260 dari 2.139 Calon Jemaah Haji asal Gresik Berangkat ke Tanah Suci

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 260 calon jemaah haji atsu CJH asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur berangkat ke tanah suci pada Senin, 5 Mei 2025. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang memberangkatkan ratusan CJH tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 14 dan 15. Mereka diberangkatkan dari Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS yang berada di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Wabup Gresik Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah yang berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Ia menyampaikan bahwa kesempatan berhaji merupakan nikmat dan anugerah luar biasa karena menjadi tamu Allah.

“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jaga lisan dan perilaku, bersihkan hati dan jiwa, niatkan sepenuhnya untuk beribadah. Banyak-banyak bersyukur dan jaga kesehatan,”  pesannya.

Ia mengingatkan bahwa keberangkatan ke Tanah Suci bukan hanya untuk menunaikan ibadah semata, tetapi juga membawa nama baik daerah dan bangsa. Oleh karena itu, ia mengimbau jemaah haji untuk menjaga etika, menaati peraturan, serta melaksanakan seluruh rangkaian ibadah secara tertib dan khusyuk.

“Saya berharap seluruh jamaah asal Kabupaten Gresik kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat serta meraih predikat haji yang mabrur. Lebih dari itu, semoga para jamaah dapat menjadi suri teladan dalam pelaksanaan ibadah bagi jamaah dari daerah lain,” tutur dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Kabupaten Gresik Pardi, dalam laporannya menyebutkan bahwa total calon jemaah haji asal Gresik yang berangkat ke tanah suci tahun ini terdiri dari 2.112 orang, mutasi masuk 138 orang , mutasi keluar 133 orang, PHD 14 orang, pembina ibadah 6 orang, ketua kloter 5 orang dengan jumlah total 2.139 jemaah. 

Jemaah ini berangkat dua gelombang dari embarkasi Juanda, Surabaya,  yakni gelombang pertama tergabung dalam kloter 4, 10, 14, dan 15. Sedangkan, gelombang kedua, untuk kloter 73 dan 95. (yad)

260 dari 2.139 Calon Jemaah Haji asal Gresik Berangkat ke Tanah Suci Selengkapnya

Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih, Ibu Angkat Sunan Giri Khidmat

GRESIK,1minute.id – Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih digelar dengan khidmat di Pesarean Nyai Ageng Pinatih, Kelurahan Kebungson, Gresik. Haul yang dihadiri, antara lain, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga atau Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali, Lurah Kebungson M. Fither Kuntajaya digelar selama. dua hari, 11-12 April 2025.

Tradisi tahunan ini, menjadi momentum penting untuk mengenang jasa-jasa beliau, ibu angkat Sunan Giri sebagai salah satu tokoh  perempuan yang sangat berpengaruh dalam sejarah penyebaran Islam di wilayah Gresik, Jawa Timur. Nyai Ageng Pinatih dikenal sebagai sosok yang memiliki kedalaman ilmu agama, keteguhan hati, dan peran strategis dalam mendakwahkan Islam, terutama di masa awal perkembanga di Nusantara. 

Kiprah beliau tidak hanya dikenal di kalangan lokal, tetapi juga mendapat tempat tersendiri dalam catatan sejarah Islam di Indonesia. Kehadiran para tokoh pemerintahan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan budaya yang ditinggalkan oleh Nyai Ageng Pinatih.

Acara pengajian umum turut menghadirkan KH. Mushodiq Fikri dari Jember, serta dihadiri oleh para ulama dan masyaikh dari wilayah Gresik dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan haul mendapat sambutan antusias dari jamaah yang datang dari berbagai daerah, menciptakan suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Haul Nyai Ageng Pinatih bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga sebagai ajang memperkuat tali silaturahmi antarumat dan mengenang nilai-nilai keislaman yang diwariskan oleh sosok ulama perempuan yang luar biasa ini. (yad) 

Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih, Ibu Angkat Sunan Giri Khidmat Selengkapnya

