Ulang Janji Pramuka Berkomitmen Mengabdi, Kreatif dan Inovatif

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali beraktivitas. Mengawali aktivitas pasca menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah dengan mengikuti Upacara Renungan dan Ulang Janji Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (kwarcab) Gresik di Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Gresik  pada Sabtu, 13 Agustus 2022.

Dalam kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah memompa semangat pengabdian kepada anggota kepanduan itu. “Marilah kita semua sebagai pandu Indonesia membulatkan tekad, mengobarkan semangat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian itu demi tercapainya tujuan bangsa, yakni masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan pancasila,”ujar Bu Min. 

Upacara ulang janji , lanjutnya, merupakan hal yang penting karena merupakan wujud komitmen anggota pramuka kepada Tuhan, Negara, dan masyarakat. Ulang Janji ini untuk memperingati HUT ke-61 Pramuka. Sehingga para anggota pramuka dapat terus mengabdi, berkreasi, dan berinovasi dalam perannya sebagai duta perubahan di tengah masyarakat. (yad)

Ulang Janji Pramuka Berkomitmen Mengabdi, Kreatif dan Inovatif Selengkapnya

Warga Menyemut Memadati G-JOS, Bupati Gresik Jalan Sehat Bisa Jaga Imunitas 

GRESIK,1minute.id – Ribuan warga memadati stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Minggu, 14 Agustus 2022. Mereka menyemut untuk mengikuti jalan sehat dihelat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Jalan sehat untuk menyemarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Jalan Raya Veteran ditutup satu lajur untuk memberikan kesempatan kepada warga beraktivitas pagi mengikuti jalan sehat yang dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. Petugas melakukan kontra flow di jalan nasional itu. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan, jalan sehat ini salah satu cara untuk menyehatkan badan. ” Jalan sehat bisa menjaga imunitas,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani disela acara jalan sehat sejauh 3 kilometer itu. Gus Yani memakai tshirt warna merah dengan logo burung garuda di dadanya. Ia juga memamakai topi untuk menahan terik matahari bersama peserta. 

Jalan sehat yang diikuti oleh ribuan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai anak-anak hingga orang dewasa ini sebagai ajang kampanye antinarkoba. Deklarasi perang melawan narkoba bersama Badan Narkotika 

Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik dibacakan Bupati Fandi Akhmad Yani. Isi deklarasi tersebut yakni, komitmen menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, menyatakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dimanapun berada, mendukung sepenuhnya kebijakan BNN RI dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Kita manfaatkan karena banyak sekali masyarakat yang ikut jalan sehat sehingga pencegahan bahaya narkoba harus kita dukung bersama-sama,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Warga Menyemut Memadati G-JOS, Bupati Gresik Jalan Sehat Bisa Jaga Imunitas  Selengkapnya

Bakar Sampah, Gudang Kayu Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Dua kejadian kebakaran mewarnai akhir pekan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Kali pertama terjadi gudang pabrik kayu di Jalan Raya Ambeng-Ambeng, Desa Ambeng-Ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan terjadi pukul 13.45 WIB. Baru ngeluk geger petugas Damkar mendapatkan pengaduan warga kebakaran di lahan kosong 

PT.Bukit Graha Indah di Jalan Sunan Prapen, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas. Untung dua kebakaran yang berawal dari membakar sampah itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga, kebakaran gudang bermula dari pembakaran sampah dari toko buah sebelah gudang kayu. Tiupan angin membuat lidah api membesar dan menjilat gudang kayu. 

Sebanyak 12 petugas dibagi menjadi dua regu memadamkan amuk si jago merah. “Api baru bisa dipadamkan kurang dari tiga jam. Tidak ada korban jiwa dan korban luka. Untuk kerugian belum diketahui,”kata mantan Kadishub Gresik itu. (yad)

Bakar Sampah, Gudang Kayu Terbakar  Selengkapnya

Vakum 2 Tahun, Sedekah Laut Nelayan Campurejo Meriah

GRESIK,1minute.id – Sedekah laut di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik meriah pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Ratusan warga setempat menyambut antusias tradisi yang sempat vakum 2 tahun karena pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Sejak pagi, warga berada di pesisir pantai utara (Pantura) Gresik itu sudah bersiap. Mereka membawa nasi tumpeng kuning, aneka lauk dan buah-buahan. Sebelum di makan bersama di tengah laut dengan menumpang puluhan perahu nelayan mereka berdoa bersama untuk keselamatan, mendapatkan rezeki berlimpah. 

