Ikut Misa Natal, Jemaat Harus Daftar, Kapasitas Gereja Maksimal 300 Orang


GRESIK,1minute.id – Perayaan misa Natal di gereja St Perawan Maria malam ini terasa beda. Jemaat yang akan mengikuti misa Natal di gereja berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik ini harus mendaftar terlebih dahulu. 

Pasalnya, pengurus gereja hanya membatasi maksimal 300 jemaat. “Sampai pukul 17.00 sore ini sudah terdaftar 289 orang yang akan mengikuti misa natal,”kata Koordinator Prokes Gereja St Perawan Maria Joni, Kamis 24 Desember 2020.

Kapasitas jemaat bila dalam kondisi normal sekitar 1.200 jemaat. Gereja katolik berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik ini akan menggelar misa natal dua gelombang, mulai pukul 19.00 hingga 21.00.

Protokol kesehatan dilakukan mulai gerbang masuk gereja hingga depan pintu masuk gereja yang telah dihiasi pohon natal terbuat dari botol air meneral bekas itu. 

STERILISASI : Sabhara Polres Gresik bersama tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim lakukan sterilisasi gereja St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Di depan pintu masuk gereja telah disiapkan sejumlah tempat cuci tangan, thermo gun untuk mengukur suhu badan jemaat.  
Joni mengatakan, misa Natal ini hanya diikuti orang dewasa. “Jemaat anak-anak berusia dibawah 12 tahun tidak boleh ikut misa natal,”katanya. 

Joni juga menghimbau jemaat yang kurang sehat untuk tidak ikut misa natal.  “Kami sangat ketat dalam ketentuan prokes ini. Karena ini untuk keselamatan jemaat lainnya,”tegasnya. (*)

Ikut Misa Natal, Jemaat Harus Daftar, Kapasitas Gereja Maksimal 300 Orang Selengkapnya

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal


GRESIK,1minute.id – Bupati GresikSambari Halim Radianto mengapresiasi kesiapan gereja menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Misa Natal nanti malam.

Bupati Sambari bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe sekitar pukul 17.00 memantau langsung kesiapan misa natal di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim. 

Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik datang setelah tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Sabhara Polres Gresik melakukan penyisiran. 

PANTAU NATAL : Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, (dua dari kanan) bersama Forkopimda Pantau Perayaan Natal di Gresik St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan kedatangan untuk memantau langsung terkait pengamanan maupun kesiapan gereja melaksanakan protokol kesehatan. 

“Untuk keamanan, TNI, Polri dan Pol PP siap untuk melakukan pengamanan,”tegasnya.  Terkait dengan protokol kesehatan, Bupati Sambari menyatakan dua gereja yang akan melakukan misa Natal telah melakukan prokes. 

“Alhamdulillah, dua gereja besar telah melaksanakan prokes dengan baik. Tegak lurus,”katanya. 

Di gereja St Perawan Maria misa Natal digelar dua tahap mulai pukul 19.00 hingga 21.00. “Insya Allah semua akan berjalan lancar,”tegas Bupati yang juga Dosen Pasca sarjana Unair Surabaya ini. (*)

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal Selengkapnya

Siagakan 250 Personil, Beri Rasa Aman dan Nyaman, Jelang Misa, Gegana Sat Brimob Polda Jatim Lakukan Penyisiran Gereja


GRESIK, 1minute.id – Tim gegana Sat Brimob Polda Jatim melalukan penyisiran sejumlah gereja di Gresik. Sterilisasi menggunakan metal detektor ini untuk memastikan tidak ada barang berbahaya saat umat Kristiani menjalankan ibadat perayaan Natal. 

Sekitar pukul berapa 16.30, tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Satuan Sabhara Polres Gresik tiba di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik. 

Mereka langsung menyebar untuk melakukan pemeriksaan menggunakan metal detektor. Mulai dari tempat duduk jemaat hingga altar dilakukan pemeriksaan secara berlapis. 

Selama 30 menit tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, dalam pengamanan Natal ini, mengerahkan 250 personel, gabungan TNI dan Polri.

