Anjangsana ke Dinas Damkar, Wabup Gresik Asluchul Alif Wacanakan Tambah UPT Damkarmat

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melakukan anjangsana ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik pada Selasa, 15 April 2025.

Rangkaian kegiatan Rembug Akur, sebuah forum komunikasi langsung antara pimpinan daerah dengan perangkat organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik ini, Wabup Asluchul Alif didampingi Sekretaris Daerah atau Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Asisten I Sekda Gresik Suprapto. 

Mereka disambut secara langsung oleh Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono dan seluruh personilnya. Dalam kunjungan tersebut, Wabup meninjau langsung sarana dan prasarana serta mendengarkan pemaparan kinerja dan tantangan yang dihadapi Dinas Damkar. Saat ini, Damkar Gresik memiliki empat pos unit pelaksana teknis atau UPT yang tersebar di wilayah kota, utara, dan selatan Gresik, dengan layanan utama berupa pemadaman kebakaran dan aksi penyelamatan, termasuk evakuasi hewan liar. Seluruh layanan ini dilakukan dengan response time maksimal 15 menit sejak laporan diterima.

“Rembug Akur di Damkar ini kami lakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kendala yang dihadapi Damkar Gresik. Dengan begitu, perbaikan-perbaikan yang dibutuhkan dapat segera dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Wabup Asluchul Alif pada Selasa, 15 April 2025.

Data kinerja Damkar Gresik menunjukkan tren peningkatan pelayanan dari tahun ke tahun. Sejak 2022 hingga Maret 2025, tercatat 1.256 kejadian kebakaran dan 1.560 aksi penyelamatan, dengan total 2.816 penanganan. Tahun 2024 menjadi tahun dengan jumlah penanganan tertinggi, yakni sebanyak 1.039 kejadian.

Alif menegaskan bahwa keberadaan Damkar sangat krusial bagi Kabupaten Gresik, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dalam berbagai misi penyelamatan. Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan Damkar mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat.

“Damkar adalah garda terdepan dalam kondisi darurat, baik itu kebakaran rumah, pabrik, maupun penyelamatan warga dari hewan liar. Mereka adalah pelindung masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bagian dari strategi penguatan ke depan, Pemkab Gresik melalui Dinas Damkar tengah mengupayakan peningkatan sarana dan prasarana, termasuk rencana penambahan UPT Damkar di wilayah yang dinilai membutuhkan. Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga menekankan pentingnya menjalin sinergi antara Dinas Damkar dan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Gresik.

“Gresik adalah kawasan industri. Potensi risiko kebakaran di kawasan ini membutuhkan kolaborasi yang kuat. Kita perlu kerja sama dalam hal pelatihan bersama, peningkatan kapasitas, serta dukungan sarana dan prasarana dari dunia usaha agar penanggulangan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi,” jelasnya. (yad)

Anjangsana ke Dinas Damkar, Wabup Gresik Asluchul Alif Wacanakan Tambah UPT Damkarmat Selengkapnya

Pdt Daniel ; Gresik Miniatur Indonesia, Contoh Nyata Keharmonisan antarumat Beragama

GRESIK,1minute.id – Ketua Umum BAMAG Jatim Pdt. Daniel Sugianto melantik Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja atau BAMAG Kabupaten Gresik periode 2025–2030 di Gedung Nasional Indonesia pada Senin, 14 April 2025.

Pelantikan pengurus yang diketuai oleh Pdt. Royke William David ini di antaranya dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Pada kesempatan itu,  Wabup Asluchul Alif mengucapkan ucapan selamat kepada pengurus BAMAG yang baru dilantik itu. Selain itu, ia berharap BAMAG dapat menjadi jembatan sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi keagamaan dan para tokoh agama.

