Pantau PTM, Satgas Covid Balongpanggang Blusukan ke Sekolah

GRESIK,1minute.id – Petugas dari TNI, Polri dan Linmas blusukan ke sekolah. Satgas Covid-19 Kecamatan Balongpanggang itu mendatangi SMA Negeri 1 Balongpanggang untuk memantau protokol kesehatan Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah itu.

Terlihat hadir diantara Camat Balongpanggang M Jusuf Ansyori, Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, bersama Personil dan Koramil Balongpanggang. Mereka ditemui Kepala SMAN 1 Balongpanggang dan Kepala UPT Puskesmas Dapet Kecamatan Balongpanggang dr Masrizal Khilda Taba. Puluhan siswa kelas XI yang masuk sekolah. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus mengatakan kehadiran Satgas Covid-19 masuk sekolah itu selain memantau prokes juga memberikan sosialisasi kepada guru dan siswa untuk disiplin mematuhi prokes Covid-19.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melakukan pencegahan Covid-19 di Kecamatan Balongpanggang khususnya di lingkungan SMA Negeri Balongpanggang. Sehingga dengan pemberlakuan pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan aman dan lancar dimasa Pandemi Covid- 19,”kata AKP Tulus pada Jumat, 30 April 2021.

Sementara itu, update data Covid-19 per 30 April 2021 terjadi penambahan 4 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 5.542 kasus. Sembuh tambah dua kasus menjadi 5.137 kasus.

Meninggal dunia 353 orang. Berdasarkan data sebaran Covid-19 di Balongpanggang terakumulasi 151 kasus. Selain itu, Balongpanggang tercatat menjadi salah satu munculnya klaster di Gresik yakni  Pasar Balongpanggang. (yad)

Pantau PTM, Satgas Covid Balongpanggang Blusukan ke Sekolah Selengkapnya

Doa dan Salat Gaib untuk Patriot KRI Nanggala-402 yang Gugur digelar di Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Perasaan duka masih menyelimuti warga Kota Santri, Gresik. Doa dan salat Gaib untuk 53 patriot kru KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Bali itu seakan tidak pernah putus dilakukan warga Gresik.

Rabu malam, puluhan santri dan santriwati Pondok Pesantren Zainal Abidin, Bungah disela memperingati Nuzulul Quran melakukan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan korban awak kapal KRI Nanggala-402.

Kamis pagi tadi, 29 April 2021 puluhan anggota Polres Gresik melakukan salat gaib di aula Sarja Arya Racana Polres Gresik. Salat gaib diimami ustadz Achmad Reza itu diikuti Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Waka Polres Kompol Eko Iskandar dan pejabat utama lainnya.

“Salat gaib ini untuk mendoakan 53 kru KRI Nanggala-402 yang gugur di perairan Bali,”ujat Kapolres Gresil AKBP Arief Fitrianto pada Kamis, 29 April 2021.

Selain berdoa untuk kru KRI Nanggala-402, imbuhnya, mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. 

“Semoga pengabdian dan amal ibadah rekan-rekan kita yang telah gugur diterima disisi Allah SWT dan diberikan tempat terbaik disisi- Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,”kata alumnus Akpol 2001 itu. (yad)

Doa dan Salat Gaib untuk Patriot KRI Nanggala-402 yang Gugur digelar di Polres Gresik Selengkapnya

Peringati Nuzulul Quran, Santri Ponpes Zainal Abidin Doa Bersama untuk Kru KRI Nanggala 402

GRESIK,1minute.id – Peringatan Nuzulul Quran di Pondok Pesantren Zainal Abidin lebih khidmat dan khusyuk meski dilakukan dengan protokol kesehatan pada Rabu malam, 28 April 2021.

Sebanyak 50 santri dan santriwati di ponpes berlokasi di Kecamatan Bungah, Gresik melakukan khataman Alquran, tahlil dan doa bersama. Acara itu dilakukan di dua tempat berbeda yakni musala utama dan musala putri ponpes berlokasi di sebelah utara Masjid Kiai Gede Bungah Gresik ini.

Khataman Quran dihadiri oleh Nyai Hj Maisaroh, masing-masing santri diwajibkan membaca 1 juz Al Quran, kemudian dilanjut dengan Tahlil dan Doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Suwarno, salah satu guru sepuh di pesantren tersebut.