“Kami dibantu ormas yang suka rela ikut menjaga keamanan di Gresik ini,”kata AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail di halaman Gereja St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 ini menambahkan setelah proses sterilisasi akan dilakukan penjagaan.  Penjagaan di gerbang masuk gereja akan melibatkan TNI, Polri dan petugas dari gereja. 

Setiap jemaat yang masuk akan pemeriksaan. “Disini (Gereja St Perawan Maria, Red) jemaat yang ikut misa natal harus mendaftar dulu. Sehingga jemaat yang belum terdaftar tidak bisa mengikuti misa natal,”ujarnya. 

Terkait barang bawaan jemaat, pemeriksaan tetap melibatkan pengurus gereja. “Semua ini dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman jemaat. Sehingga mereka bisa beribadah dengan khidmat,”tegas Arief Fitrianto.  (*)

Siagakan 250 Personil, Beri Rasa Aman dan Nyaman, Jelang Misa, Gegana Sat Brimob Polda Jatim Lakukan Penyisiran Gereja Selengkapnya

Banjir Kali Lamong Menggenangi 4.547 Hektare Sawah, Dinas Pertanian Belum Berdampak Produksi Padi di Gresik

TERENDAM : Area pertanian di Desa Mungungianti, Kecamatan Benjeng, Minggu lalu ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)
GRESIK,1minute.id –  Banjir Kali Lamong membuat ribuan petani kelimpungan. Padi yang mereka tanam terancam puso.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Gresik mencatat lahan pertanian yang terendam banjir tahun itu seluas 4.547 hektare. 

Ribuan hektare lahan pertanian itu tersebar di 42 Desa di lima kecamatan yakni Balongpanggang ; Benjeng ; Cerme ; Menganti dan Kedamean. Potensi kerugian di Gresik Selatan itu mencapai miliaran rupiah. 

Tanaman padi yang tergenangi air bah luapan Kali Lamong itu, varietas Ciherang,  Impari dan IR-46 yang usia tanamnya antara 30 hari – 35 hari. 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan pihaknya sudah berupaya membantu akan tetapi masih belum maksimal.  “Kami hanya bisa berupaya membantu para petani dengan mengganti benih padi pada mereka,”ujar Eko Anindito Putro kepada wartawan , Kamis 24 Desember 2020.

“Selain bantuan benih kami juga memberikan bantuan menguras air di sawah dengan mesin pompa,”imbuhnya.   Eko menyebut tetap mempersiapkan sejumlah langkah antisipatif, salah satunya selalu mengkordinasikan dengan sejumlah pihak terkait.

Apakah bencana alam dan non alam seperti pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap produksi padi di Kota Santri, ini. Eko mengaku tidak terlalu mempengaruhi hasil panen. “Sejauh ini tidak berdampak terhadap produksi padi,”katanya. 

Eko menyebut tetap mempersiapkan sejumlah langkah antisipatif, salah satunya selalu mengkordinasikan dengan sejumlah pihak terkait.

Sementara banjir hingga pandemi Covid-19 tidak terlalu mempengaruhi hasil panen. “Sejauh ini tidak berdampak terhadap produksi padi,”katanya. 

Adapun lima Kecamatan tersebut adalah, Benjeng terdapat 13 Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 1.863 hektare dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 611 hektar. Sementara, padi potensi mengalami puso (rusak) seluas 17,6 hektar, dengan kerugian mencapai Rp 2.245.001.300.

Kecamatan Balongpanggang terdapat enam Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 713 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir seluas 257 hektar. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil, dengan kerugian mencapai Rp 333.136.250.

Kecamatan Cerme terdapat 17 Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 1.442 hektare dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 790 hektare. Sementara padi mengalami puso (rusak) seluas 250 hektar, dengan kerugian mencapai Rp 3.000.300.250.

Kecamatan Kedamean terdapat satu Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 78 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir seluas 20 hektare. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil dengan kerugian mencapai Rp 72.590.000.

