Dinas Perikanan Ajukan Alokasi Pupuk Bersubsidi Perikanan, Bupati Ajak Petambak di Gresik Berdoa

GRESIK,1minute.id – Pencabutan pupuk bersubsidi membuat ribuan petambak kelimpungan. Mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan pupuk non subsidi. Pupuk urea dan SP-36. Termasuk petambak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan. Dinas Perikanan Gresik telah mengusulkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi sektor perikanan sebanyak 19 ribu ton. Surat pengajuan tambahan alokasi telah dikirimkan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya. Surat itu berisi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi  2022 untuk pembudidaya perikanan di Gresik. 

Data Dinas Perikanan Gresik, kebutuhan pupuk bersubsidi untuk petambak di Gresik sekitar 19.000 ton yang meliputi jenis Urea, SP 36 maupun organik. Sedangkan total luas lahan tambak mencapai 31.044 hektare, dengan jumlah petambak sekitar 15.188 orang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, regulasi mengakibatan sektor perikanan tidak mendapat alokasi pupuk subsidi. “Mudah-mudahan tahun depan ada subsidi pupuk untuk sektor perikanan ini,”harap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menghadiri Sedekah Bumi Kirab Tumpeng 1000 bandeng di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 3 September 2022. 

Kesulitan petambak mendapatkan pupuk bersubsidi bisa mengancam produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik. Ikan bandeng menjadi komoditas andalan sektor perikanan itu tidak memperoleh pakan yang cukup. Karena kelangkaan dan pencabutan alokasi pupuk bersubsidi untuk petambak. “Kita doa bersama mudah-mudahan tahun depan pupuk subsidi sektor perikanan bisa dikembalikan kembali,”katanya. 

Untuk diketahui produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik, Jawa Timur mencapai 80 ribu ton pertahun. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, salah satu penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. Petambak kini masih kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. 

Perputaran uang di sektor perikanan cukup besar untuk meningkatkan kesejahteraan petambak. Bila ikan bandeng seharga Rp 30 ribu perkilogram sama dengan Rp 2,8 triliun pertahun. Sektor perikanan  menyumbang cukup besar dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik. (yad)

Dinas Perikanan Ajukan Alokasi Pupuk Bersubsidi Perikanan, Bupati Ajak Petambak di Gresik Berdoa Selengkapnya

Pertama di Indonesia, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman  mengukuhkan 13 tokoh sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting Kabupaten Gresik di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik pada Kamis, 1 September 2022. 

Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting dilakukan dalam kunjungan kerja KSAD Dudung Abdurachman ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Jenderal Dudung adalah Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia tiba di WEP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik sekitar pukul 10.00 WIB.

DIALOG : KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman bercengkramah dengan para bunda penerima bantuan di acara pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh anak stunting di Gedung WEP Gresik pada Kamis, 1 September 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pengukuhan 13 tokoh masyarakat sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting itu sebagai ikhtiar percepatan penanganan kasus Stunting di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo menargetkan kasus stunting menjadi 14 persen pada 2024. Belasan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting yang dikukuhkan adalah tokoh masyarakat yang juga anggota forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik plus.  

Yakni, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama ; Bupati Fandi Akhmad Yani ;  Wakil Bupati Aminatun Habibah, Dandim  0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar ;  Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz. Kemudian, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik M. Hamdan Saragi ; Ketua Pengadilan Negeri Gresik Agus Walujo Tjahjo ; Ketua Pengadilan Agama Gresik Sugiri Permana dan ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Selanjutnya, Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Serta tiga perwakilan dari dunia industri, Wilmar Nabati Indonesia ; PT Petrokimia Gresik dan Smelting. Prosesi pengukuhan dengan penyematan slempang itu,  KSAD yang juga Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia itu didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

“Ini merupakan pengukuhan kali pertama di Indonesia. Program bapak dan bunda asuh stunting merupakan sebuah platform keterlibatan pemangku kepentingan secara terstruktur dan terukur dalam mempercepat penurunan stunting,”ujar Jenderal Dudung Abdurachman pada Kamis, 1 September 2022.

