Gus Yani, Pidato Kerakyatan Jlentrehkan Program Nawa Karsa

GRESIK,1minute.id – Program 99 Hari Nawa Karsa di hari kedua masa kepemimpinan duet Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di depan Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 2 Maret 2021. 

Pidato kerakyatan dengan protokol kesehatan diawali santunan anak yatim itu dihadiri pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, ulama, forkopimda dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik.

Menurut Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani, Nawa Karsa menuju Gresik Baru berisi sembilan visi dan misi. “Misi utama untuk mewujudkan Gresik Baru yang Mandiri, Sejahtera, Berdaya Saing dan Berkemajuan berlandaskan Akhlakul Karimah,”kata Gus Yani didampingi Wabup Aminatun Habibah.

Program 99 Hari kerja pertama, Gus Yani–Bu Min untuk menciptakan tata kelola yang dinamis dan transparan menuju good and clean government. Bupati akan membangun Gresikpedia.

“Kami akan berkolaborasi dengan berbagai komunitas untuk media sinkronisasi data dan integrasi sistem informasi menuju sistem satu data rujukan yang dapat diakses oleh seluruh warga kabupaten Gresik ( One data, One Portal, and Open Access ),”kata Bupati Gresik termuda itu.

Untuk menjaga identitas kota religius, tambahnya, sebagai apresiasi memberikan santunan kehormatan kepada 1.000 hafidz. Selanjutnya, berkembang untuk menjangkau guru ngaji, marboth masjid dan musala, penjaga makam, situs religi, dan situs budaya.

“Prioritas kami dalam 99 hari pertama, dalam rangka membangun Gresik Baru adalah dengan melakukan perbaikan kualitas air PDAM,”katanya.

Caranya, mengeliminasi kebocoran, peremajaan pipa untuk mendukung mata air Umbulan, serta pengawasan kejernihan air. Selanjutnya, keberlanjutan pemantaban infrastruktur daerah, untuk kelayakan hunian dan ketangguhan daerah menghadapi bencana.

“Gresik Baru memprioritaskan kota bebas banjir, oleh sebab itu pemerintah daerah akan melakukan normalisasi kali lamong, kami akan menyiapkan lahan secara progresif untuk pembangunan tanggul dan dengan ditambah kolam retensi untuk menampung luapan kali lamong,”terangnya.

Bupati menyebut perbaikan Infrastruktur desa melalui program gerbang dusun. Gresik Baru bergerak mempercepat pembangunan desa dengan melakukan alokasi pembangunan infrastruktur sebesar Rp. 178,8 miliar yang ditujukan untuk pembangunan jalan, infrastruktur pertanian, perekonomian dan pelayanan publik.

PROGRAM NAWA KARSA : Sembilan program Bupati – Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Program ini, 99 hari pertama, kami berupaya menciptakan warga desa yang ayem tentrem dan dapat menerima manfaat pembangunan secara langsung. Kami juga akan menghadirkan kartu Go Tani. Kartu ini memiliki kebermanfaatan yang luas bagi petani dan nelayan untuk mengakses dana bantuan berupa alat produksi, permodalan, asuransi, akses terhadap gudang tani, serta kemudahan dalam distribusi dan penjualan,”urainya.

Pada bidang Pendidikan, Bupati dan Wakil Bupati, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah, akan menghadirkan beasiswa Gresik Cerdas, melalui Nawa Karsa Gresik cerdas.

“Kami berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan murah berkualitas untuk seluruh masyarakat Gresik. Peningkatan infrastruktur dan suprastruktur pelayanan pendidikan akan menjadi prioritas pembangunan Gresik Baru untuk menguatkan kualitas sumber daya manusia Gresik guna bersaing dalam era disruptif,”tandasnya.

Kemudahan layanan kependudukan. Melalui Nawa Karsa Gresik sehati, kami menjamin seluruh anak Gresik yang baru lahir akan mendapatkan akta kelahiran. “Lahir, pulang bawa akta. Secara serentak akan kami mulai di 12 rumah sakit bersalin dan 32 puskesmas.

Di akhir sambutannya, mengajak seluruh masyarakat mendukung visi-misi-program. Gus Yani mengakui, warisan Sambari-Qosim adalah capaian yang sangat penting dan menjadi kerja yang akan kami apresiasi untuk kami rawat dan lanjutkan pada fase yang lebih baik.

