Dialog Nasiomal Ekonomi Hijau di Trenggalek, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Gaungkan Motto ‘Gresik Lestari, Menanam sampai Mati

GRESIK,1minute.id – Dialog nasional bertajuk Ekonomi Hijau Pembangunan Rendah Karbon dihelat di Pendapa Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada Sabtu, 2024.

Dialog mengusung tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Daerah” itu untuk memperingati HUT ke-24 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia atau Apkasi. 

Hampir semua bupati se-Indonesia hadir, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ada empat narasumber yakni, Bupati Gorontalo, Prof Nelson Pomalingo sekaligus berbagi pengalaman sebagai best practice, Prof Juniati Gunawan, Heru Gunawan, dan Bupati Trenggalek yang juga Wakil Ketua Apkasi Mochamad Nur Arifin. Serta, peneliti terkait emisi karbon dari Taiwan  He Haoze.

Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengungkapkan banyak insight yang didapatkan dari narasumber dalam forum tersebut. Salah satunya adalah tentang bagaimana pentingnya pembangunan yang ramah lingkungan, di tengah ancaman krisis global.

“Kita ketahui, Kabupaten Gresik menjadi tujuan investasi dimana banyak industri skala besar yang masuk di Kabupaten Gresik. Namun, komitmen kami terus menjaga kelestarian lingkungan seperti yang kita programkan dalam Nawa Karsa yakni Gresik Lestari,” ungkap Gus Yani didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah usai acara kepada wartawan pada Sabtu, 8 Juni 2024.

Ia memaparkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup terus melakukan pemantauan kadar emisi karbon serta kualitas udara di Kabupaten Gresik dan mendorong untuk memperbanyak ruang terbuka hijau atau RTH di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Kita terus dorong Dinas Lingkungan Hidup untuk membuka ruang terbuka hijau. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa membangun hutan kota di area G-JOS (Gelora Joko Samudro. Ini bentuk komitmen kita bersama dalan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Kita juga terus gaungkan motto ‘Gresik Lestari, menanam sampai mati’,” pungkasnya.

Ditempat sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik sudah memiliki alat pemantau kualitas udara secara realtime. Selain itu, sudah dilakukan juga pemantauan terkait perkembangan emisi karbon.

“Karenanya, dalam berbagai kesempatan saya tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon melalui program Satu Jiwa Satu Pohon (Sajisapo). Kami berharap dengan penambahan pohon akan mengurangi efek gas rumah kaca,” harapnya. 

Terkait kondisi Kabupaten Gresik saat ini, berdasarkan pengamatan yang sudah dilakukan Sri Subaidah mengungkapkan bahwa kondisi karbon di Kabupaten Gresik masih di bawah baku mutu, yang artinya kualitas udaranya masih baik. (yad)

Dialog Nasiomal Ekonomi Hijau di Trenggalek, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Gaungkan Motto ‘Gresik Lestari, Menanam sampai Mati Selengkapnya

Bakar Kotoran Hewan, Rumah di Ujungpangkah Terbakar

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai Kabupaten Gresik. Di Desa Domas, Kecamatan Menganti  rumah milik M.Syafii terbakar. Kebakaran yang terjadi Jumat, 7 Juni 2024 pukul 21.00 WIB ini diduga dipicu pemilik rumah mematikan kompor gas.

Kebakaran berikutnya terjadi di rumah Suparlan, 60, di Desa Ketapang Lor, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Sabtu dini hari, 8 Juni 2024. Rumah korban terbakar ditengarai pembakaran kotoran hewan yang tidak diawasi sehingga melahap rumah.

Dua kejadian itu, tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian ditaksir jutaan rupiah. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono meminta kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. 

Sebab, kondisi cuaca sedang kemarau. Sehingga rawan menimbulkan kebakaran. “Jangan bakar sampah sembarangan. Apalagi tidak diawasi karena rawan terjadinya kebakaran,” tegas Suyono pada Ahad, 8 Juni 2024.

Peringatan mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik karena sejumlah kejadian kebakaran yang terjadi belakangan ini di Kabupaten Gresik itu diduga karens human error alias kelalaian. Ia mencontohkan kebakaran di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik.

Kejadian yang mengakibatkan 10 ekor kambing terpanggang dan tempat jemur ikan ludes diduga berawal pembakaran sampah untuk mengusir nyamuk. Karena lokasi di dekat pesisir pantai, hembusan angin merembet ke kandang kambing dan tempat menjemur ikan. 

