Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Lativa semringah lagi. Perempuan 28 tahun sempat nderedek. Wajah perempuan asal Jalan Pelangi Tujung, Desa Peganden, Kecamatan Manyar,  Kabupaten Gresik pucat. Sebab, dompet terjatuh masuk gorong-gorong di  simpang empat Pasar Kota Gresik, tepatnya di Jalan KH Abdul Karim, Gresik pada Minggu, 21 Desember 2025.

Beruntung tim rescue alias penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi kejadian. Dompet dan isinya bisa diselamatkan. Itulah yang membuat perempuan berhijab yang sempat panik, nderedeg akhirnya bisa tersenyum. “Terima kasih pak bupati. Terima kasih Damkar Gresik,” kata Lativa dalam video pendek tesmoni yang di unggah Dinas Damkamat Gresik melalui WhatsApp Grup (WAG) pada Minggu, 21 Desember 2025.

Begini kronologinya?  Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono, Minggu, 21 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 WIB, pelapor Lativa bersama temannya belanja di Pasar Kota Gresik di Jalan H.Samanhudi, Gresik.

Usai belanja, perempuan 28 tahun berjalan ke arah Jalan KH Abdul Karim, Gresik. Ketika berada di depan toko emas, Lativa hendak membeli barang. Ia pun mengambil dompet warna keemasan yang biasa untuk wadah perhiasan dari saku. Namun, dompet itu terjatuh dan masuk saluran air. Saluran air berbentuk huruf U alias U-Ditch dengan lebar 50 centimeter dengan tutup beton cor.

Sela lubang saluran drainase beton pracetak (precast) berbentuk huruf “U” sangat kecil. Tangan mungil Lativa pun tidak bisa masuk lubang saluran air itu. Ia pun akhirnya menelepon Command Center 112 dan Damkar Gresik. ” Laporan masuk pukul 11.23 WIB. Sekitar pukul 12.10 WIB, petugas kami berhasil menyelamatkan dompet itu,” kata Suyono.

Untuk menyelamatkan dompet itu, imbuhnya, anggota merangkak masuk  dalam saluran air yang lebarnya  seukuran badan manusia dewasa itu. “Untuk keluarnya harus merangkak mundur,” imbuh mantan Asisten di Sekretariat Kabupaten Gresik itu. Tindakan penyelamatan ini, katanya, untuk kali ke-75 di bulan Desember 2025. (yad)

Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik Selengkapnya

Pemancing dan Rescue Damkar Selamatkan Perempuan yang Ceburkan Diri di Waduk Hulaan, Menganti 

GRESIK,1minute.id – Seorang perempuan berinisial J menceburkan diri ke waduk Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Minggu malam, 16 November 2025. Perempuan berusia sekitar 30 tahunan diduga akan melakukan bunuh diri (bundir).

Namun, Sang khaliq berkehendak lain. Ia pun diselamatkan oleh para pemancing di sekitar lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun Minggu, 16 November 2025 sekitar pukul 21.05 WIB, seorang pemancing bernama Irgi melihat ada seorang perempuan mencebur ke waduk Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Melihat ada perempuan memakai jilbab warna merah yang belum diketahui identitas berada di tengah waduk, Irgi kemudian melaporkan call center 112 Pemkab Gresik. Sebelum, petugas rescue dari pos Damkar Menganti tiba di lokasi kejadian, sejumlah warga dan pemancing meminta kepada perempuan yang belakangan diketahui berinisial N, 30 tahun itu untuk menepi. 

Namun, para pemancing syok mengetahui jawabannya perempuan itu, “Aku wis kesel (Saya sudah capek),” kata petugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik menirukan ucapan Irgi, pelapor. 

