Banjir Kali Lamong Meluas, Bupati Gresik dan Kapolres  Kirim Bantuan Gunakan Perahu Karet

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong ngamuk. Air bah kiriman itu terus mengalir hingga jauh. Ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan normalisasi dan melakukan penyedotan air belum bisa mencegah air surut. Bahkan, semakin mengalir jauh karena ada sejumlah tanggul jebol.

Data didapat 1minute.id air bah merambah 13 desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Cerme dan Menganti. Rinciannya, Di Kecamatan Cerme di Desa Morowudi, Dungus, Pandu, dan Iker-Ikergeger. Ketinggian air rata-rata selutut orang dewasa. Desa Morowudi, terdampak paling parah. Ada 175 unit rumah yang terendam. Jalan Raya Morowudi ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Arus lalu lintas dialihkan lewat Pasar Cerme ke arah Benjeng. Dan, juga arah sebaliknya. 

Sedangkan di Kecamatan Menganti, air bah luapan Kali Lamong menggenangi Desa Boboh, Bringkang, Mojotengah, Pranti, Putat Lor, Beton, Gading Watu , Boteng dan Hendrosari. Simpang tiga Jalan Raya Boboh menuju Benowo, Surabaya ditutup untuk semua kendaraan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom kembali melakukan pemantauan perkembangan banjir luapan Kali Lamong itu pada Kamis, 23 Februari 2023. Gus Yani dan Kapolres Adhitya mendatangi sejumlah warga di Desa Morowudi yang terdampak paling berat akibat banjir kiriman itu. 

Mereka mendatangi rumah dan memberikan bantuan kepada warga terdampak dengan naik perahu karet. Sebab, ketinggian air di Jalan Raya Morowudi itu mencapai pinggang orang dewasa. Selama 60 menit, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad dan AKBP Adhitya blusukan  menemui warga terdampak banjir. Dalam dialog bersama dengan warga Desa Morowudi, Gus Yani seakan ikut merasakan kesusahan yang dialami warganya akibat luapan Kali Lamong itu. “Sekarang sudah memasuki hari kelima. Air surut 5 centimeter. Naik lagi 10 centimeter,” kata seorang warga di Desa Morowudi.

DIALOG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga terdampak luapan Kali Lamong di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Kamis, 23 Februari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kondisi itu yang membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani prihatin. “Saya ikut merasakan prihatin,” kata Gus Yani didampingi Kapolres Adhitya usai melakukan peninjauan lokasi banjir di Desa Morowudi pada Kamis, 23 Februari 2023. Banjir luapan Kali Lamong ini menjadi perhatian serius pemerintah. Sejumlah upaya untuk mencegah banjir cepat surut telah dilakukan. “Kami sudah mengajak BBWS melakukan penyedotan dengan mesin pompa air kekuatan besar tapi belum bisa surut,” imbuhnya. 

Penyebabnya, ada kondisi geografis di kecamatan Cerme dan lainnya lebih rendah dari bagian hulu. Selain itu, intensitas curah hujan yang sangat tinggi.  “Kondisi itu membuat sejumlah desa yang tergenangi air kiriman lama suratnya,” katanya. 

Untuk menanggulangi banjir kiriman ini, Pemkab Gresik harus berjuang sendiri. Sebab, Pemkab Gresik tidak melakukan intervensi kebijakan kepada kabupaten lain. “Mudah-mudahan dalam satu atau dua hati ini bisa surut,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menambahkan, penanganan yang dilakukan oleh Pemkab Gresik sudah on the track. “Pemkab Gresik telah membuka dapur lapangan (dapur umum) untuk mensuplai kebutuhan warga terdampak ini. Dan posko kesehatan. Kami akan terus membantu Pemkab untuk ikut untuk meringankan beban warga yang terdampak,” kata AKBP Adhitya Panji Anom. 

Perwira dua melati ini, meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama orang tua harus memperhatikan anak-anak yang sedang bermain di area banjir. “Orang tua harus menjaga anak-anaknya. Dan, melarang anaknya untuk berenang di daerah banjir. Karena kita tahu kapan volume air besar sehingga arusnya tiba-tiba naik. Sehingga bisa berpotensi menimbulkan kerawanan bagi anak-anak,” katanya.

