GRESIK,1minute.id – Rembug Akur kembali bergulir. Ikhtiar menjalin komunikasi antara pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik bersama dengan warga ini dipusatkan di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman yang menumui warga setempat.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membahas berbagai isu yang berkaitan dengan pembangunan di daerah, seperti perbaikan infrastruktur, dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, dalam acara tersebut juga dilakukan penyaluran BPJS bagi beberapa ahli waris.
Di bidang kesehatan, terangnya, Pemkab Gresik telah menjalankan Universal Health Coverage (UHC). Istimewanya, program ini sudah menjangkau 99,96% masyarakat Gresik. Capaian ini “menyalip” daerah-daerah lain di Jatim. “Wilayah Kedamean ini juga spesial, karena saat ini Pemkab Gresik sedang membangun rumah sakit daerah di wilayah ini. Mudah-mudahan tahun ini sudah mulai dibangun dan diselesaikan tahun ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. “Mohon doanya,” imbuhnya.
Wabup menjelaskan bahwa tahun ini Pemkab Gresik akan berfokus pada perbaikan jalan-jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Gresik. “Pada tahun ini Insya Allah akan banyak jalan yang akam kita perbaiki,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.
Pada kesempatan ini, wabup juga memberikan apresiasi kepada badan amil zakat nasional (Baznas) Gresik yang sudah mengelola zakat dan diserahkan dengan baik kepada kelompok yang membutuhkan. Sebelum mengakhiri sambutan, Bu Min berharap forum yang gayeng ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah, dan masyarakat.
Seperti diberitakan, Tahun ini, Pemkab Gresik akan melakukan betonisasi 17 ruas jalan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Belasan ruas jalan itu tersebar di enam kecamatan di Gresik Selatan yakni Kecamatan Driyorejo, Kedamean, Menganti, Benjeng, Balongpanggang dan Cerme. (yad)
GRESIK,1minute.id– Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah secara simbolis menyalurkan cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk Kabupaten Gresik kepada warga Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 6 April 2023.
Penyaluran CPP perdana dipusatkan di Balai Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. Kabupaten Gresik mendapat kuota 84.871 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM mendapatkan bantuan sosial (bansos) pangan CPP berupa beras sebanyak 10 kilogram. Di Desa Dahanrejo ada sebanyak 96 KPM.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi. Ini merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup. Pemerintah perlu memberikan jaminan atas pangan terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Tujuannya agar keluarga memiliki akses terhadap pangan pada harga dan volume yang ideal bagi kebutuhan,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dan sambutannya.
Selain itu, lanjutnya, salah satu upaya untuk meningkatkan akses masyarakat adalah melalui pemberian bantuan yang bersumber dari cadangan pangan pemerintah.”Masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas beras yang diberikan. Karena ini sudah melalui pemeriksaan oleh Dinas Pertanian,” tegasnya.
Dikatakan, bantuan ini langsung ditunjuk oleh pemerintah pusat sesuai nama yang diusulkan. Pemerintah Kabupaten Gresik berharap agar data ini tidak keliru dan valid agar masyarakat yang benar benar membutuhkan mendapatkan bantuan beras ini.
Disamping itu, wabup itu juga berpesan kepada para penerima manfaat agar dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Apalagi di bulan suci Ramadan dan menyambut hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, yang tentunya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.
“Bantuan yang disalurkan ini menjadi wujud kepedulian dan ikhtiar Pemerintah untuk terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Gresik,” tandasnya. Penyaluran CPP ini dihadiri perwakilan Bulog regional Jawa Timur Setiawan, Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro, Kepala Kantor Pos Cabang Gresik Maestro Yunan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kebomas S Farida serta Kepala Desa Dahanrejo Mochammad Hasan.
Di tempat sama, Setiawan, perwakilan dari Bulog Regional Jawa Timur menambahkan Bulog mendapatkan tugas penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Bantuan Pangan mulai Maret hingga Mei 2023. “Untuk Kabupaten Gresik sebanyak 84.871 penerima dan akan diberikan selama 3 kali. Ini merupakan beras cadangan pemerintah jenis premium,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Ummi Khoiroh menambahkan, bantuan ini berasal dari pemerintah pusat melalui Bulog. Sedangkan transporternya dipercayakan pada PT. Pos Indonesia. “Launching penyaluran dilakukan di Desa Dahanrejo total sebanyak 96 penerima. Sementara diberikan kepada 25 KPM, sisanya sambil menunggu cleancing data yang dilakukan oleh PT. Pos Indonesia,” kata Ummi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membangun palang pintu perlintasan kereta api di tiga kecamatan. Tahap pertama pemasangan palang pintu di perlintasan kereta api di sepanjang Kecamatan Duduksampeyan.