Akan tetapi, para pemancing terus meneriaki agar perempuan itu segera menepi. Kepedulian para pemancing itu membuat hati perempuan itu luluh. Ia pun kemudian menepi. Saat menepi para pemancing menarik tubuh perempuan itu kemudian membawanya ke gazebo di dekat waduk itu. “Ketika tim rescue kami datang, wanita sudah diselamatkan oleh pemancing,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu malam, 16 November 2025. (yad)

Pemancing dan Rescue Damkar Selamatkan Perempuan yang Ceburkan Diri di Waduk Hulaan, Menganti  Selengkapnya

Anjing Piaraan Galak, Petugas Rescue Damkarmat Gresik Butuh 3 Jam Evakuasi Korban ke Rumah Sakit

GRESIK,1minute.id – Rumah pagar besi setinggi 2 meter di Kompleks Perumahan Mars no 4 Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur mendadak riuh pada Sabtu, 19 Oktober 2024.

Sekitar pukul 17.43 WIB sebanyak empat anggota tim rescue dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik mendatangi rumah milik Debina, 55 tahun itu. Beberapa menit kemudian satu unit ambulans juga darang. Kedatangan tim rescue dan ambulans membuat warga perumahan kaget. Mereka pun penasaran. Belakangan diketahui, kedatangan petugas gabungan itu untuk melakukan evakuasi pemilik rumah dan hewan piaraannya.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono, sekitar pukul 17.21 WIB, petugas command center, 112 Gresik menerima laporan ada orang sakit. Pelapornya adalah Gatot, ketua Rukun Tetangga setempat. Dalam laporan itu disebutkan, Debina, pemilik rumah sudah hampir dua minggu tidak keluar rumah. Diduga sakit. Akan tetapi, warga tidak takut masuk rumah karena dijaga seekor anjing helder. 

“Tim rescue bersama ambulans diberangkatkan menuju lokasi. Sekitar pukul 17.43 WIB tim rescue tiba,” terang Suyono dalam keterangan tertulis di grup Whatsapp atau WAG pada Sabtu, 19 Oktober 2024. Ketika tim rescue membuka pagar, anjing yang menjaga nyonya pemilik rumah menggongong. 

Petugas memutuskan, harus menjinakkan dan mengevakuasi anjing pemilk rumah terlebih dahulu. Setelah melalui berbagai cara selama 3 jam tepatnya, pukul 20.43 WIB petugas akhirnya bisa mengevakuasi pemilik rumah. “Evakuasi korban lama karena anjing penjaga galak,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekratariat Daerah Gresik itu.

Menurut keterangan tetangga, Debina tinggal seorang diri. Selama ini, kebutuhan Debina kerap dibantu oleh para tetangga perumahan. Namun, selama 2 minggu terakhir, warga tidak pernah melihat Debina keluar rumah. Warga pun curiga pemilik rumah sakit. Akan tetapi, warga tidak bisa masuk kerumah Debina karena dijaga anjing helder yang galak. Apalagi selama 2 minggu anjing itu tidak mendapatkan makanan karena pemilik rumah sedang tergolek sakit. Warga pun meminta bantuan petugas melalui command center 112 Pemkab Gresik. (yad)

Anjing Piaraan Galak, Petugas Rescue Damkarmat Gresik Butuh 3 Jam Evakuasi Korban ke Rumah Sakit Selengkapnya

Jari Telunjuk Anak 5 Tahun Bengkak Terjepit Cincin, Tim Rescue Damkar Gresik Turun Tangan

GRESIK,1minute.id – Jari telunjuk kiri Kania terlihat bengkak. Bocah 5 tahun itu kesulitan melepas cincin melingkar di jari. Bocah yang tinggal di Jalan dr Soetomo, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik terus menangis karena kesakitan. 

Kokok Kurnianto akhirnya membawa anaknya itu ke Pos Kota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Rabu, 24 April 2024. Sekitar pukul 09.00 WIB mereka yang berada di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu. 