“Dan, tadi pagi di Ujungpangkah, rumah warga terbakar karena ada membakar kotoran hewan tidak diawasi merembet rumah warga,” ujarnya. Kejadian kebakaran itu menambah panjang jumlah kebakaran di Kabupaten Gresik. “Sampai hari ini (Sabtu) ada 8 kejadian kebakaran,” ujarnya. (yad)

Bakar Kotoran Hewan, Rumah di Ujungpangkah Terbakar Selengkapnya

Bullying Verbal yang Dialami oleh Remaja

Oleh : Audina Absari *

KASUS bullying yang terjadi akhir-akhir ini sangat menghawatirkan. Tidak hanya dikalangan orang dewasa, tetapi sudah masuk pada ranah remaja. Menurut Komnas HAM (Hak Asasi Manusia) menyatakan bahwa bullying adalah sebagai suatu bentuk kekerasan fisik dan psikologis berjangka Panjang yang dilakukan seseorang atau kelompok terhadap seseorang yang tidak mampu mempertahankan diri dalam situasi ada hasrat untuk melukai atau menakuti orang atau membuat orang tertekan, trauma atau depresi dan tidak berdaya. 

Kebiasaan pengeroyokan sebagai bentuk main hakim sendiri dalam menyelesaikan pertikaian atau konflik juga tampak sangat kuat di kalangan pelajar. Salah satu jenis bullying yang sering kali dilakukan yaitu bullying verbal. Bullying verbal yang sering terjadi di kalangan remaja saat ini menjadi fenomena sosial yang sangat meresahkan. 

Bullying verbal adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan oleh suatu individu kepada individu tertentu dengan menggunakan kata-kata kasar, ancaman, celaan, ataupun ejekan secara sengaja dan berulang. Hal ini menyebabkan kebanyakan dari korban bullying verbal cenderung mengalami dampak psikologis dan perlu adanya penanganan yang serius kepada korban agar korban tidak mengalami trauma yang akan menyebabkan terjadinya hal yang tidak diinginkan kedepannya.

Perlu sekali adanya arahan-arahan baik nantinya yang akan merubah sikap remaja tersebut. Pentingnya pendidikan yang diberikan oleh para guru yang ada di sekolah, karena sekolah merupakan ladang ilmu bagi siswa sebagai tempat belajar. 

Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 1 yang menyatakan bahwa “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan negara. 

Akan tetapi, terkadang sekolah menjadi tempat yang menakutkan bagi peserta didik disebabkan karena penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh temannya sendiri yaitu tindakan bullying.

Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Wibowo (2021), bullying tidak juga hanya dilakukan dengan kekerasan, melainkan bisa juga dilakukan dengan mengejek, memaki, menghakimi dan menggosipi orang lain. Beberapa korban bullying memiliki karakter yang berbeda dengan yang lainnya, seperti selalu cemas, tidak percaya diri, dan memiliki kemampuan bersosialisasi yang kurang. 

Siswa mempunyai hak untuk mendapat pendidikan dalam lingkungan yang aman dan bebas dari rasa takut. Pengelola Sekolah dan pihak lain yang bertanggung jawab dalam penyelengaraan pendidikan mempunyai tugas untuk melindungi siswa dari intimidasi, penyerangan, kekerasan atau gangguan. Tindakan bullying mengakibatkan konsentrasi siswa berkurang, kehilangan percaya diri, stres dan sakit hati, trauma berkepanjangan, membalas bullying, merasa tidak berguna, kasar dan dendam, berbohong dan takut kesekolah.

Menurut Komnas HAM menyatakan bahwa bullying adalah sebagai suatu bentuk kekerasan fisik dan psikologis berjangka panjang yang dilakukan seseorang atau kelompok terhadap seseorang yang tidak mampu mempertahankan diri dalam situasi ada hasrat untuk melukai atau menakuti orang atau membuat orang tertekan, trauma atau depresi dan tidak berdaya. Kebiasaan pengeroyokan sebagai bentuk main hakim sendiri dalam menyelesaikan pertikaian atau konflik juga tampak sangat kuat di kalangan pelajar.

Dari data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Oktober 2023, kasus kekerasan terhadap anak adalah sebanyak 1.478 kasus, dengan rincian kasus terbanyak adalah anak korban kejahatan seksual sebanyak 615 kasus, anak korban kekerasan fisik/psikis sebanyak 303 kasus, anak berkonflik hukum sebanyak 126 kasus, dan anak korban eksploitasi ekonomi/seksual sebanyak 55 kasus.

Sedangkan sepanjang Januari sampai dengan Desember 2022, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatatkan jumlah perempuan korban kekerasan yang melaporkan kasusnya dan ditangani adalah sebesar 32.687 dengan rincian 25.053 korban.

Bullying verbal pada remaja rata-rata dialami dalam bentuk cemooh yang dilontarkan oleh temannya. Pelaku yang melakukan tindakan bullying ini mungkin saja hanya menganggap hal itu sepele hanya untuk bercanda dan bersenang-senang saja. Tetapi bagi korban yang menerima perlakuan ini tidak bisa dijadikan candaan. 

