MoU Sudah Diteken, Kini DLH Gresik Membuat PKS, Pengelolaan Sampah 

GRESIK,1minute.id – Memorandum Of Understanding (MoU) pengelolaan sampah telah diteken Pemkab Gresik dan pihak swasta. Nota kesepahaman itu ditandatangani bertepatan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik pada 9 Maret 2022.

Ada dua lokasi tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang bakal dikelola oleh pihak swasta tersebut. Yakni TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean dan TPA Ngipik di Jalan Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik. Masing-masing berkapasitas 100 ton per hari. Total berkapasitas 200 ton per hari. 

Bagaimana kelanjutan MoU Pengolaan sampah itu? Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Mokh Najikh mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pembuatan draf perjanjian kerjasama (PKS) operasional. “Kami perkiraan bulan Juli selesai,”katanya pada Rabu, 22 Juni 2022. Setelah PKS rampung dikerjakan, lanjut Najikh, draf PKS akan diserahkan kepada tim koordinasi kerja sama daerah (PKKSD) yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Sumber 1minute.id menyebutkan draf PKS itu berisi antara lain, biaya operasional pengelolaan sampah yang harus ditanggung Pemkab Gresik. Draf itu, biaya operasional kepada pihak swasta sebesar Rp 100 ribu per ton. Selain itu, Pemkab Gresik berkewajiban membangun tempat pengolahan sampah tersebut. Sedangkan, pihaknya ketiga berkewajiban melakukan pengelolaan sampah sebanyak 100 ton per tahun. 

Benarkah? Mokh Najikh ketika ditanya tentang hal itu hanya tersenyum. “Kami masih melakukan tahap PKS. Untuk pembangunan TPST adalah kewajiban pemerintah,”katanya. Saat ini, pembangunan atap untuk penetapan mesin pengolaan sampah masih tahap lelang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. 

Kontrak kerjasama pengelolaan sampah ini menjadi angin segar. Sebab, persoalan sampah perkotaan masih menjadi problem Pemkab Gresik yang belum tertangani secara maksimal.  Tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik semakin menggunung. Bila hujan, “bukit” sampah menimbulkan bau tidak sedap. Pengelolaan sampah berbasis zero waste to land. Artinya, sampah tidak ada lagi masuk ke tanah. “Semuanya dipakai,”tegas Najikh. (yad)

MoU Sudah Diteken, Kini DLH Gresik Membuat PKS, Pengelolaan Sampah  Selengkapnya

Disnaker Gresik Geber Pelatihan Keterampilan untuk Kurangi Angka Pengangguran 

GRESIK,1minute.id – Tingkat pengangguran masih cukup tinggi. Data Pengangguran terbuka berdasarkan Sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik tercatat sebesar 5,54 persen (data terupdate 20 Juni 2020). Diperkirakan jumlah pengangguran semakin melebar akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan. 

Untuk mengurangi  jumlah pengangguran itu, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik menggelar pelatihan keterampilan bagi para pencari kerja. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta atau calon pencari kerja pada Selasa, 21 Juni 2022.

Pelatihan dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Ada tiga kategori yakni Pemagangan Dalam Negeri melalui Pembinaan dan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kemnaker. Kedua Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja UPT BLK Disnaker Gresik. Ketiga Pelatihan Kompetensi dan Pemagangan Kejuruan Ahli K3 Umum.

TPT : Tabel angka pengangguran terbuka BPS Gresik (screenshot website bps Gresik)

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mewanti-wanti kepada para peserta pelatihan mengikuti program secara serius. Sebab, kata Wabup, pelatihan ini akan sangat bermanfaat jika diikuti dengan baik. “Saya minta kepada peserta mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin. Dan jangan disia-siakan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri sesuai bidang dan kompetensinya masing-masing,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. 

Melalui pelatihan ini, Bu Min berharap berdampak pada pengurangan angka pengangguran di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik. Bu Min juga meminta agar Disnaker membuat semacam database untuk mendata para peserta yang telah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Pemhab Gresik. 