Selain itu, Kapolres Adhitya juga menghimbau masyarakat tidak memaksakan diri tetap tinggal di rumah bila kondisi air terus meningkat. “Jika kondisi rumah sudah tidak layak lagi (banjir) silakan mengungsi di tempat yang sudah disediakan. Jadi jangan dipaksakan tetap dirumah khawatir ada arus listrik yang bisa membahayakan penghuni rumah tersebut,” katanya. 

Namun, Kapolres Adhitya bersyukur sampai saat ini, belum ada evakuasi warga yang terdampak banjir Kali Lamong itu. “Data kami, sejak 2 hari lalu warga mulai kembali ke rumah masing-masing,” katanya. (yad)

Banjir Kali Lamong Meluas, Bupati Gresik dan Kapolres  Kirim Bantuan Gunakan Perahu Karet Selengkapnya

Prasasti baru, Bupati Gresik Resmikan Gedung MUI Termegah di Jawa Timur 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik memiliki gedung baru dan megah. Gedung MUI termegah di Jawa Timur itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 22 Februari 2023. Gedung dua lantai itu berada dalam kompleks Masjid Agung Gresik Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik berdiri diatas lahan seluas 17.058 meter persegi (m²).

Peletakan batu pertama pembangunan gedung MUI ini dibangun ketika masih ada wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Saat itu, 2021 diawal pemerintahan duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah memerintah Kabupaten Gresik. Gus Yani-Bu Min, dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021. Pembangunan dilakukan dua tahap, 2021 dan kelar Desember 2022. 

Gedung MUI di dominasi warna hijau toska dan kuning emas terlihat megah. “Saat itu kondisi anggaran sedang tidak baik karena adanya pandemi Covid-19. Semoga gedung ini membawa barokah,” harap Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 22 Februari 2023. Ia menceritakan, gagasan pembangunan gedung MUI Gresik mulai 2019. Saat itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik. Sedangkan, Ketua fraksinya adalah Much Abdul Qodir-kini-Ketua DPRD Gresik. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membangun gedung ini, katanya, MUI mempunyai peran strategis dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dinamika yang ada di Gresik diperlukan peran, fatwa atau nasehat MUI dalam menjaga iklim yang kondusif. Bupati juga mengapresiasi MUI Gresik atas capaian tata kelola organisasi sosial keagamaan terbaik Jawa Timur. Ini prestasi luar biasa selain sebagai Himayatul Ummah dan Shodiqul Hukumah atau mitra pemerintah.

“MUI Gresik telah melakukan berbagai kegiatan seperti membantu pemerintah dalam berbagai persoalan masyarakat. Mulai dari penanganan Covid-19, kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan fatwa keagamaan,” tambahnya.

Ketua Umum MUI Jawa Timur KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, peran Pemerintah Kabupaten Gresik yang dipimpin Gus Yani sangat luar biasa atas terwujudnya pembangunan kantor MUI Gresik.

“Dengan di bangunnya kantor MUI ini sangat muftadol. Gresik merupakan berlabuhnya penyiar Islam di Nusantara yaitu Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri,” tutur Kiai Mutawakkil, panggilan akrab Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo.

DIRESMIKAN: Gedung baru MUI Gresik diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 22 Februari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)1

Dirinya berharap, MUI Gresik untuk menjalin hubungan yang harmoni dengan pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya kemaslahan masyarakat. MUI merupakan wadah berkhidmat para Kiai, Ulama, Cendekiawan untuk kepentingan umat, bangsa dan negara. “Hari ini Gus Bupati mengajarkan kita suatu bagian kemulyaan. Melalui kebijakannya dalam membangun kantor MUI Gresik untuk kemaslahatan bersama,” ungkapnya.

Dirinya, juga mengajak meningkatkan khidmah melalui peran MUI. Di antaranya menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan, melalui instrumen-instrumen keagamaan sesuai dengan tujuan untuk kebaikan.

Selain itu, memediasi masyarakat dan pemerintah melalui pelayanan keumatan, menjadi rujukan pemerintah dan masyarakat melalui keputusan keagamaan. Terakhir peran MUI menjaga harmoni antarumat beragama dalam kebhinekaan beragama.

“MUI Jatim memiliki 3 program prioritas, yaitu meningkatkan kualitas syiar keagamaan, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta mengembangkan ekosistem ekonomi halal,” tegasnya.

