Lusa, Pemkab Gresik Kukuhkan Perpanjangan Jabatan 2 Tahun Kades, Mantan Kades “Miliarder” Sekapuk ?

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dikabarkan akan mengukuhkan perpanjangan masa jabatan sebanyak 14 kepala desa pada Senin, 25 Agustus 2025. 

Abdul Halim, mantan Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah dikabarkan tidak termasuk dalam daftar kades yang akan menerima “bonus” tambahan 2 tahun masa jabatan itu. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan dikonfirmasi membenarkan adanya rencana pengukuhan perpanjangan masa jabatan 2 tahun kepala desa. 

“Iya benar,” kata Abu Hassan melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Akan tetapi, Abu Hassan menolak menjawab apakah Abdul Halim termasuk di dalam 14 kades yang mendapatkan “bonus” tambahan 2 tahun masa jabatan kepala desa tersebut. “Untuk itu (Desa Sekapuk, Red) jawabnya besok saja (Senin),” elaknya. 

Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal bina Pemerintahan Desa kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota Nomor 100.3/4179/SJ Tanggal 31 Juli 2025 Perihal Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa disebutkan Kepala Desa yang berakhir masa jabatannya terhitung sejak tanggal 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024, serta belum dilakukan pemilihan Kepala Desa berdasarkan Undang – Undang 6 Tahun 2024, dapat diperpanjang masa jabatannya. 

Bupati atau Wali Kota melakukan pengukuhan paling lama pada minggu keempat bulan Agustus 2025 dengan perpanjangan paling lama 2 tahun terhitung sejak waktu pengukuhan ; Bupati atau Wali Kota, melaporkan hasil pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa kepada Menteri Dalam Negeri pada minggu keempat bulan Agustus 2025.

Data yang dihimpun 1minute.id , di Kabupaten Gresik sebanyak 27 kepala desa kosong. Rinciannya, 15 desa memenuhi persyaratan karena habis masa jabatan pada rentang 1 November 2023 sampai dengan 31 Januari 2024. Serta 8 Desa direncanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan 4 Kepala Desa Antar Waktu yang menunggu pencabutan moratorium Pemilihan Kepala Desa oleh Kementerian Dalam Negeri.

Data yang dihimpun 1minute.id , sebanyak 14 kepala desa tersebar beberapa Kecamatan. Yaitu, Kecamatan Manyar ada 2 Kepala Desa ; Kecamatan Duduksampeyan (2) ; Menganti (2) ;  Kecamatan Sidayu (2) dan Kecamatan Ujungpangkah (2). Kemudian, Kecamatan Kedamean, Kecamatan Wringinanom, Kecamatan Dukun , dan Kecamatan Bungah, masing-masing satu desa. (yad)

Lusa, Pemkab Gresik Kukuhkan Perpanjangan Jabatan 2 Tahun Kades, Mantan Kades “Miliarder” Sekapuk ? Selengkapnya

Kades Ditahan, Kepala Dinas PMD : Roda Pemerintahan Dikendalikan Sekdes Roomo 

GRESIK,1minute.id – Rusdiyanto menjalani hidup sementara di tahanan. Kejaksaan Negeri (Kejari) menahan Kepala desa (Kades) Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dua periode itu karena disangka melakukan  korupsi. Korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) setempat. 

APBDes periode 2016, 2017 dan 2018. Audit Inspektorat Pemkab Gresik menemukan kerugian negara Rp 270 juta. Rusdiyanto ditahan di rumah tahanan (Rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik mulai Senin, 29 Agustus 2022 sekitar pukul 15.30 WIB. 

Bagaimana pelayanan administrasi paska Rusdiyanto ditahan? Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan mengatakan, untuk menjalankan roda pemerintahan desa secara otomatis dikendalikan oleh sekretaris desa (sekdes).

“Sambil menunggu usulan Camat kepada  bapak Bupati  untuk penentuan PJ kadesnya,”kata Abu Hassan dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Selasa, 30 Agustus 2022. Hari ini pertama pelayanan administrasi di Desa Roomo tidak terganggu. 

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin N Wanda mengatakan, penahanan tersangka selama 20 hari kedepan. Penahanan dilakukan mulai 29 Agustus sampai 17 September 2022. Penahanan dilakukan untuk kepentingan subjektif dan objektif penyidik yakni untuk kepentingan penyidikan ; tidak mengulangi tindak pidana lagi ; tidak melarikan diri ;  tidak menghilangkan barang bukti (barbuk) dan tidak memengaruhi saksi-saksi. 

