Wabup Gresik Asluchul Alif Serahkan 562 SK PPPK

GRESIK1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 562 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Rinciannya, PPPK tenaga teknis 418 orang ; tenaga guru 66 orang , dan tenaga kesehatan 78 orang. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, menegaskan bahwa penyerahan SK bukanlah ujung jalan, melainkan awal perjalanan baru. “Dengan diterimanya SK PPPK ini, justru perjuangan dimulai. Integritas, dedikasi, dan profesionalisme adalah modal utama untuk menjawab harapan masyarakat,” ucap dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif  di hadapan para penerima SK.

Ia juga menyinggung realitas yang selama ini menghantui tenaga honorer: kesejahteraan yang belum memadai, kontrak yang terbatas, hingga peluang karier yang tak selalu pasti. “Kami memahami betul keresahan itu. Kami, Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus memperjuangkan hak-hak Anda. Karena kesejahteraan adalah kunci agar pengabdian bisa berbuah optimal,” tegasnya.

Wabup Alif mengingatkan, status baru ini membawa amanah besar. Ia juga mengajak PPPK untuk tidak berhenti belajar. Dunia kerja birokrasi kini menuntut inovasi, digitalisasi, dan kecepatan pelayanan. “Masyarakat menaruh harapan pada Anda. Jadikan pekerjaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan hati. Di pundak Anda, ada masa depan layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan manusiawi,” pesannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, menyebut penyerahan SK ini bukan sekadar administratif, melainkan bentuk kepastian hukum bagi mereka yang lolos seleksi. “Dengan pengangkatan ini, hak dan kewajiban para PPPK kini terjamin oleh regulasi. Mereka resmi menjadi bagian dari birokrasi yang akan menggerakkan roda pelayanan publik di Gresik,” jelasnya.

Seremoni penyerahan SK di halaman Kantor Bupati ini bukan hanya acara formalitas. Kegiatan itu menjadi simbol perubahan status sosial ribuan keluarga. Dari honorer yang sering dilupakan, menjadi aparatur negara yang diakui. Dari ketidakpastian menuju kepastian hukum dan penghidupan.

Hal ini diungkapkan juga oleh Atik Nurhayati, tenaga honorer Setda yang menerima SK PPPK. Atik menyandang status tenaga honorer sejak 2012. Setelah penantian selama 13 tahun ia menerima  SK PPPK bagai mimpi yang menjadi kenyataan.

“Alhamdulillah hari ini salah satu mimpi menjadi kenyataan. Terima kasih Pak Bupati, Pak Wabup, Pak Sekda dan seluruh jajaran di BKPSDM Kabupaten Gresik. Kami siap mengabdi dan memberikan yang terbaik,” ujarnya. (yad)

Wabup Gresik Asluchul Alif Serahkan 562 SK PPPK Selengkapnya

Semakin Meriah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir bulan Agustus, perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia terasa semakin meriah di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Bentuk perayaan pun beraneka macam. 

Di Perumahan Alam Bukit Raya RT 02 RW 9 Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas menggelar senam bersama dilanjutkan dengan jalan sehat. Wakil Bupati Gresik dua periode 2010-2020 Mohammad Qosim terlihat bersama ratusan warga untuk senam dan jalan sehat. Semua peserta mendapatkan door prize berupa minyak goreng. Hadiah lainnya, melalui undian kupon yang disiapkan oleh panitia yang dipimpin langsung oleh Ketua RT Susanto.

WARGA Perumahan ABR : (dua dari kiri) Wakil Bupati Gresik dua periode 2010-2020 Mohammad Qosim bersama warga Perumahan Alam Bukit Raya, Kecamatan Kebomas, Gresik mengikuti Jalan Sehat Merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Ahad, 24 Agustus 2025 ( Foto: Istimewa)

Perayaan di Perumahan Cluster Permata Natura lebih heboh lagi. Warga perumahan itu menggelar drama kolosal bertajuk NaturaNite 2025 pada Sabtu malam, 23 Agustus 2025. Drama kolosal dimainkan oleh anak-anak generasi (Gen) Z di kompleks perumahan berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar itu.

