Presdir PTFI Jamin Fasilitas Smelter yang Terbakar Aman bagi Kesehatan dan Lingkungan 

GRESIK,1minute.id – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia atau PTFI Tony Wenas akhirnya angkat bicara terkait kebakaran unit Asam Sulfat smelter PT Freeport Indonesia di kawasan KEK JIPPE, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Senin, 14 Oktober 2024.

Dalam unggahan video di Grup WhatsApp atau WAG, Tony Wenas menyatakan api telah berhasil dipadamkan. Lokasi yang terbakar, katanya, tempat pemisahan gas bersih atau Gas Cleaning Plant di Smelter PT Freeport Indonesia. Fasilitas yang terbakar itu, terangnya, memiliki berperan penting operasional yang ramah lingkungan. 

“Fungsinya untuk membersihkan gas SO2 yang keluar dari proses purnish untuk membakar konsentrat yang dapat dikonversi menjadi asam sulfat yang dapat dimanfaatkan antara lain untuk bahan baku pupuk dan lainnya,” terang Tony Wenas dalam video berdurasi 3 menit, 19 detik itu. 

Ia mengatakan, pada awal 2024 telah melakukan semua tahapan komisioning. Dan beberapa kali melakukan tahapan trial and error mulai Juni sampai September 2024 lalu. “Namun, yang terjadi ini (kebakaran) adalah musibah dan menyesali kejadian itu,” ujarnya.

Saat ini, manajamen PTFI sedang sedang melakukan review kembali seluruh proses agar tidak terulang kembali di seluruh wilayah kerja smelter. Review dilakukan dengan bekerjasama dengan Chiyoda sebagai ICP kontraktor, para ahli baik dari Freeport Indonesia, Freeport McMoran dan para konsultan.

Terkait dengan kebakaran tab tim tanggap darurat PT Freeport dengan sejumlah lembaga dan perusahaan sekitar smelter telah berusaha keras untuk mengatasi kebakaran tersebut. “Kami memastikan seluruh karyawan aman dan tidak ada yang cedera dan tidak ada dampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Selain melakukan review menyeluruh, manajemen PTFI juga akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran dan melakukan asesmen terhadap kerusakan yang terjadi dengan harapan di kemudian hari tidak terjadi lagi. “Mengucapkan seluruh pihak yang telah mendukung dalam proses pemadaman api. Terutama Pemkab Gresik, Kota Surabaya dan Pemprov Jatim serta perusahaan yang ada di Gresik,” katanya.

Seperti diberitakan, unit asam sulfat smelter PTFI terbakar dan diaertai adanya ledakan pada Senin, 14 Oktober 2024 sekitar pukul 17.45 WIB. Kobaran api dan asap hitam terlihat dari radius 2 kilometer. Petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Gresik, Kota Surabaya, PT Petrokimia Gresik serta sejumlah perusahaan berhasil memadamkan korban api setelah 3 jam kemudian. Atau sekitar pukul 20.45 WIB.

Dalam unggahan video lainnya, pascakebakaran smelter single line terbesar di dunia yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 23 September 2024, tampak lengang. Di sekitar lokasi kebakaran dipasang pita plastik warna merah dan hitam. Tidak terlihat adanya pekerja yang berlalu lalang. (yad)

Presdir PTFI Jamin Fasilitas Smelter yang Terbakar Aman bagi Kesehatan dan Lingkungan  Selengkapnya

Freeport Indonesia Sumbang 100 Unit Motor Listrik di Program Konversi Kendaraan Listrik Kementerian ESDM

GRESIK,1minute.id –  PT Freeport Indonesia atau PTFI ambil bagian dalam program Konversi 1.000 Sepeda Motor Listrik yang dicanangkan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral guna mendorong transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan. 

