GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dan Pejabat utama (PJU) Polres dan Jajaran Kapolsek Polres Gresik menjalani tes urine. Tes urine ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri pada Kamis, 25 Agustus 2022.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyampaikan, tes urine menjadi atensi dari pimpinan dalam menjaga institusi Polri termasuk pengawasan internal untuk mencapai anggota zero dari narkoba.
“Tujuannya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri dari Kapolres,PJU Kapolsek jajaran maupun anggota Polri,” tegasnya. Pendisiplinan anggota secara rutin akan terus dilakukan di internal Polres Gresik.
“Sebelum mendisiplinkan masyarakat, maka kita wajib mendisiplinkan internal kami,” tegasnya lagi. Bagaimana hasilnya?
Kasi Dokkes Polres Gresik Ipda Sugito Gresik menjelaskan hasil tes urine Kapolres Gresik, PJU dan Kapolsek jajaran didapati negatif narkoba. “Personel yang menjalani tes urine dan hasilnya semuanya negatif penyalahgunaan narkoba,”kata Sugito.
Sementara itu, Kasi Propam Iptu Sholikan menjelaskan, tes urine diselenggarakan sebagai bagian dari pelaksanaan Gaktibplin atau Operasi Penegakkan, Ketertiban dan Disiplin. (yad)
GRESIK,1minute.id – Peredaran narkoba di Gresik semakin me mengkhawatirkan. Dalam sebulan ada puluhan tersangka yang diringkus aparat. Terbaru, Satreskoba Polres Gresik mengamankan 25 tersangka dengan barang bukti (barbuk) sabu-sabu 25 gram lebih. Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik menggagalkan peredaran ganja seberat 3 kilogram.
Ganja senilai Rp 42 juta itu berasal dari Sumatera dikirim melalui ekspedisi tujuan Gresik tepatnya di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Roby Adyaksa, 29, warga Tambaksari, Surabaya mengambil 3 kilogram ganja secara ranjau di Jalan Raya Petiyin, Desa Petiyin Tunggal, Kecamatan Dukun.
Belum sempat diecer, Roby diringkus tim Berantas BNNK Gresik. Menurut Kepala BNNK Gresik AKBP Kartono, ganja itu bila dilinting bisa dikonsumsi ribuan orang. “Penangkapan tersangka, kami bisa selamatkan 32 ribu,”kata Kartono.
Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik M Hamdan Saragih telah memusnahkan sabu-sabu dengan berat 455,717 gram yang berasal dari 79 Perkara senilai Rp 546,86 juta ; Ganja dengan berat 81,09 gram yang berasal dari 3 perkara senilai Rp.81,09 juta ; narkotika jenis tembakau sintetis seberat 18,91 gram berasal dari 2 perkara senilai Rp. 378.200, Pil Double LL sebanyak 83.560 butir yang berasal dari 4 perkara senilai Rp.250,68 juta. Total kurang lebih Rp 900 juta.
“Barang bukti yang kami musnahkan ini telah memiliki kekuatan hukum tetap,”kata Kajari M Hamdan Saragih saat melakukan pemusnahan barbuk di kantor Kejari Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022. Namun, Hamdan mengaku prihatin. Sebab, penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Ia pun berencana membangun rumah rehabilitasi bagi pecandu narkoba.
Rumah rehabilitasi itu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. “Doakan bulan depan rumah rehabilitasi pencandu narkoba bisa beroperasi,”kata Hamdan.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, rumah rehabilitasi para pencandu narkoba berada di RSUD Ibnu Sina Gresik. Rumah sakit milik Pemkab Gresik. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan Gresik. Dalam waktu dekat bisa beroperasi,”kata Washil usai menghadiri pers rilis di kantor BNNK Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022.
Washil mengaku prihatin peredaran gelap narkoba di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sebab, para bandar atau pengedar telah menggeser penyebaran ke Gresik Utara yang selama ini dikenal religius karena banyak pondok pesantren (Ponpes).