Sedangkan, para tua, emak-emak dan kaum Adam memakai busana adat nasional. Sehingga, suasana kompleks perumahan seakan mirip “Kampung” Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika. 

Menurut Al Ushidi, Ketua RW 14 Cluster Permata Natura, drama kolosal, tarian khas daerah dan busana adat nasional sebagai puncak perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. “Pagelaran NaturaNite ini mejadi edukasi terhadap kedaerahan, bukan hanya memeriahkan Hari Kemerdekaan. Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebudayaan yang harus dilestarikan. Kondisi hari ini, tidak hanya pesta perrunjukkan saja tetapi harus ada edukasi terhadap anak anak maupun kebudayaan,” kata Hudi yang juga pengacara itu.

“Kita harus memperahankan dan mengenalkan aneka ragam adat dan kebudayaan sehingga tidak tergerus dengan modernisasi, khususnya memperkenalkan dengan generasi penerus, kalau bukan kita siapa lagi yg mempertahkan kebudayaan kearifan lokal,” imbuhnya.

WAKIL Bupati Gresik Asluchul Alif menyapa anak-anak peserta Jalan Sehat di Kampung halaman di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Gresik pada Ahad, 24 Agustus 2025 ( Foto: Prokopim untuk 1minute.id)

Sementara itu, perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif pada Ahad, 24 Agustus 2025. Desa Sembayat adalah tempat kelahiran Ketua DPC Gerindra Gresik itu. 

Sebelum memberangkatkan peserta jalan sehat, dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dengan mempererat tali silaturahmi. “Jalan sehat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga,” kata suami dr Shinta Puspitasari ini. Gelaran Jalan Sehat ini menyiapkan hadiah motor listrik semakin menambah semangat warga. (yad)

Semakin Meriah Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Gresik  Selengkapnya

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat

GRESIK,1minute.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik menggelar baksi sosial di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif memberikan apresiasi kegiatan tersebut. 

“Saya mengapresiasi peran penting IDI dalam mewujudkan proses pembangunan daerah. IDI menjadi salah satu bagian dalam upaya meningkatkan indeks pembangunan manusia bidang kesehatan,” kata dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Wabup Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kandinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, serta Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Umi Khoiroh serta  Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik Shinta Puspitasari melanjutkan, kegiatan ini dilakukan untuk mencegah risiko terjadinya kelainan refraksi mata dini pada anak. 

Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui adanya kelainan refraksi mata. Mereka yang mengalami kelainan refraksi mata tentu memerlukan alat bantu kacamata agar tidak mengganggu proses belajar yang berdampak pada prestasi siswa siswi kedepan.

“Sekolah Rakyat ini adalah harapan kita untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Anak-anak di sini harus tumbuh sehat, berpendidikan, dan disiapkan menjadi calon pemimpin masa depan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Suami dari dr Shinta Puspitasari tersebut menambahkan, kegiatan bakti sosial IDI di SRMA 37 Gresik, menunjukkan sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Tidak hanya itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik nanti juga akan menghadirkan psikologi dan konseling untuk siswa siswi sekolah rakyat. 

SRMA 37 Gresik, sekolah model boarding school ini baru diresmikan pada awal Juli 2025. Tahun pertama, sekolah rakyat menerima 75 siswa. Mereka terbagi dalam 3 rombongan belajar (rombel). Biaya sekolah dan kebutuhan mereka, antara lain, alat tulis, perlengkapan sekolah, makan 3 kali gratis karena ditanggung oleh pemerintah. Siswa di sekolah ini adalah anak-anak dari keluarga kurang beruntung secara ekonomi. 

Lebih lanjut, Wabup Alif juga menyampaikan bagi siswa yang hidup jauh dari keluarga dan di lingkungan baru, dukungan psikologis dan konseling dibutuhkan untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan asrama. Aspek psikologi berperan penting dalam pengembangan diri siswa. 

“Terima kasih atas kepedulian IDI atas peran aktifnya dalam pelayanan medis dan edukasi kesehatan bagi siswa siswi SRMA. Mudah mudahan kepedulian IDI Gresik menjadi percontohan daerah lain dalam memberikan layanan kesehatan di Sekolah Rakyat, ” tandasnya. 