“Freeport Indonesia berkomitmen penuh dalam mewujudkan mengurangi emisi gas rumah kaca, mendukung terwujudnya energi bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui dukungan terhadap program Kementerian ESDM ini,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas di acara EV Conversion Forum oleh Kementerian ESDM di Jakarta pada Kamis, 22 Agustus 2024.

Kementerian ESDM menyelenggarakan acara EV Conversion Forum sebagai apresiasi kepada stakeholder dalam Penguatan Kerjasama dan Sosialisasi EV Motor Conversion Race 2024.

Acara ini dibuka oleh Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mewakili Menteri ESDM Bahili Lahadalia. Hadir dalam kegiatan ini berbagai kementerian dan lembaga pemerintah, perusahaan swasta, bengkel Konversi Mitra Kementerian ESDM dan SMK Teknik otomotif. 

Untuk mengakselerasi Program Konversi 1.000 Sepeda Motor Listrik, Kementerian ESDM melibatkan BUMN, badan usaha swasta, termasuk di dalamnya badan usaha di bidang mineral dan batubara. Dalam acara ini PTFI menyumbangkan 100 motor listrik yang terbagi sebanyak 30 unit di Jakarta dan 70 motor di Gresik.

Freeport Indonesia berkomitmen dalam penggunaan energi bersih dan operasi yang lebih ramah  lingkungan dalam industri pertambangan. Kontribusi dalam pengurangan emisi yang dicanangkan Kementerian ESDM ini semakin menambah upaya yang telah dilakukan PTFI selama ini. 

Antara lain dengan menggunakan kereta listrik pengangkut bijih di tambang bawah tanah, menggantikan truk diesel yang sudah berhenti digunakan di tambang terbuka serta rencana penggantian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) di wilayah operasional PTFI.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengapresiasi keterlibatan  Kementerian, Lembaga terkait, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan badan usaha swasta yang telah berkontribusi demi menyukseskan program konversi sepeda motor Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Saya mengapresiasi kepada stakeholders program konversi gratis 1000 unit ini untuk masyarakat Jabodetabek. Kami dari Kementerian ESDM mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungannya dalam program ini,” kata Dadan. (yad)

Freeport Indonesia Sumbang 100 Unit Motor Listrik di Program Konversi Kendaraan Listrik Kementerian ESDM Selengkapnya

Konsentrat Tembaga Tiba, Smelter PTFI Terbesar Di Dunia Segera Beroperasi 

GRESIK,1minute.id – Kapal Mother Vessel atau MV Unitama Lily mengangkut konsentrat tembaga bersandar di pelabuhan Smelter PT Freeport Indonesia atau PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus, Java Integrated Industrial and Port Estate atau KEK-JIIPE, Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 21 Juni 2024.

Kapal yang mengangkut 22 ribu ton konsentrat tembaga itu berangkat dari Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Kamis, 13 Juni 2024. Artinya, puluhan ribu ton konsentrat tembaga tiba setelah mengarungi lautan selama 9 hari. 

Puluhan ribu konsentrat tembaga itu akan distribusikan kedua pabrik smelter masing-masing PT Smelting Gresik sebanyak 12 ribu ton yang berada di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dan smelter PTFI sebanyak 10 ribu ton konsentrat tembaga untuk smelter PTFI. Konsentrat tembaga ini pasokan utama smelter baru PTFI yang beroperasi bulan ini, Juni 2024.

Tidak dijelaskan secara pasti kapan pemurnian perdana smelter terbesar di dunia dengan nilai investasi lebih dari USD 3,29 miliar per Februari 2024 atau setara Rp 49,5 triliun itu.

Selanjutnya konsentrat dipindahkan dan ditempatkan dalam Concentrate Barn sebelum diproses lebih lanjut nantinya di Flash Smelting Furnace (FSF). Secara garis besar terdapat tiga proses yang harus dilalui konsentrat sebelum menjadi lembaran katoda tembaga, yakni proses material handling konsentrat, proses peleburan di furnace dan pemurnian di electrorefiner. 

Smelter PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021 dan telah selesai pembangunan sesuai jangka waktu yang ditetapkan pemerintah.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. 

PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan 

Ekonomi Khusus atau KEK JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupatem Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021. Selama proses pembangunan sampai Juni 2024, PT Freeport Indonesia atau PTFI.mengklaim mencapai lebih dari 54 juta jam kerja selamat dalam proyek pembangunan smelter di KEK JIIPE, Gresik.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. (yad) 

Konsentrat Tembaga Tiba, Smelter PTFI Terbesar Di Dunia Segera Beroperasi  Selengkapnya

Freeport Kirim Perdana 20 Ribu Ton Konsentrat Tembaga, Smelter baru PTFI Gresik Segera Beroperasi 

GRESIK,1minute.id – Kapal Mother Vessel atau MV Unitama Lily yang mengangkut 22 ribu ton konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia  berlayar dari Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Kamis, 13 Juni 2024.

Kapal yang memuat ribuan ton konsentrat tembaga itu diperkirakan akan sandar di Pelabuhan internasional Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu depan, 22 Juni 2024.

Pengiriman perdana konsentrat tembaga itu, menandai akan dimulai beroperasi smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK JIIPE pada Juni 2024 ini.

“Smelter PTFI di Gresik sudah siap beroperasi sehingga kami memulai pengiriman perdana konsentrat tembaga. Ini adalah momen penting bagi PTFI dan Indonesia,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas pada Jumat, 14 Juni 2024.

Adapun Kapal Mother Vessel (MV) Unitama Lily mengangkut total 22.000 ton konsentrat tembaga, dengan rincian sekitar 12.000 ton akan dimurnikan di Smelter PTFI dan 10.000 ton akan dikirim ke PT Smelting Gresik.

“Pengiriman perdana konsentrat ini merupakan momen penting bagi PTFI dan juga bagi Indonesia dimana seluruh konsentrat tembaga ini akan dimurnikan di dalam negeri, mewujudkan hilirisasi sebagai pijakan menuju Indonesia maju,” kata Tony. 

Tony menjelaskan konsentrat tembaga tersebut sebagai pasokan smelter yang akan segera beroperasi. Diperkirakan tiba di Pelabuhan Smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, Gresik pada 22 Juni mendatang.

Setelah tiba di pelabuhan, konsentrat akan ditempatkan dalam Concentrate Barn sebelum diproses lebih lanjut nantinya pada saat masuk tahapan produksi di Flash Smelting Furnace atau FSF.

Secara garis besar terdapat tiga proses yang harus dilalui konsentrat sebelum menjadi lembaran katoda tembaga, yakni proses material handling konsentrat, proses peleburan di Furnace dan pemurnian di Electrorefinery. 

“Kami menjalankan smelter dengan standar operasional yang tinggi dan memenuhi semua regulasi pemerintah. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung program hilirisasi  pertambangan yang ditetapkan pemerintah,” tegas Tony.

Smelter PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan  Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021 dan telah selesai pembangunan sesuai jangka waktu yang ditetapkan pemerintah.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. (yad)

Freeport Kirim Perdana 20 Ribu Ton Konsentrat Tembaga, Smelter baru PTFI Gresik Segera Beroperasi  Selengkapnya

Presdir PTFI Tony Wenas : Smelter Freeport Indonesia di Gresik Siap Beroperasi Juni 2024

GRESIK,1minute.id – Presiden Direktur atau Presdir PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengunjungi proyek smelter PTFI dan memastikan Smelter PTFI di kawasan Java Integreted and Industrial Port Estate atau IIPE , Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur siap beroperasi pada Juni 2024.

“Hari ini saya berkunjung ke Smelter untuk memantau perkembangan penyelesaian  pembangunan Smelter PTFI. Saat ini kami tengah melakukan proses commissioning yaitu pengujian, percobaan, trial, untuk memastikan peralatan dan sistem yang didesain, diinstal, dan dioperasikan sudah sesuai sebagai upaya menyelesaikan proyek smelter ini untuk selesai secara substansial. Diharapkan pada bulan Juni sudah bisa beroperasi,” kata Tony pada Sabtu, 25 Mei 2024.

