SIG Peduli Salurkan Bantuan untuk Ponpes Tahfidz Alquran

GRESIK,1minute.id –  Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Ibnu Mas’ud terus menambah fasilitas untuk para santri. Pembangunan gedung dan sarana prasarana ponpes berlokasi di Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mendapatkan kuncuran bantuan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Peduli.

Bantuan senilai Rp 225 juta itu diserahkan oleh General Manager of CSR SIG Edy Saraya kepada Ketua Yayasan Bukit Shafa Marwah (YBSM), Misbahul Huda di lokasi pembangunan Ponpes Tahfidz Al-Quran Ibnu Mas’ud pada Selasa, 20 April 2021.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian perusahaan terhadap pendidikan dalam membentuk generasi muda yang Qurani. Ponpes ini diharapkan bisa mencetak para penghafal Al-Quran yang mumpuni dan berjiwa leadership tinggi.

“Menjadi kebanggan bagi kami karena bisa berkontribusi dalam pembangunan Ponpes Tahfidz Al-Quran ini,”kata Edy Saraya. “Sungguh niat baik, dan ini sejalan dengan visi perusahaan maupun Kementerian BUMN  dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,”imbuhnya.

Lebih lanjut, Edy Saraya mengatakan kurikulum pendidikan di Ponpes bermuara pada penciptaan generasi Qurani yang unggul dan berdaya saing tinggi. “Bukan hanya dari sisi skill, tapi juga menyangkut nilai-nilai dasar kemanusian,”katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bukit Shafa Marwah Misbahul Huda mengatakan, jumlah Ponpes Tahfidz Al-Quran sudah banyak. Namun apa yang diajarkan di Ponpes Ibnu Mas’ud sedikit berbeda. 

“Di sini santri tidak hanya dibentuk menjadi penghafal Al-Qur’an, melainkan juga dibekali dengan wawasan leadership dan entrepreneurship. Sehingga nanti kalau mereka lulus tidak harus kembali ke pondok menjadi pengajar,”jelasnya.  Terima kasih atas bantuan dari SIG, semoga bermanfaat bagi para santri dan masyarakat sekitar. (yad)

SIG Peduli Salurkan Bantuan untuk Ponpes Tahfidz Alquran Selengkapnya

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 80 persen peserta didik mengingingkan pembelajaran tatap muka (PTM). Antusiasme itu terlihat di PTM hari pertama pada Senin, 19 April 2021.

Seluruh lembaga pendidikan negeri dan swasta jenjang SD dan SMP melakukan PTM. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) melakukan PTM. 

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak di SMP Negeri 2 Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik. Di dua sekolah negeri itu, peserta didik kelas IX sedang menjalani ujian sekolah. Ini US offline kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Di SMP Negeri 4 Gresik ujian sekolah menggunakan komputer. Sedangkan, di SMP Negeri 2 Gresik ujian menggunakan papertest. Di SMP Negeri 2 Gresik, misalnya. 

Rombongan belajar (Rombel) kelas IX berjumlah 254 siswa. Peserta PTM sebanyak 250 siswa. Empat siswa sisanya memilih ujian sekolah dalam jaringan. Sedangkan, di SMP Negeri 4 Gresik, siswa kelas IX memilih ujian offline “hanya” 3 siswa.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, semua itu putusan demokratis wali murid, peserta didik, komite sekolah dan satgas Covid sekolah.

“Tidak memaksakan wali murid dan memberatkan sekolah. Ini bentuk musyawarah yang baik dan mengikuti PTM atau daring,”kata Fandi Akhmad Yani yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu. Akan tetapi, untuk siswa kelas VII dan VIII, tambah Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, banyak wali murid yang menginginkan PTM.

Data dari kepala SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman menyebutkan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Gresik berjumlah 287 siswa memilih PTM 264 siswa. Sedangkan, siswa kelas VIII berjumlah 280 siswa meninginkan PTM 256 siswa. “Mayoritas menghendaki PTM,”ujar Gus Yani.

Putusan PTM diambil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah rapat koordinasi bersama forkopimda terkait perkembangan virus covid-19. Pagebluk mengalami tren menurun dari zona merah menjadi kuning.