Sementara, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodiq mengaku bersyukur, MUI Gresik memiliki kantor baru. Menurutnya, hal ini tak lepas dari keseriusan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “MUI merupakan rumah Islam, memiliki peran strategis sekaligus mitra pemerintah yang tidak bisa dipisahkan dan saling melengkapi,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan diresmikannya gedung baru MUI ini tentunya menjadi energi positif untuk pelayanan kepada umat. Komitmen sinergitas itu akan kita lakukan terus menerus di berbagai persoalan umat.

“Hubungan simbiosis mutualisme tersebut juga terjadi di Gresik, berbagai persoalan keagamaan dan keumatan diselesaikan bersama sama sesuai peran dan fungsi masing-masing, “kata Kiai Mansoer Sodiq. (yad)

Prasasti baru, Bupati Gresik Resmikan Gedung MUI Termegah di Jawa Timur  Selengkapnya

Pemkab Gresik Bangun Kolam Retensi Cegah Air Bah Meluap ke Permukiman 

GRESIK,1minute.id – Normalisasi Kali Lamong terus dilakukan oleh Pemkab Gresik. Namun, ikhtiar itu belum bisa mencegah musibah banjir karena intensitas hujan sangat tinggi dalam dua pekan terakhir. 

Sejumlah desa di lima kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean dan Menganti sempat terendam air bah kiriman dari hulu yang berada di Mojokerto maupun Lamongan. Kini, air bah mulai surut di sejumlah desa kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. Namun, potensi Kali Lamong meluap masih cukup besar karena curah hujan berdasarkan prakiraan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya masih belum berakhir.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dua minggu terakhir ini pihaknya terus memantau perkembangan cuaca untuk melakukan mitigasi bencana. “Namun curah hujan memang sangat tinggi sehingga Kali Lamong meluap. Ditambah ada tanggul yang jebol,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meresmikan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik pada Rabu, 22 Februari 2023.

Tinggi curah hujan itu membuat air bah menggenangi sawah, jalan poros desa, hingga rumah-rumah warga yang berada di bantaran Kali Lamong. Kondisi itu, imbuhnya,  membuat pihaknya harus melakukan sejumlah langkah agar air Kali Lamong tidak meluap ke kawasan permukiman. Langkah yang akan dilakukan diantaranya membangun kolam retensi atau kolam atau waduk penampungan air sementara di sejumlah kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng, Kedamean dan Cerme. 

“Pembangunan kantong-kantong penampungan air sementara ini akan kita mulai tahun 2024,” terangnya. Kantong penampungan air sementara itu, diharapkan bisa mengurangi dampak air luapan Kali Lamong. “Sehingga air tidak deras. Air bisa habis sebelum masuk kota,” katanya.  Pembangunan penampungan air sementara itu harus dilakukan oleh Pemkab Gresik karena pihaknya tidak bisa melakukan intervensi kebijakan di Kabupaten/kota lainnya yang berada di aliran Kali Lamong itu. (yad)

Pemkab Gresik Bangun Kolam Retensi Cegah Air Bah Meluap ke Permukiman  Selengkapnya

2 Tanggul di Desa Mojosarirejo Jebol, 3 Kecamatan Di Gresik Selatan Terkepung Banjir 

GRESIK,1minute.id – Intensitas hujan yang tinggi membuat dua tanggul di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik jebol. Akibatnya, air bah menggenangi ratusan rumah di tiga kecamatan di Gresik Selatan pada Rabu, 22 Februari 2023.

Tiga kecamatan itu meliputi Driyorejo, Kedamean dan Menganti. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik melakukan evakuasi sejumlah warga yang terdampak. Sebab, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa  mengatakan terjadinya banjir ini berkaitan antara sistem irigasi secara regional. Ia pun secara khusus meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Jawa Timur untuk segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dan BBWS Bengawan Solo.

“Ada dua tanggul di Blok D dan Blok E yang jebol karena intensitas air hujan melebihi kapasitas. Tapi hal ini juga harus dicek ulang dari kapasitas, kualitas, dan kekokohan tanggulnya, serta penampungannya. Juga sumber aliran luapan air harus ada asesmen baru supaya lebih komprehensif,” katanya.

Ia menambahkan, banjir ini menjadi momentum untuk menyatukan asesmen dari BBWS Brantas dan BBWS Bengawan Solo, Pemkab Gresik, serta Pemprov Jatim. Ia mengajak semua pihak untuk melakukan evaluasi bersama. Sebab, kaanya, terkait penataan wilayah sungai tersebut ada kewenangan yang berbeda, yang secara reguler perlu disinkronkan. “Memang sudah harus dilakukan asesmen kembali, supaya proses untuk bisa melakukan proteksi dan mitigasi itu semua bisa lebih terukur lebih baik,” ujarnya. 

