TNI AD Lakukan Pipanisasi Lahan Pertanian di Pulau Bawean, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Pupuk ke 12 Desa 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendukung program pipanisasi lahan pertanian Pulau Bawean yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik pada Jumat, 1 November 2024.

Dukungan ini diberikan dalam bentuk bantuan pupuk non-subsidi NPK Phonska Plus dan Urea untuk satu musim tanam okmar atau Oktober 2024 – Maret 2025.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid menyampaikan bahwa, pipanisasi yang dilakukan oleh TNI AD bersama Pemkab Gresik ini merupakan bentuk kolaborasi dalam rangka percepatan swasembada pangan yang terus didorong oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sementara Petrokimia Gresik, sebagai bagian dari BUMN yang bertugas memproduksi dan menyalurkan pupuk ke seluruh Indonesia turut mengambil peran dengan memberikan bantuan pupuk NPK Phonska Plus dan Urea untuk petani. Bantuan ini disalurkan kepada petani yang ada di 12 desa di Kecamatan Tambak.

“Sebelum ada pipanisasi, petani di Kecamatan Tambak ini hanya bisa menanam satu kali dalam setahun. Alhamdulillah dengan adanya saluran irigasi baru ini, dimana airnya diambil dari area sekitar Danau Kastoba, petani bisa menanam padi dua hingga tiga kali dalam setahun. Tentu agar hasil dari program ini lebih optimal dibutuhkan ketersediaan pupuk yang cukup dan berkualitas,” ujar Robby usai peresmian pipanisasi di Desa Klumpanggubug, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur.  

Lebih lanjut ia berharap, dengan adanya pipanisasi ini petani di Pulau Bawean segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Adapun alokasi Urea bersubsidi untuk petani di Kecamatan Tambak tahun 2024 ini sebanyak 611 ton, sedangkan alokasi NPK sebesar 382,5 ton.

“Alokasi pupuk pupuk bersubsidi saat ini cukup, stoknya juga ada, dan irigasinya juga sudah lancar. Petani terdaftar di Bawean, khususnya di Kecamatan Tambak kami harap segera menebus alokasi pupuk bersubsidinya agar produktivitasnya semakin optimal,” ujar Robby.

Robby menjelaskan, penebusan pupuk bersubsidi saat ini semakin mudah. Petani terdaftar cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kios resmi untuk melakukan penebusan.

Adapun petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permentan Nomor 1 Tahun 2024, yaitu wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), menggarap lahan maksimal dua hektar. Selain itu, komoditas strategis yang berhak menerima subsidi pupuk dibatasi sembilan komoditas saja. Antara lain padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao.

“Bagi petani yang tidak tercatat sebagai penerima pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik sudah menyiapkan solusinya melalui pupuk nonsubsidi yang juga bisa didapatkan di kios-kios. Kami berharap stok pupuk yang ada bisa diserap petani dengan optimal sehingga produktivitas dan kesejahteraannya dapat terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang turut hadir dalam peresmian menyampaikan pihaknya akan terus memperluas pipanisasi  sehingga menjadi solusi bagi tantangan pertanian. Salah satu tantangan pertanian adalah sawah tadah hujan.

“Jika pemerintah pusat memiliki program mencetak jutaan hektar lahan sawah. Kita akan mendukung dengan program-program yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan pipanisasi ini, petani bisa budidaya tanpa harus menunggu musim hujan,” ujar KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

Seperti diberitakan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin langsung pencanangan program pipanisasi TNI AD Manunggal yang di Desa Klumpanggubug, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean pada Jumat, 2024. 

Pipanisasi air untuk lahan pertanian tersebut wujud kerja sama Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bersama TNI AD dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. 

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebutkan kegiatan ini dilaksanakan di 12 desa yaitu 6 desa di Kecamatan Sangkapura dan 6 desa di Kecamatan Tambak. Dengan memanfaatkan 12 titik lokasi sumber air yang berasal dari mata air, sungai dan air tanah.

“Pipanisasi sepanjang 33.212 meter beserta pendukungnya termasuk bangunan sadap dan bak penampung diharapkan dapat mengairi lahan sawah seluas 646 hektar. Sehingga berpotensi dapat menambah areal tanam menjadi 2 sampai 3 kali dalam satu tahun,” harapnya. (yad)

TNI AD Lakukan Pipanisasi Lahan Pertanian di Pulau Bawean, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Pupuk ke 12 Desa  Selengkapnya

Petrokimia  Gresik Gelontorkan Bantuan Perbaikan 5 Geledak Sandar Perahu di Pesisir Lumpur

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik,  perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelontorkan bantuan perbaikan geladak tempat sandar perahu motor milik kelompok nelayan di Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Lima kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan masing-masing Rp 15 juta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Nasi Layur” (Komunikasi Bersama Nelayan Lumpur) yaitu Bale Pasusukan, Bale Purbo, Bale Wonorejo, Bale Cilik, dan Bale Gede. 

Bantuan diserahkan oleh Vice President (VP) Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, Rama Yusron Harbiansyah mewakili Direksi kepada perwakilan kelompok nelayan. Usai penyerahan, Rama menyampaikan bahwa, perbaikan geladak ini diharapkan mampu membantu kelancaran nelayan di Lumpur dalam mencari ikan. Sehingga pada akhirnya meningkatkan pendapatan mereka.