Karena setiap orang memiliki pemikiran yang tidak sama dan kondisi mental yang berbeda-beda pula. Hal ini bisa saja menimbulkan dampak yang serius bagi korban. 

Dengan cemoohan yang diterimanya itu, korban akan susah untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan menjadi orang yang cenderung pendiam. Korban akan merasa selalu salah saat melakukan sesuatu. Sehingga hal tersebut akan menjadi beban pikiran bagi korban.

Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang melakukan tindakan bullying verbal :

1.  Lingkungan Keluarga

Lingkungan keluarga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang yang menyebabkan tindakan bullying itu bisa terjadi. Lingkungan keluarga yang buruk misalnya orang tua yang sering bertengkar dan melakukan tindakan agresif didepan anak akan mendorong anak mereka untuk melakukan tindakan bullying kepada orang-orang yang ada disekitarnya. 

Selain itu, adanya komunikasi atau hubungan yang buruk antara orang tua dan anak juga menjadi faktor perlakuan bullying dapat terjadi. Hal tersebut dikarenakan anak akan merasa kurang kasih sayang yang didapat dari orang tuanya sehingga dia akan menjadi anak yang selalu ingin diperhatikan dan ingin dimengerti oleh orang yang ada disekitarnya, dan jika keinginaannya itu tidak diperhatiakan/ tidak dituruti, maka anak tersebut bisa saja melakukan tindakan bullying tersebut.

2.  Pengaruh Teman Sebaya

Adanya mengaruh dari teman sebaya menjadi faktor yang sering kali terjadi kepada seseorang untuk melakukan tindakan bullying. Dorongan atau ajakan dari teman sebaya terutama teman yang tidak baik menjadikan seseorang tersebut berani karena mereka merasa kuat yang tentunya akan membentuk suatu kelompok, dimana mereka akan bersama-sama merasa berkuasa pada suatu lingkungan. Tentunya mereka bisa saja melakukan tindakan bullying kepada teman yang dianggap posisinya dibawah mereka.

3.  Pengalaman Kekerasan

Dengan adaya riwayat/ pengalaman kekerasan yang pernah dirasakan oleh seseorang akan menjadikan orang tersebut melakukan tindakan bullying kepada orang lainnya karena dia merasa orang lain harus merasakan apa yang dia rasakan juga. (*)

Artikel Ditulis Oleh :

Audina Absari, Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Antropologi. 

Bullying Verbal yang Dialami oleh Remaja Selengkapnya

Libatkan 95 Persen Karyawan, Petromanji Ciptakan Nilai Tambah Rp 381 Miliar

GRESIK,1minute.id – Inovasi Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia tahun 2024 mampu menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp 381,1 miliar bagi perusahaan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam pembukaan “Innovation Award” Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) Ke-XXXVIII di Gresik, Jawa Timur, Rabu (4/6/2024).

Dwi Satriyo menyampaikan adanya peningkatan value creation tahun ini sebesar 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana inovasi tahun lalu menghasilkan nilai tambah sebesar Rp277,9 miliar.

“Peningkatan value creation ini menjadi indikator jika kualitas inovasi di Petrokimia Gresik semakin baik. Selain itu juga didukung keterlibatan karyawan yang semakin tinggi dalam inovasi. Ini menjadi bukti jika inovasi mampu menjadikan Petrokimia Gresik semakin kompetitif,” ujar Dwi Satriyo.

Ia mengungkapkan, keterlibatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam inovasi tahun ini sebesar 95 persen karyawan. Peran aktif karyawan ini juga lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 91 persen.

Peran aktif karyawan ini juga terlihat dari jumlah gugus inovasi yang terlibat. Tahun ini ada sebanyak 1.943 gugus inovasi berkompetisi dalam inovasi. Jumlah ini meningkat 22 persen jika dibandingkan dengan gugus inovasi tahun sebelumnya yang hanya 1.599 gugus inovasi.

Daya saing perusahaan juga didukung oleh inovasi di lingkup Petrokimia Gresik Group dan Yayasan Petrokimia Gresik. Ada sebanyak 20 gugus inovasi terbaik yang turut berkompetisi dalam KIPG tahun ini.

“Kami mengapresiasi keterlibatan gugus inovasi dari anak perusahan. Ini menjadi bukti jika inovasi sudah menjadi budaya di lingkungan Petrokimia Gresik Group dan Yayasan Petrokimia Gresik. Seluruh karyawan menyadari jika inovasi mampu meningkatkan daya saing perusahaan,” tandas Dwi Satriyo.