Menurut Ketua Rukun Nelayan Campurejo Muzi, tradisi sedekah laut ini merupakan warisan budaya yang dilakukan secara turun temurun di Desa Campurejo yang mayoritas warganya berprofesi sebagai nelayan. “Selain menjaga tradisi, sedekah laut ini juga untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia,”katanya. 

Tradisi sedekah laut ini terasa berbeda. Sebab, sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan soft launching stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBUN) di desa setempat. Operator SPBUN kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini adalah PT Gresik Migas. Kehadiran SPBUN ini, sebagai jawaban pemerintah hadir di tengah masyarakat nelayan yang mengalami kesulitan mendapatkan solar untuk nelayan. (yad)

Vakum 2 Tahun, Sedekah Laut Nelayan Campurejo Meriah Selengkapnya

SPBUN Pertama Hadir di Campurejo, Soft Opening Dilakukan Bupati Gresik, Harga Solar Rp 5.150/Liter

GRESIK,1minute.id – Ratusan nelayan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng semringah. Sebab,  mereka tidak lagi susah mendapatkan solar untuk mesin kapal pencari ikan ke laut. Pemkab Gresik melalui Gresik Migas mendirikan stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBUN) di desa setempat. 

Soft launching SPBUN dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu,13 Agustus 2022. Hadirnya SPBUN disambut suka-cita warga desa setempat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan itu. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, pihaknya akan terus berusaha mempertahankan kedaulatan nelayan, salah satunya lewat Gresik Migas, perusahaan milik BUMD untuk hadir ditengah masyarakat dalam memenuhi bahan bakar para nelayan. Kedaulatan nelayan dan laut merupakan salah satu isu nasional yang dihadapi Indonesia.

“Maka perlu langkah cepat dan efektif dalam meresponnya,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Soft launching dihadiri Kepala Dinas Perikanan Gresik Moh Nadlelah.

Kedepan, lanjutnya, akan mendorong Gresik Migasakan berkolaborasi dengan Bank Gresik untuk memberikan kredit lunak kepada nelayan. Kredit lunak antara Rp 1 juta sampai Rp 3 juta tanpa anggunan. Kredit ini disalurkan untuk mencegah nelayan terjerat rentenir agar penghasilan nelayan bertambah. Sedangkan, Gresik Migas hadir dalam pemenuhan bahan bakar untuk nelayan.

“Kita harapkan PT. Gresik Migas bisa bersinergi dengan BUMD yang lain yaitu Bank Gresik, Bank Gresik hadir ditengah kebutuhan para nelayan, agar para nelayan tidak menjadi korban para rentenir,” harap Fandi Akhmad Yani. 

“jadi hadirnya bank Gresik sebagai pelayanan agar tidak berhubungan dengan rentenir, dengan menggunakan kredit lunak mikro yang mana dimulai Rp 1 juta sampai Rp 3 juta tanpa anggunan,”sambungnya. 

Sementara itu, Dirut PT. Gresik Migas Habibullah menambahkan distribusi akan segera dilakukan. Ia memperkirakan kurang lebih sebulan solar bisa terdistribusikan kepada nelayan. Gresik Migas mengestimasikan akan menjual solar dengan harga Rp. 5.150 per liter. 

“Sekarang tinggal pendataan lebih lanjut untuk menentukan patokan kuota distribusi solar di Campurejo ini,”kata Habibullah. 

Sebelumnya, Ketua Rukun Nelayan Campurejo Mu’zi mengharapkan SPBUN ini dapat segera beroperasi agar para nelayan tidak kesulitan dalam bekerja.

“Saya sebagai ketua rukun nelayan Campurejo sangat berharap dengan adanya SPBUN ini segera beroperasi, masalahnya selama ini nelayan tidak bisa melaut karena kekurangan bahan bakar. Jadi tolonglah bagi pihak-pihak berwenang bisa mengoperasikan SPBN ini agar segera dapat dioperasikan,”katanya.

Mu’zi melanjutkan warga desanya mayoritas nelayan, sehingga tanpa bahan bakar akan banyak nelayan yang tidak bisa bekerja. Ia juga berharap agar solar tidak menjadi sesuatu yang langka kedepannya. (yad)

SPBUN Pertama Hadir di Campurejo, Soft Opening Dilakukan Bupati Gresik, Harga Solar Rp 5.150/Liter Selengkapnya

Nadlelah, Nakhoda Baru Dinas Perikanan, Ini Pesan Bupati Gresik!