Pemkab Gresik Borong Tiga Penghargaan Diajang Top BUMD Award 2024 di Jakarta 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memborong tiga penghargaan dalam ajang Top BUMD Award 2024 di Jakarta pada Rabu, 20 Maret 2024. Tiga penghargaan itu, yakni, Pembina BUMD terbaik 2024 disematkan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Penghargaan kedua adalah Perumda BPR Bank Gresik meraih Top BUMD Awards 2024 bintang empat alias sangat baik dan penghargaan ketiga diberikan kepada Direktur Utama Perumda BPR Bank Gresik Al Kusani sebagai TOP CEO BUMD 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang diwakili oleh Wakil Bupati Aminatun Habibah mengungkapkan rasa syukurnya atas tiga penghargaan yang diberikan untuk Kabupaten Gresik tersebut. Menurutnya, penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan daerah lain di Kabupaten Gresik untuk berbenah dan berinovasi.

“Alhamdulillah hari ini Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan di Top BUMD Awards 2024, dan ini adalah kali pertama Kabupaten Gresik menerima penghargaan tersebut. Ini tentunya menjadi spirit dan motivasi bagi BUMD-BUMD lain di Kabupaten Gresik untuk bisa lebih berinovasi,” harap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik Edi Hadisiswoyo, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Gresik Nurul Puspita Wardani dan Al Kusani usai acara. 

Sebagai informasi, gelaran TOP BUMD Awards merupakan kegiatan pembelajaran dan penghargaan kepada BUMD di Indonesia. Tahun ini, awarding mengusung tema “Penguatan Tata Kelola dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”, kegiatan yang diinisiasi oleh majalah TOP Bussiness ini juga bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA), serta sejumlah lembaga, asosiasi dan konsultan Bisnis. Dalam awarding ini, diikuti sekitar 900 BUMD di Indonesia. (yad)

Pemkab Gresik Borong Tiga Penghargaan Diajang Top BUMD Award 2024 di Jakarta  Selengkapnya

Meriah Kirab Piala Adipura, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : 2024 Bangun TPST Gresik Utara Hingga Hutan Kota 

GRESIK,1minute.id – Kirab Piala Adipura meriah pada Selasa, 5 Maret 2024. Ribuan pasang mata berdiri di sepanjang jalan untuk menyaksikan Piala Adipura yang dibawa secara bergantian oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah. 

Piala Adipura diarak dengan naik bus susun berangkat dari depan Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas melewati Jalan Panglima Sudirman dan finish di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Sepanjang jalan yang dilewati kirab Piala Adipura itu, masyarakat tumplek-blek. Mereka mulai anak-anak sampai orang dewasa. Mereka bangga, Gresik yang dikenal sebagai Kota Industri, tetap bisa meraih penghargaan tertinggi di bidang lingkungan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Piala Adipura 2023, kali pertama dalam kurun waktu satu dasawarsa atau 10 tahun terakhir itu serahkan langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin kepada Bupati Fandi Akhmad Yani di Jakarta pada Selasa, 5 Maret 2024. Sore harinya, Piala Adipura yang kali terakhir diterima Kabupaten Gresik pada 2013 itu akhirnya bisa kembali ke Gresik dibawa kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini. Teriakan histeris masyarakat terus menggema sepanjang 5 kilometer begitu mereka melihat Piala Adipura itu. 

Kirab Piala Adipura seakan menjadi oase setelah paceklik penghargaan di bidang lingkungan ini. “Piala Adipura ini kami persembahkan untuk semua warga Kabupaten Gresik. Ini kado kami yang sedang merayakan Hari Jadi Kota Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik merayakan ulang tahun emas atau 50 tahun pada 27 Februari 2024. Dan, Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. Namun, orang nomor satu itu berharap raihan Piala Adipura ini bisa menjadi momuntum bagi semua stakeholder untuk terus berkolaborasi dan sinergi menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya. 