Di tempat sama, Ketua IDI Cabang Gresik dr Abdul Fatah menyampaikan, salah satu tekad IDI adalah bisa berpartisipasi aktif membangun kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, lanjutnya, kolaborasi dan suport dari Dinas Kesehatan yang merupakan kepanjangan tangan Pemda menjadi semangat kami dalam membantu program pemerintah. 

Ia menambahkan, Baksos ini sudah dilakukan rutin, karena IDI harus terus melayani masyarakat. Salah satunya SRMA 37 Gresik yang merupakan program unggulan pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan yang komprehensif melalui pendidikan. “Baksos ini lebih fokus ke pemeriksaan mata, tentu tidak mengesampingkan pemeriksaan yang lain. IDI juga memfasilitasi kacamata gratis hasil kerjasama dengan Klinik Mata Utama (KMU) bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik,” ungkapnya. 

Bakti Sosial yang dilakukan IDI dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) meliputi pemeriksaan mata dan pemberian kacamata bagi yang memerlukan sesuai koreksi secara gratis. Di samping itu IDI dan IIDI juga memberikan edukasi, penyuluhan kesehatan, sarung, mukena, tali asih, rapor kesehatan hingga memberikan bingkisan makanan tambahan bagi siswa siswi SRMA 37 Gresik. (yad)

IDI Gresik Baksos Pemeriksaan Mata dan  Kaca Mata Gratis, Pemkab Gresik Berikan Konseling Siswa Sekolah Rakyat Selengkapnya

Ini Skema dan Masa Berlaku Diskon PBB-P2 & BPHTB hingga 80 Persen  di Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan diskon pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB P2) hingga 80 persen. Diskon yang berlaku selama sebulan, mulai 17 Agustus sampai 17 September 2025, bagai hadiah bagi masyarakat Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini.

Selain PBB, Pemkab Gresik juga memberikan diskon yang sama, sampai 80 persen untuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, stimulan Pemkab Gresik untuk PBB-P2 dan BPHTB sudah diberlakukan sejak 2023. Namun, stimulan yang diberikan tidak sebesar tahun 2025. Pada 2023 itu, stimulan untuk Niaga sebesar 50 persen, sedangkan  untuk masyarakat sebesar 30 persen. 

Akan tetapi, “kehadiran” Pemkab Gresik dalam pemberian stimulan tidak familier di masyarakat berpenduduk 1,3 juta ini ditengarai kurang sosialisasi. “Nah, di HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, kami berikan lagi stimulan yang lebih besar hingga 80 persen,” ujarnya usai Resepse Kenegaraan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Ahad, 17 Agustus 2025.

Berikut skema stimulan yang diberikan Pemkab Gresik kepada masyarakat Gresik yang berlaku mulai 17 Agustus hingga 17 September 2025 ;

Diskon PBB-P2

• Ketetapan hingga Rp 1 juta : diskon 80%

• Rp. 1 juta–Rp. 5 juta : diskon 50%

• Rp. 5 juta–Rp. 10 juta : diskon 30%

• Rp. 10 juta–Rp. 15 juta : diskon 20%

• lebih dari Rp 15 juta pengurangan dapat diberikan berdasarkan permohonan sesuai ketentuan yang berlaku.

Diskon BPHTB

Jual beli, tukar-menukar, akta pembagian hak bersama, putusan hakim, penggabungan usaha, pemekaran, hadiah, PTSL, dan hibah selain dari orang tua ke anak:

• NPOP ≤ Rp1 miliar : diskon 40%

• Rp 1 miliar – Rp 2 miliar : diskon 10%

• lebih dari Rp 2 miliar : diskon 5%

Waris dan hibah orang tua ke anak: 

• NPOP ≤ Rp 1 miliar : diskon 80%

• Rp 1 miliar–Rp 2 miliar : diskon 25%

• lebih dari Rp 2 miliar : diskon 15%. (yad)

Ini Skema dan Masa Berlaku Diskon PBB-P2 & BPHTB hingga 80 Persen  di Pemkab Gresik  Selengkapnya

Rayakan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemkab Gresik Berikan Diskon PBB P2 hingga 80 Persen 

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan diskon Pajak Bumi  Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) hingga 80 persen.