“Pertumbuhan perusahaan hingga lebih dari setengah abad ini tentu tidak lepas dari dukungan masyarakat, termasuk nelayan yang tinggal di sekitar perusahaan. Bantuan ini menjadi kontribusi nyata Petrokimia Gresik untuk nelayan Desa Lumpur, sebagai bentuk terima kasih atas dukungan kepada Petrokimia Gresik selama ini,” ujar Rama.

Ia melanjutkan Petrokimia Gresik secara kontinu membantu nelayan di sekitar perusahaan. Selain perbaikan sarana atau fasilitas, kali ini perusahaan juga peduli dengan kesehatan nelayan dengan menghadirkan penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis.

“Sebagian besar masyarakat Lumpur mencari rezeki sebagai nelayan. Mereka juga harus memperhatikan kesehatannya agar optimal dalam menjalankan profesinya. Ketika tubuh sakit, jangankan beraktivitas di tengah laut yang terbilang berat, untuk aktivitas di rumah saja akan sulit,” tandas Rama.

Terakhir ia berharap, nelayan Lumpur terus memberikan dukungan dan doa agar Petrokimia Gresik lancar dalam menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Ia pun kembali menyampaikan komitmen perusahaan bahwa kemajuan Petrokimia Gresik akan selaras dengan kebermanfaatannya bagi masyarakat.

“Petrokimia Gresik dan nelayan sejatinya memiliki peran sama, yaitu menjaga ketahanan pangan nasional. Kami berharap sinergitas dan hubungan harmonis yang selama ini sudah terbangun bisa semakin diperkuat. Petrokimia Gresik dan nelayan harus saling menguatkan dalam menjalankan perannya,” pungkas Rama.(yad)

Petrokimia  Gresik Gelontorkan Bantuan Perbaikan 5 Geledak Sandar Perahu di Pesisir Lumpur Selengkapnya

Terapkan Industri Hijau, Petrokimia Gresik Hemat Energi setara Rp 41 Miliar, Turunkan GRK 750 Ribu Ton CO²

GRESIK,1minute.id – Menteri Perindustrian Republik Indonesia atau Menperin Agus Gumiwang memberikan apresiasi kepada Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia atas penerapan industri hijau di perusahaan.

Menperin Agus Gumingan yang menyerahkan langsung penghargaan industri hijau kepada Petrokimia Gresik di ajang “Annual Indonesia Green Industry Summit atau AIGIS 2024” di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Direktur Utama Petrokimia GresikDwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, program industri hijau saat ini sudah menjadi instrumen penting bagi daya saing produk yang dihasilkan perusahaan. Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Menperin.

“Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnisnya selalu berpedoman pada prinsip-prinsip industri hijau yang berkelanjutan. Alhamdulillah komitmen kami dalam transformasi industri hijau mendapatkan apresiasi dari Menperin Bapak Agus Gumiwang. Penghargaan ini akan memperkuat komitmen kami dalam upaya mengurangi emisi industri, penghematan energi, adopsi teknologi yang ramah lingkungan, dan program industri hijau lainnya,” ujar Dwi Satriyo di Gresik pada Senin, 30 September 2024.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik memiliki sejumlah program dalam transformasi industri hijau. Antara lain melakukan efisiensi energi dengan sejumlah inovasi di pabrik dan pengelolaan limbah sesuai dengan peraturan yang dipersyaratkan Pemerintah. Kemudian penghematan konsumsi air, efisisensi energi, program dekarbonisasi, smart eco green warehouse, penggunaan kendaraan elektrik, produk-produk ramah lingkungan dan lainnya.

Adapun, kontribusi positif Petrokimia Gresik untuk Indonesia dalam mengimplementasi program-program tersebut mampu menghasilkan diantaranya proses produksi menjadi lebih efektif dan efisien yang terukur. Rinciannya penurunan energi setara dengan Rp 41 miliar/tahun. Kemudian proses produksi Petrokimia Gresik mampu menurunkan Gas Rumah Kaca atau GRK sebesar 719.932,03 ton CO²/tahun.

“Program lingkungan yang selama ini dijalankan sekaligus menjadi dukungan nyata Petrokimia Gresik terhadap program Net Zero Emission yang ditarget tahun 2060,” tandas Dwi Satriyo.

Tidak hanya itu, kontribusi Petrokimia Gresik berikutnya, yaitu efisiensi penggunaan air sebesar 2.960.360 m³/tahun penghematan bahan baku dengan mengoptimalkan pemanfaatan limbah sebanyak 1.609.000 ton/tahun. Serta, produk Urea Petrokimia Gresik juga telah mendapatkan Environmental Product Declaration atau EPD.

“Petrokimia Gresik sebelumnya juga telah mendapatkan Proper Emas tiga kali berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Capaian ini tentu akan sangat memotivasi Petrokimia Gresik untuk terus meningkatkan komitmen dan kualitasnya dalam pengelolaan lingkungan,” pungkas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Petrokimia Gresik mendapatkan penghargaan Industri Hijau di ajang AIGIS ini untuk komoditas Industri Amonia dan Industri Pupuk Urea, Pupuk SP-36 dan Pupuk Amonium Sulfat ZA. Disampaikan Dwi Satriyo, capaian ini tidak lepas dari dukungan karyawan yang sangat peduli dengan perubahan positif perusahaan.

