Anjal Terminal Gubernur Suryo Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

GRESIK.1minute.id – Salawat Nabi Muhammad SAW berkumandang di terminal Gubernur Suryo, Gresik pada Minggu, 31 Oktober 2021. Puluhan anak jalanan didampingi orang tua mereka membaca pujian kepada Rasulullah itu. Mereka duduk bersila beralas terpal plastik warna abu-abu dan biru. Anak-anak jalanan itu terlihat bersemangat ketika merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Pembacaan salawat Nabi dilakukan secara bergantian oleh ustadzah pembimbing di rumah belajar anak jalanan. “Merayakan Maulid Nabi Muhammad  sebagai bukti kecintaan kita, termasuk teladan dalam mengarungi hidup di dunia,”kata Ustad Ali Sugiarto dihadapan anak jalanan itu. Mereka ada ditemani orang tuanya. Mereka selama ini tinggal di lapak berukuran 3×3 meter persegi.

Dalam kompleks terminal, sejumlah orang peduli anjal mendirikan Rumah belajar anak jalanan. Di rumah belajar itu, anjal mendapatkan bimbingan belajar untuk pelajaran sekolah, termasuk pelajaran mengaji Al Quran, dan setiap malam Jumat dengan membaca Surat Yasin serta tahlil. 

Koordinator pembimbing rumah belajar anak jalanan Gubernur Suryo, Ustadzah Iin Budiyanti mengungkapkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad dilakukan secara sederhana. “Kita persiapan hanya dua hari saja. Untuk menambah semangat kami memberikan hadiah hiburan bagi yang bisa menjawab pertanyaan seputar Maulid Nabi,”kata Iin. (yad)

Anjal Terminal Gubernur Suryo Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW Selengkapnya

Kick Off Kompetisi Liga 3 Mulai 3 November, Di Stadion G-JOS, Gresik United bertemu Persida Sidoarjo

TURNAMEN Bupati Cup 2021 di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 23 Oktober 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kick Off kompetisi Liga 3 Jawa Timur dijadwalkan pada 3 November 2021. Liga bergengsi ini diikuti 69 klub terbagi dalam 14 grup ini dihelat dengan sistem home tounament. Dilansir dari pssijatim.com, ada 14 daerah yang akan menjadi tempat gelaran babak penyisihan nanti. Diantaranya,  Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

DI Gresik ada dua klub yang berlaga di kompetisi ini. Yakni, Gresik United dan Persegres Putra. Akan tetapi, mereka berbeda grup.  Gresik United berada grup C bersama Surabaya Muda ; FC Maestro ; Persida Sidoarjo dan Malang United. Sedangkan, Persegres Putra berada di grup G bersama Persibo Bojonegoro ; Persatu Tuban ; Lamongan FC dan Gen-B Mojokerto.

Laga perdana di C akan mempertemukan Gresik United dengan Persida Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap klub bola asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini bisa lolos ke kompetisi Liga 2 nanti. “Semoga 2 klub Gresik ini bisa lolos ke kompetisi Liga 2,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani usai membuka turnamen sepak bola Bupati Cup 2021 di Stadion G-JOS pada Sabtu sore, 23 Oktober 2021. 

Stadion G-JOS menjadi home base tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu. Dalam Liga 3 Jatim musim ini PSSI Jatim menerapkan beberapa ketentuan baru, seperti mewajibkan seluruh pemain, pelatih, official tim, dan para perangkat pertandingan harus sudah vaksin 2x. Terbaru adalah setiap tim juga akan langsung terdaftar untuk sebagai peserta E-sport. (yad)

Berikut Hasil Drawing Liga 3 Jatim:

GRUP A: Persedikab Kediri ; PSBI Blitar ; PSID Jombang ; Persem Mojokerto ; Persekam Metro FC

GRUP B: NZR Sumbersari FC ; Persema Malang ; Akor FC Jombang ; Triple’s Kediri dan Gresik Putra FC.