Ia menjelaskan pembangunan smelter merupakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah mineral dan mendukung kebijakan hilirisasi industri yang dicanangkan oleh pemerintah.

Proyek smelter kedua PTFI yang dibangun sejak Oktober 2021 ini dirancang mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas peleburan konsentrat tembaga sebesar 1.7 juta ton per tahun, yang menjadikan smelter ini sebagai tempat pemurnian tembaga dengan desain terbesar di dunia. 

Smelter dilengkapi Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Waste Water Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process.

Saat ini konsentrat hasil produksi PTFI sebesar 60% di ekspor dan sisanya 40% dimurnikan di dalam negeri melalui PT Smelting di Gresik Jawa Timur menjadi katoda tembaga. Namun lumpur anodanya yang mengandung emas dan perak masih di ekspor. 

Nantinya jika smelter kedua ini beroperasi, pemurnian lumpur anoda 100% akan dilakukan di dalam negeri. “Tentunya terdapat banyak tantangan dalam menyelesaikan smelter tembaga single-line dengan desain terbesar di dunia. Namun tim proyek smelter, kontraktor dan sub kontraktor sudah melakukan pekerjaan dengan baik. Begitu juga dukungan dari Pemerintah Pusat dan Daerah kepada PTFI agar dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu,” kata Tony. (yad)

Presdir PTFI Tony Wenas : Smelter Freeport Indonesia di Gresik Siap Beroperasi Juni 2024 Selengkapnya

Tiga Srikandi Freeport Indonesia Berbagi Tips Sukses Menjadi Kartini Masa Kini

GRESIK,1minute.id – Ada nuansa beda di kantor PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK JIIPE), Manyar, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 April 2024. Tiga orang perempuan pimpinan di perusahaan dan 50 orang karyawati perusahaan smelter sedang mengenakan baju adat. Baju Kebaya, dan batik diantaranya.

Tiga srikandi di PTFI yakni Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati; Manager Environment and Sustainable Development Smelter PTFI Emily Muteb; dan Manager Construction Project Smelter PTFI Yoga Amaliasari itu berbagi tips dan cerita sukses menjadi Kartini masa kini dalam diskusi memperingati Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April itu.

Diskusi yang diikuti 50 karyawati Smelter PTFI itu terasa gayeng. Peserta pun sangat antusias. Para pembicara dan seluruh peserta mengenakan kebaya dan kain batik, tampil berbeda dibanding hari kerja biasanya.

“Ketika kita sudah memilih berkarir di jalur profesional, maka kita harus punya komitmen yang kuat dan terus belajar supaya kualitas kita terus meningkat. Karir dan prestasi akan mengikuti,” kata Katri yang tampak luwes berkebaya brokat hijau dipadu kain batik cokelat. 

Senada, Yoga Amaliasari berbagi tips tentang mengubah mindset “masalah atau kesulitan”  menjadi “tantangan” sehingga seorang perempuan tidak terjebak dalam pemikiran yang salah kaprah dan berujung pada menyalahkan diri sendiri dan overthinking. 

“Jadi kalau kita mengalami masalah dan menganggap itu sebagai kesulitan maka kita seperti mendoktrin diri sendiri bahwa kita menghadapi hal yang sulit. Berbeda jika kita menganggap hal itu merupakan tantangan, ada rasa dari diri kita untuk menyelesaikan hal tersebut dengan baik,” kata Yoga yang tampil anggun dalam balutan kebaya bordir abu-abu dan kain kebaya lawasan warna hijau. 

Berbeda dengan kesehariannya mengenakan baju kerja dan perlengkapan seperti safety helmet, rompi, dan sepatu khusus. Mengenai peran di keluarga, Emily Muteb turut berbagi cerita. Ibu dua anak ini mengatakan sangat beruntung berada di tengah-tengah tim kerja yang saling memahami dan menguatkan dalam pekerjaan maupun keluarga. 