“Mulai hari ini sudah tidak ada lagi kubu Gus Yani dan Bu Min serta Pak Qosim- Alif, Wahai Warga Gresik apabila kita semua ditanya, berapa jumlahmu? Jawablah jumlah kita adalah satu sebagai warga Gresik yang berjuang bersama untuk kemajuan melalui jalan perubahan,”pungkasnya. (*)

Gus Yani, Pidato Kerakyatan Jlentrehkan Program Nawa Karsa Selengkapnya

Luncurkan Gerbang Pahlawan , Gus Yani Awali Donor Plasma Convalense


GRESIK,1minute.id – Program 99 hari Gresik Baru resmi launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 2 Maret 2021.

Antara lain, Gerakan Sang Mantan jadi Pahlawan (Gerbang Pahlawan). Program mengajak para penyintas Covid-19 untuk mendonor plasma convalesen. Sekitar seratus mantan Covid-19 yang siap untuk donor plasma itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPC PPP Gresik Achmad Nadir dan Veri, anggota Polres Gresik yang menjalani donor plasma di ruang tamu rumah Dinas Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik.

“Sebagai seorang pemimpin saya harus memberikan contoh. Dan, saya alumni S-1 atau Covid,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani sambil tersenyum. Gus Yani menceritakan, dirinya masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Dalam kondisi sehat.

“Tidak ada gejala apa pun. Swab positif. Berulangkali saya lakukan hasilnya tetap positif. Akhirnya saya putuskan untuk isolasi mandiri,”terang suami Nurul Haromaini itu.

Pada 25 Desember 2020, Gus Yani menjalani isolasi mandiri selama 25 hari. Selama masa isolasi itu, Bupati Gresik berusia 35 tahun itu menjalani berbagai kegiatan secara daring atawa dalam jaringan. Yakni, webinar dan membaca buku.

“Selama 25 hari isolasi itu Saya bisa menghatamkan 5 buku. Alhamdulillah ada hikmah,”terang Gus Yani. Gus Yani menjadikan pengalaman OTG Covid-19 itu sebagai sebuah hikmah. Dia pun mengajak masyarakat alumni S-1- istilah lain – penyintas Covid versi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno untuk menjadi pahlawan bagi masyarakat yang sedang berjuang hidup karena terpapar pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Gus Yani menegaskan ikhtiar penuntasan penanganan Covid-19 ini bisa segera teralisasi. Selain donor plasma convalense dan vaksinasi Covid-19 akan terus digeber di Kota Santri – sebutan lain – Kabupaten Gresik ini.

“Kita berusaha maksimal mendukung vaksinasi serentak,”tegasnya. Sebelum pencanangan Program Gerbang Pahlawan, Gus Yani mendatangi program vaksinasi di markas komando distrik militer (Kodim) 0817 Gresik. “Semua babinsa sudah menjalani vaksin. Mereka sudah sehat,”tegasnya.

Tentang program seribu vaksin untuk imam masjid dan musala menyambut bulan Suci Ramadan, akan segera dilakukan. “Harapannya, imam masjid dan musala saat menjadi imam membuat jamaah merasa aman dan nyaman,”tegasnya. (*)

Luncurkan Gerbang Pahlawan , Gus Yani Awali Donor Plasma Convalense Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani minta Kepala OPD Tidak Copy Paste Program

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak OPD kerja keras. Tidak copy paste program.

“Mari kita kreatif dan inovatif dengan menciptakan hal-hal yang baru. Jangan ada lagi program kegiatan yang sifatnya copy paste. Keajaiban bisa kita dapatkan dari sesuatu yang baru bukan program lama yang di copy paste. Mari kita optimalkan penggunaan Dana Desa, agar masyarakat lebih sejahtera,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat memimpin Apel Pagi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 1 Maret 2021.

Apel perdana Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah masuk kerja. Apel diikuti seluruh aparat sipil negara (ASN), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat. 
Apel pagi perdana ini juga dihadiri Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno.

(ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Pj.Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno usai apel perdana di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 1 Maret 2021

Gus Yani – sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani memberikan perhatian serius persoalan infrastruktur dan pelayanan publik. “Terkait banyaknya insfratruktur serta jalan yang rusak seluruh OPD untuk berkolaborasi,”tegas Gus Yani serius. 

Pada kesempatan itu, Gus Yani mengajak seluruh kepala OPD untuk menyiapkan kebijakan strategis untuk reformasi birokrasi dan revolusi mental seperti yang digaungkan oleh Presiden RI.

“Pemerintah harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Mudahkan layanan jangan sampai ada yang dipersulit. Mulai pelayanan kependudukan dan pelayanan masyarakat yang lain,” tandasnya.