Indikatornya, adalah pengiriman ganja seberat 3 kilogram di Kecamatan Dukun yang bisa digagalkan oleh BNNK Gresik. “Sebelumnya, sasaran peredaran di Gresik Selatan yang berdekatan dengan Surabaya,”kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Gresik itu. (yad)
GRESIK,1minute.id– Tim penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik menetapkan Rusdiyanto sebagai tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) pada Rabu, 24 Agustus 2022. Rusdiyanto ada Kepala Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Audit Inspektorat Pemkab Gresik menemukan adanya indikasi kerugian negara Rp 270 juta. Kerugian negara ratusan juta selama 3 tahun. Periode 2016, 2017 dan 2018. Bagaimana reaksi Rusdiyanto?
Rusdiyanto ketika dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan pemberitahuan terkait penetapan status sebagai tersangka. “Penetapan jam berapa,”tanya Rusdiyanto ketika dikonfirmasi melalui selulernya pada Rabu malam, 24 Agustus 2022. Namun, Rusdi-panggilan-Rusdiyanto mengaku pasrah terkait perkara yang sedang membelitnya.
Sebab, jabatan kepala desa adalah jabatan politis. “Kades itu jabatan politis,”katanya tanpa menjelaskan detailnya. Selain itu, Rusdi juga belum memiliki rencana menunjuk pengacara mendampingi dalam proses penyidikan hingga persidangan nanti. “Saya belum tahu,”katanya.
Seperti diberitakan Kejari Gresik menaikkan status Rusdiyanto dari saksi menjadi tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. ADD periode 2016, 2017 dan 2018. Penetapan tersangka berdasarkan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik No. PRINT 03/M.5.27/FD.2/08/2022 tanggal 24 Agustus 2022. “Tersangka penyalahgunaan anggaran desa periode 2016 sampai 2018,”kata Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah kepada wartawan pada Rabu, 24 Agustus 2022.
“Tersangka berinisis R. Kades Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik,”imbuhnya. Penyelidikan dugaan korupsi penyalagunaan anggaran Dana desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dilakukan awal Januari 2022. Korp Adhyaksa menerima laporan dari masyarakat adanya dugaan penyelewengan ADD selama 3 tahun. Periode 2016, 2017 dan 2018.
Sejumlah orang telah dimintai keterangan. Kejaksaan juga melakukan cek lokasi pekerjaan yang ada di desa tersebut. Hasil penyelidikan dan pengecekan pekerjaan ada indikasi kuat ada penyelewengan anggaran. Kejaksaan kemudian meminta inspektorat melakukan audit. Pada Juni 2022, hasil audit selesai.
Audit Inpektorat Pemkab Gresik didapatkan bahwa selama kurun 3 tahun, ada kerugian negara dari pengelolahan ADD sebesar Rp. 270 juta. (yad)
GRESIK,1minute.id– Kejaksaan Negeri Gresik menetapkan Rusdiyanto sebagai tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Penetapan tersangka Kepala Desa Roomo itu setelah tim penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik mengantongi dua atau lebih alat bukti penyalahgunaan ADD periode 2016 sampai 2018.
Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda mengatakan tim penyidik telah mengantongi dua alat bukti yang cukup dan sah dan telah menetapkan Kepala Desa Roomo berinisial R sebagai tersangka. “Tersangka berinisis R itu Kepala Desa Roomo. Kepala desa aktif,”tegas Alifin N Wanda didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah di Kantor Kejari Gresik pada Rabu, 24 Agustus 2022.
Peningkatan status Rusdiyanto dari saksi menjadi tersangka itu berdasarkan surat penetapan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik No. PRINT 03/M.5.27/FD.2/08/2022 tanggal 24 Agustus 2022. “Tersangka penyalahgunaan anggaran desa periode 2016 sampai 2018,”kata Alifin.
Selanjutnya, tim penyidik Pidsus Kejari Gresik segera menyusun surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) untuk dikirimkan kepada jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik dan keluarga tersangka. “Selanjutnya, pekan depan dilakukan pemanggilan untuk pemeriksaan sebagai tersangka,”tegasnya.