Selain itu hasil polling Dispendik mayoritas atau sekitar 80 persen wali murid menginginkan PTM. Meski begitu, Gus Yani akam melakukan evaluasi PTM. Gus Yani berharap PTM tidak menimbulkan klaster baru. 

Dalam sidak di dua sekolah negeri itu, Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat puas tindakan sekolah yang menerapkan protokol kesehatan ketat untuk siswa dan guru. Bahkan, Gus Yani yang menjadi Komandan Satgas Covid-19 Gresik tetap menjalani prokes yakni masuk bilik sanitizer, cuci tangan dan tes suhu badan. (yad)

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman Selengkapnya

80 Persen Peserta Didik Inginkan PTM

 GRESIK,1minute.id – Pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai serentak di Kota Santri pada Senin hari ini, 19 April 2021. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) negeri dan swasta melakukan PTM kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua sekolah yakni SMP Negeri 2 Gresik dan SMPN 4 Gresik. Di dua lembaga pendidikan itu, dilakukan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Seluruh siswa wajib memakai masker, face shild, cuci tangan, tes suhu badan menggunakan thermo gun

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembelajaran tatap muka (PTM) di mulai sesuai hasil evaluasi bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) perkembangan corona virus disease 2019 di Gresik menunjukkan tren menurun. 

“Dari semula zona merah, sekarang zona kuning,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 19 April 2021. PTM, tambahnya, dilakukan sesuai prokes. “Dalsm seminggu pertama kami akan melakukan evaluasi. Semoga PTM tidak menimbulkan klaster baru,”kata Gus Yani didampingi Wabup Aminatun Habibah, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin usai sidak di SMPN 4 Gresik.

Gus Yani terlihat puas kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, Komandan Satgas Covid-19 ini menjalani pemeriksaan suhu badan. 

Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin mengatakan, hasil polling dengan cara pengisian angket mayoritas peserta didik menginginkan untuk PTM. “Lebih dari 80 persen peserta didik menginginkan PTM,”kata Mahin. (yad)

80 Persen Peserta Didik Inginkan PTM Selengkapnya

Senin Besok, Awali PTM, Langsung Ujian Sekolah

GRESIK,1minute.id – Pembelajaran tatap muka (TPM) siswa di Kota Santri dimulai Senin besok, 19 April 2021. PTM kali pertama sejak pagebluk corona virus disease 2019 ini dikhususkan untuk siswa sekolah dasar negeri (SDN) kelas VI dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) kelas IX.

Mereka bakal mengikuti ujian sekolah secara offline. Peserta ujian sekolah ini adalah siswa yang telah mengisi angket kesediaan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. Angket  itu ditandatangani wali murid. 

Ada dua mata pelajaran di hari pertama ujian sekolah jenjang SD dan SMP. Pukul 08.00-09.30 mapel PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan). Jam kedua, pukul 09.45 – 11.15 mapel Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP).

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin mengatakan, pembelajaran tatap muka (PTM) kali pertama sejak wabah corona dimulai bertepatan dengan ujian sekolah untuk kelas VI SD dan Kelas IX SMP. 

Di Gresik, ada 33 lembaga sekolah negeri jenjang SMP dan 389 lembaga sekolah jenjang sekolah dasar yang siap untuk PTM. Sosialiasi PTM ini, maksimal 50 persen dari pagu sekolah. “Pagu setiap sekolah berbeda-beda,”ujar Mahin.

Dia mencontohkan bila pagu kelas berjumlah 28 siswa. “Separohnya atau 14 siswa yang mengikuti PTM,”ujar Mahin. Bila pagu kurang dari 20 siswa bisa semuanya mengikuti ujian sekolah.

Terpisah, Kepala UPT SDN 372 Gresik di Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean Ahmad Firdaus mengatakan ujian sekolah hanya diikuti 3 siswa. “Dan, kami sudah siap melaksanakan ujian sekolah dengan protokol kesehatan,”kata Ahmad Firdaus dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Minggu petang.

