Amankan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken HoA dengan PC Ketapang II Ltd untuk Suplai Gas hingga 25 MMCFD

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan PC Ketapang II Ltd untuk rencana jual-beli gas dari Blok Ketapang. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Direktur Utama PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof serta disaksikan oleh Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Terpisah, SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menjelaskan bahwa, melalui penandatanganan bersama anak perusahaan Petronas ini, Petrokimia Gresik berharap mendapatkan tambahan suplai gas pada saat Blok Ketapang onstream nanti sampai dengan 25 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Tambahan gas ini akan digunakan Petrokimia Gresik untuk memenuhi kebutuhan eksisting, serta mendukung rencana pengembangan perusahaan.

“Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui penyediaan pupuk bersubsidi. Untuk menjalankan komitmen tersebut secara berkelanjutan, Petrokimia Gresik membutuhkan tambahan gas guna mengamankan kebutuhan eksisting dan proyek pengembangan. Dengan tambahan gas ini, Petrokimia Gresik bisa merealisasikan rencana pengembangan perusahaan untuk kemajuan Petrokimia Gresik di masa yang akan datang,” ujar Adit, sapaan akrab, Adityo Wibowo pada Selasa, 17 Juni 2025.

Rencana pengembangan dalam waktu dekat yaitu pembangunan Pabrik Soda Ash seperti yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, Proyek Soda Ash termasuk dalam daftar indikasi Proyek Strategis Nasional (PSN) program hilirisasi garam.

“Dengan adanya tambahan gas dari Blok Ketapang yang terletak di perairan utara Madura, Petrokimia Gresik semakin leluasa dalam merealisasikan target-target atau rencana pengembangan perusahaan di masa yang akan datang. Produksi pupuk bersubsidi untuk swasembada pangan nasional juga semakin terjamin,” ujar Adit.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Petrokimia Gresik untuk mendapatkan tambahan pasokan gas telah menandatangani HoA dengan sejumlah pihak. Selain dengan PC Ketapang II Ltd, sebelumnya juga menandatangani HoA dengan KrisEnergy (Satria) Ltd untuk mendapatkan pasokan gas dari Lapangan Lengo Blok Bulu, Tuban Jawa Timur. Dalam HoA ini, Petrokimia Gresik berpotensi mendapatkan tambahan suplai gas sebesar 60 MMSCFD.

“Dengan penambahan suplai gas ini, kami optimis Petrokimia Gresik semakin siap menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi serta memenuhi kebutuhan pupuk nasional melalui pasar komersial dengan baik,” pungkas Adit. (yad)

Amankan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken HoA dengan PC Ketapang II Ltd untuk Suplai Gas hingga 25 MMCFD Selengkapnya

PG Inspiration Day, Ajak Siswa Difabel Eduwisata ke KBS

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membantu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak berkebutuhan khusus (difabel) melalui kegiatan outing class. Puluhan anak Sekolah Luar Biasa (SLB) di Gresik diajak berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS), baru-baru ini. Mereka pun semringah. 

Kegiatan bertajuk “PG Inspiration Day Goes to KBS” ini menjadi bagian dari komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. 

SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menyampaikan bahwa perusahaan berupaya membangun lingkungan inklusif untuk anak-anak berkebutuhan khusus, guna membantu mereka merasa dihargai dan meningkatkan kepercayaan diri.

“Melalui kegiatan kunjungan ke Kebun Binatang Surabaya ini, kami ingin memberikan pengalaman menyenangkan dan edukatif kepada anak-anak untuk mengenal lebih dekat dunia satwa, berinteraksi dengan lingkungan sekitar, dan tentunya merasakan kebahagiaan dalam suasana yang ramah dan inklusif,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

Total ada 42 anak SLB ikut serta dalam kegiatan ini. Sebanyak 25 anak berasal dari SLB Kemala Bhayangkari dan 17 siswa dari SLB Little Star.

Mereka diajak keliling KBS dengan rute yang ditentukan, dan disesuaikan dengan kondisi peserta. Dalam kegiatan, anak-anak didampingi oleh guru dan relawan Petrokimia Gresik. Peserta juga mendapatkan materi tentang fakta unik satwa yang ada dari para relawan.