GRUP C: Gresik United ; Surabaya Muda ; FC Maestro ; Persida Sidoarjo ; Malang United

GRUP D: Persepam Pamekasan ; Perssu Sumenep ; Kresna FC ; PS Kota Pahlawan

Grup E: Blitar Poetra ;  Arema Indonesia ; Perseta Tulunggagung ; Mojokerto FC ; Akademi Arema Ngunut

GRUP F: AC Majapahit ; Mojosari Putra ; Naga Emas Asri ; Bumi Wali FC ; Ngawi FC

GRUP G: Persibo Bojonegoro ; Persatu Tuban ; Lamongan FC ; Persegres Putra ; Gen-B Mojokerto

GRUP H: Persiga Trenggalek ; Persenga Nganjuk ; Perspa Pacitan ; Persemag Magetan ; Swiss FC Magetan

GRUP I: Madura FC ; Cahaya Madura Muda ; Mitra Surabaya ; Perseba Bangkalan ; Bajol Ijo

GRUP J: Persid Jember ; PSIL Lumajang ; Banyuwangi Putra ; Persipro 1954 ; Singhasari FC

GRUP K: Putra Delta Sidoarjo FC ; Persikoba Batu ; Arek Suroboyo ; Assyabaab Bangil ; Deltras Sidoarjo

GRUP L: Persekabpas ; Persekap Kota Pasuruan ; AFA Syailendra ; Asifa Malang ; Mitra Bola Utama

GRUP M: Persinga Ngawi ; Bojonegoro FC ; Persekam Kabupaten Madiun ; Persepon Ponorogo ; Nganjuk Ladang

GRUP N: Persewangi Banyuwangi ; Persebo Muda Bondowoso ; PSPK Kota Pasuruan ; Persikapro Probolinggo ; PSSS Situbondo. (*)

Kick Off Kompetisi Liga 3 Mulai 3 November, Di Stadion G-JOS, Gresik United bertemu Persida Sidoarjo Selengkapnya

Bupati Cup Bergulir Tanpa Penonton, Dibuka Wabup, Tendangan Bola Pertama Dilakukan Bupati

GRESIK, 1minute.id – Kompetisi Sepak Bola U-20 kembali digelar oleh Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Gresik. Kompetisi mempertemukan Piala Bupati, Bupati Cup 2021 dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 23 Oktober 2021. 

Sedangkan, tendangan pertama pertandingan dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kompetisi pencarian talenta muda di cabang olahraga (cabor) paling favorit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini diikuti 29 klub sepakbola seluruh Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengharapkan kompetisi sepakbola akan melahirkan talenta muda berbakat yang kelak bisa mengharumkan nama Gresik dan Indonesia umumnya. “Semoga kompetisi ini melahirkan anak-anak prestasi dan membanggakan Gresik dan Indonesia,”pesan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Klub sepakbola di Gresik pernah mengalami kejayaan. Dan, diperhitungkan klub sepakbola di tanah air. Namun, kejayaan terus merosot.  Gresik akhirnya turun kasta ke Liga 3. “Target kedepan Gresik liga 1,”tegas Bu Min.  Ia minta kepada Askab PSSI Gresik semakin aktif melakukan pembinaan. Mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB).

WAKIL BUPATI GRESIK Aminatun Habibah ketika membuka kompetisi sepakbola U-20 Bupati Cup 2021 di G-JOS pada Sabtu, 23 Oktober 2021 ( foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dengan pembinaan yang baik, akan muncul talenta muda yang bisa ikut berkompetisi di klub luar negeri,”kata Bu Min sambil menyebutkan Real Madrid, Manchester United, AC Milan dan lainnya.
Munculnya talenta muda yang berprestasi baik, imbuhnya, bila organisasi melakukan pembinaan secara transparan. “Transparan keuangan dan lainnya,”tegasnya. 

Kompetisi Sepak Bola Bupati Cup Usia-20 akan bergulir selama 3 bulan ini diikuti 29 klub sepakbola dengan 629  pemain se-Kabupaten Gresik. Ketua Askab PSSI Gresik Rifiqi mengatakan, kompetisi ini untuk menjaring atlet-atlet baru untuk melengkapi tim yang telah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2021. “Tidak menutup kemungkinan akan ada penjaringan atlet-atlet baru untuk melengkapi yang sudah kita bentuk,”katanya. 