Usai memimpin apel pagi, Gus Yani kemudian menggelar rapat bersama kepala OPD dan Camat di ruang Putri Mijil lantai dasar kantor Bupati Gresik. (*)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani minta Kepala OPD Tidak Copy Paste Program Selengkapnya

Gelar Tasyakuran Pelantikan, Bupati dan Wabup Gresik Dapat Doa dan Pesan Khusus Habib Luthfi

GRESIK,1minute.id –  Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah menggelar tasyakuran Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di Pendapa Bupati Gresik pada Sabtu, 27 Februari 2021. Tasyakuran digelar secara sederhana. Namun tetap khidmat. Diawali Khotmil Quran, badal salat Subuh dilanjutkan dengan Istighotsa.

Tasyakuran dihadiri Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, sejumlah ulama, forkopimda dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani,-Aminatun Habibah bersama Habib Luthfi di Rumah Dinas Bupati Gresik pada Sabtu. 27 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dalam tausiyah, Habib Luthfi memberikan sejumlah pesan khusus kepada Gus Yani-sapaan akrab -Fandi Akhmad Yani dan Bu Min -panggilan- Aminatun Habibah untuk ikut menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Jangan mau saling dibenturkan oleh sesama bangsa dan tanah air. Jangan mudah termakan hoaks,”kata Rais Am Idarah Aliyah Jamiyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyah (Jatman) ini.

Selain itu, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) ini juga berpesan agar selalu menanamkan cinta kepada bangsa dan tanah air. “Jangan mudah terpecah belah,”imbuhnya. 

Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tiba-tiba Habib Luthfi berdiri dengan suara bergetar menyatakan “Wahai bangsa ku yang aku banggakan rela kah kita terpecah bela?”dijawab serentak tidak rela. Habib Luthfi mengaku bangga dan senang jawaban itu dan mengakhiri pidato kerakyatannya.

Sebelumnya, di ruang tamu rumah Dinas Bupati Gresik, Habib Luthfi mendoakan Gus Yani dan Bu Min bisa semakin mensejahterakan masyarakat Gresik. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku mendapatkan kehormatan tasyakuran pelantikan kedatangan tamu Habib Luthfi bin Yahya. Tasyakuran secara sederhana dengan protokol kesehatan ditengah guyuran hujat lebat. “Semoga Gresik ke depan menjadi lebih bermanfaat. Mudah-mudahan Gresik Baru lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat Gresik,”ujar Gus Yani. (*)

Gelar Tasyakuran Pelantikan, Bupati dan Wabup Gresik Dapat Doa dan Pesan Khusus Habib Luthfi Selengkapnya

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Gresik Tambah Seratus Fasyankes dan Seribu Vaksinator

 GRESIK,1minute.id – Percepatan pemberian vaksin coronavirus disease 2019 dipercepat. Caranya, menambah jumlah fasilitas kesehatan (faskes) dan vaksinator.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat persiapan percepatan pemberian vaksin Sinovac untuk masyarakat itu.  Ada dua fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang dikunjungi Gubernur Khofifah yakni RS Semen Gresik dan Puskesmas Alun-alun Gresik. 

Gubernur Khofifah didampingi Wabup Gresik Moh Qosim, Pj Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarnodan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.   Sekitar pukul 13.00 tiba di Puskesmas Alun-alun Gresik. Puskesmas berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik ini akan menjadi tempat penyimpanan vaksin Sinovac buatan Tiongkok itu.

Ruang penyimpanan (cold storage) atau cold room, vaccine rafrigerator luasnya 3×4 meter persegi. 
“Cold storege ukuran 3×4 meter persegi sangat besar,”ujar Gubernur Khofifah yang baru sembuh dari corona itu.  Gubernur Khofifah mengatakan, presiden Joko Widodo menghendaki percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat kelar kurun waktu 12 bulan. “Awalnya direncanakan 15 bulan,”kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini. 

Pemprov Jatim kemudian menginiasiasi percepatan vaksinasi itu dengan cara menambah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyanked) dan vaksinator. Untuk Gresik, katanya, jumlah faskes 56 unit akan menaikkan dua kali lipat. “Gresik akan menambah fasyankes hingga 100 tempat,”ujarnya. “Vaksinator akan diantara 500 sampai 1.000 vaksinator,”imbuhnya. 