Kecamatan Menganti terdapat lima Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 451 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 85 hektar. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil dengan kerugian mencapai Rp 175.512.250 (*)

Banjir Kali Lamong Menggenangi 4.547 Hektare Sawah, Dinas Pertanian Belum Berdampak Produksi Padi di Gresik Selengkapnya

Temukan Ekstrak Daun Mimba, Obat Potensial Corona, Dua Siswa SMAM10 Raih Medali Silver, Olimpiade Sains Internasional

 
GRESIK,1minute.id  – Pagebluk corona virus disease 2019 kapan berakhir. Vaksin untuk menangkal virus dari Wuhan, Tiongkok belum bisa dipastikan kemujarabannya. 
Ditengah kondisi pandemi Covid-19, dua siswa SMA Muhammadiyah 10 (SMA10) Gresik menemukan obat potensial untuk Covid-19. Obat itu berasal dari Daun Mimba. 

Hasil temuan dua siswa bernama Yoraisa Ghany Setyawan dan Salsabila Meutia itu menarik perhatian dewan juri dalam lomba sains internasional digelar secara daring atawa dalam jaringan. 

Lomba sains internasional dihelat oleh Indonesia Scientific Society (ISS) bertajuk World Innovatife Science Project Olympiade (WISPO) itu, inovasi dua siswa SMAM10 Gresik meraih medali silver. Lomba ini diikuti ratusan peserta berasal dari 13 negara termasuk Indonesia. 

Menurut Yoraisa Ghany Setyawan , penelitian setelah membaca sejumlah jurnal tentang manfaat daun Mimba. Tanaman ini telah terbukti mempunyai aktivitas anti virus. Daun mimba atau Intara (neem tree) ini dikenal tanaman berjuta manfaat.

Yoraisa dan temannya, Salsabilah melakukan penelitian dengan di fasilitasi pihak sekolah. “Awalnya daun Mimba di cuci bersih, lalu dikeringkan. Selanjutnya diblender kemudian di campur dengan ethanol nanti ada ekstrak dari daun tersebut. Selanjutnya bisa dijadikan kapsul,” ujarnya kepada wartawan, Rabu 23 Desember 2020.

Dengan dibimbing guru, pelajar Kelas IX ini, melakukan penelitian lebih lanjut dan hasilnya bahwa daun Mimba bisa menjadi obat potensial SARS CoV-2 merupakan virus munculnya Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini.

“Protein penting yang terlibat dalam siklus hidup SARS CoV 2 dalam manusia antara lain chymotrypsin-like protease (3CLpro), papain-like protease (PLpro), helicase, RNA-dependent RNA polymerase (RdRp), serta Angiotensin converting enzyme 2 (ACE 2) dari manusia yang berperan sebagai pintu masuk virus,”jelasnya.

Pada penelitian ini, lanjut Yoraisa, metabolit sekunder daun Mimba yang digunakan adalah Gedunin, Analisis in silico dilakukan untuk mengetahui mekanisme kerja dari senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan virus dalam tubuh manusia. 

Kemudian, analisis in silico ini untuk melakukan persiapan dan analisis molekulnya. Analisis in silicio suatu istilah untuk percobaan atau ujicoba yang dilakukan dengan simulasi komputer.

Uji in silico telah menjadi metode yang digunakan untuk mengawali penemuan senyawa obat baru dan untuk meningkatkan efisiensi dalam optimasi aktivitas senyawa induk.

“Dari riset ini kita menemukan ada enzim yang bisa menghambat virus Corona itu dalam tubuh manusia. Tentu ini masih penelitian awal yang butuh riset lanjutan,”katanya.

Sementara, Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Hari Widianto mengungkapkan, riset yang dilakukan anak didiknya ini baru tahap awal sehingga masih dibutuhkan penelitian lanjutan di laboratorium lebih lengkap. Seperti di laboratorium Universitas Airlangga.

Hari menambahkan, ia sangat bangga atas prestasi tingkat Internasional, melalui pengembangan siswa bidang riset ini, sekolahnya meraih medali silver.

“Kami akan tindaklanjuti dengan uji coba laboratorium yang memiliki riset bagus bidang biologi. Sekolah kami memang terus berinovasi sehingga bisa dikenal sekolah berbasis riset,”tegas Hari. (*)

Temukan Ekstrak Daun Mimba, Obat Potensial Corona, Dua Siswa SMAM10 Raih Medali Silver, Olimpiade Sains Internasional Selengkapnya

Satgas Batasi 25 Persen Kapasitas Gereja, Jemaat GKI Daftar Lewat WA, Anak-anak dan Lansia Tidak Boleh

Jemaat GKI Gresik


GRESIK, 1minute.id – Sejumlah pengurus gereja mulai mempersiapkan menggelar Perayaan Hari Natal. Diantaranya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gresik. 