“Berikan dukungan dan kebersamaan pada keluarga apabila kita menjalankan peran sebagai ibu dan istri,” kata Emily Muteb yang tampil beda dengan kemeja batik biru.

Vice President PTFI Smelting & Refining Aripin Buman mengatakan kegiatan ini untuk  memotivasi karyawati PTFI Smelting & Refining, menyemangati perempuan untuk berani menggenggam mimpi dan mewujudkannya. Menjadi perempuan pekerja yang tangguh dan berdaya.

“Semoga kegiatan ini menginspirasi para karyawati untuk terus berkarya dan mendukung kelancaran operasional dan konstruksi smelter di Gresik,” kata Aripin. (yad)

Tiga Srikandi Freeport Indonesia Berbagi Tips Sukses Menjadi Kartini Masa Kini Selengkapnya

Wamenaker Ajak Pekerja Smelter PTFI Sukseskan Hilirisasi

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor meninjau proses pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Gresik, Jawa Timur pada Senin, 18 Meret 2024. Wamenaker didampingi Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi berdialog dengan perwakilan karyawan Smelter PTFI. Ia mengatakan smelter PTFI ini adalah bagian penting dari hilirisasi yang dicanangkan pemerintah. 

“Saat ini kita harus membangun hilirisasi. Dahulu kita hanya mengirimkan barang mentah, saat ini kita bisa mengolahnya di dalam negeri dan memberikan nilai tambah buat bangsa kita sendiri,” katanya. Wamenaker juga mengajak para pekerja bekerja dengan optimal sehingga turut berperan mendukung suksesnya program hilirisasi. “Harapannya smelter PTFI bisa berproduksi dengan baik dan bisa menjadi contoh baik bagi smelter perusahaan lain. Mewujudkan sistem perusahaan yang baik dan sistem menajerial perusahaan yang baik,” katanya. 

Afriansyah menitip pesan kepada pekerja agar selalu menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat menurunkan angka kecelakaan kerja sesuai dengan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi mengatakan pembangunan smelter PTFI saat ini sudah sesuai dengan target. Pihaknya optimis Smelter PTFI akan selesai tepat waktu hingga kapasitas produksi penuh pada Desember 2024.  Smelter tembaga dengan Design Single Line terbesar di dunia ini memurnikan konsentrat tembaga dengan 

kapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun. Jenpino menambahkan keberadaan Smelter PTFI juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melalui penyerapan tenaga kerja. (yad)

Wamenaker Ajak Pekerja Smelter PTFI Sukseskan Hilirisasi Selengkapnya

Freeport Indonesia-PLN Teken Perjanjian Sertifikat Energi Terbarukan

SURABAYA,1minute.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menandatangani perjanjian Renewable Energy Certificates (REC) di Surabaya pada Jumat, 8 Maret 2024.

“Keseriusan Pemerintah Indonesia mendorong percepatan pencapaian target penurunan emisi karbon menjadi fokus PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mengeksplorasi peluang-peluang inisiatif dekarbonisasi dan energi terbarukan di Indonesia melalui kerjasama jual beli Renewable Energy Certificates dengan PLN,” kata Executive Vice President Corporate Planning and Business Strategy PT Freeport Indonesia Horst-Dieter Garz.

Penandatanganan Perjanjian REC antara PTFI dengan PLN dilakukan oleh Manager PLN UP3 Gresik Andi Seno Hendriatmoko dan Executive Vice President Corporate Planning & Business Strategy PT Freeport Indonesia Horst-Dieter Garz dengan disaksikan oleh GM PLN UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo dan Vice President of Sales and Enterprise Service PLN Fauzi Aburusman.