Seperti diberitakan, penyelidikan dugaan korupsi penyalagunaan anggaran Dana desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dilakukan awal Januari 2022. Korp Adhyaksa menerima laporan dari masyarakat adanya dugaan penyelewengan ADD selama 3 tahun. Periode 2016, 2017 dan 2018.
Sejumlah orang telah dimintai keterangan. Kejaksaan juga melakukan cek lokasi pekerjaan yang ada di desa tersebut. Hasil penyelidikan dan pengecekan pekerjaan ada indikasi kuat ada penyelewengan anggaran. Kejaksaan kemudian meminta inspektorat melakukan audit. Pada Juni 2022, hasil audit selesai.
Audit Inpektorat Pemkab Gresik didapatkan bahwa selama kurun 3 tahun, ada kerugian negara dari pengelolahan ADD sebesar Rp. 270 juta. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ternyata judi online ada di wilayah hukum Polres Gresik. Buktinya, ada tiga tersangka di giring ke hotel prodeo Polres Gresik. Tiga tersangka judi online itu diantaranya Dwi Angga Purwanta. Pemuda 29 tahun itu diringkus saat berjudi di salah satu konter handphone berada di Jalan Pahlawan, Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Aziz menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk perjudian di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Saat ini ada tiga tersangka judi online yang kami amankan,”kata AKBP Mochamad Nur Azis di Mapolres Gresik pada Rabu, 24 Agustus 2022. Nur Aziz didampingi Kasatreskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno dan Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro.
Dari tiga tersangka itu, barang bukti (barbuk) yang disita berupa tiga smarphone dan kartu Anjungan tunai mandiri (ATM).
Modus operandi, jelas mantan Kapolres Ponorogo itu, tersangka melakukan deposit dengan mentransfer melalui ATM. Selanjutnya, mereka main 303-istilah lain-judi menggunakan smarphone. Pemberantasan segala bentuk perjudian menjadi atensi kepolisian. Alumnus Akpol 2002 itu menegaskan akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku termasuk beking judi.
“Termasuk para bekingnya akan kami tindak sesuai SOP (standar operasi prosedur) yang ada,”tegasnya. Ia pun meminta kepada masyarakat yang mengetahui ada perjudian untuk melaporkan ke Polres Gresik. Selain itu, pihaknya akan melakukan patroli siber dan patroli darat dengan mengintensifkan anggota Bhayangkara Pembina Desa (Bhabinsa) untuk memberantas perjudian di Gresik.
Kedepannya, pihaknya akan melakukan sosialisasi untuk melakukan pencegahan prilaku yang melanggar hukum itu. Sosialisasi bisa dilakukan melalui lembaga pendidikan dan lainnya. “Kita utamakan pencegahan dulu. Selanjutnya, dilakukan penindakan. Semua itu bertujuan menjaga kondisivitas kamtibmas di Gresik,”ujar Nur Azis.
Selain merilis hasil ungkap kasus judi, Polres Gresik juga merilis hasil ungkap penyalahgunaan narkoba dan pencurian dengan pemberatan (curat). Untuk kasus curat Satreskrim menangkap tiga orang tersangka. Mereka pelaku pencurian handphone dan dompet.
Sedangkan, perkara narkoba yang diungkap Satreskoba Polres Gresik dibawa komando AKP Tatak Sutrisno mengamankan 32 tersangka. Rincianya, 18 tersangka dibekuk Satreskoba Polres Gresik dan 14 tersangka diamankan Polsek jajaran Polres Gresik. Barang bukti (barbuk) yang disita berupa sabu-sabu 35,15 gram dan pil koplo 317 butir. (yad)
GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan pembuatan kue untuk ibu rumah tangga di lima desa/kelurahan di Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Sidorukun, Kramatinggil, Kelurahan Sidomoro, Singosari dan Gending.