Seperti diberitakan Bupati Gresik yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik Fandi Akhmad Yani usai rapat koordinasi dengan forkopimda memutuskan PTM dimulai Senin besok, 19 April 2021. PTM mencermati tren kasus Covud-19 menunjukkan tren menurun. Selain itu, pengajar juga telah menjalani vaksinasi.

PTM tetap mematuhi protokol kesehatan. Antara lain, jumlah siswa dalam kelas maksimal 50 persen. Siswa memakai masker, mencuci tangan dan tidak bergerombol. (yad)

Senin Besok, Awali PTM, Langsung Ujian Sekolah Selengkapnya

Ujian Sekolah Siswa SD dan SMP Secara PTM mulai Senin Depan

GRESIK,1minute.id – Pembelajaran tetap muka (PTM) untuk siswa SD dan SMP sederajat dimulai Senin, 19 April 2021. PTM kali pertama sejak pagebluk corona Maret 2020 itu. Tahap awal PTM untuk siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) dan siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan mengikuti ujian sekolah. Ujian sekolah utama ini dilakukan secara bergelombang. Maksimal kapasitas siswa dalam kelas 50 persen.

Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik juga komandan Satgas Covid-19 Gresik menggelar rapat evaluas i di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 16 April 2021.

Rapat evaluasi dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini, Bupati Fandi Akhmad Yani berharap PTM tidak hanya siswa SD dan SMP. Bila, memungkin  juga disegerakan PTM untuk jenjang taman kanak-kanak dan pendidikan usia dini (TK-PAUD).

“Diknas lakukan kajian agar mensegerakan juga pemberlakukan PTM untuk TK dan PAUD,”ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diamini Wabup Aminatun Habibah pada Jumat, 16 April 2021.

Selain evaluasi persiapan PTM, Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada peserta rakor untuk mengevaluasi kembali Peraturan Bupati (Perbup) Gresik nomor 50/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Gresik. Perbup itu ditetapkan pada 3 Desember 2020.

“Saya harap Perbup 50/2020 tersebut disesuaikan dengan keadaan saat ini yang sedang berlaku di Kabupaten Gresik. Misalnya tentang larangan yang ada di perbup tersebut bahwa siswa dilarang naik kendaraan umum, guru luar Gresik dilarang mengajar,”kata Gus Yani yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik ini.

Bupati meminta agar semua yang hadir memberikan solusi yang paling aman dan tidak beresiko. Pengaturan jam belajar, kapasitas murid serta durasi pembelajaran setiap minggu juga dipastikan. Selain itu yang tak kalah pentingnya ijin pernyataan tertulis dari orang tua murid maupun dari pihak komite sekolah.

Berdasar evaluasi Dinas Pendidikan (Dispendik) masih ada sekolah yang belum melengkapi sarana dan prasarana PTM, Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah meminta Dispendik untuk melakukan pendampingan. “Jadi sekolah yang belum siap tersebut tetap memulai pembelajaran tatap muka didampingi oleh pihak Diknas,”kata Bupati Gus Yani.  

Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap semua pihak membantu agar semua sekolah SD dan SMP bisa semuanya memulai PTM pada Senin besok. “Bila ada sekolah yang masih belum siap dan belum memenuhi syarat agar dibantu seoptimal mungkin,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah. (yad)

Ujian Sekolah Siswa SD dan SMP Secara PTM mulai Senin Depan Selengkapnya

Guru Mapel Bahasa Inggris SD Wadul ke Wabup, Ada apa?

GRESIK,1minute.id – Sejumlah guru bahasa Inggris di sekolah dasar mengadu ke Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Kamis, 15 April 2021.

Mereka adalah guru yang tergabung dalam kelompok Kerja Guru (KKG) mata pelajaran Bahasa Inggris. Mereja dipimpin oleh Ngatijan dan Kadek Ayu. Pembina dan Ketua KK itu diterima di ruang rapat Wakil Bupati Gresik. 

Dalam pertemuan dengan Wabup Aminatun Habibah mereka menumpahkan keluh kesah karena sebagian besar para guru Bahasa Inggris SD tidak bisa mengajar maksimal. 

