Tiga Pemuda Gresik Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Gresik Kota. Siapa Mereka?

GRESIK,1minute.id – Tigaalap-alap sepeda motor dibekuk tim reserse kriminal Polres Gresik dan Polsek Kota Gresik. Tiga tersangka pencurian sepeda motor atau curanmor itu adalah warga Kabupaten Gresik. 

Siapa mereka? Ia adalah Aris Cahyo Utomo, 28, warga Jalan KH. Kholil, Kelurahan Pekelingan dan Alfian, 23, tinggal di Jalan Harun Thohir, Desa Pulopancikan. Sedangkan, penadah hasil kejahatan bernama Badrus Sholeh, 25, warga Jalan Sindujoyo, Kelurahan Kroman, Kecamatan Gresik.

Kini ketiga tersangka curanmor yang meresahkan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di markas Polisi Sektor atau Mapolsek Kota Gresik. Ketiga tersangka ditengarai berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto, perburuan terhadap pelaku curanmor ini bermula dari laporan Mutiyah, 38 tahun. Sepeda motor Honda Scoopy nopol W 5874 DS raib saat di parkir di samping rumahnya di Jalan KH Kholil, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 20 Juli 2024 sekitar pukul 23.00 WIB.

Pada Senin, 22 Juli 2024 sekitar pukul 05.00 WIB atau badal Subuh, korban Mutiyah hendak memakai motor kesayangan itu. Akan tetapi, perempuan 38 tahun kaget. Sebab, motor matik miliknya tersebut telah raib. Ia pun celingukan ke kanan dan ke kiri. Tanya tetangga tidak ada yang mengetahui. Ia pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gresik Kota berada di Jalan Basuki Rahmat, Gresik atau sekitar 3 kilometer dari rumah korban. 

Iptu Suharto, Kapolsek Gresik Kota dibantu oleh tim reserse mobile alias resmob Satreskrim Polres Gresik melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dengan memeriksa sejumlah kamera pengintai atau closed circuit television atau CCTV sekitar lokasi kejadian. Dalam kamera pengintai mendapati ciri-ciri pelaku yakni memakai sweeter warna hijau dan topi warna putih. 

Berdasarkan ciri-ciri tersebut, mengarah kepada terduga pelaku Aris Cahyo Utomo, tetangga korban. “Kamis dini (25 Juli 2024 pukul 02.00 WIB,Red) kami melakukan penangkapan di rumahnya,” kata Iptu Suharto pada Jumat, 26 Juli 2024. Tersangka Aris menjalani pemeriksaan kemudian “bernyanyi”. Ia mengaku tidak sendirian. Ia bersama dengan Alfian, warga Harun Thohir, Pulopancikan, Gresik. 

Dari kedua tersangka itu, kemudian muncul nama Badrus Sholeh, penadah motor hasil curian. “Ketiga tersangka berhasil kami amankan,” tegasnya. Dalam penyergapan secara maraton itu tim gabungan Polsek Gresik Kota dan Satreskrim Polres Gresik itu juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy W 5874 DS rakitan 2016, warna Biru Silver, dua buah plat nomor W 5874 DS, satu buah kaos sweeter warna hijau, satu buah celana training warna abu-abu, dan satu buah topi warna putih. “Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP,” katanya. (yad)

Tiga Pemuda Gresik Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi Gresik Kota. Siapa Mereka? Selengkapnya

Apel Dulu, Lalu Sidak Gawai Anggota Polres, Antisipasi Judol

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap handphone para personilnya pada Selasa, 9 Juli 2024. Sidak gawai ini dilakukan di depan Mapolres Gresik ini dengan tujuan untuk memberantas peredaran dan mencegah penggunaan aplikasi judi online atau judol di kalangan aparat penegak hukum atau APH.

Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro didampingi Kasi Propam Ipda Munif, menjelaskan tujuan diadakannya sidak  dilakukan untuk menindaklanjuti perintah Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto terkait pencegahan anggota Polri dan ASN bermain judi online.