Tahun ini ada tujuh titik palang pintu yang dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik 2023 itu. Inisiatif pembuatan palang pintu itu dilakukan karena keselamatan jiwa warga nomor satu. Selain memberikan perasaan aman dan nyaman kepada warga maupun pengendara yang kerap melintasi rel kereta.
Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menganggap pembangunan palang pintu perlintasan kereta api ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Selama ini, warga setiap kali melintasi rel kereta api selalu waswas.
“Kami sadar bahwa keselamatan masyarakat jauh lebih penting. Hingga akhirnya kami memutuskan untuk berinisitif membuat palang pintu perlitasan kereta api di sejumlah titik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani di perlintasan KA di Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan pada Selasa, 4 April 2023.
Aspirasi warga masyarakat yang menginginkan ada palang pintu perlintasan kereta api itu cukup banyak masuk ke Pemkab Gresik. Bahkan, mimpi itu sudah bertahun-tahun. Dan, baru tahun ini bisa direalisasikan oleh Pemkab Gresik. Sebelumnya, Pemkab Gresik melakukan kajian lebih dulu. Kajian dilakukan pada 2022.
Dan tahun ini pihaknya mulai melakukan pemasangan di 7 titik perlintasan yang berlokasi di tiga kecamatan yakni Duduksampeyan, Cerme dan Menganti.
“Tujuh titik perlintasan itu adalah di Desa Sumari, desa Setrohadi, Desa Tambak Rejo, Desa Tumapel di kecamatan Duduk Sampeyan. Kemudian, perlintasan KA di Desa Padeg dan desa Jambu di kecamatan Cerme. Serta perlintasan di Desa Hendrosari di kecamatan Menganti,” terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. Setelah 7 titik tuntas, lanjut Gus Yani, masih tersisa 3 titik lagi yang perlu dipasang palang perlintasan. “Kita upayakan agar dapat dipasang juga palang pintu di tiga titik tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu, Fatchur, siswa SMK Negeri 1 Duduksampeyan merasa lega. Ia mengaku senang dengan adanya palang pintu perlintasan itu. Remaja 17 tahun itu, bukan satu-satu yang merasakan plong. Ada ratusan bahkan ribuan jiwa lainnya yang ikut senang. “Sekarang sudah tidak was-was lagi saat melintas. Terima kasih pak bupati yang telah peduli dengan keselamatan kami,” tuturnya.
Untuk diketahui menjelang mudik Idul Fitri diperkirakan jalur double track kereta api di sepanjang Duduksampeyan akan semakin padat. Kondisi ini, tentu mengkhawatirkan. Sebab, masih banyak perlintasan kereta api yang belum memiliki palang pintu. Sejak 2013 warga di kecamatan Duduksampeyan kerap demonstrasi menuntut pemasangan palang pintu itu. Namun, baru tahun ini mimpi warga itu terwujud.
“Kami mewakili segenap warga mengucapkan banyak terima kasih kepada pak bupati Fandi Akhmad Yani yang merealisasikan palang pintu sebidang di 7 titik perlintasan yang ada di Kabupaten Gresik,” kata Kepala Desa Gredeg, Kecamatan Duduksampeyan M. Bahrul Ghofar dalam status WhatsAppnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali menggulirkan mudik lebaran gratis. Pendaftaran dibuka mulai Senin, 3 April sampai 17 April 2023. Hari pertama, atau hingga pukul 14.00 WIB tercatat 600 calon pemudik yang mendaftar di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung proses pendaftaran mudik gratis di kantor Dishub yang berada di Kompleks Terminal Bunder, Gresik itu. Mereka cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dan Kartu Keluarga (KK). Ada delapan jurusan yang dilayani dalam mudik gratis tahun ini.