“Database ini adalah bank data bagi pencari kerja yang sudah memiliki keterampilan. Besar harapan perusahaan di Gresik dapat memberikan pertimbangan terhadap para peserta yang sudah dididik oleh Disnaker Gresik untuk dapat diterima di perusahaan-perusahaan di Kabupaten Gresik. Sehingga angka pengangguran dapat ditekan dan berkurang,”harap Bu Min. (yad)

Disnaker Gresik Geber Pelatihan Keterampilan untuk Kurangi Angka Pengangguran  Selengkapnya

Haflah Akhirussanah Meriah, Ajang Pamer Karya Siswa Yayasan Sunan Giri Menganti kepada Orang Tua 

GRESIK,1minute.id – Haflah Akhirussanah di Yayasan Sunan Giri  Menganti terasa istimewa pada Selasa, 21 Juni 2022. Sebab, perayaan akhir tahun ajaran santri atau siswa SMP, SMA dan SMK di yayasan konon tertua di Kabupaten Gresik itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Kemudian, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik S.Hariyanto serta pengurus yayasan.  

Haflah Akhirussanah ini seakan menjadi ajang sekolah untuk memamerkan karya siswa. Pelbagai produk hasil karya siswa seperti fashion, kriya kayu, hingga sepeda listrik. Juga ada stan khusus yang melayani konsultasi perpajakan. Bahkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sempat menjajal sepeda listrik karya siswa Yayasan Sunan Giri yang berlokasi di Jalan Raya Darkun, Krajan, Kecamatan Menganti, Gresik itu.

Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada yayasan Sunan Giri yang dipimpin oleh Moh Muji itu. Yayasan Sunan Giri Menganti merupakan sumber daya manusia yang progresif. “Progresif ini dalam artian bahwa bisa beradaptasi dalam perkembangan zaman,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia mencontohkan SMA Double Track, yang menjadi unggulan di Yayasan Sunan Giri Menganti itu. Siswa tidak hanya diberikan pembelajaran sesuai kurikulum. Namun, siswa mendapatkan ilmu tambahan lainnya yakni keterampilan atau keahlian. 

“Era saat ini tidak cukup anak pintar secara akademik saja, tetapi harus didukung punya keahlian lain, yakni keahlian inovasi. Jadi saat ini kita dituntut bisa punya inovasi yang lebih. Apalagi saat ini Presiden Joko Widodo sudah mengatakan untuk mendahulukan penggunaan produk-produk hasil dalam negeri yang artinya memberikan peluang dan kesempatan bagi kita untuk berinovasi,”katanya. 

Ia kembali mengingatkan tentang sejarah berdirinya Yayasan Sunan Giri Menganti itu. Ia mengatakan pada 1960-an ada sekelompok guru, sekelompok pejuang kita, berpikir masa depan untuk cucu-cucunya. Beliau berkumpul, berdiskusi berpikir untuk kepentingan anak cucunya. Yang hari ini karya beliau-beliau bisa kita rasakan yaitu suatu lembaga pendidikan Yayasan Sunan Giri Menganti. “Mudah-mudahan kita sebagai generasi penerus bisa meneruskan perjuangan mereka,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Bagaimana caranya meneruskan perjuangan para pendiri Yayasan bisa memberikan energi positif dan memberikan kontribusi kepada masyarakat? “Arek-arek Menganti, menjadi cerdas, pinter, memiliki wawasan nasional bahkan internasional. Tetapi tetap berlandaskan akhlakul karimah lantaran akhir-akhir ini banyak masuk paham tidak jelas yang menyasar ke generasi muda,”katanya. (yad)

Haflah Akhirussanah Meriah, Ajang Pamer Karya Siswa Yayasan Sunan Giri Menganti kepada Orang Tua  Selengkapnya

Diduga Menilap Sisa Tukar Guling TKD Sebesar Rp 128 Juta, Kades Tebalo Laporkan Dua Warganya 

GRESIK,1minute.id – Kepala Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik Ahmad Mahsul melaporkan seorang warganya berinisial NS. Ia dilaporkan ke Polres Gresik terkait dugaan menilap tukar guling Tanah Kas Desa (TKD) pembayaran tol di Desa Tebalo. 

Laporan Kades Tebalo itu tertuang dalam laporan Polisi (LP) nomor : LP/B/337/V/2022/SPKT/ POLRES GRESIK/ POLDA JAWA TIMUR tanggal 29 Mei 2022.