“Kami sangat bangga karena Insan Petrokimia Gresik dengan suka rela meluangkan waktu dan tenaga untuk menjadi bagian dari kegiatan ini. Kehadiran ini menunjukkan kepedulian, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta empati yang menjadi fondasi budaya perusahaan,” tandas Adit.

PG Inspiration Day merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Petrokimia Gresik di momen Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan. Untuk HUT Ke-53 Petrokimia Gresik, PG Inspiration Day memilih berbagi inspirasi dan motivasi bersama anak-anak berkebutuhan khusus dan yatim piatu.

Sebelumnya, PG Inspiration Day mengajak anak berkebutuhan khusus untuk fashion show dan melukis bersama di salah satu mal di Gresik. Berikutnya juga menggelar kegiatan bersama anak yatim piatu di Trawas, Mojokerto tanggal 13-14 Juni 2025.

“Setiap anak memiliki potensi luar biasa. Dengan kesempatan yang tepat, mereka dapat mencapai prestasi lebih banyak lagi. Insan Petrokimia Gresik ingin mengajak anak-anak menikmati setiap momen di acara ini, memberikan semangat kepada mereka untuk berprestasi lebih baik lagi,” ujar Adit.

Kepala SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Dede Idawati mengapresiasi kegiatan PG Inspiration Day, karena memberikan perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Perhatian ini menjadikan anak-anak SLB semakin percaya diri dengan lingkungan luar.

“Terima kasih Petrokimia Gresik menggelar outing class untuk anak-anak kami. Semoga kegiatan ini berkelanjutan dengan jangkauan lebih luas, sehingga semakin banyak anak-anak berkebutuhan khusus menerima manfaat program ini,” tutup Dede. (yad)

PG Inspiration Day, Ajak Siswa Difabel Eduwisata ke KBS Selengkapnya

Petrokimia Gresik Sinergi DLH Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di PRPM Bungah

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyerahkan 5.300 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik.

Bantuan ribuan bibit mangrove untuk peringatan “Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025” ini ditanam di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare yang berada di Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Gresik, Jawa Timur sebagai upaya perusahaan mendukung dekarbonisasi dan mencegah abrasi pantai untuk menyelamatkan ekosistem laut dan pesisir. 

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menegaskan, bahwa Petrokimia Gresik yang merupakan perusahaan berwawasan lingkungan yang tidak hanya memiliki kesadaran untuk meminimalisasi dampak lingkungan dari kegiatan operasional, tapi juga berkontribusi bagi pelestarian lingkungan. Dimana dukungan kali ini direalisasikan melalui program forestasi mangrove untuk dekarbonisasi dan mencegah abarasi pantai.

“Penanaman ini diharapkan mampu menjadi langkah kecil bagi Petrokimia Gresik untuk mendukung program rehabilitasi hutan mangrove sebagaimana yang telah menjadi target pemerintah Indonesia untuk dapat merecovery hutan mangrove seluas 600.000 Ha. Melalui kegiatan ini pula diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup demi memberikan solusi atas permasalahan perubahan iklim yang saat ini sedang terjadi,” ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan hutan mangrove terluas di dunia yakni mencapai 3,3 juta Ha atau 20% dari total hutan mangrove di dunia. Sayangnya kini hutan mangrove di Indonesia terus mengalami degradasi lahan.

Menurut data National Geographic Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 50 persen wilayah hutan mangrove musnah. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa 80 persen hutan mangrove di Pulau Jawa sudah mengalami kerusakan. Badan Restorasi Mangrove dan Gambut menyatakan sebanyak 700.000 Ha hutan mangrove mengalami deforestasi.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersinergi bersama menyelesaikan permasalahan mangrove dengan mengembalikan luasan lahan hutan mangrove yang rusak demi adaptasi perubahan iklim dan kehidupan yang berkelanjutan,” tandas Dwi Satriyo.

Dalam penanaman mangrove kali ini, tambahnya, Petrokimia Gresik bekolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, khususnya melalui DLH. Program ini sekaligus bentuk dukungan perusahaan dalam rangka menyukseskan program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif, dimana salah satu poinnya adalah “Pesona Gresik” yaitu pengembangan industri hijau.

