GU Libas Surabaya Muda dengan Skor 5-0.

GRESIK,1minute.id – Gresik United akhirnya lolos babak 32 besar Liga 3 Regional Jawa Timur. Kepastian itu setelah tim besutan Subangkit melibas Surabaya Muda dengan skor 5 – 0  di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Selasa, 16 November 2021.

Raihan positif itu, menempatkan Laskar Joko Samudro- julukan-Gresik United menempati posisi runner up di grup C dengan 9 poin. Lolos ke babak selanjutnya, 32 besar. 

Di babak pertama, Gresik United tampil menyerang dan langsung membobol gawang Surabaya Muda di menit ke-6 oleh Muhammad Irvan. Di menit ke-13 Ceppy Akhmad Pribadi menambah keunggulan GU menjadi 2-0. Anak asuh Subangkit itu, semakin agresif melakukan serangan dengan menambah dua gol lagi menjadi 4-0. Masing-masing di menit ke-29 dan 30 oleh M Alvin Hariyanto. 

Satu gol lagi bersarang ke gawang Surabaya Muda pada menit ke-72 oleh Aditya Anugerah. Skor 5 – 0 hingga Hariyanto, wasit asal Tulungagung meniup peluit panjang babak kedua berakhir. 

SELEBRASI : Aditya Anugerah usai mencetak gol di menit ke-72 ke gawang Surabaya Muda menjadi 5-0 di Stadion G-JOS pada Selasa, 16 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pelatih Kepala Gresik United, Subangkit mengatakan, hasil positif ini hasil dari belajar dari kekalahan juga kemenangan. “Jadi saya sudah mempelajari permainan Surabaya Muda dan Malang United kemarin. Mereka mempunyai kecepatan namun tidak bisa merusak pertahanan dari GU, karena sangat ketat sekali pertahanan kita,”kata Subangkit.

Menurut dia, menjadi runner up akan terus memantau tim yang lolos di grup Jatim lainnya. “Yang penting kita lolos di grup C Jatim, untuk selanjutnya kemungkinan tim Gresik United akan melawan runner up dari 14 grup terbaik di Jatim dan kita belum tahu kekuatan musuh kita. Namun kita tetap akan memantau pergerakan lawan yang lolos di grup masing – masing di Jawa Timur (Jatim),”jelas Subangkit.

Sementara pelatih Kepala Surabaya Muda, Mohammad Sirot menjelaskan, untuk pertandingan sore ini sudah maksimal. Bahkan instruksi sudah dilakukan oleh pemain. “Iya pemain kita nerves saat awal permainan yang kebobolan di awal menit babak pertama,”ujarnya. Lebih lanjut, untuk babak kedua sudah maksimal dalam permainan namun tidak bisa menjebol gawang Gresik United.

“Kami sudah merubah permainan di babak kedua namun tidak bisa membobol gawang Gresik United,”ungkapnya. Selain gol cepat di babak awal, kata Sirot, kondisi hujan membuat permainan anak asuhnya kurang maksimal. (yad)

GU Libas Surabaya Muda dengan Skor 5-0. Selengkapnya

Siswa SDIT Al Ibrah Juarai Lomba Tahfidz Quran hingga Esai

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Bahasa pada Oktober 2021 memberikan berkah bagi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Ibrah Gresik. Sekolah berlokasi di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) itu menempatkan tujuh siswanya sebagai juwara tingkat nasional dalam beberapa lomba literasi.

Tujuh siswa prestasi itu adalah Hafidzatun Najwa dan Hanun Adlyn Khairunnisa, menyabet juara I dan III di ajang lomba tahfidz Quran se-Jawa-Bali yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Firdaus Jembrana, Bali. 

Kemudian, ajang literasi se-Indonesia di SMPIT Insan Kamil, Sidoarjo, siswa SDIT Al Ibrah memboyong lima medali. Yakni. Khansa Zahirah Najla runner up lomba tahfidz;  Qoyyuma Shabira Aufa juara pertama lomba menulis esai ; Janeeta Malilah merebut juara I lomba pidato. Berikutnya,  Nahla ‘Ain Al Halwa dan Amrina Rosyada, masing-masing juara I untuk lomba cipta cerpen dan baca puisi.