Pelaksanaan KIPG tahun ini mengangkat konsep “Petromanji”. Manji sendiri adalah akronim dari Majunya Karyawan Jelajah Inovasi. Konsep ini terinspirasi dari film “Jumanji” yang menceritakan tentang petualangan penuh tantangan.

“Inovasi terlahir dari adanya semangat dan kemauan untuk mencoba hal-hal baru, berani melangkah, menyelesaikan berbagai tantangan dengan hal baru,” tandasnya.

Terakhir ia menambahkan, tantangan yang dihadapi perusahaan ke depan akan semakin besar. Kondisi persaingan pasar juga semakin kompetitif dan adanya sistem baru yang mengharuskan Petrokimia Gresik adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dan inovasi adalah solusi yang harus dijalankan untuk keberlanjutan perusahaan.

“Inovasi adalah keharusan di dunia yang semakin kompetitif. Dan yang menjadi pembeda antara leader dan follower adalah inovasi. Inovasi di Petrokimia Gresik sudah menjadi DNA dan budaya. Sudah 38 tahun kita menggelar konvensi inovasi ini. Dampak akhirnya akan memberikan kontribusi positif dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Libatkan 95 Persen Karyawan, Petromanji Ciptakan Nilai Tambah Rp 381 Miliar Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wacanakan Memberikan Tunjangan Akhir Jabatan Kades

GRESIK,1minute.id  – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjajaki kemungkinan pemberian tunjangan akhir masa jabatan bagi para kepala desa. 

Menurut Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, pemberian tunjangan itu sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas pengabdian kepala desa. Namun, Ia menegaskan bahwa hal tersebut masih akan didalami regulasinya oleh dinas-dinas terkait.

“Kita akan cari peraturan yang memungkinkan kepala desa bisa mendapatkan tunjangan akhir masa jabatan, sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas pengabdiannya. Kajian ini akan dibahas lebih lanjut dengan dinas terkait seperti PMD, Bappeda, Staf Ahli dan BPKAD,” terang Bupati Fandi Akhmad Yani ketika memberikan SK Perpanjangan Masa Jabatan 306 Kepala Desa di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro pada Rabu, 5 Juni 2024.

Penyerahan SK Perpanjangan Masa Jabatan Kades ini, menjadi bagian dalam puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK 2024. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan diharapkan makin eratnya kolaborasi yang apik antara kepala desa dengan PKK.

Penyerahan SK ini tindak lanjut dari revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024. Dengan adanya undang-undang yang baru, masa jabatan kepala desa akan bertambah dari yang sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun. Maksimal 2 periode. 

Perubahan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi kepala desa dalam merealisasikan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saya mengikuti perkembangam terkait hal ini dari awal. Dari sini, saya menemukan fakta bahwa problematika di tingkat desa tidak mudah dalam penyelesaiannya paskapemilihan kepala desa,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Karenanya, lewat perpanjangan masa jabatan ini diharapkan para kepala desa dapat melanjutkan program-program pembangunan yang telah direncanakan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kepala desa diharapkan juga dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wacanakan Memberikan Tunjangan Akhir Jabatan Kades Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM

GRESIK,1minute.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha harga kebutuhan pokok terkerek  naik. Harga premium Rp 15.266 per kilogram dan medium seharga Rp 12.626 perkilogram. Harga itu mengalami kenaikkan berdasarkan data sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO.

Untuk menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Pasar murah dipusatkan di Balai Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengungkapkan, Kabupaten Gresik pada Mei 2024 mengalami deflasi sebesar 0,06% dan Year-on-Year di angka 2,86%. Harapanya, tidak terjadi lonjakan angka inflasi dan tidak menjadi perhatian nasional. 

“Kita juga akan menghadapi Hari Raya Idul Adha sehingga perlu ada intervensi-intervensi terkait dengan kegiatan yang kita lakukan untuk penanganan inflasi. Bagaimana koordinasi antarwilayahnya, sosialiasinya, penanaman tanaman-tanaman yang sifatnya support supaya inflasi di bahan pangan tidak terjadi kenaikan,” kata Washil saat membuka bazar GMP di Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Bazar juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Dydik Rudi Prasetya, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro serta perwakilan dari Bulog Cabang Surabaya. 

Washil melanjutkan Pemerintah Kabupaten Gresik juga terus melakukan pemantauan melalui aplikasi sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO serta dengan sinergitas antar OPD terkait. Kegiatan bazar GPM ini juga bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Surabaya dalam penyediaan beras SPHP dan produsen binaan dalam penyediaan komoditas pokok lainnya (telur ayam ras, minyak goreng, gula pasir, bawang serta cabai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Dydik Rudi Prasetya, menanggapi adanya isu kenaikan harga beras di Jawa Timur di saat panen raya terjadi karena adanya kenaikan struktur biaya produksi seperti adanya pengurangan pupuk subsidi. Sehingga petani harus memenuhi dengan harga yang tinggi. 

