Bupati Gresik Lepas Peserta Diklat Poltekpel asal Bawean

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 158 peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat mengikuti pelatihan di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Mereka berasal dari Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 September 2022.

Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini bertujuan untuk menciptakan SDM yang berkualitas di bidang transportasi laut. Materi pelatihan meliputi Basic Safety Training (BST), Safety Awareness Training (SAT) dan Advanced Fire Fighting (AFF). Pelatihan berlangsung 15 hari, mulai  27 September sampai  11 Oktober 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi kegiatan diklat pemberdayaan masyarakat, yang diselenggarakan oleh Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Bupati berharap dengan pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalitas terutama memiliki pengetahuan tentang keselamatan, tata cara berlayar dan bernavigasi di laut.

“Ini merupakan kesempatan terutama pada anak – anak yang hidup di wilayah yang potensi akan kemaritiman seperti kepulauan Bawean,” ujarnya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani 

meminta kepada peserta untuk mengikuti dengan serius dan optimis dalam penerapan aturan berlayar.

“Hal ini penting sebagai salah satu upaya untuk memberi peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam keselamatan berlayar/bekerja sehari-hari,”katanya. 

Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Sekretaris Dinas Perhubungan Joyo Pranoto, Kabag Prokopim Johar Gunawan, dan Camat Tambak Nur Syamsi. (yad)

Bupati Gresik Lepas Peserta Diklat Poltekpel asal Bawean Selengkapnya

Fokus Digitalisasi dan Penguatan Bahasa, Barunawati Melakukan Penyegaran 5 Kepala Sekolah

SURABAYA,1minute.id – Lembaga pendidikan nasional Barunawati Surabaya melakukan penyegaran pimpinan di lima lembaga pendidikan. Yakni, Kepala TK, SD, SMP, SMA dan SMK. 

Ketua Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS) Iwan Sabatini mengatakan, lembaga pendidikan Barunawati secara dinamis terus melakukan peningkatan mutu pendidikan. Mulai pembenahan dan pembangunan infrastruktur, penataan administrasi pembukuan dan keuangan sampai menuju posisi lembaga pendidikan maju dan berkembang. 

“Kami sudah melakukan kerjasama dengan beberapa sekolah pada tingkatan maju dan berkembang. Sekarang ini ada 12 guru memperkuat bahasa Inggris, 20 guru memperkuat bahasa Mandarin dan bahasa Korea,”kata Iwan Sabatini kepada awak media usai pelantikan di aula SMA Barunawati pada Kamis, 30 Juni 2022.

Menurut Kepala SMA Barunawati Dian Rahmawati, pihaknya akan terus melanjutkan dan meningkatkan prestasi yang sudah dicapai pimpinan sebelumnya. “SMA Barunawati akan meningkatkan penguasaan bahasa Jepang dan Korea,”katanya. 

Sementara Kepala SMK Barunawati Indarti Rahmawati menyatakan bahwa 80 persen lulusan SMK Barunawati sudah bekerja. “Alhamdulillah, lulus sekolah langsung bekerja. 80 persen lulusan SMK Barunawati sudah bekerja,”tegas Indarti. Menurut Atik Istijarti, pihaknya telah merintis dan mewujudkan perpustakaan digital dan studio pembelajaran.

“Selama saya menjadi kepala sekolah telah merintis dan sudah mewujudkan perpustakaan digital dan studio pembelajaran. Prestasi SMA Barunawati dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun ini lulusan SMA Barunawati yang lolos SBMPTN 52 siswa. Optimis SMA Barunawati akan terus maju dan berkembang,” kata Atik-panggilan akrab Atik Istijarti yang masuk purba ketua SMA Barunawati tersebut.

Berikut nama-nama kepala sekolah yang baru di Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS) :

1. Kepala TK Barunawati Surabaya Ninah Sakinah

2. Kepala SD Barunawati Surabaya Inem

3. Kepala SMP Barunawati Surabaya Marina Kurniasari

4. Kepala SMA Barunawati Surabaya Dian Rahmawati

5. Kepala SMK Barunawati Surabaya Indarti Rahmawati. (yad)

Fokus Digitalisasi dan Penguatan Bahasa, Barunawati Melakukan Penyegaran 5 Kepala Sekolah Selengkapnya

STIAMAK Barunawati Berbagi Strategi Bisnis Kepada 25 UMKM Pabean Cantikan

SURABAYA,1minute.id – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya semakin getol berbagi pengetahuan tentang bisnis. Kali ini, kewajiban akademik dalam pengabdian masyarakat (Pengmas) dikemas dalam bentuk sharing session dengan 25 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya.