Pengurus Pesantren Zainal Abidin Ustad Zainal Arifin mengatakan, memperingati Nuzulul Quran, rutinitas kegiatan santri  telah berjalan selama puluhan tahun di setiap malam 17 Ramadan. 

“Khusus tahun ini, para santri bermunajat mendoakan agar bangsa Indonesia diberikan keselamatan dari segala macam wabah dan bencana, terlebih dari wabah Covid-19,”kata Zainal.

Lebih lanjut, kata Zainal, berbagai macam bencana melanda Indonesia akhir-akhir ini menjadi keprihatinan bagi para santri. Tidak terkecuali musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali. Sebanyak 5 diantara 53 kru kapal selam itu yang gugur adalah patriot asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Selain itu, dalam munajat juga mendoakan agar Kabupaten Gresik terhindar dari segala macam tindak kejahatan di tengah masyarakat.

“Para santri juga mendoakan para prajurit kru KRI Nanggala 402, secara khusus kami juga mendoakan Kabupaten Gresik agar diberikan keselamatan dan terhindar dari segala macam tindak kejahatan yang akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat,”kata Zainal sambil mencontohkan aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, dan narkoba. (yad)

Peringati Nuzulul Quran, Santri Ponpes Zainal Abidin Doa Bersama untuk Kru KRI Nanggala 402 Selengkapnya

Bukber, Salat Jamaah, Lalu Dapat Paket Sembako, Anjal Semringah

GRESIK,1minute.id – Puluhan anak jalanan terlihat semringah pada Sabtu, 24 April 2021Mereka tersenyum bahagia karena bisa salat maghrib dan buka berjamaah bersama para pengurus Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag).

Buka puasa dan salat berjamaah dilakukan di rumah belajar anak  jalanan (Anjal) di kompleks terminal angkutan kota dan desa di Jalan Gubernur Suryo, Gresik itu.

“Kami senang bisa berbagi dengan anak-anak kurang beruntung,”kata pengurus Asbag Siti Fitria. Fitri mengatakan, selama bulan suci Ramadan ini paket sembako itu dikumpulkan dari anggota Asbag dan donasi masyarakat yang peduli kepada sesama yang secara ekonomi kurang beruntung. Anak yatim dan anjal, diantaranya.

Pembimbing di rumah belajar anak jalanan Ustadzah Iin Budiarti bersyukur ada pihak yang memberikan bingkisan bagi binaannya.

“Kami sangat bahagia dan sangat bersyukur,  beberapa kelompok masyarakat dan juga pribadi yang memberikan support pada kami. Sumbangan ini akan kami bagikan secara langsung kepada mereka yang berhak,”kata Iin-sapaan- ustadzah Iin Budiarti. (yad)

Bukber, Salat Jamaah, Lalu Dapat Paket Sembako, Anjal Semringah Selengkapnya

Peringati Hari Bumi, EH Ajak Masyarakat Diet Plastik

GRESIK,1minute.id – Sejumlah aktivis dari Earth and Human (EH) Gresik dan siswa MTs Maarif Sidumukti, Kecamatan Kebomas turun ke jalan pada Kamis. 22 April 2021. 

Mereka membagikan tumbler, sedotan stainless dan masker kain kepada para pengendara di Jalan Sumatera Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Aksi simpatik para aktivis itu untuk memperingati  Hari Bumi Sedunia yang diperingati setiap 22 April itu. Koordinator EH Gresik Syaiful Fauzi mengatakan, aksi ini bagian dari edukasi kepada masyarakat agar bijak berplastik. Diet plastik.

“Sosialisasi penggunaan produk yang ramah lingkungan,”ujar Syaiful Fauzi.
Penggunaan sedotan stainless, botol minum (tumblr) serta masker kain, tambahnya, belum banyak dilakukan masyarakat.

Dengan cara ini, imbuhnya, berusaha menggugah dan mengingatkan masyarakat untuk memakai produk ramah lingkungan. Apalagi, belakangan ini banyak restoran dan kafe berdiri di Gresik.

“Banyak restoran dan kafe yang lebih suka menggunakan kemasan sekali pakai dari pada gelas kaca yang bisa dipakai berulang ulang. Dan juga mengingatkan tentang penggunaan masker yang dapat dipakai berulang-ulang, biar tidak nyampah,”tegasnya.

