Tingkatkan Keahlian Pembuatan Kue, SIG Latih Ibu-ibu di 5 Desa Di Gresik, Pulang Dapat Mixer dan Oven 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)  melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan pembuatan kue untuk ibu rumah tangga di lima desa/kelurahan di Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Sidorukun, Kramatinggil, Kelurahan Sidomoro, Singosari dan Gending. 

Kegiatan itu diikuti 100 ibu rumah tangga ini merupakan upaya dari SIG untuk meningkatkan keahlian dalam pembuatan kue serta upaya membuka peluang usaha guna menambah penghasilan keluarga.

Pelatihan digelar secara bertahap sejak 10 Agustus sampai 7 September 2022 di masing-masing kantor kelurahan dan desa. Pelatihan menghadirkan trainer dari Eva Cake and Bakery Gresik. Pelatihan yang diberikan diantaranya teori dasar membuat kue serta praktik pembuatan aneka cake seperti kue brownies, spikoe, lapis surabaya, roti roll, serta donat. Selain itu, SIG juga memberikan bantuan 100 oven dan mixer kepada para peserta senilai Rp 300 juta.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya menjelaskan, program pemberdayaan ini selaras dengan tema hari Kemerdekaan Republik Indonesia yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Pelatihan ini digelar dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui pengembangan usaha mikro.

“Perusahaan berharap ibu rumah tangga yang selama ini terimbas Covid-19 dapat bangkit bahkan lebih kuat, karena mereka memiliki harapan baru yakni memiliki usaha produksi kue,”ujar Edy Saraya.

Menurut Edy Saraya, Perusahaan memberikan bantuan oven dan mixer agar peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini. “SIG akan terus mendampingi usaha ibu rumah tangga ini ketika nantinya usaha mereka berkembang, dengan memberikan pelatihan pengemasan, pemasaran menggunakan platform digital dan memfasilitasi kepengurusan sertifikat halal dan BPOM bagi produknya,”kata Edy Saraya.

Sementara itu Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Gresik Fransiska Dyah Ayu mengapresiasi dan berterima kasih kapada SIG yang telah telah membantu pemerintah daerah. “Kabupaten Gresik memiliki sekitar 61 ribu UMKM, dan bisa muncul potensi UMKM baru dari ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini,”ujarnya.

Siska-sapaan akrab-Fransiska Dyah Ayu berharap sinergi pemerintah daerah dan SIG dapat berlanjut karena beberapa daerah di Gresik memiliki potensi ekonomi yang besar seperti potensi perikanan di pulau Bawean yang belum tersentuh. ”Kami berharap mereka dapat mendapat kesempatan yang sama agar dapat berkembang dan sejahtera,”katanya. 

Sunarti, salah satu peserta antusias mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh SIG itu. Menurut ibu rumah tangga asal Desa Sidorukun Gresik itu pelatihan ini menjadi pengalaman berharga baginya. “Semoga nantinya selepas dari pelatihan, berbekal alat yang diberikan, kami bisa mempraktikkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha agar bisa menambah penghasilan keluarga,”ujar Sunarti. (yad)

Tingkatkan Keahlian Pembuatan Kue, SIG Latih Ibu-ibu di 5 Desa Di Gresik, Pulang Dapat Mixer dan Oven  Selengkapnya

BNNK Gresik Tangkap Pengedar Ganja, Sita 3 Kilogram, Selamatkan 30 Ribu Warga Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik mengamankan Roby Adyaksa di Jalan Raya Petiyin, Desa Petiyin Tunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Dari tangan residivis beruia 35 tahun asal Tambaksari, Surabaya, aparat mengamankan barang bukti (barbuk) 3 kilogram ganja.

Ganja dikemas dalam tiga paket yang dibungkus kertas warna coklat. Penyidik BNNK Gresik masih melakukan pengembangan perkara pengiriman paket ganja senilai Rp 42 juta itu. 

