Super Women Gagalkan, Aksi Spesialis Pencuri Smartphone di Kos-kosan Putri


GRESIK,1minute.id – Eko Prihantono, alap-alap smartphone kos-kosan putri meringis kesakitan. Lelaki 49 tahun itu dibekuk setelah menggerayangi kamar kos yang ditempati oleh Dina Purnamasari, 33, di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Dua gawai milik korban disita polisi sebagai barang bukti. Korban Dina lega. Sebab, perjuangan super women berhasil. Meski, sebagian anggota tubuhnya memar akibat terseret motor pelaku asal Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Malang sejauh 5 meter. 

Ceritanya, sekitar pukul 12.00, tersangka Eko Prihantono mengendap-endap masuk kamar kos korban Dina Purnamasari di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Siang itu, korban sedang berada di kamar kakaknya. Tatkala, Dina balik ke kamar melihat seorang lelaki misterius keluar kamar kosnya. “Koen sopo (kamu siapa),”tegur Dina.

Lelaki yang belakangan diketahui bernama Eko Prihantono, 49, asal Bululawang, Malang itu memilih kabur dan menstarter motornya. Dina, super women lalu menggandoli bagian belakang motor pelaku. Eko malah tancap gas. Tubuh Dina pun terseret hingga 5 meter. 

Dina pun teriak maling…! Teriakan perempuan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) bagai sebuah komando. Massa yang berada di sekitar lokasi kejadian melakukan pengejaran. Sebagian lainnya menghubungi polisi. Kanitreskrim Polsek Driyorejo Ipda Suhari bersama anggota dibantu massa memblokade akses pelarian pelaku dengan sebatang bambu. Eko pun menyerah.

Massa yang geram lalu menghajar pelaku. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi memgatakan, dalam pemeriksaan tersangka Eko mengaku berulangkali mencuri. “Sasarannya tempat kos-kosan putri memanfaatkan keteledoran penghuninya,”kata Kompol Zunaedi pada Senin, 5 Juli 2021.

Mantan Kasat Binmas Polres Gresik itu mengimbau masyarakat agar jangan teledor. Tetap waspada akan situasi lingkungan sekitar. Jangan memberi kesempatan pada pelaku tindak pidana.”Tersangka dikenakan pasal 365 KUHP, diancam hukuman 7 tahun mendekam didalam penjara”. (yad)

Super Women Gagalkan, Aksi Spesialis Pencuri Smartphone di Kos-kosan Putri Selengkapnya

Jasad Tersangkut Tali Perahu Penyeberangan Aliran Kali Surabaya

GRESIK,1minute.id – Supriyadi ditemukan mengambang di Kali Surabaya di Desa/Kecamatan Driyorejo pada Minggu, 21 Maret 2021. Lelaki 49 tahun asal Desa Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom itu dalam kondisi meninggal dunia. 

Jasad korban ditemukan tersangkut pada perahu penyeberangan Kali Surabaya tepatnya di Desa/Kecamatan Driyorejo. Operator perahu, Sugeng ,50, kaget saat melihat jasad mengapung di sisi barat perahunya. Tubuh korban sudah mengembang. Tubuh korban mengenaskan. 

Diduga korban meninggal lebih dari sehari. Kapolsek Driyorejo AKP M Zunaedi menduga korban kecebur Kali Surabaya di sekitar Wringinanom. Korban kemudiab terbawa arus dari arah barat menuju hilir sungai. Arah timur masuk wilayah Kecamatan Driyorejo. Pihaknya dibantu warga sekitar selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke daratan.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,”kata AKP Zunaidi. Berdasarkan pengakuan pihak keluarga korban hilang sejak Jumat, 19 Maret 2021. “Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Hanya dilakukan visum luar dengan dilampirkan surat pernyataan dari keluarga dan dikuatkan oleh kepala desa setempat,”imbuh mantan Kasat Binmas Polres Gresik itu. (*)

Jasad Tersangkut Tali Perahu Penyeberangan Aliran Kali Surabaya Selengkapnya

Alhamdulillah, Korban Kecebur Sungai Kalimas Ditemukan, Begini Kondisinya

GRESIK, 1minute.id – Kerja keras tim gabungan bersama masyarakat membuahkan hasil. Tim gabungan terdiri Polair Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Driyorejo menemukan Hary Hermawan, 50 tahun.

Korban tenggelam di aliran Kalimas di Desa/Kecamatan Driyorejo itu ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian tempat penyeberangan perahu pada Minggu, 31 Januari 2021.

“Alhamdulillah,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin dikonfirmasi selulernya pada Senin, 1 Februari 2021.

Menurut Kompol Wavek, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Sekitar pukul 11-an tadi,”kata mantan Kapolsek Menganti itu.

Kasat Polair Polres Gresik AKP Masyhur Ade menambahkan pencarian hari kedua dilakukan pagi hari menyusuri aliran sungai Kalimas Surabaya.

Penyisiran dilakukan hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian. Sebab,  arus sungai cukup deras. “(korban) Sudah kami temukan,”kata AKP Ade.

Seperti diberitakan, Hery Hermawan tercebur ke aliran sungai Kalimas Surabaya di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, 31 Januari 2021 pukul 08.00.

Pagi itu,  Hery Hermawan hendak menyeberang menggunakan jasa perahu penyeberangan yang dioperatori Ari Santoso, 57, warga ke Dusun Banjar Anyar , Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan  Taman, Sidoarjo.

Nah, saat menaikki perahu penyeberangan itu, ditengarai korban Hery kehilangan keseimbangan sehingga tercebur ke sungai bersama motornya. (*)

Alhamdulillah, Korban Kecebur Sungai Kalimas Ditemukan, Begini Kondisinya Selengkapnya

Reskrim Polsek Driyorejo Hentikan Pengendara, Ternyata Pengedar Sabu-sabu

GRESIK,1minute.id – Abdul Mujib, pengedar sabu-sabu disergap aparat Polsek Driyorejo, Sabtu 30 Januari 2021. Pemuda 27 tahun dibekuk di gerbang masuk Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Anggota Polsek Driyorejo menghentikan laju pengendara motor Honda PCX warna putih itu.  Sebab,  polisi melihat gelagat pemuda  belakangan di ketahui asal Desa Banyuurip, Driyorejo mencurigakan. “Ngebut,”kata polisi. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin, Sabtu, 30 Januari 2021 sekitar pukul 19.00, sejumlah anggota melakukan penelisikan di Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo. “Ada informasi adanya transaksi narkoba,”kata Kompol Wavek pada Minggu, 31 Januari 2021.

Saat melakukan penyelidikan itu, melihat ada seseorang pengendara motor ngebut. Seperti sedang buru-buru.  Pengendara motor itu masuk ke arah Desa Cangkir. Polisi lalu menghentikan pengendara motor Honda PCX warna putih itu.

Polisi semakin curiga ketika pemuda belakangan diketahui bernama Abdul Mujib itu mencla-mencle. Polisi menggeladah tubuh dan bakasi motor gede itu.  “Kami menentukan satu poket sabu-sabu di dalam kotak rokok,”ujar Wavek.

Kristal bening itu berat 0,30 gram. Polisi sedang melakukan pendalaman untuk mencari bandar gedenya. “Tersangka kami tahan di Mapolsek,”kata mantan Kapolsek Menganti itu. (*)

Reskrim Polsek Driyorejo Hentikan Pengendara, Ternyata Pengedar Sabu-sabu Selengkapnya