Untuk diketahui Hari Bumi adalah acara tahunan yang dirayakan di seluruh dunia pada 22 April untuk menunjukkan dukungan bagi perlindungan lingkungan.

Peringatan pertamakali dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada 1970 seorang pengajar lingkungan hidup.
Menurut data yang diperoleh EH Gresik perolehsedotan plastik dan gelas plastik memerlukan waktu selama ratusan tahun untuk terurai.

Selain itu, setiap tahunnya satu juta burung laut mati karena menelan sampah plastik.Bahkan, diprediksi sekitar delapan juta ton sampah plastik. (yad)

Peringati Hari Bumi, EH Ajak Masyarakat Diet Plastik Selengkapnya

Berkebaya, Perempuan Pegiat Lingkungan tebar Kebaikan Selamatkan Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Sejumlah perempuan berkebaya nyebur ke sebuah telaga.  Perempuan pegiat lingkungan kemudian menuangkan  beberapa botol cairan di telaga di kawasan Kebomas itu.

Diantara emak-emak yang getol berupaya menyelamatkan lingkungan itu adalah Siti Fitriah. Ia adalah ketua asosiasi bank sampah Gresik (Asbag). 

Menurut Siti Fitriah, cairan yang dituangkan ke telaga itu adalah cairan alami. Cair serbaguna hasil fermentasi dari sisa buah atau sayuran kemudian dicampur gula aren dan air menghasilkan O3.

“Untuk membuatnya cairan fermentasi itu minimal butuh waktu 90 hari,”kata Siti Fitria pada Kamis, 22 April 2021. Cairan alami fermentasi itu biasa di sebut ecoenzim. Ecoenzim ini memiliki banyak fungsi. Bisa untuk pembersih alami, sabun cair alami hingga bahan kosmetik kecantikan alami.

“Fungsinya itu luar biasa banyak sekali. Pembersih alami sabun cair,  pembersih udara alami, pembersih rumah tangga alami dan hand sanitizer,”terang Fitri.

Cairan ecoenzim itu ketika dituangkan dalam telaga yang tidak mengalir, maka akan ada perbaikan ekosistem atau perbaikan biota air disitu.

“Saya tuang ke danau kemarin itu ph-nya rendah kali 2,60 sampai 2,90 itu berarti pH yang seperti itu cocok untuk perawatan atau di manfaat medisnya untuk mengobati luka detox dan sebagainya mangkanya saya juga menyimpan kalau itu enzim sangat ramah lingkungan,” terangnya.

Mengapa ia dan kaum hawa lainnya membuatekoenzim, sebab 70 persen sampah yang terbuang di tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik, di Kelurahan Ngipik, Kabupaten Gresik adalah sampah organik.

“Dengan membuat ecoenzim ini kita bisa mengurangi beban di TPA. Dengan memproduksi ekoenzim berarti kita telah membantu mengelola banyak daripada sampah non-organik,”katanya.

Ecoenzim ditemukan doktor Rosukon Poompanvong. Pada 2003, doktor dari Thailand ini menerima penghargaan dari FAO (lembaga PBB yang mengurus soal pangan–red).  Ecoenzim ini memiliki manfaat yang berlipat ganda.

Dengan memanfaatkan sampah organik sebagai bahan bakunya, kemudian dicampur dengan gula aren dan air, proses fermentasinya menghasilkan gas O3 dan hasil akhirnya adalah cairan pembersih serta pupuk yang ramah lingkungan.

Sejak berhasil dalam penelitiannya, Dr. Rosukon dengan arif mempersembahkan penemuan ini bagi masyarakat luas, tanpa meminta royalti apa pun. Pengetahuan ini bersikap terbuka untuk siapa saja, demi kepentingan lingkungan.

Masyarakat Malaysia, Australia, Taiwan, hingga Amerika Serikat telah membuat ekoenzim dari sampah dapur mereka sejak beberapa tahun lalu. Di Indonesia, tren ini baru dimulai beberapa tahun belakangan. (yad)

Berkebaya, Perempuan Pegiat Lingkungan tebar Kebaikan Selamatkan Lingkungan Selengkapnya

Dokter Anis, Nakhoda baru KONI, Bupati Berpesan Jangan Ada Atlet Terlantar

GRESIK,1minute.id – Dokter Anis Ambiyo Putri menjadi nakhoda baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Gresik.  Anis terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten  (Musorkab) KONI di Ruang Putri Mijil Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Rabu, 21 April 2021.