Kepala SDIT Al Ibrah, M. Musyafak mengaku surprise dengan prestasi yang diraih anak didiknya. Ia mengaku tidak pernah memasang target terhadap para anak didiknya. Saat menghadap menjelang pelaksanaan lomba, ia berpesan jangan berorientasi pada kemenangan atau juara. 

“Tampilkan kemampuan secara maksimal. Perkara menang atau kalah, tidak usah terlalu dipikirkan, karena justru menjadi beban. Tampil saja seperti tanpa beban apa pun,”ujar Musyafak.

Musyafak menambahkan pada dasarnya sudah memiliki potensi masing-masing yang bisa dikembangkan. Karena itu, sejak kelas 1, sekolah telah melakukan pemetaan atas potensi yang dimiliki siswa berdasarkan bakat dan minat mereka. Karena itu, sekolah melakukan bina prestasi, sekaligus menyiapkan sejumlah guru khusus untuk melakukan pendampingan. 

“Ketekunan dan kesabaran para guru pembimbing dan pendamping ini juga punya andil dalam mengantarkan anak-anak yang punya bakat khusus ini dalam berprestasi,” katanya. 

Terpisah, Ustadzah Diah, guru pembimbing dan pendamping untuk lomba menulis esai, mengatakan, persiapan yang dilakukan relatif singkat. “Hanya seminggu menjelang lomba berlangsung,”katanya. Namun ia mengaku, Qoyyuma Shabira Aufa memang memiliki talenta di bidang literasi, khususnya menulis. Hal itu, katanya, sudah terlihat ketika putri pasangan Ferry Andian Sumirat dan Auditya Purwandini Sutarto itu diajak ngobrol santai untuk menggali ide yang akan jadikan detil topik tulisan.

“Dari segi genre tulisan, esai itu terbilang cukup berat untuk anak usia SD. Yang umum, anak seusia dia kan sukanya bikin puisi atau cerpen. Tapi saya cermati ananda Qoyyum (Qoyyuma Shabira Aufa,Red) memang memiliki talenta menulis cukup kuat. Ini pula yang memudahkan saat membuat kerangka tulisan. Semua ide juga kerangka tulisan dari dia, saya cuma mengarahkan saja,”ujarnya.

Tentang talenta menulis yang dimiliki Qoyyum, juga dibenarkan ibunya, Auditya Purwandini Sutarto. Bahkan, lanjutnya, bakat menulis itu sudah kelihatan sejak kecil. Bakat itu kemudian kerap diasah lewat berbagai diskusi dengan ayahnya. “Anaknya memang suka diskusi, baik dengan saya maupun ayahnya. Ada saja yang dibahas. Untuk menulis, selama ini lebih banyak berupa karya fiksi, khususnya puisi. Untuk esai ini, buat kami benar-benar surprise. Kami nggak nyangka kalau bisa juara,”ujar dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Gresik ini.

Bagaimana dengan Janeeta Malilah, juara pertama lomba pidato? Menurut guru pembiming dan pendampingnya, Ustadzah Alma, butuh waktu praktis cuma tiga hari untuk mempersiapkan diri. Waktu tiga hari itu, katanya, dimanfaatkan untuk tiga hal.

Persiapan lebih singkat dilakukan Janeeta Malilah. Peraih juara I lomba pidato ini, seperti diakui guru pembiming dan pendampingnya, Ustadzah Alma, butuh waktu praktis cuma tiga hari untuk mempersiapkan diri. Waktu tiga hari itu, katanya, dimanfaatkan untuk tiga hal yakni membangun dan membangkitkan rasa percaya diri, pemahaman teks, dan teknik hafalan.

“Kebetulan, pada ketiga aspek itu dia sudah bagus, sehingga tinggal berlatih dan moles saja,”kata Alma. Talenta Janeeta mulai terlihat di kelas II. “Ditunjang, anaknya memang nurut kalau dibimbing. Apalagi orang tuanya juga sangat mendukung,”ujarnya seraya mengisahkan, saat berlatih, ia kerap melakukan secara online via zoom bertiga dengan Janeeta dan ibunya. (yad)

Siswa SDIT Al Ibrah Juarai Lomba Tahfidz Quran hingga Esai Selengkapnya

Subangkit Inginkan Cetak Gol Cepat, GU Optimistis Lolos Babak Selanjutnya

GRESIK, 1minute.id – Gresik United menyisakan satu laga untuk  lolos babak selanjutnya di Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021. Laskar Joko Samudro akan bertemu dengan Surabaya Muda di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Selasa, 16 November 2021.