GRESIK,1minute.id – Moh Nadlelah nakhoda baru Dinas Perikanan Gresik. Pelantikan mantan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Gresik itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 12 Agustus 2022.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dilangsungkan bersamaan dengan 340 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Tugas baru Nadlelah yang mantan Camat Manyar itu  meningkatkan produktivitas hasil perikanan dan kesejahteraan serta kedaulatan nelayan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Dinas Perikanan memiliki posisi yang spesial. Hal ini tidak lepas dari sektor perikanan  menyumbang cukup besar dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik.

“Buktinya adalah produktivitas ikan bandeng kita yang setahun minimal mencapai 80 ribu ton,”kata Fandi Akhmad Yani. Bila dikalkulasi harga ikan bandeng Rp 10 ribu per kilogram mencapai Rp 800 miliar. “Sekarang harga bandeng Rp 30 ribu per kilogram,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Dalam hitungan wartawan 1minute.id bila harga bandeng Rp 30 ribu per kilogram mencapai Rp 2,8 triliun. 

“Maka dalam hal ini Dinas Perikanan bisa mendorong bagaimana sektor perikanan bisa semakin meningkat serta kesejahteraan dan kedaulatan nelayan bisa terwujud,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Ia meminta Nadlelah untuk melakukan kolaborasi dan sinergi dengan organisasi perangkat daerah maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMN). Antara lain, Gresik Migas untuk bisa mendapatkan fasilitas bahan bakar untuk nelayan bersubsidi. Sebab, Gresik Migas akan mengoperasikan bahan bakar minyak untuk nelayan.

Serta, Bank Gresik untuk pemberian kredit lunak bagi nelayan. Harapannya, nelayan tidak terjerat rentenir dan tengkulat. Nadlelah,  birokrat yang sudah mengabdi sebagai ASN sejak 1987. Sebelumnya, dirinya menjabat sebagai Kepala Bagian Program dan Keuangan di Sekretariat DPRD Gresik. Ia menjabat Kepala Dinas Perikanan melalui seleksi terbuka (Selter)  jabatan tinggi pratama yang difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik medio Juli 2022.

Selain pesan khusus untuk Nadlelah, Gus Yani mendorong pejabat fungsional yang baru dilantik untuk melakukan berbagai inovasi. 

Dengan komposisi usia yang masih relatif muda. “Kita sebagai anak muda yang hari ini harus dituntut untuk benar-benar memiliki inovasi. Nanti kalau sudah inovasi ngadep ke saya, tak hadiahi sekolah S2,” ujar Gus Yani disambut tepuk tangan hadirin. (yad)

Nadlelah, Nakhoda Baru Dinas Perikanan, Ini Pesan Bupati Gresik! Selengkapnya

Pro-kontra Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar, Pembangunan Pujasera Manyar Lanjut 

GRESIK,1minute.id – Aris terlihat berdiri mengawasi para pekerja pembangunan pujasera Manyar pada Kamis, 11 Agustus 2022. Siang itu, ada sepuluh orang pekerja. Mereka ngeduk lemah untuk tempat pondasi tiang. 

Penggalian dilakukan secara manual. Aris, mengaku mandor proyek pembangunan Pujasera Manyar itu terlihat berulangkali meneguk air dari wadah tumbler yang dibawanya. “Kita usahakan akhir tahun ini bisa selesai,”katanya kepada  1minute.id  pada Kamis, 11 Agustus 2022. 

Pujasera itu menempati lahan samping timur Lapangan Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Pujasera dekat bangunan bekas gedung yang rusak. Pujasera itu yang bakal digunakan para pedagang yang terkena imbas proyek pelebaran jalan raya Manyar. Jarak pujasera dengan jalan raya sekitar 300-an meter. 

Ada 4 petak. Setiap petak akan diisi 15 stan. “Nanti ada sekitar 60 stan,”kata Aris. Aris ngebut menyelesaikan pekerjaannya karena akhir tahun pembangunan pujasera ini harus selesai. Awal tahun, BBPJN direncanakan mengawali kegiatan pembangunan jalan itu.