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga dilaksanakan dengan bersih-bersih pesisir pantai PRPM Mengare. Kegiatan ini dilaksanakan oleh generasi muda Petrokimia Gresik sebagai upaya perusahaan meningkatkan kesadaran lingkungan para karyawan. 

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat serta dapat menunjang kehidupan bumi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Gresik, Sri Subaidah yang hadir dalam acara mengapresiasi kegiatan kolaborasi yang diinisiasi Petrokimia Gresik. Disampaikannya, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dibutuhkan kerja sama dari berbagai stakeholder.

“Kami berharap aksi ini tidak hanya berhenti di sini tetapi bisa berkelanjutan untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mendorong tindakan nyata dalam pelestarian alam,” ujar Sri Suaidah. (yad)

Petrokimia Gresik Sinergi DLH Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di PRPM Bungah Selengkapnya

Lepas Jemaah Haji, Plt Bupati Gresik Titip Doa untuk Gresik Semakin Maju dan Sejahtera

GRESIK,1minute.id –  Sebanyak 147 calon jemaah haji atau CJH asal Gresik yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nurul Jannah mengikuti prosesi pamitan keberangkatan haji di Gedung Olahraga (GOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Kamis, 22 Mei 2025.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan jaket secara simbolis oleh pelaksana tugas (Plt) Bupati Gresik Asluchul Alif, kepada perwakilan jemaah  didampingi Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

Dalam sambutannya, Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Ia mengingatkan agar kesempatan berhaji disyukuri dan dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah.

“Kesempatan berhaji adalah nikmat dan anugerah luar biasa karena para jemaah menjadi tamu Allah. Maka manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar pria yang akrab disapa dokter Alif itu.

Ia berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji. Ia menekankan pentingnya mengikuti arahan pembimbing dan petugas agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan lancar.

“Perbanyak minum air putih, jaga pola makan, dan bantu sesama, terutama jemaah lansia. Jangan lupa, ikuti semua arahan dari pendamping maupun petugas haji selama di Tanah Suci,” pesannya. Ia pun mendoakan seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, kembali dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji mabrur.

Ia juga mengajak para jemaah untuk mendoakan Kabupaten Gresik agar menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera. “Semoga Gresik menjadi kabupaten yang gemah ripah loh jinawi dan masyarakatnya hidup sejahtera,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, turut menyampaikan pesan kepada para jemaah haji. Ia menegaskan bahwa ibadah haji adalah perjalanan lahir dan batin yang menuntut kesiapan fisik dan mental.

“Jaga kekompakan dan tanamkan rasa empati antarsesama. Semoga semua doa-doa jemaah di Tanah Suci dikabulkan Allah SWT, dan seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Dwi Satriyo. (yad)

Lepas Jemaah Haji, Plt Bupati Gresik Titip Doa untuk Gresik Semakin Maju dan Sejahtera Selengkapnya

Jamin Kualitas Pupuk bersubsidi hingga ke Petani, Petrokimia Gresik Luncurkan Program Smart Bagging Ecosystem 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menciptakan Smart Bagging Ecosystem di unit Warehouse & Bagging. 

Fasilitas yang memanfaatkan teknologi modern seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) ini diluncurkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, di Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, pengantongan menjadi tahapan yang cukup vital bagi penyaluran pupuk bersubsidi untuk petani di seluruh Indonesia. Proses ini menjamin kualitas pupuk bersubsidi hingga di tangan petani.

“Pemerintah telah melakukan banyak perbaikan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, serta menyederhanakan regulasi sehingga proses distribusi semakin baik lagi. Tentu hal tersebut harus didukung dengan optimalisasi dari proses penyediaan bahan baku, produksi, pengantongan, hingga distribusi sehingga kelancaran distribusi dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Dwi Satriyo.

Dalam Smart Bagging Ecosystem, tambahnya, Petrokimia Gresik mengoptimalkan teknologi, sehingga memiliki fitur-fitur yang modern. Antara lain Early Warning System (EWS) yang dirancang dengan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan quality control dalam line pengantongan pupuk. Sistem ini secara real-time juga mendeteksi kesesuaian kode pada bag pupuk dengan standar quality.

