Wabup Gresik dr Asluchul Alif, Pimpin 500 Guru PPPK Tanam Pohon di Islamic Center

GRESIK,1minute.id – Suasana masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center lebih riuh dari biasanya pada Senin, 24 Februari 2025. Sebanyak 500 orang pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK dari unsur guru untuk berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon.

Bila satu guru satu pohon. Ada sebanyak 500 batang pohon yang tertanam di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabapaten Gresik. Bila satu pohon hidup berusia setahun bisa menghasilkan sekitar 2-5 kilogram oksigen. Dalam sehari satu dapat menyediakan oksigen untuk sekitar 2-4 orang per hari (tergantung pada jumlah oksigen yang dihasilkan dan kebutuhan oksigen manusia). 

Bila total 500 pohon yang ditanam semua hidup bisa menyediakan oksigen sebanyak 4 orang sama dengan 2.000 jiwa mendapatkan oksigen gratis. Artinya, kebutuhan oksigen untuk warga sekitar Islamic Center terpenuhi. Selain oksigen, halaman Islamic Center yang menjadi salah satu tempat destinasi edukasi berbasis teknologi akan ijo royo-royo. Semakin ciamik dan sejuk.

Penanaman pohon ini merupakan implementasi Peraturan Bupati Gresik Nomor 39 Tahun 2024, yang mewajibkan berbagai pihak untuk turut serta dalam penghijauan. Kewajiban ini tidak hanya berlaku bagi CPNS dan calon PPPK, tetapi juga bagi PNS yang menerima kenaikan pangkat serta individu atau badan yang mengajukan izin mendirikan bangunan atau persetujuan bangun gedung (IMB/PBG) dan dokumen lingkungan.  

Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan kawasan yang hijau dan asri di sekitar Islamic Center Balongpanggang. Ia berharap kawasan ini nantinya menjadi destinasi wisata edukasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat, terutama generasi muda Gresik.  

“Kami ingin kompleks Islamic Center ini penuh dengan pohon yang rindang, rapi, asri, dan nyaman. Ini akan menjadi destinasi baru di Gresik Selatan, yang kami sebut Gresik Universal Sains and Art,” ujarnya dalam sambutan pada Senin, 24 Februari 2025. Penanaman pohon ini, adalah hari keempat dokter Alif menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik.

Pada kesempatan tersebut, Asluchul Alif juga berpesan kepada peserta PPPK agar menjadi teladan bagi murid-murid mereka.  “Guru adalah panutan bagi siswa. Perilaku baik dari guru akan menginspirasi siswa untuk meniru nilai-nilai positif,” tutupnya.  

Dalam kegiatan penanaman pohon ini, dokter Alif didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik Sri Subaidah, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatul Sa’diyah, dan Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Gresik Agung Endro D.S. Utomo dan Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Pemkab Gresik dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menciptakan ruang yang mendukung perkembangan pendidikan dan budaya di daerah ini.  (yad)

Wabup Gresik dr Asluchul Alif, Pimpin 500 Guru PPPK Tanam Pohon di Islamic Center Selengkapnya

Wabup Gresik dr Alif Lepas Peserta Gerak Jalan Tradisional 35 km, Balongpanggang-Gresik

GRESIK,1minute.id – Gerak Jalan Tradisional Balongpanggang – Gresik kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Tradisi yang sudah puluhan tahun itu menempuh jarak sekitar 35 kilometer. Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang memberangkatkan peserta gerak jalan pada Sabtu, 22 Feberuari 2025.

Start di Kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring dan finish di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas. Gerak jalan dalam rangkaian merayakan HUT ke-51 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik ini diikuti sebanyak 2.438 peserta. Hadiah yang disediakan senilai Rp 42 juta. 

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini. Ia berharap gerak jalan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kesehatan.  

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Pemkab Gresik ke-51 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-538. Ini adalah momen bersejarah untuk mengenang perjalanan panjang Gresik sekaligus merenungkan apa yang bisa kita lakukan untuk masa depan daerah tercinta,” ujar dokter Alif, begitu sapaan akrabnya.