Kompetisi sepakbola Bupati Cup 2021 bisa diselenggarakan setelah panitia mendapatkan lampu hijau oleh aparat keamanan dengan persyaratan tanpa penonton. Selain itu, atlet wajib menjalani vaksinasi.  Pembukaan kompetisi sepakbola kali pertama di masa pandemi Covid-19 dihadiri Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir.

Kemudian, Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri,  Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik Agustin Halomoan Sinaga dan Plt Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna. Di acara pembukaan ada dua pertandingan yang digelar. Pertandingan berjalan lancar meski diwarnai satu kartu merah saat klub asal Kebomas berhadapan dengan klub asal Wringinanom.  (yad)

Bupati Cup Bergulir Tanpa Penonton, Dibuka Wabup, Tendangan Bola Pertama Dilakukan Bupati Selengkapnya

Gus Menteri Terpesona Keindahan Destinasi Wisata Setigi, KPI dan Wagos

GRESIK,1minute.id – Pesona desa wisata di Gresik Utara menarik perhatian Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT). Ada tiga destinasi wisata yang dikunjungi oleh Gus Menteri-sapaan akrab-Abdul Halim Iskandar pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Tiga destinasi alam buatan itu ada Selo Tirta Giri (Setigi) dan Kebun Pak Inggih. Keduanya di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah. Satu lagi, Wisata Gosari (Wagos) di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah. 
Kali pertama yang dijujug oleh Gus Menteri bersama istri, Lilik Umi Nasriiyah destinasi wisata Setigi dan KPI.

Gus Menteri disambut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, anggota DPRD Jatim Fauzan Fuadi dan Uviq Zuroidah, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir, Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim dan pendamping desa se-Gresik.

Gus Menteri salut dengan keberadaan wisata Setigi dan KPI. Dua wisata ini murni dibangun oleh pemerintah desa (Pemdes) bersama berbagai elemen melalui swadaya masyarakat. Kemandirian ini, membawa keberhasilan Desa Sekapuk membangun megah dua wisata eksotis yaitu Setigi dan KPI. Bahkan, wisata Setigi dulunya merupakan tempat pembuangan sampah.

“Saat ini saya berada di wisata Setigi Desa Sekapuk, dimana dulunya ini adalah tempat pembuangan sampah, namun oleh Kepala Desa dan pemerintah desa bersama masyarakat bersama-sama membangun wisata yang sangat indah, sangat luar biasa sekali,”puji Gus Menteri.

Gus Menteri juga merespon positif keinginan Kades dan pengelola wisata untuk menghadirkan kapal yang akan diberi nama Bukan Kapal Nuh (BKN) dan diletakkan di Setigi sebagai simbol kebangkitan Gresik yang dulunya dikenal sebagai Kota Syahbandar.
“Saya akan berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan terkait pengadaan kapal bekas sebagai simbol kebangkitan Gresik yang dulu dikenal dengan Kota Syahbandar,”tandasnya.

Gus Menteri melanjutkan kunjungan ke destinasi Wagos. Gus Menteri bahkan menyempatkan cuci muka di sebuah sendang yang usianya telah berabad-abad lamanya.

“Bagus sekali wisata Wagos di Desa Gosari ini, ada tamannya, ada kolamnya, dan menariknya ada sendang yang usianya sudah berabad-abad dan katanya bisa bikin awet muda, tadi saya sempat cuci muka disana,” ujar Gus Menteri sembari memperagakan saat cuci muka.

Dalam kunjungannya,  Mendes PDTT dan rombongan menikmati panorama dengan berselfi di sejumlah lokasi instagramable. Seperti di Jorongan Batu Kars (JBK), Tangga Derajat, dan di Jembatan Peradaban Danau Jamrud Setigi. Tak ketinggalan juga Monumen Ratu Agro di KPI dan Taman Cakradewi di Wagos Gosari. (yad)

Gus Menteri Terpesona Keindahan Destinasi Wisata Setigi, KPI dan Wagos Selengkapnya

Mengakhiri TC, GU Libas Persada Dalegan, 3 Gol tanpa Balas

GRESIK,1minute.id – Training camp skuad Gresik United di Pantai Delegan di Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik berakhir pada Kamis, 14 Oktober 2021. Selama lima hari tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu digembleng mental, fisik, dan taktiknya. 