Sebanyak enam orang petugas rescue dari Damkarmat Gresik bergegas turun tangan. Ada yang menyiapkan alat pemotong cincin, dan peralatan lainnya. Dalam hitungan menit, cincin di jari telunjuk kiri Kania terlepas. Kania dan kedua orangtuanya lega. Melihat Kania bisa tersenyum, kedua orangtua Kania ikut semringah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono menceritakan awalnya cincin di pakai di jari manis Kania. Namun, Kania memindahkan ke jari telujuk kirinya. Akhirnya cincin tidak bisa di lepas  mengakibatkan bengkak dan merasa kesakitan. “Kania di temani orang tua langsung datang ke pos Damkar kota untuk meminta bantuan pemotongan cincin tersebut. Alhamdulillah, bisa cepat tertangani,” ujar Suyono. (yad)

Jari Telunjuk Anak 5 Tahun Bengkak Terjepit Cincin, Tim Rescue Damkar Gresik Turun Tangan Selengkapnya

Ular Sanca Sepanjang 1,5 Meter Nyelinap Di Kandang Bebek

GRESIK,1minute.id – Seekor ular sanca alias Piton sepanjang 1,5 meter menyelinap masuk kandang bebek. Pemilik kandang histeris. Ny Sini, pekilL Kejadian sekitar pukul 16.30 WIB spontan membuat warga Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik riuh.

Menurut petugas pemadam kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik sekitar pukul 16.30 WIB, menerima laporan dari call center 112 ada seekor ulan sanca di rumah Ny Sini. Ular Sanca atau Piton itu menyelinap masuk kandang bebek. “Ini laporan kali kedua. Laporan kali pertama ular kabur,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Senin, 4 Maret 2024. 

Ular Sanca itu, masuk dalam kandang bebek karena saluran air di sekitar meluap. Catatan Damkarmat Gresik, kurun waktu dua hari terakhir, ada sekitar 8 kejadian penyelamatan ular. “Mungkin kondisi sekarang sering hujan sehingga banyak hewan melata yang keluar,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik ini. (yad)

Ular Sanca Sepanjang 1,5 Meter Nyelinap Di Kandang Bebek Selengkapnya

Jari Keserimpet Cincin, Ibu Rumah Tangga Datangi Kantor Damkarmat Gresik

GRESIK,1minute.id – Hampir setengah hari Fani menahan rasa sakit karena keserimpet cincin. Cincin emas  yang melingkar di jari Ibu rumah tangga itu tiba-tiba ogah dilepas. Perempuan yang tinggal di Jalan Sportivo, Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Kecamatan Manyar, Gresik itu akhirnya meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Senin, 29 Januari 2024.

Informasi yang dihimpun, Minggu, 28 Januari 2024 sekitar pukul 15.00 WIB, Fani mencoba cincin yang lama tidak dipakainya. Cincin masih bisa masuk ke jari manis ibu rumah tangga itu. Fani pun senang. Namun, menjelang tengah malam, Fani merasa kesakitan. Sebab, salah satu jarinya seperti terbelit cincin. 

Fani mencoba melepas cincin. Akan tetapi upaya sia-sia. Semalaman ia tidak bisa tidur karena nyeri. Keesokan harinya, Senin, 29 Januari 2024 sekitar pukul 11.29 WIB memutuskan mendatangi kantor Damkarmat Gresik yang berada di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo No 102, Desa Putat, Kecamatan Kebomas itu. 

Sebanyak delapan personel yang dilibatkan untuk membantu mengeluarkan cincin di jari Fani tersebut. Petugas menggunakan gerinda rescue cincin untuk memotong perhiasan emas itu. Menurut Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono, Fani memiliki riwayat penyakit asam urat. “Saat kejadian diduga penyakit asam urat kambuh. Sehingga jari membengkak,” kata Suyono. (yad)

Jari Keserimpet Cincin, Ibu Rumah Tangga Datangi Kantor Damkarmat Gresik Selengkapnya

Dikira Tikus, Eh Ternyata Ular Kobra Masuk Ruko Pracangan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Aisyah berteriak histeris. Menjelang azan Subuh. Sekitar pukul 04.00 WIB. Pemilik rumah dan toko (ruko) pracangan  berada di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Pakelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik spontan teriak setelah melihat seekor ular Kobra. 