Oleh karena itu, GPM ini diselenggerakan guna menyeimbangkan antara kesejahteraan para petani dan konsumen. 

“Kita menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. GPM menghadirkan beras dengan harga Rp 11.300 perkilogram. Ini artinya sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Apakah harga itu masih perlu dipertahankan atau nanti dikembalikan ke harga awal,” tuturnya. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM Selengkapnya

Dampak Nilai Indeks Prestasti Terhadap Mental Mahasiswa

Oleh :  Muhammad Nawfal Haqqani*

PENDAHULUAN

Nilai indeks prestasi merupakan hal yang sangat penting bagi mahasiswa karena nilai indeks mewakili proses yang dilakukan mahasiswa tersebut. Pendidikan tinggi dianggap sebagai langkah penting dalam pengembangan pribadi dan sosial. 

Dalam konteks pendidikan tinggi, indikator yang biasa digunakan untuk mengukur keberhasilan akademik seorang mahasiswa adalah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Nilai indeks prestasi mencerminkan tingkat keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan mata kuliah dan program yang diikutinya.

Selain itu, nilai indeks prestasi juga berperan penting dalam menentukan apakah seorang mahasiswa dapat menerima beasiswa, magang, bekerja, atau melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Namun, selain berdampak praktis terhadap pengambilan keputusan, nilai indeks prestasi juga mempunyai dampak besar terhadap aspek mental dan kesehatan mahasiswa. Di era persaingan yang semakin ketat, mahasiswa seringkali merasa tertekan untuk mencapai hasil yang tinggi dalam studinya. 

Hal ini dapat menimbulkan tekanan psikologis yang signifikan sehingga dapat membahayakan kesehatan mental siswa. Perasaan stres, cemas, depresi bahkan rendah diri bisa muncul ketika mahasiswa merasa terlalu fokus pada nilai indeks prestasinya. 

Dampak mental dari stres ini dapat mempengaruhi kemampuan belajar, kesehatan fisik, bahkan dapat berujung pada putus kuliah. Oleh karena itu, penting untuk memahami lebih dalam bagaimana nilai indeks preastasi dapat mempengaruhi kesehatan mental siswa.

Penelitian lebih lanjut mengenai topik ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak nilai indeks prestasi terhadap kesehatan mental mahasiswa. Dengan pemahaman yang lebih baik ini, institusi pendidikan, pelajar, dan pemangku kepentingan lainnya dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi stres tidak sehat terkait kinerja akademik, sekaligus meningkatkan dukungan. Dukungan dan sumber daya tersedia untuk menjaga kesehatan mental siswa.

PEMBAHASAN

Indeks prestasi atau yang biasa dikenal dengan IP atau IPK sangat penting bagi siswa karena memiliki dampak yang signifikan terhadap karir dan perkembangan akademik mereka. Nilai indeks adalah cara utama untuk mengukur tingkat pembelajaran siswa. Ini mencerminkan tingkat pemahaman siswa, penyerapan materi, dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan ini pada ujian dan tugas. 

Banyak institusi pendidikan yang mempunyai persyaratan nilai indeks minimum yang harus dipenuhi siswanya untuk lulus. Oleh karena itu, nilai indeks yang buruk dapat menghambat kemampuan mahasiswa untuk lulus. Selain itu, banyak beasiswa perguruan tinggi bergantung pada nilai indeks siswa. Siswa dengan nilai indeks tinggi lebih mungkin menerima bantuan keuangan dalam bentuk beasiswa yang dapat membantu meringankan beban biaya kuliah. 

Banyak juga perusahaan dan organisasi mempertimbangkan masalah kekayaan intelektual ketika merekrut calon karyawan, nilai indeks yang baik dapat membantu mahasiswa memenangkan persaingan di dunia kerja. IPK yang baik dapat membantu siswa maju dalam karir mereka. 

Dalam beberapa kasus, untuk dapat diterima di program magister atau doktoral, nilai indeks yang tinggi diperlukan. Untuk mencapai nilai indeks yang tinggi, diperlukan kedisiplinan, manajemen waktu, dan kemampuan belajar yang baik; mempertahankan nilai indeks yang tinggi dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan penting ini, dan membangun kepercayaan diri. 

Namun, tekanan untuk mempertahankan IPK yang tinggi juga bisa menimbulkan stres yang berlebihan. Nilai indeks adalah rata-rata dari semua nilai dalam mata kuliah yang kita pilih; mempertahankan nilai indeks yang baik dapat membantu kita mencapai tujuan akademik kita. Kita harus menghindari menunda pekerjaan jika kita ingin mendapatkan nilai indeks terbaik. 