“BAMAG tidak hanya memiliki peran dalam pembinaan sosial, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Ada tugas pokok dan fungsi kolaboratif antara BAMAG dan Pemkab Gresik. Selain itu, BAMAG turut mendorong toleransi antarumat beragama, bukan berdasarkan jumlah mayoritas atau minoritas, tetapi atas dasar kesatuan sebagai bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BAMAG memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus BAMAG dan umat Kristiani untuk bersama-sama mendukung program pembangunan daerah.

“Ada sejumlah program prioritas 100 hari kerja yang sedang kami jalankan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga penanganan banjir. Untuk itu, kami mohon doa dan dukungan agar program-program ini dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum BAMAG Jawa Timur Pdt. Daniel Sugianto, juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus baru. Ia menegaskan bahwa Gresik, meskipun dikenal sebagai kota santri, merupakan contoh nyata keharmonisan antarumat beragama.

“Gresik sering disebut sebagai miniatur Indonesia karena keragaman suku, budaya, dan agama yang hidup berdampingan secara damai. Perbedaan bukanlah penghalang, justru menjadi kekuatan dalam kebersamaan,” ungkapnya.

Menurut Daniel, pemerintah dan gereja harus menjadi mitra yang sehat dan harmonis dalam mendukung pembangunan, baik secara fisik maupun spiritual. Ia juga mendorong agar tercipta ruang-ruang dialog terbuka antaragama untuk mempererat keharmonisan.

“Mari kita jadikan BAMAG tidak hanya sebagai lembaga formal, tetapi juga sebagai mitra yang aktif hadir di tengah masyarakat. BAMAG harus menjadi pembawa damai, harapan, dan solusi bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BAMAG Gresik yang baru dilantik, Pdt. Royke William David, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan oleh Pemkab Gresik kepada kepengurusan BAMAG sebelumnya.

“Banyak kegiatan keagamaan dan sosial yang telah mendapat dukungan dari Pemkab Gresik, termasuk bantuan sosial. Kami menyampaikan terima kasih, dan ke depan BAMAG siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan, baik internal maupun dalam kolaborasi bersama pemerintah daerah,” ujarnya singkat. (yad) 

Pdt Daniel ; Gresik Miniatur Indonesia, Contoh Nyata Keharmonisan antarumat Beragama Selengkapnya

Sambangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Wabup Gresik Asluchul Alif Baca Gresik Tangguh, Sinergi Lawan Covid-19

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif giliran nyambangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. Dokter Alif, sapaan karibnya, ingin memastikan pelayanan publik di bidang perpustakaan dan kearsipan berjalan optimal.

Dalam kunjungan itu, perpustakaan yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik juga ada kunjungan siswa sekolah dasar. Wabup dr. Alif meninjau sejumlah fasilitas, di antaranya, Pojok Baca Digital, ruang multimedia Aquarium Digital (AQUDIG), Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA), serta area baca. Ia mengapresiasi kondisi sarana dan prasarana di Dinas Perpustakaan yang dinilai baik dan lengkap.

“Alhamdulillah, Dinas Perpustakaan memiliki aura yang sangat positif. Sekarang tinggal bagaimana kita meningkatkan dan memanfaatkannya lebih baik ke depan,” ujarnya.

Wabup juga berbagi pengalaman pribadinya tentang pentingnya membaca. Menurutnya, membaca bukan sekadar hobi, tetapi juga menjadi sarana memperoleh wawasan yang lebih luas dalam berbagai aspek kehidupan. 

Ia menambahkan, membaca juga dapat menjadi referensi untuk mengetahui sesuatu hal yang sudah terjadi, yang sedang terjadi, bahkan yang akan terjadi. “Buku bisa menjadi elemen penting, baik dalam menjalani kehidupan maupun dalam tata kelola pemerintahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wabup dr. Alif mengajak seluruh jajaran Dinas Perpustakaan untuk terus membangun kebersamaan dan kekompakan guna meningkatkan inovasi dan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat. “Patut saya apresiasi, masuk pertama kali disini saya melihat adanya semangat kebersamaan, program dan inovasi dari Dinas Perpustakaan,” tandasnya.