Kegiatan itu diikuti 100 ibu rumah tangga ini merupakan upaya dari SIG untuk meningkatkan keahlian dalam pembuatan kue serta upaya membuka peluang usaha guna menambah penghasilan keluarga.
Pelatihan digelar secara bertahap sejak 10 Agustus sampai 7 September 2022 di masing-masing kantor kelurahan dan desa. Pelatihan menghadirkan trainer dari Eva Cake and Bakery Gresik. Pelatihan yang diberikan diantaranya teori dasar membuat kue serta praktik pembuatan aneka cake seperti kue brownies, spikoe, lapis surabaya, roti roll, serta donat. Selain itu, SIG juga memberikan bantuan 100 oven dan mixer kepada para peserta senilai Rp 300 juta.
General Manager of CSR SIG Edy Saraya menjelaskan, program pemberdayaan ini selaras dengan tema hari Kemerdekaan Republik Indonesia yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Pelatihan ini digelar dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui pengembangan usaha mikro.
“Perusahaan berharap ibu rumah tangga yang selama ini terimbas Covid-19 dapat bangkit bahkan lebih kuat, karena mereka memiliki harapan baru yakni memiliki usaha produksi kue,”ujar Edy Saraya.
Menurut Edy Saraya, Perusahaan memberikan bantuan oven dan mixer agar peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini. “SIG akan terus mendampingi usaha ibu rumah tangga ini ketika nantinya usaha mereka berkembang, dengan memberikan pelatihan pengemasan, pemasaran menggunakan platform digital dan memfasilitasi kepengurusan sertifikat halal dan BPOM bagi produknya,”kata Edy Saraya.
Sementara itu Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Gresik Fransiska Dyah Ayu mengapresiasi dan berterima kasih kapada SIG yang telah telah membantu pemerintah daerah. “Kabupaten Gresik memiliki sekitar 61 ribu UMKM, dan bisa muncul potensi UMKM baru dari ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini,”ujarnya.
Siska-sapaan akrab-Fransiska Dyah Ayu berharap sinergi pemerintah daerah dan SIG dapat berlanjut karena beberapa daerah di Gresik memiliki potensi ekonomi yang besar seperti potensi perikanan di pulau Bawean yang belum tersentuh. ”Kami berharap mereka dapat mendapat kesempatan yang sama agar dapat berkembang dan sejahtera,”katanya.
Sunarti, salah satu peserta antusias mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh SIG itu. Menurut ibu rumah tangga asal Desa Sidorukun Gresik itu pelatihan ini menjadi pengalaman berharga baginya. “Semoga nantinya selepas dari pelatihan, berbekal alat yang diberikan, kami bisa mempraktikkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha agar bisa menambah penghasilan keluarga,”ujar Sunarti. (yad)
GRESIK,1minute.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik mengamankan Roby Adyaksa di Jalan Raya Petiyin, Desa Petiyin Tunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Dari tangan residivis beruia 35 tahun asal Tambaksari, Surabaya, aparat mengamankan barang bukti (barbuk) 3 kilogram ganja.
Ganja dikemas dalam tiga paket yang dibungkus kertas warna coklat. Penyidik BNNK Gresik masih melakukan pengembangan perkara pengiriman paket ganja senilai Rp 42 juta itu.
Informasi yang dihimpun penyelisikan dilakukan oleh petugas BNNK Gresik sejak Rabu, 17 Agustus 2022. Petugas mendapatkan informasi ada pengiriman paket yang diduga berisi ganja kering dari Sumatera. Petugas terus melakukan pemantau. Paket mencurigakan itu “mampir” sebentar ke Jakarta.
Pada Jumat, 19 Agustus 2022, tim Berantas BNNK Gresik terus melakukan pemantaun barang tersebut. Sekitar pukul 15.20 WIB paket sudah masuk ke Gresik tepatnya di JalanRayaPetiyin, Desa PetiyinTunggal, Kecamatan Dukun. Namun, belum teridentifikasi penerima barang haram itu. Selama 2 jam petugas menyanggong di lokasi dan muncul seorang pemuda -belakangkan diketahui-Roby Adyaksa.