Wajib pajak tidak perlu mengajukan  permohonan sebab stimulan yang diberikan pada masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani- Asluchul Alif ini sudah tersistem. Selain diskon PBB P-2, Pemkab Gresik juga membebaskan denda pajak daerah itu. Program diskon pajak ini berlaku sebulan, mulai 17 Agustus sampai September 2025.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sebenarnya stimulan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P-2) sudah diberlakukan sejak 2023 lalu. “Akan tetapi, stimulan ini belum falimier di masyarakat,” kata Gus Yani, sapaan akrab,  Fandi Akhmad Yani usai acara Resepsi Kenegaraan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Ahad, 17 Agustus 2025.

Gus Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik Andhi H. Wijaya melanjutkan, dalam kurun selama 20 tahun terakhir atau dua dekade Pemkab Gresik Gresik tidak menaikkan pajak daerah, antara lain, PBB P2. “Pada 2023, Pemkab Gresik menaikkan pajak untuk niaga sebesar 50 persen dan masyarakat sebesar 30 persen,” terang Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

“Akan tetapi, saat itu juga mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) memberikan stimulan terkait diskon pajak tersebut. Tetapi kan, perbup belum falimiler di masyarakat karena kurang sosialisasi,” ujar Mantan Ketua DPRD Gresik itu. Nah, di momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkab Gresik kembali memberikan stimulan berupa diskon pajak daerah hingga 80 persen. 

“Stimulan diskon PBB P2 dan NOP (Nomor Objek Pajak) hingga 80 persen berdasarkan Perbup tahun 2023,” tegasnya. Diskon PBB P2 tidak gebyah uyah alias pukul rata. Pemkab Gresik memberikan sejumlah kriteria. “Mudah-mudahan ini untuk masyarakat Gresik silakan dimanfaatkan Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat Gresik,” kata Gus Yani. 

Ia menjlentrehkan, untuk PBB P2 sebesar Rp 0 hingga Rp 1 juta diskon 80 persen. “Dari jumlah penduduk total 98,31 persen wajib pajak. Masyarakat bisa dapat diskon 80 persen,” tegasnya. Kemudian, PBB P2 sebesar Rp 1 juta – Rp 5 juta diskon 50 persen ; PBB P2 sebesar Rp 5 juta – Rp 10 juta diskon 30 persen dan PBB P2 Lebih dari Rp 10 juta – 15 juta diskon 20 persen.

“Waris hibah dari orang tua kepada anak atau hibah wasiat juga mendapatkan diskon 80 persen,” katanya.  Kreterianya,  Nilai Objek Pajak (NOP) antara Rp 0 sampai Rp 1 miliar diskon sampai 80. ” NOP antara Rp 1 Miliar sampai Rp 2 Miliar diskon 25 persen dan NOP diatas Rp 2 Miliar diskon sebesar 15 persen,” urai suami Nurul Haromaini Ali itu. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan, stimulan berupa diskon pajak daerah ini juga diberikan kepada masyarakat yang menunggak bayar pajak antara 2023 hingga 2024. “Kami membebaskan denda pajak. Jadi, ayo segera bayar pajak,” tegasnya. (yad)

Rayakan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemkab Gresik Berikan Diskon PBB P2 hingga 80 Persen  Selengkapnya

Wabup Gresik Asluchul Alif Launching  Dapur Badan Gizi Nasional ke-10 di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meresmikan Dapur Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Kebomas pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Hadirnya dapur BGN ini wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendukung dan menyukseskan program strategis nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Asluchul Alif menyatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan MBG yang saat ini sudah mulai dijalankan di beberapa titik. Ia menekankan kolaborasi dan sinergi agar ke depan program tersebut cakupannya semakin luas khususnya di Kabupaten Gresik. 

“Dukungan dari Pemda tentu sudah menjadi bagian dari komitmen terhadap program strategis nasional ini. Kami akan membackup, mendukung, dan menyukseskan MBG melalui berbagai lini salah satunya dengan Yayasan Perempuan Semangat Garuda saat ini,” jelas dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia melanjutkan  program MBG ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dasar dan sederajat. Sebagai bentuk intervensi untuk menekan angka stunting serta meningkatkan konsentrasi dan daya tahan belajar peserta didik. 