Tersangka kami jerat Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang pemberantasan tindak pidana korupsi. “Untuk pasal 2 ancaman hukuman minimal 4 tahun , maksimal seumur hidup dan atau 20 tahun,”ujar Alifin yang didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah pada Senin, 29 Agustus 2022.

Seperti diberitakan, Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik menahan Rusdiyanto pada Senin, 29 Agustus 2022. Kepala Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik digelandang ke Rumah Tahanan (Rutan) Gresik sekitar pukul 15.30 WIB.

Tersangka dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Desa (APBDes) Roomo periode 2016, 2017 dan 2018. “Saya luruskan ya. Tersangka R (Rusdiyanto,Red) diduga menyalagunakan APBDes. Bukan Anggaran Dana Desa (ADD),”kata Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah di kantornya pada Senin, 29 Agustus 2022. Berdasarkan audit Inspektorat Pemkab Gresik ada potensi kerugian negara sebesar Rp 270 juta. (yad)

Kades Ditahan, Kepala Dinas PMD : Roda Pemerintahan Dikendalikan Sekdes Roomo  Selengkapnya

Sebulan Pulbaket dan Puldata Pelantikan 47 Kades, Kasi Intelijen Kejari Gresik ; Tidak Menemukan Unsur Pidana di Dinas PMD

GRESIK,1minute.id – Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) merampungkan proses pengumpulan bahan keterangan dan pengumpulan data (pulbaket dan puldata) terkait dugaan pungutan liar dalam pelantikan 47 kepala desa (Kades) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik. 

Setiap Kades dibebani pembelian atribut hingga pigura senilai Rp 900 ribu. Rinciannya, untuk pembelian barang pangkat dinas upacara (PDU) Kades Rp150 ribu, tanda jabatan PDU Rp150 ribu, Korpri Rp35 ribu, nametag Rp 25 ribu, cetak foto dan pigura 16R serta penyerahan SK Rp 250 ribu, cetak foto dan pigora penyematan emblem Rp 250 ribu, compact disk dan lain-lain (cetak stiker nama serta tempatnya) Rp 40 ribu.

Selama sebulan tepatnya 14 hari efektif, tim seksi Intelijen yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah 

melakukan pulbaket dan puldata telah memintai keterangan 54 orang saksi. Termasuk Plt Kepala Dinas PMD Gresik Suyono. Jaksa juga melakukan penelisikan rancangan anggaran belanja (RAB) anggaran pelantikan 47 kepala desa yang dilakukan di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 20 April 2022.

Hasilnya? “Kami belum menemukan adanya indikasi tindak pidana didalamnya (penarikan atribut dalam pelantikan 47 kepala desa),”ujar Deni Niswansyah dalam Konferensi Pers di Aula Kantor Kejari Gresik pada Selasa, 21 Juni 2022.

Karena unsur dugaan tindak pidana tidak ditemukan, lanjut Deni, pihaknya akan menyerahkan hasil pulbaket dan puldata yang telah dilakukan kepada Inspektorat Kabupaten Gresik.  “Dalam 2 hari atau 3 hari kedepan, hasil pulbaket dan puldata kami serahkan ke Inspektorat,”tegasnya.  Mengapa hasil pulbaket dan puldata diserahkan kepada Inspektorat? Deni menyatakan, salah satu kewenangan Inspektorat adanya pengendalian internal terhadap aparatur sipil negara (ASN). 

Deni menyebutkan pulbaket dan puldata yang dilakukan membutuhkan waktu lama. Sebab, pihaknya harus memeriksa 54 orang saksi, mencari dan membandingkan harga atribut ke Surabaya. “Karena itu lah pulbaket dan puldata cukup lama. Sekitar 1 bulan. Tapi, lebih tepatnya 14 hari kerja,”tegas.

Seperti diberitakan, Pelantikan 47 kades hasil pemilihan serentak menimbulkan polemik. Pasalnya, dalam prosesi pelantikan yang sakral itu setiap kepala desa (Kades) terpilih dibebani biaya Rp 900 ribu. Uang tersebut digunakan untuk pembelian atribut dan kelengkapan lainnya. Dinas PMD Gresik menyebutkan pembelian atribut itu usulan dari para kepala desa terpilih. Sehingga proses pelantikan yang sakral bagi kades terpilih bisa memakai kelengkapan yang seragam. Kejaksaan Negeri Gresik turun tangan untuk melakukan penelisikan terkait dugaan adanya pungutan liar. Setelah menjalani penelisikan selama sebulan tidak ditemukan adanya dugaan tindak pidana. 