Delapan jurusan itu yakni Gresik- Pasuruan- Situbondo ; Gresik- Probolinggo- Lumajang- Jember ; Gresik- Malang- Blitar; Gresik- Jombang- Kediri- Tulungagung- Trenggalek. Berikutnya, jurusan Gresik- Madiun- Ponorogo; Gresik- Lamongan- Bojonegoro- Pandanan- Ngawi; Gresik- Madiun- Magetan. “Tahun ini, ada tambahan jurusan yakni Gresik- Madura yakni Bangkalan dan Sumenep,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 3 April 2023.
Menurut Gus Yani, momen mudik kali ini merupakan penawar rindu yang mahal harganya. Karena tahun lalu masih ada larangan mudik karena pandemi Covid-19.
“Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas mudik gratis ini menjadi penawar rindu bagi masyarakat yang ingin pulang kampung. Kami turut bahagia melihat masyarakat dapat merasakan mudik dan menikmati masa lebaran bersama keluarga. Insya Allah di tahun mendatang bisa terselenggara lagi seperti harapan masyarakat,” ujarnya.
Bety Ratnasari, 30, salah satu perantau asal Kabupaten Trenggalek mengaku senang dan terbantu adanya mudik gratis itu. “Terima kasih Pemkab Gresik sudah menyediakan fasilitas mudik gratis. Saya sangat terbantu, sebab menghemat ongkos pulang kampung” kata pekerja di Gresik.
Ririn Novitasari, 34, yang hendak mudik ke Bojonegoro bersama anaknya yang masih balita. Ia mengaku lebih nyaman naik bus saat mudik. “Naik bus minim risiko keselamatan di jalan raya dibanding dengan naik motor. Karena saya mengajak anak balita, jadi lebih nyaman. Terima kasih pak Bupati sudah dikasih pelayanan mudik gratis. Mudah-mudahan tahun depan ada lagi,” harapnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pembangunan Jembatan Kacangan segera kelar. Bila tidak ada aral melintang sebelum lebaran Idul Fitri 1444 Hijrah bisa dilewati. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam ngobrol bareng wartawan di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 3 April 2023.
“Besok rencananya pengecoran dimulai. Perkiraan seminggu kedepan bisa dilewati,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dan diamini oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. Bu Min berharap selesai pembangunan jembatan Kacangan itu bisa membawa manfaat bagi masyarakat setempat.
Ngobrol bareng wartawan semakin gayeng setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani datang. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menyusul datang karena harus menemui sejumlah tamu terlebih dahulu. Gus Yani mengatakan, pembangunan jembatan Kacangan di Dusun Kacangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik akan dijadikan evaluasi. “Keterlambatan penyelesaian pembangunan jembatan menurut BPK karena force majeure,” kata Gus Yani.
Seperti diberitakan, Jembatan Kacangan patah pada Minggu, 19 Desember 2021. Selama 2 pekan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melakukan kajian penyebab patah Jembatan yang menghubungkan Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng itu. Pemkab Gresik memutuskan untuk membangun baru jembatan yang melintasi aliran Kali Lamong itu.
Semula diperkirakan awal April 2022. Namun, dalam laman LPSE tender kali pertama gagal. Dalam tender kali kedua ini, berdasarkan data DPUTR Gresik dimenangkan oleh PT Bangun Mulya Tan Abadi dengan nilai penawaran Rp 13.074.982.498,54. Pagu anggaran Rp 15 miliar. Jangka waktu pekerjaan 180 hari kalender (28 Juni sampai 24 Desember 2022).
Jenis pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan jembatan baru dengan bentang 60 meter dengan rangka baja lebar 7 meter. Dan, peleberan jembatan bentang 30 meter dari 5 meter menjadi 6 meter. Pekerjaan jalan (overlay) 150 meter. Sebelumnya, jembatan Kacangan yang ambruk itu memiliki panjang 60 meter dengan pilar tengah dan lebar 4 meter. Jembatan dengan konstruksi baja dan beton.
Proyek pembangunan jembatan baru dimulai, Kali Lamong meluap. Pada Senin, 3 April 2023, debit air Kali Lamong meningkat. Akibatnya, kembali banjir. Ada enam desa di Kecamatan Balongpanggang yang tergenangi air bah berasal dari Kabupaten/kota tetangga Gresik itu. ( yad)
GRESIK,1minute.id – Ekspektasi pelajar dan mahasiswa Gresik untuk kuliah sambil kerja ke eropa sangat tinggi. Buktinya, peserta sosialisasi “Kuliah dan Bekerja di Jerman” yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Gresik dengan menggandeng Habibie Education Youth (HEY) di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) membludak pada Sabtu, 1 April 2023.