Informasi yang dihimpun penyelisikan dilakukan oleh petugas BNNK Gresik sejak Rabu, 17 Agustus 2022. Petugas mendapatkan informasi ada pengiriman paket yang diduga berisi ganja kering dari Sumatera. Petugas terus melakukan pemantau. Paket mencurigakan itu “mampir” sebentar ke Jakarta. 

Pada Jumat, 19 Agustus 2022, tim Berantas BNNK Gresik terus melakukan pemantaun barang tersebut. Sekitar pukul 15.20 WIB paket sudah masuk ke Gresik tepatnya di JalanRayaPetiyin, Desa PetiyinTunggal, Kecamatan Dukun. Namun, belum teridentifikasi penerima barang haram itu. Selama 2 jam petugas menyanggong di lokasi dan muncul seorang pemuda -belakangkan diketahui-Roby Adyaksa. 

“Pemuda itu lalu kami serap. Paket kami buka berisi ganja. Beratnya 3 kilogram,”ujar Kepala BNNK Gresik AKBP Kartono dalam Pers Release di kantor BNNK Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022. Hadir dalam rilis hasil ungkap itu Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno, Kepala Kesbangpol Gresik Nanang Setiawan dan Kasat Pol PP Gresik Suprapto. 

Dalam pemeriksaan tersangka Roby mengaku disuruh seseorang berinisial Tn, narapidana. “Tersangka Roby ini, juga seorang residivis,” imbuhnya. “Penangkapan tersangka ini, Kami bisa selamatkan 30 ribu warga Gresik,”ujar Kartono. Ia menjlentrehkan, 1 kilogram bisa dinikmati 10 ribu orang karena dilinting.  “Daya halusinasi ganja luar biasa, bisa menyerang otak. Yang mengonsumsi bisa kopler,”tegasnya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengapresiasi kinerja BNNK Gresik itu. Apresiasi kepada BNNK Gresik bisa menyelamatkan ribuan orang terhindar penyalahgunaan narkoba.

PENGEDAR GANJA: Roby Adyaksa tersangka kepemilikan 3 kilogram ganja kering yang diamankan Tim Berantas BNNK Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Saya berharap BNNK visa lebih mengungkapkan masif,”katanya. Namun, suara Qodir tiba-tiba lirih. Ia mengaku merinding melihat barang bukti (Barbuk) ganja kering yang disita Tim Berantas BNNK Gresik itu. Ia mengaku prihatin sekaligus sedih. “Prihatin dan sedih hati ini,”kata Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Prihatin dan sedih, lanjutnya, karena ganja kering itu bisa masuk dan akan diedarkan di Gresik yang dikenal sebagai Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sasaran edarnya di Gresik Utara yang selama ini dikenal religius. “Saya berharap kedepannya ada edukasi bahaya narkoba. BNNK juga harus memilah mana pengguna (korban),”harap Qodir. 

Sementara itu, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan instansi lain untuk melakukan peredaran narkoba di Kota Gresik ini. Sebab, saat ini peredaran narkoba telah bergeser dari Gresik Selatan yang berdekatan dengan Surabaya ke Gresik Utara.

“Kita berharap nantinya ada konsep pencegahan dan penindakan. Untuk pengobatan rehabilitasi korban narkoba Saya sudah berkoordinasi dengan RSUD Ibnu Sina Gresik dan Dinkes,”katanya. (yad)

BNNK Gresik Tangkap Pengedar Ganja, Sita 3 Kilogram, Selamatkan 30 Ribu Warga Gresik  Selengkapnya

Kajari Gresik Musnahkan Barbuk Senilai Rp 900 Juta, Sabu-sabu dan Pil Koplo Dicampur Pembersih Lantai lalu Diblender 

GRESIK,1minute.id –  Kejaksaan Negeri Gresik kembali memusnahkan barang bukti (barbuk) tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atawa inkrah pada Selasa, 23 Agustus 2022. Barbuk yang dimusnahkan diantaranya sabu-sabu dengan berat 455,717 gram  yang berasal dari 79 Perkara senilai Rp 546.860.400. Ganja dengan berat 81,09 gram yang berasal dari 3 perkara senilai Rp.81.090.000.