Umat kristiani merayakan perayaan kelahiran Yesus Kristus di masa pandemi Covid-19 akan beda dengan tahun-tahun sebelumnya.  Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengurus gereja di Gresik ini.

Yakni, mematuhi protokol kesehatan (prokes). Selain itu, untuk mencegah terjadinya penyebaran corona virus disease 2019,  Satgas Covid-19 Gresik hanya merekomendasikan jemaat yang hadir hanya 25 persen dari kapasitas gereja. 

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan hasil rapat koordinasi forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik memperbolehkan umat kristiani untuk merayakan Natal di gereja maupun tempat beribadah. 

“Tapi, tetap mematuhi protokol kesehatan,”kata Reza dikonfirmasi Selasa 22 Desember 2020. Prokes pencegahan penyebaran virus corona adalah memakai masker, menjaga jarak (physical distancing) dan mencuci tangan dengan air mengalir. 

“Dalam rakor forkopimda disepakati batasan 25 persen dari kapasitas tempat ibadah,”kata Reza yang juga Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu. 

Terpisah, jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gresik Joko Pratomo mengatakan, pengurus gereja telah menyiapkan perayaan Natal 2020 mengacu peraturan satgas Covid-19. 

Untuk peribadatan Natal, tambah Joko, pengurus membatasi jemaat maksimal 100 orang. “Jemaat harus daftar lewat Whatsapp,”ujar Joko dikonfirmasi melalui telepon, Selasa 22 Desember 2020.

Pengurus juga telah menyiapkan tempat cuci tangan, petugas memeriksa suhu badan dan wajib bermasker. “Untuk jemaat anak-anak dan usia diatas 50 tahun tidak diperbolehkan,”ujar Joko yang juga Ketua Forum Masyarakat Pencinta Keberagamaan (Formagam) Gresik itu. 

Dia menambahkan perayaan Natal di GKI Gresik dilakukan dua kali. Pertama pukul 16.00 dilakukan di gereja. Sedangkan, perayaan malam hari, pukul 19.00 dilakukan secara steaming alias daring.  “Upaya itu dilakukan untuk mendukung pemerintah untuk penanganan covid-19,”katanya. (*)

Satgas Batasi 25 Persen Kapasitas Gereja, Jemaat GKI Daftar Lewat WA, Anak-anak dan Lansia Tidak Boleh Selengkapnya

Komunitas Kurma, Sebarkan Cinta, Berbagi Kebahagiaan bersama Anak Yatim


GRESIK, 1minute.id – Puluhan anak panti di Yayasan Ar- Rohmah itu tampak riang. Bersenda gurau, berlari-lari kecil. Kemudian, tersenyum riang bermain bersama anggota komunitas Kurma. 

Tidak hanya bermain, anak-anak yatim itu juga mendapatkan edukasi cara mencuci tangan yang benar dan pembiasaan hidup bersih dan sehat (PHBS). 

Sejumlah anggota komunitas Kukuhkan Silahturahmi Mari Berbagi Bersama (Kurma) Gresik begitu telaten memberikan edukasi kepada anak-anak yayasan berlokasi di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar itu. 

Kecerian semakin terasa ketika seorang badut ikut menghiburnya. Ketua Pelaksana Acara  Riezky Ardyansah mengatakan, masa pandemi Covid-19 mungkin membuat mereka terasa jenuh.

FOTO BARENG : Anggota Komunitas Kurma bersama anak Yayasan Ar Rohman

“Kami ingin memberikan hiburan dan suasana baru, edukasi dan motivasi dengan harapan adik-adik di yayasan tidak jenuh selama pandemi ini, “ujar Riezky dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin 21 Desember 2020.

Selain permainan dan edukasi, tambahnya, anak-anak juga mendapatkan motivasi untuk tetap semangat belajar.  “Kegiatan ini agenda tahunan komunitas,”katanya. Riezky melanjutkan kegiatan sosial ini bertujuan memperkukuh tali silahturahmi kami dengan anak yatim.

