diragukan lagi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Sekretariat Pemkab Gresik tidak lagi menggunakan bungkus plastik. 

Caranya? Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kantor Bupati Gresik berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu membawa bekal makanan dari rumah, membawa tempat minum sendiri dan  peralatan makan sendiri.  Perlengkapan itu masukkan ke dalam  tas kain serta mengurangi konsumsi makanan dan minuman kemasan plastik. 

Tekad itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memberikan reward kepada Ketua Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag) Siti Fitriah yang juga Pembina Bank sampah Gemes Sekardadu, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Kebomas pada Senin, 23 Agustus 2021.
“Kita harus memulai untuk pengelolaan sampah dan mengurangi penggunaan sampah plastik. Kita awali pengurangan sampah di lingkungan kantor Pemkab Gresik ini. Selanjutnya ke kantor OPD dan kantor-kantor yang lain hingga kantor desa,”kata Bupati  Fandi Akhmad Yani pada Senin, 23 Agustus 2021.

Sementatar itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi menambahkan sesuai data Kementerian Lingkungan Hidup ada 9,85 miliar lembar sampah kantong plastik dihasilkan setiap tahun dan mencemari lingkungan selama lebih dari 400 tahun. 

“Hanya 5 persen sampah kantong plastik yang bisa di daur ulang, sisanya menguasai hampir 50 persen lahan tempat pembuangan akhir (TPA) dan butuh lebih dari 100 tahun untuk terurai,”kata Reza yang juga Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Gresik itu pada Selasa, 24 Agustus 2021.

“Seperti yang disampaikan pak Bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red) untuk pengurangan sampah plastik di kantor Pemkab Gresik agar ASN membawa botol minum dan tempat makan yang bisa digunakan berulang kali demi menyukseskan upaya tersebut.Mulai dari sekarang dan seterusnya kita harus menghindari penggunaan sampah plastik yang dapat mencemari lingkungan,”kata Reza.

Penghargaan kepada Siti Fitriah ketua asosiasi Bank Sampah Gresik berupa laptop, printer dan seperangkat meja kursi. Sedangkan, reward  pengurus bank sampah Gemes Sekardadu kelurahan Ngargosari Kecamatan Kebomas berupa mesin pencacah sampah karena sukses mengelola sampah dan meningkatkan ekonomi nasabahnya. (yad) 

Bupati Gresik : Kurangi Sampah Plastik Mulai Sekarang Selengkapnya

Pembebasan Lahan Kali Lomong Direncanakan Mulai 23 Agustus Nanti

BANJIR : Salah satu perkampungan penduduk di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Gresik yang menjadi langganan banjir ketika Kali Lamong meluap (foto dok : chusnul cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id- Dinas Pertanahan Gresik mulai mematangkan penentuan lokasi (penlok) tahap kedua untuk percepatan normalisasi Kali Lamong. Pembuatan penlok kali kedua paskaproses pembebasan lahan kali pertama seluas 4,8 hektare lebih dianggap telah sukses dilakukan.

Kepala Dinas Pertanahan Gresik Sutaji Rudi mengatakan, proses pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Lamong tahap awal berada di Desa Tambakberas, Jonoo, Sukoanyar dan Morowudi. Semuanya di Kecamatan Cerme. Luas lahan itu sesuai penlok untuk tahap awal proyek normalisasi Kali Lamong. Luasnya sekitar 4,8 hektare. Hasil appraisal telah diumumkan kepada masyarakat yang lahannya di empat desa itu terkena proyek normalisasi Kali Lamong.

“Sekarang menunggu 14 hari untuk proses pembayaran. Bila kurun waktu 14 hari itu tidak ada yang keberatan terkait harga tanah sesuai appraisal akan lakukan pembayarannya,”ujar Sutaji Rudi ditemui di Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 17 Agustus 2021. 

Sutaji Rudi berharap masyarakat bisa menerima hasil appraisal itu. Sehingga bisa langsung dilakukan pembayaran. “Ganti rugi akan dibayarkan paling cepat 23 Agustus nanti,”tegas Sutaji Rudi. Bagaimana bila ada warga yang keberatan dan menolak besaran ganti rugi ? Mantan Kepala Diskoperindag Gresik mengatakan, bila ada keberatan akan dilakukan dengan sistem konsiyansi. “Anggaran dititipkan pengadilan. Silakan masyarakat mengambil di pengadilan,”tegasnya.

Pemkab Gresik melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Lamong ini. “Diperkirakan anggaran terserap sekitar Rp 23 miliar untuk tahap awal ini,”imbuhnya. 