Nah, tadi siang pelapor, Kades Tebalo Ahmad Mahsul menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Gresik terkait laporannya. Ia didampingi kuasa hukumnya, Andi Fajar Yulianto. Pelapor dan kuasa hukum pelapor, Fajar Yulianto tiba di Markas Polisi Resor (Mapolres) Gresik sekitar pukul 10.15 WIB. Periksaan dilakukan selama 75 menit. 

“Klien kami (Kades Tebalo) dipanggil untuk diambil keterangan sebagai pelapor hari ini. Ada 19 pertanyaan yang dilontarkan penyidik kepada terlapor,”kata Fajar Yulianto pada Selasa, 21 Juni 2022.

Ditambahkan Fajar, klienny dapat menjelaskan pokok perkara yang dilaporkan serta dapat menjelaskan tentang nilai uang pengganti Tol. Tidak hanya itu, Kades Tebalo juga menjelaskan uang tol itu dibelikan (tukar guling) pada tanah milik siapa dan siapa yang menerima pembayarannya.

“Klien kami menjelaskan didepan penyidik bahwa uang pengganti tanah tol masih ada sisa Rp 128 juta. Akan tetapi uang tersebut sampai saat ini tidak diserahkan pada terlapor yakni NS kepada pemerintah Desa Tebalo,” tegas Fajar.

Ditambahkan Fajar, langkah Kades Tebalo melaporkan NS sangat tepat karena uang sisa hasil pembayaran tol TKD yang ditukar guling tidak diserahan ke Pemdes Tebalo. Atas desakan masyarakat Kades Tebalo melakukan langkah hukum dengan melaporkan ke Polres Gresik.

Untuk diketahui, Kades Tebalo Ahmad Mahsul  didampingi kuasa hukumnya, Andi Fajar Yulianto dan Sakti SH melaporkan MS dan NS ke Polres Gresik atas dugaan tindak pidana penggelapan. Laporan itu dilakukan karena saat pembayaran Tanah Kas Desa (TKD) seluas 7.948 M² yang terimbas pembebasan lahan tol senilai Rp. 5.865.428.071 telah ditukar guling dengan dua objek tanah milik NS ada kekurangan uang sekitar Rp 128 juta yang tidak diserahkan terlapor ke Pemdes Tebalo. (yad)

Diduga Menilap Sisa Tukar Guling TKD Sebesar Rp 128 Juta, Kades Tebalo Laporkan Dua Warganya  Selengkapnya

Kejari Gresik Tunjuk 5 Jaksa Peneliti, Viral Manusia Menikahi Kambing di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menunjuk lima orang jaksa peneliti dalam perkara dugaan penistaan agama perkawinan manusia dengan kambing. Penunjukan lima orang jaksa itu dilakukan pascamenerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkawinan nyeleneh manusia dengan kambing yang viral itu dari penyidik Satreskrim Polres Gresik. 

Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Gresik Ludi Himawan didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah mengatakan, pihaknya telah menerima SPDP dari Polres Gresik terkait dugaan penistaan agama pernikahan nyeleneh manusia dengan kambing di Pesanggrahan Keramat “Ki Ageng ” di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Senin, 20 Juni 2022. 

“Hari ini kami sudah menunjuk lima orang jaksa peneliti perkara itu,”ujar Ludi dalam Konferensi Pers di Aula Kantor Kejari Gresik pada Selasa, 21 Juni 2022. Dalam SPDP itu, lanjutnya, penyidik Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik belum menyebutkan identitas tersangkanya. “Belum disebutkan para tersangka,”tegasnya. 

Biasanya, lanjutnya, setelah dikeluarkan SPDP beberapa hari kemudian akan muncul nama tersangkanya. “Nanti kalau sudah tersangka, pihak Kepolisian akan memberikan SPDP lanjutan,”ujarnya. Akan tetapi, Ludi melanjutkan, penetapan tersangka menjadi kewenangan penyidik Polres Gresik. “Saat ini kami sifatnya menunggu. Penyidik kepolisian memiliki waktu 30 hari untuk penetapan tersangka,”tegasnya. 

Seperti diberitakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa pernikahan manusia dengan kambing adalah penistaan agama. Sebanyak empat orang yang diduga memiliki peran penting dalam hajatan perkawinan Syaiful Arif dengan seekor kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo itu dinyatakan telah murtad. Mereka akhirnya taubat dengan mengucap syahadat. 