“Jika terjadi ketidaksesuaian atau kesalahan kode produk, sistem akan memberikan notifikasi kepada operator untuk dilakukan koreksi,” jelas Dwi Satriyo.

Untuk memastikan kualitas pengantongan, Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi dengan fitur Smart Stitch Detection yang dirancang untuk memantau kualitas jahitan karung. Sistem yang menggunakan teknologi AI ini akan mengirim peringatan kepada operator apabila terjadi ketidaksesuaian jahitan sehingga segera dilakukan tindakan korektif.

Berikutnya, Smart Bagging System juga dilengkapi Smart Color Fertilizer yang disematkan untuk memantau kualitas dan konsistensi warna pupuk di area pengantongan. Fitur ini menggunakan sensor atau kamera berbasis teknologi image processing untuk memastikan warna pupuk sesuai standar. 

Smart Bagging Ecosystem juga dilengkapi dengan teknologi yang mampu mendukung operator, pekerja bongkar muat, dan driver untuk senantiasa disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), yaitu melalui deteksi dan peringatan yang memanfaatkan teknologi AI terhadap kesesuaian penerapan APD. Fitur tersebut antara lain AI Enhanced Monitoring System dan Smart Robo Safety.

“Petrokimia Gresik akan senantiasa terus berinovasi untuk mendukung kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi. Smart Bagging Ecosystem sekaligus upaya nyata Petrokimia Gresik beradaptasi dalam menghadapi industri 5.0,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Jamin Kualitas Pupuk bersubsidi hingga ke Petani, Petrokimia Gresik Luncurkan Program Smart Bagging Ecosystem  Selengkapnya

Dwi Satriyo Annurogo : Petrokimia Gresik Dukung Hilirisasi Sulfur untuk Kemandirian Industri Kimia


GRESIK,1minute.id – konferensi internasional Argus Fertilizer Asia Conference 2025 di helat di Bali, beberapa waktu lalu. Dalam konferensi internasional itu,  Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, menjadi salah satu pembicaranya.

Dwi Satriyo menegaskan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia sebagai salah satu pengolah sulfur di Indonesia berkomitmen memperkuat hilirisasi untuk mendukung kemandirian industri kimia nasional dan kemajuan pertanian di dalam negeri. 

Ia menyampaikan bahwa, permintaan sulfur di Indonesia terus meningkat. Bertambahnya  demand ini sejalan dengan pertumbuhan sektor pertanian, ekspansi industri logam dan mineral, serta ketergantungan tinggi terhadap impor karena terbatasnya pasokan sulfur domestik.

“Di antara banyak bahan baku, sulfur tampak sebagai komponen yang kecil secara visual – namun dampaknya sangat besar terhadap keberlangsungan proses produksi bagi Petrokimia Gresik,” ujar Dwi Satriyo seraya menunjuk diagram konektivitas proses bahan baku di Petrokimia Gresik.

Sulfur menjadi bahan baku penting di industri pupuk. Sulfur diolah menjadi asam sulfat, yang merupakan komponen kunci untuk poduksi phosphoric acid, yang selanjutnya menjadi basis untuk pupuk fosfat, termasuk NPK Phonska, pupuk fosfat, kalium sulfat, dan amonium sulfat yang semuanya vital untuk sektor pertanian.

“Khusus untuk asam sulfat, Petrokimia Gresik mengoperasikan fasilitas dengan kapasitas 1,8 juta ton per tahun. Kapasitas ini menjadikan Petrokimia Gresik sebagai salah satu produsen asam sulfat terbesar di Indonesia,” ujar Dwi Satriyo.

Dijelaskannya, sulfur adalah unsur hara makro esensial yang sangat dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Kekurangan sulfur dapat menyebabkan gejala klorosis pada daun muda, pertumbuhan terhambat, dan kematangan yang tertunda.