Dalam kunjungannya, Wabup dokter  Alif menyempatkan membaca sejumlah buku bacaan. Antara lain, Gresik Tangguh, Sinergi Lawan Covid-19. Buku itu diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Rahardjo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Bupati. “Terima kasih atas kunjungan dan motivasi yang diberikan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, pengembangan, serta pembinaan perpustakaan dan arsip di Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Sambangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Wabup Gresik Asluchul Alif Baca Gresik Tangguh, Sinergi Lawan Covid-19 Selengkapnya

Cuaca Buruk, Wabup Gresik Asluchul Alif Bagikan Bansos untuk Nelayan di 3 Desa di Ujungpangkah 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menyerahkan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada nelayan di tiga desa di Kecamatan Ujungpangkah. Bantuan kepada nelayan di tiga yakni Desa Pangkah Wetan, Pangkah Kulon dan Banyuurip karena terdampak cuaca buruk. Mereka tidak bisa melaut mencari ikan, sebagai profesi utama mereka selama ini.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang menyerahkan bantuan sosial itu secara simbolis. Ia didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rahman, Asisten III Setkab Gresik Misbahul Munir dan Kepala Dinas Sosial atau Kadinsos Gresik Ummi Khoiroh.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari nelayan. Kami juga mengimbau agar para nelayan selalu waspada dan berhati-hati saat menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujar dr. Alif, sapaan akrabnya pada Kamis, 13 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, dr. Alif juga meminta Dinas Perikanan untuk memperbarui dan memvalidasi data nelayan agar program bantuan dapat lebih tepat sasaran. Selain itu, ia menginstruksikan dinas tersebut untuk meningkatkan koordinasi dengan Kelompok Pengelola Irigasi Perikanan (Poklina) guna memastikan saluran irigasi dapat berfungsi optimal dalam mendukung produktivitas budidaya perikanan.

“Koordinasi dengan Poklina sangat penting agar saluran irigasi bisa beroperasi maksimal, sehingga kebutuhan budidaya perikanan dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya. 

Pada kesempatan itu, dr Alif juga menyinggung persoalan maraknya penggunaan jaring cantrang yang dikeluhkan oleh para nelayan. Ia menegaskan bahwa kebijakan larangan penggunaan jaring cantrang merupakan bagian dari program 100 hari kerja bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kebijakan ini juga sejalan dengan program Nawa Karsa Gresik Seger, yang bertujuan untuk menjaga ekosistem laut dan keberlanjutan sektor perikanan di Gresik.

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan ini, Pemkab Gresik akan membentuk Gabungan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang dijadwalkan akan diluncurkan pada bulan Mei 2025.

Pokmaswas ini akan berfungsi sebagai pengawas dalam memastikan aturan larangan jaring cantrang dipatuhi oleh para nelayan. Pemkab Gresik juga sedang menjalin kerja sama dengan Pemprov Jatim dan Polda Jatim untuk memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran di sektor perikanan.

Alif mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menggandeng nelayan lokal untuk membentuk tim keamanan atau Satgas Pesisir. Satgas ini nantinya akan dibekali perlengkapan khusus untuk membantu menjaga ekosistem laut dan mengawasi penggunaan jaring cantrang yang berdampak pada hasil tangkapan nelayan tradisional.

“Kami sedang mengupayakan MoU dengan Pemprov Jatim untuk mewujudkan Satgas Pesisir yang melibatkan nelayan. Ini masuk program 100 hari saya bersama Gus Yani. Mudah-mudahan aturan ini dapat segera kami wujudkan,” ungkapnya. (yad)

Cuaca Buruk, Wabup Gresik Asluchul Alif Bagikan Bansos untuk Nelayan di 3 Desa di Ujungpangkah  Selengkapnya

Wabup Gresik Asluchul Alif Giliran Kunjungi Dinas CKPKP, Target Kolaborasikan Program Kotaku

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif melakukan kunjungan kerja ke Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik pada Selasa, 11 Maret 2025.  

