Pengusaha Gresik Bangun 13 Huntara Korban Gempa di Pulau Bawean Kepada Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id – Suasana buka puasa di Pujasera Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar terasa berbeda pada Kamis, 4 April 2024. Buka puasa bersama yatim piatu dan disabilitas yang diprakarsai sejumlah organisasi profesi dan pengusaha dan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah digelar secara sederhana namun tetap khidmat. 

Sebab, dalam kegiatan yang digagas oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Badan Koordinasi Hubungan  Masyarakat (Bakohumas), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan sekitar Kecamatan Manyar (Formula Pertama), dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) ini juga diserahkan secara simbolis 13 Hunian Sementara (Huntara) kepada masyarakat terdampak Gempa Bawean. 

Fandi Akhmad Yani, Aminatun Habibah serta para pengusaha yang ada di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu berbuka puasa dengan lesehan bersama anak-anak belasan tahun yang kurang beruntung tersebut. Jumlahnya 330 anak yatim dan disabilitas. 

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi yang ada di Kabupaten Gresik. Kami sangat berterima kasih atas sinergitas dan kolaborasi yang selama ini terjalin. Semua organisasi ini memiliki peranan dalam pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Orang nomor satu di Kota Santri itu juga menggugah solidaritas pengusaha dan perusahaan untuk turut membantu meringankan beban masyarakat akibat Gempa Bawean. Hal ini tidak lepas dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa beberapa pekan lalu di Pulau Bawean.

“Kami mengajak untuk prihatin bersama-sama solidaritas teman-teman pengusaha dan perusahaan yang lebih fleksibel untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara di Pulau Bawean,” ungkapnya.

Sementara itu, panitia kegiatan Muh. M Yusuf dari Apindo mengungkapkan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Gresik. “Kami mengajak semua rekan-rekan pengusaha dan perusahaan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai suatu momentum untuk terus berbuat kebaikan. Tidak hanya kepada adik-adik yatim dan penyandang disabilitas, melainkan juga kepada saudara-saudara kita di Pulau Bawean yang terdampak gempa bumi,” katanya. 

Ia melanjutkan, pada Kamis, 4 April 2024 pihaknya bersama pengusaha dan perusahaan di Kabupaten Gresik telah menghimpun 13 unit Huntara untuk masyarakat terdampak gempa di Bawean. Namun jumlah tersebut masih dirasa masih kurang mengingat banyaknya rumah yang rusak akibat gempa.

“Oleh karena itu, dalam kesempatan ini juga kami mengajak kepada semua rekan-rekan pengusaha, asosiasi, dan perusahaan untuk membantu saudara-saudara di Bawean. Kami membuka donasi yang bisa disalurkan melalui asosiasi-asosiasi pengusaha di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Disamping pemberian santunan, pada kegiatan yang sama juga digelar pasar murah. Kegiatan pasar murah ini akan digelar hingga tanggal 8 April 2024 di lokasi yang sama. (yad)