Rangkaian latihan berat itu diakhiri dengan laga ujicoba melawan klub lokal, Persada Dalegan. Beda kualitas, Laskar Joko Samudro menang mudah. Tiga gol tanpa balas. Gol masing-masing dicetak oleh M. Isa, M.Irvan, dan Moch Hidayatu Rochman.

Pelatih Gresik United Subangkit mengatakan dari segi hasil, laga uji coba melawan Persada cukup memuaskan. Tiga gol baginya sudah bagus. Meski lawan adalah klub yang kualitasnya di bawah The Yellow Power.

Di luar hasil, Subangkit menilai ada dua hal yang berubah dari skuadnya hasil dari training camp selama lima hari di Pantai Dalegan. ”Fisik pemain terlihat betul ada peningkatan. Bisa bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit,”paparnya.

Yang kedua adalah pemahaman taktik. Dia bersyukur pemain lama dan baru sudah mengerti bagaimana cara bermain ala Subangkit. ”Mereka sudah menerapkan strategi yang saya mau. Walau belum 100 persen setidaknya sudah hampir sempurna,”tegasnya.

Dalam waktu dekat, Gresik United akan kembali melakoni laga ujicoba yang lawannya setara dengan skuadnya. Artinya dari sisi kualitas, sama. Subangkit berharap dengan melawan tim yang kualitasnya setara, anak asuhnya bisa benar-benar menunjukkan hasil dari TC di Pantai Dalegan. ”Selain kemenangan, fisik dan pemahaman taktik harus jauh lebih baik. Kompetisi kian dekat,”ungkapnya. (yad)

Mengakhiri TC, GU Libas Persada Dalegan, 3 Gol tanpa Balas Selengkapnya

Bikin Bangga Gresik, Nurul Sabet 4 Medali Emas, dan Pecahkan Rekor Gaya Punggung 200 Meter

GRESIK,1minute.id – Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX berakhir Jumat besok,15 Oktober 2021. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyempatkan hadir ajang olahraga bergengsi di tanah air itu. Kehadiran Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah ke Papua untuk memberikan suntikan semangat kepada para atlet asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang sedang berlaga membela kontingen Jawa Timur. 

PON ke-XX Papua ini, Gresik mengirimkan 31 atlet dan 13 official. Mereka berlaga di 15 cabang olahraga (Cabor). Diantaranya, Panjat Tebing, Sepak Takraw dan Renang. Di tiga cabor itu, atlet Gresik menyumbang medali emas untuk Jatim. “Mereka generasi milenial yang membanggakan bagi Gresik,”puji Bu Min. 

Atlet asal Gresik yang berlaga di PON ke-XX Papua itu diantaranya, kakak beradik Fitria Hartani dan Kharisma Ragil Rakasiwi. Keduanya atlet panjat tebing ini sukses meraih medali di nomor boulder perorangan putri pada Selasa, 5 Oktober 2021 sore. Fitria Hartani meraih emas dan Kharisma Ragil Rakasiwi meraih perak. 

Di cabor renang ada Nurul Fajar Fitriati. Nah, Wabup Aminatun Habibah menyaksikan langsung perjuangan atlet binaan Petrokimia Gresik asal Pekauman, Gresik itu memecahkan rekor gaya punggung 200 meter dengan catatan waktu 2 menit 19,78 detik, menggeser rekor sebelumnya yang dibuat Yessy V. Yosaputra dengan waktu 2 menit 20,70 detik saat PON ke-19. 

Nurul menyabet tiga medali emas di nomor lainnya. Sehingga, Nurul memborong 4 medali emas di PON ke-XX Papua 2021 ini. Bu Min  mendapat kehormatan untuk memberikan medali pemenang cabang olahraga renang itu.”Saya bangga sekali menyaksikan perjuangan atlet-atlet kita ini di PON,”ungkap Bu Min.