Sidak ini dilakukan setelah apel pagi, di mana puluhan handphone personil Polri maupun ASN diperiksa oleh tim Propam Polres Gresik. Petugas memeriksa satu per satu handphone untuk memastikan tidak ada aplikasi judi online yang terpasang.

Menurut Kompol Danu, sidak ini merupakan langkah preventif untuk mencegah anggota Polri dan ASN terjerumus ke dalam perjudian online.  “Judi online dapat merusak citra Polri dan ASN, serta dapat berakibat fatal bagi yang terlibat,” tegas Kompol Danu.

Lebih lanjut, Kompol Danu menghimbau kepada seluruh personil Polres Gresik untuk menjauhi segala bentuk perjudian, baik online maupun offline. “Mari kita jaga marwah dan citra Polri dengan menjauhi perjudian,” pungkasnya.

Sidak handphone ini merupakan bagian dari upaya Polres Gresik untuk menciptakan institusi Polri yang bersih dan profesional. Dengan memberantas judi online di kalangan internal, diharapkan Polri dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam memerangi perjudian.

Sejatinya, segala bentuk perjudian telah dilarang di Indonesia. Larangan itu termaktub dalam kitab Undang-undang Hukum Pidana atau KUHP pasal 303 dan pasal 303 bis. Pasal 303 ayat (1) para pelaku judi dapat diancam pidana penjara minimal 10 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 25 juta. Sedangkan, dalam ketentuan pasal 303 bis ayat (1) KUHP mengatur ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun atau denda maksimal Rp 10 juta. (yad)

Apel Dulu, Lalu Sidak Gawai Anggota Polres, Antisipasi Judol Selengkapnya

Cegah Laka Lantas,  Polisi Ngecor Jeglongan Jalan Deandles

GRESIK,1minute.id – Anggota Polisi Sektor (Polsek) Manyar turun jalan pada Jumat, 4 Februari 2022. Mereka turun jalan bukan untuk mengamankan unjukrasa. Tapi,  anggota Polsek Manyar itu turun jalan untuk ngecor jalan berlubang. Di ruas Jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Jalan nasional di pantai utara (Pantura) di Kota Santri-julukan lain-kabupaten Gresik itu. 

Puluhan jeglongan di cor dengan adonan semen itu berada di jembatan Sukomulyo. Ngecor jalan deandles itu dipimpin oleh Kanit Binmas Aiptu Rozi dan Bripka Hadi Supriyanto. Mereka mengaduk material pasir, batu koral dan semen diatas gerobak roda tiga menggunakan cangkul.

Adonan semen itu kemudian dimasukkan ke lubang jalan berukuran lebar 15 centimeter dan panjang 3 meter yang membujur di bahu jembatan itu.Penambalan jalan lubang itu untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Penambalan jalan lubang itu menuai respon positif dari pengguna jalan. “Saya acungi jempol,”puji Edi Purwanto, 45 tahun.  

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, pengecoran jalan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. “Saya perintahkan anggota untuk melakukan penambalan sementara. Aspal jalan sudah banyak yang berlubang besar berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas,”kata  Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk cepat dilakukan perbaikan. (yad) 

Cegah Laka Lantas,  Polisi Ngecor Jeglongan Jalan Deandles Selengkapnya

Nakes Naik Pikap Ajak Masyarakat untuk Vaksin


GRESIK,1minute.id – Pagebluk corona belum ada tanda-tanda berakhir. Setiap hari selalu ada penambahan kasus dan sembuh baru. Sinergitas semua elemen masyarakat diperlukan untuk menghambar persebaran wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Seperti yang dilakukan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Puskesman Alun-alun Gresik pada Senin, 7 Juni 2021. Nakes Puskesmas Alun-alun Gresik bersama anggota Koramil, Polsek dan Trantib Kecamatan Gresik naik mobil pikap menggunakan pengeras suara mengajak masyarakat untuk vaksinasi.