“Penandatanganan perjanjian ini menandai komitmen kuat PTFI untuk mengurangi emisi karbon sebesar 30% pada tahun 2030. Pembelian REC dari PLN untuk pasokan energi listrik operasional Smelter PTFI akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk memenuhi target tersebut,” kata Garz.

“Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif dekarbonisasi dan energi terbarukan di Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan PLN. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kontribusi kami terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” imbuh Garz.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Gresik Andi Seno Hendriatmoko mengatakan kolaborasi PLN dan PTFI merupakan langkah penting dalam mencapai tujuan bersama untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi bersih di Indonesia. “Terima kasih atas komitmen PT Freeport Indonesia dalam mendukung penggunaan energi 

terbarukan di Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut berkontribusi dalam upaya penurunan emisi karbon,” kata Andi.

PTFI melakukan pembelian REC setiap tahun dalam periode 2023-2025 yang akan digunakan sebagai pasokan energi listrik dalam operasional Smelter PTFI yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK-JIIPE), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Untuk diketahui, PTFI sedang melakukan pembangunan smelter yang kedua. PTFI telah menanamkan investasi hingga USD 3,1 miliar atau setara Rp 48 triliun per akhir Desember 2023. Setelah beroperasi penuh, smelter ini akan mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600 ribu ton per tahun. (yad)

Freeport Indonesia-PLN Teken Perjanjian Sertifikat Energi Terbarukan Selengkapnya

Menteri ESDM Arifin Tasrif : Smelter Freeport Beroperasi Juni 2024

GRESIK,1minute.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan JIIPE, Gresik, Jawa Timur siap beroperasi pada Juni 2024. “Progres pembangunan smelter ini sesuai rencana. Saya apresiasi kesungguhan Freeport dalam mendukung kebijakan hilirisasi tambang. Saya optimistis Smelter PTFI dapat beroperasi pada Juni 2024,” kata Arifin kepada wartawan di sela-sela kunjungan ke Smelter PTFI pada Kamis, 29 Februari 2024.

Arifin mengatakan pembangunan pabrik pemurnian tembaga PTFI ini merupakan bagian dari program percepatan hilirisasi tambang yang dicanangkan pemerintah. Sebagai langkah penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. 

Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Jenpino Ngabdi dalam kesempatan yang sama mengatakan pembangunan smelter berjalan lancar dan sesuai target. “Progres pembangunan smelter saat ini sesuai dengan rencana dan siap beroperasi di bulan Juni 2024. Smelter PTFI akan mulai berproduksi di Agustus 2024 dan selanjutnya ramp up mencapai kapasitas penuh pada akhir Desember 2024,” kata Jenpino.

Untuk diketahui, pembangunan Smelter ini merupakan mandat Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI. Smelter berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

PTFI telah menanamkan investasi hingga USD 3,1 miliar atau setara Rp 48 triliun per akhir Desember 2023. Ini merupakan smelter kedua PTFI. Smelter pertama dibangun pada 1996 dan dikelola oleh PT Smelting.

Smelter tembaga dengan Design Single Line terbesar di dunia ini nantinya mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun. Produk utama smelter adalah katoda tembaga, emas dan perak murni batangan, serta PGM (Platinum Group Metal). 

Produk samping antara lain asam sulfat, gipsum, dan timbal. “Setelah smelter beroperasi penuh pada akhir 2024, seluruh hasil tambang PTFI akan dimurnikan di dalam negeri. Hal ini akan meningkatkan nilai tambah dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi penerimaan negara,” tutup Jenpino. (yad)

Menteri ESDM Arifin Tasrif : Smelter Freeport Beroperasi Juni 2024 Selengkapnya

Menaker Apresiasi 25 Juta Jam Kerja Selamat Proyek Pembangunan Smelter PTFI Gresik

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2024 dipusatkan di smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) Gresik, Jawa Timur.  Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah yang membuka Peringatan Bulan K3 pada Jumat, 12 Januari 2024.

