Petrokimia Gresik dan Djarum Kolaborasi,Panen Tembakau Melimpah, Petani Grobogan Semringah 

GRESIK,1minute.id – Petani tembakau di Grobogan, Jawa Tengah semringah. Sebab, hasil panen mereka melimpah. Peningkatan hasil panen dsn kesejahteraan petani tembakau itu saat melakukan “Panen Raya Program Makmur” di Desa Telawah, Kecamatan  Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah akhir pekan lalu. 

Panen Raya Program Makmur itu, kolaborasi antara Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia dengan PT Djarum.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas dan kualitas tembakau hasil Program Makmur ini mencapai 100 Kg/Ha berat kering dan rendemen sebesar 1 – 2 persen dibandingkan musim tanam sebelumnya.

“Dengan hasil panen yang semakin melimpah dan rendemen yang juga semakin bagus, pendapatan petani juga meningkat. Dengan demikian dapat meningkatkan kesejahteraan bagi petani tembakau di Grobogan,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, kerja sama Program Makmur dengan PT Djarum ini merupakan tahun kedua. Dimana tahun pertama dilakukan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan dan kebermanfaatan dari kerja sama ini diperluas untuk petani binaan PT Djarum di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk di Grobogan.

Data Badan Pusat Statistik atau BPS menyebut, volume produksi tembakau Indonesia pada 2023 mencapai 238,8 ribu ton, naik 7,62 persen dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Dimana Jawa Tengah menjadi penyumbang terbesar ketiga dengan produksi mencapai 52,7 ribu ton.

“Harapannya, petani di Jawa Tengah bisa menduplikasi budidaya yang telah kami terapkan di Grobogan. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, kontribusi Jawa Tengah sebagai penghasil tembakau nasional juga dapat ditingkatkan,” harap Dwi Satriyo.

Program Makmur sendiri merupakan inisiatif strategis dari Menteri BUMN, Erick Thohir, yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan, dari hulu hingga hilir. Program ini dimulai sebagai bagian dari transformasi Kementerian BUMN Republik Indonesia, yang dilaksanakan oleh Pupuk Indonesia Grup bersama tujuh BUMN lainnya, termasuk Petrokimia Gresik. Dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, Program Makmur mencakup berbagai aspek pertanian, baik on farm maupun off farm.

Program Makmur juga menciptakan ekosistem pendukung yang melibatkan banyak stakeholder. Antara lain, lembaga perbankan untuk pembiayaan, lembaga asuransi untuk perlindungan risiko, hingga offtaker yang menjamin pasar bagi hasil pertanian.

Dwi Satriyo menjelaskan, dalam kerja sama ini Petrokimia Gresik berperan memberikan jaminan penyediaan pupuk nonsubsidi kepada petani tembakau binaan PT Djarum. Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan kegiatan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, pengendalian hama dan penyakit serta uji tanah oleh petugas Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik. 

Adapun pemupukan berimbang yang direkomendasikan pada Program Makmur di Grobogan ini yaitu pupuk ZA sebanyak 400 Kg/Ha, SP-36 200 Kg/Ha, dan ZK 200 Kg/Ha.

Petani dalam budidaya ini memperoleh rekomendasi pemupukan berimbang, sehingga lebih presisi, efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan tanaman. Hasilnya pun semakin optimal untuk pendapatan yang lebih baik. “Melalui program ini, kami tidak hanya memberikan solusi untuk permasalahan pertanian saat ini, tetapi juga mempersiapkan sektor pertanian Indonesia untuk masa depan yang lebih cerah,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu petani Program Makmur di Grobogan, Khumaidi menyampaikan terima kasih atas program yang memberikan solusi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani ini. Menurutnya rekomendasi pemupukan yang diberikan Petrokimia Gresik juga mampu meningkatkan kualitas dan bobot daun yang dipanen.

“Pupuk yang kami gunakan memang menggunakan pupuk nonsubsidi yang harganya lebih mahal, tapi dengan hasil panen yang lebih melimpah dan kualitas daun yang lebih bagus maka pendapatan yang kami dapatkan juga lebih besar,”  ujarnya. (yad) 

Petrokimia Gresik dan Djarum Kolaborasi,Panen Tembakau Melimpah, Petani Grobogan Semringah  Selengkapnya

PLN Akuisisi Beban Listrik Petrokimia Gresik hingga 11,4 MW dan Kerjasama Layanan REC dengan PT Smelting

GRESIK,1minute.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distrihusi atau UID Jawa Timur  melanjutkan akuisisi beban listrik PT Petrokimia Gresik dengan kapasitas 11,4 Mega Watt (MW) pada 20 Agustus 2024. 

PT PLN (Persero) UID Jawa Timur dengan PT Petrokimia Gresik tersebut, telah disepakati kerjasama lanjutan untuk pengalihan listrik mandiri Konsumen Tegangan Tinggi PT Petrokimia Gresik hingga akhir 2026 mendatang.