Ia pun berharap dengan adanya dapur MBG juga dapat menurunkan angka pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan. Pemkab Gresik menargetkan 100 titik calon dapur MBG yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. “Alhamdulillah saat ini sudah 10 titik dapur MBG yang sudah terverifikasi. Bekerjasama dengan TNI, POLRI dan pihak swasta kedepan mudah mudahan terus bertambah,” ujarnya. 

Dalam peresmian itu, Wabup Asluchul Alif didampingi oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Ketua Yayasan Perempuan Semangat Garuda Susmiati Rahmawati, Ketua KADIN Jatim Adek Dwi Putranto, serta perwakilan dari BGN Syahrir.

Kolaborasi dalam pendirian dapur BGN-SPPG dapat bermitra dengan Koperasi Desa (Kopdes) maupun Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih. Dalam menyediakan sarana dan prasarana penyelenggaraan MBG. “Saya yakin program MBG ini dapat sejalan dengan program strategis lainnya seperti Kopdes/Kopkel merah putih. Karena Kopdes/Kopkel Merah Putih bisa menjadi pemasok atau suplai bahan baku untuk program makan bergizi gratis,” tambahnya. (yad)

Wabup Gresik Asluchul Alif Launching  Dapur Badan Gizi Nasional ke-10 di Gresik  Selengkapnya

77 Anggota Paskibraka Gresik Dikukuhkan, Siap Jalankan Tugas

GRESIK1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengukuhkan 77 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gresik 2025 pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Pengukuhan dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik itu berlangsung khidmat dan haru. Perasaan haru tatkala 77 anggota (39 putra dan 38 putri) calon Paskibraka dalam upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia itu mencium bendera Merah Putih. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan semangat para Paskibraka. “Kami mengucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang hari ini resmi dikukuhkan. Kalian adalah putra-putri terbaik Gresik yang akan menjadi teladan bagi generasi muda. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Menjadi anggota Paskibraka suatu kebanggaan bagi mayoritas pelajar SMA sederajat. Persaingan pun sangat ketat. 

Almira Dita Cahyani, contohnya. Salah satu anggota Paskibraka Gresik mengungkapkan rasa bangga bisa menjadi bagian dari tim Paskibraka tahun ini. “Saya sangat senang dan menikmati selama menjalani pelatihan. Rasanya semua lelah terbayar. Sekarang saya sudah siap untuk menjalankan tugas besok pada upacara 17 Agustus 2025,” ujar siswa SMA Negeri 1 Driyorejo itu. (yad)

77 Anggota Paskibraka Gresik Dikukuhkan, Siap Jalankan Tugas Selengkapnya

Wabup Asluchul Alif Bersihkan Pesisir Pantai Gresik, Sejam Kumpulkan Sampah 628 Kilogram 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melakukan aksi bersih-bersih pesisir pantai Gresik. Pesisir pantai mulai Kelurahan Lumpur hingga Kelurahan Kroman. Aksi peduli lingkungan ini untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.

Menurut Asluchul Alif semangat nasionalisme yang tidak hanya diwujudkan melalui simbol, tetapi juga lewat aksi nyata. “Semangat nasionalisme tidak hanya ditunjukkan melalui simbol, tetapi juga lewat aksi konkret seperti menjaga kebersihan dan kelestarian alam,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Sebelumnya, ia membagikan bendera merah putih secara simbolis kepada  peserta kegiatan kegiatan Jumat bersih tersebut. Peserta kegiatan peduli lingkungan ini antara lain kelompok masyarakat nelayan, termasuk ASN Pemkab Gresik, warga sekitar pelabuhan, serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah pesisir.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Gresik menyiapkan  10 ribu bendera merah putih kepada masyarakat sebagai bagian dari semangat peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bersifat simbolis. Namun menjadi upaya memotivasi masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dan menjadikannya budaya yang dilakukan secara rutin.