Ia menambahkan para atlet ini selain merupakan kebanggaan masyarakat Gresik, juga bisa menjadi suatu role model bagi pemuda. Gen-Z ini. “Bagaimana mereka tekun berlatih, tidak pantang menyerah dan terus berjuang untuk yang terbaik, ini suatu hal yang wajib di contoh,” tambahnya. (yad)

Bikin Bangga Gresik, Nurul Sabet 4 Medali Emas, dan Pecahkan Rekor Gaya Punggung 200 Meter Selengkapnya

Mendapat Sokongan dari Wilmar Nabati Indonesia, Gresik United Semakin Percaya Diri Menatap Liga 3

JERSEY GU : CEO Gresik United M.Alan (kiri) menunjukkan jersey GU bertuliskan Wilmar kepada manager Humas WNI Hartono Subeki di markas GU pada Rabu, 13 Oktober 2021 ( Foto : GU for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Manajemen baru di  Gresik United mendapatkan respon positif dari masyarakat dan pelaku usaha. Sejumlah perusahaan mulai melirik klub sepakbola berjuluk Laskar Joko Samudro itu. Kepercayaan pelaku usaha kepada manajemen Klub kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu, diantaranya PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI)

Perusahaan pengelolahan kelapa sawit itu sepakat untuk menjadi donatur Gresik United. Kesediaan Wilmar menjadi donatur ini membuat langkah Gresik United kian mantab menatap Liga 3. ”Kami berterima kasih atas dukungan PT Wilmar Nabati kepada tim ini,” kata CEO Gresik United M. Alan dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Menurutnya, sumbangan tersebut bisa menambah motivasi tim untuk meraih yang terbaik di Liga 3. Yakni, naik kasta ke Liga 2 musim ini. ”Ini jadi bukti juga jika masih ada perusahaan asal Gresik yang percaya kepada tim ini. Masih ada kepedulian untuk sepak bola Indonesia,”bebernya.

Manager Humas Wilmar Gresik Hartono Subeki menuturkan perusahaannya sangat senang dengan kembalinya Gresik United. Dengan dipegang oleh manajemen baru, dia juga yakin Yellow Power akan menjadi salah satu klub sukses di Indonesia. ”Kami ingin Gresik United kembali meraih kejayaannya lagi,” katanya.

Selain itu, dukungan ini adalah bentuk kepedulian PT Wilmar Nabati Indonesia terhadap persepakbolaan di Gresik. Sebagai perusahaan dari Kota Pudak, pihaknya merasa punya kewajiban ikut mendukung perjalanan Gresik United. ”Kami ingin potensi sepak bola Gresik yang besar bisa lebih berkembang lagi lewat Gresik United,” paparnya. (yad)

Mendapat Sokongan dari Wilmar Nabati Indonesia, Gresik United Semakin Percaya Diri Menatap Liga 3 Selengkapnya

Destinasi KPI Kini Dilengkapi Monumen Ratu Agro yang Penuh Filosofi, Penasaran ?

GRESIK,1minute.id – Satu lagi destinasi wisata hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Destinasi itu bernama Kebun Pak Inggih (KPI). Lokasinya di samping destinasi wisata Selo Tirta Giri (Setigi).

Destinasi KPI dan Setigi ini milik pemerintah desa (Pemdes) Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. 
Destinasi wisata anyar itu dilengkapi dengan Monumen Ratu Agro yang diresmikan pada Selasa, 12 Oktober 2021. “Dibangunnya Monumen Ratu Agro ini memiliki tujuan agar nantinya para pengunjung mudah mengingat agrowisata KPI (Kebun Pak Inggih),”ujar Kepala Desa (Kades) Sekapuk Abdul Halim saat meresmikan monumen bersama seluruh perangkat desa, BPD, Bumdes, PKK, RT/RW, Pokdarwis dan Karang Taruna itu. 

Ratu Agro, kata Abdul Halim, adalah Ratu yakni wanita yang memimpin atau istri pemimpin. Namun maksud di sini dengan harapan wisata ini bisa menyajikan kecantikan tata ruang, dan keanggunan taman yang tertata rapi agar pengunjung lebih santai. 