Senior Manager Niaga PT PLN (persero) UID JawaTimur Martindar Jalu Respati menjelaskan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan kerjasama PLN dan Petrokimia pada program Incentive Captive Power Acquisition atau akuisisi beban listrik yang telah berjalan sejak 2021. “Melalui layanan Captive Power Acquisition, PT Petrokimia akan kembali mendapatkan insentif tarif listrik sekaligus keandalan pasokan Listrik secara penuh dari PLN terlebih dengan kondisi surplus daya di Jawa Timur,” katanya. 

“Program Captive Power Acquisition ini sekaligus sebagai solusi dari PLN dalam mendukung sektor industri untuk semakin mengoptimalkan produktifitas dan efisiensi biaya produksi sehingga pelaku usaha bisa kian fokus dalam mengelola bisnisnya dan mampu meningkatkan daya saing industri,” imbuhnya.

SVP Perencanaan dan Pengendalian Pemeliharaan PT Petrokimia Gresik Iwan Febrianto, menyatakan kerja sama ini merupakan salah satu wujud sinergi nyata antar BUMN, dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara khusus bagi Petrokimia yang memproduksi pupuk dalam turut mendukung ketahanan pangan nasional. 

“PT Petrokimia sangat puas dengan pelayanan dari PLN dan menjadi semakin yakin untuk terus mempercayakan kebutuhan pasokan tenaga listrik dalam operasional industri kepada PLN sehingga terus mendukung peningkatan efisiensi dan competitive advantage,” kata Iwan.

Dalam kesempatan yang sama, PT Smelting sebuah perusahaan peleburan logam yang berlokasi di jalan Raya Roomo, Kabupaten Gresik, juga turut menyatakan komitmennya dalam penggunaan energi hijau melalui pembelian Renewable Energy Certificate atau REC selama dua tahun hingga 2026.

Environment Administration Section Manager PT Smelting M. Imam Muchsoni menyatakan pembelian REC PLN ini sebagai wujud nyata komitmen PT Smelting untuk berperan aktif mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai Green House Gas Protocol Scope 2.

“Kebutuhan REC ini telah dilayani dengan baik dan cepat oleh PLN UP3 Gresik, dengan pembeliaan REC 100% dari pemakaian tenaga listrik bulanan dari pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) PLTA Cirata (1.008 MW),” terangnya.

Renewable Energy Certificate sendiri merupakan produk layanan PLN bagi pelanggan dalam memudahkan seluruh pelanggan yang membutuhkan pengakuan atas penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) secara transparan, akuntabel dan diakui secara internasional. Setiap sertifikat REC merepresentasikan pemakaian energi listrik per MWh yang digunakan oleh pelanggan telah berasal dari pembangkit listrik non fossil atau EBT.

REC PLN ini diterbitkan melalui sistem tracking elektronik bekerjasama dengan APC-TIGRs yang telah diakui standar internasional. APX Inc. merupakan perusahaan penyedia platform terintegrasi untuk mengakomodir pasar energi dan lingkungan, sedangkan Tradable Instrument for Global Renewables (TIGR) merupakan tracking system atas REC yang diterbitkan dimana setiap sertifikat dilengkapi dengan Serial Number.

“REC sebagai solusi dari PLN untuk mendorong penggunaan energi bersih dengan cara yang praktis, cepat dan akuntabel, yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan PLN,” kata Andi Seno selaku MUP3 Gresik. Ditambahkan bahwa REC yang diterbitkan tidak dapat dibeli atau dipindahtangankan ke pihak lain karena sudah terverifikasi untuk memenuhi standar internasional.

Saat ini telah ada lebih dari 300 Corporate Buyers yang sudah mempercayakan kebutuhan pengurangan emisi karbon dari penggunaan listriknya melalui REC PLN. Dengan meningkatnya antusiasme para pelaku usaha akan produk REC PLN, menunjukkan komitmen bersama dalam mengembangkan kapasitas pembangkit EBT di Indonesia guna mencapai target nasional energi terbarukan sebesar 2% pada 2025. (yad)

PLN Akuisisi Beban Listrik Petrokimia Gresik hingga 11,4 MW dan Kerjasama Layanan REC dengan PT Smelting Selengkapnya

Launching Jersey Dimeriahkan Padi Reborn, Petrokimia Gresik Ikut Sponsori Gresik United  

GRESIK, 1minute.id – Ribuan Ultras maniah memadati Gelora Joko Samudro Sport Center pada Ahad malam, 18 Agustus 2024. Para suporter kesebelasan Gresik United atau GU itu berbaur dengan masyarakat yang hadir untuk menyaksikan secara langsung pengenalan line up dan jersey baru pemain GU yang bakal menjalani kompetisi Liga-2. 

Host yang mengenalkan line up dan jersey pemain GU adalah Suyono. Ada lima warna jersey yang disebut oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik itu yang bakal dipakai oleh pemain GU saat menjalani kompetisi Liga 2 Indonesia edisi 2024/2025. Lima jersey pemain GU yakni, jersey warna hitam, putih, biru, pink serta kuning kombinasi biru. 

Di semua jersey itu, di bagian depan terdapat dua nama sponsor yakni Isoplus dan Phonska Plus. Phonska Plus adalah salah satu merek pupuk produk Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia. 