Berikutnya, narkotika jenis tembakau sintetis seberat 18,91 gram berasal dari 2 perkara senilai Rp.378.200, Pil Double LL sebanyak 83.560 butir yang berasal dari 4 perkara senilai Rp.250.680.000. Selanjutnya, handphone sebanyak 69 buah, yang berasal dari 64 perkara, Uang palsu pecahan Rp 100.000  sebanyak 99 lembar dan uang pecahan Rp.50.000 sebanyak 376 lembar, yang berasal dan 1 perkara serta senjata tajam sebanyak 5 buah, yang berasal dan 5 perkara dan kamu tradisional sebanyak 3.558 botol, yang berasal dari 1 perkara.

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

“Barang bukti yang kami musnahkan ini telah memiliki kekuatan hukum tetap,”kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik M Hamdan Saragih di kantor Kejari Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022.

Barbuk yang dimusnahkan dengan berbagai cara. Untuk sabu-sabu dan pil koplo dimusnahkan dengan cara di blender. Barbuk itu sebelumnya dicampur dengan obat pembersih lantai kemudian ditanam ke tanah. Sedangkan, minuman keras (miras) dimusnahkan dengan cara di gilas dengan wales stome (alat berat pemadatan tanah). Kemudian, handphone dimusnahkan menggunakan hammer (palu). Untuk uang palsu dan lain-lain dimusnahkan dengan cara dibakar. 

Pemusnahan barbuk periode Januari-Agustus 2022 diikuti oleh KBO Satreskoba Polres Gresik Iptu Suhari, Kasat Pol PP Gresik Suprapto dan Kabag Hukum Pemkab Gresik Prayogo. Kajari mengungkapkan, barbuk yang dimusnahkan cenderung meningkat. Terutama baru narkoba. “Untuk kasus narkoba, ada cenderung meningkat,”tegas Kajari Hamdan. Total barbuk yang dimusnahkan bila diuangkan nyaris Rp 900 juta tepatnya Rp 897.008.600. (yad)

Kajari Gresik Musnahkan Barbuk Senilai Rp 900 Juta, Sabu-sabu dan Pil Koplo Dicampur Pembersih Lantai lalu Diblender  Selengkapnya

Mangga di Food Estate Gresik Uenak Seru, Bupati Gresik Optimistis Bisa Dongkrak Pendapatan Petani

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani optimistis program Food Estate (Lumbung Pangan) basis Mangga bisa mendongkrak ekonomi petani mangga di Pantai Utara (Pantura) Gresik. 

Food estate seluas seribu hektar tersebar di empat kecamatan yakni  Panceng Ujungpangkah, Sidayu dan Dukun ini diestimasikan bisa menghasilkan 2 ribu kuintal pertahunnya. Program Food estate basis mangga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengucapkan terima kasih atas perhatian yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo. Bupati berusia 37 tahun itu optimistis food estate tersebut bisa mendongkrak produksi mangga di Kabupaten Gresik guna memenuhi kebutuhan nasional maupun ekspor.

“Ini merupakan sebuah ekosistem pertanian modern yang mempunyai manfaat luar biasa kepada para petani guna meningkatkan hasil pertaniannya. Terwujudnya Food Estate ini juga merupakan hasil dari kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta serta peran serta masyarakat yang hari ini hasilnya bisa dirasakan bersama,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Komoditas utama yang dikembangkan dalam Food Estate Gresik ini adalah berbasis mangga dan dipadukan tumpang sari dengan tanaman lain seperti jagung, jeruk nipis, dan tanaman semusim lainnya. Sehingga petani tetap bisa panen selagi menunggu tanaman mangganya berbuah. “Dengan food estate ini, diperkirakan akan ada peningkatan pendapatan petani dari yang sebelumnya berpenghasilan Rp 25 juta/ha menjadi Rp 75 juta/ha,”terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kepada wartawan usai kunjungan Presiden Joko Widodo pada Senin, 22 Agustus 2022.