Subangkit, pelatih kesebelasan berjuluk Laskar Joko Samudro itu dengan tegas memasang target menang. Meski, hasil imbang sudah cukup bagi GU untuk lolos babak berikutnya karena unggul di agregat gol dari Surabaya Muda. Kedua kesebelasan mengantongi nilai 6 dari dua kali menang dan sekali kalah. Tapi, selisih gol GU lebih baik setelah pesta gol ketika bertemu FC Maestro 5 – 0 pada Minggu, 14 November 2021 lalu. 

Menghadapi laga krusial, Subangkit menegaskan anak asuhnya sudah sangat siap. Baik soal mental ataupun fisik. ”Pemain juga siap bertanding habis-habisan agar bisa menang. Kami tegaskan, kami ingin menang,”katanya. 

Subangkit mengaku  sudah menyiapkan strategi khusus untuk melawan Surabaya Muda. Dia sadar, lawannya punya lini serang yang cepat. ”Kami juga ingin cetak gol cepat agar pemain lebih percaya diri lagi. InsyaAllah kami dapat tiga poin,”harapnya.

Seperti janjinya usai kalah dari Persida Sidoarjo di pertandingan perdana pada 3 November lalu. ”Iya kami bertekad untuk sapu bersih semua laga sisa,” kata Pelatih Gresik United Subangkit. (yad)

TimMainMenangPoin
Persida Sidoarjo339
Gresik United326
Surabaya Muda326
Malang United413
FC Maestro300
klasmen Grup C Liga 3 Jawa Timur
Subangkit Inginkan Cetak Gol Cepat, GU Optimistis Lolos Babak Selanjutnya Selengkapnya

Islamic Cultural Karya Riyanto Jadi Magnet Pencinta Seni Lukis di Malaysia

GRESIK,1minute.id – Lima karya lukis Muhammad Riyanto terpajang di Fahrenheit 88, Kuala Lumpur, Malaysia. Lima karya pelukis yang tinggal di Grand Sutomo, Jalan DR Soetomo, Gresik itu berjudul Allah Greatness ; Islamic Cultural ” Walisongo Religius Transportation ” ; Dream ” Noah Ship Future ” ; Kolaborasi dan Leader Ship In Politik ” Win or Lose “. Semua lukisan menggunakan cat akrilik.

“Semuanya beraliran Surialis,”kata Ryanto dikonfirmasi selulernya pada Sabtu, 13 November 2021. Riyanto tidak menyangka semua karyanya lolos kurasi. Sebab, ia baru kali pertama mengikuti ekshibisi bertaraf internasional bertajuk Art is Fair in /KL/ Fahrenheit 88 ini. Sebanyak 500 karya seniman dunia dipamerkan mulai 11-28 November 2021. 

Sejumlah seniman Indonesia seperti Eriantoartme ; Hanisantana ; Suwandi Waeng ;  Nurali dan lainnya. Tapi, Riyanto, salah satunya seniman lukis asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang bisa masuk even global tersebut. Ia mengirimkan lima karya dalam pameran tersebut. “Alhamdulillah semua lolos kurasi. Bahkan, karya Saya masuk opening call,”kata pelukis kelahiran 47 tahun itu. 

Setelah dari Malaysia, lukisan Riyanto akan dipamerkan ke Philipina, Thailand dan Singapura. “Seneng,” ungkapnya. Riyanto ada seniman lukis unik. Sebab, setiap lukisan Riyanto selalu diselipkan tulisan kaligrafi. Ini yang membedakan Riyanto dengan pelukis lainnya. Dalam ekshibisi di Malaysia, hasil goresan tangan lelaki yang selalu memakai kopyah itu menjadi salah magnet bagi penggemar seni lukis di negeri Mahatir Mohamad itu. 