Dalam kunjungan tersebut, dr Alif, sapaan akrabnya didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta Asisten III Setda Misbahul Munir. Mereka disambut oleh Kepala DCKPKP Gresik Ida Laitussa’diyah.

Wabup Asluchul Alif mengapresiasi kinerja Dinas CKPKP yang telah menjalankan berbagai program pembangunan strategis Pemkab Gresik. Program tersebut mencakup penyediaan air bersih dan sanitasi layak, rehabilitasi rumah pascabencana, perbaikan serta peningkatan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), hingga program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

“Program KOTAKU dilaksanakan sebagai upaya membangun platform kolaborasi dalam pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi yang terbangun dapat menciptakan keterpaduan antarsektor untuk bergerak bersama dalam mencapai target pembangunan kawasan permukiman, khususnya mewujudkan Kota Tanpa Kumuh di Kabupaten Gresik.

“Menuntaskan kawasan kumuh merupakan bagian dari upaya pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Asluchul Alif dan Sekda Achmad Washil juga memberikan motivasi kepada pegawai Dinas CKPKP agar semakin semangat dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Selain itu, Wabup meninjau rencana sejumlah pembangunan yang akan berjalan di tahun pertamanya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“Apa yang menjadi urgensi di masyarakat harus menjadi skala prioritas dalam pengerjaan. Kita harus melayani dan menyelesaikan persoalan serta keluhan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah, memaparkan program kerja yang telah dicapai serta yang akan dilaksanakan ke depan. Ia juga meminta arahan dari Wakil Bupati dalam menjalankan tugas kedinasan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, respons beliau sangat baik, dan beliau berpesan agar program-program ini dapat dijalankan sesuai dengan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Wabup Gresik Asluchul Alif Giliran Kunjungi Dinas CKPKP, Target Kolaborasikan Program Kotaku Selengkapnya

RS Gresik Sehati, RSUD ke-3 Milik Pemkab Gresik Resmi Beroperasi tepat di Hari Jadi ke-538 Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Gresik Sehat resmi beropeeasi pada 9 Maret 2025 bertepatan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik atau Harjagres. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan rumah sakit tipe C berlokasi di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik pertama di Gresik selatan. Atau RSUD ketiga yang dimiliki Pemkab Gresik. Tiga RSUD itu, yaitu RSUD Ibnu Sina di Kecamatan Kebomas ; RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean dan RSUD Gresik Sehati di Kecamatan Kedamean. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  menegaskan bahwa kehadiran RSGS merupakan bukti nyata implementasi Nawa Karsa, khususnya Gresik Sehat, yang bertujuan mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan daerah.

“RSGS hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas khususnya bagi masyarakat Gresik wilayah selatan. Ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat di Hari Jadi Kota Gresik ke-538,” kata Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani yang didampingi Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman pada Ahad, 9 Maret 2025.

RSGS mulai dibangun tahun 2023. Rumah sakit tipe C dengan lima lantai. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 101 tempat tidur serta didukung oleh layanan spesialis, di antaranya, Spesialis Anak, Spesialis Bedah, Spesialis Kandungan, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anestesi, dan Spesialis Patologi Klinis. 

Selain itu, ada Layanan Kegawatdaruratan,  layanan rawat inap, dan layanan farmasi  guna memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Tampak hadir di Grand Opening itu, antara lain, Ketua PC NU Gresik KH Mulyadi ; Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir ; Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Kepala Dinas Kesehatan Gresik.dr Mukhibatul Khusnah serta Direktur RSUD Gresik Sehati Riyan Charlie Milyantono.

Pada kesempatan ini, Gus Yani juga menyoroti pentingnya optimalisasi pelayanan kesehatan, termasuk kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, ia juga mengingatkan Badan Pengelola Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan untuk berbenah dan tidak sulit dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Kami berharap BPJS juga berbenah. Jika tidak, Pemerintah Kabupaten Gresik akan mengevaluasi ulang kerja sama. Pelayanan kesehatan harus berjalan tanpa kendala demi kepentingan masyarakat,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sementara, Grand Opening RSGS ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Sebab, beroperasinya rumah sakit ini masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Gresik. “Alhamdulillah, akhirnya ada rumah sakit di dekat sini. Kami tidak perlu jauh-jauh ke kota kalau ada keadaan darurat,” ujar Siti Aminah, warga Kecamatan Kedamean. 