Data dan Fakta Kades Terpilih 

Jumlah  : 47 47 Kepala Desa (Kades) Jenis Kelamin  : 2 perempuan, 45 Laki-laki Pendidikan : 5 SMP ;  30 SMA ; 5 Diploma-1 ; 6 Sarjana dan 1 Pasca Sarjana Tertua  : Khambali,  63, Kades Randuagung, Kecamatan Kebomas Termuda : Leo Wira Hardiono, 27, Kades Madumulyorejo, Kecamatan Dukun. (yad)

Sebulan Pulbaket dan Puldata Pelantikan 47 Kades, Kasi Intelijen Kejari Gresik ; Tidak Menemukan Unsur Pidana di Dinas PMD Selengkapnya

Pilkades Gresik Serentak Aman dan Kondusif, Ini Kades Terpilih 


GRESIK,1minute.id –  Perhelatan pemilih kepala desa serentak berjalan lancar pada Sabtu, 26 Meret 2022. Kekhawatiran sejumlah pihak terkait ancaman gangguan kamtibmas antarpendukung calon kepala desa tidak terbukti. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik lega. Kini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik menunggu pengajuan dari panitia pemilih dan badan permusyawaratan desa (BPD). “Alhamdulillah, pilkades serentak berlangsung aman, tertib dan kondusif,”kata Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu, 27 Maret 2022.

Grafis Pilkades serentak di Kabupaten Gresik pada Sabtu, 26 Maret 2022 ( Data diolah 1minute.id )

Ia mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilih dan bisa menjaga kamtibmas Gresik tetap kondusif.  “Proses demokrasi mulai pra pilkades hingga penghitungan suara bisa lancar dan aman karena masyarakat semakin dewasa berpolitik. Saya ucapkan terimakasih,”tegas Suyono yang juga Asisten II Setkab Gresik itu.  

Grafis Kades Terpilih dalam Pilkades serentak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu, 26 Maret 2022 (Data diolah 1minute.id)

Saat ini, kotak dan surat suara sudah disimpan di Kecamatan masing-masing. “Kotak suara hasil pilkades dijaga fokopimcam,”tegas mantan Kabag Humas dan Protokol Setkab Gresik itu. Ada pun daftar kepala desa (kades) terpilih sebagai berikut. (lihat grafis). (yad)

Pilkades Gresik Serentak Aman dan Kondusif, Ini Kades Terpilih  Selengkapnya

1.316 Personil Amankan Pilkades Serentak Gresik, Sabtu Besok

GRESIK,1minute.id –  Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak digelar Sabtu besok, 26 Maret 2022. Sebanyak 125 calon kepala desa (cakades) yang ikut kontestasi pesta demokrasi di tingkat desa. Ratusan cakades itu berkompetisi untuk mengisi 47 kepala desa yang tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik itu.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik telah matang mempersiapkan gelaran pilkades serentak itu. Ratusan personil pengamanan Pilkades Serentak telah digeser ke sejumlah desa setelah neraka mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades 2022 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 25 Maret 2022.

Pemimpin apelnya adalah tiga pilar, yakni Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan dalam rangka pengecekan kekuatan personil yang akan di BKO-kan ke Polsek Jajaran dalam rangka mendukung pengamanan Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Gresik pada Sabtu besok, 26 Maret 2022.

Polres Gresik menggerahkan sebanyak 1.316 personil untuk pengamanan Pilkades di 47 Desa tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik. Rincianya, 566 personil dari Polres Gresik, 100 personil BKO Brimob Polda Jatim, 100 personil BKO Samapta Polda Jatim 100 personil dan 550 personil dari 14 Polres di jajaran Polda Jatim. Jumlah pengamanan belum termasuk dari Linmas dan TNI.

“Kita berharap, pelaksanaan pesta demokrasi Pilkades serentak berjalan lancar, aman dan damai, serta terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. 