Lukisan itu berjudul Islamic Cultural “Walisongo Religius Transportation”. Dalam lukisan media kanvas ukuran 120 X 155 cm itu, Pelukis anggota Komunitas Galeri Seni Rupa Gresik (Gasrug) ini menggambarkan semua tempat ziarah makam Wali Songo itu telah dilengkapi dengan sistem moda transportasi modern yang  terintegrasi menjadi satu kesatuan.

Selain moda transportasi bus, kapal juga moda transportasi massal berupa kereta bawah tanah yang menghubungkan sembilan penyebar agama Islam di Indonesia itu. 

JUSTICE : Riyanto dengan karyanya berjudul Leader Ship In Politik ” Win or Lose ” yang sedang dipajang di ekshibisi di Malaysia mulai 11-28 November 2021 (Foto: Riyanto for 1minute.id)

Siapa Riyanto? Riyanto, tumbuh di keluarga pelukis. Ayahnya seorang pelukis kaligrafi kaca. Pamannya juga berkecimpung di bidang melukis. Ia mengikuti jejak ayah dan pamannya menjadi seorang pelukis kaligrafi. Ia memulai pameran sejak 1991. Karya-karya kaligrafi yang mengkritisi kondisi sosial masyarakat. 

Diantaranya, berjudul Dream Noah Ship Future juga sedang dipajang di Malaysia. Lukisan itu menggambarkan sebuah kapal pesiar yang mengangkut banyak penumpang. Beragam agama mereka. Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Di atas kapal pesiar itu, semuanya rukun.  “Andai dunia bisa damai. Akan sangat menyenangkan,” kata Riyanto suatu hari. 

Lewat lukisan itu, dia ingin bercerita kehidupan di darat yang menggambarkan kesibukan manusia yang sebenarnya. Sementara itu, di bagian bawah menceritakan bagaimana sebuah fondasi kehidupan. Kemudian, di fase langit adalah kehidupan setelah meninggal.

Di dalam lukisan yang bercerita tentang kehidupan tersebut, Riyanto tetap menyisipkan ayat-ayat Alquran di dalamnya. “Bagi saya sebenarnya setiap seniman punya cara penyampaiannya sendiri-sendiri. Dan menyampaikan secara visual itu paling mudah. Hal itu nantinya juga bisa membuat orang-orang bertanya,”jelas Riyanto. Lukisan kali terakhir berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustadz Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut. (yad)

Islamic Cultural Karya Riyanto Jadi Magnet Pencinta Seni Lukis di Malaysia Selengkapnya

Subangkit: GU Wajib Menang Lawan FC Maestro

GRESIK, 1minute.id – Tim besutan Subangkit, Gresik United akan melakoni laga ketiga Grup C Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021 pada Sabtu sore, 13 November 2021. 

Laskar Joko Samudro akan menghadapi FC Maestro di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Kepercayaan diri Dwi Agung dkk sedang meningkat setelah sebelumnya mengalahkan Malang United. Sementara, FC Maestro berada di klasemen juri kunci.

Diatas kertas, Gresik United tidak akan kesulitan meraih poin penuh, tiga angka. Sebab, kualitas pemain GU lebih unggul dari tim tamu, FC Maestro. Namun, pelatih Subangkit tetap mengingatkan anak asuhnya itu tidak memandang sebelah mata tim lawan. Tidak bermain serius. ”Itu yang saya tidak mau terjadi. Anak-anak wajib bermain serius, lawan siapapun, termasuk FC Maestro,” kata Pelatih Gresik United Subangkit.

Ia melanjutkan target meraih tiga poin wajib direbut. Subangkit menuturkan tidak mau kehilangan poin lagi di Grup C Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021. ”Kami tidak ingin bergantung pada tim lain untuk bisa lolos ke babak selanjutnya,”tegasnya.

Hal lain yang harus dilakukan skuadnya adalah bermain tenang. Hasil evaluasi dua pertandingan sebelumnya, pemain Gresik United kerap kali terbawa emosi ketika bermain. ”Jangan melakukan pelanggaran tidak perlu. Jangan sampai terkena kartu,” katanya.