Sementara itu, Camat Driyorejo Narto menambahkan  banjir di wilayah Perumahan De Naila Village merupakan kiriman dari 3 titik. “Karena disini titiknya rendah, maka aliran air mengalirnya kesini. Sebetulnya sudah ada kali kecil yang sudah bisa di normalisasi. Tapi mungkin nanti peran Ibu Gubernur untuk bisa mempercepat memperlancar. Ada Kali Avur dan Kalitengah,” katanya. 

“Namun hal tersebut tidak memungkinkan karena kedua kali tersebut setelah di evaluasi Dinas PU SDA elevasinya lebih tinggi Kali Surabaya,” lanjutnya. Narto menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan untuk dibuat sudetan di wilayah Desa Cangkir.

“Cuma 2 km saja, tapi biayanya terlalu tinggi. Untuk Kali Avur butuh normalisasi sekitar 7 km dan melibatkan semua perusahaan yang ada di Driyorejo untuk biayanya, Habis sekitar Rp 950-an juta dan ini sudah bagus” katanya

“Saya juga mengusulkan untuk jembatan penghubung yang melintasi aliran Kali Avur untuk ditinggikan agar alirannya kembali berfungsi secara normal. Kalaupun ada genangan, mungkin itu terjadi hanya lewat saja tidak sampai meninggi,” kata mantan Camat Tambak, Pulau Bawean itu.

Sementara itu, puluhan warga di Perumahan  De Naila Village memilih mengungsi di Club House di Kompleks perumahan tersebut. Sejumlah relawan turun tangan untuk membantu warga dengan membagikan selimut kepada warga terdampak banjir ini. Selain warga perumahan tersebut, banjir juga menggenangi Desa Sumput, Desa Mojosarirejo, Desa Karanggandong dan Desa Driyorejo. (yad)

2 Tanggul di Desa Mojosarirejo Jebol, 3 Kecamatan Di Gresik Selatan Terkepung Banjir  Selengkapnya

Menkes Serahkan Sertifikat Gresik Bebas Frambusia

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan.  Penyerahan dilakukan Menteri Kesehatan Budi G Sadikin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Selasa,  21 Februari 2023. 

Kegiatan itu dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) Sedunia. “Dengan diterimanya sertifikat tersebut, membuktikan bahwa kondisi sanitasi di Kabupaten Gresik tidak buruk, meskipun pernah mengalami kondisi panas atau hujan yang cukup ekstrem,” ucap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai penyerahan sertifikat.

Lebih lanjut Gus Yani menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Sebab, ini merupakan bagian dari penghargaan atas kerjasama seluruh stakeholder yang ada. “Juga atas perhatian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjaga sanitasi agar tetap baik,” lanjutnya.

Dirinya berkomitmen bakal mempertahankan status bebas Frambusia dan menjaga kesehatan masyarakat melalui pembangunan kesehatan yang berwawasan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

“Sehingga adanya feedback antara upaya pemerintah dalam meningkatkan kondisi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dan masyarakat yang menjaganya,”ucapnya.

Lebih lanjut Bupati Gus Yani mengutarakan rasa syukur atas apa yang telah didapatkan pada bidang kesehatan di Kabupaten Gresik, telah bergerak di dalam track yang baik. Juga atas dukungan semua pihak tersebut, serta partisipasi masyarakat didalamnya, sehingga banyak keberhasilan yang telah digapai.

“Harapannya semoga Provinsi Jawa Timur terutama di Kabupaten Gresik dapat mempertahankan hal baik ini, mampu meningkatkan pelayanan maupun bantuan kesehatan masyarakat, seperti fasilitas kesehatan yang memadai dan mudah dijangkau,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Frambusia adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, Infeksi ini biasanya terjadi di negara wilayah tropis yang memiliki sanitasi buruk, Penyakit Ini banyak menyerang anak-anak usia kurang dari 15 tahun. Penyakit Frambusia atau patex sangat menular.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusna menjelaskan bahwa Frambusia adalah penyakit kulit yang sudah ada sejak lama. “Penyakit Frambusia adalah penyakit kulit menular menahun yang kambuhan. Penyebab penyakit Frambusia adalah kuman Treponema Perteneu, yang dimana kulit mengalami infeksi akibat bakteri tersebut,” paparnya.