Fasilitas umum dan sosial harus dijaga kebersihan.”Toilet di terminal, Alun-alun dan tempat umum lainnya harus dijaga tetap bersih,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sedangkan, pemerintah kabupaten melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik akan terus mendorong bertambahnya ruang terbuka hijau (RTH) di Gresik. “Saat ini, kita masih belum punya Hutan Kota. Tahun ini, akan kita terus melakukan penanaman. Menanam sampai mati,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani bertamsil.

Pembuatan Hutan Kota

PAHLAWAN SAMPAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (berkopyah) didampingi Kepala Dinas DLH Gresik Sri Subaidah bersama pasukan kebersihan (paskun) usai kirab Piala Adipura di Gedung WEP pada Selasa, 5 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani memiliki obesesi untuk membuat kawasan perkotaan hijau royo-royo. Kawasan perkotaan yang menjadi pusat industri dengan menjaga kualitas lingkungan yang bersih dan sehat. “Tahun ini, kita berupaya untuk membuat hutan kota. Karena kita saat belum memiliki hutan kota,” kata Gus Yani kepada wartawan usai kirab Adipura di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). 

Hutan Kota, lanjutnya, akan dipusatkan di belakang Stadion G-JOS. Saat ini, stadion yang menjadi markas kesebelasan Gresik United itu masih dalam proses revitalisasi. “Revitalisasi dilakukan di bagian dalam Stadion Gelora Joko Samudro. Sedangkan, bagian luar nanti DLH bersama CKPKP melakukan pembenahan dan penghijauan,” ujarnya. 

Hilirisasi Sampah

SISWA ADIWIYATA: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membawa Piala Adipura sedang melayani ucapan selamat dari para pelajar ketika memasuki halaman Gedung WEP usai Kirab Adipura pada Selasa, 5 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean telah beroperasi. Bahkan, sampah hasil olahan di TPST Belahanrejo dan TPA Ngipik, yang telah dilengkapi fasilitas RDF di  dua fasilitas tersebut akan dikirimkan ke SIG Pabrik Tuban untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif substitusi batu bara.  Pemkab Gresik bersama Semen Indonesia Tbk telah menandatangani kesepakatan bersama pemanfaatan RDF itu pada 29 Februari 2024. Tahun ini, kita akan bangun TPST di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Selain pembangunan TPST di Gresik Utara, imbuhnya, Pemkab Gresik juga telah membangun TPST di Desa Diponggo, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. “TPST di Pulau Bawean ini belum kami resmikan,” katanya. Berbagai upaya itu dilakukan oleh Pemkab Gresik dengan harapan kedepan kelestarian, dan kesehatan masyarakat Gresik semakin baik. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan semua stakeholder untuk terus menanam tanaman. “Mimpi Saya kawasan belakang Gelora Joko Samudro ditanami palem seperti di Stadion GBK (Gelora Bung Karno, Jakarta),” katanya. (yad)

Meriah Kirab Piala Adipura, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : 2024 Bangun TPST Gresik Utara Hingga Hutan Kota  Selengkapnya

Tradisi Rabu Wekasan, Warga Desa Kembangan Nguri-uri Budaya di Telaga Sumber yang Dibangun Sunan Giri

GRESIK,1minute.id – Telaga Sumber di Dusun Sumber, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik lebih ramai dari biasanya pada Rabu, 13 September 2023. Lokasi tepatnya telaga peninggalan Kanjeng Sunan Giri pada 1479 Masehi itu dalam kompleks Masjid Agung Gresik (MAG). Sejak dibangun 544 tahun silam oleh Sunan Giri, air telaga itu tidak pernah Sat alias kering meski di musim kemarau. 

Warga memanfaatkan air telaga itu untuk mandi, dan air minum. Air telaga itu juga untuk irigasi pertanian warga sekitar. Ratusan warga Desa Kembangan memadati area telaga itu untuk menggelar tradisi Rabo Wekasan. Rabu Wekasan atau Rabu terakhir di bulan Safar tahun ini bertepatan 13 September 2023. Ratusan warga tersebut menggelar doa dan selamatan sebagai rasa syukur telah mendapatkan rezeki, kesehatan dan keselamatan.