Untuk menghindari stres saat pelajaran selesai, mulailah mengerjakan pekerjaan rumah dan belajar dalam waktu yang cukup. Luangkan waktu untuk membaca dan memahami materi pelajaran; jika Anda perlu, buat catatan, garis bawahi, atau rangkum untuk membantu Anda memahami lebih baik informasi. 

Belajar kelompok, yang melibatkan kolaborasi dan diskusi dengan teman, dapat membantu orang yang tidak dapat belajar secara mandiri. Jangan sungkan untuk bertanya jika Anda mengalami kesulitan dalam suatu mata pelajaran. Mengatur waktu dengan baik dapat membantu mengurangi stres dan kelelahan karena mahasiswa sering memiliki banyak tuntutan, seperti kuliah, tugas, pekerjaan paruh waktu, kegiatan ekstrakurikuler, dan kehidupan sosial. Siswa dapat memperbaiki kebiasaan menunda-nunda dengan mengatur waktu mereka. 

Dengan memiliki jadwal yang jelas, siswa dapat mengalokasikan waktu tertentu untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan menghindari pola pikir “saya akan mengerjakannya nanti”. Dengan merencanakan kegiatannya secara matang, mahasiswa dapat meningkatkan produktivitasnya. Mereka dapat menentukan waktu terbaik untuk berkonsentrasi dan belajar, sehingga dapat bekerja lebih efektif. 

Manajemen waktu juga membantu siswa merencanakan tujuan jangka panjang mereka. Dengan menentukan apa yang perlu mereka capai dalam jangka waktu tertentu, mereka dapat mengambil langkah-langkah spesifik untuk mencapai tujuan tersebut. 

Dengan mengatur waktu dengan baik, siswa dapat mengurangi tingkat stres, meningkatkan kualitas tidur, dan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas favoritnya di luar kampus. Untuk mengatur waktu secara efektif, siswa dapat menggunakan alat seperti kalender, aplikasi perencanaan, atau daftar tugas. 

Dengan mengatur waktu mereka dengan baik, siswa dapat meningkatkan prestasi akademik dan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Siswa dapat menurunkan stres, tidur lebih baik, dan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan aktivitas di luar kampus yang mereka sukai dengan mengatur waktu dengan baik. 

Mereka dapat menggunakan alat seperti kalender, aplikasi perencanaan, atau daftar tugas untuk membantu mereka mengatur waktu dengan baik, dan ini dapat meningkatkan prestasi akademik mereka dan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. 

Selain itu, organisasi mahasiswa sangat memengaruhi pendidikan siswa. Organisasi memberi siswa berbagai manfaat penting dalam pertumbuhan pribadi, akademik, dan sosial mereka. Organisasi memberi mereka kesempatan untuk belajar berbagai keterampilan, seperti kolaborasi, komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen waktu. Ini dapat membantu mereka menjadi lebih mahir dan siap menghadapi tantangan di dunia nyata. 

Mahasiswa dan anggota kelompoknya memiliki kesempatan untuk menerapkan apa yang mereka pelajari dalam lingkungan akademik dalam lingkungan yang nyata. 

Hal ini membantu membangun jaringan sosial yang dapat membantu dalam karier, memberikan dukungan, dan peluang kerja sama. Banyak organisasi kemahasiswaan menawarkan peluang kepemimpinan, seperti menjadi presiden klub atau koordinator acara. 

Peluang ini membantu siswa belajar keterampilan kepemimpinan dan mempersiapkan mereka untuk peran kepemimpinan di masa depan. Siswa mendapat manfaat dari bergabung dengan organisasi kemahasiswaan karena membantu mereka menemukan keseimbangan antara pendidikan dan kehidupan sosial. 

Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup siswa dan mengurangi stres mereka. Organisasi kemahasiswaan seringkali menyediakan berbagai klub, komite, dan kegiatan yang memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi minat dan keahlian mereka di luar kelas. 

Berpartisipasi dalam organisasi kemahasiswaan dapat memberikan rasa puas dan pencapaian. Banyak lembaga mahasiswa mengambil bagian dalam kegiatan amal atau kesadaran sosial, yang dapat membantu siswa menjadi warga negara yang lebih sadar diri dan bertanggung jawab. 

Aktivitas dan pencapaian siswa dalam organisasi kemahasiswaan dapat meningkatkan profil dan resume mereka di LinkedIn, membuat mereka lebih menarik bagi calon pemberi kerja. Selain itu, koneksi yang dibuat dalam organisasi dapat membantu mereka menemukan peluang karir di masa depan. (*)

Artikel Ditulis Oleh :

Muhammad Nawfal Haqqani, Mahasiswa  Universitas Airlangga Surabaya, Jurusan  Antropologi, Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. 