Dikatakan dr. Khusna, penyakit ini dapat tumbuh dan berkembang di daerah yang tropis, panas, dan hujan. Selain itu kebersihan lingkungan merupakan faktor penting pada penyakit ini. Pada penyakit ini bakteri tidak dapat menembus kulit utuh, tetapi masuk melalui luka lecet, goresan, atau luka infeksi kulit lain. 

“Keberadaannya sudah sejak ribuan tahun silam. Karenanya, ini merupakan tantangan bagi semua untuk berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit tersebut,” jelasnya. (yad)

Menkes Serahkan Sertifikat Gresik Bebas Frambusia Selengkapnya

Polres Gresik Hat-trick Sabet Pelayanan Prima dari PANRB, Penghargaan Diserahkan Wapres Ma’ruf Amin 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik berhasil meraih pelayanan prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Keberhasilan kali ketiga secara berturut-turut mulai 2020 hingga 2022. 

Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang menyerahkan penghargaan kepada satuan kewilayahan (satwil) Polri yang berprestasi di Jakarta pada Selasa, 21 Februari 2023. Ma’ruf Amin didampingi Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerahkan penghargaan bagi 47 unit kerja Polri yang berpredikat Pelayanan Prima.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengatakan, selain 47 unit kerja Polri yang berpredikat Pelayanan Prima. Wapres Ma’ruf Amin juga memberikan penghargaan predikat unit kerja teladan berintegritas kepada 19 unit kerja yang membangun Zona Integritas 2022.

Diah menyampaikan, Kementerian PANRB terus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik dan berdampak secara langsung bagi masyarakat. Berbagai indikator dinilai untuk mengukur efektivitas kinerja sebuah instansi. Termasuk Polri yang memberikan beberapa pelayanan secara langsung bagi masyarakat umum.

Pemantauan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) dilakukan Kementerian PANRB di tingkat Polres, Polresta, Polrestabes, dan Polres Metro secara rutin setiap tahunnya. Fokus evaluasi dan pemantauan pelayanan berupa produk layanan mendasar dalam rangka perbaikan pelayanan publik untuk menjawab visi reformasi birokrasi. 

Pada 2022, Kementerian PANRB telah melaksanakan PEKPPP di 332 Polres, Polresta, Polrestabes, dan Polres Metro di Indonesia, dengan menilai pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Evaluasi pelayanan publik dimaksudkan untuk untuk mengetahui implementasi dan mendorong perbaikan kedepannya.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan bahwa penghargaan yang berhasil diraih ini merupakan kerja keras bersama seluruh personil dan dukungan dari masyarakat. “Tanpa kerja keras dan dukungan dari masyarakat Gresik, hal ini tidak mungkin terwujud. Tentu saja kami tidak berhenti sampai disini. Penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (yad)

Polres Gresik Hat-trick Sabet Pelayanan Prima dari PANRB, Penghargaan Diserahkan Wapres Ma’ruf Amin  Selengkapnya

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mendorong ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik untuk terus mempertahankan etos kerja. Hal ini disampaikan wabup saat membuka kegiatan pembinaan keorganisasian terhadap guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan honorer di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 21 Februari 2023.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  Gresik ini, dihadiri sebanyak 399 peserta dari guru, kepala sekolah, hingga pengawas. Mereka berasal dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar.

“Kita dari Kabupaten Gresik selalu mengusahakan teman-teman honorer bisa menjadi PPPK. Terutama teman-teman guru dan tenaga kesehatan yang memang sudah linier ijazahnya. Tapi yang terpenting adalah, bagaimana kewajiban kita untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menambahkan, dari sisi Pemerintah Kabupaten Gresik selalu mengusahakan yang terbaik untuk para guru. Oleh karenanya diharapkan guru juga bisa memberikan yang terbaik.

“Jangan hanya menuntut honor saja, jangan karena sudah PPPK kinerjanya jadi klewas-klewes,” ungkapnya. Acara ini dihadiri Dewan Penasehat PGRI Gresik Moelyono, Ketua PGRI Gresik Arif Susanto, serta Pimpinan Cabang PGRI Kecamatan Manyar, Gresik dan Kebomas

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen menyelesaikan permasalahan kesejahteraan tenaga honorer guru. Salah satunya terlihat dengan kebijakan durasi kontrak PPPK guru, yang lebih panjang dibandingkan kabubupaten/kota yang lain.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Koordinator PPPK Gresik Dami Sunarti menyampaikan bahwa, PPPK merupakan solusi dari pemerintah pusat bagi tenaga honorer. Tetapi, dalam pelaksanaannya diperlukan peran besar dari pemerintah daerah.