Adapun fungsi utama sulfur pada tanaman dapat meningkatkan pembentukan klorofil, sehingga mendukung proses fotosintesis; Membantu pembentukan protein dan enzim, komponen penting dalam metabolisme tanaman.

Sulfur juga mampu meningkatkan efisiensi nitrogen, sehingga pemanfaatan pupuk nitrogen menjadi lebih optimal; Meningkatkan ketahanan terhadap stres, baik stres abiotik maupun biotik; Memperkuat aroma dan rasa tanaman, terutama pada tanaman hortikultura seperti bawang dan sayuran daun.

“Dengan peran vital tersebut, ketersediaan sulfur dalam tanah perlu dijaga, baik melalui pemupukan yang tepat maupun pengelolaan lahan yang baik,'” tandas Dwi Satriyo.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hilirisasi sulfur tidak hanya bermanfaat bagi kemajuan pertanian di Indonesia, tapi juga mendorong kemandirian industri kimia nasional. Sulfur dioptimalkan Petrokimia Gresik sebagai bahan baku pembuatan gypsum dan purified gypsum yang mendukung industri semen.

Sulfur juga diolah Petrokimia Gresik untuk mendukung pengembangan produk kimia bernilai tambah Methyl Ester Sulfonate (MES) sebagai surfaktan hijau untuk industri minyak dan gas (migas), serta deterjen. Sulfur juga menjadi bahan baku Dissodium Sulphate yang digunakan dalam industri kertas, tekstil, dan pulp.

Dikatakan Dwi Satriyo, Petrokimia Gresik menjadi pelopor dalam produksi green surfactant berbasis MES, yang ramah lingkungan dan mendukung hilirisasi berbasis sulfur. Proses ini menunjukkan bagaimana sulfur, yang tampak sederhana, menghubungkan sektor pertanian dan industri secara strategis.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan sulfur. Komitmen ini menjadi dukungan nyata Petrokimia Gresik dalam mewujudkan kemajuan pertanian Indonesia dan juga kemandirian industri nasional,” pungkasnya. (yad) 

Dwi Satriyo Annurogo : Petrokimia Gresik Dukung Hilirisasi Sulfur untuk Kemandirian Industri Kimia Selengkapnya

Megawati Gabung Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Final Four Kompetisi Proliga 2025 Semakin Seru

GRESIK,1minute.id – Laga Final Four Kompetisi Proliga 2025 bakal semakin seru. Sebab, Megawati Hangestri Pertiwi, eks pemain Red Sparks, Korea Selatan bergabung dengan tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia atau GPPI. 

Kepastian Megawati bergabung dengan Gresik Petrokimia itu diumumkan oleh Perkumpulan Bola Voli Petrokimia Gresik atau PBV PG pada Rabu, 16 April 2025. Dengan bergabungnya peraih tiga kali MVP bersama Red Sparks di V-League Korea Selatan tersebut, GPPI semakin optimis meraih target juara Proliga tahun ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur menyampaikan bahwa, kehadiran “Megatron”, julukan Megawati di GPPI menjadi komitmen Petrokimia Gresik untuk memajukan bola voli nasional. Megawati yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional ini akan menjadi motivasi dan inspirasi bagi pemain GPPI tampil optimal untuk meraih pertama kalinya gelar Juara pada Proliga 2025.

“Petrokimia Gresik sebagai anggota holding Pupuk Indonesia memiliki komitmen kuat memajukan olahraga voli nasional. Kami pun mengapresiasi langkah PBV Petrokimia Gresik yang merupakan binaan perusahaan gerak cepat menghadirkan Megawati di GPPI. Ini akan menjadikan pertandingan Proliga semakin menarik,” ujar Dwi Satriyo.

Megawati baru saja menyelesaikan musim gemilang bersama Daejeon Red Sparks di V-League, di mana ia berhasil membawa timnya mencapai final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir. Megawati mengakhiri kontraknya dan memilih untuk kembali ke Indonesia demi lebih dekat dengan sang ibunda di Jember, Jawa Timur.

Ketua PBV PG Koko Sudiro mengaku senang GPPI mendapatkan dukungan Megawati mulai laga Final Four. Kehadiran Megawati diharapkan dapat memperkuat lini serang GPPI. Pengalamannya di kancah internasional diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi tim.