Dengan menambah jumlah fasyankes dan vaksinator bisa menjadi role model percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat. “Keberadaan Gresik, Surabaya dan Sidoarjo, tiga daerah mendapatkan vaksin ini menjadi penting untuk menjadi referensi kabupaten atau kota lainnya,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala dinas kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menyatakan, penambahan fasyankes di. mulai awal Februari 2021. SK penambahan100  fasyankes telah diteken,”ujar Ghozali.  Sedangkan, untuk penambahan vaksinator sudah ditambah 30 pada 28 Januari 2021. “Akan kita tingkatkan terus hingga 1000 vaksinator,”tegasnya. (*)

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Gresik Tambah Seratus Fasyankes dan Seribu Vaksinator Selengkapnya

Pandemi, Pelantikan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik di Kantor Gubernur Jatim

GRESIK,1minute.id – Rapat koordinasi sekretaris dewan di Gedung Grahadi Surabaya menyempati pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilbup serentak pada Rabu, 17 Februari 2021.

Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir mengatakan plantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah digelar Gedung Grahadi Surabaya. Pelantikan Bupati dan Wabup terpilih dalam Pilbup 2020 bersamaan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim. 

“Masa pandemi pelantikan tidak dilakukan di gedung DPRD Gresik,”kata Abdul Qodir  Rabu 27 Januari 2021. Abdul Qodir didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan usai memimpin Rapat Paripurna DPRD Gresik dengan Acara Pengumuman Pemberhentian Bupati/Wakil Bupati masa jabatan 2016-2021 dan Pengumuman Pengangkatan /Pengesahan Bupati Wakil Bupati Terpilih periode 2020 di Gedung DPRD Gresik, Rabu 27 Januari 2021.

Pelantikan pasangan calon yang diusung oleh enama partai yakni PDI-P, PPP, NasDem, Partai Demokrat, Partai Golkar dan PAN itu  bersama 16 kabupaten/kota di Jatim lainnya. “Saya ucapkan selamat,””ujar politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik itu.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan menambahkan Pilbup serentak diikuti 19 kabupaten/kota di Jawa Timur. “Tiga kabupaten/kota masih sengketa Pilkada jadi pelantikan hanya diikuti 16 kabupaten/kota saja,”ujar politisi PDI-P ini.  Pelantikan Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah ini rencananya akan dihadiri pimpinan DPRD Gresik. “Saya akan hadir dalam pelantikan (Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah),”tegas Mujib.  (*)

Pandemi, Pelantikan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik di Kantor Gubernur Jatim Selengkapnya

DPRD Mengumumkan Pemberhentian Sambari – Qosim serta Menetapkan NIAT sebagai Bupati dan Wabup Gresik


GRESIK, 1minute.id – DPRD Gresik memutuskan memberhentikan Bupati – Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto – Moh Qosim, Rabu 17 Februari 2021 nanti.  Legislator berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu juga mengumumkan pengangkatan atau mengesahkan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih sebagai penggantinya. 

Pengumuman pemberhentian Bupati/Wakil Bupati masa jabatan 2016-2021 dan Pengumuman Pengangkatan /Pengesahan Bupati Wakil Bupati Terpilih periode 2020 melalui rapat paripurna virtual di Gedung DPRD Gresik, Rabu 27 Januari 2021.

Rapat paripurna virtual dipimpin Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir itu dihadiri 40 dari 50 anggota DPRD.  Dalam rapat paripurna virtual itu mengundang Bupati-Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim dan Bupati dan Wabup Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah.  Mereka mengikuti sidang di tempatnya masing-masing. 

Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir mengatakan sesuai dengan sumpah yang telah diucapkan masa bupati dan  wakil bupati periode 2016-2021 akan berakhir 17 Februari 2021.  Selain mengumumkan pemberhentian Bupati Sambari dan Wakilnya, Moh Qosim, rapat paripurna itu mengumumkan, mengesahkan dan menetapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pemilu 2020.  “Penetapan dan pengesahan akan dikirim kepada Mendagri melalui Gubernur Jatim,”kata Abdul Qodir. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mewakili Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan permohonan maaf Bupati Gresik Sambari dalam rapat paripurna virtual itu.  Wabup Qosim mengatakan Bupati Sambari masih proses penyembuhan setelah terpapar virus corona.  Wabup Moh Qosim meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk mendoakan kesembuhan Bupati Sambari. “Sehingga pak Bupati Sambari bisa melakukan aktivitas lagi,”kata Qosim. 