“Kita yang sudah diangkat menjadi ASN PPPK harus bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah. Karenanya, guru harus mampu mendukung program-program pemerintah dalam memastikan kualitas pelayanan kepada anak didik,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto   mengajak kepada semua guru dan kepala sekolah yang hadir untuk bersama-sama terus berbenah dalam kualitas pendidikan.”Semoga sinergitas dan kolaborasi PGRI dengan Dinas Pendidikan semacam ini bisa membawa kemajuan yang berarti bagi dunia pendidikan di Kabupaten Gresik,” pungkas Hariyanto. (yad)

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik Selengkapnya

Nur Hudi Didin Arianto Terbukti Menistakan Agama, Hakim Jatuhi Hukuman 7 Bulan Penjara

GRESIK,1minute.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik yang mengadili perkara  penistaan agama, perkawinan manusia dengan kambing menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Nur Hudi Didin Arianto penjara selama 7 bulan.

Pemilik Pesanggrahan Kramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu menyatakan menerima. Sementara, jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menyatakan pikir-pikir. Jaksa Penuntut menuntut terdakwa Nur Hudi Didin Arianto yang juga anggota DPRD Gresik itu penjara selama 1 tahun.

Pembacaan amar putusan terdakwa pernikahan nyeleneh manusia dengan kambing itu mendapatkan penjagaan ketat aparat kepolisian dari Polres Gresik ini sempat mengalami penundaan selama 30 menit karena jaringan internet mengalami trobel. Sidang vonis dilakukan secara daring dan luring. Majelis hakim dan jaksa penuntut umum berada di ruang sidang Candra PN Gresik.

Sedangkan, terdakwa bersama penasehat hukum berada di rumah tahanan (rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Ketua majelis Mochamad Fatkur Rochman menyatakan terdakwa Nur Hudi Didin Arianto melanggar Pasal 156a KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke -1 KUUHP.  Terdakwa terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana yang didakwakan secara bersama-sama dengan terdakwa lain dengan sengaja melakukan perbuatan penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama 7 bulan dikurangi masa penahanan juga menetapkan terdakwa tetap berada di dalam tahanan,” kata ketua majelis Mochamad Fatkur Rochman. 

Vonis penjara lebih ringan 5 bulan dari tuntutan jaksa penuntut berdasarkan fakta yuridis yang terungkap selama persidangan. Selain itu, majelis juga mempertimbangkan perbuatan  yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa. Pertimbangan yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa telah menimbulkan keresahan di masyarakat dan perbuatan terdakwa bertentangan dengan norma-norma yang ada pada masyarakat. 

Sedangkan, pertimbangan yang meringankan adalah terdakwa koorporatif selama persidangan, terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Seperti diberitakan pernikahan manusia dengan kambing ini dilakukan pada Minggu, 5 Juni 2022. Pernikahan nyeleneh dilakukan di Pesanggrahan Kramat milik Nur Hudi Didin Arianto di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Pernikahan dengan mahar Rp 22 ribu menggunakan prosesi Islam. 

Ada empat yang terlibat dalam perkara ini. Nur Hudi Didin Arianto sebagai pemilik Pesanggrahan.  Terdakwa Syaiful Arif selaku pengantin pria dan Sutirsno alias Krisna yang berperan sebagai penghulu didakwa dengan pasal 156a Jo pasal 55 Ayat (1) ke1 KUHP. 

Keduanya didakwa telah melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Sedangkan terdakwa Saiful Fuad selalu pembuat konten, pemilik konten tiktok Sangar Cipta Alam yang mengaplod peristiwa sakral pernikahan manusia dengan kambing itu didakwa oleh JPU dengan Pasal 45 A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (yad)

Nur Hudi Didin Arianto Terbukti Menistakan Agama, Hakim Jatuhi Hukuman 7 Bulan Penjara Selengkapnya

Raden Achmad Nur Rizky Jabat Kasi Intel, Kajari Gresik: Segera Konsolidasi Internal Wujudkan Visi Misi Kejagung

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik kembali bergerak pada Selasa, 21 Februari 2023. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana melantik dan mengambil sumpah jabatan (Sertijab) Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Gresik Deni Niswansyah kepada Raden Achmad Nur Rizky di Aula Nawasena Adhyaksa Kantor Kejari Gresik.