“Saat ini sekitar 90 persen karyawan Petrokimia Gresik merupakan milineal dan gen Z. Mereka sangat agile dan aware untuk perubahan lebih baik. Hal inilah yang menjadi peluang dan katalis bagi Petrokimia Gresik untuk mengelola perusahaan dengan wawasan lingkungan,” ungkap Dwi Satriyo.

AIGIS sendiri merupakan ajang perdana diselenggarakan Kemenperin bertujuan untuk memperkuat komitmen nasional dalam mengurangi emisi industri, mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan, dan menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, asosiasi, mitra, dan NGO. Perusahaan-perusahaan yang mendapatkan penghargaan bisa menjadi contoh bagi seluruh industri di Indonesia untuk terus dapat berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan. (yad)

Terapkan Industri Hijau, Petrokimia Gresik Hemat Energi setara Rp 41 Miliar, Turunkan GRK 750 Ribu Ton CO² Selengkapnya

Husna, Siswa SDN 4 Petrokimia Gresik Gelar Pameran Tunggal di Galery Merah Putih di Surabaya 

GRESIK,1minute.id – Husna Sabila Jannati Kusuma masih berusia 7 tahun. Talenta bocah kelas I SD Negeri 4 Petrokimia Gresik ini luar biasa untuk anak seumurannya. Husna penuh percaya diri menggelar pameran tunggal goresan tangannya alias melukis di Galery Merah Putih, Balai Pemuda di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. 

Sebanyak 14 karya anak kedua dari pasangan Cahyo Kusumo dan Anita Hidayati ini dipamerkan di Kompleks Alun-alun Surabaya mulai 21-27 September 2024. Tema lukisan seputar tentang dunia Husna yakni dunia kesehariannya mulai dari kehidupan dalam rumahnya di Gresik, lingkungan sekolahnya, tempat kerja ayahnya, sekolah tempat Ibunya mengajar, juga suasana tempat tinggal neneknya di Dieng Wonosobo, Jawa Tengah. 

Semua goresan tangan dilakukan di media cat akrilik dan gouache di atas kanvas. Tentu ukurannya bervariasi. Terbesar ukuran 100 x100 Cm dan yang terkecil 50×50 Cm. Semua karya Husna itu telah lolos kurasi, seorang kurator bernama Arik S. Wartono, pendiri dan pembina Sanggar Lukis DAUN Gresik,  tempat Husna belajar melukis.

Pameran tunggal Husna ini, rangkaian perayaan 20 tahun Sanggar DAUN (2004-2024). Menurut Arik S. Wartono, karya lukis Husna ini berdasarkan pengalaman pribadi sang pelukis. Ia mencontohkan Husna melakukan studi wisata ke Gunung Bromo bersama teman-temannya ketika masih di TK Insanuz Ziyan, Kebomas, Kabupaten Gresik. Selain itu, goresan tangan mungil Husna adalah imajinasi tentang dunia satwa misalnya Singa, Jerapah, Cumi-cumi, Kerang dan lain-lain oleh Kusuma Husna ditampilkan dalam gaya kanak-kanak yang naif sekaligus unik. Semua karya dikerjakan selama 2024. “Pameran ini dipersiapkan selama 1 tahun terakhir,” terang Arik S. Wartono pada 1minute.id pada Sabtu, 21 September 2024.

Dalam visualisasi setiap ide dan gagasannya ke dalam kanvas, terang Arik S. Wartono, Husna sebenarnya tidak melukis apa yang ia lihat. “Justru ia melukis tentang apa yang ia ketahui,” imbuhnya sambil mencontohkan karya lukis tentang singa. Dalam itu, detail anatomi satwa singa tidak penting baginya, bahkan bentuk singa bisa bercampur dengan imajinasi yang berkembang dalam pikiran Husna.

Juga ketika Husna melukis tentang dunia tempat kerja ayahnya yang bekerja di Rumah Sakit Petrokimia Gresik, gedung rumah sakit dan mobil ambulans yang tervisual dalam karyanya bisa jadi samabsekali tidak mirip dengan apa yang ia lihat hampir setiap hari. Husna tidak perduli dengan bentuk fisiknya, bahkan sekalipun ia melihat fotonya. Karena Husna memang melukis semua itu berdasarkan apa yang ia tahu tentang objek yang dilukisnya, yang tentu saja lekat bercampur dengan imajinasi yang berkembang dalam pikirannya.

Bahkan ketika Husna menggambarkan tentang suasana bermain bersama teman-teman barunya di Sekolah Dasar (SD) atau teman lamanya saat masih Taman Kanan-kanak (TK), ia lebih berpijak pada ingatannya sekaligus semua yang ia rasakan dalam persahabatan, detail fisik teman-temannya menjadi tidak penting, sebab yang lebih penting baginya adalah suasana batin yang ia rasakan dan lekat dalam ingatannya.

