DPRD Mengumumkan Pemberhentian Sambari – Qosim serta Menetapkan NIAT sebagai Bupati dan Wabup Gresik


GRESIK, 1minute.id – DPRD Gresik memutuskan memberhentikan Bupati – Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto – Moh Qosim, Rabu 17 Februari 2021 nanti.  Legislator berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu juga mengumumkan pengangkatan atau mengesahkan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih sebagai penggantinya. 

Pengumuman pemberhentian Bupati/Wakil Bupati masa jabatan 2016-2021 dan Pengumuman Pengangkatan /Pengesahan Bupati Wakil Bupati Terpilih periode 2020 melalui rapat paripurna virtual di Gedung DPRD Gresik, Rabu 27 Januari 2021.

Rapat paripurna virtual dipimpin Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir itu dihadiri 40 dari 50 anggota DPRD.  Dalam rapat paripurna virtual itu mengundang Bupati-Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim dan Bupati dan Wabup Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah.  Mereka mengikuti sidang di tempatnya masing-masing. 

Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir mengatakan sesuai dengan sumpah yang telah diucapkan masa bupati dan  wakil bupati periode 2016-2021 akan berakhir 17 Februari 2021.  Selain mengumumkan pemberhentian Bupati Sambari dan Wakilnya, Moh Qosim, rapat paripurna itu mengumumkan, mengesahkan dan menetapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pemilu 2020.  “Penetapan dan pengesahan akan dikirim kepada Mendagri melalui Gubernur Jatim,”kata Abdul Qodir. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mewakili Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan permohonan maaf Bupati Gresik Sambari dalam rapat paripurna virtual itu.  Wabup Qosim mengatakan Bupati Sambari masih proses penyembuhan setelah terpapar virus corona.  Wabup Moh Qosim meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk mendoakan kesembuhan Bupati Sambari. “Sehingga pak Bupati Sambari bisa melakukan aktivitas lagi,”kata Qosim. 

Wabup Qosim mengatakan masa kepemimpinan Bupati Sambari – Wakil Bupati Gresik Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Bupati Sambari mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang turut serta mewujudkan kabupaten lebih baik dan maju segala bidang. “Dengan harapan peran dan konstribusi terus dilanjutkan untuk mendukung program pembangunan periode bupati dan wakil bupati berikutnya,”ujar Wabup Qosim. (*)

DPRD Mengumumkan Pemberhentian Sambari – Qosim serta Menetapkan NIAT sebagai Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini

GRESIK, 1minute.id – Sekretaris dewan (sekwan) dan komisioner KPU di 18 kabupaten/kota berkumpul di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa 26 Januari 2021. 

Sekwan dan komisioner KPU itu datang untuk menghadiri undangan rapat koordinasi usulan pemberhentian dan pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dari hasil pilbup serentak 9 Desember 2020 lalu. 

Diantara, 18 kabupaten/kota di Jatim itu adalah Sekwan dan komisioner KPU Gresik. Rakor direncanakan selama dua hari, Selasa hari ini dan Rabu besok.   

“Iya saya diundang, KPU juga diundang. Acaranya nanti sore,”kata Sekretaris Dewan (Sekwan) Gresik Darmawan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Selasa, 26 Januari 2021. 

Informasi yang dihimpun rakor itu untuk membahas usulan pemberhentian dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Untuk diketahui, KPU Gresik  menetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilbup 9 Desember 2020 lalu. 

Penetapan Gus Yani dan Bu Min dilakukan KPU Gresik, Jumat, 22 Januari 2021. Setelah penetapan KPU, kemudian DPRD Gresik mengesahkannya, Senin, 25 Januari 2021. 

Disisi lain, masa bakti Bupati dan Wabup Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Sebagai kalangan menghendaki, pelantikan bupati dan wabup terpilih bersamaan berakhirnya masa bakti bupati dan wabup Gresik. 

Sehingga, tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu, diperkirakan akan memutuskan jadwal penghentian dan pelantikan Bupati dan Wabup Gresik. “Besok (Rabu, Red) mungkin sudah ada jadwal dari Provinsi,”ujar Darmawan. 

Terpisah, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni membenarkan pihaknya ikut diundang dalam rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu. Roni memprediksi rakor itu untuk menyamakan persepsi terkait prosedur persiapan usul pemberhentian dan pengesahan, pengangkatan bupati dan wabup. 

“(tugas) KPU sudah selesai dengan pengusulan pengesahan kemarin. Pelantikan (Bupati dan Wakil Bupati) sudah menjadi ranah Pemprov,”ujar Roni dikonfirmasi, Selasa 26 Januari 2021.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim membenarkan masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021.” Iya benar,  saya dan Pak Sambari purna tugas 17 Februari 2021. Sekarang saya sudah siapkan ruangan untuk bu Min (Aminatun Habibah, wabup terpilih),”ujar Qosim usai mengikuti  penetapan Bupati dan Wabup terpilih Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di salah satu hotel, Jumat, 22 Januari 2021. (*)

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini Selengkapnya

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Dua paslon Bupati-Wakil Bupati Gresik duduk bareng satu meja di salah satu hotel di kompleks perumahan Gresik Kota Baru (GKB),  Jumat 22 Januari 2021. Mereka memakai dresscode baju putih. Menikmati makan siang sambil menunggu rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati Gresik 2020.

Dua paslon itu adalah nomor urut 1 Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). Sejumlah partai pengusung kedua paslon berpencar di meja lainnya.