“Pemuda itu lalu kami serap. Paket kami buka berisi ganja. Beratnya 3 kilogram,”ujar Kepala BNNK Gresik AKBP Kartono dalam Pers Release di kantor BNNK Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022. Hadir dalam rilis hasil ungkap itu Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno, Kepala Kesbangpol Gresik Nanang Setiawan dan Kasat Pol PP Gresik Suprapto.
Dalam pemeriksaan tersangka Roby mengaku disuruh seseorang berinisial Tn, narapidana. “Tersangka Roby ini, juga seorang residivis,” imbuhnya. “Penangkapan tersangka ini, Kami bisa selamatkan 30 ribu warga Gresik,”ujar Kartono. Ia menjlentrehkan, 1 kilogram bisa dinikmati 10 ribu orang karena dilinting. “Daya halusinasi ganja luar biasa, bisa menyerang otak. Yang mengonsumsi bisa kopler,”tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengapresiasi kinerja BNNK Gresik itu. Apresiasi kepada BNNK Gresik bisa menyelamatkan ribuan orang terhindar penyalahgunaan narkoba.
PENGEDAR GANJA: Roby Adyaksa tersangka kepemilikan 3 kilogram ganja kering yang diamankan Tim Berantas BNNK Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
“Saya berharap BNNK visa lebih mengungkapkan masif,”katanya. Namun, suara Qodir tiba-tiba lirih. Ia mengaku merinding melihat barang bukti (Barbuk) ganja kering yang disita Tim Berantas BNNK Gresik itu. Ia mengaku prihatin sekaligus sedih. “Prihatin dan sedih hati ini,”kata Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.
Prihatin dan sedih, lanjutnya, karena ganja kering itu bisa masuk dan akan diedarkan di Gresik yang dikenal sebagai Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sasaran edarnya di Gresik Utara yang selama ini dikenal religius. “Saya berharap kedepannya ada edukasi bahaya narkoba. BNNK juga harus memilah mana pengguna (korban),”harap Qodir.
Sementara itu, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan instansi lain untuk melakukan peredaran narkoba di Kota Gresik ini. Sebab, saat ini peredaran narkoba telah bergeser dari Gresik Selatan yang berdekatan dengan Surabaya ke Gresik Utara.
“Kita berharap nantinya ada konsep pencegahan dan penindakan. Untuk pengobatan rehabilitasi korban narkoba Saya sudah berkoordinasi dengan RSUD Ibnu Sina Gresik dan Dinkes,”katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri Gresik kembali memusnahkan barang bukti (barbuk) tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atawa inkrah pada Selasa, 23 Agustus 2022. Barbuk yang dimusnahkan diantaranya sabu-sabu dengan berat 455,717 gram yang berasal dari 79 Perkara senilai Rp 546.860.400. Ganja dengan berat 81,09 gram yang berasal dari 3 perkara senilai Rp.81.090.000.
Berikutnya, narkotika jenis tembakau sintetis seberat 18,91 gram berasal dari 2 perkara senilai Rp.378.200, Pil Double LL sebanyak 83.560 butir yang berasal dari 4 perkara senilai Rp.250.680.000. Selanjutnya, handphone sebanyak 69 buah, yang berasal dari 64 perkara, Uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak 99 lembar dan uang pecahan Rp.50.000 sebanyak 376 lembar, yang berasal dan 1 perkara serta senjata tajam sebanyak 5 buah, yang berasal dan 5 perkara dan kamu tradisional sebanyak 3.558 botol, yang berasal dari 1 perkara.
Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.
“Barang bukti yang kami musnahkan ini telah memiliki kekuatan hukum tetap,”kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik M Hamdan Saragih di kantor Kejari Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022.