Metode melukis seperti ini, katanya, khas anak-anak yang sudah mulai keluar dari periode “coreng-moreng yang diberi nama”.

Dan yang paling menarik dari karya-karya Kusuma Husna selain bentuk (form) aneka objek yang unik, ekplorasi teknik melukis yang ia kembangkan juga cukup beragam. Mulai dari teknik aquarel dengan media akrilik dan qouache yang encer dicampur banyak air sapuan-sapuan warna tipis sehingga menghasilkan warna yang transparan.

Teknik opaque terutama dengan media cat akrilik yang tidak banyak dicampur dengan air atau bahkan cat langsung dari tubenya, dengan goresan tebal sehingga menghasilkan warna yang pekat dan padat.

Beberapa bagian dalam karya Husna juga cukup beragam dalam teknik visualisasi objek, antara goresan tebal-tipis langsung menggunakan kuas, bervasiasi dengan goresan outline tebal warna hitam menggunakan kuas maupun spidol. 

Eksplorasi teknik ini tentu bisa terus dikembangkan dengan banyak variasi lainnya misalnya teknik kolase, eksplorasi teksture, cat semprot dan banyak ragam teknik melukis yang bisa dicoba untuk eksplorasi keragakan teknik melukis. (yad) 

Husna, Siswa SDN 4 Petrokimia Gresik Gelar Pameran Tunggal di Galery Merah Putih di Surabaya  Selengkapnya

“Tameng”, Program Petrokimia Gresik dengan Kemenko Perekonomian untuk Sejahterakan Petani Holtikultura

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani MoU Closed Loop Agribisnis Hortikultura untuk kesejahteraan petani di Jawa Timur. Kerjasama yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator atau Kemenko Bidang Perekonomian bertempat di desa binaan Program Tawangargo Smart-Eco Farming Village (TAMENG). 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid bersama Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti di Balai Desa Tawangargo, Kecamatan  Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, baru-baru ini.

Robby menjelaskan bahwa, closed loop merupakan bentuk kolaborasi multi-stakeholder yang bertujuan untuk memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, sehingga kesejahteraan petani dapat lebih ditingkatkan. Forum ini menjembatani petani hortikultura mulai dari penyediaan bibit berkualitas, agro input, sarana, modal hingga offtaker.

Closed loop ini, kata Robby,  selaras dengan program Makmur yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN Republik  Indonesia maupun program Agrosolution yang dijalankan Pupuk Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi, dengan adanya closed loop ini Petrokimia Gresik bisa berkontribusi dan memberikan manfaat layanan maupun produk berkualitas lebih banyak lagi bagi petani,” ujar Robby.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik merasa bangga dapat berpartisipasi dalam program kemitraan ini. Inisiatif ini bukan hanya langkah maju dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan, tetapi juga wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Di Jawa Timur, peluncuran program closed loop ini dilakukan di area community development atau comdev TAMENG yang merupakan kawasan binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL Petrokimia Gresik. 

Program TAMENG ini bertujuan untuk mewujudkan sustainable agriculture dengan peningkatan kapasitas SDM pertanian, adaptasi perubahan iklim dan intensifikasi untuk mencapai ketahanan pangan. Program ini penting mengingat salah satu kendala utama petani adalah perubahan iklim. Dalam konsep ini, Petrokimia Gresik berupaya mengajak para petani untuk menerapkan teknik climate smart agriculture  yang tidak hanya menjaga keberlanjutan pertanian tetapi juga meningkatkan pendapatan petani.

Pada pembinaan TAMENG, Petrokimia Gresik juga mengimplementasikan Smart Precision Farming sebagai salah satu upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Petrokimia Gresik mendorong regenerasi petani dengan membuat iklim tani yang lebih modern. Selain itu, membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani.

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga membimbing petani untuk mampu mengadopsi berbagai teknologi terkini seperti Internet of Things (IoT), sistem drip dan alat uji tanah yang telah terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan mempermudah pekerjaan para petani.  Implementasi teknologi ini juga telah menarik minat para petani muda untuk terjun dan berkontribusi dalam dunia pertanian.

“Program ini juga telah mendapatkan banyak apresiasi dari stakeholder di level nasional. Karena dinilai mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi petani, serta memberikan dampak baik yang berkelanjutan,” tandas Robby.

Adapun peran Petrokimia Gresik dalam kerja sama closed loop ini diantaranya menyediakan layanan Mobil Uji Tanah sehingga petani bisa mendapatkan rekomendasi pemupukan yang presisi. Berikutnya, Petrokimia Gresik juga menyediakan akses pupuk nonsubsidi bagi petani penerima manfaat serta melakukan kawalan budidaya dan pengendalian hama penyakit dengan menggunakan produk dan layanan terbaik dari perusahaan.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan fasilitas pertanian oleh PT Petrokimia Gresik berupa rumah uji coba pertanian dan rumah pengolahan pupuk organik cair. Selain itu, petani juga mendapatkan fasilitas atau alat uji tanah mandiri, sehingga dapat dimanfaatkan untuk budidaya lebih efektif dan efisien di berbagai komoditas hortikultura.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti menambahkan, melalui program closed loop, pihak yang bekerja sama akan melakukan pendampingan kepada petani dari hulu hingga hilir. 