Tema yang dipilih, Pelatihan Kewirausahaa dan Strategi Bisnis UMKM 2022. “Kami hadir disini dalam rangka melaksanakan kewajiban akademik Tri Dharma perguruan tinggi berupa pengabdian masyarakat,”kata Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya Dr. Sumarzen Marzuki, M.MT dalam sambutan pembukaan di hadapan 25 UMKM di Kecamatan Pabean Cantikan Kota Surabaya pada Selasa, 14 Juni 2022.

Sumarzen menyampaikan terima kasih atas kerja sama dari pihak Kecamatan Pabean Cantikan dan pelaku usaha UMKM. “Semoga kehadiran kami memberikan manfaat,”tambah Sumarzen.

Dalam pelatihan ini, beberapa materi disampaikan para dosen dan mahasiswa STIAMAK Barunawati Surabaya. Diantaranya, Moh. Fail. Dosen Etika Bisnis ini mengajarkan kepatuhan pada undang-undang dan peraturan bisnis. “Mulai dari rencana bisnis, proses bisnis sampai tercapainya tujuan bisnis,”kata Fail yang juga Kepala Bagian Humas,  Marketing dan Kerja sama STIAMAK Barunawati Surabaya ini.

Menurut mantan Ketua Umum Forum Wartawan Pelabuhan (Forwapel) tersebut, etika bisnis dimulai dari kepribadian masing-masing. Jujur dan bertanggung jawab. “Kegiatan bisnis jangan mengganggu lingkungan. Misalnya kebocoran limbah bau tidak sedap, suara bising atau limbah cair dibuang sembarangan,”kata Fail. Etika bisnis lanjut mantan wartawan Jawa Pos Group tersebut, mengajarkan bisnis yang menguntungkan, menguatkan kepercayaan pelanggan dan barokah. 

Narasumber lain, Kabag Kemahasiswaan Mudayat menyampaikan Strategi Bisnis UMKM. “Modal utama kita, semangat dan berani. Terus berinovasi dan terus berani mencoba hal-hal baru,”kata Mudayat. Strategi marketing, katanya , sanggup belajar dari setiap peristiwa dan setiap masalah. “Memahami kebutuhan pasar, membangun komunikasi pasar dan merawat pasar. Di pasar ada kompetitor. Tapi mereka bukan musuh. Jadi tidak perlu buang energi berhati buruk kepada orang lain,”ujar Mudayat.

Sementara dua mahasiswa masing-masing Muhammad Yusuf Andi Baharuddin dan Fina Idatul Umah menyampaikan materi Digital Marketing. “Digital marketing sekarang ini telah menjadi tren penjualan produk barang dan jasa, praktis, cepat dan efisien,” kata Fina.

Disampaikan juga trik dan tips menjual barang secara online. Mulai dari kecerdasan membikin profil produk, pemilihan medsos, tepat dalam membidik pasar sampai pasang iklan. 

Sementara itu, Camat Pabean Cantikan Muhammad Januar Rizal mengapresiasi pengabdian STIAMAK kepada UMKM di wilayahnya. “Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Para pelaku usaha UMKM bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang strategi bisnis,”kata Rizal-panggilan akrab Muhammad Januar Rizal. 

Menurut Rizal, pihaknya terus mendorong semua warganya untuk giat berbisnis. Menggali potensi keunggulan di setiap kelurahan di wilayahnya. “Kami terus menggali potensi pada setiap kelurahan. Kami punya kampung sandal di Nyamplungan, ada karya handycraft, batik Bonek dan lain-lain. Kami sedang mencari tempat untuk display dan promo produk karya warga Pabean Cantikan,” katanya. 