Empat yang diduga terlibat dalam perkawinan tak lazim sehingga menimbulkan banyak kecaman adalah pemilik Pesanggrahan Keramat “Ki Ageng” Nur Hudi Didin Ariyanto. Nur Hudi adalah oknum anggota DPRD Gresik dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Berikutnya, Syaiful Arif adalah pengantin pria. Kemudian, Kresna adalah penghulu dan Arif Syaifullah, adalah Ketua Sanggar Cipta Alam sebagai pemilik akun media sosial (medsos) atau konten kreator. 

Mereka mengakui melakukan perbuatan salah dan berjanji tidak mengulangi perbuatan lagi. Bila terbukti melakukan penistaan agama Polisi akan menjerat Pasal 156 (a) KUHP tentang penodaan agama. Bunyi Pasal 156 (a) berbunyi  Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barangsiapa dengan sengaja dimuka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan :

a. Yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. 

Penyidik Pidum Satreskrim Polres setelah melakukan 22 orang saksi , termasuk saksi pelapor dari Aliansi Warga Cerdas (WC) Gresik,  Aliansi Masyarakat Peduli Gresik (AMPG), Gerakan Pemuda Ansor Gresik dan Informasi Dari Rakyat (IDR) menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Peningkatan status penyidikan ditetapkan penyidik Pidum Satreskrim Polres pada Jumat, 17 Juni 2022. (yad)

Kejari Gresik Tunjuk 5 Jaksa Peneliti, Viral Manusia Menikahi Kambing di Gresik  Selengkapnya

Sebulan Pulbaket dan Puldata Pelantikan 47 Kades, Kasi Intelijen Kejari Gresik ; Tidak Menemukan Unsur Pidana di Dinas PMD

GRESIK,1minute.id – Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) merampungkan proses pengumpulan bahan keterangan dan pengumpulan data (pulbaket dan puldata) terkait dugaan pungutan liar dalam pelantikan 47 kepala desa (Kades) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik. 

Setiap Kades dibebani pembelian atribut hingga pigura senilai Rp 900 ribu. Rinciannya, untuk pembelian barang pangkat dinas upacara (PDU) Kades Rp150 ribu, tanda jabatan PDU Rp150 ribu, Korpri Rp35 ribu, nametag Rp 25 ribu, cetak foto dan pigura 16R serta penyerahan SK Rp 250 ribu, cetak foto dan pigora penyematan emblem Rp 250 ribu, compact disk dan lain-lain (cetak stiker nama serta tempatnya) Rp 40 ribu.

Selama sebulan tepatnya 14 hari efektif, tim seksi Intelijen yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah 

melakukan pulbaket dan puldata telah memintai keterangan 54 orang saksi. Termasuk Plt Kepala Dinas PMD Gresik Suyono. Jaksa juga melakukan penelisikan rancangan anggaran belanja (RAB) anggaran pelantikan 47 kepala desa yang dilakukan di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 20 April 2022.

Hasilnya? “Kami belum menemukan adanya indikasi tindak pidana didalamnya (penarikan atribut dalam pelantikan 47 kepala desa),”ujar Deni Niswansyah dalam Konferensi Pers di Aula Kantor Kejari Gresik pada Selasa, 21 Juni 2022.

Karena unsur dugaan tindak pidana tidak ditemukan, lanjut Deni, pihaknya akan menyerahkan hasil pulbaket dan puldata yang telah dilakukan kepada Inspektorat Kabupaten Gresik.  “Dalam 2 hari atau 3 hari kedepan, hasil pulbaket dan puldata kami serahkan ke Inspektorat,”tegasnya.  Mengapa hasil pulbaket dan puldata diserahkan kepada Inspektorat? Deni menyatakan, salah satu kewenangan Inspektorat adanya pengendalian internal terhadap aparatur sipil negara (ASN). 

Deni menyebutkan pulbaket dan puldata yang dilakukan membutuhkan waktu lama. Sebab, pihaknya harus memeriksa 54 orang saksi, mencari dan membandingkan harga atribut ke Surabaya. “Karena itu lah pulbaket dan puldata cukup lama. Sekitar 1 bulan. Tapi, lebih tepatnya 14 hari kerja,”tegas.