Seperti diberitakan tempat relokasi bagi pedagang yang terimbas proyek pelebaran jalan raya Manyar itu menjadi pro dan kontra. Pemkab Gresik mendukung usulan Muspika Manyar membangun tempat relokasi. Sebaliknya, paguyuban barak Manyar (PBM) menolak relokasi. Karena mereka menganggap lokasi tidak strategis.

“Kami tidak menolak rencana pelebaran jalan. Kami hanya menolak tempat relokasi,”kata Ketua PBM Abdullah Syafii pada Kamis, 11 Agustus 2022. Dalih PBG, lokasi pujasera nyelempit. Ndelik. “Pedagang khawatir tidak laku,”kata Syafii.

Sementara itu, Camat Manyar Zainul Arifin ketika 1minute.id mendatangi kantornya sedang dinas luar. “Nanti sorean saja, karena saya lagi ngecek lapangan di PPI untuk upacara,”kata Zainul ketika dihubungi melalui telepon pada Kamis, 11 Agustus 2022.

LOKASI PUJASERA: Sejumlah pekerja beraktivitas untuk menyelesaikan pembangunan pujasera Manyar. (Foto atas) Maket wajah pujasera yang rencananya untuk pedagang terimbas proyek pelebaran jalan raya Manyar ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Namun, sebelumnya Camat Manyar Zainul Arifin  mengatakan, pembangunan pujasera itu dibiayai secara gotong royong oleh perusahaan yang berada di Kecamatan Manyar. “Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama,”kata Camat Zainul pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Saat ini, imbuhnya, pekerjaan pembangunan sudah mulai dilakukan. “Progresnya sudah 10 persen,”kata mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kebomas, Gresik itu. 

Untuk pembangunan pujasera serta kelengkapan lainnya, tambahnya, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. “Biaya pembangunan urunan anggota Formula Pertama,”tegasnya. Pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer.

Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

Pro-kontra Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar, Pembangunan Pujasera Manyar Lanjut  Selengkapnya

PBM Tolak Relokasi, Tidak Menolak Pelebaran Jalan Raya Manyar

GRESIK,1minute.id – Rencana pelebaran jalan Raya Manyar, Kabupaten Gresik masih menyisakan persoalan. Relokasi pedagang masih menjadi pro-kontra. Pelapak tergabung di dalam Paguyuban Bedak Manyar (PBM) menolak relokasi di lapangan Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar. 

Sementara itu, pembangunan pujasera terus dikebut. Pujasera tempat relokasi pedagang terdampak pelebaran jalan deandles di pantai utara (Pantura) Gresik itu. Pujasera itu berada di sisi timur Lapangan Sunan Giri, aset pemerintah desa (Pemdes) setempat. 

Ketua PBM Abdullah Syafii mengatakan, pihaknya bersama ratusan pedagang tidak menolak rencana pelebaran jalan Raya Manyar itu. “Kami hanya menolak tempat relokasi,”ujar Syafii pada Kamis, 11 Agustus 2022. 

Mengapa? Menurut Syafii ada beberapa pertimbangan PBM menolak rencana relokasi. 

RELOKASI: Di area lapangan sepak bola Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik rencana digunakan sebagai tempat relokasi pedagang terdampak proyek pelebaran jalan raya Manyar. Pujasera menempati sisi timur lapangan pada Kamis, 11 Agustus 2022. (Foto montase Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Pertama, sebutkan, relokasi pedagang hanya memfasilitasi 50 lapak. “Sedangkan anggota PBM berjumlah 199 pelapak,”kata Syafii. 

Kedua, lokasi relokasi tidak maksimal. “Kurang strategis,”kata Syafii. Dan, ketiga pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk berkomunikasi dengan PT Garam. “Pinjam pakai lahan karena dibelakang lapak-lapak yang akan digusur itu masih ada lahan cukup lebar aset PT Garam,”ujarnya. 

Dalam pengamatan 1minute.id  puluhan banner penolakan kini menghiasi warung-warung di sepanjang Jalan Raya Manyar. Isi benner pun aneka makam. Antara lain “Kami Menolak Relokasi karena tidak Strategis ; Pelebaran Yes, Relokasi No ; Mundur Dikit, Kami Siap Bangun Sendiri dan Kami Tidak Menolak Pelebaran Jalan !!! Tapi Kami Menolak Relokasi  Yang Kurang Tepat”. 