Hasil evaluasi lain adalah soal memanfaatkan tiap peluang yang ada. Subangkit tidak ingin melawan FC Maestro, anak asuhnya terlalu banyak buang peluang lagi. ”Tiap peluang wajib jadi gol,”katanya. (yad)

Subangkit: GU Wajib Menang Lawan FC Maestro Selengkapnya

GU Bangkit Sikat Malang United Dua Gol

GRESIK,1minute.id – Janji Pelatih Subangkit,  Gresik United akan bangkit mulai dibuktikan. GU menggalahkan Malang United dengan skor 2 : 0 dalam Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021 di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Rabu, 10 November 2021.

Dua striker andalan Laskar Joko Samudro M. Irvan dan Alfin Hariyanto membobol gawang Malang United masing-masing di menit ke-37 dan ke-71. Mereka mencetak gol bertepatan di Hari Pahlawan. 

Subangkit menuturkan kemenangan kemarin tidak lepas dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan. Terutama di sisi pertahanan. ”Alhamdulillah berjalan dengan baik,”imbuhnya. 

Namun, dia berharap anak asuhnya tidak cepat puas. Sebab, masih ada dua laga sisa di Grup C Liga 3 Jawa Timur 2021 yang wajib disapu bersih dengan kemenangan. ”Rayakan secukupnya, langsung fokus ke laga selanjutnya,”tegasnya. 

SELEBRASI : Striker GU ketika merayakan gol ke gawang Malang United di Liga 3 Jawa Timur di Stadion Gelora Joko Samudro pada Rabu,10 November 2021 (Foto : Istimewa)

Subangkit mendedikasikan kemenangan tadi kepada Ultras Gresik. Kepada suporter yang selama ini tidak pernah lelah memberikan dukungan kepada Gresik United. ”Terima kasih atas semua doa dan dukungannya,”ucapnya. (yad)

GU Bangkit Sikat Malang United Dua Gol Selengkapnya

Peringati Hari Pahlawan, Siswa SMK Sunan Giri Menganti Bersih-bersih, Tabur Bunga hingga Doa Bersama

GRESIK,1minute.id – Hari Pahlawandiperingati setiap 10 November. Bagaimana siswa SMK Sunan Giri Menganti, Gresik itu menghargai jasa para Pahlawan patut ditiru oleh pelajar lain. Sekolah yang dipimpin oleh Safi’i itu menggelar rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pahlawan selama beberapa hari. 

Antara lain, apel bendera, bersih-bersih makam Pahlawan dan Doa bersama. Kegiatan melibatkan anggota organisasi siswa intra sekolah (OSIS) berkolaborasi dengan Koramil 0817/14 Menganti dan Polsek Menganti. 

Menurut Kepala SMK Sunan Giri Menganti Syafii, rangkaian kegiatan memperingati Hari Pahlawan itu selama 2 hari, mulai Senin, 8 November 2021. Kegiatan diawali apel pagi di halaman sekolah. Kemudian dilanjutkan bersih-bersih dan tabur bunga di makam para Pahlawan. “Hari ini (Selasa, 9/11) ditutup dengan doa bersama,”terang Syafi’i. 

Semua kegiatan itu tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dalam sambutannya, Syafi’i menggelorakan semangat belajar siswa karena bagian dari menghargai jasa para Pahlawan.  “Tugas siswa menghargai jasa para pahlawan dengan giat belajar, berprestasi serta berakhlak terpuji. Karena sebagai generasi emas penerus bangsa,”pesan Syafi’i.

Selain rajin belajar,  Syafi’i, juga mengingatkan pentingnya generasi milenial untuk menjaga keutuhan NKRI. “Selaku pelajar, hendaknya dapat mengambil hikmah bahwa persatuan dan kesatuan bangsa adalah hal utama yang harus dijaga karena besar dan kecilnya sebuah negara diukur dengan kondisi masyarakat dan bangsa yang saling berdamai, berdampingan dan hidup rukun ditengah tengah perbedaan apapun,”katanya. 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Sunan Giri Menganti Ahmad Mussaddad menambahkan, peringatan Hari Pahlawan juga digelar lomba pembacaan puisi tema Pahlawan. “Semoga kegiatan semacam ini dari tahun ke tahun dapat kita lestarikan bersama dalam rangka menghargai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan,”harapnya.