Seperti diberitakan, Pelantikan 47 kades hasil pemilihan serentak menimbulkan polemik. Pasalnya, dalam prosesi pelantikan yang sakral itu setiap kepala desa (Kades) terpilih dibebani biaya Rp 900 ribu. Uang tersebut digunakan untuk pembelian atribut dan kelengkapan lainnya. Dinas PMD Gresik menyebutkan pembelian atribut itu usulan dari para kepala desa terpilih. Sehingga proses pelantikan yang sakral bagi kades terpilih bisa memakai kelengkapan yang seragam. Kejaksaan Negeri Gresik turun tangan untuk melakukan penelisikan terkait dugaan adanya pungutan liar. Setelah menjalani penelisikan selama sebulan tidak ditemukan adanya dugaan tindak pidana. 

Data dan Fakta Kades Terpilih 

Jumlah  : 47 47 Kepala Desa (Kades) Jenis Kelamin  : 2 perempuan, 45 Laki-laki Pendidikan : 5 SMP ;  30 SMA ; 5 Diploma-1 ; 6 Sarjana dan 1 Pasca Sarjana Tertua  : Khambali,  63, Kades Randuagung, Kecamatan Kebomas Termuda : Leo Wira Hardiono, 27, Kades Madumulyorejo, Kecamatan Dukun. (yad)

Sebulan Pulbaket dan Puldata Pelantikan 47 Kades, Kasi Intelijen Kejari Gresik ; Tidak Menemukan Unsur Pidana di Dinas PMD Selengkapnya

Liga Santri Piala Kasad Dibuka, Dandim Letkol Inf Taufik Ismail Menciptakan Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat

GRESIK,1minute.id –  Liga Santri PSSI 2022 memperebutkan Piala Kasad dibuka oleh Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Senin, 20 Juni 2022.

Ada delapan kesebelasan dari delapan pondok pesantren (Ponpes) yang berebut menjadi terbaik untuk mewakili Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di tingkat Provinsi Jawa Timur. Delapan kesebelasan itu terbagi menjadi dua grup. Grup A yakni Ponpes Qomaruddin dan Ponpes Al Miftah. Keduanya dari Kecamatan Bungah. Kemudian, Ponpes Al Munawaroh (Driyorejo) dan Ponpes Al Ibrohimi (Manyar).

Di Grup B terdiri dari Ponpes Al Ikhlas (Panceng) ; Ponpes  Al Muniroh (Ujungpangkah) ; Ponpes An Nuriyah (Benjeng) dan Ponpes Darul Ihsan (Menganti). Pembukaan turnamen Liga Santri PSSI 2022 Piala Kasad ini dimeriahkan dengan penampilan hadrah dan demonstrasi Pencak Silat dari 9 perguruan silat di Gresik ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis dan lainnya. 

Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dalam sambutannya mengatakan sepakbola menjadi salah satu olahraga diminati oleh hampir semua orang dari berbagai kalangan usia dan lapisan masyarakat. Sehingga tidak ada jenis olahraga lain yang mendapatkan sambutan paling meriah dari masyarakat di berbagai negara selain sepak bola.

“TNI AD menaruh perhatian terhadap sepak bola sebagai salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,”harapnya.

Harapan itu yang menjadikan TNI AD bersama dengan PSSI tergugah untuk membangun sebuah komitmen bersama demi kemajuan dunia sepak bola tanah air dengan menyelenggarakan kompetisi Liga Santri yang akan diikuti seluruh santri pondok pesantren yang ada di Indonesia.

Kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi para santri seluruh Indonesia yang ada di 34 Provinsi. Pertandingan Piala Kasad Liga Santri PSSI diawali dari tingkat Kabupaten/Kota mulai 20 Juni 2022 sampai dengan 30 Juli 2022. 

Kemudian tingkat Provinsi mulai 7 Agustus 2022 hingga 23 September 2022. Pertandingan tingkat nasional yang menampilkan tim-tim terbaik dari Provinsi akan dilaksanakan dari 25 September 2022 hingga 22 Oktober 2022.

“Melalui kompetisi ini diharapkan mampu menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air bangsa dan negara dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai religius keagamaan,” imbuhnya.