Tradisi Doa dan Selamatan pada Rabu Wekasan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Kepala Desa Kembangan Ngadimin serta Forkopimcam Kebomas, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Antara lain, KH Ahmad Zakaria Al Ansori.

Pada kesempatan itu, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu mengajak warga sekitar untuk  memelihara kebersihan Telaga sumber yang dibuat oleh Kanjeng Sunan Giri tersebut.

“Menurut sejarah, telaga sumber ini merupakan telaga pertama yang dibuat oleh Mbah Kanjeng Sunan Giri sekitar 1479 Masehi. Hingga sekarang telaga sumber ini tidak pernah kering, mari kita jaga agar air dari telaga sumber ini bisa dapat terus dimanfaatkan oleh warga,” harapnya. 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini mengapresiasi warga Desa Kembangan dalam menjaga tradisi. “Untuk itu, mari kita berdoa dan bersyukur meminta kepada Allah untuk dijauhkan dari bala dan bencana,” katanya.  (yad)

Tradisi Rabu Wekasan, Warga Desa Kembangan Nguri-uri Budaya di Telaga Sumber yang Dibangun Sunan Giri Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik Deklarasi Sekolah Ramah Anak 

GRESIK,1minute.id – Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Gresik bertambah satu. SRA anyar itu adalah UPT SMP Negeri 2 Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah hadir langsung dalam deklarasi SRA di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu pada Rabu, 6 September 2023.

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, SRA sebagai kekuatan pencegahan tindak kekerasan anak. Mencegah anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku dari kekerasan fisik, hingga psikis. Baik antara guru dan siswa atau sesama siswa. 

“Mari ciptakan suasana yang nyaman dan tentram di lingkungan sekolah,” harap Wabup berlatar pendidik itu pada Rabu, 6 September 2023. Selain Wabup Aminatun Habibah,  deklarasi SRA di UPT SMP Negeri 2 Gresik ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Lilik Ernawati digelar di Aula sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. 

DUTA SEKOLAH: Forum Pelajar Tangguh Sekolah Ramah Anak. dalam Deklarasi Sekolah Ramah Anak di UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Rabu, 6 September 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Seluruh siswa mulai kelas VII sampai kelas IX mengikuti deklarasi SRA tersebut. Siswa menampilkan duta keberagaman. Ada duta lingkungan, Duta Moderasi Beragama, Duta Literasi, Duta Insan Cilik Makanan dan Sanitasi (ICMS), Duta Suporter, dan Duta SRA atau agen perubahan sekolah. Semua duta tersebut, menjadi satu dalam Forum Pelajar Tangguh Sekolah Ramah Anak. 

Pada kesempatan itu juga Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengingatkan lembaga pendidikan tentang sinergi antara sekolah, pemerintah dan wali siswa agar apa yang menjadi kekurangan sekolah bisa diperbaiki bersama-sama. “Khususnya dalam menjalankan program SRA ini,” katanya. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik Deklarasi Sekolah Ramah Anak  Selengkapnya

Nguru-uri Budaya, Wabup Aminatun Habibah Ajak Warga Gresik Meneladani Poesponegoro 

GRESIK,1minute.id – Haul ke-304 Kyai Tumenggung Poesponegoro khidmat. Ratusan santri memadati makam Bupati Gresik pertama yang berada di antara makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Makam Pahlawan itu. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk meneladani Poesponegoro yang memiliki nama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Poesponegoro itu.

Nama Poesponegoro kini diabadikan di salah satu gedung olahraga indoor, Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada masyarakat Gresik agar tidak melupakan leluhur dan meledani Poesponegoro. Apalagi itu pemimpin Gresik yang sudah berkontribusi besar bagi pengembangan Kota Santri ini. 