Mengapa start tradisi Gerak Jalan Balongpanggang-Gresik dipusatkan di Kompleks Islamic Center ?  Ia mengatakan, kegiatan ini turut memperkenalkan Islamic Center sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Gresik. Selain menjadi pusat kegiatan keagamaan, Islamic Center juga memiliki potensi sebagai destinasi wisata religi dan edukasi.  

“Di kompleks Islamic Center ini terdapat Masjid KH Robbach Ma’sum dan perpustakaan berbasis digital. Oleh karena itu, kegiatan Harlah NU dan gerak jalan diselenggarakan di sini sebagai upaya memperkenalkan fasilitas ini kepada masyarakat,” jelasnya.  

Ia juga menyampaikan bahwa lokasi Islamic Center yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Lamongan menjadikannya sebagai destinasi yang bisa dikunjungi masyarakat dari luar kota. Meskipun masih dalam tahap penyelesaian, pemerintah berkomitmen untuk segera merampungkan pembangunan.  

“Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Yani – Alif, kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Islamic Center ini secepat mungkin,” tambahnya.  Selain sebagai ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya pasar kaget dan keikutsertaan UMKM lokal, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.  

“Kegiatan ini juga menjadi upaya penguatan ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku UMKM di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. Dalam gerak jalan ini, peserta berlomba memakai kostum unik untuk menarik perhatian masyarakat. Ada yang berkostum nenek sihir dengan sapu lidi, ada juga kostum wayang orang , dan super hero. Sepanjang jalan dilalui peserta, warga berjubel untuk menyaksikan hiburan gratis tersebut. (yad)

Wabup Gresik dr Alif Lepas Peserta Gerak Jalan Tradisional 35 km, Balongpanggang-Gresik Selengkapnya

Hari Pertama Ngantor, Wabup Gresik Blusukan ke SDN 16 Gresik dan Sidak Air Bersih di Pranti

GRESIK,1minute.id –  dr Asluchul Alif langsung tancap gas. Di hari pertama, Jumat, 21 Februari 2025 sebagai Wakil Bupati Gresik langsung blusukan ke Kecamatan Kedamean. Dokter Alif, sapaan akrabnya, meninjau kondisi infrastruktur pendidikan dan sanitasi warga. 

Salah satu sekolah yang menjadi perhatiannya adalah UPT SMP Negeri 16 Gresik yang mengalami kerusakan cukup parah. Ia meninjau sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan, seperti plafon yang ambrol, tembok dan lantai yang retak, serta ruang bimbingan konseling yang tidak layak digunakan.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Pada 2025, perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan akan menjadi prioritas utama,” ujar dr Alif pada Jumat, 21 Februari 2025.

Ia didampingi Staf Ahli Bupati bidang Fisik dan Prasarana Johar Gunawan, Sekretaris Dinas Pendidikan  Herawan Eka Kusuma, serta Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD Rian Pramana Suwanda.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengunjungi sekolah-sekolah lain yang mengalami kondisi serupa. Menurutnya, laporan mengenai sekolah rusak di Kabupaten Gresik telah diterima hingga ke Komisi IV DPR, dan data tersebut akan disinkronkan terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan Gresik.

Selain itu, dr. Alif menjelaskan bahwa Instruksi Presiden atau Inpres nomor 1 Tahun 2025 akan dimanfaatkan secara efisien untuk mempercepat renovasi sekolah. “Kami akan berupaya menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, baik melalui anggaran pusat, dana CSR, maupun sumber pendanaan lainnya,” tegasnya. “Kami tidak ingin lagi mendengar ada sekolah yang ambruk atau plafon yang jebol. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan,” tambahnya.

Setelah meninjau SD Negeri 16 Gresik, Wabup Alif melanjutkan inspeksi ke Desa Pranti, Kecamatan Menganti, untuk mengecek pelayanan air bersih bagi warga. Dalam kesempatan tersebut, dr. Alif didampingi Kepala Desa Pranti Hardi, meninjau saluran air bersih yang dialirkan ke rumah-rumah warga.

“Fasilitas air bersih menjadi salah satu target utama kami agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses air bersih dengan mudah. Ini penting untuk mewujudkan pola hidup sehat serta mendukung program pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Gresik akan terus berupaya meningkatkan akses air bersih demi kesejahteraan masyarakat. “Saya berharap masyarakat semakin mudah mengakses kebutuhan air bersih, terutama untuk keperluan rumah tangga. Dengan begitu, kesejahteraan dan kesehatan warga akan meningkat, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting,” katanya.