Barbuk yang dimusnahkan dengan berbagai cara. Untuk sabu-sabu dan pil koplo dimusnahkan dengan cara di blender. Barbuk itu sebelumnya dicampur dengan obat pembersih lantai kemudian ditanam ke tanah. Sedangkan, minuman keras (miras) dimusnahkan dengan cara di gilas dengan wales stome (alat berat pemadatan tanah). Kemudian, handphone dimusnahkan menggunakan hammer (palu). Untuk uang palsu dan lain-lain dimusnahkan dengan cara dibakar.
Pemusnahan barbuk periode Januari-Agustus 2022 diikuti oleh KBO Satreskoba Polres Gresik Iptu Suhari, Kasat Pol PP Gresik Suprapto dan Kabag Hukum Pemkab Gresik Prayogo. Kajari mengungkapkan, barbuk yang dimusnahkan cenderung meningkat. Terutama baru narkoba. “Untuk kasus narkoba, ada cenderung meningkat,”tegas Kajari Hamdan. Total barbuk yang dimusnahkan bila diuangkan nyaris Rp 900 juta tepatnya Rp 897.008.600. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani optimistis program Food Estate (Lumbung Pangan) basis Mangga bisa mendongkrak ekonomi petani mangga di Pantai Utara (Pantura) Gresik.
Food estate seluas seribu hektar tersebar di empat kecamatan yakni Panceng Ujungpangkah, Sidayu dan Dukun ini diestimasikan bisa menghasilkan 2 ribu kuintal pertahunnya. Program Food estate basis mangga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih atas perhatian yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo. Bupati berusia 37 tahun itu optimistis food estate tersebut bisa mendongkrak produksi mangga di Kabupaten Gresik guna memenuhi kebutuhan nasional maupun ekspor.
“Ini merupakan sebuah ekosistem pertanian modern yang mempunyai manfaat luar biasa kepada para petani guna meningkatkan hasil pertaniannya. Terwujudnya Food Estate ini juga merupakan hasil dari kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta serta peran serta masyarakat yang hari ini hasilnya bisa dirasakan bersama,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Komoditas utama yang dikembangkan dalam Food Estate Gresik ini adalah berbasis mangga dan dipadukan tumpang sari dengan tanaman lain seperti jagung, jeruk nipis, dan tanaman semusim lainnya. Sehingga petani tetap bisa panen selagi menunggu tanaman mangganya berbuah. “Dengan food estate ini, diperkirakan akan ada peningkatan pendapatan petani dari yang sebelumnya berpenghasilan Rp 25 juta/ha menjadi Rp 75 juta/ha,”terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kepada wartawan usai kunjungan Presiden Joko Widodo pada Senin, 22 Agustus 2022.
Mangga Gresik bisa membuat lidah bergoyang. Karena uenak seru. Kelezatan mangga Gresik telah menembus pasar ekspor. Ia menyebut mangga Sultan. Mangga yang dikembangkan oleh Nastain, petani mangga asal Sidayu, Kabupaten Gresik. Keberhasilan Nastain menembus pasar ekspor tujuan Singapore, Malaysia, Jepang dan Tiongkok itu jenis Sultan, diantaranya.
UENAK SERU : Presiden Joko Widodo mencicipi mangga di Food Estate di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)
“Keberhasilan mangga Sultan ini merupakan hasil manis dari kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai dalam mendorong masyarakat untuk berani ekspor,”katanya.
Masih menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, mangga dari Kabupaten Gresik ini istimewa. Salah satunya karena karakteristik tanah yang membuat mangga asal Kabupaten Gresik ini cenderung tidak berair, sangat manis dan lezat. “Pak Presiden ( Presiden Joko Widodo) tadi sudah mencicipi dan beliau sangat suka,”terangnya.
“Mudah-mudahan dengan diresmikannya _food estate_ dan program taksi alsintan ini, perkebunan dan pertanian di Kabupaten Gresik jaya dan masyarakat petani Kabupaten Gresik makmur,” ungkap Bupati Yani.