Menurut Bu Min, KT Poesponegoro juga merupakan salah seorang ulama tersohor yang ada di Gresik pada masanya. “Beliau selain Bupati pertama, juga merupakan salah seorang ulama. Dari keteladanan beliau menjadi sebuah inspirasi bagi pemerintahan saat ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Dimasa kepemimpinan KRT Poesponegoro yang agamis, namun ada sisi lain yang sangat luar biasa. Yakni dengan adanya

keberagaman dan toleransi yang tinggi di Gresik. “Beliau (KT. Poesponegoro) berlatar belakang ulama, namun sikap kepemimpinan beliau menjadikan Gresik dikenal dengan keberagaman dan toleransinya yang tinggi. Ini juga menjadi salah satu budaya yang hingga kini tetap bertahan,” kata Wabup berlatar pendidik itu. 

Sebelum acara utama di mulai Bu Min bersama kerabat KRT Poesponegoro melakukan nyekar dan berdoa bersama. “Kami akan terus mendukung melestarikan peninggalan dan warisan budaya peninggalan Poesponegoro di area makam ini,” imbuh Wakil Bupati perempuan bertama di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Nguru-uri Budaya, Wabup Aminatun Habibah Ajak Warga Gresik Meneladani Poesponegoro  Selengkapnya

Refleksi Akhir Tahun 2022 DCKPKP Gresik Mendukung Nawa Karsa, Simak Apa Saja Pekerjaan

GRESIK,1minute.id – Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik terlihat megah pada Kamis, 22 Desember 2022. Gedung dua lantai dengan cat tembok dominan warna hijau dan kuning emas itu menunggu untuk diresmikan. Gedung MUI itu berada dalam satu kompleks Masjid Agung Gresik berada Jalan DR.Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik mengucurkan anggaran sebesar Rp 6,17 miliar. Pembangunan dilakukan dengan dua tahap. “Gedung MUI siap untuk diresmikan tahun ini,” kata Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam Refleksi Akhir tahun 2022 yang dikemas dalam  “Ngopi Bareng” wartawan pada Selasa lalu, 20 Desember 2022. 

Selain membangun gedung MUI Gresik, DCKPKP Gresik mengerjakan sejumlah program  mengawal Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah itu. Program unggulan tahun ini, diantaranya, pembangunan reservoir Bunder di Desa Dahanrejo Kebomas. Proyek ini menelan anggaran Rp 6,13 miliar.

Kemudian, program pembangunan tower air dan penjernih air di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu dengan anggaran Rp 484 juta. Berikutnya, perluasan SPAM jaringan perpipaan di Jalan Sunan Giri dengan anggaran Rp 19,60 miliar.

GNI KINI : Kondisi GNI paskarevitalisasi dilakukan oleh DCKPKP Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selanjutnya, pembangunan gedung dan penataan landskap bangunan Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan finishing dengan anggaran Rp 3,43 miliar. Revitalisasi gedung telah kelar dan diresmikan oleh Menteri Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Sholahuddin Uno pada Minggu, 18 Desember 2022. Peresmian GNI, sebagai rangkaian launching Bandar Grissee. 

“Kami juga telah menjalankan program perluasan SPAM jaringan perpipaan di Kecamatan Kebomas dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Anggarannya, Rp 33,61 miliar,” jelas Ida Lailatussa’diyah. 

Selain itu, tambahnya, pada tahun 2022, DCKPKP telah menjalankan program perluasan SPAM jaringan perkotaan kegiatan Nasional Urban Water Supply (NUWS) dengan anggaran Rp 12,21 miliar. Program DAK lainnya, adalah DAK integrasi di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu yang meliputi pembangunan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sanitasi. ” Anggaran Rp  7,26 miliar,” bebernya.

Bagaimana rencana tahun 2023 ? Masih menurut Ida Lailatussa’diyah, ada sejumlah program Nawa Karsa yang akan dilakukan, dan melanjutkan program belum tuntas di pemerintahan sebelumnya.

Program dimaksud kata dia, antara lain, pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean. Pagu anggaran fisiknya Rp 85 miliar dari APBD Gresik.