Mereka tidak hanya membawa pengeras suara. Juga membentangkan bener, poster yang isinya mengajak masyarakat untuk vaksinasi. Serta atribut menyerupai suntik vaksin. Mereka keliling Kota Gresik, berangkat dan finish dari Puskesmas Alun-alun Gresik. Kemudian keliling menuju  Jalan Pahlawan, Panglima Sudirman – Kapten Dulasim –  Amak Kasim – Harun Thohir dan Pelabuhan Gresik.

Neneng Rahayu, salah satu nakes Puskesmas Alun Alun Gresik mengatakan kegiatan bersama 3 pilar  untuk sosialisasi vaksin Covid- 19. “Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mau berbondong bondon vaksin ke Balai Desa, Balai Kelurahan, maupun ke Puskesmas terdekat,”ujar perempuan 40 tahun yang juga koordinator aksi sosialisasi vaksinasi Covid-19 pada Senin, 7 Juni 2021.

Neneng melanjutkan, ia dan temannya terpanggil  turun langsung  untuk menepis kabar hoax yang beredar di masyarakat mengenai vaksin agar masyarakat percaya akan manfaat untuk mencegah penularan Covid-19. “Kendalanya memang seperti itu, karena itu kita harus terjun langsung ke lapangan sosialisasi, karena banyak masyarakat yang masih galau terkait vaksinasi atau pun efek dari vaksinasi itu seperti apa,” terangnya. (yad)

Nakes Naik Pikap Ajak Masyarakat untuk Vaksin Selengkapnya

Biang Macet dan Potensi Kecelakaan, Polisi Hentikan Pekerjaan Pemasangan Pipanisasi SPAM BGS


GRESIK,1minute.id – Polisi menghentikan proyek sistem penyedian air minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) di Jalan Raya Manyar pada Selasa, 16 Maret 2021.

Pasalnya, proyek pipanisasi berdiameter 1.100 milimeter itu menyebabkan kemacetan lalu lintas di jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) itu. Selain menyebabkan kemacetan, proyek tersebut membahayakan pengguna jalan alias pengendara.

Sebab, tanah bekas galian berlumpur dan nyaris memenuhi badan jalan setelah diguyur hujan.
Sejumlah anggota Polsek Manyar dan Trantib Kecamatan Manyar mendatangi para pekerja pemasanngan pipanisasi yang sedang beraktivitas di jalan nasional itu. 

Sejumlah pekerja lain melakukan pengeboran bawah tanah yang menyeberangi ruas jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar itu. Anggota Polsek Manyar dengan didampingi petugas Trantib Kecamatan Manyar meminta para pekerja menghentika pengerjaan tersebut. 

Petugas menyarankan pekerjaan dilanjutkan malam hari untuk menghindari terjadinya kemacetan parah. 

Selain itu, petugas juga menghimbau menambah rambu-rambu agar tidak menimbulkan korban.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana membenarkan anggotanya telah mendatangi lokasi proyek PDAM tersebut.

“Pengerjaan proyek tersebut sudah dua sampai tiga hari dan perlu diketahui akibat proyek yang dikerjakan saat jam kerja sempat terjadi penumpukan kemacetan arus lalin di jalan raya sukomulyo hingga jalan raya manyar akibat pengerjaan proyek tersebut,”ujar Iptu Bima Sakti kepada wartawan pasa Selasa, 16 Maret 2021.

Alumni Akpol 2013 itu menghimbau, demi kepentingan masyarakat terutama pengguna jalan, proyek tersebut dikerjakannya malam hari saja. Dan lumpur yang tersisa segera dibersihkan agar tidak menjadi potensi penyebab Laka Lantas.

“Pihaknya mengupayakan dititik tersebut bisa dilalui dua arah lalu lintas agar tidak sampai terjadi kemacetan,”imbuh perwira dua balok di pundak itu. Lebih lanjut Bima Sakti mengatakan kalau bisa pekerjaan proyek dilakukan diatas jam 18.00 agar tidak terjadi kemacetan saat orang pergi dan pulang kerja. 