Para peserta dan camat Pabean Cantikan menginginkan kegiatan tersebut bisa dilanjutkan dalam bentuk pendampingan UMKM secara langsung. “Akan kami pertimbangkan dan akan kami bicarakan di kampus,” kata Ketua LPPM STIAMAK Barunawati Surabaya Nur Widyawati. (yad)

STIAMAK Barunawati Berbagi Strategi Bisnis Kepada 25 UMKM Pabean Cantikan Selengkapnya

Pengunjung Mal Royal Plaza Mendapat Layanan Vaksinasi Puskesmss Ngagel dan BIN

SURABAYA,1minute.id – Mendekatkan layanan vaksin dengan kegiatan warga masyarakat yang cenderung sibuk, dengan membuka layanan vaksin di mal. Pengunjung mal antusias gelaran vaksin massal itu. Hal itu diungkap Koordinator nakes Puskesmas Ngagel Rejo, Surabaya Helga seusai vaksinasi di Royal Plaza di Jalan A Yani, Kel/ Kec Wonokromo pada Rabu, 9 Maret 2022.

“Bagi kami, tetap membuka layanan di Puskesmas, namun untuk lebih menyadarkan warga masyarakat terkait pentingnya kekebalan,  kami melakukan sosialisasi dan sekaligus membuka layanan di Royal Plaza bersama dengan teman BIN,”terang Helga. 

Dalam kesempatan tersebut, dipersiapkan jenis vaksin Sinovac sebanyak 150 dosis, dan jenis Pfizer sebanyak 50 dosis. Hadi salah seorang pengunjung Royal Plaza, begitu melihat ada layanan vaksin, bergegas ingin mendapat layanan. 

“Saya dari luar Surabaya, beberapa bulan kemarin agak susah dalam mendapatkan layanan vaksin, karenan tuntutan lingkungan pekerjaan, dan selalu mobilitas tinggi, sehingga sangat perlu mendapat suntikan vaksin,”terang Hadi. (yad)

Pengunjung Mal Royal Plaza Mendapat Layanan Vaksinasi Puskesmss Ngagel dan BIN Selengkapnya

Yuk, Rayakan Valentine Day di Kedai Ketan Punel, Ada Ketan Valentine 

SURABAYA,1minute.id – Valentine’s Day di peringati setiap 14 Februari. Arek Surabaya tidak perlu pusing bila mau merayakan Hari Kasih Sayang itu. Di Kedai Ketan Punel, ada menu spesial untuk merayakan Hari Kasih Sayang itu.  Menu spesial di Kedai berada di Jalan Raya Darmo, Surabaya itu yakni Ketan Valentine. “Sesuai dengan namanya Ketan Valentine, hanya ada pas di moment spesial. Yakni di Hari Kasih Sayang,”ujar Wahyu Darmawan, pemilik Kedai Ketan Punel pada Minggu, 13 Februari 2022. “Kami mencoba hadirkan menu ketan yang tidak ada di hari-hari biasanya,”imbuhnya.

Dijelaskan Wahyu, ketan valentine tersebut disajikan dengan ketannya berbentuk hati (Love,Red) plus ditaburi kelapa warnapink. Ketan Valentine ini identik dengan nuansa cinta. “Sengaja ketannya yang disajikan dalam bentuk love. Sama dengan lambang hati dan identik dengan ungkapan cinta. Sedangkan kelapanya berwarna pink, warna yang penuh cinta dan sayang,”jelasnya.

Lebih lanjut, bapak dua anak ini menuturkan bahwa tempat usahanya tersebut setiap tahun konsisten menghadirkan menu Ketan Valentine. Ini dilakukan agar pasangan yang merayakan Valentine’s Day bisa mendapatkan alternatif pilihan bila ingin memberi hadiah untuk pasangannya. “Ibaratnya Valentine tidak hanya identik dengan bunga atau coklat saja, seperti yang selama ini dilakukan. Bisa juga lho, Valentinan dengan ketan. Jadi ungkapkan sayang dan cinta dengan ketan,”kata mantan jurnalis media cetak di Kota Pahlawan ini. 

Ketan yang disuguhkan Kedai Ketan Punel mempunyai makna kasih sayang, sesuai dengan nuansa hari valentine. Bentuk ketan itu menyerupai bentuk hati, dan warna kelapanya merah muda yang berasal dari pewarna makanan. Adapun harga yang dibandrol untuk ketan valentine tersebut hanya  Rp 8 ribu per porsinya.