Danramil 0817/14 Menganti diwakili oleh Batiud Triyono mengapresiasi kegiatan siswa memperingati Hari Pahlawan ini. “Kegiatan seperti ini menumbuhkan semangat patriotisme di kalangan pelajar khususnya SMK Sunan Giri Menganti,”kata Triyono. (yad)

Peringati Hari Pahlawan, Siswa SMK Sunan Giri Menganti Bersih-bersih, Tabur Bunga hingga Doa Bersama Selengkapnya

Subangkit Janjikan GU Bangkit, Sapu Bersih Sisa Laga

GRESIK,1minute.id – Gresik Unitedgagal memetik poin penuh di laga perdana Liga 3 Jawa Timur di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Rabu, 3 November 2021. Skuad asuhan Subangkit itu harus mengakui tim tamu, Persida Sidoarjo dengan skor 1 : 2. 

Laga perdana dipimpin oleh Wasit Agung Setyawan asal Lamongan ini disaksikan langsung oleh Ketua Asprov PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan tamu lainnya. 

Subangkit meminta anak asuhnya untuk bangkit. Ada tiga laga sisa di grup C akan dilakoni oleh tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu. “Tiga sisa pertandingan harus kita sapu bersih. Menang,”tegas Subangkit usai pertandingan. Pelatih gaek itu, mengakui anak asuhnya bermain dibawah standar. Anti klimaks. “Tapi, saya tidak akan menyalahkan pemain. Karena masih ada tiga laga lainnya,”tegasnya.

Untuk diketahui Gresik United tergabung di grup C bersama Persida Sidoarjo ; Surabaya Muda ; FC Maestro dan Malang United. Sementara itu, pelatih Persida Sidoarjo Istiko Hadi Susanto mengingatkan anak asuhnya untuk tidak takabur. “Meski kemenangan ini telah menaikkan mental pemain,”kata Istiko. Dia menyebut, pihaknya hanya membutuhkan waktu selama 2 bulan untuk laga di Liga-3 Jawa Timur ini.

Akan tetapi, kurun waktu itu anak asuhnya digembleng sangat berat.”Ujicoba pun kami lakukan dengan tim yang memiliki target tinggi,”tegasnya. Evaluasi kelebihan dan kekurangan sebelum mengarungi kompetisi Liga 3. “Tidak lupa juga memanfaatkan banyak kesalahan pemain GU sehingga bisa mencetak dua gol,”katanya.

Laga perdana GU menjamu Persida Sidoarjo gagal memetik kemenangan. GU tunduk dengan skor 1 : 2. Dua gol Persida dicetak oleh M.Ferdiansah menit ke-6 dan Ridwan Prihandoko Rowani menit ke-54. Gol balasan GU dicetak oleh Adit Mei Yohandika menit ke- 12. Di laga itu, wasit Agung Setyawan asal Lamongan memberikan kartu merah terhadap pemain Persida, M.Alfian Nurdiyanto di menit ke 90+3 karena bermain kasar. (yad)

Subangkit Janjikan GU Bangkit, Sapu Bersih Sisa Laga Selengkapnya

Riyadh Sebut Liga-3 Terasa Liga-1, Semua Pertandingan Disiarkan Live

GRESIK, 1minute.id – Kompetisi Liga 3 Jawa Timur 2021 resmi dibuka oleh Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Rabu, 3 November 2021.

Pembukaan  cabang olahraga paling favorit di Indonesia ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik. Seremonial pembukaan diawali dengan tari Jaffin Mandailing dari Pulau Bawean, Kabupaten Gresik menambah meriah kompetisi Liga 3 Jawa Timur ini.

Ahmad Riyadh menyebut Liga 3 tidak kalah dengan Liga 1. Pasalnya, banyak sponsor yang bertisipasi. Bahkan, semua pertandingan di Liga 3 ini disiarkan secara langsung. “Liga 3 berasa Liga 1,”kata Riyadh.  Ia meminta semua stakeholder untuk turut mengerjakan mengawal semua pertandingan. “Ada 14 titik pertandingan,” katanya. Selain ini, Riyadh juga mengingatkan bermain fair play. “Setiap pemain harus punya akhlakul karimah,”ujarnya. 