Untuk merealisasikan visi-misi pembangunan periode 2025-2030, dr. Alif menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. “Dari data yang ada, sebanyak 385 warga di Desa Pranti membutuhkan akses air bersih, namun hingga saat ini baru 80 warga yang telah mendapatkan aliran air. Ini menjadi persoalan yang harus segera kami selesaikan agar seluruh warga Desa Pranti dapat menikmati air bersih,” pungkasnya. (yad)

Hari Pertama Ngantor, Wabup Gresik Blusukan ke SDN 16 Gresik dan Sidak Air Bersih di Pranti Selengkapnya

Wabup Gresik Pamitan, ASN Gresik Brebes Mili, Bu Min : Jabatan ada Batasnya, tetapi Pengabdian kepada Masyarakat Tidak Boleh Berhenti

GRESIK,1minute.id – Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah segera berakhir. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pun mulai pamitan kepada para aparatur negeri sipil atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik pada Senin, 17 Februari 2025.

Bu Min, begitu biasa disapa, pamitan ketika memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Suasana apel pun haru. Ada yang mbrebes mili alias terharu terutamapegawai perempuan. Bu Min adalah Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang akan memasuki usia 51 tahun pada 27 Februari 2025 nanti.

Bu Min menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh ASN atas dedikasi, kerja sama, dan dukungan selama dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik sejak 26 Februari 2021. Masa kepemimpinannya bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, akan berakhir pada 20 Februari 2025.

“Empat tahun ini bukan perjalanan yang mudah, tetapi berkat kebersamaan dan kerja keras kita semua, banyak hal yang bisa kita capai untuk kemajuan Gresik,” ujarnya.

Cukup banyak capaian yang sudah diraih selama kepemimpinan Bu Min bersama Bupati Fandi Akhmad Yani. Masih lekat di ingatan, kala keduanya mengawali masa kepemimpinan berjibaku dengan pandemi Covid-19. Selepas itu ketika pandemi berlalu, upaya pemulihan segala bidang terus dilakukan.

Di bidang pendidikan, Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, termasuk memberikan beasiswa bagi siswa tidak mampu dan meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN.

Di sektor kesehatan, katanya, penurunan angka stunting menjadi prioritas, dengan berbagai program intervensi yang melibatkan banyak pihak. Selain itu, Gresik juga meraih berbagai penghargaan, di antaranya Kabupaten Layak Anak atau KLA serta capaian dalam upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik.

Tak hanya itu, Bu Min juga dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Kepeduliannya terhadap pemberdayaan perempuan dan anak-anak menjadi salah satu warisan penting, dengan berbagai program untuk mendorong peran perempuan dan pemenuhan hak-hak anak.

Di akhir sambutannya, Bu Min berpesan kepada seluruh ASN untuk terus berinovasi dan bekerja dengan hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jabatan itu ada batasnya, tetapi pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Saya titip Gresik kepada panjenengan semua, teruslah bekerja dengan hati, berikan yang terbaik untuk masyarakat. Jangan mempersulit hal-hal yang sebenarnya mudah,” pesannya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan. “Saya manusia biasa yang tentu tidak luput dari kesalahan. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf jika ada ucapan atau tindakan saya yang kurang berkenan. Terima kasih atas segala bantuan, kerja sama, dan doa panjenengan semua. Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan keberkahan,” tutupnya. (yad)

Wabup Gresik Pamitan, ASN Gresik Brebes Mili, Bu Min : Jabatan ada Batasnya, tetapi Pengabdian kepada Masyarakat Tidak Boleh Berhenti Selengkapnya

DPMPTSP Gresik Gelar Gebyar Pelayanan Publik, Besok Berakhir

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPM PTSP menggelar gebyar pelayanan publik di Atrium Gressmall Gresik. Kegiatan yang berlangsung 12 hingga 14 Februari 2025 di buka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Kamis, 13 Februari 2025.

Kegiatan ini rangkaian menyemarakkan  Hari Ulang Tahun atau HUT ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik. HUT Pemkab diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. 