Menaker Ida Fauziyah mengingatkan kembali akan pentingnya menanamkan budaya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja untuk meningkatkan produktifitas, sehingga dapat meningkatkan daya saing. 

“Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik. Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja,” kata Menaker Ida Fauziyah. 

Kehadiran Menaker di smelter terbesar di Indonesia berada di Kawasan Ekonomi Khusus Java Industrial and Port Estate (KEK-JIIPE) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik disambut oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi serta Kepala Teknik Tambang PTFI Carl Tauran. 

Menaker melanjutkan keberhasilan program K3 akan menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan serta peningkatan daya saing nasional di era global. “Saya mengajak semua pemangku kepentingan melakukan koordinasi, sinergi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan kemandirian berbudaya K3 dengan terus menggelorakan K3 di setiap kesempatan,” katanya. 

BK3N 2024 mengangkat tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga  Keberlangsungan Usaha”. Bulan K3.berlangsung selama satu bulan, mulai  12 Januari-12 Februari 2024. Pembukaan BK3N 2024 di kawasan Smelter PTFI diawali senam pekerja sehat, pemeriksaan kesehatan, peragaan alat berat yang dilakukan oleh operator alat berat proyek Smelter PTFI, dilanjutkan dengan apel peringatan BK3N, serta atraksi pekerjaan dalam ruang terbatas (confined space).

Tinjau Smelter PTFI

Usai membuka BK3N 2024, Menaker meninjau proyek pembangunan smelter yang telah mencapai 90,5 persen, sesuai target linimasa kurva-S dari pemerintah. Ida mengapresiasi PT Freeport Indonesia atas capaian lebih dari 25 juta jam kerja selamat pada proyek pembangunan smelter PTFI. “Itu semua bisa terlaksana karena PT Freeport Indonesia telah melaksanakan syarat-syarat K3 sesuai ketentuan perundang-undangan, maka pelaksanaan Bulan K3 Nasional kami tempatkan di PT Freeport Indonesia,” kata Ida.

Pembangunan Smelter PTFI merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam hilirisasi tambang. Smelter akan mulai beroperasi pada akhir Mei 2024 dan secara bertahap akan meningkatkan produksi hingga mencapai kapasitas penuh pada Desember 2024. Pabrik peleburan dan pemurnian tembaga yang memiliki kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt) konsentrat tembaga ini, akan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun.

Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi mengatakan aspek keselamatan adalah yang utama dalam seluruh kegiatan operasi PTFI. Setiap karyawan menjalankan nilai-nilai SINCERE dalam bekerja, dan menempatkan Safety sebagai prioritas utama. “Perusahaan memastikan karyawan menjunjung tinggi keselamatan dalam menjalankan setiap aktivitas perusahaan,” katanya.

SINCERE merupakan singkatan dari nilai-nilai inti perusahaan, yang terdiri dari Safety/Keselamatan, Integrity/Integritas, Commitment/Komitmen, Respect/Rasa Hormat, dan Excellence/ Keunggulan. Nilai-nilai ini menjadi pedoman perilaku yang diinternalisasi dalam bisnis dan budaya perusahaan, serta terintegrasi pada semua level unit bisnis.

Sementara itu peringatan BK3N 2024 juga berlangsung di area kerja PT Freeport Indonesia, di Kabupaten Mimika, Papua. Upacara BK3N 2024 dilaksanakan di area pabrik pengolahan bijih (SAG #3 Mile Post 74) dan dihadiri oleh perwakilan karyawan, kontraktor, dan perusahaan mitra PTFI.

Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran menyampaikan pesan serupa, menekankan pentingnya keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas. “Kerja sama yang erat antar karyawan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan budaya kerja yang sehat dan selamat. Masing-masing kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan diri kita, rekan kerja, dan seluruh entitas perusahaan kita bekerja dengan selamat,” kata Carl. (yad)

Menaker Apresiasi 25 Juta Jam Kerja Selamat Proyek Pembangunan Smelter PTFI Gresik Selengkapnya