Wabup Qosim mengatakan masa kepemimpinan Bupati Sambari – Wakil Bupati Gresik Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Bupati Sambari mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang turut serta mewujudkan kabupaten lebih baik dan maju segala bidang. “Dengan harapan peran dan konstribusi terus dilanjutkan untuk mendukung program pembangunan periode bupati dan wakil bupati berikutnya,”ujar Wabup Qosim. (*)

DPRD Mengumumkan Pemberhentian Sambari – Qosim serta Menetapkan NIAT sebagai Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini

GRESIK, 1minute.id – Sekretaris dewan (sekwan) dan komisioner KPU di 18 kabupaten/kota berkumpul di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa 26 Januari 2021. 

Sekwan dan komisioner KPU itu datang untuk menghadiri undangan rapat koordinasi usulan pemberhentian dan pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dari hasil pilbup serentak 9 Desember 2020 lalu. 

Diantara, 18 kabupaten/kota di Jatim itu adalah Sekwan dan komisioner KPU Gresik. Rakor direncanakan selama dua hari, Selasa hari ini dan Rabu besok.   

“Iya saya diundang, KPU juga diundang. Acaranya nanti sore,”kata Sekretaris Dewan (Sekwan) Gresik Darmawan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Selasa, 26 Januari 2021. 

Informasi yang dihimpun rakor itu untuk membahas usulan pemberhentian dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Untuk diketahui, KPU Gresik  menetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilbup 9 Desember 2020 lalu. 

Penetapan Gus Yani dan Bu Min dilakukan KPU Gresik, Jumat, 22 Januari 2021. Setelah penetapan KPU, kemudian DPRD Gresik mengesahkannya, Senin, 25 Januari 2021. 

Disisi lain, masa bakti Bupati dan Wabup Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Sebagai kalangan menghendaki, pelantikan bupati dan wabup terpilih bersamaan berakhirnya masa bakti bupati dan wabup Gresik. 

Sehingga, tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu, diperkirakan akan memutuskan jadwal penghentian dan pelantikan Bupati dan Wabup Gresik. “Besok (Rabu, Red) mungkin sudah ada jadwal dari Provinsi,”ujar Darmawan. 

Terpisah, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni membenarkan pihaknya ikut diundang dalam rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu. Roni memprediksi rakor itu untuk menyamakan persepsi terkait prosedur persiapan usul pemberhentian dan pengesahan, pengangkatan bupati dan wabup. 

“(tugas) KPU sudah selesai dengan pengusulan pengesahan kemarin. Pelantikan (Bupati dan Wakil Bupati) sudah menjadi ranah Pemprov,”ujar Roni dikonfirmasi, Selasa 26 Januari 2021.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim membenarkan masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021.” Iya benar,  saya dan Pak Sambari purna tugas 17 Februari 2021. Sekarang saya sudah siapkan ruangan untuk bu Min (Aminatun Habibah, wabup terpilih),”ujar Qosim usai mengikuti  penetapan Bupati dan Wabup terpilih Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di salah satu hotel, Jumat, 22 Januari 2021. (*)

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini Selengkapnya

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Dua paslon Bupati-Wakil Bupati Gresik duduk bareng satu meja di salah satu hotel di kompleks perumahan Gresik Kota Baru (GKB),  Jumat 22 Januari 2021. Mereka memakai dresscode baju putih. Menikmati makan siang sambil menunggu rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati Gresik 2020.

Dua paslon itu adalah nomor urut 1 Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). Sejumlah partai pengusung kedua paslon berpencar di meja lainnya.

Saat itu, jarum jam menunjukkan pukul 14.00 atau molor 60 menit dari jadwal penetapan Bupati dan Wabup Gresik terpilih dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 9 Desember 2020. Setelah menikmati makan siang, mereka lalu masuk dalam ruangan acara. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni memimpin rapat pleno terbuka dengan agenda penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

Roni membacakan Keputusan KPU Gresik No: 02/HK.03.1-KPt/3525/KPU-Kab/1/2021, tentang penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020.

Dan, berdasarkan Surat Dinas KPU RI No 60/PL.027-SD/03/KPU/1/2021, perihal penetapan memutuskan, Paslon Nomor 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Paslon terpilih dengan perolehan sebanyak 369.844 suara atau 50,98 persen.

Roni menyatakan, penetapan tersebut setelah KPU Gresik menerima Buku Registrasi Perkara Konstutusi (BRPK) Mahkamah Konstitusi (MK) lewat KPU RI.

Roni menyatakan  pelaksanaan tahapan Pilbup Gresik 2020  dimulai Januari 2020  berjalan dengan baik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya Pilkada Gresik 2020,”ucap Roni.