Manajemen baru dengan mengusung tema “Spirit Of United” yang mencerminkan semangat kebersamaan dalam jiwa dan persatuan yang kuat di antara manajemen, staf pelatih, pemain dan para suporter. Menekankan pentingnya rasa memiliki, kerja sama, tekad kuat, dan dukungan kolektif dalam mencapai tujuan dan meraih kemenangan. Manajemen optimistis bisa mengarungi kompetisi yang lebih baik yakni lolos ke Liga-1. 

LAUNCHING JERSEY: drumer grup band Padi Reborn Surendro Prasetyo atau Yoyo ketika memeriahkan soft launching Gelora Joko Samudro Sport Center dan Launching jersey pemain GU di Gelora Joko Samudro pada Ahad malam, 18 Agustus 2024 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

CEO Gresik United yang baru, Nila Yani Hardiyanti berharap agar proses renovasi segera bisa di selesaikan agar warga Gresik bisa mendukung klub kebanggaanya di kandang sendiri.  Saat ini, Gresik United menjalani kompetisi Liga-2 sementara di Tuban Sport Center karena Stadion Gelora Joko Samudro sedang proses revitalisasi.

“Mohon kepada pemerintah kabupaten Gresik bisa segera menyelesaikan renovasinya. Karena saya yakin seluruh masyarakat Gresik ingin memberikan dukungan kepada klub kebanggaanya di Gelora Joko Samudro,” ujar Nila dalam sambutannya.

Suasana semakin meriah saat Padi Reborn tampil dengan menyanyikan “Sang Penghibur” sebagai lagu pembuka. Selama 60 menit, grup musik pop rock Indonesia yang anggotanya diantaranya terdiri dari Ari Tri Sosianto, Andi Fadly Arifuddin (vokal), Surendro Prasetyo atau Yoyo (drum) dan Satriyo Yudi Wahono atau Piyu (gitar, backing vocal) seakan membius ribuan penonton dengan lagu-lagu hits. Dan, ditutup dengan hits “Begitu Indah”. (yad)

Launching Jersey Dimeriahkan Padi Reborn, Petrokimia Gresik Ikut Sponsori Gresik United   Selengkapnya

Artwear UMKM Binaan Petrokimia Gresik Ramaikan Jember Fashion Carnaval 2024

GRESIK,1minute.id – Jember Fashion Carnaval atau JFC 2024 terasa beda. Event internasional itu lebih meriah. Menariknya lagi ada dua artwear karya UMKM binaan  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bersama Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group dan Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG) turut meramaikan JFC 2024. 

Ikutsertaan Petrokimia Gresik ini sebagai wujud nyata untuk mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM dikenal lebih luas dan Go international. 

Ketua PIKA PG Atiek Dwi Satriyo menyampaikan bahwa dua karya artwear UMKM binaan Petrokimia Gresik ini melenggang di JFC 2024 bersama dengan 20 karya lain dari UMKM binaan Pupuk Indonesia Group. Ini menjadi bukti jika Petrokimia Gresik bersama PIKA PG mendorong UMKM binaan khususnya yang bergerak di wastra atau kain tradisional yang sarat akan makna budaya nusantara untuk go international.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen dalam memajukan UMKM untuk bisa bersaing di pasar global. PIKA PG mengambil peran dengan melakukan pendampingan dan mengikutkan mereka dalam berbagai ajang baik di level nasional maupun internasional,” ujarnya.

Atiek menambahkan jika dua artwear yang ditampilkan Petrokimia Gresik bersama PIKA PG ini terbilang unik, dimana 30 persen bahan yang digunakan adalah hasil daur ulang kantong pupuk yang sudah tidak digunakan. Selain itu, artwear ini di desain langsung oleh tangan kreatif anggota PIKA PG dibawah arahan Atiek Dwi Satriyo serta menggandeng desainer Denny Darmawan dan Imam Syafi’i.

“Kami melihat produk UMKM binaan Pupuk Indonesia bagus-bagus, dan berpotensi untuk tampil di ajang nasional maupun internasional. JFC merupakan salah satu ikon Indonesia di dunia internasional dan masuk dalam “Top 10” event unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 Kemenparekraf RI. Keikutsertaan di JFC 2024 merupakan upaya kami bersama untuk mendorong UMKM perluasan pasar mereka,” terangnya.

Dua UMKM binaan Petrokimia Gresik bersama PIKA PG yang dilibatkan dalam kegiatan ini Batik Bangsawan Tuban dan Tenun Zaenal Gedog Tuban.

“Perusahaan bersama PIKA PG melakukan pembinaan terhadap UMKM melalui peningkatan kompetensi sehingga dapat menghasilkan produk yang bersaing di tingkat nasional maupun global. Pembinaan juga dilakukan dengan mengikutsertakan pelaku UMKM tersebut di sejumlah pameran, khususnya yang berskala dunia,” pungkasnya. (yad)

Artwear UMKM Binaan Petrokimia Gresik Ramaikan Jember Fashion Carnaval 2024 Selengkapnya

Ini Program Anyar Petrokimia Gresik untuk Dorong Pertanian Terintegrasi

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia meluncurkan program Kampung Makmur untuk komoditas nanas. Program anyar itu diluncurkan di Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kampung Makmur ini merupakan pengembangan dari Program Makmur untuk mendorong terciptanya ekosistem pertanian. 