“Petani kita perhatikan mulai dari pupuk, bibit, dan pembiayaannya. Bagaimana cara budidaya yang baik, bagaimana pascapanen atau pemasarannya,” kata Yuli Sri Wilanti. Ia mencontohkan  petani di TAMENG sebagai pertanian pertama di Malang yang mengadopsi smart precision farming. “Jika ada peningkatan produktivitas, jaminan harga dan berdampak positif kesejahteraan, akan semakin banyak petani yang tergabung dalam program ini,” tutupnya. (yad) 

“Tameng”, Program Petrokimia Gresik dengan Kemenko Perekonomian untuk Sejahterakan Petani Holtikultura Selengkapnya

EI Squad Petrokimia Gresik Turun Gunung Serap Aspirasi Petani Bawang Putih Tawangmangu

GRESIK,1minute.id – Employee Influencer atau EI Squad Petrokimia Gresik berkolaborasi dengan Maxpro kembali beraksi. Kali ini, mereka turun gunung ke sentra pertanian bawang putih di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. 

Mereka turun ke lapangan untuk menggali aspirasi dan melakukan kampanye pemupukan berimbang kepada para petani bawang putih yang berada di wilayah yang dikenal sebagai destinasi wisata Air terjun Grojokan Sewu itu.

EI Squad adalah karyawan milenial  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, ini Program itu bertajuk “Maxpro Kolaborasi dengan EI Squad”.

Vice President atau VP Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik Rama Yusron Harbiansyah, yang mewakili Direksi, menyampaikan bahwa kehadiran karyawan milenial dalam Employee Influencer (EI) Squad di Tawangmangu bertujuan untuk memahami kebutuhan petani bawang putih. Selain itu, mereka juga mencari solusi terhadap masalah-masalah yang mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Temuan di lapangan ini bisa menjadi pertimbangan bisnis yang berharga bagi perusahaan, sehingga solusi yang kami tawarkan benar-benar memberikan dampak positif, baik bagi produktivitas maupun kesejahteraan petani. Dengan demikian, keterlibatan karyawan milenial ini sekaligus memperkuat posisi Petrokimia Gresik sebagai Solusi Agroindustri,” tandas Rama setelah membuka acara itu beberapa waktu lalu. 

Rama menambahkan, kegiatan ini juga menghadirkan Mobil Uji Tanah atau MUT, yang memberikan layanan uji tanah gratis kepada petani Tawangmangu. Dalam waktu singkat, petani dapat mengetahui kondisi tanahnya dan mendapatkan rekomendasi pemupukan yang tepat sesuai dengan kandungan hara dan kebutuhan tanaman mereka.

“Dengan pemupukan yang presisi sesuai rekomendasi, budidaya bawang putih menjadi lebih efisien dan efektif, hasil yang optimal, meningkatkan kesejahteraan petani, dan tentunya membangun keberlanjutan bagi pertanian di Tawangmangu,” ujar Rama.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam program ini, EI Squad berkolaborasi dengan program Maxpro, yang sudah dijalankan Petrokimia Gresik di 52 lokasi di seluruh Indonesia.

Maxpro, akronim dari Makmur Express Promotion, bertujuan memperkenalkan produk berkualitas dari Petrokimia Gresik yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Harapannya, manfaat dari produk tersebut dapat dirasakan oleh lebih banyak petani di berbagai daerah.

Menariknya, tambahnya, EI Squad juga mengikuti permainan dengan 100 petani yang hadir. Mereka membangun kedekatan bersama para pahlawan pangan tersebut dengan harapan untuk semakin memahami kebutuhan dan harapan mereka.

“Saya harap dengan cara informal bermain dan berbincang santai bersama di tepi area pertanian ini, bisa didapatkan komunikasi dua arah yang cair dan santai, sehingga keluhan dan masukan-masukan para petani akan lebih terbuka kepada kami,” ujar Rama.

EI Squad sendiri merupakan program pengembangan yang membentuk karyawan terpilih menjadi influencer yang aktif menyebarkan informasi positif tentang perusahaan. Beberapa tugas utama EI Squad meliputi penyebaran informasi penting perusahaan kepada internal unit kerja serta menjadi representasi perusahaan dalam menyebarkan citra positif kepada audiens yang lebih luas. 

Selain itu, EI Squad juga berperan sebagai support sistem dalam mitigasi dan penanggulangan krisis citra perusahaan.

“Media sosial telah menjadi platform penting dengan dampak signifikan dalam berkomunikasi. Hampir setiap pengguna smartphone memiliki akun media sosial yang dimanfaatkan untuk personal branding, mencari, maupun menyebarkan informasi. Perkembangan inilah yang kini kami optimalkan untuk membangun citra positif perusahaan melalui EI Squad. Dan kini, EI Squad hadir langsung untuk petani di Tawangmangu,” ujar Rama.

Sementara itu, momen ini juga dioptimalkan oleh Petrokimia Gresik untuk memberikan sosialisasi dan mengedukasi para petani untuk bisa membedakan mana pupuk bersubsidi yang asli dan mana yang palsu. 