“Dengan kehadiran Megawati di tim GPPI, kami semakin optimis bisa meraih gelar juara, seperti yang kami targetkan sejak awal kompetisi Proliga ini digelar,” tandas Koko. 

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Megawati saat ini tengah menjalani proses pemulihan cedera setelah menjalani pemeriksaan MRI. Kondisinya terus dipantau oleh tim medis, dan keikutsertaannya dalam pertandingan akan disesuaikan dengan rekomendasi medis. 

Laga Final Four Proliga 2025 akan digelar mulai 17 April hingga 4 Mei di tiga tempat, yaitu Kediri, Solo dan Semarang. Dalam seri di Kediri, GPPI akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada 18 April 2025 dan melawan Jakarta Pertamina Enduro pada 19 April 2025. 

Selanjutnya, di Semarang pada 24 April 2025, GPPI akan menghadapi Jakarta Electric PLN dan Jakarta Popsivo Polwan pada 26 April 2025. Terakhir di Final Four seri Solo, GPPI menghadapi Jakarta Pertamina Enduro pafa 2 Mei 2025 dan Jakarta Electric PLN  pada 3 Mei 2025. Untuk Grand Final Proliga 2025 digelar pafa 10 dan 11 Mei 2025 di Jogjakarta.

Terpisah, Megawati mengaku senang bisa bermain bersama GPPI yang konsisten tampil dalam Proliga. Apalagi GPPI merupakan tim tempat Megawati meniti karir voli di awal. Selain itu, homebased GPPI tidak jauh dari Jember, sehingga ia bisa lebih dekat dengan sang ibunda. Untuk itu dalam seri mendatang, Megawati memastikan akan bermain optimal bersama GPPI sehingga memberikan hasil terbaik.

“Terima kasih diberi kesempatan untuk bergabung bersama GPPI. Semoga saya bisa memberikan performa terbaik,” ujar Megawati singkat. (yad)

Megawati Gabung Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Final Four Kompetisi Proliga 2025 Semakin Seru Selengkapnya

Mentan Amran Challenge PPL : Cukup 12 Juta Ton, PPL Berprestasi dapat Motor Dinas, Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk Sesuai Ketentuan

GRESIK,1minute.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman men-challange sebanyak 3.600 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Jawa Timur (Jatim) agar mampu meningkatkan produktivitas padi Jawa Timur menjadi 12 juta ton per hektar di tahun 2025.

Tantangan ini disampaikan Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi Bersama PPL Jawa Timur di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 14 Maret 2025. 

Mentan Amran mengungkapkan bahwa, produksi padi Jawa Timur di tahun 2024 mencapai 9,27 juta ton. Sementara proyeksi dari produksi padi Jawa Timur sebesar 12,6 juta ton. Jika PPL mampu mendukung tercapainya target tersebut, Mentan Amran berjanji akan memberikan penghargaan motor dinas.

“Cukup 12 juta ton, tidak perlu lebihnya. Tahun depan untuk PPL yang berprestasi dapat motor dinas,” ujarnya. Menteri Amran yang mengaku pernah berkarir sebagai PPL menambahkan, PPL harus menjadi agen perubahan bagi sektor pertanian. Keberhasilan Bangsa Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, tidak bisa dilepaskan dari peranan PPL yang merupakan ujung tombak di Republik ini untuk sektor pangan. Saat ini, jumlah PPL di seluruh Indonesia mencapai 37.000 orang.

“Totalnya 5.000 sampai 10.000 dari 37.000 PPL berprestasi mendapatkan motor dinas. Targetnya, indeks pertanaman naik dan produktivitas naik. Ini akan diukur oleh BPS nantinya,” tandas Mentan Amran.

Lebih lanjut, ia juga memberikan apresiasi kepada stakeholder pertanian karena capaian produksi padi selama empat bulan terakhir, dimana produksiya tertinggi selama tujuh tahun di periode yang sama. Atas capaian ini, tambahnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan terima kasih.