Hal ini diungkapkan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo yang diwakili oleh SVP Mitra Bisnis Petrokimia Gresik Eko Suroso dalam acara Sarasehan Kampung Makmur Komoditas Nanas, di Kediri.pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, Kabupaten Kediri merupakan sentra penghasil nanas di Jawa Timur. Kampung Makmur ini merupakan upaya Petrokimia Gresik untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani nanas di Kediri.

“Dalam Kampung Makmur, Petrokimia Gresik membangun ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, baik on farm maupun off farm. Menggandeng sejumlah stakeholder mulai dari kelompok tani, perbankan, lembaga asuransi, hingga offtaker,” tandas Dwi Satriyo.

Petrokimia Gresik, tambahnya, dalam Kampung Makmur bekerja sama dengan Kelompok Tani Petung Jaya Tani dengan jumlah anggota mencapai 60 petani. Kampung Makmur ini akan mengelola lahan budidaya nanas seluas 217 Ha. Adapun program Makmur yang dijalankan di Kelompok Tani Petung Jaya Tani terbukti mampu meningkatkan hasil produktivitas tanaman.

Dalam kerja sama ini, Petrokimia Gresik bertugas memberikan jaminan penyediaan pupuk nonsubsidi kepada petani. Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan kegiatan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, pengendalian hama dan penyakit serta uji tanah oleh petugas Mobil Uji Tanah dan Agroman.

Adapun dosis pupuk budidaya nanas Kampung Makmur ini menggunakan pupuk nonsubsidi NPK Phonska Plus sebanyak 150 kg/Ha, Urea 150 Kg/Ha, dan ZA Plus 100 kg/Ha. Penggunaan pupuk ZA Plus sendiri mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas nanas yang dibudidayakan.

“Petani dalam budidaya memperoleh rekomendasi pemupukan berimbang, sehingga lebih presisi, efektif dan efisien. Hasilnya pun semakin optimal,” tandasnya.

Sebagai ekosistem pertanian komprehensif, program Kampung Makmur ini juga mampu menghasilkan produk turunan dari hasil pengolahan komoditi nanas yang diberi nama sari “Nanaskuu”. Produk ini dikelola oleh BUMDES Sempu Mandiri, dimana olahan sari nanas ini juga merupakan oleh-oleh khas Kediri. Selain sari “Nanaskuu”, terdapat olahan berupa selai nanas “PURI” yang dikelola oleh Poktan Petung Jaya Tani.

Sementara itu, Ketua Poktan Petung Jaya Tani, Sugiyanto membenarkan jika terjadi peningkatan hasil panen anggotanya dalam program Kampung Makmur ini meningkat cukup siginifikan.

“Alhamdulillah hasil panen dalam program Kampung Makmur terbukti dapat meningkatkan produktivitas budidaya nanas sebesar 18%, dimana pada panen awal hanya 46.300 buah/Ha menjadi 54.500 buah/Ha.” ujar Sugiyanto. (yad)

Ini Program Anyar Petrokimia Gresik untuk Dorong Pertanian Terintegrasi Selengkapnya

Insan Petrokimia Gresik Berbagi Mimpi di 7 Sekolah Dasar di Gresik

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Anak Nasional 2024 terasa berbeda di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di momen HAN yang diperingati setiap 23 Juli itu, insan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali berbagi mimpi dan inspirasi untuk terciptanya generasi unggul sekitar perusahaan. 

Program bertajuk “PG Inspiration Day” ini sekaligus menjadi kontribusi sosial Insan Petrokimia Gresik di Hari Ulang Tahun atau HUT ke-52 perusahaan.

PG Inspiration Day digelar di lima sekolah dasar negeri. Antara lain Unit Pelaksana Teknis (UPT) SDN 64 Gresik, UPT SDN 108 Gresik, dan UPT SDN 95 Gresik yang dilaksanakan pada Kamis, 25 Juli 2024. Sebelumnya, Insan Petrokimia Gresik juga berbagi mimpi dan inspirasi di UPT SDN 275 Gresik dan UPT SDN 276 Gresik pada Selasa, 23 Juli 2024.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa pendidikan menjadi salah satu fokus dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh Petrokimia Gresik, disamping pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta kelestarian lingkungan. 

Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung pemerintah mencetak generasi unggul yang tangguh menghadapi tantangan di masa mendatang melalui sejumlah program TJSL perusahaan.

“52 tahun Petrokimia Gresik bisa berkontribusi untuk kemajuan pertanian Indonesia, kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional tidak terlepas dari SDM unggul yang ada di perusahaan. Karena itu, Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung terciptanya generasi unggul untuk masa depan Indonesia lebih maju,” ujar Dwi Satriyo pada Jumat, 26 Juli 2024.