“Acara ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempermudah akselerasi dunia usaha. Serta sebagai upaya untuk meningkatkan berbagai layanan kepada masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka dan interaktif,” ujar Wabup Aminatun Habibah didampingi Kepala DPMPTSP Gresik A.M. Reza Pahlevi.

Menurutnya, acara ini juga menjadi ajang untuk mempertemukan berbagai pelaku usaha di bidang industri, properti dan transportasi dengan masyarakat luas. Juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih memahami kemajuan dan inovasi yang ada di bidang-bidang tersebut. 

“Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini. Baik dari tenant pelayanan yang berada di mal pelayanan publik maupun pelaku usaha yang turut memperkenalkan produk dan layanannya,” ucap Bu Min, sapaan akrabnya. 

Lebih lanjut wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini mengungkapkan, sebagai bagian dari visi dan misi Kabupaten Gresik, kami bertekad untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat melalui kegiatan seperti ini. Agar mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik dan juga mendorong sektor industri, properti dan transportasi untuk terus berkembang dan berinovasi. 

“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai upaya konkret Pemkab Gresik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui pelayanan yang mudah, cepat dan efisien,” tandasnya.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPMPTSP Kabupaten Gresik dengan Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Surabaya. (yad)

DPMPTSP Gresik Gelar Gebyar Pelayanan Publik, Besok Berakhir Selengkapnya

Ketua Kwarcab Gresik Lantik 188 Anggota Pramuka Garuda 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 188 anggota pramuka, dilantik dan dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik Aminatun Habibah.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung khidmat. Mereka yang dilantik berasal dari berbagai sekolah setelah melewati uji kelayakan dan seleksi dari pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Gresik. Pelantikan ratusan anggota Pramuka Garuda disaksikan langsung oleh orang tua mereka membuat suasana haru. 

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik Aminatun Habibah, tujuan gerakan Pramuka yaitu untuk membentuk kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriot, taat hukum. Serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pramuka Garuda diharapkan menjadi generasi muda yang memiliki karakter unggul dan selalu disiplin. Juga senantiasa mengamalkan Satya dan Darma Pramuka,” pesan Kak Aminatun Habibah di Gedung Kwarcab Gerakan Pramuka Gresik pada Senin malam, 23 Desember 2024.

Pendidikan Kepramukaan dalam sistem pendidikan nasional, kata Kak Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik itu, termasuk dalam jalur pendidikan non formal. Yang dipercaya untuk mengembangkan nilai-nilai karakter spiritual, nasionalisme, dan kepemimpinan. Syarat pencapaian Pramuka Garuda diatur dalam keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 038 Tahun 2017 tentang petunjuk penyelenggaraan Pramuka Garuda. 

“Pengembangan Pramuka Garuda di masing-masing golongan siaga, penggalang, penegak, dan pandega sebagai upaya menyiapkan tantangan global era revolusi 4.0. Sebuah tantangan yang harus dihadapi bersama. Hampir di semua aspek kehidupan tak terkecuali pendidikan,”ujarnya.

Menurutnya, tantangan pendidikan di era 4.0 mencakup perubahan pola pikir, perubahan cara belajar, perubahan cara bertindak. Hal ini merupakan upaya untuk terus berinovasi serta mengembangkan kreatifitas di berbagai bidang. Untuk menjawab tantangan tersebut dibutuhkan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, pendidik, peserta didik, orang tua dan satuan komunitas. 

“Salah satunya dengan menitikberatkan pada kecakapan literasi digital. Tidak hanya siswa, pendidik juga dituntut untuk mampu meningkatkan kompetensi dan pemahaman literasi serta menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan keilmuannya,” tambahnya. 

Sebelum mengakhiri sambutan, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gresik Aminatun Habibah mengajak adik-adik Pramuka Garuda untuk terus berlatih mengasah keterampilan Kepramukaannya, dan melakukan pengabdian sebagai Pramuka Garuda melalui pengamalan Trisatya dan kode kehormatan Pramuka. 

Pihaknya menambahkan, selain itu Kepala Sekolah dan Pembina Gugus Depan untuk selalu meningkatkan pola pembinaan adik-adik. Baik spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisiknya melalui berbagai pembinaan yang aktif dan progresif seiring perkembangan jaman. 