Dampak Nilai Indeks Prestasti Terhadap Mental Mahasiswa Selengkapnya

Sekam Bakar Gresik Tembus Pasar Jepang, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ; 60 Perusahaan Skala Kecil dan Besar Gresik Telah Ekspor 

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik memiliki banyak potensi produk unggulan yang bisa menembus pasar ekspor. Diantaranya, sekam bakar bisa menembus pasar negeri matahari terbit, Jepang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana sekam bakar seberat 11 ton ke Nagoya, Jepang di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 5 Juni 2024. Ekspor sekam bakar produk PT Aji Bakuh Anugrah ini menambahkan panjang produk asal ke pasar Global. Sebelumnya, ekspor kedelai, liur sarang burung walet sampai rumput hijau. 

Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengaku dirinya tidak pernah menyangka sekam bakar yang di produksi PT Aji Bakuh Anugrah bisa di ekspor ke Nagoya Jepang.

Ekspor perdana sekam bakar tersebut, kata Gus Yani, diinisiasi anak anak muda Gresik melalui Business Matching. Pihaknya menegaskan pentingnya memiliki semangat untuk berwirausaha dan mengembangkannya. Ditambah lagi dengan adanya support luar biasa dari Bea Cukai dan Diskoperindag Gresik.

“Saya ingin mengajak anak-anak muda yang memiliki passion di dunia usaha, bahwa ekspor tidak menjadi kendala para pengusaha lokal,” ucap Gus Yani.

Ia menegaskan Pemkab Gresik akan terus mendukung dan mendorong agar kegiatan ekspor dapat ditingkatkan, dan dilakukan secara berkesinambungan serta tidak bersifat insidental. Bahkan bukan hanya intensitas namun juga volume ekspornya juga kalau bisa harus terus ditingkatkan.

“Kita akan menjadi bagian saksi sejarah, dulu masyarakat kita takut akan ekspor baik dari sisi izinnya maupun administrasi. Dengan adanya klinik ekspor Bea Cukai, sekarang ada 60 perusahaan baik skala kecil sampai besar melakukan ekspor,” ungkapnya.

Menurut dirinya, sektor ekspor impor akan dipotret, karena sebagai salah satu kunci untuk untuk memperbaiki perekonomian nasional dan daerah. Bukan hanya membantu para pelaku usaha untuk tumbuh dan membuka lapangan kerja, tetapi juga untuk menghasilkan devisa.

“PT Aji Bakuh Anugrah sebagai inspirasi anak anak muda di Gresik. Siapa sangka sekam bakar ini dapat menembus pasar ekspor. Saya ucapkan terima kasih kepada Bea Cukai dan Diskoperindag Gresik, yang terus memberikan bimbingan dan pendampingan kepada pelaku usaha di Gresik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Gresik Wahyudi Ardianto menambahkan, Bea Cukai akan mendampingi para UMKM agar bisa ekspor melalui business matching dengan cara mencarikan pasar di luar negeri. Hal ini sejalan dengan fungsi Bea Cukai di bidang asistensi industri dalam negeri.

“Ekspor ini harus berkesinambungan, perlu diketahui sekam bakar ini dalam satu bulan dapat mengirim 8 kali sebanyak 11 ton dengan nilai USD 2,447 atau setara dengan Rp 39 juta (kurs 1 USD = Rp 16.000) untuk industri pengerasan baja di Nagoya Jepang,” singkatnya. (yad)

Sekam Bakar Gresik Tembus Pasar Jepang, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ; 60 Perusahaan Skala Kecil dan Besar Gresik Telah Ekspor  Selengkapnya

Perumda Giri Tirta Naikkan Tarif Air, Dirum Ahmad Rusdilfahmi : Pelanggan Rumah Tangga Harga Tetap

GRESIK,1minute.id – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Giri Tirta Gresik mengumumkan adanya penyesuaian tarif air yang berlaku mulai pemakaian air bulan Mei 2024 yang ditagihkan di bulan Juni 2024.

Penyesuaian tarif untuk kategori pelanggan Niaga dan Industri Kecil. Sedangkan pelanggan lain termasuk pelanggan kategori Rumah Tangga tidak mengalami perubahan.

Penyesuaian tarif ini merupakan langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan untuk menjaga keberlanjutan perusahaan akibat semakin tingginya biaya operasional serta kebutuhan investasi infrastruktur air bersih.

Direktur Umum Perumda Giri Tirta Ahmad Rusdilfahmi menyatakan bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah dan telah melalui berbagai pertimbangan serta kajian mendalam. 

“Kami memahami bahwa kenaikan tarif ini akan berdampak pada pelanggan kami, namun langkah ini sangat diperlukan untuk memastikan bahwa layanan yang kami berikan akan tetap menjaga kualitas dan berkelanjutan untuk ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Gresik,” ujar Fahmi melalui keterangan tertulis yang diterima 1minute.id pada Rabu, 5 Juni 2024.