Kapolres Gresik AKBP Nur Azis berpesan, pelaksanaan apel kali ini dilaksanakan sebagai upaya konsolidasi hasil latihan pra operasi serta final checking terhadap kesiapan seluruh satuan, personil, peralatan dan tak kalah pentingnya adalah untuk sinergitas dengan instansi terkait/lintas sektoral baik dari unsur TNI, Pemda serta dukungan komponen lainnya.

“Kondisi tersebut tidak akan terwujud begitu saja, namun diperlukan suatu proses yang harus disiapkan sejak awal agar seluruh tahapan pelaksanaan pengamanan Pilkades serentak di Kabupaten Gresik 2022 dapat berjalan aman, tertib sukses dan damai,”harap Nur Aziz. 

Ia mengimbau kepada seluruh anggota yang terlibat pengamanan Pilkades serentak 2022 agar dalam pelaksanaan pengamanan di lapangan jangan underestimate. “Setiap permasalahan yang timbul agar diselesaikan secara profesional sesuai dengan ketentuan dengan tetap berpegangan pada peraturan,”pesannya. 

Usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades di halaman Kantor Bupati Gresik , ribuan personil di geser ke Mapolsek sebelum menuju ke desa-desa yang menggelar Pilkades serentak. Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, salah satunya. 

Di Desa Sumurber terdapat 4 cakades yang ikut kontestasi dalam Pilkades serentak ini. Mereka adalah nomor urut 1 Musa Al Asy’ari ; nomor urut 2 Hunaifi ; nomor urut 3 Abd Fadlol dan nomor urut 4 Enni Faridah. Empat cakades itu berusaha merebut hati 3.549 orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tersebar di 8 tempat pemungutan suara (TPS).

Seperti diberitakan, Pilkades serentak 2022 digelar pada Sabtu, 26 Maret 2022. Pilkades digelar di 47 desa di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik.  Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik sebanyak 303 tempat pemungutan suara (TPS), 126.281 Daftar pemilih tetap (DPT) dan 125 calon kepala desa (Cakades). (yad)

1.316 Personil Amankan Pilkades Serentak Gresik, Sabtu Besok Selengkapnya

Suyono : Jaga Kondusifitas, Taati Tatib Dalam Pilkades Serentak di Gresik

GRESIK,1minute.id  – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) seretak di Kabupaten Gresik dihelat pada Sabtu, 26 Maret 2022. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik ada 47 desa tersebar di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. 

Sebanyak 303 tempat pemungutan suara (TPS), 126.281 Daftar pemilih tetap (DPT) dan 125 calon kepala desa (Cakades). Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Suyono mengatakan, semua persiapan untuk pilkades serentak di 47 desa tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik telah kelar. 

“Pilkades serentak bisa digelar sesuai jadwal, 26 Maret 2022,”kata Suyono dikonfirmasi melalui seluler pada Kamis, 24 Maret 2022. Ia menghimbau kepada semua calon kepala desa (Cakades) untuk ikut menjaga kondisi kamtibmas yang kondusif di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Caranya, imbuh Asisten I  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik itu,  mentaati tata tertib (tatib)  sehingga ikut menjaga situasi kondusif di Kabupaten Gresik ini. 

“Melaksanakan Pilkades dengan tertib kepada pendukung masing-masing. Semoga bisa muncul pemimpin yang amanah,”pesan mantan Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik ini. Selain itu, Ia meminta para pendukung cakades untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). “Memakai masker,”katanya. 

Seperti diberitakan, Kecamatan Cerme terbanyak menggelar Pilkades. Ada lima desa yang bakal melakukan pemilihan. Lima desa itu yakni Desa Padeg ;  Pandu ; Guranganyar ; Sukoanyar dan Dampaan. Sedangkan,  Kecamatan Kebomas, Manyar dan Kedamean, masing-masing empat desa yang bakal melakukan pemilu tingkat desa tersebut. Empat desa di Kecamatan Kebomas adalah Sekarkurung ; Dahanrejo ; Randuagung dan Sukorejo.

Berikutnya, Kecamatan Manyar ada Desa Yosowilangun ; Manyarrejo ; Banyuwangi dan Betoyo Kauman. ” Untuk 15 Kecamatan lainnya ada satu hingga tiga desa yang bersiap melakukan Pilkades,”kata Plt PMD Gresik Suyono dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 8 Februari 2022. (yad)

Suyono : Jaga Kondusifitas, Taati Tatib Dalam Pilkades Serentak di Gresik Selengkapnya