Berikutnya, meneruskan program Islamic Center di Balongpanggang. Pekerjaan yang diteruskan pembangunan masjid, jalan dan penghijauan, dengan anggaran Rp 8 miliar. “Diharapkan Hari Raya Idul Fitri tahun depan masjid sudah bisa digunakan,” harapnya. (yad)

PROGRAM CKPKP Gresik 2022

1. Pembangunan Gedung MUI Rp 6,17 miliar

2. Pembangunan Reservoir Bunder di Desa Dahanrejo Kebomas Rp  6,13 miliar

3. Program pembangunan Tower alAir dan Penjernih air di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu Rp 484 juta

4.  Perluasan SPAM Jaringan Perpipaan di Jalan Sunan Giri  Rp 19,60 miliar

5. Pembangunan gedung dan Penataan Landskap Bangunan Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan Finishing  Rp 3,43 miliar. 

6. Program perluasan SPAM jaringan perpipaan di Kecamatan Kebomas dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 33,61 miliar

7. Program perluasan SPAM jaringan perkotaan kegiatan Nasional Urban Water Supply (NUWS)  Rp 12,21 miliar

8. DAK integrasi di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu yang meliputi pembangunan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sanitasi  Rp  7,26 miliar

( Data DCKPKP Gresik dalam Refleksi Akhir tahun bersama wartawan)

Refleksi Akhir Tahun 2022 DCKPKP Gresik Mendukung Nawa Karsa, Simak Apa Saja Pekerjaan Selengkapnya

Wabup Gresik Ajak Bu Nyai Nusantara Mencegah Pernikahan Dini untuk Mencegah Stunting 

GRESIK,1minute.id – Bu Nyai Nusantara menggelar silaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Daruttawwabin di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 20 Desember 2022. Momentum itu digunakan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah untuk sosialisasi bahaya pernikahan dini bagi remaja putri.

Menurut Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, secara nasional angka pernikahan dini di Jawa Timur cukup tinggi. Pernikahan dini terjadi dengan berbagai latar belakang yang kompleks, baik dari faktor ekonomi, sosial maupun budaya. “Ini merupakan pekerjaan kita bersama dan ini penting untuk jadi perhatian kita bersama. Pernikahan dini merupakan salah satu gerbang masuk terjadinya stunting pada anak,” tegas Bu Min dihadapan para Bu Nyai.

Bu Nyai Nusantara adalah  sebuah wadah forum pengasuh pesantren putri yang lahir pada tahun 2019. Saat ini, sudah tersebar di 32 kabupaten/kota di Jawa Timur. Bu Min adalah ketua Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik. 

Kabupaten Gresik, imbuhnya, saat ini tengah bekerja keras dalam penurunan stunting. Berkat kerja keras semua pihak, secara nasional Kabupaten Gresik masuk diantara 30 kabupaten/kota yang bisa menurunkan stunting sebesar 10 persen.

Ditambahkan Bu Min, selain stunting pernikahan dini yang terjadi kerap berdampak kurang baik bagi kesehatan pengantin wanita. Ini hubungannya dengan kesiapan organ reproduksi yang masih belum ideal, hingga mental yang terkadang belum cukup siap dalam berumah tangga.

“Kita sebagai Bu Nyai juga memiliki andil disini. Kepada anak-anak kita, ayo diajak untuk jangan menikah muda dulu. Ayo sekolah dulu, atau kegiatan apapun yang positif. Karena jika kita meminta anak-anak kita untuk tidak menikah dini, maka secara tidak langsung kita juga membantu menurunkan angka stunting,” ajak Wakil Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Bu Min mengajak sinergitas Bu Nyai Nusantara dengan semua elemen yang ada. Ini mencakup hubungan yang apik antara berbagai organisasi perempuan lain yang ada, hingga ke masyarakat.

“Kita harus siap untuk bersinergi dengan semua organisasi perempuan, tentunya yang membawa nilai-nilai positif dan berdampak baik pada masyarakat. Tapi, selain itu kita juga harus bisa turun ke bawah dan membaur bersama masyarakat. Kalau tidak begitu, bagaimana kita bisa menyampaikan syiar-syiar Islam,” terang Bu Min.