Gedung berarsitektur mirip rumah Keong itu dipenuhi peserta. Mulai berasal SMA, SMK, Madrasah Aliyah maupun mahasiswa se-Kabupaten Gresik. Gebrakan baru, duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini untuk mewujudkan mimpi pelajar Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bisa go internasional.
Program “Kuliah dan Bekerja” ke Jerman ini bagian dari salah program Nawa Karsa, Gresik Cerdas untuk mewujudkan Gresik baru untuk meningkatkan mutu kualitas SDM di Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampil bagai seorang motivator ulang. Bupati berusia 37 tahun itu berharap kesempatan emas bisa kuliah sambil kuliah di negeri dengan kesebelasan yang dikenal dengan Tim Panser itu tidak terlewatkan begitu saja.
“Seandainya Saya pribadi masih seusia kalian, Saya pasti tidak akan melewatkan kesempatan ini. Karena kesuksesan itu tidak akan datang begitu saja, kesuksesan butuh diperjuangkan. Kesuksesan kita raih dari konsistensi melakukan kebiasaan-kebiasaan baik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan ribuan pelajar dan mahasiswa.
Bupati millenial ini juga menyinggung perihal bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia pada 2045. Dikatakan bahwa bonus demografi bisa menjadi berkah, namun bisa juga menjadi musibah jika tidak disiapkan dengan baik.
Menghadapi bonus demografi, imbuhnya, kita harus mulai berpikir generasi muda seperti apa yang kita siapkan. Harapannya tentu saja adalah generasi muda yang produktif dan berkualitas. “Hari ini (Sabtu, 1 April 2023 Red)?Saya bisa berdiri disini merupakan hasil dari kerja keras pendahulu-pendahulu kita, oleh karenanya saya memiliki tanggung jawab untuk berjuang demi generasi yang akan datang. Salah satunya lewat kegiatan sosialisasi hari ini,” tegas Bupati berusia 37 tahun itu.
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, disamping mewujudkan SDM cerdas, program ini juga menjadi solusi dalam mengatasi angka pengangguran di Gresik.
“Angka pengangguran Gresik masih sebanyak 8%. Ini lebih tinggi sedikit dibandikan Provinsi Jawa Timur yang saat ini di angka 7,8%. Meskipun demikian, kita dari Pemkab Gresik tetap berupaya dalam menangani hal tersebut. Salah satunya dengan program Nawa Karsa Gresik Cerdas,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah itu.
Bu Min juga mengatakan, dengan adanya program kuliah dan kerja di Jerman, dapat meningkatkan kemampuan akademik yang dimiliki oleh anak Gresik. Maka, Bu Min mendorong para ratusan siswa SMA sederajat yang hadir saat itu, untuk berlomba-lomba mengikuti program tersebut.
“Ini menjadi kesempatan dalam menempuh pendidikan di Eropa yang memang dipusatkan di Jerman. Nanti teknis sekolahnya mirip seperti SMK tapi lebih intens. Dengan dua hari teori dan praktek tiga hari di perusahaan sekitarnya. Bahkan kalian juga akan dibayar.” ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.
MEMBLUDAK: Ribuan pelajar SMA sederajat mengikuti sosialisasi Kuliah dan Bekerja di Jerman di WEP Gresik pada Sabtu, 1 April 2023 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)
Menurut Bu Min, program ini dapat berlangsung karena kondisi Jerman yang kekurangan tenaga kerja. Anak muda produktif hanya sebanyak 2% dari total masyarakat Jerman. Sehingga membutuhkan tenaga kerja potensial dari luar negeri. “Saat ini telah terbuka sekitar 20.000 kesempatan untuk bekerja di sana,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.
Pemkab Gresik terus berupaya menekan angka pengangguran. Sebelumnya, Pemkab Gresik menggelar Job Fair dengan membuka lowongan berjumlah 4 ribu lebih pada 53 perusahaan, dan diikuti oleh lebih dari 9 ribu pelamar kerja.