Disamping itu, kegiatan ini juga dapat berfungsi sebagai wahana dalam rangka pembinaan potensi sepak bola bagi generasi muda sekaligus mencari talenta-talenta berbakat yang diharapkan dapat tampil pada level sepak bola yang lebih tinggi baik tingkat nasional hingga internasional,”pungkas Letkol Inf Taufik Ismail. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan, Turnamen Liga Santri merupakan ajang silaturrahim santri, memperkuat persaudaraan dan persahabatan santri di Kabupaten Gresik. “Kota yang dikenal sebagai Kota Santri ini akan semakin marak dan kuat identitas kesantriannya jika santri-santrinya memiliki prestasi di berbagai bidang,” ujar Fandi Akhmad Yani. 

Selain itu, menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, turnamen ini membawa 2 nama baik. Pertama nama baik pesantren dan kedua nama baik kabupaten Gresik. “Secara nasional pembukaan dilaksankan di Jombang semoga juaranya nanti dari Kabupaten Gresik,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

“Selamat bertanding junjung tinggi sportifitas kita cari kawan bukan cari lawan perkuat silaturahmi antarsantri serta kembali ke pesantren dengan membawa juara,”katanya. (yad)

Liga Santri Piala Kasad Dibuka, Dandim Letkol Inf Taufik Ismail Menciptakan Kemanunggalan TNI dengan Masyarakat Selengkapnya

Viral Manusia Menikahi Kambing, LKBH UniGres Mendampingi Pelapor 

GRESIK,1minute.id – Pernikahan nyeleneh manusia dengan kambing menjadi perhatian Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Universitas Gresik (LKBH Unigres). Lembaga bantuan hukum berkantor di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu ditunjuk sebagai kuasa pelapor dalam perkara yang menjadi perhatian masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Penunjukan LKBH UniGres diberikan usai acara Ngopi Hukum disebuah kafe di Jalan Panglima Sudirman,Gresik pada Minggu malam, 19 Juni 2022. Ngopi hukum bersama pakar hukum dan tokoh masyarakat serta elemen masyarakat yang tergabung dari Aliansi Masyarakat Peduli Gresik (AMPG), Informasi dari Rakyat (IDR) dan lainnya. 

Ngopi Hukum itu mengusung tema “Kawin Manusia dengan Domba antara Konten, Seni dan Penistaan Agama” berlangsung gayeng selama 3 jam. Wakil Rektor Unigres Soeyanto mengatakan, kendati masih belum ada penetapan tersangka pihaknya memberikan apresiasi kepada kepolisian sudah melakukan kerja profesional dalam menangani kasus ini. Namun Soeyanto mendorong polisi lebih aktif berkomunikasi dengan media setiap progress dari kasus ini.

“Menurut Putusan MK No 130/PUU-XIII/2015 dalam Putusan Uji Materiil atas ketentuan Pasal 109 ayat (1) KUHAP, Pemberian SPDP tidak hanya diwajibkan kepada Jaksa Penuntut Umum tetapi juga kepada terlapor dan pelapor,”ujar Soeyanto.

Sebab, lanjut Soeyanto, hingga kini belum ada kejelasan jumlah tersangka beserta namanya sejak menaikan statusnya menjadi penyidikan. “Bahkan para pelapor juga belum dapat salinan surat pemberitahuan dimulainya penyedikan (SPDP),”katanya. Kepada siapa SPDP diberikan? Menurut mantan Dekan Fakultas Hukum Unigres itu, 

SPDP diberikan kepada penuntut umum, ke pelapor dan terlapor. Jika polisi mengenakan pasal 156a KUHP dengan ancaman 5 tahun. Sehingga polisi sudah dapat melakukan penahanan terhadap tersangka meski kasus ini sedang diproses. 

“Dalam pasal 21 ayat 4 KUHP syarat objektif untuk melakukan penahanan kepada tersangka yang ancaman hukumannya 5 tahun atau diatasnya,”tambahnya. Selanjutnya, dalam forum diskusi itu juga menyoroti pihak-pihak yang turut serta dalam kasus tersebut apakah bisa dijerat pasal 55 KUHP. Hasil forum menyepakati mempercayakan sepenuhnya penetapan tersangka dari kepolisian. 