Perasaan lega dan harapan besar seperti yang dirasakan Siti turut mewarnai acara Grand Opening RSGS. Sebagai informasi, kegiatan Grand Opening ini juga dirangkaikan dengan Safari Ramadan 1446 H sebagai wujud syukur, atas berdirinya fasilitas kesehatan baru di Kabupaten Gresik tersebut. Dengan kehadiran RSGS, Pemerintah Kabupaten Gresik semakin memantapkan langkah untuk membangun masa depan kesehatan yang lebih baik. Ini merupakan bagian dari semangat Hari Jadi ke-538 Kota Gresikdemi mewujudkan Gresik baru lebih maju. (yad)

RS Gresik Sehati, RSUD ke-3 Milik Pemkab Gresik Resmi Beroperasi tepat di Hari Jadi ke-538 Kota Gresik Selengkapnya

Mudik Gratis Bareng Gus Yani-dr Alif, Ini Jadwal, Tujuan dan Syaratnya

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik atau Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan Gresik kembali menggelar Mudik Gratis 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis 27 Maret 2025 di Kantor Bupati Gresik.

Acara bertitel Mudik Gratis 2025 Bareng Gus Yani dan Dokter Alif ini menyediakan ribuan kursi bus di 8 jurusan. Bagi warga Gresik yang ingin memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini bisa mendaftar ke Kantor Dishub Gresik mulai Selasa, 11 Maret 2025 di jam kerja.

Usai rapat koordinasi persiapan mudik gratis, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Khusaini,  mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyediakan berbagai rute tujuan ke berbagai wilayah di Jawa Timur, antara lain:

Gresik – Situbondo – Banyuwangi

Gresik – Pasuruan – Probolinggo – Lumajang – Jember

Gresik – Malang – Blitar

Gresik – Jombang – Kediri – Tulungagung – Trenggalek

Gresik – Nganjuk – Madiun

Gresik – Magetan

Gresik – Ponorogo

Gresik – Bojonegoro – Padangan – Ngawi

Menurut Khusaini, pendaftaran program Mudik Gratis 2025 akan dibuka mulai 11 Maret 2025 hingga kuota terpenuhi. Bagi warga yang berminat, persyaratan yang diperlukan sangat sederhana.

“Cukup membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK). Pendaftarannya bisa dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Jalan Lamongan Terminal Bunder, Gresik,” jelas Khusaini.

Untuk informasi lebih lanjut, warga dapat menghubungi narahubung berikut pada jam kerja (08.00-15.00 WIB):

M. Taufiq: 0813-3164-1469 dan  Tedi: 0823-1338-8474

Dikatakan, program Mudik Gratis ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga saat Hari Raya Idulfitri. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga mudik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman. (yad)

Mudik Gratis Bareng Gus Yani-dr Alif, Ini Jadwal, Tujuan dan Syaratnya Selengkapnya

Ini Program Diskominfo Gresik, Garda Terdepan Implementasi Gresik Integrated Smart System

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif mengunjungi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Gresik pada Kamis, 6 Maret 2025.

Dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rahman. Kunjungan bertujuan untuk memastikan kesiapan Kominfo yang dipimpin oleh Ninik Asrukin ini dalam mendukung transparansi informasi serta akselerasi transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik.

Dan, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital serta memastikan efektivitas layanan komunikasi publik. Wabup Alif mengevaluasi sejumlah fasilitas strategis kantor berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo 60, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu. Fasilitas strategis yang di evaluasi termasuk ruang produksi talkshow ;  Bidang IT/Web ; serta unit kerja lainnya. 