Dengan demikian, para petani bawang putih yang juga terdaftar sebagai petani penerima pupuk bersubsidi tidak mudah tertipu dan bisa merasakan keandalan dari pupuk bersubsidi yang asli sebagai upaya untuk menjaga ketahanan pangan nasional. (yad) 

EI Squad Petrokimia Gresik Turun Gunung Serap Aspirasi Petani Bawang Putih Tawangmangu Selengkapnya

Petrokimia Gresik dan Djarum Kolaborasi,Panen Tembakau Melimpah, Petani Grobogan Semringah 

GRESIK,1minute.id – Petani tembakau di Grobogan, Jawa Tengah semringah. Sebab, hasil panen mereka melimpah. Peningkatan hasil panen dsn kesejahteraan petani tembakau itu saat melakukan “Panen Raya Program Makmur” di Desa Telawah, Kecamatan  Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah akhir pekan lalu. 

Panen Raya Program Makmur itu, kolaborasi antara Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia dengan PT Djarum.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas dan kualitas tembakau hasil Program Makmur ini mencapai 100 Kg/Ha berat kering dan rendemen sebesar 1 – 2 persen dibandingkan musim tanam sebelumnya.

“Dengan hasil panen yang semakin melimpah dan rendemen yang juga semakin bagus, pendapatan petani juga meningkat. Dengan demikian dapat meningkatkan kesejahteraan bagi petani tembakau di Grobogan,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, kerja sama Program Makmur dengan PT Djarum ini merupakan tahun kedua. Dimana tahun pertama dilakukan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan dan kebermanfaatan dari kerja sama ini diperluas untuk petani binaan PT Djarum di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk di Grobogan.

Data Badan Pusat Statistik atau BPS menyebut, volume produksi tembakau Indonesia pada 2023 mencapai 238,8 ribu ton, naik 7,62 persen dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Dimana Jawa Tengah menjadi penyumbang terbesar ketiga dengan produksi mencapai 52,7 ribu ton.

“Harapannya, petani di Jawa Tengah bisa menduplikasi budidaya yang telah kami terapkan di Grobogan. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, kontribusi Jawa Tengah sebagai penghasil tembakau nasional juga dapat ditingkatkan,” harap Dwi Satriyo.

Program Makmur sendiri merupakan inisiatif strategis dari Menteri BUMN, Erick Thohir, yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan, dari hulu hingga hilir. Program ini dimulai sebagai bagian dari transformasi Kementerian BUMN Republik Indonesia, yang dilaksanakan oleh Pupuk Indonesia Grup bersama tujuh BUMN lainnya, termasuk Petrokimia Gresik. Dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, Program Makmur mencakup berbagai aspek pertanian, baik on farm maupun off farm.

Program Makmur juga menciptakan ekosistem pendukung yang melibatkan banyak stakeholder. Antara lain, lembaga perbankan untuk pembiayaan, lembaga asuransi untuk perlindungan risiko, hingga offtaker yang menjamin pasar bagi hasil pertanian.

Dwi Satriyo menjelaskan, dalam kerja sama ini Petrokimia Gresik berperan memberikan jaminan penyediaan pupuk nonsubsidi kepada petani tembakau binaan PT Djarum. Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan kegiatan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, pengendalian hama dan penyakit serta uji tanah oleh petugas Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik. 

Adapun pemupukan berimbang yang direkomendasikan pada Program Makmur di Grobogan ini yaitu pupuk ZA sebanyak 400 Kg/Ha, SP-36 200 Kg/Ha, dan ZK 200 Kg/Ha.

Petani dalam budidaya ini memperoleh rekomendasi pemupukan berimbang, sehingga lebih presisi, efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan tanaman. Hasilnya pun semakin optimal untuk pendapatan yang lebih baik. “Melalui program ini, kami tidak hanya memberikan solusi untuk permasalahan pertanian saat ini, tetapi juga mempersiapkan sektor pertanian Indonesia untuk masa depan yang lebih cerah,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu petani Program Makmur di Grobogan, Khumaidi menyampaikan terima kasih atas program yang memberikan solusi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani ini. Menurutnya rekomendasi pemupukan yang diberikan Petrokimia Gresik juga mampu meningkatkan kualitas dan bobot daun yang dipanen.

“Pupuk yang kami gunakan memang menggunakan pupuk nonsubsidi yang harganya lebih mahal, tapi dengan hasil panen yang lebih melimpah dan kualitas daun yang lebih bagus maka pendapatan yang kami dapatkan juga lebih besar,”  ujarnya. (yad) 

Petrokimia Gresik dan Djarum Kolaborasi,Panen Tembakau Melimpah, Petani Grobogan Semringah  Selengkapnya

PLN Akuisisi Beban Listrik Petrokimia Gresik hingga 11,4 MW dan Kerjasama Layanan REC dengan PT Smelting

GRESIK,1minute.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distrihusi atau UID Jawa Timur  melanjutkan akuisisi beban listrik PT Petrokimia Gresik dengan kapasitas 11,4 Mega Watt (MW) pada 20 Agustus 2024. 

PT PLN (Persero) UID Jawa Timur dengan PT Petrokimia Gresik tersebut, telah disepakati kerjasama lanjutan untuk pengalihan listrik mandiri Konsumen Tegangan Tinggi PT Petrokimia Gresik hingga akhir 2026 mendatang.