Wahyu mengatakan di moment Valentine Day ini, pihaknya juga menggratiskan seporsi ketan bubuk kedelai dan segelas teh hangat khusus bagi para lansia yang sudah menjalani suntikan ke tiga. “Kami ingin memberikan apreasi kepada para lansia yang sudah berani vaksin booster. Sekaligus ikut berpartisipasi mensukseskan program vaksin booster dari pemerintah, dengan cara kami,”tuturnya.

Sementara itu, Erna warga Kutisari, Surabaya mengaku senang bisa menikmati lezatnya ketan Valentine’s.  Sebab, tahun lalu, ia tidak bisa menikmati karena datang agak malam. ” Pas ke kedai ketan punel, kok ada ketan valentine. Langsung pesan saja, pengen tahu seperti apa rasanya. Ternyata enak, kelapanya manis dan ketannya gurih,”kata Erna sambil menyeruput kopi jahe sebagai sandingan ketan valentine. (yad)

Yuk, Rayakan Valentine Day di Kedai Ketan Punel, Ada Ketan Valentine  Selengkapnya

Giliran, Siswa SDN Ngagel Rejo I Mendapat Vaksin dari Puskesmas dan BIN


SURABAYA,1minute.id – Upaya untuk menciptakan kekebalan/ imunitas pribadi dan kelompok serta dorongan dari anak anak yang rindu belajar di kelas serta bermain di sekolahnya, membuat kita setuju untuk dilakukan vaksinasi, demikian dikatakan Plt Kepala SDN  Ngagel Rejo I Surabaya Gatot usai pelaksanaan vaksin pada Sabtu, 12 Februari 2022. 

“Saat masih dilakukan pembelajaran jarak jauh (daring), kadang ada beberapa siswa kami yang datang ke sekolah, kangen dengan suasana belajar didalam kelas bersama teman yang lain,”ujar Gatot. Tak jarang ditemui beberapa siswanya yang waktunya belajar daring, malah pergi bermain diluar, hal ini lantaran pengawasan orang tua yang kendor, dan juga kebosanan mendengarkan suara guru lewat HP. 

Koordinator nakes dari Puskesmas Ngagel Rejo, Surabaya Helga mengapresiasi langkah dari kepala sekolah yang berlokasi di Jl Ngagel Mulyo no 35 Surabaya untuk dilakukan vaksinsii serta keberanian siswa dalam mengikuti vaksinasi. “Kami beserta tim dan dari BIN, setelah menjelaskan kepada siswa siswi manfaat dari diadakan vaksinasi, serentak semua menyatakan ikut, dan hingga usai, tercatat ada 350 siswa- siswi yang berhasil di vaksin, “jelasnya. (yad)

Giliran, Siswa SDN Ngagel Rejo I Mendapat Vaksin dari Puskesmas dan BIN Selengkapnya

Jelang PTM, BIN dan Dinkes Surabaya Gelar Vaksinasi Siswa SD Katolik Santo Vincentius

SURABAYA,1minute.id – Dorongan dari wali murid yang berharap siswa masuk sekolah untuk belajar tatap muka (PTM) berlangsung didalam kelas seperti sedia kala, demikian diungkap Kepala SDK  Santo Vincentius, Kukuh seusai siswanya mendapat vaksin pada Rabu, 2 Februari 2022

“Selama ini para orang tua merasa agak kesulitan dalam mengawasi  belajar anak anaknya dengan sistim daring, pasalnya anak anak cenderung kurang semangat dalam mengerjakan tugas, bahkan sering para orang tua yang dipaksa untuk mengerjakan tugas yang diberikan para guru lewat belajar jarak jauh,”terang Kukuh. 

Gayung bersambut, ketika anak anak bisa di vaksin sebagai salah satu syarat untuk pembelajaran tatap muka 100 persen, maka sekolah yang berada di Jl Tidar  no 113, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya langsung mengajukan diri. 

Kepala Puskesmas Sawahan Grace  yang ikut terjun ke lokasi merasa senang, dan dalam kesempatan tersebut berhasil memvaksin 180 siswa-siswi. “Kami beserta tim termasuk dari BIN yang turun di SDK Santo Vincentius ikut bangga, ternyata anak anak begitu dijelaskan betapa pentingnya vaksinasi untuk kekebalan masing masing individu dan juga kelompok masyarakat, serentak anak anak bersedia ikut, ini perlu diapresiasi,”ujar Grece. (yad)

Jelang PTM, BIN dan Dinkes Surabaya Gelar Vaksinasi Siswa SD Katolik Santo Vincentius Selengkapnya

Dinkes Surabaya dan BIN Jemput Bola Vaksinasi Warga Kelurahan Petemon Kuburan 

SURABAYA,1minute.id- Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan BIN blusukan ke Petemon Kuburan, Surabaya pada Senin, 17 Januari 2022. Tujuan blusukan jemput bola untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat setempat. 