Sertijab berlangsung khidmat. Deni Niswansyah menempati posisi baru sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sukabumi, Jawa Barat. Sedangkan, Rizki sebelumnya menjabat sebagai Kasi Perdata dan Tata Usaha (Datun) Kejari Kerawang.

Kajari Gresik Nana Riana mengatakan bahwa untuk Kasi Intel yang baru agar segera melakukan konsolidasi internal dibidang intelijen. “Selamat datang untuk Raden Achmad Nur Rizky sebagai Kasi Intel Kejari Gresik. Kami berharap agar segera bisa menyusaikan dengan bidang lain untuk mewujudkan visi dan misi dari Kejaksan Agung,” tegasnya.

Ditambahkannya, untuk pekerjaan intelijen yang baik agar dipertahankan dan ditingkatkan. Sedangkan jika ada yang kurang segera diperbaiki. “Ucapan terimakasih untuk pak Deni Niswansyah yang sudah bekerja selama ini dibidang intelijen. Semoga dengan tugas yang baru sebagai Kasipidsus di Kabupaten Sukabumi dapat bekerja dengan baik dan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizki mengatakan akan melanjutkan program yang selama ini dijalankan oleh koleganya itu. “Pekerjaan yang kurang baik akan kita perbaiki dan kita tingkatkan. Untuk program yang masih berjalan akan diteruskan,” jelasnya. (yad)

Raden Achmad Nur Rizky Jabat Kasi Intel, Kajari Gresik: Segera Konsolidasi Internal Wujudkan Visi Misi Kejagung Selengkapnya

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak

GRESIK,1minute.id – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunanan (Musrenbang) Anak. Musrenbang mengangkat tema “Meraih Cita, Meraih Asa, Bersama Komunitas Anak Gresik Ceria’, kegiatan Ngobrol bareng ini diikuti oleh puluhan perwakilan anak dari beberapa sekolah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Tujuannya, ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk pemenuhan hak-hak anak sehingga bisa mewujudkan Gresik Kota Ramah Anak, Gresik Nyaman bagi semua warga. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Musrenbang untuk mendapatkan masukan pemikiran dari anak-anak.  Masukan iru berharga untuk kebijakan ramah anak di Kabupaten Gresik. 

Musrenbang anak merupakan komitmen nyata Kabupaten Gresik, yang terus berbenah untuk menjadi Kabupaten yang layak untuk anak. “Kami di Pemerintah Kabupaten Gresik harus memperhatikan seluruh kebutuhan anak-anak di Kabupaten Gresik. Sebagai informasi, di Kabupaten Gresik saat ini terdapat kurang lebih 370 ribu anak. Dan saat ini suaranya diwakili oleh anak-anak disini,” ungkap Bu Min, begitu Wabup kerap disapa pada Senin, 20 Februari 2023.

Oleh karenanya, Bu Min berharap hasil dari Musrenbang anak harus bisa merepresentasikan apa yang menjadi harapan anak-anak di Gresik. Selain itu, Wabup berlatar pendidik itu,  juga mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak hanya menuntut haknya saja, melainkan juga memenuhi apa yang sudah menjadi kewajibannya.

Kepada jajaran OPD di Kabupaten Gresik, Bu Min menegaskan kebijakan kabupaten layak anak merupakan prioritas yang wajib menjadi perhatian dalam menyusun program dan kegiatan dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Harapan besar kita adalah semua anak di Kabupaten Gresik mendapatkan layanan yang baik serta terpenuhi semua haknya. Bersama dengan anak-anak, bagaimana membuat kabupaten kita ini menjadi tempat yang nyaman bagi semua,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik dr. Titik Ernawati mengatakan bahwa hasil dari Musrenbang anak  menjadi usulan rencana program pemenuhan dan juga sebagai masukan prioritas pemenuhan hak anak di Kabupaten Gresik.

Kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Bu Min dalam Musrenbang anak, tidak dilewatkan begitu saja oleh anak-anak yang hadir. Dalam sesi diskusi, tidak henti-hentinya anak anak menyampaikan berbagai masukan dan kejadian di lapangan. Mulai dari masalah bullying , sekolah dan tempat ramah anak, masalah edukasi seksual, hingga keberpihakan pada kelompok inklusi tidak lepas dari sorotan. (yad)

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak Selengkapnya