Ceritanya pagi itu, sekitar pukul 04.00 WIB, Aisyah akan menutup pintu rumah dan toko (ruko) prancangannya. Ia mendengar suara berisik dari bawah etalase toko yang menjual aneka kebutuhan rumah tangga itu. Ada beras, minyak goreng,  mi instan dalan lainnya. Aisyah mencari sumber suara itu, tiba-tiba seekor ular kobra muncul. Aisyah jingkat dan spontan teriak. 

Melihat ular kobra sepanjang satu meteran yang bagian kepala sudah mengembang seakan siap mematok apa saja yang ada di depan, Aisyah menjauh. Pemilik warung meminta bantuan dengan menghubungi call center damkar. Sebanyak tujuh personil rescue dari Dinas Damkarmat diturunkan. Mereka memakai jaket pelindung diri serta membawa alat jepit hewan dan melakukan pencarian. Petugas mengobok-obok bagian bawah etalase kaca milik Aisyah. “Untuk pencarian butuh hampir 45 menit,” terang Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Senin, 11 September 2023. 

Setelah hewan yang “di buru” nongol petugas lalu menjepit bagian kepala ular kobra itu. “Tugas penyelamatan ini berakhir pukul 05.20 WIB,” imbuh Sinaga.  Penyelamatan ular kobra ini, menambah panjang tugas mulia Damkarmat Gresik dalam memberikan pelayanan penyelamatan. “Catatan kami, sebanyak 4 kali rescue di bulan September ini,” terangnya. (yad)

Dikira Tikus, Eh Ternyata Ular Kobra Masuk Ruko Pracangan di Gresik  Selengkapnya

Damkarmat Gresik Selamatkan Burung Hantu Terjerat Benang Layang-layang di Ranting Pohon

GRESIK, 1minute.id – Seekor burung hantu “terborgol” benang layang-layang. Burung buas pemangsa hewan tikus itu tidak berdaya. Diduga, burung hantu terperangkap benang layangan itu sejak Minggu malam. Burung hantu itu terus berteriak “hoo..hoho…”. Teriakan burung hantu di pagi hari sekitar pukul 08.55 WIB membuat warga sekitar Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik mencari arah sumber suara itu.

Burung hantu ternyata nangkring diatas ranting pohon di halaman belakang rumah Hidayatu Afifa, 51, warga desa setempat. Kedua sayap burung malam itu terjerat benang layang-layang. Ranting pohon itu cukup tinggi, lebih dari 5 meter.  Tidak ada warga yang berani memanjat pohon itu. Lutfi, salah seorang warga setempat kemudian meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Lutfi menghubungi call center 112 Gresik. 

Lima orang personil rescue dari Damkarmat diturunkan. Lima personil yakni Maskur ; Awaludin Jamil ; Rudi Cahyono ; M. Nafis Nabawi dan Zainut Tauhid adalah petugas di Posko Dukun. Menggunakan tangga mobil rescue mereka berhasil mengevakuasi  burung hantu tersebut.  “Untuk rescue burung hantu ini butuh waktu 20 menitan,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Senin, 31 Juli 2023.

Penyelamatan burung hantu yang dapat digunakan sebagai agen hayati dalam pengendalian hama tikus di persawahan yang  memiliki kemampuan memangsa 2 hingga 5 ekor tikus dalam semalam ini kali pertama. “Secara keseluruhan dalam bulan ini (Juli,Red) sebanyak 38 kali penyelamatan,” kata Sinaga. (yad)

Damkarmat Gresik Selamatkan Burung Hantu Terjerat Benang Layang-layang di Ranting Pohon Selengkapnya

Jari Nenek Sumiati “Dimakan” Cincin, Damkarmat Turun Tangan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik kembali melakukan penyelamatan jari manusia pada Senin, 23 Januari 2023. Bila sebelumnya, jari anak masuk lubang kunci. 