TARI JAFFIN: Tari Jaffin asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik menambah meriah pembukaan Liga 3 Jatim di Stadion G-JOS pada Rahu,3 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berterima kasih kepada Asprov PSSI Jatim yang menunjuk Kabupaten Gresik menjadi tuan rumah Liga 3 Jatim ini. “Terima kasih telah menujuk Gresik sebagai tuan rumah,”kata Fandi Akhmad Yani. Laga pembuka Liga 3 Jawa Timur grup C ini mempertemukan kesebelasan Gresik United kontra Persida Sidoarjo. 

Dalam laga perdana ini, skuad Laskar Joko Samudro yang diasuh oleh Subangkit itu harus mengakui keunggulan tim tamu, Persida dengan skor 2 : 1. Dua gol Persida dicetak oleh M.Ferdiansah menit ke-6 dan Ridwan Prihandoko Rowani menit ke 54. Gol balasan GU dicetak oleh Adit Mei Yohandika menit ke-12. (yad)

Riyadh Sebut Liga-3 Terasa Liga-1, Semua Pertandingan Disiarkan Live Selengkapnya

Gresik United Mengenalkan 28 Pemain secara Live Streaming

 GRESIK,1minute.id – Kick Off kompetisi Liga 3 Jawa Timur dimulai Rabu lusa, 3 November 2021. Laga perdana di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik United akan menjamu Persida Sidoarjo.  Siapa saja anak asuh pelatih Subangkit yang bakal mengarungi Liga 3 MS Glow For Men Jawa Timur 2021.

Pada Senin malam, sebanyak 28 anggota skuad Laskar Joko Samudro itu dikenalkan kepada publik melalui tayangan live streaming di channel resmi Gresik United dan Suara Gresik. Mereka siap mengemban target naik ke Liga 2. ”Kami sudah mempersiapkan tim ini dengan sangat matang. Latihan rutin, ada pemusatan latihan di Delegan juga, plus tiap pekan ada agenda uji coba,” jelas Manager Gresik United Toriqi Fajerin. 

Rangkaian persiapan matang itu diharap bisa menunjang kemampuan pemain. Bisa membuat Dwi Agung dkk bertanding dengan sebaik-baiknya. Lantas, memenuhi target ke Liga 2. Pria yang akrab disapa Kaji Ricky itu menjelaskan 28 pemain yang ada berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Ada dari Papua hingga Padang. ”Tapi kami tetap komitmen harus ada bibit muda asli Gresik yang muncul. Ada enam pemain asli Gresik yang kami andalkan musim ini,” jelasnya. 

Pelatih Gresik United Subangkit mengatakan anak asuhnya sudah siap 100 persen. Kondisi fisik pemain pun sudah sangat maksimal. ”Di pertandingan pertama nanti, semua pemain bisa dimainkan. Artinya, Gresik United sangat siap,” jelasnya. 

Pria asal Pasuruan itu berharap dukungan doa dari seluruh Ultras Gresik dan masyarakat Gresik. Doa agar Gresik United bisa bertanding dengan baik, menang, dan memberikan kebanggaan. ”Berikan doa kami dari rumah. Kami butuh itu. Jika Allah mengizinkan, Gresik United bisa menang di setiap laga,”harapnya. (yad)

28 Nama Pemain Gresik United 2021
1. M Fajar Ali S., (2) Nosi Setiawan (3) Yuliyanto (4) Moch Akbar Haris : (5) Muchamad  Supaat (6) Ilham Ramadhan Iliyanto (7) Muhammad Nuchaaq B (8) Rochman Eko Cahyo (9) Rendy Jaya Firnanda (10) Dwi Agung P. (11) Mochamad Nur Samsi (12) Ceppy Akhmad Pribadi (13) Ardy Nata Hamzah (14) Adit Mei Yohandika (15) Muhammad Isa Abdullah (16) M.Faruq Avero (17) Achmad Sholeh Ma’ruf (18) Moch Hidayatu Rochman (19) Gardhika Arya Putra (20) Muhammad Rifkhi Rifaldy (21) A.Khoirur Rosyid Irvani (22) M Alvin Hariyanto (23) Ardi Syah Putra (24) Muhammad Ulul Arham (25) Aditya Anugrah (26) M.Irvan (27)Muhammad Dwi Prayogo (28) Ayub Antoh.

Gresik United Mengenalkan 28 Pemain secara Live Streaming Selengkapnya