Dwi Satriyo menambahkan jika program ini akan dijalankan Petrokimia Gresik secara berkelanjutan tiap tahun. Harapannya semakin banyak pelajar yang merasakan manfaatnya dalam program ini.

“Pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, sekolah, guru dan orangtua. Petrokimia Gresik juga terus berkomitmen mendukung terciptanya generasi unggul Indonesia tidak hanya melalui beasiswa, tapi juga melalui inspirasi agar anak-anak berani bermimpi dan meraih cita-citanya,” pungkas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Ketua HUT Ke-52 Petrokimia Gresik Ari Primantara menambahkan, melalui program PG Inspiration Day ini Insan Petrokimia Gresik ingin sehari berbagi mimpi, selamanya menginspirasi. Kegiatan ini diharapkan memberikan inspirasi kepada para siswa untuk terus bermimpi dan berusaha meraih cita-cita mereka.

“Di hadapan pelajar SD, kami Insan Petrokimia Gresik mengajarkan seputar profesi yang ada di dunia kerja, khususnya disesuaikan dengan bidang yang ada di Petrokimia Gresik, seperti di laboratorium, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan lainnya. Pengenalan ini kami kemas dengan menarik tentunya,” tandas Ari.

Tahun ini, lanjutnya, PG Inspiration Day menyasar tujuh sekolah, dan dua diantaranya adalah Sekolah Luar Biasa (SLB) yang juga menjadi perhatian perusahaan. Adapun di pekan ini, PG Inspiration Day melibatkan 70 Insan Petrokimia Gresik sebagai pengajar dan menginspirasi siswa-siswi yang ada di sekolah. (yad)

Insan Petrokimia Gresik Berbagi Mimpi di 7 Sekolah Dasar di Gresik Selengkapnya

Ini Tiga Inovasi yang Diluncurkan Petrokimia Gresik Di Momen PAE

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia meluncurkan tiga inovasi baru. Tiga inovasi itu yakni layanan Agro Technology Center, Pabrik Phonska Cair dan Mobil Uji Tanah Next Generation (MuGen). 

Peluncuran dilakukan langsung oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi didampingi Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyoqa Annurogo dan Komisaris Utama T. Nugroho Purwanto dalam pembukaan Petro Agrifood Expo atau PAE 2024 di Kebun Percobaan di Jalan Noto Prayitno, Gresik akhir pekan lalu.

Rahmad Pribadi menyampaikan bahwa, kontribusi Petrokimia Gresik untuk pertanian di Indonesia dari waktu ke waktu semakin bagus. Termasuk inovasinya untuk pertanian di Tanah Air.

“Petrokimia Gresik banyak menginspirasi Pupuk Indonesia Group. Contohnya alat uji tanah terbaru, jika sebelumnya dilakukan dengan cara manual, sekarang Petrokimia Gresik mengembangkan alat yang dapat mengeluarkan hasil secara digital. Ini bisa diimplementasikan (di Pupuk Indonesia Group, Red),” tandasnya.

Sementara, Dwi Satriyo Annurogo menambahkan, peresmian satu pabrik dan dua fasilitas layanan ini merupakan upaya Petrokimia Gresik untuk memperkuat komitmennya sebagai perusahaan Solusi Agroindustri, khususnya dalam menghadirkan pertanian modern di Tanah Air. Selain itu juga menjadi instrumen untuk mewujudkan visi perusahaan sebagai “Dominant Global Player in Integrated Agrosolution and Industrial Chemicals.”

Adapun Agro Technology Center, tambah Dwi Satriyo, dibangun dengan memanfaatkan lahan nonproduktif menjadi lahan teknologi. Fasilitas ini akan menjadi pusat edukasi pertanian yang menerapkan teknologi Internet of Things (IoT). 

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga menyempurnakan Mobil Uji Tanah menjadi MuGen. Mobil yang akan disebar ke berbagai daerah di Indonesia ini dibekali alat uji tanah digital, drone, serta videotron untuk mendukung kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada petani di seluruh Indonesia.

“Petrokimia Gresik saat ini tidak hanya berkomitmen menjadi perusahaan dengan fokus utama sebagai produsen pupuk, tapi juga melakukan pengembangan bisnis dengan menyediakan layanan pertanian. Sektor jasa tersebut sejatinya dihadirkan untuk menguatkan produk-produk yang sudah dimiliki Petrokimia Gresik,” ujar Dwi Satriyo.

Terakhir, Petrokimia Gresik juga meluncurkan Pabrik Phonska Cair dengan kapasitas 1 juta liter per tahun. Pupuk ini akan memudahkan para petani dalam pengaplikasian pemupukan, cukup dengan penyemprotan. Selain itu juga mendukung pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi drone pada pengaplikasiannya.

“Kami berharap Agro Technology Center, Pabrik Phonska Cair, dan Mobil Uji Tanah Next Generation dapat menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi di bidang pertanian yang dapat mendukung kemajuan pertanian di Indonesia,” ujar Dwi Satriyo.