“Sedangkan, Agro memiliki arti tanah, dengan harapan agar semangat masyarakat dan pengunjung membuat tanah yang kami bangun ini bisa lebih produktif dan lebih bermanfaat dari sebelumnya,”ungkap AHA-julukan-Abdul Halim. Ia menjelaskan, makna detail bangunan dari Monumen Ratu Agro. Ada anak tangga yang berjumlah sebelas (sewelas), menggambarkan setiap menapaki langkah untuk naik harus dapat ‘welasan’ (izin/ dukungan) dari lingkungan dan dari yang Maha Berkehendak.

Sedangkan tiga titik surya di monumen Ratu Agro terdapat bergambar Trisula yang bermakna sebagai pengingat kita bersama. Trisula yakni sebuah tombak bermata tiga, yang maksudnya adalah bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu.Sekaligus tiga sifat penting yang harus diterapkan untuk menjalani proses, yaitu: benar, lurus, dan jujur.

Tugu utama dengan jumlah 9 tingkat/pilar untuk mengingatkan jika tlatah ini berada di kawasan dakwah 9 wali (wali songo).Tugu 4 yang mengelilingi dan satu tugu utama ( berjumlah 5 tugu ) menggambarkan 4 arah mata angin, sehingga kita bisa melangkah dengan tepat dan tidak lupa dengan kiblat.

“Jumlah lima tugu itu mengingatkan 5 waktu  dengan keutamaan salat subuh, bumi seisinya akan diserahkan untuk kita yang menunaikan,” jlentreh Kades yang berhasil mengubah Desa Tertinggal menjadi Desa Miliarder ini.

Sementara air mancur kelopak bunga dengan tujuh (pitu) tumpuk itu untuk mengingatkan sehebat apapun diri kita masih butuh pitulung, pitutur, pituduh, serta sumber itu adalah pemberian yang Kuasa, kapan pun bisa melimpah dan sebaliknya. Mengingat area KPI dulunya dikenal tidak ada sumber, bahkan dulunya ada perkampungan sampai pindah, sebab hilangnya sumber air.

Dari simbol tersebut, kita ingatkan kebesaran-Nya dan bersyukur kita punya 7 panutan dalam memahami kebenaran, yakni Rasul beserta empat sahabatnya Abubakar, Umar, Usman, Ali dan empat Mahzab Imam Syafii, Maliki, Hambali, dan Hanafi serta adanya waktu 7 hari, langit 7 lapis, bumi 7 lapis, dan air 7 warna. (yad)

Destinasi KPI Kini Dilengkapi Monumen Ratu Agro yang Penuh Filosofi, Penasaran ? Selengkapnya

Skuad Gresik United Digembleng Fisik di Pantai

GRESIK,1minute.id – Menjelang bergulirnya Liga 3 Zona Jawa Timur skuad Gresik United melakukan pemusatan latihan di Pantai Utara Gresik. Selama lima hari, mulai Minggu, 10 Oktober 2021, Laskar Joko Samudro digebleng fisik dan teknik. Yellow Power digembleng fisik habis-habisan. ”Tiap pagi kami akan adakan latihan fisik di pantai,” jelas Pelatih Gresik United Subangkit dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Senin, 11 Oktober 2021.

Dia mengatakan pemusatan latihan ini sangat penting. Selain ingin mencapai fisik yang prima dan bisa bermain full selama 90 menit dalam pertandingan, para pemain juga akan dibekali materi taktikal. ”Jadi tiap hari akan ada diskusi soal taktik, sorenya bakal diterapkan di lapangan,”ungkapnya.

Subangkit berharap dalam waktu lima hari, pemain bisa menerapkan apa yang diinginkan olehnya di kompetisi nanti. Agar target untuk lolos Liga 2 bisa tercapai. ”Waktu sudah sangat mepet. Saya berharap pemain bisa berkembang setelah dari pemusatan latihan ini,” tegasnya.

Selain lewat pemusatan latihan, imbuh pelatih asal Pasuruan itu berharap kekompakan pemain terjaga. Para pemain baru yang bisa cepat beradaptasi. ”Dengan suasana baru, mereka bisa saling mengenal satu sama lain. Agar lebih kompak lagi,”paparnya.