Pembina KKG Mapel Bahasa Inggris Ngatijan mengatakan sejak berlakunya kurikulum 2013, pelajaran Bahasa Inggris untuk SD tidak lagi menjadi mata pelajaran di sekolah. Hanya beberapa sekolah yang memberlakukan mapel Bahasa Inggris sebagai muatan lokal (mulok).

“Bahkan beberapa SD di Gresik menjadikan Bahasa Inggris sebatas kegiatan ekstra kurikuler,”ujar Ngatijan. Mantan ketua KKG ini menambahkan, kebijakan para kepala sekolah tersebut akibatnya banyak guru mapel Bahasa Inggris tidak mendapatkan jam mengajar dan tidak bisa lagi mengajarkan Bahasa Inggris di sekolah.

“Memang ada solusi, yaitu para guru tersebut melimpah ke SMP. Tapi tidak semudah itu, mengingat SMP yang ada sekarang pelajaran Bahasa Inggrisnya telah dikurangi dan masing-masing SMP sudah ada guru Bahasa Inggrisnya,”imbuh Ngatijan.

Ketua KKG Kadek Ayu menambahkan akibat tidak dapatn jam mengajar, mereka saat ini tidak mendapat tunjangan sertifikasi. Peraturan Bupati yang lama kurang mendukung terhadap berlakunya kurikulum 2013.

“Kami mohon Pemkab Gresik membuat peraturan Bupati yang baru untuk menguatkan kami bisa mengajar kembali. Kami menganggap Pendidikan Bahasa Inggris masih sangat diperlukan di Gresik. setidaknya di perbup yang baru nanti, pelajaran Bahasa Inggris bisa menjadi muatan lokal yang diajarkan di seluruh SD di Kabupaten Gresik,”pinta Kadek Ayu.

Menanggapi keinginan para guru Bahasa Inggris tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berjanji akan mengkonsultasikan ke bagian hukum Pemkab Gresik. 

“Kami akan mempelajari semua aduan saudara-saudaraku semua, bagaimanapun saya dulu sebagai pengajar Bahasa Inggris. Tentu sangat tahu betul keinginan saudara. Namun demikian, saya tetap akan mengkonsultasikan dengan Dinas Pendidikan terutama dengan Bagian Hukum Pemkab Gresik,”kata Bu Min-sapaan akrab- Wabup Gresik  Aminatun Habibah. (yad)

Guru Mapel Bahasa Inggris SD Wadul ke Wabup, Ada apa? Selengkapnya

Kabar Panceng Siapkan Tenda, Rombong hingga Takjil Delivery Gratis

GRESIK,1minute.id –Pegiat media sosial facebook Kabar Panceng tidak hanya berbagi informasi. Komunitas ini juga berbagi takjil untuk warga yang sakit dengan tajuk “Takjil Delivery” gratis. Bulan suci, Ramadan menjadi momentum bagi admin medsos itu berbagi kebaikkan. 

Ketua Kabar Panceng Didik Ahmad Sihabul Milah mengaku selama bulan Ramadan ini, dia bersama para admin Kabar Panceng setiap hari membeli dagangan masyarakat secara bergilir.Kemudian takjil itu dikumpulkan dan diantar ke rumah-rumah warga dengan mengendarai sepeda motor.

“Takjil kami bagikan ke setiap rumah warga di Desa Wotan tanpa terkecuali sampai seluruh rumah mendapatkan manfaat. Program ini kita beri nama takjil dilevery gratis,”kata Didik pada Rabu, 14 April 2021. Takjil delivery ini juga berisikan beras dan mi instan kepada warga.

Selain membagikan takjil, kata pria 33 tahun itu, pegiat medsos ini juga membuka bazar ramadan untuk memfasilitasi para pelaku usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) bahkan masyarakat yang menjadi pedagang takjil dadakan dengan menyediakan tenda dan rombong untuk berjualanan.

“Semua tenda dan rombong di Bazar Ramadan Kabar Panceng kita siapkan bagi masyarakat dan gratis. Program ini bertujuan untuk membangkitkan kembali perekonomian akibat wabah Covid-19,”kata Didik. 