Berbagi Beasiswa Petani Muda

Di momen yang sama, Petrokimia Gresik menyerahkan Beasiswa Petani Muda. Beasiswa ini diperuntukan pelajar kelas XI SMK jurusan rumpun pertanian di Jawa Timur. Tahun 2024, Petrokimia Gresik memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp 500.000/bulan selama 12 bulan untuk 50 orang penerima dengan nilai Rp 300 juta.

Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk dukungan Petrokimia Gresik untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda pada bidang pertanian dan untuk menciptakan regenerasi petani muda. Adapun realisasi Beasiswa Petani Muda dari tahun 2022 hingga 2024 mencapai Rp 900 juta.

PAE Tampilkan Produk Unggulan

Sementara itu, PAE merupakan agenda tahunan, dimana tahun ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT Ke-52 Petrokimia Gresik. PAE 2024 yang digelar selama tiga hari mulai tanggal 19-21 Juli 2024 ini menampilkan 75 stan bazar yang menampilkan berbagai produk unggulan pertanian dan agribisnis. Stand tersebut diisi oleh Pupuk Indonesia Group, perusahaan swasta yang bergerak di bidang agribisnis, petani binaan Petrokimia Gresik, Dinas Pertanian, dan anak perusahaan  Petrokimia Gresik Group.

PAE 2024 membuka kesempatan kepada masyarakat Gresik untuk dapat melihat lebih dekat berbagai upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumennya. Pengunjung juga dapat berbelanja berbagai produk pertanian unggulan.

“Dengan terselenggaranya kegiatan PAE ini, kami berharap dapat  memberikan manfaat yang besar bagi para praktisi pertanian, baik di hulu, on farm, maupun hilir. Kami juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ajang pertukaran informasi tentang teknologi dalam bidang pertanian, dan agrifood pada umumnya,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Ini Tiga Inovasi yang Diluncurkan Petrokimia Gresik Di Momen PAE Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berbagi, Becak Gresik Nyaman dan Ramah Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 520 abang becak berkumpul di halaman gedung Sarana Olah Raga atau SOR Tridharma Petrokimia Gresik pada Jumat, 19 Juli 2024.

Ratusan pengayuh becak dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang mengais rezeki di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berkumpul memenuhi undangan dari Petrokimia Gresik. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menggelar acara Berbagi Berkah bersama Abang Becak untuk memeriahkan rangkaian HUT ke-52 tahun. 

Para pengayuh becak pun semringah, karena mengawali aktivitas pagi mendapatkan bingkisan uang, nasi kotak dan handuk. Lebih spesial lagi, aktivitas sosial itu dihadiri oleh Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, ada tiga tujuan manajemen mengundang para abang becak yang mangkal sekitar perusahaan. Pertama, katanya, saling mendoakan. “Alhamdulillah, Petrokimia Gresik tetap eksis serta maju dan berkembang. Mohon doanya,” kata Dwi Satriyo Annurogo dalam sambutannya.

Tujuan kedua, lanjutnya, untuk silaturahmi. “Alhamdulillah sekarang bisa silaturahmi dengan bapak. Dan, saya bersyukur semua yang undang (520 abang becak) hadir,” tutur Dwi Satriyo Annurogo. Dan, tujuan ketiga adalah berbagi. “Karena abang becak bagian dari kami. Berada di lingkungan perusahaan,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi juga mendoakan semua pengayu becak menjadi pribadi sukses.  “Semoga sehat, rezeki lancar,” kata mantan Dirut Petrokimia Gresik itu.

Rahmad Pribadi dan Dwi Satriyo Annurogo kemudian menemui ratusan pengayuh becak yang duduk di becaknya masing-masing itu “Bos” perusahaan pupuk itu ikut naik becak. “Nyaman,” kata Rahmat Pribadi. Ia pun mengapresiasi profesi para pengayuh becak ini. Sebab, para abang becak ini tetap “setia” mengayuh. “Becak disini sangat unik. Sebagian ada menggunakan motor (bentor alias becak motor),” katanya. 

Dwi Satriyo Annurogo yang berada disampaikan Rahmat Pribadi menimpalo becak Gresik turut menjaga lingkungan. “Becak ramah lingkungan,” katanya. Pada kesempatan itu, Rahmad Pribadi menggunakan smartphone didampingi  Dwi Satriyo Annurogo menyempatkan siara langsung. “Saya sangat gembira hari ini karena biaa bersama abang becak di Gresik,” katanya.

Ratusan pengayuh becak yang beroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berasal dari berbagai Kabupaten/kota di Jawa Timur. Mereka menekuni profesi mbecak sudah puluhan tahun. Suhadak, misalnya. Kakek satu cucu berusia 57 tahun ini membecak sejak 1988. “Saya biasanya mangkal di Pasar Gresik,” kata Suhadak yang mengaku asal Tuban itu.