Mangga Gresik bisa membuat lidah bergoyang. Karena uenak seru. Kelezatan mangga Gresik telah menembus pasar ekspor. Ia menyebut mangga Sultan. Mangga yang dikembangkan oleh Nastain, petani mangga asal Sidayu, Kabupaten Gresik. Keberhasilan Nastain menembus pasar ekspor tujuan Singapore, Malaysia, Jepang dan Tiongkok  itu  jenis Sultan, diantaranya. 

UENAK SERU : Presiden Joko Widodo mencicipi mangga di Food Estate di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

“Keberhasilan mangga Sultan ini merupakan hasil manis dari kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai dalam mendorong masyarakat untuk berani ekspor,”katanya. 

Masih menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, mangga dari Kabupaten Gresik ini istimewa.  Salah satunya karena karakteristik tanah yang membuat mangga asal Kabupaten Gresik ini cenderung tidak berair, sangat manis dan lezat. “Pak Presiden ( Presiden Joko Widodo) tadi sudah mencicipi dan beliau sangat suka,”terangnya.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya _food estate_ dan program taksi alsintan ini, perkebunan dan pertanian di Kabupaten Gresik jaya dan masyarakat petani Kabupaten Gresik makmur,” ungkap Bupati Yani.

Seperti diberitakan, Presiden Jokowi meluncurkan Program Lumbung Pangan (Food Estate) berbasis mangga di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022. Dalam kunjungan kerja itu, suami Iriana itu menyempatkan menanam dan mencicipi kelezatan mangga Gresik itu. (yad)

Mangga di Food Estate Gresik Uenak Seru, Bupati Gresik Optimistis Bisa Dongkrak Pendapatan Petani Selengkapnya

Presiden Jokowi Luncurkan Program Food Estate Seluas 1000 Hektar, Panen Tanpa Mengenal Musim, Kualitas Ekspor 

GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo meluncurkan Program Lumbung pangan (Food Estate) berbasis mangga di Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.

Lumbung pangan yang kelima di Indonesia ini miliki luas kurang lebih seribu hektare tersebar di empat kecamatan yakni Panceng seluas 400 ha ; Dukun (200 ha) ; Ujungpangkah (150 ha) dan Sidayu (250 ha). Bila program Food Estate ini berhasil panen mangga kualitas ekspor bisa di panen sepanjang tahun. Selama ini, mangga hanya bisa panen 3 bulan. Potensi menjadi pengungkit perekonomian petani di wilayah pantai utara (Pantura) Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Presiden Jokowi bersama ibu negara, Iriana didampingi Menteri Kabinet Indonesia Maju tiba di food estate sekitar pukul 09.00 WIB. Menteri yang mendamping mantan Wali Kota Surakarta itu, diantaranya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Mereka disambut oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Presiden Jokowi  berharap lumbung pangan seluas seribu hektare tersebut dapat terintegrasi dengan sejumlah infrastruktur pendukung yang telah dibangun oleh pemerintah. “Kita harapkan ini food estate ini ada yang milik rakyat, ada yang milik swasta dan kita ingin itu terintegrasi dengan embung yang dibangun di sini, ada embungnya, ada food estatenya, jadi masyarakat bisa dapat, swasta juga bisa bergerak,”ujar Presiden Jokowi .

SAMBUT PRESIDEN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja peluncuran Food Estate di Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap lumbung pangan berbasis mangga tersebut dapat menghasilkan produksi mangga tidak hanya untuk keperluan di dalam negeri. Juga keperluan ekspor. Seperti Timur Tengah, Tiongkok, Jepang, hingga Eropa. Lumbung pangan berbasis mangga tersebut akan turut dikembangkan di sejumlah daerah di Tanah Air.

“Nanti tidak hanya di Kabupaten Gresik tapi juga di kabupaten lain yang kira-kira memiliki kondisi lahan marginal yang cocok untuk mangga,”kata Presiden Jokowi. 