“Kami berharap kegiatan bersih-bersih ini bisa menjadi budaya masyarakat Gresik, terutama di wilayah pesisir. Dampaknya sangat besar dalam menjaga kebersihan dan kelestarian laut serta pantai,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar dalam merayakan HUT RI tidak perlu menciptakan timbunan sampah berlebihan. Hal ini disampaikannya saat melihat tumpukan sampah yang cukup besar di lokasi kegiatan. “Dalam sejam pelaksanaan aksi ini, telah terkumpul 628 kg sampah. Kami berharap warga bisa merayakan Hari Kemerdekaan dengan penuh sukacita, namun tetap menjaga lingkungan dan tidak menimbulkan sampah,” tambah Sri Subaidah. (yad)

Wabup Asluchul Alif Bersihkan Pesisir Pantai Gresik, Sejam Kumpulkan Sampah 628 Kilogram  Selengkapnya

Kunjungi SRMA 37 Gresik Boarding School Gratis, Mensos Syaifullah Yusuf : Sekolah Rakyat Memuliakan Wong Cilik, Memutus Rantai Kemiskinan 

GRESIK,1minute.id – Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf bersama Wamensos Agus Jabo Priyono meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik yang berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Gus Ipul, sapaan akrab, Syaifullah Yusuf disambut langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Mereka kemudian meninjau ruang kelas, kamar asrama, ruang guru hingga ruang makan siswa. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kunjungan Mensos dan Wamensos ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk memastikan inisiatif pendidikan ini dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Menurutnya, program ini bertujuan menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini sulit mengakses pendidikan, dari keluarga desil 1.

“Meski persiapannya hanya dilakukan dalam waktu enam bulan, namun kami yakin program ini akan sukses. Pemkab Gresik telah melakukan pendekatan bonding antara guru, kepala sekolah, dan seluruh pihak terkait, mengingat banyak tenaga pendidik yang baru pertama kali bergabung SRMA,” terang magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu. 

Ia menjelaskan pemilihan Sidayu didasari pertimbangan efektivitas. Sebelumnya, fasilitas di wilayah tersebut dinilai kurang optimal karena berdekatan dengan SMP Negeri lain. Kemudian dilakukan pengelompokan, siswa SMPN 30 Gresik diarahkan ke SMPN 6 Gresik, sehingga fasilitas di SMPN 30 bisa dimanfaatkan untuk sekolah rakyat. 

“Informasi ini kami sampaikan ke Kementerian Sosial, dan alhamdulillah mendapat respon positif. Mudah mudahan SRMA 37 Gresik menjadi model pendidikan inklusif yang mampu memberi kesempatan lebih luas bagi generasi muda dari keluarga tidak mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik,” harap Gus Yani, sapaan, Fandi Akhmad Yani. 

Mensos Syaifullah Yusuf  menyampaikan, SRMA 37 Gresik merupakan salah satu dari banyak Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Selain itu diperlukan persiapan matang agar pelaksanaan Sekolah Rakyat berjalan optimal. 

Salah satu aspek krusial dalam persiapan ini adalah survei lahan. Kementerian menargetkan lahan minimal 5 hektar untuk setiap sekolah, dengan rekomendasi ideal 6 hektar agar dapat menampung hingga 1.000 siswa serta fasilitas asrama dan perumahan guru “Lahan yang luas sangat penting untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang memadai,” kata Gus Ipul, sapaan, Syaifullah Yusuf. 

Ia menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat memiliki tiga tujuan, yaitu percepatan pengentasan kemiskinan, memuliakan wong cilik, serta memberikan harapan kepada warga miskin dan miskin ekstrem.” Anak-anak mereka bisa mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak-anak lain,” ujarnya. 

Gus Ipul menyebut, Sekolah Rakyat menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi emas 2045 dari anak-anak kurang mampu. Menurutnya, program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo untuk pemerataan pendidikan dari keluarga miskin bisa melanjutkan di Sekolah Rakyat.

Kehadiran program Sekolah Rakyat, lanjut gus Ipul, diharapkan dapat mencetak generasi emas yang berkualitas dengan memiliki pendidikan yang baik. Sehingga dapat memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, Sekolah Rakyat ada tiga kunci gagasan Presiden Prabowo, yakni pertama memuliakan wong cilik atau memuliakan kaum dhuafa yang kurang beruntung dan belum tercover proses pembangunan.