“Namun melihat kasus serupa yang berada di Indonesia para pelaku yang ikut serta juga bisa dijerat pasal 55 KUHP tentang orang yang memfasilitasi, membantu, dan melakukan sesuatu perbuatan melawan hukum,”jelas Ketua LKBH UniGres Mashudi. 

Sementara perwakilan AMPG Umi Khulsum mengajak kaum muda mahasiswa yang selama ini memberikan sumbangsih pemikiran dan gerakan untuk Gresik agar bergerak mengawal kasus ini. “Ayo kita jaga marwah Gresik sebagai Kota Santri, kota Wali. Pelaku penistaan agama harus diberikan hukuman efek jera. Karena sangat meresahkan masyarakat Gresik, karenanya butuh pergerakan secara intelektual dari organisasi Kemahasiswaan,”katanya. 

Saat ini, masih menunggu mendapatkan SPDP dari Polres Gresik. Kabarnya, peningkatan status dari penyelidikan menjadi penyidikan dugaan penistaan agama dalam perkawinan manusia dengan kambing dilakukan oleh penyidik Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik pada Jumat, 17 Juni 2022. SPDP dikirimkan ke penuntut umum, pelapor/korban, dan terlapor dalam waktu maksimal 7 hari setelah diterbitkan Surat Perintah Penyidikan.

Sesuai dengan ketentuan itu, SPDP paling lambat diterima pada Rabu, 22 Juni 2022. “Kalau belum dapat, kami akan jemput bola ke Polres Gresik untuk meminta SPDP,”katanya. Seperti diketahui, Polres Gresik telah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi terkait perkawinan manusia dengan kambing. Sebanyak 23 saksi telah dimintai keterangan. 

“Penyidik sudah memutuskan menaikkan statusnya ke tahap penyidikan. Hari ini sudah naik sidik (menjadi penyidikan),”tegas Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro. 

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia Gresik telah mengeluarkan fatwa pernikahan manusia dengan kambing adalah penistaan agama. Empat orang yang terlibat dinyatakan murtad dan harus bertaubat dan mengucapkan syahadat.  Empat itu ada pemilik Pesanggrahan Nur Hudi Didin Ariyanto, mempelai pria Syaiful Arif, penghulu atau yang memimpin prosesi pernikahan Kresna, dan pembuatan konten kreatif Arif Syaifullah.  (yad)

Viral Manusia Menikahi Kambing, LKBH UniGres Mendampingi Pelapor  Selengkapnya

Syamsul Anam, Ketua Pergunu Gresik, Dr Faqih Sarankan Ngaji Kitab Hikam untuk Update Informasi 

GRESIK,1minute.id – Syamsul Anam, Nakhoda baru Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Gresik. Pelantikan Pengurus masa khidmah 2022-2023 dilakukan di Aula Ainul Yaqin Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Acara pelantikan yang dilanjutkan dengan silaturahmi dan sarasehan mengusung tema “Mengelolah Pendidikan Internasional secara Efektif” berlangsung khidmat. 

Syamsul Anam  dalam sambutanya, Alhamdulillah hari ini menjadi momen yang penting untuk Pergunu Gresik dalam rangka khidmah kita di NU.” Tentu ada konsekuensi setelah pelantikan ini yakni bergerak membangun peradaban memberi manfaat,”kata Syamsul Anam dihadapan pengurus Pimpinan Cabang Pergunu Gresik, Pimpinan Pergunu Anak Cabang Gresik, Banom, Lembaga NU dan 120 undangan serta tiga anggota DPRD Gresik yakni Noto Utomo,PDIP ; Wongso Negoro, Golkar dan Lilik Hidayati PPP pada Sabtu,18 Juni 2022.

Syamsul menegaskan, setelah dilantik dirinya mengajak kepada anggota untuk selalu kompak dalam membangun sinergitas antar stakeholder yang lain termasuk penguatan Guru NU untuk menyongsong dan pengembangan Kurikulum Merdeka.”Hal ini perlu persiapan dari lembaga dan Guru NU,”tegasnya

Ketua Komnasdik Gresik ini berharap program yang masih berkelanjutan di Pergunu yakni data pengisian aplikasi Simas untuk penguatan identitas diisi oleh Guru NU agar semua guru bisa terdeteksi dimanapun ia mengajar dan menjadi bagian dari Pergunu.