(ki-ka) Asluchul Alif, Moh Qosim, Bupati terpilih Fandi Akhmad Yani, dan Wabup Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Roni juga mengapresiasi kehadiran dua paslon pada rapat pleno penetapan. “Mungkin hanya di Gresik semua paslon hadir saat penetapan. Kami sangat mengapresiasi,”kata Roni semringah.

Roni kemudian memberikan kesempatan paslon untuk memberikan sambutan. Paslon QA mendapatkan giliran pertama. Qosim didampingi Alif  mengucapkan selamat atas ditetapkannya Gus Yani-Bu Min sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

“Saya ucapkan selamat atas ditetapkannya Mas Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya ucapan selamat Gus Yani – Bu Min yang telah mendapatkan amanat masyarakat Gresik. Niat telah dipilih Allah SWT memimpin 1,35 juta masyarakat Gresik,”imbuhnya. 

Qosim yang juga Wabup Gresik meminta kepada seluruh undangan untuk mendoakan Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto yang masih menjalani isolasi karena terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya mengajak semua masyarakat mendoakan Pak Bupati Sambari yang tengah isolasi,”kata Qosim. Dia juga berterima kasih kepada para tim relawan QA atas perjuangannya. “Mudah-mudahan dibalas oleh Allah. Saya minta maaf jika ada salah,” katanya.

Qosim melanjutkan Pilbup Gresik 2020 sudah selasai. Sudah tak ada Paslon QA dan Niat, yang ada hanya warga Gresik untk kebaikan Kabupaten Gresik. 

“Saya mengimbau kepada semua pendukung QA untuk doa restunya terhadap Gus Yani – Bu Min. Itu perintah agama, taat kepada pemimpin,” pintanya. “Saya ucapkan selamat bekerja,”imbuhnya. 

Sementara itu, pasangan bupati dan wabup terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah berharap Gresik semakin berkah dilindungi dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.   “Mudah-mudahan kemenangan pilkada merupakan kehendak Allah, bukan keinginan kami berdua,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani itu. 

“Setelah pilkada, tak ada nomor 1 dan 2. Yang ada sila ketiga, Persatuan Indonesia,”katanya berdiplomatis. 

Mantan Ketua DPRD Gresik ini menambahkan, dalam memimpin Gresik Baru, butuh kolaborasi. Sebab, menurutnya tantangan lebih besar. “Ke depan hanya kolaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru. Kami mengajak Pak Qosim – Alif untuk sama-sama bareng berkolaborasi untuk perubahan Gresik Baru,”kata Gus Yani. (*)

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru Selengkapnya

Wabup Gresik Lantik 461 Pejabat Fungsional

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Moh Qosim melantik dan mengambil sumpah 461 pejabat fungsional di Pemkab Gresik, Rabu 20 Januari 2021.

Pelantikan dilakukan daring dan luring. Di halaman kantor Bupati Gresik diikuti 244 orang, Aula Dinas Pendidikan Gresik dan Dinas Kesehatan masing-masing 100 dan 60 ASN. Kemudian, RSUD Umar Mas’ud 38 orang dan UPT SMP Negeri 19 Gresik ada 19 orang. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim dalam sambutan mengingatkan para Pejabat yang dilantik selalu disiplin penerapan protokol kesehatan.

“Kita harus mendukung pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Toh, tidak mungkin pemerintah akan mencelakakan masyarakatnya. Pandemi ini sudah sangat mengorbankan berbagai sendi kehidupan,”tegas Qosim.

Sedangkan, pejabat yang baru dilantik, tambah Qosim, untuk meningkatkan kinerjanya agar kesejahteraan masyarakat bisa segera terwujud.

“Bekerjalah dengan baik dan sungguh-sungguh, perkara rezeki serahkan kepada Allah SWT. Semoga kelak Anda bisa dipromosi menjadi pejabat tinggi,” imbuh Qosim.

Sementara itu, Kepala BKD Gresik Nadlif melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi, menjelaskan jumlah pejabat fungsional yang dilantik  sebanyak 461 orang. Kebanyakan penjabat yang dilantik itu adalah para CPNS yang baru masuk.

Mereka adalah para dokter, bidan, apoteker dan tenaga Kesehatan yang lain. Selain itu, ada juga Guru, penyuluh pertanian, ahli tehnik bangunan, tehnik pengairan serta yang lain. (*)

Wabup Gresik Lantik 461 Pejabat Fungsional Selengkapnya