Selain itu, Pemkab Gresik telah membuka beasiswa kuliah untuk warganya. Ada pula Rumah Vokasi yang berfokus dalam pelatihan untuk berkerja, dimana Rumah Vokasi ini adalah yang pertama ada di Indonesia.
Ketua Kadin Gresik M. Choirul Rizal yang hadir mengatakan, pihaknya bersama Kadin Gresik akan selalu memberikan support terbaik dalam meningkatkan SDM Gresik. Terutama dalam mengurangi angka pengangguran yang ada.
“Gresik kota industri, tapi pengangguran tetap tinggi. Maka ini juga menjadi langkah solusi dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik,” ucapnya.
Pelatihan untuk persiapan program tersebut akan digelar Kadin Gresik setelah lebaran Idul Fitri. Dalam sosialisasi ini hadir juga CEO Habibie Education Youth Nana Saragih memuji gebrakan Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang mensupport program kuliah kerja ini.
“Kalian punya bupati, wabup, dan ketua Kadin yang hebat. Karena Saya sudah keliling Indonesia dan tidak semua pemerintah daerahnya mau turun tangan dalam hal ini,” tandasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggujawaban (LKPj) tahun 2022. Dalam laporannya yang dibacakan dalam ruang rapat paripurna DPRD Gresik yang dipimpin oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir itu, Buupati Fandi Akhmad Yani menyebut capai 5 misi tahun 2022 memiliki capaian sangat tinggi.
Penilaian capaian kinerja pada LKPJ ini berlandaskan Permendagri 86/2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.
Misi pertama, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, yakni menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel serta mewujudkan kepemimpinan yang Inovatif dan Kolaboratif. Pada pelaksanaan misi pertama, Pemkab memperoleh Predikat B dengan capaian 92,37 persen dengan kategori Sangat Tinggi.
“Indikator kinerja sasaran untuk misi pertama, diketahui dari dua sasaran pembangunan. Yakni indikator kinerja sasaran Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Indeks Inovasi Daerah, seluruhnya bernilai sangat tinggi,” ujarnya.
Kemudian, misi kedua yakni membangun infrastruktur yang berdaya saing, memakmurkan desa dan menata kota. Berdasarkan publikasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), nilai indeks daya saing daerah Kabupaten Gresik memperoleh nilai 3,42 dan menduduki peringkat 4 tertinggi di Provinsi Jawa Timur. “Target indeks daya saing daerah sebesar 4 sehingga memiliki capaian 85,50 persen dengan kategori tinggi,” ungkap sarjana ekonomi Universitas Airlangga Surabaya itu.
Pada misi ketiga untuk mewujudkan kemandirian ekonomi yang seimbang antarsektor dan antarwilayah. Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Gresik pada 2022 melejit ke angka 7,38 persen di atas angka Jawa Timur dan angka Naisonal. “Dengan target 2-3 persen sehingga capaian 246 persen dengan kategori sangat tinggi,” uraiannya.
Selanjutnya, untuk misi keempat yakni membangun insan Gresik unggul yang cerdas, mandiri, sehat dan berakhlakul karimah. Sebagaimana publikasi BPS Kabupaten Gresik Tahun 2022, IPM Kabupaten Gresik memperoleh nilai 77,16 dan juga berata di atas angka Jawa Timur dan Nasional, dengan target 78,31 sehingga capaiannya 98,53 persen dengan kategori sangat tinggi.
“Pada misi Kelima, meningkatkan kesejahteraan sosial dengan menciptakan lapangan kerja dan menjamin kebutuhan dasar masyarakat Gresik. Tingkat kemiskinan Kabupaten Gresik tahun 2022 berada pada angka 11,06 persen dan ini merupakan presentase kemiskinan terendah selama 10 tahun terakhir. Capaiannya 100 persen dengan katergori sangat tinggi. Sedangkan untuk angka tingkat pengangguran terbuka tahun 2022 Kabupaten Gresik turun ke angka 7,84 persen dari target 7,20 persen sehingga capaiannya 91,84 persen dengan kategori sangat tinggi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan laporan LKPj yang disampaikan bupati akan dibahas lebih lanjut dalam rapat komisi-komisi. “Kami bersama Banmus akan menjadwalkannya nanti,” kata Abdul Qodir. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dinas Sosial Gresik terus berupaya melakukan up date data kemiskinan. Validasi data untuk mendapatkan data yang akurat sehingga bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada peserta untuk serius mengikuti pelatihan ini. “Pelatihan kali ini adalah, pengisian data harus benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Hal ini bertujuan agar penyaluran program bantuan yang diberikan tepat sasaran,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ketika membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pengoperasian aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 Maret 2023.