Untuk mendekatkan pelayanan vaksin kepada masyarakat, maka petugas mesti mau turun ke wilayah terkecil dalam masyarakat, yaitu RT atau RW, demikian disampaikan Koordinator Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Sawahan Denik usai melakukan vaksin tahap 1 di Balai RW 02 

“Selama ini, kami masih sibuk melakukan vaksin di masing masing puskesmas, seiring masyarakat yang karena kesibukan dan juga informasi yang kurang lengkap, sehingga kami harus jemput bola dengan mendatangi mereka,” jelas Denik. 

Puskesmas Sawahan bekerja sama dengan BIN melakukan vaksinasi  di Balai RW 2  Petemon Kuburan dan berhasil mem vaksin 198 orang dosis 1. Ketua RW 2 Petemon Kuburan Wawan merasa senang  karena warganya mendapatkan suntikan vaksin, dan masyarakat tidak perlu jauh jauh pergi ke puskesmas. “Ketika petugas Puskesmas Sawahan dan dari BIN menawarkan untuk dilakukan vaksinasi, maka kami langsung setuju, dengan harapan warga kami semakin sehat,”ujar Wawan. (yad)

Dinkes Surabaya dan BIN Jemput Bola Vaksinasi Warga Kelurahan Petemon Kuburan  Selengkapnya

Divonis 6 Tahun, Mengganti Kerugian Negara Rp 1,04 Miliar, Suropadi Banding

SIDOARJO, 1minute.id –  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Sidoarjo menggelar sidang lanjutan dugaan penyalagunaan anggaran di Kecamatan Duduksampeyan, Gresik pada Rabu, 18 Agustus 2021. Sidang dengan agenda tunggal. Yakni, pembacaan amar putusan majelis hakim Tipikor Surabaya yang diketuai Johanis dengan terdakwa Suropadi,  Camat Duduksampeyan nonaktif.

Pada amar putusannya, terdakwa Suropadi divonis bersalah dengan hukuman selama 6 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan. Selain itu, majelis juga membebani Camat Duduksampeyan nonaktif itu membayar kerugian negara Rp 1,04 miliar. Jika, terdakwa tidak bisa membayar maka harta benda akan disita untuk negara. Jika tidak ada harta senilai itu, maka diganti dengan hukuman penjara selama 2 tahun penjara.

Vonis majelis ini lebih rendah 2 tahun dari tuntutan JPU Kejari Gresik yang menuntut terdakwa selama 8 tahun.
Ditambahkan pada putusan, terdakwa terbukti melalukan tindak pidana korupsi anggaran Kecamatan Duduksampean selama tiga tahun mulai periode 2017-2019.

”Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI No.31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.21 tahun 2001. Kerugian negara akibat tindak pidana yang dilakukan terdakwa sebesar Rp. 1,041 miliar,”tegas Johanis saat membacakan putusan.

Pada sidang putusan yang digelar secara virtual di Pengandilan Tipikor Surabaya ini, terdakwa lansung mengajukan banding. Kuasa hukum terdakwa Suropadi, Fajar Yulianto mengatakan pihaknya akan melakukan upaya banding atas putusan hakim Tipikor Surabaya ini. “Klien dengan tegas meminta kepada kami untuk banding,”kata Fajar kepada wartawan. 

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa terdakwa didepan sidang telah menyatakan banding. “Kami akan laporkan dulu ke atasan hasil putusan ini dan upaya banding yang dilakukan oleh terdakwa. Sikap kami saat ini masih pikir-pikir,”kata Dymas kepada wartawan. 

Seperti diberitakan, dalam surat tuntutan, JPU Kejari Gresik Esti Harjanti Chandrarini menuntut Suropadi itu selama 8 tahun penjara. Selain itu, jaksa penuntut membebani terdakwa Camat Duduksampeyan nonaktif mengganti kerugian negara sebesar Rp 1, 046 miliar dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan.
Sedangkan dalam nota pembelaan (pledoi) dalam lanjutan sidang dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Selasa, 10 Agustus 2021, kuasa hukum terdakwa memohon kepada majelis untuk membebaskan dari segala tuntutan jaksa. 