Kini, pihaknya mulai melakukan penyusunan penlok kedua. Lahan yang akan dibebaskan tidak lebih dari 5 hektare sesuai kewenangan Pemkab Gresik. Padahal, Sutaji Rudi berharap proses pembebasan lahan bisa lebih luas sehingga bisa cepat selesai. “Tapi, aturannya bila diatas 5 hektare Pemkab tidak diperbolehkan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, percepatan penanganan banjir Kali Lamong menemukan titik terang. Tahap awal pembebasan lahan akan diestimasikan pada Agustus nanti. Kesepakatan itu muncul setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertemu dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik di Pendapa Bupati pada Selasa, 13 Juli 2021.

Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto menuturkan dalam pertemuan ini pihaknya menyamakan trase tanggul yang akan dibuat. Mana yang akan dibebaskan titik temu sudah ada. Trase adalah sumbu jalan berupa garis-garis lurus saling berhubungan yang terdapat pada peta topografi suatu muka tanah dalam perencanaan jalan baru. “Disampaikan itu akan segera dilaksanakan pembebasan. Tadi juga sudah dibahas dari sepadan sungai, trase tanggulnya,”kata dia.
Normalisasi Kali Lamong  menjadi program prioritas Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Banjir Kali Lamong menjadi problem puluhan tahun di Kabupaten Gresik. Kesengsaraan masyarakat  berada di daerah aliran Kali Lamong mulai diurai oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Butuh inovasi dan kerja keras untuk merealisasikan problem kronis yang sudah puluhan tahun itu. 

Berdasarkan studi BBWS pada 2012 lahan yang harus dibebaskan seluas 149 hektare dengan estimasi anggaran Rp 600 miliar. Setelah studi Land Acquisition and Resetlement Action Plan (LARAP) 2020 luas lahan yang dibutuhkan semakin luas menjadi 280 hektar. Anggaran pembebasan lahan membengkak menjadi Rp 800 miliar. 

Proyek Percepatan penanganan banjir itu akan dimulai di wilayah hulu mulai dari Desa Jono sampai Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme sepanjang 1,8 kilometer. Menurut studi tersebut, normalisasi akan dilakukan dari wilayah hilir. Dengan jenis penanganan pembuatan tanggul. Baik tanggul tanah dan parapet. (yad)

Tentang Kali Lamong 
Panjang Kali Lamong              : 103 km. Melintasi wilayah Gresik        : 64 km. Kebutuhan lahan                     : 282,72 ha. Estimasi biaya pembebasan : Rp 795 miliar
Rencana Normalisasi Tahap I. Luas lahan 4,8 ha. 1. Desa Jono 2. Desa Tambakberas  3. Desa Morowudi 4. Desa Sukoanyar 
Anggaran pembangunan Tanggul Rp 72 miliar (APBN) 2021 dengan Pemenang  Tender PT Miranda Utama Karya Subur, Samarinda.
( data diolah 1minute.id )

Pembebasan Lahan Kali Lomong Direncanakan Mulai 23 Agustus Nanti Selengkapnya

BLT DD Cair, Asupan Penambah Imun bagi Masyarakat Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id  – Masyarakat terdampak Covid-19 mendapatkan “asupan” dari pemerintah. Pencariran bantuan itu bagai asupan yang diharapkan bisa meringankan beban dan menambah imun bagi masyarakat. Bantuan itu adalah bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD) keempat.

Diantaranya masyarakat di Kecamatan Cerme. Dalam dua hari ini, mulai Kamis, 29 Juli 2021 sebanyak 12 dari 25 desa telah menggolentorkan kepada masyarakat terdampak. Sebelas desa itu, adalah Iker-ikergeger ; Cerme Kidul ; Cerme Lor ; Betiting dan Dungus. 
Kemudian, Desa Dampaa ; Lengkong ; Dadapkuning ; Ngembung ; Guranganyar ; Sukoanyar dan Morowudi disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) pada Jumat, 30 Juli 2021.

Menurut Camat Cerme,  penyaluran BLT Dana Desa (DD) bulan keempat untuk masyarakat terdampak Covid-19. “Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan Rp 300 ribu,”ujar Suyono dikonfirmasi selulernya pada Jumat, 30 Juli 2021. Sedangkan, 13 desa lainnya, tambah Suyono, akan menyalurkan BLT DD ini dalam waktu dekat.

“Diagendakan Senin untuk desa yang belum menyalurkan BLT DD nya,”ujarnya. Momen penyaluran BLT DD ini digunakan oleh tiga pilar di Kecamatan yakni Camat, Kapolsek dan Danramil untuk sosialisasi tentang perpanjangan Pemberlakuan Penbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) belum selesai. “Patuhi prokes,”ujar Suyono. (yad)

BLT DD Cair, Asupan Penambah Imun bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Roadshow ke Posko Darurat, Gus Yani Dorong Desa Lebih Proaktif, Gelontor DD untuk Pencegahan Covid

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berujung. Butuh kerjaekstra keras dan gotong royong mencegah terjadinya persebaran dan penurunan angka kematian akibat wabah memasuki tahun kedua ini.