Sementara itu Sekretaris Pergunu Wilayah Jawa Timur Dr. Faqih juga narasumber dalam sarasehan itu mengatakan, untuk lebih efektif dan efisienya maka Pergunu diharapkan ada kegiatan FGD (Forum Group Diskusi) dan ngaji tiap bulan kitab Hikam.”Hal ini penting untuk menambah wawasan dan selalu update info kekinian,”jelasnya

Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi mengatakan, setelah pelantikan monggo pengurus untuk selalu bergerak menggerakkan organisasi melalui konektivitas bersinergis maka ini menjadi upaya dan ikhtiar bersama untuk nyambung ke yang lainya untuk bergerak. “Selamat Pergunu atas pelantikanya semoga sukses dan bermanfaat,”kata Mulyadi. (yad)

Syamsul Anam, Ketua Pergunu Gresik, Dr Faqih Sarankan Ngaji Kitab Hikam untuk Update Informasi  Selengkapnya

Harga Meroket, Bhabinkamtibmas Polsek Manyar Bagikan Bibit Cabai ke Warga

GRESIK,1minute.id – Harga cabai semakin pedas. Kini, mencapai Rp 100 ribu per kilogram di tingkat pedagang. Bhabinkamtibmas Polsek Manyar Bripka Hadi Supriyanto punya solusinya. Ia mengajak masyarakat untuk menanam tanaman cabai di rumahnya. Medianya, polybag. 

Hadi Supriyanto telah menyiapkan bibit cabai. Dan, telah dibagikan kepada masyarakat di Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik yang menjadi wilayah hukum dalam pengamanan kamtibmas. 

Benih cabai yang dibagikan usianya sekitar satu bulan. Bripka Hadi membawanya ke desa menggunakan sepeda motor dinas dengan keranjang dibagian jok belakang.

Ia tidak sendiri, didampingi mitra kerjanya Serda Triyanto Babinsa dari Koramil 0817/06 Manyar dan perangkat desa setempat sengaja mendatangi warga dari rumah ke rumah memberikan bibit cabai.

“Bu, ini bibit cabai bisa ditanam di pot atau di pekarangan rumah. Dua atau tiga bulan kedepan Insya Allah bisa dipanen untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Jadi ibu tidak perlu susah-susah beli cabai,”terang Hadi pada Kamis, 16 Juni 2022.

Rukhaniyah, salah satu penerima bantuan bibit cabai itu. Ibu satu anak berusia 33 tahun yang awalnya kaget karena didatangi aparat penegak hukum (APH) di tokonya berubah semringah. Bukan kertas tilang yang diterimanya. Sebab, Polres Gresik sedang menggelar operasi Patuh Semeru 2022. Melainkan bibit cabai yang diberikan oleh Bripka Hadi Supriyanto. 

“Alhamdulillah Pak Polisi Pak TNI saya kira ada apa. Terima kasih telah memberi saya bibit cabai sehingga nanti saya bisa panen cabai.” ucapnya. Selain Rukhaniyah yang istri driver ojek online, Bripka Hadi Supriyanto memberikan kepada tujuh warga lainnya. Semuanya, warga Desa Tebalo.

Sementara itu Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan bentuk kepedulian Bhabinkamtibmas.

“Mensikapi harga cabai yang melambung akhir-akhir ini, Bhabinkamtibmas Polsek Manyar sengaja memberikan bibit cabai untuk warga desa binaan. Hari ini Bripka Hadi Supriyanto bersama Babinsa mengantarkan bibit cabai didepan rumah warga Desa Tebalo,”kata AKP Windu.

Hal ini dilakukan sambung Windu, untuk mengurangi beban masyarakat mencukupi kebutuhan keluarga. Menurut mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu,  dengan masyarakat menanam sendiri cabai dirumah tidak lagi terbebani dengan naiknya harga cabai dipasaran.

“Upaya itu dinilai sangat tepat ditengah kondisi harga cabai yang tinggi. Minimal dapat mencukupi kebutuhan cabai bagi keluarga sendiri,”pungkasnya. (yad)

Harga Meroket, Bhabinkamtibmas Polsek Manyar Bagikan Bibit Cabai ke Warga Selengkapnya