Saat itu, jarum jam menunjukkan pukul 14.00 atau molor 60 menit dari jadwal penetapan Bupati dan Wabup Gresik terpilih dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 9 Desember 2020. Setelah menikmati makan siang, mereka lalu masuk dalam ruangan acara. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni memimpin rapat pleno terbuka dengan agenda penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

Roni membacakan Keputusan KPU Gresik No: 02/HK.03.1-KPt/3525/KPU-Kab/1/2021, tentang penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020.

Dan, berdasarkan Surat Dinas KPU RI No 60/PL.027-SD/03/KPU/1/2021, perihal penetapan memutuskan, Paslon Nomor 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Paslon terpilih dengan perolehan sebanyak 369.844 suara atau 50,98 persen.

Roni menyatakan, penetapan tersebut setelah KPU Gresik menerima Buku Registrasi Perkara Konstutusi (BRPK) Mahkamah Konstitusi (MK) lewat KPU RI.

Roni menyatakan  pelaksanaan tahapan Pilbup Gresik 2020  dimulai Januari 2020  berjalan dengan baik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya Pilkada Gresik 2020,”ucap Roni.

(ki-ka) Asluchul Alif, Moh Qosim, Bupati terpilih Fandi Akhmad Yani, dan Wabup Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Roni juga mengapresiasi kehadiran dua paslon pada rapat pleno penetapan. “Mungkin hanya di Gresik semua paslon hadir saat penetapan. Kami sangat mengapresiasi,”kata Roni semringah.

Roni kemudian memberikan kesempatan paslon untuk memberikan sambutan. Paslon QA mendapatkan giliran pertama. Qosim didampingi Alif  mengucapkan selamat atas ditetapkannya Gus Yani-Bu Min sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

“Saya ucapkan selamat atas ditetapkannya Mas Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya ucapan selamat Gus Yani – Bu Min yang telah mendapatkan amanat masyarakat Gresik. Niat telah dipilih Allah SWT memimpin 1,35 juta masyarakat Gresik,”imbuhnya. 

Qosim yang juga Wabup Gresik meminta kepada seluruh undangan untuk mendoakan Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto yang masih menjalani isolasi karena terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya mengajak semua masyarakat mendoakan Pak Bupati Sambari yang tengah isolasi,”kata Qosim. Dia juga berterima kasih kepada para tim relawan QA atas perjuangannya. “Mudah-mudahan dibalas oleh Allah. Saya minta maaf jika ada salah,” katanya.

Qosim melanjutkan Pilbup Gresik 2020 sudah selasai. Sudah tak ada Paslon QA dan Niat, yang ada hanya warga Gresik untk kebaikan Kabupaten Gresik. 

“Saya mengimbau kepada semua pendukung QA untuk doa restunya terhadap Gus Yani – Bu Min. Itu perintah agama, taat kepada pemimpin,” pintanya. “Saya ucapkan selamat bekerja,”imbuhnya. 

Sementara itu, pasangan bupati dan wabup terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah berharap Gresik semakin berkah dilindungi dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.   “Mudah-mudahan kemenangan pilkada merupakan kehendak Allah, bukan keinginan kami berdua,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani itu. 

“Setelah pilkada, tak ada nomor 1 dan 2. Yang ada sila ketiga, Persatuan Indonesia,”katanya berdiplomatis. 

Mantan Ketua DPRD Gresik ini menambahkan, dalam memimpin Gresik Baru, butuh kolaborasi. Sebab, menurutnya tantangan lebih besar. “Ke depan hanya kolaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru. Kami mengajak Pak Qosim – Alif untuk sama-sama bareng berkolaborasi untuk perubahan Gresik Baru,”kata Gus Yani. (*)

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru Selengkapnya

Wabup Gresik Lantik 461 Pejabat Fungsional

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Moh Qosim melantik dan mengambil sumpah 461 pejabat fungsional di Pemkab Gresik, Rabu 20 Januari 2021.

Pelantikan dilakukan daring dan luring. Di halaman kantor Bupati Gresik diikuti 244 orang, Aula Dinas Pendidikan Gresik dan Dinas Kesehatan masing-masing 100 dan 60 ASN. Kemudian, RSUD Umar Mas’ud 38 orang dan UPT SMP Negeri 19 Gresik ada 19 orang. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim dalam sambutan mengingatkan para Pejabat yang dilantik selalu disiplin penerapan protokol kesehatan.

“Kita harus mendukung pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Toh, tidak mungkin pemerintah akan mencelakakan masyarakatnya. Pandemi ini sudah sangat mengorbankan berbagai sendi kehidupan,”tegas Qosim.

Sedangkan, pejabat yang baru dilantik, tambah Qosim, untuk meningkatkan kinerjanya agar kesejahteraan masyarakat bisa segera terwujud.

“Bekerjalah dengan baik dan sungguh-sungguh, perkara rezeki serahkan kepada Allah SWT. Semoga kelak Anda bisa dipromosi menjadi pejabat tinggi,” imbuh Qosim.

Sementara itu, Kepala BKD Gresik Nadlif melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi, menjelaskan jumlah pejabat fungsional yang dilantik  sebanyak 461 orang. Kebanyakan penjabat yang dilantik itu adalah para CPNS yang baru masuk.

Mereka adalah para dokter, bidan, apoteker dan tenaga Kesehatan yang lain. Selain itu, ada juga Guru, penyuluh pertanian, ahli tehnik bangunan, tehnik pengairan serta yang lain. (*)

Wabup Gresik Lantik 461 Pejabat Fungsional Selengkapnya