Seperti diberitakan, Presiden Jokowi meluncurkan Program Lumbung Pangan (Food Estate) berbasis mangga di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022. Dalam kunjungan kerja itu, suami Iriana itu menyempatkan menanam dan mencicipi kelezatan mangga Gresik itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo meluncurkan Program Lumbung pangan (Food Estate) berbasis mangga di Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.
Lumbung pangan yang kelima di Indonesia ini miliki luas kurang lebih seribu hektare tersebar di empat kecamatan yakni Panceng seluas 400 ha ; Dukun (200 ha) ; Ujungpangkah (150 ha) dan Sidayu (250 ha). Bila program Food Estate ini berhasil panen mangga kualitas ekspor bisa di panen sepanjang tahun. Selama ini, mangga hanya bisa panen 3 bulan. Potensi menjadi pengungkit perekonomian petani di wilayah pantai utara (Pantura) Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.
Presiden Jokowi bersama ibu negara, Iriana didampingi Menteri Kabinet Indonesia Maju tiba di food estate sekitar pukul 09.00 WIB. Menteri yang mendamping mantan Wali Kota Surakarta itu, diantaranya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Mereka disambut oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Presiden Jokowi berharap lumbung pangan seluas seribu hektare tersebut dapat terintegrasi dengan sejumlah infrastruktur pendukung yang telah dibangun oleh pemerintah. “Kita harapkan ini food estate ini ada yang milik rakyat, ada yang milik swasta dan kita ingin itu terintegrasi dengan embung yang dibangun di sini, ada embungnya, ada food estatenya, jadi masyarakat bisa dapat, swasta juga bisa bergerak,”ujar Presiden Jokowi .
SAMBUT PRESIDEN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja peluncuran Food Estate di Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)
Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap lumbung pangan berbasis mangga tersebut dapat menghasilkan produksi mangga tidak hanya untuk keperluan di dalam negeri. Juga keperluan ekspor. Seperti Timur Tengah, Tiongkok, Jepang, hingga Eropa. Lumbung pangan berbasis mangga tersebut akan turut dikembangkan di sejumlah daerah di Tanah Air.
“Nanti tidak hanya di Kabupaten Gresik tapi juga di kabupaten lain yang kira-kira memiliki kondisi lahan marginal yang cocok untuk mangga,”kata Presiden Jokowi.
Presiden menilai lumbung pangan berbasis mangga di Kabupaten Gresik ini sudah tertata dengan baik. Meskipun begitu, Presiden berharap adanya pendampingan kontrol kualitas guna memastikan kualitas produk sesuai dengan standar yang ditetapkan para pembeli.
“Saya senang kelihatan yang sudah tertanam disini manajemennya sangat baik dan kita harapkan nanti juga ada pendampingan QC (quality contol) dari buyer sehingga level kualitasnya akan naik,”ucapnya.
Direktur Utama PT Galasari Gunung Sejahtera Didik Pribadi menambahkan, food estate mangga akan membantu petani. Mulai dari menanam mangga yang baik, pembibitan, pemupukan dan paska panen. “Sehingga terintegrasi apa yang dimau di pasar,”ucap Didik.
Para petani, tambah Didik, mendapatkan pelatihan satu pohon mangga bisa 3 sampai 4 varitas. “Sepanjang tahun bisa berbuah. Jika biasanya hanya 3 bulan di Gresik. Dengan adanya empat varietas nanti akan berbuah hingga 9 bulan. Jadi salama setahun terus panen mangga. Semakin besar luasan setiap bulan ada panen mangga,”katanya dengan semangat.
“Mangga ini, untuk memenuhi pasar domestik dan pasar internasional,”imbuhnya. Mangga Malaba Thailand, mangga Arumanis lokal, mangga Garifta, mangga Nam Dok Mai varietas Thailand. “Kita sebagai offtaker para petani mengajarkam mangga itu bisa diterima pasar. Pasar yang menentukan. Kita memenuhi apa yang pasar butuhkan jenis mangganya, kualitasnya,”tutupnya. (yad)