“Bapak dan Ibu sebagai wali Pramuka harus turut serta berpartisipasi dalam setiap kegiatan adik-adik Pramuka dan berperan aktif pada kegiatan di Gugus Depan. Karena tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari Bapak dan Ibu semua tidak akan bisa berjalan dan berarti,” pungkasnya. (yad)

Ketua Kwarcab Gresik Lantik 188 Anggota Pramuka Garuda  Selengkapnya

Festival Bandar Grissee Bakal Jadi Agenda Kharisma Event Nusantara

GRESIK1minute.id – Festival Bandar Grissee kembali digelar Disparekrafbudpora Gresik. Festival tahun ketiga ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Festival selama 3 hari ini, mulai Jumat, 20 Desember hingga Minggu, 22 Desember 2024 ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengisi liburan Natal dan Tahun Baru atau Nataru. Selain penampilan kesenian, seperti tari dan musik. Di festival yang dipusatkan di kawasan heritage, bangunan kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik, Jawa Timur ini menikmati sejumlah peninggalan Sunan Giri yang dipamerkan di museum temporer, Kantor Pos Indonesia. 

Ada replika keris kalamunyeng dan surban Sunan Giri yang Wali Sanga juga Kepala Pemerintahan di Bukit Giri dengan gelar Prabu Satmata itu. “Monggo masyarakat Gresik berbondong-bondong ke sini (kantor pos Indonesia,Red). Bila tidak sempat bisa berkunjung di museum Sunan Giri di Kompleks Makam Sunan Giri,” kata Wabup Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga atau Disparekrafbudpora Gresik Syaifuddin Ghozali pada Jumat malam, 20 Desember 2024.

Sementara itu, di Gardu Suling Bandar Grissee, tidak kalah meriah. Hari pertama diisi dengan tari Damarkurung, serta peragaan busana tematik, tentang busana etnik Muslim Jawa, Arab, dan Tionghoa. Ratusan pasang mata meniknati hiburan gratis tersebut sambil nyeruput kopi. 

Peragaan busana tematik, batik tenun maupun tari yang mengangkat tema Damarkurung tidak di sebuah panggung cat walk. Tapi, peragaan di jalan raya alias fashion on the Street Bandar Grissee. 

Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifuddin Ghozali mengatakan, Festival Bandar Grissee ini memasuki tahun ketiga. “Tahun pertama Festival Bandar Grissee dibuka Menteri Pariwisata Sandiaga Uno,” terang Ghozali. 

Ia berharap tahun depan, Festival Bandar Grissee bisa masuk agenda Kharisma event Nusantara. “Saat ini, festival Bandar Gresik sudah tiga tahun digelar secara berturut-turut. Tahun depan semoga bisa masuk Kharisma event Nusantara,” tegas Ghozali yang berlatar pendidikan dokter gigi itu.

Festival Bandar Gresik, layak masuk Kharisma Event Nusantara. Ia mencontohkan, di event East Java Tourism Award atau EJTA 2024, Festival Bandar Grissee meraih juara satu kategori pariwisata yang dikelola kelompok masyarakat sadar wisata atau Pokdarwis Bandar Grissee. 

Lalu, kedua rangkaian Festival Bandar Grissee ini, adalah pemeran museum Sunan Giri. Mengapa Pameran Museum Sunan Giri ditampilkan dalam Festival Bandar Grissee adalah bentuk kolaborasi. Ghozali menyebut di EJTA 2024, Museum Sunan Giri telah menyabet juara pertama Destinasi Wisata yang dikelola oleh Pemerintah. (yad)

Festival Bandar Grissee Bakal Jadi Agenda Kharisma Event Nusantara Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Menuju Three Zero 2030, Stigma & Diskriminasi ODHA Jadi Tantangan

GRESIK1minute.id – “Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sarasehan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 di Aula Dhurung Bawean, Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sarasehan yang diinisiasi oleh Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kabupaten Gresik diikuti ratusan orang mengusung tema “Hak Setara Untuk Semua, Bersama Kita Bisa”. 