“Kita bersyukur bisa meningkatkan produktivitas padi di saat kondisi disaster, ada El Nino, ada kekeringan, ada banjir. Produksi kita naik 52 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama,” ujarnya kembali.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo usai mengikuti Rakor Bersama PPL mengaku siap mendukung terwujudnya challenge dari Menteri Amran untuk PPL di Jawa Timur. Dukungan ini diberikan Petrokimia Gresik dengan memastikan stok pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan pemerintah.

“Pupuk memiliki peranan vital dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian. Untuk itu kami akan memastikan stok pupuk bersubsidi sesuai dengan regulasi yang ditetapkan,” tegas Dwi Satriyo.

Adapun stok pupuk bersubsidi yang disediakan Petrokimia Gresik secara nasional per tanggal 14 Maret 2025 sebanyak 423.175 ton. Rinciannya pupuk Urea sebesar 66.869 ton, NPK 340.506 ton, dan Organik 15.800 ton. Semua stok ini semuanya di atas ketentuan minimum yang diatur oleh Pemerintah.

“Kami berharap stok ini dioptimalkan petani dengan melakukan penebusan pupuk bersubsidi dengan dorongan PPL, agar hasil panen semakin melimpah demi mewujudkan swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (yad)

Mentan Amran Challenge PPL : Cukup 12 Juta Ton, PPL Berprestasi dapat Motor Dinas, Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk Sesuai Ketentuan Selengkapnya

Tiada Henti Cetak Generasi Unggul Indonesia, 126 Pelajar dan Mahasiswa Penerima Bestro Jalani Pelatihan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali memberikan pelatihan kepada 74 pelajar SMA dan 52 mahasiswa penerima Beasiswa Petrokimia atau Bestro. Tiada henti mencetak generasi unggul Indonesia.

Pelatihan peningkatan softskill bertajuk “Welcoming Bestro” ini dibuka oleh Senior Vice President atau SVP Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mewakili Direktur Utama, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, program ini sekaligus menjadi arahan dari Kementerian BUMN untuk mendukung suksesnya program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dimana salah satu fokusnya adalah memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia atau SDM dan sektor pendidikan.

“Pelajar maupun mahasiswa penerima Bestro tidak hanya mendapatkan biaya pendidikan full cover dari Petrokimia Gresik. Mereka juga memperoleh pelatihan softskill yang dibimbing langsung oleh seorang ahli sehingga lebih unggul dan agile di era persaingan yang semakin ketat ini,” ujar Dwi Satriyo pada Minggu, 26 Januari 2025.

Para penerima Bestro jenjang SMA akan mendapatkan materi pengembangan bekerja sama dengan Ruang Guru. Mereka juga akan mendapatkan bimbingan belajar gratis bersama Ruang Guru. Melalui fasilitas ini, peserta akan mendapatkan dukungan pembelajaran yang komprehensif dengan membantu memahami materi pelajaran secara mandiri dengan lebih efektif dan interaktif. Dalam sesi ini ada sharing session terkait strategi masuk ke perguruan tinggi.

Berikutnya, peserta mengikuti Social Project “Video Competition” yang berfokus pada isu kesehatan mental dan kampanye antiperundungan. Mereka juga mendapatkan materi pada outbond teamwork building.

Adapun penerima Bestro jenjang S1 atau mahasiswa akan mendapatkan materi yang berbeda, yaitu mengunjungi hutan mangrove di Mengare, untuk mendapatkan pengalaman menanam mangrove di kawasan Mengare Discovery sembari meninjau hasil perbaikan lingkungan dari ancaman abrasi. 

Berikutnya, peserta juga mengikuti sesi Personal Development Training bersama HALOKA TALK dengan tujuan agar bisa survive di dunia perkuliahan, setting goals, dan menentukan jenjang karier.

Terakhir, penerima Bestro S1 juga mengikuti Sustainable Idea Competition atau SIC 2.0. Lomba ini dirancang untuk mengembangkan penalaran dan inovasi mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide terkini untuk menyelesaikan masalah di sekitar.

“Dengan mengangkat tema “Embrace Growth, Lead the Future”, welcoming tahun ini mengajak penerima Bestro untuk bisa beradaptasi di dunia pendidikan yang dinamis, dan juga menjadi pemimpin perubahan di masyarakat dan dunia kerja yang dinamis,” tandas Dwi Satriyo.