Selama 33 tahun mbecak, bapak empat anak itu terlihat bugar. Hampir setiap hari, Suhadak rata-rata menempuh jarak 20-an kilometer untuk mengantar penumpang. “Sehari kadang dapat 80 ribu, 50 ribu bahkan hanya 20 ribu,” katanya. Karena itu, ia mengaku senang mendapatkan berkah Petrokimia Gresik Berbagi ini. “Ini tadi saya dikasih 200 ribu,” katanya sambil tersenyum bahagia. (yad)

Petrokimia Gresik Berbagi, Becak Gresik Nyaman dan Ramah Lingkungan Selengkapnya

2023, Petrokimia Gresik Bukukan Laba Rp 1,32 Triliun, 52 Tahun Growth Excellence

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik genap berusia 52 tahun pada Rabu, 10 Juli 2024. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia semakin “makmur” dan tumbuh semakin unggul. 

Kinerja kinclong ini dibukukan perusahaan dalam upayanya mendorong kemajuan pertanian Indonesia dan industri kimia nasional secara berkelanjutan. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, kinerja baik Petrokimia Gresik dapat dilihat dari tingkat kesehatan perusahaan yang memperoleh skor AAA dengan predikat Sangat Sehat. Beberapa indikatornya diantaranya, perolehan laba perusahaan di tahun 2023 sebesar Rp 1,25 triliun. 

Laba ini didapatkan melalui income atau pendapatan perusahaan yang menyentuh di angka Rp 13,17 triliun dan melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2023 sebesar Rp12,97 triliun atau setara 103 persen.

“Perolehan laba tersebut tentu tidak lepas dari berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Insan Petrokimia Gresik. Selain menciptakan value creation atau nilai tambah sebesar Rp381,1 miliar, inovasi Petrokimia Gresik juga mendapatkan banyak apresiasi dari stakeholder,” ujar Dwi Satriyo dalam acara “Tasyakuran HUT Ke-52 Petrokimia Gresik” di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 10 Juli 2024.

Kinerja baik perusahaan berikutnya juga dibuktikan dari sejumlah penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik dalam berinovasi. Petrokimia Gresik mendapatkan Anugerah BAPETEN 2023 dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), dan Anugerah National Lighthouse Industri 4.0 dari Kementerian Perindustrian (Kememperin) RI.

Berikutnya, inovasi yang dijalankan Petrokimia Gresik juga juga menyentuh di bidang lingkungan, dan berhasil mendapatkan penghargaan dari Kemenperin sebagai Terbaik Pertama untuk kategori Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan juga mendapatkan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yaitu Proper Emas selama tiga tahun berturut-turut, beserta ratusan penghargaan lainnya.

“Penghargaan dari Kemenperin dan KLHK tersebut menjadi bukti bahwa komitmen Petrokimia Gresik di bidang lingkungan diimplementasikan dengan baik. Selain itu menjadi bentuk dukungan Petrokimia Gresik terhadap Pemerintah dalam program dekarbonisasi,” tandasnya.

Sementara itu atas kinerja baik ini, tambahnya, Petrokimia Gresik juga terus meningkatkan kebermanfaatannya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sampai dengan bulan Juni 2024, realisasi penyaluran dana TJSL Petrokimia Gresik sebesar Rp 19,83 miliar. Dana tersebut direalisasikan untuk program beasiswa, bantuan sembako, santunan dan bantuan hewan kurban, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Kemajuan perusahaan harus selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Semangat ini merupakan warisan dari para founding fathers kepada Insan Petrokimia Gresik dari generasi ke generasi hingga di usia lebih dari setengah abad ini,” tandas Dwi Satriyo.

Growth Excellence dengan Visi dan Misi Baru

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk memastikan arah dan tujuan menjadi perusahaan yang tumbuh lebih baik di masa mendatang, di momen ulang tahun ini, Petrokimia Gresik juga memperkenalkan visi baru. 

Petrokimia Gresik bertekad menjadi “Pemain dominan pada skala global dalam bidang solusi agro dan bahan kimia industri yang terintegrasi.”

“Visi ini mencerminkan komitmen kita untuk memberikan kontribusi terbaik di industri pupuk dan bahan kimia, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di level dunia. Visi ini akan menjadi pedoman bagi pengembangan perusahaan,” tandas Dwi Satriyo.

Untuk mencapai visi tersebut, Petrokimia Gresik mengarahkan usahanya melalui beberapa misi yang dilaksanakan, yaitu berkomitmen untuk mendukung penyediaan pupuk nasional guna mencapai ketahanan pangan. Kemudian, Petrokimia Gresik berupaya membangun budaya inovasi dan teknologi unggul melalui pengembangan sumber daya manusia yang lincah dan tangguh. Dan terakhir, terus meningkatkan kontribusinya terhadap kemajuan industri kimia nasional serta berperan aktif dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Sementara untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Petrokimia Gresik telah menjalankan beberapa rencana strategis, yaitu meresmikan gudang curah Urea dengan kapasitas 20.000 ton. Pembangunan gudang ini merupakan langkah strategis dan progresif dalam upaya Petrokimia Gresik meningkatkan kapasitas penyimpanan produk dan efisiensi biaya operasional.

Langkah strategis kedua untuk mewujudkan visi baru tersebut, Petrokimia Gresik menyiapkan Pabrik Phonska V. Sebagai pemegang paten proses NPK, Petrokimia Gresik berhasil mencatat penghematan lebih dari Rp 50 miliar atas proyek pengembangan Phonska V yang menggunakan skema swakelola dari total nilai proyek Rp 507 miliar.