Senior Manager Niaga PT PLN (persero) UID JawaTimur Martindar Jalu Respati menjelaskan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan kerjasama PLN dan Petrokimia pada program Incentive Captive Power Acquisition atau akuisisi beban listrik yang telah berjalan sejak 2021. “Melalui layanan Captive Power Acquisition, PT Petrokimia akan kembali mendapatkan insentif tarif listrik sekaligus keandalan pasokan Listrik secara penuh dari PLN terlebih dengan kondisi surplus daya di Jawa Timur,” katanya. 

“Program Captive Power Acquisition ini sekaligus sebagai solusi dari PLN dalam mendukung sektor industri untuk semakin mengoptimalkan produktifitas dan efisiensi biaya produksi sehingga pelaku usaha bisa kian fokus dalam mengelola bisnisnya dan mampu meningkatkan daya saing industri,” imbuhnya.

SVP Perencanaan dan Pengendalian Pemeliharaan PT Petrokimia Gresik Iwan Febrianto, menyatakan kerja sama ini merupakan salah satu wujud sinergi nyata antar BUMN, dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara khusus bagi Petrokimia yang memproduksi pupuk dalam turut mendukung ketahanan pangan nasional. 

“PT Petrokimia sangat puas dengan pelayanan dari PLN dan menjadi semakin yakin untuk terus mempercayakan kebutuhan pasokan tenaga listrik dalam operasional industri kepada PLN sehingga terus mendukung peningkatan efisiensi dan competitive advantage,” kata Iwan.

Dalam kesempatan yang sama, PT Smelting sebuah perusahaan peleburan logam yang berlokasi di jalan Raya Roomo, Kabupaten Gresik, juga turut menyatakan komitmennya dalam penggunaan energi hijau melalui pembelian Renewable Energy Certificate atau REC selama dua tahun hingga 2026.

Environment Administration Section Manager PT Smelting M. Imam Muchsoni menyatakan pembelian REC PLN ini sebagai wujud nyata komitmen PT Smelting untuk berperan aktif mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai Green House Gas Protocol Scope 2.

“Kebutuhan REC ini telah dilayani dengan baik dan cepat oleh PLN UP3 Gresik, dengan pembeliaan REC 100% dari pemakaian tenaga listrik bulanan dari pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) PLTA Cirata (1.008 MW),” terangnya.

Renewable Energy Certificate sendiri merupakan produk layanan PLN bagi pelanggan dalam memudahkan seluruh pelanggan yang membutuhkan pengakuan atas penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) secara transparan, akuntabel dan diakui secara internasional. Setiap sertifikat REC merepresentasikan pemakaian energi listrik per MWh yang digunakan oleh pelanggan telah berasal dari pembangkit listrik non fossil atau EBT.

REC PLN ini diterbitkan melalui sistem tracking elektronik bekerjasama dengan APC-TIGRs yang telah diakui standar internasional. APX Inc. merupakan perusahaan penyedia platform terintegrasi untuk mengakomodir pasar energi dan lingkungan, sedangkan Tradable Instrument for Global Renewables (TIGR) merupakan tracking system atas REC yang diterbitkan dimana setiap sertifikat dilengkapi dengan Serial Number.

“REC sebagai solusi dari PLN untuk mendorong penggunaan energi bersih dengan cara yang praktis, cepat dan akuntabel, yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan PLN,” kata Andi Seno selaku MUP3 Gresik. Ditambahkan bahwa REC yang diterbitkan tidak dapat dibeli atau dipindahtangankan ke pihak lain karena sudah terverifikasi untuk memenuhi standar internasional.

Saat ini telah ada lebih dari 300 Corporate Buyers yang sudah mempercayakan kebutuhan pengurangan emisi karbon dari penggunaan listriknya melalui REC PLN. Dengan meningkatnya antusiasme para pelaku usaha akan produk REC PLN, menunjukkan komitmen bersama dalam mengembangkan kapasitas pembangkit EBT di Indonesia guna mencapai target nasional energi terbarukan sebesar 2% pada 2025. (yad)

PLN Akuisisi Beban Listrik Petrokimia Gresik hingga 11,4 MW dan Kerjasama Layanan REC dengan PT Smelting Selengkapnya

Launching Jersey Dimeriahkan Padi Reborn, Petrokimia Gresik Ikut Sponsori Gresik United  

GRESIK, 1minute.id – Ribuan Ultras maniah memadati Gelora Joko Samudro Sport Center pada Ahad malam, 18 Agustus 2024. Para suporter kesebelasan Gresik United atau GU itu berbaur dengan masyarakat yang hadir untuk menyaksikan secara langsung pengenalan line up dan jersey baru pemain GU yang bakal menjalani kompetisi Liga-2. 

Host yang mengenalkan line up dan jersey pemain GU adalah Suyono. Ada lima warna jersey yang disebut oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik itu yang bakal dipakai oleh pemain GU saat menjalani kompetisi Liga 2 Indonesia edisi 2024/2025. Lima jersey pemain GU yakni, jersey warna hitam, putih, biru, pink serta kuning kombinasi biru. 