Presiden menilai lumbung pangan berbasis mangga di Kabupaten Gresik ini sudah tertata dengan baik. Meskipun begitu, Presiden berharap adanya pendampingan kontrol kualitas guna memastikan kualitas produk sesuai dengan standar yang ditetapkan para pembeli. 

“Saya senang kelihatan yang sudah tertanam disini manajemennya sangat baik dan kita harapkan nanti juga ada pendampingan QC (quality contol) dari buyer sehingga level kualitasnya akan naik,”ucapnya. 

Direktur Utama PT Galasari Gunung Sejahtera Didik Pribadi menambahkan, food estate mangga akan membantu petani. Mulai dari menanam mangga yang baik, pembibitan, pemupukan dan paska panen. “Sehingga terintegrasi apa yang dimau di pasar,”ucap Didik. 

Para petani, tambah Didik, mendapatkan pelatihan satu pohon mangga bisa 3 sampai 4 varitas. “Sepanjang tahun bisa berbuah. Jika biasanya hanya 3 bulan di Gresik. Dengan adanya empat varietas nanti akan berbuah hingga 9 bulan. Jadi salama setahun terus panen mangga. Semakin besar luasan setiap bulan ada panen mangga,”katanya dengan semangat. 

“Mangga ini, untuk memenuhi pasar domestik dan pasar internasional,”imbuhnya. Mangga Malaba Thailand, mangga Arumanis lokal, mangga Garifta, mangga Nam Dok Mai varietas Thailand. “Kita sebagai offtaker para petani mengajarkam mangga itu bisa diterima pasar. Pasar yang menentukan. Kita memenuhi apa yang pasar butuhkan jenis mangganya, kualitasnya,”tutupnya. (yad)

Presiden Jokowi Luncurkan Program Food Estate Seluas 1000 Hektar, Panen Tanpa Mengenal Musim, Kualitas Ekspor  Selengkapnya

Pelayanan Di PN Gresik Semakin Mudah, Ada Era Terang, E-Court hingga Sidang Online

GRESIK,1minute.id – Mahkamah Agung genap berusia 77 tahun. Pengadilan Negeri / Hubungan Industri Kelas1-A Gresik menggelar tasyakuran di ruang sidang utama kantor PN Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022. Tasyakuran digelar secara sederhana namun tetap khidmat. 

Ketua PN / Peradilan Industrial Kelas 1A Gresik Agus Walujo Tjahjono mengatakan, HUT ke-77 Mahkamah Agung ini mengambil tema “Bersama Bangkit Tegakkan Keadilan”. “Usia yang cukup dewasa,”kata Agus dalam sambutannya. Sejumlah inovasi telah dilakukan oleh Pengadilan Negeri Gresik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya, Anjungan Mandiri Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), e-Court, dan persidangan online.

Selain itu, ada layanan online surat bebas pidana dan Putusan Pidana One Day published. “Untuk layanan online surat keterangan bebas pidana masyarakat tidak perlu ke kantor Pengadilan Negeri Gresik,”katanya. Sedangkan, Putusan Pidana One Day Published, imbuhnya, pencari masyarakat dan keadilan bisa mengetahui hasil putusan melalui sistem informasi penelusuran perkara (SIPP).

“Kami berkomitmen untuk terus tingkatkan berinovasi, meningkatkan karya,”tegas Agus. Ia juga mengajak semua stakeholder untuk saling bersinergi guna memberikan pelayanan pada masyarakat. “Hal itu kami lakukan untuk kepentingan masyarakat. Kami harapkan terus ditingkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara harmonis. Bahkan kami selalu menerima saran dan kritik dari masyarakat,”ujarnya.

Tasyakuran perayaan HUT ke-77 Mahkamah Agung di kantor PN Gresik berlokasi di Jalan Raya Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ini diikuti Hakim, Panitera,  Posbakum PN Gresik dan Ikatan Hakim Indonesia Cabang Gresik.