Perihal hubungan antarsesama manusia, ini diceritakan Bu Min saat pengalamannya menghadiri kegiatan Bu Nyai Nusantara Nasional beberapa bulan lalu di Semarang. Disini, Bu Min mengaku mendapat banyak pencerahan dari beragam pembicara tentang posisi strategis Bu Nyai dan dampak yang muncul apabila bisa berkolaborasi dengan semua pihak.

Terakhir, seperti mewakili kekhawatiran ibu-ibu pada umumnya. Bu Min menyoroti masalah kecanduan gawai pada anak. Masalah ini sudah menjadi hal yang umum dan jamak ditemui. Bu Min menyampaikan bahwa perlu kekompakan baik dari sekolah, maupun orang tua untuk dengan tegas menerapkan batasan-batasan yang diperlukan dalam penggunaan gawai. (yad)

Wabup Gresik Ajak Bu Nyai Nusantara Mencegah Pernikahan Dini untuk Mencegah Stunting  Selengkapnya

Putus Rantai Distribusi Hasil Pertanian, Pemkab Buka Pasar Mitra Tani

GRESIK,1minute.id – Petani di Kota Santri bisa menjual hasil panen olahan mereka. Dinas Pertanian resmi membuka Pasar Mitra Tani pada Selasa, 6 April 2021.

Wakil Bupati Aminatun Habibah yang meresmikan Pasar Mitra Tani yang berada belakang kantor Dinas Pertanian dalam Kompleks Kantor Bupati Gresik itu. 

Pasar Mitra Tani buka setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Ada puluhan item hasil pertanian yang sudah diolah pasarkan. Mulai beras, sayur mayur, hingga makanan ringan. Karena proses distribusi lebih pendek, harga yang dijual juga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Beras IR 64 medium diantaranya. Beras non poles ini dijual dengan harga Rp 43 ribu per 5 kilogram. “Enak, nasinya juga beraroma harum. Sebaiknya seluruh ASN yang ada di Komplek Pemkab Gresik ini membeli beras disini, karena sangat bagus,”kata Wabup Aminatun Habibah. 

Dia mengatakan, Pasar Mitra Tani dibuka karena pemerintah kabupaten (Pemkab) menginginkan petani bisa menikmati hasil produksi dengan harga sesuai harga pasar. 

“Memang program ini selain melaksanakan program Nawa Karsa Bupati Gresik yaitu Gresik agropolitan. Program ini juga bertujuan untuk stabilitas harga pangan dengan mengurangi disparitas harga,”kata Bu Min-sapaan akrab Wabup Gresik-Aminatun Habibah itu.

Menurutnya, beroperasinya pasar mitra tani, sebagai salah satu ikhtiar memperpendek distribusi, yang mulanya melalui 6 sampai 7 titik distribusi. Dengan program ini bisa menjadi hanya 2 sampai 3 titik distribusi. 

“Hal ini selain menguntungkan masyarakat, petani juga untung karena produksinya bisa dijual sesuai harga pasar,”kata Bu Min. Melihat produk pertanian Gresik yang bermutu baik ini, Bu Min menggagas selanjutnya produk tersebut bisa dipasarkan di beberapa supermarket di Gresik.

“Beberapa saat yang lalu, Bupati sudah menandatangani MoU dengan salah satu supermarket yang punya banyak gerai di Gresik. semoga nanti bisa kita laksanakan,” harampnya optimis.

Kepala Dinas pertanian Gresik Eko Anandito Putro menambahkan gelaran pasar murah berkualitas ini akan menjadi cikal bakal Pasar Mitra Tani/Toko Tani Gresik Centre.

“Pada kegiatan ini kami mengikutkan para petani program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) yang tersebar di delapan kecamatan di Gresik. Semoga upaya ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani,”harapnya. Selain gerai di belakang kantor Dinas Pertanian, dalam waktu dekat akan membuka gerai di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

“Nanti gerai lebih besar kami buka di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kebomas di depan kantor KPU Gresik,”kata Eko. (yad)

Putus Rantai Distribusi Hasil Pertanian, Pemkab Buka Pasar Mitra Tani Selengkapnya