Syafii mengatakanselain lokasi yang ndelik tidak strategis. Konsep relokasi yang ditawarkan konsep pujasera. “Pedagang PBM itu ada jualan kusen, patok kayu dan tambal ban. Mereka tidak bisa masuk di pujasera,”katanya. 

Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

PBM Tolak Relokasi, Tidak Menolak Pelebaran Jalan Raya Manyar Selengkapnya

Waspada Wabah Covid-19 belum Berakhir, Polres Gresik Patroli Membagikan Masker 

GRESIK,1minute.id – Wabah coronavirus disease 2019 belum berakhir. Bahkan, ada kecenderungan meningkatkan. Tetap waspada dan memakai masker ketika beraktivitas. Untuk mencegah wabah Covid-19 itu, Polres Gresik menggelar Patroli Skala Besar. Patroli melibatkan tiga pilar, Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik dan Pol PP Gresik. 

Patroli yang diisi kegiatan pembagian masker ini dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. Patroli melibatkan ratusan personel berangkat dari Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik menuju simpang empat Veteran yang berbatasan dengan Kota Surabaya. 

Lalu menyisir Alun-alun Gresik dan sejumlah wilayah yang berpotensi menimbulkan gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Patroli skala besar antisipasi gangguan kamtibmas. Seperti tawuran dan hal – hal lainnya,”tegas AKBP  Nur Azis pada Selasa malam, 9 Agustus 2022.

Alumnus Akpol 2002 itu, juga melakukan dialog dengan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun yang tidak memakai masker. Mantan Kapolres Ponorogo itu, mengingat kepada para pedagang dan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Memakai masker. “Kami bagikan masker, agar disiplin prokes dalam setiap aktivitas,”katanya. 

Sementara itu, data update Covid-19 di Jawa Timur menunjukkan tren naik. Di Kabupaten Gresik, kasus baru terus bertambah. Meski, satu digit.Mengutip data di laman IG @dinkesjatim  per 9 Agustus 2022 di Kabupaten Gresik terdapat penambahan 7 kasus baru terakumulasi (sejak wabah Covid-19) menjadi 154 kasus aktif. Positif Covid-19 bertambah 39 kasus menjadi 21.277 kasus , sembuh bertambah 20 menjadi 20.375 dan meninggal 746 orang. (yad)

Waspada Wabah Covid-19 belum Berakhir, Polres Gresik Patroli Membagikan Masker  Selengkapnya

Beli Ponsel Bayar dengan Uang Palsu, Dua Terdakwa Divonis 2,5 Tahun Penjara 

GRESIK,1minute.id – Dua terdakwa pengedar uang palsu (Upal) dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara. Mereka adalah Syaiful Afandi, 27, warga Desa Tengiring, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dan Subekti, 28, asal Desa Lamongan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Bagus Trenggono mengatakan, terdakwa terbukti melanggar pasal 36 ayat (3), Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Dimana, kedua terdakwa terbukti bersalah mengedarkan uang palsu untuk membeli ponsel secara di Jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada 1 Januari 2022, pukul 21.30 WIB. Uang tersebut diketahui uang palsu alias tidak asli. 

“Menjatuhkan hukuman penjara selama dua tahun dan enam bulan penjara terhadap kedua terdakwa Syaiful Afandi dan Subekti,”kata Ketua majelis hakim Bagus Trenggono pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Selain itu, barang bukti berupa 99 lembar uang seratus ribu palsu dan 540 lembar uang  lima puluh ribuan palsu dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan, motor Yamaha N Max nopol W 5785 DY dikembalikan kepada pemiliknya. 

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik Maria Sisilia Gracela. Terdakwa dituntut hukuman penjara selama 3 Tahun. Atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Jaksa menyatakan pikir-pikir. “Kita pikir-pikir dulu yang mulia,” kata Maria Sisilia.

Sementara itu, penasihat hukum kedua terdakwa dari Pos Bantuan Hukum YLBH Fajar Trilaksana yaitu Herman Sakti Iman akan menyampaikan putusan tersebut kepada keluarga terdakwa. “Kami akan menyampaikan putusan ini kepada keluarga terdakwa. Apakah banding atau menerima putusan majelis hakim,”kata Sakti. (yad)

Beli Ponsel Bayar dengan Uang Palsu, Dua Terdakwa Divonis 2,5 Tahun Penjara  Selengkapnya