Wabup Aminatun Habibah melanjutkan, salah satu persoalan bangsa yang belum bisa teratasi dan belum bisa terurai dengan baik sampai saat ini adalah penyebaran virus HIV/AIDS. 

“HIV/AIDS menjadi permasalahan tidak hanya sebatas sisi kesehatan saja. Tetapi juga menjadi perhatian sosial, politik, agama, hingga ekonomi,” ucap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Dia mengatakan,selaras dengan tema Hari AIDS Sedunia 2024, “Hak Setara Untuk Semua dan Bersama Kita Bisa”, diharapkan orang dengan HIV (ODHIV), Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) bisa mendapat hak-haknya dan menjalani hidup secara mandiri. “Saat ini yang menjadi tantangan terbesar adalah stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA),” ujarnya.

Wabup menambahkan, tema ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan yang inklusif dalam pemenuhan hak-hak setiap individu. Termasuk akses terhadap layanan kesehatan yang setara tanpa stigma dan diskriminasi.

Menurutnya, dengan mengeliminasi stigma dan diskriminasi menjadi upaya penting dalam keberhasilan penanggulangan HIV AIDS menuju three zero pada 2030. Upaya ini sangat membutuhkan dukungan lintas program maupun lintas sektor

“Saya berharap kepada jajaran kesehatan, duta peduli HIV/AIDS, OPD, lembaga dan mitra terkait dapat mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi. Serta melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” tegas Bu Min. 

Selain kolaborasi dan sinergi dengan semua stakeholder, Wabup Gresik Bu Min berharal sosialisasi semakin intens untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. 

“Mudah-mudahan melalui sarasehan ini kita dapat memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Total kasus baru sejak 2019 hingga Oktober 2024 sejumlah 667 kasus padahal target Pemerintah Kabupaten Gresik pada 2030 harus nol kasus, three zero. Nol kasus HIV AIDS, nol kematian dan nol Diskriminasi. Melalui sarasehan ini Gresik bisa mengurangi HIV/AIDS. 

Di tempat sama, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA Kabupaten Gresik dr. Adi Yumanto menambahkan, pada awal 2024 kegiatan KPA lebih kepada pencegahan. Selain itu memberikan pelatihan kepada duta peduli dan kegiatan rutin lainnya. Seperti penyuluhan kesehatan, sosialisasi ke sekolah dan luar sekolah hingga sarasehan. 

“Menyambut Hari AIDS Sedunia, upaya pencegahan HIV/AIDS tidak harus dilakukan KPA maupun duta peduli saja. Namun perlunya langkah strategis berbasis kolaborasi dengan pendekatan pentahelix,” kata pensiunan ASN yang pernah menjabat Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik itu. 

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga turut menyerahkan bantuan secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik yang diberikan kepada ODHA dan ADHA. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Menuju Three Zero 2030, Stigma & Diskriminasi ODHA Jadi Tantangan Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah Berikan Reward kepada Kafilah Juara MTQ ke-30 Jatim

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik memberikan reward kepada para kafilah berprestasi di Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ ke-30 Provinsi Jatim. 

Meski penyerahan reward terlambat, namun para kafilah itu tetap tersenyum bahagia. Apresiasi kepada para kafilah yang telah mengharumkan nama Kota Santri- sebutan lain – Kabupaten Gresik dihelat sederhana di Ruang Argolengis Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 November 2024.  

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang menyerahkan reward kepada para sang juara itu. “Kami mohon maaf atas keterlambatan pemberian reward ini. Hal ini terjadi semata-mata karena keterbatasan anggaran yang sedang fokus pada pemulihan pasca pandemi. Namun, keterlambatan ini sama sekali tidak mengurangi rasa bangga kami terhadap perjuangan para kafilah,” ujar Bu Min -sapaan akrab – Aminatun Habibah yang didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Gresik Suprapto, serta Kepala Bagian Kesra Kabupaten Gresik Muchammad Yusuf Ansyori.

Bu Min juga memberikan apresiasi tinggi kepada para kafilah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Gresik di tingkat provinsi. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga semangat syiar Al-Qur’an.

“Prestasi yang diraih ini adalah hasil kerja keras semua pihak, baik para kafilah, pelatih, maupun dukungan dari masyarakat. Kami sangat bangga dan berharap ke depan Kabupaten Gresik dapat terus mencetak juara yang lebih banyak lagi,” tambah mantan Plt Bupati Gresik itu.