Di semua jersey itu, di bagian depan terdapat dua nama sponsor yakni Isoplus dan Phonska Plus. Phonska Plus adalah salah satu merek pupuk produk Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia. 

Manajemen baru dengan mengusung tema “Spirit Of United” yang mencerminkan semangat kebersamaan dalam jiwa dan persatuan yang kuat di antara manajemen, staf pelatih, pemain dan para suporter. Menekankan pentingnya rasa memiliki, kerja sama, tekad kuat, dan dukungan kolektif dalam mencapai tujuan dan meraih kemenangan. Manajemen optimistis bisa mengarungi kompetisi yang lebih baik yakni lolos ke Liga-1. 

LAUNCHING JERSEY: drumer grup band Padi Reborn Surendro Prasetyo atau Yoyo ketika memeriahkan soft launching Gelora Joko Samudro Sport Center dan Launching jersey pemain GU di Gelora Joko Samudro pada Ahad malam, 18 Agustus 2024 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

CEO Gresik United yang baru, Nila Yani Hardiyanti berharap agar proses renovasi segera bisa di selesaikan agar warga Gresik bisa mendukung klub kebanggaanya di kandang sendiri.  Saat ini, Gresik United menjalani kompetisi Liga-2 sementara di Tuban Sport Center karena Stadion Gelora Joko Samudro sedang proses revitalisasi.

“Mohon kepada pemerintah kabupaten Gresik bisa segera menyelesaikan renovasinya. Karena saya yakin seluruh masyarakat Gresik ingin memberikan dukungan kepada klub kebanggaanya di Gelora Joko Samudro,” ujar Nila dalam sambutannya.

Suasana semakin meriah saat Padi Reborn tampil dengan menyanyikan “Sang Penghibur” sebagai lagu pembuka. Selama 60 menit, grup musik pop rock Indonesia yang anggotanya diantaranya terdiri dari Ari Tri Sosianto, Andi Fadly Arifuddin (vokal), Surendro Prasetyo atau Yoyo (drum) dan Satriyo Yudi Wahono atau Piyu (gitar, backing vocal) seakan membius ribuan penonton dengan lagu-lagu hits. Dan, ditutup dengan hits “Begitu Indah”. (yad)

Launching Jersey Dimeriahkan Padi Reborn, Petrokimia Gresik Ikut Sponsori Gresik United   Selengkapnya

Artwear UMKM Binaan Petrokimia Gresik Ramaikan Jember Fashion Carnaval 2024

GRESIK,1minute.id – Jember Fashion Carnaval atau JFC 2024 terasa beda. Event internasional itu lebih meriah. Menariknya lagi ada dua artwear karya UMKM binaan  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bersama Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group dan Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG) turut meramaikan JFC 2024. 

Ikutsertaan Petrokimia Gresik ini sebagai wujud nyata untuk mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM dikenal lebih luas dan Go international. 

Ketua PIKA PG Atiek Dwi Satriyo menyampaikan bahwa dua karya artwear UMKM binaan Petrokimia Gresik ini melenggang di JFC 2024 bersama dengan 20 karya lain dari UMKM binaan Pupuk Indonesia Group. Ini menjadi bukti jika Petrokimia Gresik bersama PIKA PG mendorong UMKM binaan khususnya yang bergerak di wastra atau kain tradisional yang sarat akan makna budaya nusantara untuk go international.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen dalam memajukan UMKM untuk bisa bersaing di pasar global. PIKA PG mengambil peran dengan melakukan pendampingan dan mengikutkan mereka dalam berbagai ajang baik di level nasional maupun internasional,” ujarnya.

Atiek menambahkan jika dua artwear yang ditampilkan Petrokimia Gresik bersama PIKA PG ini terbilang unik, dimana 30 persen bahan yang digunakan adalah hasil daur ulang kantong pupuk yang sudah tidak digunakan. Selain itu, artwear ini di desain langsung oleh tangan kreatif anggota PIKA PG dibawah arahan Atiek Dwi Satriyo serta menggandeng desainer Denny Darmawan dan Imam Syafi’i.

“Kami melihat produk UMKM binaan Pupuk Indonesia bagus-bagus, dan berpotensi untuk tampil di ajang nasional maupun internasional. JFC merupakan salah satu ikon Indonesia di dunia internasional dan masuk dalam “Top 10” event unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 Kemenparekraf RI. Keikutsertaan di JFC 2024 merupakan upaya kami bersama untuk mendorong UMKM perluasan pasar mereka,” terangnya.

Dua UMKM binaan Petrokimia Gresik bersama PIKA PG yang dilibatkan dalam kegiatan ini Batik Bangsawan Tuban dan Tenun Zaenal Gedog Tuban.

“Perusahaan bersama PIKA PG melakukan pembinaan terhadap UMKM melalui peningkatan kompetensi sehingga dapat menghasilkan produk yang bersaing di tingkat nasional maupun global. Pembinaan juga dilakukan dengan mengikutsertakan pelaku UMKM tersebut di sejumlah pameran, khususnya yang berskala dunia,” pungkasnya. (yad)

Artwear UMKM Binaan Petrokimia Gresik Ramaikan Jember Fashion Carnaval 2024 Selengkapnya