Kedua, kata Mensos, menjangkau yang belum terjangkau dengan banyaknya saudara yang belum dan tidak sekolah serta berpotensi putus sekolah. Diperkirakan anak usia sekolah mulai tingkat SD, SMP dan SMA sekitar 3 juta anak lebih tidak sekolah, putus sekolah dan berpotensi putus sekolah.

“Karena itu, Sekolah Rakyat dapat menjangkau yang belum terjangkau bagi anak-anak yang belum sekolah, putus sekolah dan berpotensi putus sekolah,” ujar Mensos Syaifullah Yusuf.

Pihaknya juga mengatakan kunci ketiga Sekolah Rakyat, yakni memungkinkan yang tidak mungkin karena banyak anak putus harapan, karena tak menyadari orang tuanya tak mampu menyekolahkan anaknya. Dengan Sekolah Rakyat tentu memberikan harapan dan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan yang baik.

“Untuk itu, memungkinkan yang tidak mungkin bagi anak-anak bisa diterima di Sekolah Rakyat,” jelasnya. Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat di Gresik, Mensos Syaifullah Yusuf menyempatkan berdialog langsung dengan guru, siswa, serta wali asrama Sekolah Rakyat.

Dalam forum terbuka ini, para siswa dan guru diberi kesempatan menyampaikan cerita dan harapan mereka. SRMA 37 Gresik oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Agus Zainal Arifin pada Senin, 4 Agustus 2025. Peresmian menandai dimulainya kegiatan belajar mengajar (KBM) di SRMA 37 Gresik Boarding School. 

Gus Ipul menambahkan, untuk mengetahui fisik dan mental siswa akan diadakan rutin cek kesehatan gratis. Selain itu ada pemberdayaan untuk orang tua siswa seperti modal usaha atau kursus usaha hingga tempat tinggal melalui program bedah rumah. “Program seperti Sekolah Rakyat dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi fokus dalam upaya pengentasan kemiskinan,” pungkasnya. (yad)

Kunjungi SRMA 37 Gresik Boarding School Gratis, Mensos Syaifullah Yusuf : Sekolah Rakyat Memuliakan Wong Cilik, Memutus Rantai Kemiskinan  Selengkapnya

Meriah, Jalan Sehat Puncak Harkopnas di Gresik Berhadiah Umrah 

GRESIK,1minute.id – Ribuan warga mengikuti Jalan Sehat memperingati 78 tahun Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) pada Sabtu, 26 Juli 2025. Jalan Sehat sejauh 5 kilometer berhadiah utama Umrah ini dilepas oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif di depan Gedung Wahana Ekspresi Poespone (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pun meriah.

Tampak wajah-wajah semringah dari para peserta Jalan Sehat yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Diskoperindag Gresik Darmawan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan, serta Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gresik Johar Gunawan. 

Jalan Sehat yang mengambil rute Start Jalan Jaksa Agung Suprapto, Proklamasi, Arif Rahman Hakim, Panglima Sudirman dan finish di depan WEP ini diinisiasi oleh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Gresik. Puluhan UMKM ikut meramaikan acara dengan membuka lapak di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyatakan, Jalan Sehat diinisiasi oleh Dekopinda Gresik ini sebagai puncak peringatan Hari Koperasi Indonesia di Kabupaten Gresik.  Koperasi soko guru perekonomian Indonesia. “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur”, itu tema nasional tahun ini.

Dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif mengatakan, Koperasi Desa Merah Putih telah terbentuk di Kabupaten Gresik. Jumlah 356 Kopdes dan Kelurahan Merah Putih. “Kita tahu bersama bahwa bapak Presiden (Prabowo Subianto) melalui Nawa Cita, Koperasi untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Dokter Alif. 

Ia berharap, Koperasi Merah Putih bisa berkolaborasi agar bisa mensejahterakan masyarakat. “Membuat ekosistem Koperasi bersinergi dan maju bersama untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Saya yakin mereka semua bisa berkolaborasi bersama untuk tumbuh bersama,” ujarnya. (yad)

Meriah, Jalan Sehat Puncak Harkopnas di Gresik Berhadiah Umrah  Selengkapnya