Sementara itu, Humas PN Gresik Mochamad Fatkur Rochman menambahkan untuk layanan online surat keterangan tidak pernah dipidana, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Era Terang. “Sehingga tidak perlu ke PN Gresik secara langsung,”kata Fatkur Rochman. (yad)

Pelayanan Di PN Gresik Semakin Mudah, Ada Era Terang, E-Court hingga Sidang Online Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Keteledanan di Haul ke-303 Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama 

GRESIK,1minute.id – Haul ke-303 K.R.Tumenggung Poesponegoro khidmat. Ratusan warga memenuhi pesarehan Bupati Gresik pertama yang makamnya berdampingan dengan makam Syeh Maulana Malik Ibrahim, Wali Songo itu. 

Haul dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani digelar pada Minggu, 21 Agustus 2022. Jemaah berdatangan sejak pagi. Mereka ada yang lewat makam Pahlawan di Jalan Pahlawan, Gresik. Banyak juga, melewati makam Syeh Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Gresik. 

Sedianya, haul diisi pengajian oleh K.H. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq). Namun, kiai yang tinggal di Sleman, Jogjakarta itu berhalangan hadir. Dalam acara itu, juga digelar doa bersama untuk keselamatan Indonesia. Usai acara, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan tambur bunga dan berdoa di makam K.R.T Poesponegoro. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi sejumlah putra wayah atau keturunan dari Bupati Gresik pertama itu. 

DOA BERSAMA: Para keturunan berdoa di makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik kaping I pada Minggu, 21 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Fandi Akhmad Yani, K.R.T. Pusponegoro telah meletakkan dasar dan nilai kepemimpinan yang layak diteladani untuk mengembangkan Gresik. “Kita ada seperti sekarang ini tak lepas dari jasa Poesponegoro selaku Bupati pertama di Gresik,”katanya usai acara. 

Selama kepemimpinan Poesponegoro, imbuhnya, banyak prasasti yang telah dibangunnya. “Kita harus meneladani beliau. Banyak prasasti yang dibangun oleh beliau,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. K.R.T.Poesponegoro menjabat sebagai Bupati Gresik kaping I pada 1688-1696. 

Saat ini, nama Poesponegoro diabadikan sebuah gedung olahraga Indoor,  yakni Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. (yad)

Nguri-uri Budaya Keteledanan di Haul ke-303 Poesponegoro, Bupati Gresik Pertama  Selengkapnya

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School 

GRESIK,1minute.id – Lembaga Pendidikan bertambah satu. Lembaga itu bernama Madrasah Diniyah (Madin) Jauharu Maknuun. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan lembaga pendidikan berada di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu pada Minggu, 21 Agustus 2022.

Madin ini dibawah naungan Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem. Pembinanya adalah Muhammad Shobirin. Ketua Yayasan Mudlor Abdullah. Acara dibuka dengan hafidz Alquran juz 30 oleh siswa setempat. Kemudian, dilanjutkan santunan anak yatim.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan lembaga pendidikan terus evolusi. Berkembang menyesuaikan zaman. “Zaman dulu kita ngaji, baca kitab langsung ke kiai tanpa ada klasikal, maka zaman yang sudah seperti ini perlu ada perjenjangan yang jelas,” ungkap Bu Min. “Dengan adanya madrasah diniyah ini, taman pendidikan Al-Qur’an maka anak-anak iki akan jelas (klasifikasinya),” imbuhnya.

Menurutnya klasifikasi seperti ini perlu untuk lebih meningkatkan potensi dari masing-masing siswa. Metode mana yang paling baik digunakan di kelas mereka. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini berharap kedepan ada pondok pesantren atau istilah kerennya boarding school akan sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang para siswa-siswi yang sedang bersekolah karena bisa diarahkan secara maksimal.

“Maka ini akan menjadi jawaban masyarakat, bahwa nantinya seluruh sekolah-sekolah baik swasta maupun negeri harus ada tempat menginap sehingga dapat diawasi selama 24 jam,”kata Bu Min.