Nah, nanti sebanyak 28 pemain yang ikut pemusatan latihan juga akan mendapat satu laga uji coba. Tepatnya pada Kamis, 14 Oktober 2021. ”Di uji coba itu saya juga melihat apa kekurangan tim. Langsung diperbaiki agar Gresik United tidak punya kelemahan lagi saat bertanding di kompetisi nanti,”jelasnya. (yad)

Skuad Gresik United Digembleng Fisik di Pantai Selengkapnya

Festival Layang-layang, Kearifan Lokal jadi Daya Tarik Wisatawan

GRESIK, 1minute.id  –  Ratusan pasang mata seakan enggan bersedia melihat keelokan layang-layang diatas langit di Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang pada Minggu, 3 Oktober 2021. Ada ratusan layangan beraneka bentuk. Layang-layang itu meliuk itu. Layang-layang Naga, misalnya.  Panjangnya antara 75 meter sampai 100 meter. Ketika berada diatas langit kepala hingga ekor seperti melambai-lambai. Penonton tepuk sorak. Bahagia. Terhibur dengan gelaran itu mesti pandemi belum berujung. 

Festival Layang-layang Dohoagung seri V ini menjadi event ditunggu masyarakat. Tidak hanya warga desa setempat. Tapi, pengemar layang-layang di Nusantara. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka festival layang-layang tingkat nasional itu. Ada 300 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tahunan itu. Kegiatan pascapanen pada musim kemarau. 

Menurut festival layangan merupakan kearifan lokal yang patut harus dijaga. Festival Layang-layang menjadi daya tarik bagi masyarakat. Festival luar biasa menjadi hiburan tidak hanya di desa atau kecamatan jadi hiburan nasional karena peserta banyak dari luar Gresik dan luar provinsi. “Ini semangat kita keluar pandemi Covid-19 karena festival layang-layang menjadi kearifan lokal benar benar kita jaga. Target kita ekonomi kerakyatan bangkit dari pandemi covid-19,”kata GusYani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Tidak menutup kemungkinan, lanjutnya, festival layang-layang akan dibuat lebih meriah pada tahun depan. Karena perputaran ekonomi desa dan produk UMKM terbantu. Apalagi paskapanen lahan pertanian masih banyak, bahkan telah panen buah melon dan garbis.  “Kedepan hasil panen bisa dihadirkan di festival ini. Karena kita punya target ekonomi kerakyatan,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Aneka bentuk layangan yang terbang ke angkasa. Menghiasi langit Dohoagung. Namun, layang-layang berbentuk Naga paling menyita perhatian masyarakat dan peserta lainnya. Bentuknya megah. Untuk membuat layangan Naga yang panjangnya sekitar 75 meter itu butuh waktu 4 bulan. Untuk menerbangkan layangan Naga yang pembuatan menelan biaya Rp 4 juta melibatkan empat orang. Bupati Fandi Akhmad Yani ikut membantu menerbangkan layangan naga itu.

Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori menambahkan adanya festival  layang-layang ini dapat menjadikan destinasi wisata Desa Dohoagung, dan meningkatkan hasil produk unggulan buah semangka, melon, garbis atau blewah serta meningkatkan UMKM produk unggulan Desa Dohoagung. “Berharap dengan even tahunan ini, yang berskala nasional dapat mengangkat dan meningkatkan perekonomian warga masyarakat Desa Dohoagung serta kesejahteraan warganya,”harap Ansyori.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Adieb Hazmy mengatakan, ada sekitar 300 peserta yang mengikuti gelaran layang-layang. Pihaknya sendiri membagi festival ini dengan tiga kategori lomba. Yakni layang-layang biasa hingga termegah seperti naga. “Penilaian bawah 40 persen meliputi desain dan keindahan model layangan, sedangan penilaian 60 persen meliputi kestabilan saat mengudara kekompakan tim saat menerbangkan layang-layang,”ujar Adieb. (yad)

Festival Layang-layang, Kearifan Lokal jadi Daya Tarik Wisatawan Selengkapnya