Menurut Didik, fasilitas tenda dan rombong untuk jualan tidak berhenti setelah bulan Ramadan. Fasilitas itu akan kembali bisa digunakan warga setempat secara cuma-cuma. Jika tidak ada aral melintang setiap akhir pekan akan ada bazar dan pasar malam.

“Tidak cuma itu nantinya setelah ramadan tenda-tenda dan rombong-rombong ini akan kami jadikan pasar malam dan pasar tradisional yang bertujuan untuk menumbuhkan UMKM untuk menjadi lebih maju dan punya daya saing bagi target pasar,” terangnya. (yad)

Kabar Panceng Siapkan Tenda, Rombong hingga Takjil Delivery Gratis Selengkapnya

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agama menetapkan awal bulan Suci, Ramadan pada Selasa besok, 13 April 2021. Umat muslim di Kota Santri, Gresik menyambut suka cita. Mereka memenuhi masjid dan musala untuk salat terawih pertama.

Pantauan 1minute.id di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ratusan jamaah mengikuti salat terawih pertama Ramadan. Pengurus masjid berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan untuk mencegah persebaran corona virus disease 2019.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih Selengkapnya

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik bergerak cepat meringan penderitaan korban gempa bumi di Malang. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 1.000 paket sembako pada Minggu, 11 April 2021.

Koordinator Satgas Tanggap Bencana BUMN Jawa Timur (Jatim) itu membagikan ribuan paket sembako melalui Pemkab Malang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, mengatakan gempa  berkekuatan magnitudp 6,1 ini telah menyebabkan aktivitas perekonomian warga terhenti, sehingga para korban bencana membutuhkan bantuan cepat. 

“Untuk itu melalui program CSR Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi ini, kami ingin membantu meringankan beban para korban sekaligus upaya pemulihan kondisi pasca bencana,”ujar Dwi Satriyo.

Paket sembako itu berupa, beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram dan mie instan 3 bungkus). Bantuan CSR ini diserahkan melalui pemkab setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada korban di beberapa wilayah.

“Meskipun wilayah operasional perusahaan berada di Gresik, kami sangat prihatin dengan apa yang dialami korban bencana gempa bumi di Malang dan sekitarnya,”kata Dwi Satriyo.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban para korban, dan kami berharap kondisi segera pulih,”tandasnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021. Gempa itu dirasakan di 16 kabupaten/kota hingga Jogjakarta, Bali dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). BNPB mencatat lebih dari 300 rumah rusak dan 8 orang meninggal dunia.  (yad)

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang Selengkapnya

Rukyatul Hilal LF PCNU Dilakukan Senin Besok dengan Protokol Kesehatan

GRESIK,1minute.id  – Lembaga Falakiyah PCNU Gresik akan melakukan rukyatul hilal di Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan ini dilakukan dengan protokol kesehatan.

“Rukyatul hilal kami lakukan Senin besok,”kata Wakil Ketua Lembaga Falakiyah (LF) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik Muchyidin El Hasan dikonfirmasi pada Minggu, 11 April 2021.

Tentang ketinggian Bulan ketika rukyat dilakukan, Muchiyidin, menyatakan merujuk dari beberapa metode hisab Tadqiqi ketinggian hilal diatas 2 derajat. “Senin besok tinggi hilal antara 2° 52′ 08″ sampai 3° 38′ 39”,”kata Muchyidin yang juga Waka Kesiswaan SMA NU 2 Gresik ini.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah pada Senin besok, 12 April 2021. Sidang isbat akan digelar pada 29 Syakban ini. Hal ini sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Rangkaian sidang isbat akan diawili dengan penjelasan posisi hilal dan pelaksanaan rukyatul hilal awal Ramadan. Penetapan awal Ramadan apabila posisi hilal berada di ufuk berkisar antara 2 derajat 37 menit sampai 3 derajat 36 menit. (yad)

Rukyatul Hilal LF PCNU Dilakukan Senin Besok dengan Protokol Kesehatan Selengkapnya