Anis menggantikan posisi dr Singgih Priyanto MARS. Anis  adalah perempuan pertama menjadi pemimpin tertinggi komite olah raga di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik bertepatan di Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April itu. 

Musorkab KONI ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pada kesempatan itu,  bupati termuda Kota Santri berpesan kepada pengurus KONI 2021-2024 tidak ada lagi kasus atlet yang terlantar.

“Mudah-mudahan ke depan KONI Kabupaten Gresik memberi perhatian terhadap atlet di semua cabor (cabang olahraga). Jangan ada lagi atlet yang terlantar, berangkat sendiri dan tidak dapat penghargaan,”pesan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani pun menyebut, bila pengajuan anggaran untuk KONI Gresik telah berada di mejanya. Hanya saja, alumnus Unair Surabaya ini,  ingin pengurus KONI di tata terlebih dahulu sebelum pengajuan anggaran itu diteken.

“Kami ingin KONI menjadi rumah besar bagi atlet di Kabupaten Gresik. Karena atlet ini bisa membawa nama baik Gresik. Kami minta KONI fokus pada satu target sesuai anjuran Pak Presiden,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut Gus Yani, dirinya sering menerima pengaduan dan masukan. Antara lain, ada atlet disabilitas yang mengadu terkait kurangnya perhatian. Oleh karena itu, dirinya pun berpesan hal ini jangan sampai terulang kembali.

“Untuk itu pemerintah daerah bisa bersinergi dengan KONI. Dan KONI bisa melayani atlet-atlet dari berbagai cabor. Sekali lagi saya pesan jangan sampai ada atlet yang tidak diperhatikan alias gak kreken,”katanya. 

Sementara itu,  Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri mengatakan pihaknya  bertekad memajukan olahraga di Gresik meraih prestasi di tingkat nasional.

“Saya akan benar-benar menjaga amanah ini. Dan harapan saya olahraga di Gresik lebih maju dan berprestasi,”ujar dokter Anis. Anis pun berupaya agar kasus atlet yang terlantar dan berangkat sendiri tanpa mendapat penghargaan atau apresiasi tidak akan terjadi lagi di bawah kepemimpinannya.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan mereka (para atlet). Karena atlet ini juga membawa nama baik Kabupaten Gresik,” tegasnya. (yad) 

Dokter Anis, Nakhoda baru KONI, Bupati Berpesan Jangan Ada Atlet Terlantar Selengkapnya

SIG Peduli Salurkan Bantuan untuk Ponpes Tahfidz Alquran

GRESIK,1minute.id –  Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Ibnu Mas’ud terus menambah fasilitas untuk para santri. Pembangunan gedung dan sarana prasarana ponpes berlokasi di Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mendapatkan kuncuran bantuan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Peduli.

Bantuan senilai Rp 225 juta itu diserahkan oleh General Manager of CSR SIG Edy Saraya kepada Ketua Yayasan Bukit Shafa Marwah (YBSM), Misbahul Huda di lokasi pembangunan Ponpes Tahfidz Al-Quran Ibnu Mas’ud pada Selasa, 20 April 2021.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian perusahaan terhadap pendidikan dalam membentuk generasi muda yang Qurani. Ponpes ini diharapkan bisa mencetak para penghafal Al-Quran yang mumpuni dan berjiwa leadership tinggi.

“Menjadi kebanggan bagi kami karena bisa berkontribusi dalam pembangunan Ponpes Tahfidz Al-Quran ini,”kata Edy Saraya. “Sungguh niat baik, dan ini sejalan dengan visi perusahaan maupun Kementerian BUMN  dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,”imbuhnya.

Lebih lanjut, Edy Saraya mengatakan kurikulum pendidikan di Ponpes bermuara pada penciptaan generasi Qurani yang unggul dan berdaya saing tinggi. “Bukan hanya dari sisi skill, tapi juga menyangkut nilai-nilai dasar kemanusian,”katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bukit Shafa Marwah Misbahul Huda mengatakan, jumlah Ponpes Tahfidz Al-Quran sudah banyak. Namun apa yang diajarkan di Ponpes Ibnu Mas’ud sedikit berbeda. 