Dalam pertemuan,  ia menegaskan pentingnya sistem komunikasi dan informasi yang lebih terstruktur serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi pemerintah daerah, Kominfo harus memastikan setiap konten yang dipublikasikan lebih sistematis dan informatif. Saya ingin dalam satu bulan ke depan ada perbaikan dalam klasifikasi dan strategi penyampaian informasi, termasuk kategori berita utama, konten harian, talkshow, serta program khusus Ramadan,” ujar Wabup Alif.

Selain itu, ia menekankan perlunya tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel guna mendukung kinerja Dinas Kominfo. “Setiap kebijakan strategis harus didukung dengan laporan kinerja yang terstruktur, termasuk pembaruan data pemasukan dan pengeluaran secara berkala. Ini penting untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan anggaran,” tambah mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Sebagai bagian dari visi pembangunan di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik menuju Smart City, Dinas Kominfo memiliki peran penting dalam mendukung implementasi Gresik Integrated Smart System (GISS), yang merupakan sistem terintegrasi untuk mendukung digitalisasi layanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Gresik Ninik Asrukin, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengoptimalkan berbagai program digitalisasi. Salah satunya dengan terus memperbarui sistem informasi publik agar lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Kominfo juga berperan dalam mendukung berbagai program prioritas daerah, seperti:

Gresik Tuntas: Pengembangan sistem layanan publik berbasis digital dan integrasi data melalui GISS.

Gresik Cemerlang: Meningkatkan literasi digital serta distribusi informasi pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi.

Gresik Mapan: Mendorong penguatan infrastruktur komunikasi untuk mendukung ekosistem Smart City.

Gresik Barokah : Memastikan keamanan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap literasi digital.

Pesona Gresik: Memanfaatkan media digital untuk memperkuat branding dan promosi potensi daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, digitalisasi layanan publik di Gresik telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Namun, masih terdapat tantangan seperti aksesibilitas teknologi di wilayah terpencil, peningkatan literasi digital masyarakat, serta penguatan keamanan data dan informasi.

Sebagai upaya mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Kominfo terus melakukan optimalisasi infrastruktur digital, edukasi masyarakat, serta peningkatan standar keamanan informasi guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan transparan.

Dengan penguatan sistem informasi yang lebih terintegrasi, Dinas Kominfo diharapkan semakin efektif dalam mendukung kebijakan strategis daerah serta memastikan keterbukaan informasi yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Gresik (yad)

Ini Program Diskominfo Gresik, Garda Terdepan Implementasi Gresik Integrated Smart System Selengkapnya

Implementasi Retret, Pemkab Gresik: Satu Langkah, Satu Ritme untuk Gresik Maju

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Implementasi Retret sebagai upaya menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam mendorong kemajuan Kabupaten Gresik. 

Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dilaksanakan d Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 4 Maret 2025. Pesertanya, para kepala organisasi perangkat daerah atau OPD, Camat, serta Kepala Desa/lurah se-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah menyamakan satu langkah dan ritme kebersamaan demi mewujudkan Gresik Baru Lebih Maju. Terinspirasi dari pengalaman retret di Akmil, Magelang usai pelantikannya pekan lalu akan pentingnya peran desa sebagai penggerak utama pembangunan daerah.

“Desa memiliki peran vital dalam kemajuan daerah. Maka, kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci, agar setiap kebijakan yang digulirkan, baik dari pusat maupun daerah, bisa diterjemahkan hingga tingkat desa,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Dalam pertemuan, ada sejumlah isu strategis yang dibahas, antara lain, ketahanan pangan ; efisiensi anggaran ;  stabilitas harga kebutuhan pokok ;  pengelolaan sampah berbasis desa dan kolaborasi Desa dan BAZNAS Gresik.

Terkait ketahanan pangan, ia menyebut Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram. “Dengan menetapkan harga minimal gabah sebesar Rp6.500 agar petani tetap sejahtera,” tegasnya. Selain itu, sawah tadah hujan akan didata dan diusulkan ke pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi lebih produktif.