Ia melanjutkan, penyesuaian tarif kali ini hanya berlaku di kategori pelanggan Niaga dan Industri Kecil, sedangkan pelanggan lain termasuk pelanggan kategori Rumah Tangga tidak mengalami perubahan. 

Berdasarkan data yang diterima 1minute.id, penyesuaian tarif untuk ketiga kategori pelanggan itu, rata-rata mengalami kenaikkan antara Rp 1.000 – Rp 1.500 per meter kubik atau m³. Rincian tarif baru yang akan diberlakukan adalah sebagai berikut:

Kelompok Niaga Kecil dari Rp 5.000/m³ menjadi Rp 6.500/m³ untuk pemakaian 10 m³ pertama. Untuk kelompok Niaga Besar dari Rp 7.500 /m³ menjadi Rp 8.500 / m³ pemakaian 10 m3 pertama. Sedangkan, kelompok Industri kecil dari Rp 5.000 /m³ menjadi Rp 6.500/m³ pemakaian 10 m3 pertama.

Fahmi mengungkapkan, kenaikkan tarif ini dilakukan untuk beberapa alasan utama, antara lain, peningkatan biaya operasional. “Biaya operasional yang terus meningkat, termasuk biaya listrik, bahan kimia untuk pemurnian air, dan pemeliharaan infrastruktur, memerlukan penyesuaian tarif agar pelayanan tetap optimal,” terangnya. 

Selain biaya operasional, imbuhnya, investasi Infrastruktur. “Investasi dalam infrastruktur baru, pengembangan jaringan perpipaan dan peremajaan instalasi pengolahan air untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kepada pelanggan,” katanya. 

Berikutnya, pengembangan Sumber Daya Air.  “Pengembangan dan perlindungan sumber daya air untuk memastikan keberlanjutan pasokan air bersih di masa depan,” katanya menjlentrehkan. Dan, terakhir adalah Kebijakan Sosial.

Perumda Giri Tirta, ujar Fahmi, juga akan tetap berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada pelanggan dari golongan tidak mampu. “Kami akan menyediakan skema subsidi khusus dan bantuan bagi pelanggan yang kurang mampu untuk memastikan mereka tetap mendapatkan akses terhadap air bersih tanpa beban yang berlebihan,” tegas Fahmi. 

Dengan sejumlah pertimbangan itu, ia berharapkan pengertian dan dukungan dari seluruh pelanggan dalam menjalankan penyesuaian tarif ini. Kami percaya bahwa dengan kerjasama dan pengertian bersama, kita dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan. (yad)

Perumda Giri Tirta Naikkan Tarif Air, Dirum Ahmad Rusdilfahmi : Pelanggan Rumah Tangga Harga Tetap Selengkapnya

Bakar Sampah, 10 Ekor Kambing Kurban Mati Terpanggang di Pesisir Lumpur, Gresik 

GRESIK,1minute.id – Eko syok. Penjual kambing kurban di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan / Kabupaten Gresik itu kehilangan 10 ekor kambing pada Rabu dini hari, 5 Juni 2024.

Puluhan kambing jenis Etawa milik Eko itu mati mengenaskan. Mati terpanggang karena kandangnya terbakar. Eko mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Padahal sejak bukalapak kambing di dekat pesisir pantai Lumpur pada awal Juni 2024, itu belum satu ekor pun terjual.

Apalagi musibah ini, bukan karena keteledoran Eko. “Ada orang membakar sampah dan tidak diawasi kemudian merembet dan membakar tempat pengeringan ikan dan  kandang kambing,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono pada Rabu, 5 Juni 2024.

Pada Rabu, 5 Juni 2024 sekitar pukul 00.58 WIB call cemter 112 Damkarmat berdering. Nova, petugas sekuriti SPBU Lumpur dengan nada gemetar meminta bantuan. Sebab, kobaran api di tempat pengeringan ikan dan kandang kambing semakin membesar. 

Nova khawatir api terus merembet. Sebab, lokasi SPBU Lumpur dengan pusat kebakaran dipisahkan jalan paving selebar 1,5 meter. Satu tim regu Damkar Kota Gresik berjumlah 7 otang dengan membawa satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. 

Ditambah mobil damkar milik Pelabuhan Indonesia atau Pelindo Gresik mempercepat proses pemadaman api. Amuk si jago merah pun bisa dikuasai. Novi lega. Namun, Eko, pemilik kambing lemas. Semoga pascakebaran ini, dagangan Eko berjualan kambing kurban bisa laris manis. (yad)

Bakar Sampah, 10 Ekor Kambing Kurban Mati Terpanggang di Pesisir Lumpur, Gresik  Selengkapnya