Kali ini, penyelamatan jari manis nenek Sumiati. Perempuan 70 tahun tinggal di Jalan Siwalan, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu harus menahan sakit karena cincin “memakan” jari manisnya. Akibatnya, jari nenek itu bengkak. Andry, anak Sumiati kelabakan. Sebab, nenek Sumiati terus menangis menahan rasa sakit. 

Andry membawa nenek Sumiati ke puskesmas terdekat. Namun, petugas puskesmas angkat tangan. Karena keterbatasan alat. “Petugas puskesmas menghubungi kami meminta bantuan,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Senin, 23 Januari 2023.

Sekitar pukul 14.05 WIB, Andry bersama nenek Sumiati tiba di posko damkar kota di Jalan DR.Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Selama 30 menit petugas melakukan upaya penyelamatan dengan cara memotong cincin emas dengan menggunakan gerinda. Cincin akhirnya terlepas. Nenek Sumiati kembali bisa tersenyum.

Ia pun berulangkali mengucapkan rasa syukurnya. Ia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada petugas Damkarmat. “Matur nuwun nak. Mugi-mugi pinaringan lancar nyambut gawe,” doa nenek Sumiati dan diamini oleh delapan orang petugas yang melakukan operasi penyelamatan. 

Data Damkarmat Gresik Periode 1 – 23 Januari 2023 telah melakukan rescue sebanyak 40 kejadian. Mayoritas penyelamatan hewan ular. (yad)

Jari Nenek Sumiati “Dimakan” Cincin, Damkarmat Turun Tangan  Selengkapnya

Dramatis, Sebelas Petugas Damkar Gresik Selamatkan Jari Bocah Terjepit Lubang Kunci

GRESIK,1minute.id – Muhammad Baim bisa kembali tersenyum. Balita 5 tahun sempat meringis kesakitan pada Kamis, 24 November 2022. Penyebabnya, jari telunjuk kanan bocah tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu terjepit lubang kunci jendela rumahnya. 

Baim panik. Ia menarik jari telunjuk itu hingga membuat jarinya terluka. Bocah itu pun menangis.  Moch Soleh, paman Baim ikut panik. Apalagi, beberapa kali upaya mengeluarkan jari telunjuk gagal. Soleh kemudian membawa Baim ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Baim terus mewek karena kesakitan. 

Sekitar pukul 07.50 WIB Baim tiba di kantor dankar berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas itu. Jari telunjuk masih menempel “cincin” lubang kunci jendela. Dengan telaten, petugas lalu memotong lubang kunci jendela terbuat dari stainless steel itu. 

Memasukkan jari ke lubang kunci kerap dilakukan anak maupun orang dewasa. Biasanya coba-coba. Namun, mainan itu membahayakan. “Awalnya dia memasukkan jarinya ke dalam pengunci jendela. Namanya juga anak-anak langsung nangis pas jarinya tidak bisa terlepas. Saya sudah berusaha melepaskan. Namun tidak kunjung terlepas,” ujar Moch Soleh di kantor Damkar Gresik pada Kamis, 24 November 2022.

Hampir sejam petugas melakukan evakuasi jari terjepit lubang kunci jendela itu. Penyelamatan begitu dramatis itu berakhir happy. Baim pun bisa tersenyum lagi. Soleh pun bersyukur karena proses evakuasi berjalan lancar. :Kedepan semoga fasilitas peralatan keselamatan lebih lengkap. Karena Damkar tidak hanya kebakaran saja,”ujar Soleh. 

Sementara itu. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan ada sebelas petugas melakukan evakuasi bocah jari yang terjepit di lubang kunci jendela. “Sekitar pukul 07.52 WIB, korban beserta pamannya datang ke kantor Pos Damkar Gresik Kota. Alhamdulillah pukul 08.22 WIB sudah bisa dilepas,”kata Sinaga. 

Menurut Sinaga, jumlah kejadian penyelamatan selama bulan November ini ada 16 kejadian, dan 4 kejadian kebakaran. (yad)

Dramatis, Sebelas Petugas Damkar Gresik Selamatkan Jari Bocah Terjepit Lubang Kunci Selengkapnya