Kondisi darurat itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani harus melakukan roadshow ke sejumlah kecamatan pada hari libur, Sabtu, 24 Juli 2021. Ada tempat tersebar di tiga kecamatan yang dikunjungi, yakni Posko Darurat di Kecamatan Kedamean dan Sidayu. Serta, tempat karantina bagi pekerja migran Indonesia (PMI) atau mahasiswa dari luar negeri di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Desa Kambingan, Kacamatan Cerme.

Di dua posko darurat di Kecamatan Kedamean dan Sidayu  berbincang langsung dengan  para desa untuk mensosialisasikan penanganan pertama terpapar Covid-19. Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak kepala desa proaktif. Melapor dan mendata warga yang terpapar covid-19. Langkah pertama adalah ke puskesmas, untuk mendapatkan diagnosa. Jika kategori ringan bisa melakukan isolasi mandiri atau dilarikan ke Stadion Gelora Joko Samudro, termasuk kategori sedang langsung dibawa ke stadion yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas itu. 

Jika pasien masuk dalam kategori berat, petugas akan merujuk ke rumah sakit pasien Covid-19 rujukan. “Desa harus proaktif. Kalau ada warga mau jemput bola. Bawa ke puskesmas. Nanti, puskesmas yang melakukan diagnosa dan memutuskan pasien harus di bawa kemana,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Dalam roadshow di Kecamatan Kedamean dan Cerne di hari libur kerja ini, Gus Yani didampingi Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Slamet Riyadi, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Muhammad Zainul Arifin, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. 

Gus Yani melanjutkan penanganan medis Covid-19 di buka 10 puskesmas tersebar di utara dan selatan. Lima puskesmas khusus ibu hamil total ada15.  “Gresik memiliki 32 puskesmas kita buka 15. kenapa kok 15 ? Agar puskesmas yang lain bisa membantu puskesmas yang buka,”terang mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sepuluh puskesmas menangani Covid-19 adalah puskesmas Mentaras di Kecamatan Dukun ;  Ujungpangkah ; Sidayu ; Manyar, dan  Kebomas. Kemudian, puskesmas Benjeng, Dapet  dan Kesamben Kulon (Kedamean) serta  Driyorejo dan Menganti. 
Sedangkan lima puskesmas untuk menangani pasien ibu hamil yang terpapar Covid-19 adalah puskesmas Bungah ; Alun-alun Gresik ; Cerme ; Menganti dan Wringinanom. Puskesmas yang tidak masuk dalam penanganan Covid-19 akan diperbantukan memperkuat puskesmas yang telah ditunjuk Pemkab Gresik. 

Pemkab Gresik juga memperkuat posko darurat covid-19 bantalan sosial yang tersebar di empat titik di wilayah Gresik daratan dan satu di wilayah Pulau Bawean dengan pengisian tabung oksigen. Kemudian, disiagakan mobil dinas dari Bagian Umum yang disulap menjadi mobil ambulans jenazah Covid-19. 

POSKO SIDAYU : (ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Camat Sidayu Nuryadi di Posko Darurat pada Sabtu, 24 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Penguatan posko darurat mendapat tambahan kekuatan dari perusahaan di Gresik yang menyumbangkan mobil untuk dijadikan ambulans. Perusahaan PT Yani Putra Raya menyumbang mobil Toyota Vellfire yang sudah dimodif menjadi ambulans. Mobil mewah itu, kata Gus Yani, akan digunakan untuk membantu di empat posko. 
“Ada ambulans dari perusahaan Yani Putra kita pakai manfaat buat masyarakat. Ambulan akan kita kelilingkan dari posko 1 ke posko 4. Ambulans mobile keliling,”terangnya.

Semua bantalan sosial itu berada dibagian hulu. “Dibagian hilir (masyarakat) juga harus diperkuat. Desa harus lebih aktif . Ini namanya bergotong royong berbagi tugas,”kata Gus Yani. Gus Yani berharap desa bisa mengalokasikan anggaran dana desa lebih  maksimal untuk penanganan Covid-19. 

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkab Gresik Edy Hadiswoyo menambahkan, kepala desa jangan takut mengalokasikan lebih dari 8 persen dana desa. “Selama penggunaan benar untuk penanganan Covid dan tidak di korupsi dijamin tidak akan berimbas hukum,”tegasnya. Kabag Ops Polres Gresik Kompol Zainul Arifin setali tiga uang dengan Kepala Inspektorat Edy Hadiswoyo. 

Setelah dari Posko Kedamean, Gus Yani menuju rusunawa di Cerme lalu melanjutkan ke Sidayu. Di Sidayu ini, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah turut hadir bertemu dengan kepala desa dari kecamatan Sidayu, Dukun, Panceng dan Ujungpangkah. (yad)

Roadshow ke Posko Darurat, Gus Yani Dorong Desa Lebih Proaktif, Gelontor DD untuk Pencegahan Covid Selengkapnya