“Di sini santri tidak hanya dibentuk menjadi penghafal Al-Qur’an, melainkan juga dibekali dengan wawasan leadership dan entrepreneurship. Sehingga nanti kalau mereka lulus tidak harus kembali ke pondok menjadi pengajar,”jelasnya.  Terima kasih atas bantuan dari SIG, semoga bermanfaat bagi para santri dan masyarakat sekitar. (yad)

SIG Peduli Salurkan Bantuan untuk Ponpes Tahfidz Alquran Selengkapnya

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 80 persen peserta didik mengingingkan pembelajaran tatap muka (PTM). Antusiasme itu terlihat di PTM hari pertama pada Senin, 19 April 2021.

Seluruh lembaga pendidikan negeri dan swasta jenjang SD dan SMP melakukan PTM. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) melakukan PTM. 

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak di SMP Negeri 2 Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik. Di dua sekolah negeri itu, peserta didik kelas IX sedang menjalani ujian sekolah. Ini US offline kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Di SMP Negeri 4 Gresik ujian sekolah menggunakan komputer. Sedangkan, di SMP Negeri 2 Gresik ujian menggunakan papertest. Di SMP Negeri 2 Gresik, misalnya. 

Rombongan belajar (Rombel) kelas IX berjumlah 254 siswa. Peserta PTM sebanyak 250 siswa. Empat siswa sisanya memilih ujian sekolah dalam jaringan. Sedangkan, di SMP Negeri 4 Gresik, siswa kelas IX memilih ujian offline “hanya” 3 siswa.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, semua itu putusan demokratis wali murid, peserta didik, komite sekolah dan satgas Covid sekolah.

“Tidak memaksakan wali murid dan memberatkan sekolah. Ini bentuk musyawarah yang baik dan mengikuti PTM atau daring,”kata Fandi Akhmad Yani yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu. Akan tetapi, untuk siswa kelas VII dan VIII, tambah Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, banyak wali murid yang menginginkan PTM.

Data dari kepala SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman menyebutkan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Gresik berjumlah 287 siswa memilih PTM 264 siswa. Sedangkan, siswa kelas VIII berjumlah 280 siswa meninginkan PTM 256 siswa. “Mayoritas menghendaki PTM,”ujar Gus Yani.

Putusan PTM diambil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah rapat koordinasi bersama forkopimda terkait perkembangan virus covid-19. Pagebluk mengalami tren menurun dari zona merah menjadi kuning.

Selain itu hasil polling Dispendik mayoritas atau sekitar 80 persen wali murid menginginkan PTM. Meski begitu, Gus Yani akam melakukan evaluasi PTM. Gus Yani berharap PTM tidak menimbulkan klaster baru. 

Dalam sidak di dua sekolah negeri itu, Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat puas tindakan sekolah yang menerapkan protokol kesehatan ketat untuk siswa dan guru. Bahkan, Gus Yani yang menjadi Komandan Satgas Covid-19 Gresik tetap menjalani prokes yakni masuk bilik sanitizer, cuci tangan dan tes suhu badan. (yad)

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman Selengkapnya

80 Persen Peserta Didik Inginkan PTM

 GRESIK,1minute.id – Pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai serentak di Kota Santri pada Senin hari ini, 19 April 2021. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) negeri dan swasta melakukan PTM kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua sekolah yakni SMP Negeri 2 Gresik dan SMPN 4 Gresik. Di dua lembaga pendidikan itu, dilakukan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Seluruh siswa wajib memakai masker, face shild, cuci tangan, tes suhu badan menggunakan thermo gun

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembelajaran tatap muka (PTM) di mulai sesuai hasil evaluasi bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) perkembangan corona virus disease 2019 di Gresik menunjukkan tren menurun. 

“Dari semula zona merah, sekarang zona kuning,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 19 April 2021. PTM, tambahnya, dilakukan sesuai prokes. “Dalsm seminggu pertama kami akan melakukan evaluasi. Semoga PTM tidak menimbulkan klaster baru,”kata Gus Yani didampingi Wabup Aminatun Habibah, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin usai sidak di SMPN 4 Gresik.

Gus Yani terlihat puas kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, Komandan Satgas Covid-19 ini menjalani pemeriksaan suhu badan. 

Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin mengatakan, hasil polling dengan cara pengisian angket mayoritas peserta didik menginginkan untuk PTM. “Lebih dari 80 persen peserta didik menginginkan PTM,”kata Mahin. (yad)

80 Persen Peserta Didik Inginkan PTM Selengkapnya