Andi Fajar Yulianto menyatakan, bahwa fakta bersidangan tidak ada satu orang saksi pun yang mengetahui adanya perbuatan yang didakwakan hingga ditutut terhadap Terdakwa telah melakukan perbuatan melawan hukum, memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi, serta merugikan keuangan Negara.

Bahwa sesuai Tugas dan Kewenangan  dalam jabatannya terdakwa Suropadi telah dilaksanakan dengan baik dan bukti pengabdian loyalitasnya dengan berbagai prestasi yang diperoleh oleh Kecamatan Duduksampeyan. 
Hasil pemeriksaan dan audit dari Inspektorat Gresik diperoleh bahwa selama kurun waktu tiga tahun terdakwa diduga telah menyelewengkan anggaran Kecamatana Duduksampean senilai Rp. 1,041 miliar. (yad)

Divonis 6 Tahun, Mengganti Kerugian Negara Rp 1,04 Miliar, Suropadi Banding Selengkapnya

Kalaborasi Surabaya Raya Lakukan Serbuan Vaksin


GRESIK,1minute.id – Tren kasus Covid-19 menurun. Pemkab Gresik berencana melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat Kota Santri. Vaksinasi masal nanti, Pemkab Gresik berkolaborasi dengan tenaga kesehatan (nakes) Kota Surabaya dan Sidoarjo. Sinergitas itu dilakukan untuk percepatan  membentuk herd immunity minimal 70 persen jumlah penduduk Kota Santri. 

Sinergitas tiga puncuk pimpinan di Surabaya Raya ( Surabaya, Gresik dan Sidoarjo) ini akan diawali dari Kota Pahlawan, Surabaya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gresik mengatakan, fokus penyerbuan vaksin pertama ada di Kota Surabaya. Nakes dari Gresik dan Sidoarjo  membantu melakukan vaksinasi masal masyarakat Kota Pahlawan itu.

“Kami sudah ada kesepakatan bersama dengan Pemkot Surabaya dan Pemkab Sidoarjo melakukan serbuan vaksinasi ini. Dan semua nakes dari Gresik akan ditempatkan di Surabaya,”ujar Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 13 Agustus 2021.

Untuk serbuan vaksinasi terakhir, Gus Yani-panggil akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani,  dilakukan di Kabupaten Sidoarjo. Nakes dari Surabaya serta Gresik akan bersama-sama membantu wilayah itu melakukan vaksinasi masal masyarakat setempat.

Dia berharap agar upaya kerja sama tiga pemerintah daerah di Surabaya Raya akan mempercepat kekebalan komunal di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Hal tersebut sesuai target pemerintah pusat yakni mencapai 70 persen pada akhir 2021.

“Kami harapkan kekebalan komunal masyarakat Surabaya Raya bisa mencapai 70 persen pada akhir 2021, sesuai target pemerintah pusat,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Kapan serbuan vaksinasi kalaborasi di Surabaya dimulai, Gus Yani mengaku  masih menunggu droping vaksin dari pemerintah pusat diperkirakan akhir Agustus sampai September 2021.

”Untuk saat ini, vaksin di Gresik sudah habis. Hanya tinggal dosis kedua. Nanti, ketika tiba vaksin secara besar-besaran baru program serbuan vaksinasi Surabaya Raya kami lakukan bersama,”terangnya.

Disisi lain, Pemkab Gresik merencanakan pemberian vaksinasi untuk penyandang disabilitas. Jumlah mereka diperkirakan 600-an orang. “Sedangkan, kami diskusikan tempat dan waktu pelaksanaannya,”kata Gus Yani. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Saifudin Ghozali menambahkan saat ini keterisian tempat tidur di seluruh sakit di Kabupaten Gresik saat ini telah mengalami penurunan sampai 35,98 persen. Sebelumnya, BOR di sejumlah di RS rujukan Covid-19 Gresik mencapai diatas 86 persen, kemudian turun menjadi rata-rata 68 persen. “Dan saat ini 35,98 persen,”kata Ghozali. (yad)

Kalaborasi Surabaya Raya Lakukan Serbuan Vaksin Selengkapnya