Bintek kolaborasi antara Dinsos Gresik dengan Kementerian Sosial (Kemensos) diikuti 356 operator desa, 152 pendamping program keluarga harapan (PKH) serta pilar- pilar sosial lainnya. Pelatihan dilakukan secara hybrid dan luring. Aplikasi SIKS-NG merupakan aplikasi nasional untuk penerima segala jenis bantuan pemerintah. Aplikasi ini juga memuat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Selain itu, aplikasi SIKS-NG secara operasional mempermudah pendamping dalam melaksanakan tugas pendataan. Dalam hal ini meliputi assessment Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), verifikasi data, pelaporan bencana, survei bantuan sosial. Serta pelaporan kondisi lapangan secara realtime dilengkapi detail titik kooordinat lokasi PPKS.
Masing-masing pendamping maupun administrasi pangkalan data sebagai petugas yang ditunjuk mempunyai user untuk mengakses aplikasi tersebut. Ini akan memudahkan dalam kunjungan lapangan serta memasukkan data-data yang diperlukan untuk melengkapi by name by adresse (BNBA) yang sudah terinput di SIKS Mobile.
Wakil Bupati perempuan mengajak semua pilar sosial untuk memberikan dukungan dan kerjasama. Supaya, pelaksanaan program penanganan kemiskinan berjalan baik dan bermanfaat. Seiring dengan komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan di Gresik. “Saya harap antara operator di desa maupun semua pilar sosial untuk saling berkesinambungan. Sebab data itu penting dan jangan sampai salah sasaran apalagi tebang pilih,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh pada kesempatan itu melaunching klinik SIKS-NG. “Nantinya petugas bisa melakukan konsultasi terkait dengan penggunaan aplikasi SIKS-NG maupun problem solving atas kendala yang ditemui di lapangan,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin kerjasama dengan Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Brawijaya (UB) Malang. Kerjasama program pendidikan dokter spesialis, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan Fakultas Kedokteran Unair Surabaya dan Fakultas Kedokteran UB Malang itu ditangani di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 Maret 2023.
Kerjasama bidang kesehatan dengan dua perguruan tinggi itu untuk mewujudkan Gresik Sehati, salah satu program Nawa Karsa Bupati- Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan kerjasama ini berkaitan dengan kondisi Gresik yang membutuhkan banyak tenaga kesehatan, utamanya dokter spesialis. Khususnya, di Kepulauan Bawean. Pasien rujukan berjarak sekitar 81 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu terlampau banyak.
“Salah satu program Nawa Karsa kami adalah Gresik Sehati. Yang mana saat ini kita berupaya memperkuat RS Umar Mas’ud di Bawean dan membangun RSUD di wilayah Gresik selatan. Ini merupakan langkah dalam memenuhi fasilitas kesehatan untuk masyarakat,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, kondisi RS Umar Mas’ud di Bawean yang selama ini kekosongan dokter spesialis. Sehingga, warga di Pulau Bawean (Kecamatan Sangkapura dan Tambak) dengan jumlah penduduk lebih kurang 60 ribu jiwa kesulitan dalam mengakses fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di daratan.
“Bawean saat ini membutuhkan setidaknya lima dokter spesialis medik dasar. Yaitu, spesialis anestesi, penyakit dalam, bedah, anak, dan Obstetri dan Ginekologi (obgyn) atau dokter kandungan. Sehingga nantinya dapat meningkatkan derajat kesehatan di sana,” ucapnya.
Untuk menunjang hal tersebut, Gus Yani mengatakan bahwa Pemkab Gresik telah mengalokasikan anggaran beasiswa khusus dokter spesialis. Pemkab Gresik akan memprioritaskan warga Bawean yang telah berstatus sebagai dokter untuk beasiswa ini.
“Hari ini kita mengalokasikan anggaran APBD untuk beasiswa dokter spesialis. Besarannya satu dokter, satu miliar rupiah dan sudah termasuk biaya hidupnya. Sasaran kami terutama memberikan kesempatan untuk anak Bawean sendiri yang statusnya sudah dokter umum. Maka setelah lulus akan kita tugaskan di RS Umar Mas’ud Bawean,” katanya.