Sementara itu, Pembina Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem Muhammad Shobirin mengungkapkan rasa syukurnya pada semua pihak atas peresmian ini. Ia juga minta kritik, saran, dan doa restu pada para kiai dan guru yang hadir. “Saran dan kritik ini agar dapat menjalankan lembaga ini dengan baik dan lancar,”kata Shobirin. (yad)

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School  Selengkapnya

Merawat Tradisi Ukhuwah Islami, MUI Gresik Gelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menggelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Sabtu, 20 Agustus 2022. Silaturahmi untuk meneguhkan Gresik sebagai Kota Santri serta Merawat Tradisi Ukhuwah Islami dalam bingkai moderasi.

Silaturami ini dihadiri puluhan ulama, umara dan pengurus organisasi kepemudaan dan asosiasi kepala desa (AKD). Diantaranya, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma’ruf. Serta, pengurus PCNU Gresik, PD Muhammadiyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kabupaten Gresik. 

Menurut Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, silaturahmi ini merupakan salah satu bentuk dari memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam lingkungan sekitar. Dalam kaitannya dengan Gresik Kota Santri, Ia katakan bahwa MUI Gresik merupakan pembimbing dan pelayan umat yang miliki tugas untuk menjaga agama dan umat yang sekaligus jadi mitra pemerintah.

“Tentu MUI Gresik sebagai pembimbing dan pelayan umat yang memiliki tugas menjaga agama, menjaga umat yang sekaligus menjadi mitra pemerintah,”kata Kiai Mansoer. Ia juga singgung tentang peranan dari pemerintah yang sejatinya sudah ditunggu sejak lama dalam mempertahankan Gresik Kota Santri saat ini. Dimana banyak benturan dari mulai modernisasi dan industrialisasi.

“Tentu ditunggu peran dan fungsinya untuk bisa mempertahankan sekaligus memperkokoh Gresik Kota Santri di tengah-tengah gencarnya industri,”ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi langkah MUI Gresik yang turut serta dalam menjaga dan memberdayakan umat beragama di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Di kabupaten Gresik ini banyak wadah organisasi Islam, dan MUI yang sebagai jembatan ini bisa menyambungkan satu sama lain sehingga antara organisasi Islam di Kabupaten Gresik ini tidak pernah ada kesalahpahaman yang menyebabkan sesuatu yang tidak baik,”kata Bu Min sapaan Aminatun Habibah itu.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu ajak seluruh organisasi yang hadir untuk terus komunikasi dan jalin kerjasama satu sama lain demi terciptanya masyarakat Gresik yang aman dan tentram. Terutama organisasi kepemudaan yang mana menurutnya di zaman sekarang rasa memiliki terhadap agama dan negara mulai berkurang.

Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma’ruf dalam materinya bahwa pemerintah dan MUI harus sejalan, harus saling beriringan dalam hadapi persoalan apapun dan saling mengawal satu sama lain. Fungsinya agar tidak terjadi kesalahpahaman sehingga timbul gesekan-gesekan yang tidak perlu.

“Tidak bisa pemerintah berjalan sendiri harus tetap dikawal oleh para kiai para ulama yang ada di organisasi-organisasi baik NU, Muhammadiyah, LDII dan semua yang tergabung dalam majelis ulama Indonesia,” tandasnya. (yad)

Merawat Tradisi Ukhuwah Islami, MUI Gresik Gelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan  Selengkapnya

Sewindu Alfi Arianto, Ahli Muda Dinsos Gresik “Taklukkan” ODGJ, Ditampar, Dilempari Batu, Diludahi Sarapan Setiap Hari

BANYAK orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dijauhi, bahkan ’’dibuang’’. Namun, Alfi Arianto memilih mendekatinya. Dia juga berusaha menyembuhkan penderita gangguan jiwa. Alfi bergumul dengan “wong gendeng” lebih satu Windu. Tepatnya sejak 2014. 

CHUSNUL CAHYADI, 1minute.id

ALFI ARIANTO tampil beda. Pekerja sosial ahli muda di Dinas Sosial (Dinsos) Gresik memakai setelan jas. Penampilan tentu berbeda 180 derajat ketika ia harus berjibaku menaklukkan Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Alfi tampil di depan para undangan upacara Detik-detik Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Gresik untuk menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Piagam penghargaan diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Alfi Arianto masuk kategori ASN di Dinas Sosial yang berjasa menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Gresik. 