Acara pemberian reward ini dihadiri oleh para kafilah, pelatih, keluarga, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik. Selain menjadi bentuk apresiasi, penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan kualitas peserta MTQ di masa mendatang.

Berikut Kafilah Gresik yang mendapatkan reward di MTQ ke-30  Jawa Timur

Juara I : 

1. Tilawah Tuna Netra Putri: Nuriyah Islamiyah

2. Tilawah Dewasa Putri: Lailatul Mubarokah

3. Hifdhil Qur’an 1 Juz dan Tilawah Putri: Nabila Fitrotun Nufus

4. Khot Al Qur’an Mushaf Putri: Nur Fadlilah

5. Khot Al Qur’an Kontemporer Putri: Widdatul Layyinah

Juara II : 

1. Tilawah Anak-anak Putra: Wildan Faruqil Ahkam

2. Hifdhil Qur’an 5 Juz dan Tilawah Putri: Nur Ainia

3. Hifdhil Qur’an 30 Juz Putri: Muniroh Zahro’u Bakkata

4. Tafsir Bahasa Arab Putri: Sawabila Irfanah

Juara III : 

1. Tafsir Bahasa Inggris Putra: Ahmad Musyaddad

2. Syarhil Qur’an Putri: Nailus Sa’adah

3. Syarhil Qur’an Putri: Maya Ziya’ul Millah

4. Syarhil Qur’an Putri: Nur Fajriyatush Shobahah (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah Berikan Reward kepada Kafilah Juara MTQ ke-30 Jatim Selengkapnya

Wabup Aminatun Habibah Dapat Amanah Baru sebagai Plt Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mendapatkan amanah baru sebagai Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Gresik mulai Rabu besok, 25 September 2024.

Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono yang menunjuk Wabup perempuan pertama sebagai Plt Bupati Gresik selama 60 hari kedepan. Mulai 25 September sampai 25 November 2024.

Penunjukan ini dilakukan melalui Surat Perintah Tugas atau SPT yang diserahkan oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono kepada Aminatun Habibah di Kantor Gubernur Jawa Timur pada Senin, 23 September 2024. 

Penyerahan SPT ini dilakukan, karena Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani cuti karena mengikuti kontestasi Pemilihan Bupati Gresik. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani berpasangan dengan dr Asluchul Alif.  Pasangan Gus Yani-dr Alif, telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gresik sebagai paslon tunggal dengan nomor urut – 1 pada Senin malam, 23 September 2024.

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, kepala daerah yang ikut serta dalam kontestasi pilkada diwajibkan untuk cuti selama masa kampanye hingga selesai masa pemilihan.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan kesiapannya dalam mengemban amanah ini. Ia menegaskan bahwa fokus utama selama masa cuti bupati adalah menjaga stabilitas pemerintahan, memastikan tidak ada kendala dalam pelaksanaan program pembangunan, serta menjamin pelayanan publik tetap berjalan efektif.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah tugas besar, namun saya siap untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kami akan memastikan seluruh program kerja pemerintah daerah tetap berjalan sebagaimana mestinya, terutama yang berkaitan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Wabup berlatar pendidik itu. 

Bu Min – sapaan akrab- Wabup Aminatun Habibah meminta kerja sama semua pihak dalam pelaksanaan tugas tersebut. Terkait rencana ke depan, ia menegaskan bahwa sejumlah program prioritas Pemkab Gresik, seperti peningkatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lokal, serta penguatan layanan kesehatan dan pendidikan akan terus dipantau dan dilaksanakan tanpa hambatan. Selain itu, koordinasi intensif dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD juga akan diperkuat guna memastikan kelancaran berbagai kegiatan pemerintahan.

Terpisah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Muftachul Rachman mengatakan, masa cuti Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dimulai 25 September sampai 25 November 2024. “Selama cuti 60 hari, Wakil Bupati yang ditunjuk sebagai Plt Bupati Gresik,” kata Washil. (yad) 

Wabup Aminatun Habibah Dapat Amanah Baru sebagai Plt Bupati Gresik Selengkapnya