Diakhir kegiatan bertajuk “Spread Love and Share Happiness” ini dilakukan pembagian sembako, bingkisan dan uang saku untuk anak yatim. “Kemudian kami makan bersama mereka. Melihat mereka senang, kami merasa ikut bahagia,”katanya.  (*)

Komunitas Kurma, Sebarkan Cinta, Berbagi Kebahagiaan bersama Anak Yatim Selengkapnya

Donasi Korban Banjir Mengalir, Delapan Desa di Kecamatan Cerme Masih Tergenangi Banjir Kali Lamong

Seorang warga Desa Mungungianti, Kecamatan Benjeng membersihkan bak menggunakan air banjir di depan rumahnya, Minggu 20 Desember 2020 ( foto : Chusnul Cahyadi)

GRESIK,1minute.id – Banjir Kali Lamong masih menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Cerme, Gresik, Senin 21 Desember 2020.

Masyarakat berada di aliran Kali Lamong masih dilanda kekhawatiran . Pasal, curah hujan di masih cukup tinggi. Kali Lamong berpotensi kembali meluap.  

Data dihimpun 1minute.id, ada delapan desa yang masih tergenangi air luapan Kali Lamong di Kecamatan Cerme. Delapan desa itu adalah Sukoanyar ; Dungus ; Guranganyar dan Iker-ikergeger. Kemudian,  Desa Pandu ; Jono ; Tambakberas dan Morowudi. 

Masih merujuk data tersebut, dari delapan desa yang tergenangi banjir Kali Lamong itu ada dua desa tergolong cukup parah. Dua desa itu adalah Desa Tambakberas dan Guranganyar.

Di Desa Tambakberas, tercatat ada 200 somah atawa rumah tergenangi air setinggi 30-50 centimeter. Kemudian,  Desa Guranganyar terdapat 150 rumah yang kebanjiran setinggi 30-70 centimeter. 

Camat Cerme Suyono ketika dikonfirmasi mengatakan, desa yang tergenangi banjir Kali Lamong terus berkurang. “Siang tadi tercatat hanya delapan desa yang terdampak,”katanya dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Senin 21 Desember 2020.

Sebagian besar air luapan Kali Lamong menggenangi jalan poros desa (JPD) , sawah dan tambak. Untuk JPD yang terparah adalah ruas jalan Tambakberas-Jono panjangnya sekitar 2 kilometer. “Tapi, ketinggian airnya antara 35 hingga 70 centimeter,”kata mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu. 

DISTRIBUSI SEMBAKO : H. R. M. Thohir memimpin langsung bakti sosial Keluarga Besar PT Hasil Bantuan Grup kepada masyarakat korban banjir Kali Lamong, Senin 21 Desember 2020 ( foto : ist)

Sementara itu, masyarakat yang peduli korban luapan Kali Lamong itu masih terus mengalir. Diantaranya, keluarga besar PT Hasil Bantuan Grup. 

Perusahaan yang dipimpin H.R. M.Thohir membagikan 600 paket sembako untuk masyarakat di dua desa di Kecamatan Cerme yakni Tambakberas dan Dungus. Serta Desa Deliksumber, Kecamatan Benjeng.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,”kata H Thohir, Senin 21 Desember 2020. (*)

Donasi Korban Banjir Mengalir, Delapan Desa di Kecamatan Cerme Masih Tergenangi Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Air Luapan Kali Lamong mulai Surut, Bantuan Terus Mengalir ke Warga Terdampak


GRESIK,1minute.id – Memasuki pekan kedua, air luapan Kali Lamong di Gresik Selatan berangsur surut. Dalam pantauan 1minute.id, sejumlah jalan kampung, perkantoran dan fasilitas umum terlihat surut.

Di Kecamatan Benjeng, sekitar pukul 11.00 jalan Raya Benjeng -Balongpanggang hanya setinggi mata kaki orang dewasa. Sedangkan, perkantoran yang tergenangi air diantaranya Markas Koramil Benjeng.
Kemudian di Desa Munggungianti, Benjeng hanya beberapa jalan kampung yang terendam air dengan ketinggian 20 sentimeter.