Berikutnya, efisiensi anggaran. Gus Yani mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran desa, memastikan setiap rupiah benar-benar berdampak bagi masyarakat. Selanjutnya, stabilisasi harga kebutuhan pokok, ia meminta kepada kepala desa turut aktif memantau harga kebutuhan pokok di pasar, agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

Kemudian, Pengelolaan Sampah Berbasis Desa, mantan Ketua DPRD Gresik itu mendorong agar setiap desa memiliki TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Terakhir, Kolaborasi Desa dan BAZNAS Gresik, mengajak pemerintah desa untuk bersinergi dengan BAZNAS Gresik melalui pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di desa-desa, sebagai bentuk penguatan ekonomi umat dan dukungan bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

“Tidak mungkin kami berdua berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Program-program yang kita jalankan harus linier, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga nasional,” ujar dokter Alif.

Ia juga menambahkan empat fokus utama yang menjadi perhatian. Di antaranya,  dukungan terhadap program  Makan Bergizi Gratis atau MBG dalam hubungannya dengan menggerakkan perekonomian lokal.

Berikutnya adalah penanggulangan banjir akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo baik itu berupa pembangunan kolam retensi maupun relokasi sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

Hal lain yang juga menjadi fokus adalah peningkatan infrastruktur, meliputi eks jalan penghubung desa, sekolah, dan puskesmas, dengan tujuan agar pelayanan publik semakin optimal. Terakhir, Wabup Alif juga menekankan penguatan kolaborasi antar wilayah aglomerasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.

Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga menjadi moderator melihat nilai positif dalam ini. Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan bersama kepala desa semacam ini akan dilakukan secara berkala.

“Pertemuan ini menjadi ruang diskusi dan penyamaan visi. Ke depan, kami akan mengagendakan pertemuan serupa agar komunikasi antara pemerintah daerah dan desa semakin solid,” ungkap Sekda Washil. (yad)

Implementasi Retret, Pemkab Gresik: Satu Langkah, Satu Ritme untuk Gresik Maju Selengkapnya

Besok DPUTR Gresik Perbaiki Ruas Jalan Babatan, Balongpanggang, Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melakukan inspeksi ruas Jalan Desa Kedungsumber – Babatan di Kecamatan Balongpanggang pada Senin, 3 Maret 2025. dokter Alif, sapaan akrabnya didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti. 

Infrastruktur jalan yang menghubungkan Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik dengan Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik akan memperbaiki jalan tersebut untuk memberikan kenyamanan berkendara sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kami sering mendapatkan aduan terkait jalan berlubang dan bergelombang di tempat ini (Jalan Babatan,Red). Hari ini saya cek memang benar banyak yang rusak. Saya sudah minta besok (Selasa) Bu Dian (Kadis PUTR,red) melakukan perbaikan,” kata dokter Alif pada Senin, 3 Maret 2025.

Ia menjelaskan, kondisi Jalan Babatan mengalami kerusakaan akibat banyak dilalui kendaraan berat ditambah tingginya intensitas curah hujan. Rencananya, total jalan yang diperbaiki sepanjang 1,5 kilometer dengan waktu pengerjaan diperkirakan selama dua sampai tiga minggu.

“Untuk pengendara yang melintas saya harap bisa berhati-hati dan bersabar selama proses perbaikan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu. Ia menegaskan, Pemkab Gresik berkomitmen terus melakukan perbaikan jalan rusak. Hanya saja memang butuh waktu untuk menyelesaikan semuanya. Perbaikan dilakukan secara bertahap.

“Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas PUTR Gresik hampir setiap hari melakukan penambalan jalan rusak. Seperti tadi memperbaiki ruas Bundaran Desa Pangkahwetan sampai pertigaan Ujungpangkah,” tegasnya. (yad)

Besok DPUTR Gresik Perbaiki Ruas Jalan Babatan, Balongpanggang, Gresik Selengkapnya