“Anggota kami menghimpau ke para pekerja proyek pipa PDAM tersebut untuk meminggirkan alat beratnya agar tidak terjadi kemacematan dan kalo di kerjakan malam pihak kami akan monitoring pengawasannya surat pemberitahuan pekerjaan proyek tersebut juga belum masuk di Polsek,”tandasnya.

Terpisah, Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zahriyah dikonfirmasi 1minute.id mengatakan proyek SPAM BGS itu adalah proyek investasi. “Itu proyek milik PPKT bukan PDAM Giri Tirta,”katanya dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 16 Maret 2021. (*)

Biang Macet dan Potensi Kecelakaan, Polisi Hentikan Pekerjaan Pemasangan Pipanisasi SPAM BGS Selengkapnya

Kali Lamong Meluap, Anggota Polisi dan Koramil Benjeng Bantu Dorong Motor Mogok

GRESIK,1minute.id –  Curah hujan yang tinggi membuat Kali Lamong meluap pada Sabtu, 13 Maret 2021. Air bah kiriman dari kabupaten tetangga itu merambah jalan raya Benjeng-Balongpanggang. Ketinggian air sekitar 50 centimeter.

Sejumlah pengendara motor terlihat menuntun kendaraan karena mogok. Akibatnya, lalu lintas terganggu. Sejumlah personel dari Koramil dan Polsek Benjeng dikerahkan untuk membantu masyarakat dan pengendara yang terjebak banjir Kali Lamong itu. 

Sambil melakukan pengaturan arus lalu lintas, anggota Koramil maupun Polsek Benjeng terlihat membantu mendorong kendaraan yang mogok.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto  melalui Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi mengatakan, banjir yang terjadi kali ini merupakan dampak dari luapan aliran sungai Kali Lamong dan ini sudah terjadi kesekian kalinya awal 2021 ini.

Pihaknya bersama personel Koramil Benjeng turun ke lokasi banjir untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan kemacetan akibat genangan air.  “Semoga keberadaan anggota di sepanjang ruas jalan raya tersebut bisa membantu warga utamanya bagi pengguna jalan yang melintasi area banjir,”kata AKP Sholeh Lukman.

Selain mengantisipasi kemacetan, tambah mantan Kapolsek Panceng itu, penempatan personil juga mengantisipasi timbulnya korban jiwa maupun kerugian harta benda pengguna jalan akibat meluapnya air anak Kali Lamong. (*)

Kali Lamong Meluap, Anggota Polisi dan Koramil Benjeng Bantu Dorong Motor Mogok Selengkapnya

Satu Terduga Pelaku Perundungan Diamankan?

GRESIK,1minute.id –  Polisi bertindak cepat. Sumber menyebutkan salah satu pelaku dugaan perundungan di selasar Alun-alun Gresik itu telah diamankan.  

Sayangnya, polisi masih belum membuka identitas pelakunya tersebut. “Masih dikembangkan,”kata sumber meminta identitasnya tidak disebutkan itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga dikonfirmasi belum menjawab. Konfirmasi 1minute.id dikirim melalui Whatsapp sudah centang dua warna biru.

KUNGFU : satu tendangan ala kungfu dilakukan terduga pelaku perundungan di selasar Alun-alun Gresik kini diselidiki polisi (foto : tangkapan layar)

Seperti diberitakan vidoe dugaan perundungan viral di media sosial (medsos). Dalam vpideo berdurasi 23 detik itu seorang anak perempuan diperkirakan usia belasan tahun menjadi korban perundungan sejumlah remaja putri di selasar Alun-alun Gresik. 

Dalam video itu, anak memakai kaus bercorak garis-garis horisontal di tampar, di tendang sejumlah remaja putri. Meski, korban kekerasan itu sudah terjatuh sambil menutupi wajahnya dengan jilbab warna hitam, pelaku seakan tidak mau memaafkan. Remaja-remaja putri itu semakin beringas. (*)

Satu Terduga Pelaku Perundungan Diamankan? Selengkapnya