AMBROL : Badan jalan desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng tergerus air luapan Kali Lamong, Minggu 20 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi)

Bagaimana dengan di Kecamatan Cerme. Menurut Camat Cerme Suyono mengatakan, masih tersisa tujuh desa di kecamatan Cerme yang tergenangi air bah luapan Kali Lamong.

Tujuh desa itu adalah Desa Sukoanyar, Dungus, Guranganyar dan Iker-ikergeger. Berikutnya, Desa Pandu, Jono dan Tambakberas.

“Di Desa Tambakberas ada 300-an unit rumah yang tergenangi air,”kata Suyono dikonfirmasi melalui Whatsapp, Minggu 20 Desember 2020.

Warga Kompleks Perumahan Pongangan Indah (PPI) , Kecamatan Manyar mendistribusikan sembako korban banjir Kali Lamong, Minggu 20 Desember 2020. ( foto : ist)

Disisi lain, penderitaan yang dialami ribuan jiwa warga di Gresik Selatan ini mematik rasa empati elemen masyarakat. Mereka pun berbondong-bondong menyalurkan bantuan untuk korban banjir Kali Lamong. Selain, Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah.

Organisasi kemasyarakatan hingga perorangan berusaha meringankan beban masyarakat terdampak Kali Lamong. Diantaranya, warga Kompleks Perumahan Pongangan Indah (PPI) , Kecamatan Manyar. Mereka mendistribusikan ratusan paket sembako di tiga desa di kecamatan Benjeng. (*)

Air Luapan Kali Lamong mulai Surut, Bantuan Terus Mengalir ke Warga Terdampak Selengkapnya

Gerimis, Mancing Dikubangan Bekas Galian C, Bocah 8 Tahun Terpeleset, Tenggelam

Jalan akses menuju rumah penduduk di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik
GRESIK,1minute.id – Curah hujan tinggi membuat sejumlah kubangan bekas galian C tergenangi air. Orang tua tetap harus memperhatikan anak ketika bermainnya. 

Jangan sampai kejadian menimpah Adi Yusuf Maulana, 8 tahun, terulang lagi. Adi,  bocah kelas III Sekolah Dasar tinggal Desa Betiting Kecamatan Cerme ini ditemukan meninggal dunia, Sabtu 19 Desember 2020 menjelang Maghrib. 

Informasi yang dihimpun Sabtu, 19 Desember 2020 pukul 16.00 itu cuaca gerimis. Adi, 8 tahun itu kemudian memancing bersama lima temannya  di sebuah kubangan di belakang SDN  Betiting dalam kompleks Perumahan Cerme Indah, tempat tinggalnya. 

Awalnya bocah-bocah kompleks perumahan itu senang. Riang karena bisa hujan-hujanan. Mereka juga bisa memancing bersama dengan teman-temannya. Mereka semakin riang. 

Bocah rata-rata berumur 8 tahun itu tidak menyadari bahaya bila berkain di dekat kubangan bekas galian C ketika gerimis. Sebab, sekitar lokasi kubangan bekas galian C itu licin. 

Tiba-tiba Adi terpeleset. Sejumlah temannya dikabarkan panik kabur pulang memberitahukan kepada orang tuanya masing-masing. “Adi tetenggelam,”teriak mereka. 

Sekejap, penduduk di kompleks perumahan itu riuh.  Mereka bergegas menuju kubangan di belakang SDN Betiting itu. Kubangan diubek-ubek. Selama 1,5 jam Adi ditemukan di dasar kubangan. Namun, nyawa Adi tidak tertolong. Bocah 8 tahun itu meninggal dunia. 

Camat Cerme Suyono dikonfirmasi membenarkan ada kejadian siswa tenggelam di sebuah kubangan di belakang SDN Betiting, Kecamatan Cerme itu. “Iya tadi (Sabtu)  malam pukul 21.00 korban dimakamkan di TPU dalam kompleks perumahan,”ujar Suyono dikonfirmasi melalui Whatsapp, Minggu 20 Desember 2020. 

Sementara itu, air bah luapan Kali Lamong kembali menggenani rumah warga di tiga kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. (*)

Gerimis, Mancing Dikubangan Bekas Galian C, Bocah 8 Tahun Terpeleset, Tenggelam Selengkapnya