Sebagai informasi, penerima Bestro adalah pelajar berprestasi sekitar perusahaan yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Petrokimia Gresik telah menyalurkan Bestro sejak 2014 melalui proses seleksi yang ketat. Selama periode ini, Petrokimia Gresik telah menyalurkan Bestro kepada 488 pelajar dan mahasiswa, rinciannya 321 pelajar jenjang SMA, dan 167 mahasiswa jenjang S1.

“Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnisnya tidak hanya berfokus menyediakan produk pertanian berkualitas, tapi juga berkomitmen memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar melalui pendidikan. Mencetak SDM unggul yang tangguh menghadapi tantangan butuh peran aktif dari banyak pihak. Bestro menjadi salah satu cara terbaik dari Petrokimia Gresik,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Tiada Henti Cetak Generasi Unggul Indonesia, 126 Pelajar dan Mahasiswa Penerima Bestro Jalani Pelatihan Selengkapnya

Gercep! Manajemen Petrokimia Gresik Dukung Swasembada Pangan Asta Cita  Gelar LEAP 2025

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memiliki metode sendiri untuk mencetak pimpinan unggul. Di antaranya, menggelar program pelatihan “Leadership Elevation Program atau LEAP 2025”. 

Pelatihan bertujuan untuk mencetak pemimpin perusahaan unggul dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional dan kemajuan pertanian Indonesia. 

Pelatihan ini berlangsung selama enam hari, mulai 20 Januari hingga 25 Januari 2025 di Surabaya, Jawa Timur ini dibuka oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid.

Robby menyampaikan bahwa, pelatihan ini diikuti oleh pejabat Grade I, Grade II hingga Grade III di Petrokimia Gresik. Mulai dari level Senior Vice President (SVP), Vice President (VP) hingga Assistant Vice President (AVP). Petrokimia Gresik menggandeng Komando Pendidikan Marinir atau Kodikmar TNI Angkatan Laut.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen kuat untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Kontribusi ini tidak terlepas dari kebijakan yang diambil oleh pemimpin perusahaan saat ini. Pelatihan ini memiliki peran strategis dan merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” ujar Robby.

Program LEAP ini diinisiasi sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau SDM. Para peserta menerima materi yang mencakup Bela Negara atau Wawasan Kebangsaan, Pengembangan Kepemimpinan, Integritas, Nilai dan Budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), Kedisiplinan dan Jiwa Korsa, Motivasi, serta berbagai kegiatan fisik.

“Perubahan dunia bisnis saat ini berjalan sangat agile, sehingga dibutuhkan sikap yang pantang menyerah, disiplin serta berintegritas agar perusahaan tetap dapat bertahan ditengah persaingan pasar yang semakin ketat. Menjawab tantangan tersebut serta untuk penyelarasan rencana strategis perusahaan ke depan menghadapi tantangan global, kita harus senantiasa berupaya untuk menjadi insan yang penuh semangat dan memiliki etos kerja yang tinggi,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan mampu mengembangkan kepemimpinan yang efektif bagi leader di Petrokimia Gresik. Kemudian menanamkan nilai integritas, menginternalisasi budaya AKHLAK, membangun kedisiplinan dan jiwa korsa di lingkungan kerja, memperkuat ketahanan mental karyawan, serta meningkatkan produktivitas, dan mempersiapkan karyawan untuk berkontribusi lebih optimal dalam upaya swasembada pangan nasional.

“Kami berharap dengan pelaksanaan pelatihan LEAP ini mampu menjadi katalis bagi perusahaan untuk selalu tumbuh dan berkembang, guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi. Semoga dengan dilaksanakannya program pelatihan ini dapat memupuk ketahanan insan-insan Petrokimia Gresik yang tangguh serta memiliki jiwa integritas yang tinggi,” pungkas Robby. (yad)

Gercep! Manajemen Petrokimia Gresik Dukung Swasembada Pangan Asta Cita  Gelar LEAP 2025 Selengkapnya