Selain itu, Gus Yani juga mengungkapkan akan memberi insentif kepada dokter spesialis yang bekerja di Bawean. Sehingga mereka yang bertugas dapat merasa betah dan nyaman. Harapannya, dengan MoU yang dilakukan dengan FK Unair dan FK UB ini dapat membantu program kesehatan yang dicanangkan Pemkab Gresik selama ini. Kerjasama ini juga didasari kebutuhan tenaga dokter spesialis yang cukup mendesak.
Menurut data Kementerian Kesehatan, saat ini Provinsi Jawa Timur memiliki sekitar 6.675 dokter spesialis. Jumlah ini masih kurang dari target awal sebanyak 10.994 dokter spesialis.
“Dari RSUD yang ada di Jatim, 20 RSUD belum memiliki 7 dokter spesialis standar. Sehingga ini harus dipastikan untuk lengkap kedepannya,” ungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikan via zoom.
Hadir dalam agenda tersebut Rektor Universitas Brawijaya, Wakil Rektor Bidang Internasional dan Digitalisasi Universitas Airlangga, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi yang juga menjalin kerjasama dengan FK Unair, Dekan FK Unair, Dekan FK UB, Wakil Direktur RSUD Dr. Soetomo, Direktur RS Unair, Kadinkes Jawa Timur, Kadinkes Gresik, Ketua DPRD Gresik, dan Kadinkes Sumenep. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik pada Rabu, 29 Maret 2023.
PKS dalamrangka akselerasi atau percepatan Kabupaten Gresik menjadi Kota Lengkap. Kota lengkap spasial maupun yuridis. Dimana semua aset tanah warga tercatat, by name, by address. Calon investor memiliki kepastian hukum sehingga bisa mendorong lapangan kerja.
Penandatangan kerjasama antara BPN Gresik dengan Pemkab Gresik di kantor BPN Gresik itu disaksikan langsung oleh Menteri ATR/BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto. Pemkab Gresik hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik Reza Pahlevi dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik Hari Syawaluddin.
Serta Forkopimda yakni Kajari Gresik Nana Riana, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Agus Walujo Tjahjono.
Menteri ATR/Kepala BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto meminta dukungan semua pihak untuk pelaksanaan Kabupaten Gresik, Kota Lengkap ini. Ia menyebutkan, Gresik Kota Lengkap akan memiliki banyak keuntungan bagi masyarakat maupun pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Gresik Kota Lengkap adalah seluruh bidang tanah yang ada di Gresik sudah terpetakan. Baik secara psasial maupun yuridis.
Secara spasial adalah tidak ada lagi gap maupun tumpang tindih. Secara yuridis, yakni buku tanah, surat ukur, kalau diunggah ke sistem elektronik itu juga semuanya akurat. “Tidak ada lagi permasalahan (terkait tanah),” ujar Hadi Tjahjanto usai acara di ruang pelayanan BPN Gresik.
Kedua, hak atas tanah masyarakat juga terlindungi karena by name, by address. Ketiga, tidak ada lagi mafia tanah yang akan bermain-main di Kabupaten Gresik. Keempat, investor akan datang. “Investor datang karena kepastian atas tanah bisa dilindungi oleh hukum,” tegas Panglima TNI periode 2017-2021 ini.
Kelima, program sistem pemerintahan berbasis elektronik yang sedang dikembangkan oleh ATR/BPN bisa berjalan dengan baik. “Karena seluruh layanan secara elektronik,” imbuh mantan Kepala Staf Angkatan Udara itu.
Investor diberikan kemudahan untuk berinvestasi, karena satu hari perizinan sudah selesai sehingga akan mendorong investasi masuk ke Gresik tumbuh pesat.
“Investor datang menanamkan investasi maka yang terjadi adalah penerapan tenaga kerja juga akan semakin banyak. Dan, pertumbuhan ekonomi di Gresik akan semakin tinggi. Saya yakin tekad pak bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) yang eiger ini, Kabupaten Gresik akan menjadi Kota Lengkap dan memiliki investasi yang banyak,” tegas Hadi Tjahjanto. (yad)