Terakhir, Petrokimia Gresik juga mempersiapkan pabrik soda ash yang menjadi pabrik pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memproduksi sumber bahan baku berbagai produk yang banyak kita temui sehari-hari, seperti sabun, deterjen, kertas, tekstil, keramik, gelas, kaca beserta turunannya dan lain sebagainya. Kebutuhan soda ash di Indonesia cukup tinggi, namun suplainya sekarang 100 persen masih dipenuhi dari impor.

Tentu kemampuan Petrokimia Gresik dalam memproduksi green surfactant dan soda ash mampu mendongkrak TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) bagi industri nasional. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia.

“Langkah strategis ini selaras dengan tema ulang tahun ke-52 Petrokimia Gresik, yaitu harus mampu “Growth Excellence”. Khususnya dalam menjalankan perannya sebagai perusahaan Solusi Agroindustri dan terdepan di petrochemical industry,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

2023, Petrokimia Gresik Bukukan Laba Rp 1,32 Triliun, 52 Tahun Growth Excellence Selengkapnya

Kalpataru, Siang dan Malam hanya Ada di  Petro Nite Fest 2024, Lihat Detail Pakai Kaca Pembesar 

GRESIK,1minute.id – Petro Nite Fest 2024 resmi dibuka oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo pada Sabtu, 29 Juni 2024.

Gelaran rangkaian HUT ke-52 Petrokimia Gresik ini mengusung tema “Bertumbuh dalam Harnomi” ini berlangsung meriah. Ribuan warga memadati halaman SOR Tridharma Petrokimia Gresik sejak Sabtu sore, 30 Juni 2024. Masyarakat seakan tidak ingin ketinggalan momentum pembukaan yang dimulai badal Isya itu. Petro Nite Fest 2024 berlangsung hingga 7 Juli 2024. 

Kemeriahan tidak hanya di halaman luar gedung serbaguna itu. Di dalam gedung yang digunakan untuk pameran fotografi dan lukis tidak kalah ramai. Diantaranya, ruang pamer karya pelukis Muhammad Riyanto. Lukisan pelukis yang juga santri asal Gresik ini seakan menjadi magnet bagi jajaran direksi di perusahaan Solusi Agroindustri dan pengunjung lainnya.  

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo terlihat menikmati lukisan karya Riyanto ini. Lukisan berjudul Day and Night. Lukisan yang mirip tanaman Kalpataru ini berukuran 90 x 90 centimeter dengan menggunakan cat akrilik diatas kanvas. 

Untuk menikmati detail dalam lukisan itu, penikmat seni harus menggunakan kaca pembesar. “Memang kecil jadi harus pakai pembesar. Jadi harus antri,” kata Riyanto kepada 1minute.id  pada Sabtu malam, 29 Juni 2024.

Di dalam setiap lukisan yang bercerita tentang kehidupan itu, Riiyanto selalu menyisipkan ayat-ayat Alquran. Juga lukisan Day and Night ini. Ia mengatakan, kalpataru sebagai simbol kehidupan. Dari akarnya sampai ujung rantingnya dan isinya kehidupan sehari-hari antara siang dan malam.

Kalpataru sendiri adalah bahasa Sansekerta yang berarti pohon kehidupan (Kalpavriksha). Di Indonesia, Kalpataru diberikan kepada perorangan atau kelompok atas jasanya melestarikan lingkungan hidup di Indonesia. 

Kehidupan, lanjut Riyanto, tidak lepas dari dalam perputaran ekositem yang berjalan sesuai posisi masing- masing. “Kalpataru adalah simbol kekuatan akar kehidupan yang bisa dijadikan wacana dalam proses kehidupan dengan kekuatan akar yang besar sampai yang kecil,” kata Riyanto. 

Ia mengaku sengaja membuat lukisan kalpataru dengan konsep siang dan malam. Daerah pedesaan dengan udara yang masih segar dan ketenangan yang pastinya masih asli di sana.

Siang dan malam dalam lukisan sederhana yang sengaja nantinya bisa diputar untuk melihat lebih detail karya ini, mulai sistem pompa. Alur yang bisa menghasilkan turbin untuk memenuhi daya listrik di sana.”Semoga bermanfaat dan bisa berguna untuk kebersamaan,” harapnya. 

Riyanto, salah satu pelukis di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang fonomenal.  Di dalam lukisan yang bercerita tentang kehidupan tersebut, Riyanto selalu menyisipkan ayat-ayat Alquran di dalamnya. 

“Bagi saya sebenarnya setiap seniman punya cara penyampaiannya sendiri-sendiri. Dan menyampaikan secara visual itu paling mudah. Hal itu nantinya juga bisa membuat orang-orang bertanya,”ujar Riyanto dalam suatu kesempatan. Lukisan kali terakhir berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustadz Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut. (yad)

Kalpataru, Siang dan Malam hanya Ada di  Petro Nite Fest 2024, Lihat Detail Pakai Kaca Pembesar  Selengkapnya