Delapan tahun Alfi berurusan dengan ODGJ. “Wong gendeng”. Kesan yang muncul adalah dekil, ngamukan, dan bau. Orang-orang pun berusaha menghindarinya. Namun, Alfi Arianto menabrak stigma itu. Mantan Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial di Dinsos Gresik-kini jabatan fungsionalmya-Pekerja Sosial Ahli Muda Dinsos Gresik itu malah ”memburunya’’. 

Sarjana administrasi publik (SAP) di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Bandung 2010 itu mendapatkan julukan ’’Penakluk’’ ODGJ. ’’Saya menangani ODGJ sejak 2014,’’ kata Alfi Arianto melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 20 Agustus 2022.

Risiko berinteraksi dengan orang tidak waras menjadi makanan setiap hari Alfi. Diamuk atau diludahi,  dilempar batu atau kayu, digigit dan ditampar, misalnya. Bau tidak sedap sudah pasti. Sebab, mereka biasanya tidak mandi serta tidak gosok gigi sampai berhari-hari. ’’Itu risiko,’’ucap pria 48 tahun itu.

Selama satu windu atau delapan tahun ’’berkawan’’ dengan orang gila, Alfi mengatakan telah memahami psikologis mereka. Karena itu, dia tidak sulit menjinakkan ODGJ tanpa kekerasan. 

Apa tip menjinakkan orang gila? Dia menyebut membawa makan dan minuman (mamin). Sebab, ODGJ biasanya kurang makan. Ketika perutnya terisi, mereka bakal nurut. ’’Saya cekel manut. Saya pancing makanan dan minuman, lalu saya ajak naik mobil,’’ucapnya.

Alfi mendapatkan ODGJ tidak hanya dijalanan dan pasar. Bila dijalanan kondisi badannya tidak terawat. ’’Nek kondisinya awut-awutan kita mandikan di selter,”ujarnya. Selain ODGJ di jalanan dan di pasar. Alfi juga blusukan ke desa-desa. Biasanya ada laporan dari warga atau aparat kepolisian ada ODGJ ngamuk. Laporan itu tidak mengenal waktu. Biasa pagi, siang bahkan malam hari. Pria berkacamata itu pun budal ke lokasi. 

Setelah “jinak” Alfi lalu membawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) Menur, Surabaya. Jika kondisinya sangat parah, perawatannya butuh waktu 4–5 bulan. Kalau ringan, paling banter tiga bulan. ’’Kalau sudah bisa berinteraksi dengan orang, pihak RSJ Menur mengontak saya lagi untuk menjemputnya,’’paparnya suatu kesempatan.

Saat itu Alfi mulai mengorek identitas ODGJ. Misalnya, nama dan alamat rumahnya. ’’Setelah sembuh, mereka ingat rumahnya. Kami kemudian memulangkan ke rumahnya,’’tuturnya. Kesempatan bertemu kembali dengan keluarga pun sangat mengharukan. Keluarga ODGJ selalu mengucapkan terima kasih. ’’Ada yang mendatangi kantor dan ada yang membawa satu tandan pisang,’’ujarnya.

Setelah sembuh dan bertemu keluarga, tugas Alfi belum selesai. Alfi bersama dengan petugas kesehatan jiwa (keswa) puskesmas setempat melakukan pendampingan. “Pendampingan ini untuk kontrol pemberian obat kepada pasien,”katanya. ODGJ tetap bisa disembuhkan bila pendampingan terutama pihak keluarga peduli. “Yang paling utama pendampingan keluarga secara lahiriah proses penyembuhannya cepat,”tegasnya. (*)

Sewindu Alfi Arianto, Ahli Muda Dinsos Gresik “Taklukkan” ODGJ, Ditampar, Dilempari Batu, Diludahi Sarapan Setiap Hari Selengkapnya