LEZAT : KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mencicipi menu tambahan di acara Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gedung WEP Gresik pada Kamis, 1 September 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jenderal Dudung Abdurachman kepada awak media mengatakan, usaha-usaha penurunan angka stunting yang sudah dilakukan di Gresik sudah bagus. “Saya lihat dan amati penanganan stunting di Gresik sudah bagus,”puji Jenderal Dudung didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepada wartawan. 

Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad)  itu berharap setelah  dikukuhkannya Bapak dan Bunda Asuh anak Stunting bisa semakin mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik sehingga bisa memenuhi target 14 persen di Indonesia. 

Sebelum mengukuhkan 13 tokoh masyarakat Gresik, mantan Pangdam Jaya ini mengunjungi sejumlah stan terkait upaya penanganan stunting di Gresik. Diantaranya, stan menu tambahan bagi ibu hamil. Jenderal Dudung sempat mencicipi menu yang baru dimasak oleh ibu-ibu PKK Gresik itu. “Eunak. Lezat,”katanya. Jenderal Dudung kemudian melakukan kunjungan kerjanya ke Kampung Pancasila di Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik dan Panen kacang hijau di Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Gresik. (yad)

Pertama di Indonesia, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik  Selengkapnya

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mencatat sebanyak 122 kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Periode Januari sampai Agustus 2022. Bencana itu diprediksi masih akan terus bertambah. Pada Agustus 2022, penyumbang musibah terbesar yakni 50 kejadian kebakaran. 

Artinya, kebakaran terjadi rata-rata 2 kejadian saban harinya. Bagaimana cara Dinas Damkarmat Gresik meminimalisir musibah yang kebakaran di Gresik? Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan.

Mengapa? “Saat ini sedang musim kemarau panjang yang rawan menimbulkan bahaya kebakaran,”kata Sinaga pada Selasa, 31 Agustus 2022.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga menghimbau mematikan atau mencabut alat elektronik ketika meninggalkan rumah. “Aliran listrik bisa menimbulkan korsleting menjadi penyebab terjadinya kebakaran,”tegas mantan Kepala Disbudparpora Gresik ini.

Himbauan kewaspadaan kebakaran telah dilayangkan Damkarmat kepada para camat. 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Surat himbauan itu disampaikan kepada seluruh kepala desa dan kelurahan. Intinya meminta seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam hal mengantisipasi kebakaran yang terjadi di daerah yang masing-masing. 

“Harapan kami mari kita bersama-sama antara pemerintah, masyarakat dan media untuk mensukseskan meminimalisirkan terjadinya kebakaran,”tegas Sinaga. (yad)

Kejadian Kebakaran dan Penyelamatan di Kota Industri Gresik

Periode Januari – Agustus 2022.

Kebakaran : 122 Kejadian

Rinciannya : Perusahaan (18 kejadian) ; Home Industri (10) ;  Rumah (18) ; Ilalang (60) ; Pohon (1) ;  B3 (Gas Elpiji) (5) dan Kabel Listrik (5).

Penyelamatan: 250 kejadian 

Rinciannya : Ular (135 kejadian) ; Tawon (64) ; Biawak (16) ; Musang (3) ; Kucing (9) ; Kera (1) ; Kendaraan (5) ; Manusia (Cincin) (8) ; Pohon (2) ; B3 (gas elpiji) (6) dan Burung Hantu (1)

(Data Dinas Damkarmat Gresik)

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan  Selengkapnya

Dialog Kebangsaan Penurunan AKI dan AKB, Bupati Gresik : Cegah Pernikahan Dini 

GRESIK,1minute.id – Pernikahan dini pada anak dapat meningkatkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Pernikahan pada usia dini sangat berbahaya. Pernikahan usia dini juga berpotensi pada bayi yang dilahirkan mengalami kekerdilan atau stunting,.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka membuka Dialog Kebangsaan upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di AstonInn Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Gresik mengusung tema “Pernikahan Dini, Stunting dan Kematian Ibu” itu menghadirkan empat narasumber yakni Pakar Tumbuh Kembang Anak Prof. Moersintowarti B Narendra ;  Pakar Penurunan AKI-AKB Prof Nyoman Anita ; Pakar Fetal Programing Hermanto Tri Joewono, dr.,spOG (K) dan Ketua Peradi Gresik Kukuh Pramono Budi. 

Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani persoalan stunting ini menjadi persoalan nasional yang harus kita tuntaskan dengan satu tekad dan komitmen yang kuat menyatukan persepsi menyatukan hati berkolaborasi bersama-sama  menuntut kita kerja lebih cepat kerja lebih tepat.

“Banyak variabel dalam kasus Stunting khususnya di Kabupaten bagaimana kita melihat dan mengidentifikasi hingga pendampingan,”kata Gus Yani. “Era nya kolaborasi dibutuhkan komitmen bersama dimana Bonus Demografi di imbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul terutama dalam penanganan kasus Stunting agar dapat dikendalikan,”imbuhnya.

Bupati berusia 37 tahun itu meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik lebih intens melakukan pantauan kesehatan ibu dan anaknya. “Semua harus bekerjasama agar kematian bayi, kematian ibu dapat dicegah. Berikanlah anak-anak kita atau bayi dengan makanan yang bergizi agar stunting tidak terjadi,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

“Mari bersama berkomitmen tingkatkan kualitas mutu layanan kesehatan bagi ibu dan anak dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr. Mukhibatul Khusnah mengatakan AKI dan AKB terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. dr. Khusnah menyebutkan Kematian Ibu dan kematian balita berdasarkan laporan MPDN pada Januari sampai Agustus 2022 , AKI berjumlah 12 kasus. Pada 2021 sebanyak 60. Sedangkan, AKB sebanyak 55. 2021 sebanyak 66. 

Terkait kasus stunting ti Gresik, jelas dr. Khusnah berdasarkan EPPGBM Per Juni  2022 jumlah balita ditimbang dan dilakukan pemantauan status gizi sebanyak 70.451 balita atau 67,97 % dibanding jumlah balita seluruhnya. “Prevalensi stunting sebesar 10,52% pada 2021 sebesar 10,9%,”terangnya.

Hasil monev dan pelacakan stunting di lapangan ditemukan beberapa hal penyebab diantaranya pola asuh dan pola makan, pemberian ASI eksklusif kurang berkualitas, riwayat ibu hamil KEK dan Ibu hamil risiko tinggi (Bumil Risti), berat badan lahir rendah, sosial ekonomi dan kesehatan lingkungan kurang memadahi. 

“Intervensi spesifik yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan antara lain cakupan pemberian TTD remaja putri sebesar 52%, cakupan pemberian PMT sebesar 75% dengan sasaran balita gizi kurang dan gizi buruk, cakupan IDL 57,50%, cakupan pemberian obat cacing 99,38%,”jelasnya.

“Intervensi sensitif yang telah dilaksanakan adalah kegiatan gemar makan ikan oleh dinas perikanan, Air bersih oleh dinas CKPKP dan pendampingan pola asuh oleh TP PKK dan TPK,”pungkasnya.

Usai sambutan dilakukan penandatanganan MoU  antara Pemkab Gresik dan IKA UNAIR dilanjutkan perjanjian kerjasama (PKS) Dinas Kesehatan dan Pengadilan Agama Gresik, selanjutnya perjanjian kerjasama Pengadilan Agama Gresik dan Pengadilan Agama Kepulauan Bawean.

PKS disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/ Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua IKA Unair Gresik dr. Lestari. Acara juga diisi penyerahan bantuan oleh Bupati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik kepada balita Stunting. (yad)

Dialog Kebangsaan Penurunan AKI dan AKB, Bupati Gresik : Cegah Pernikahan Dini  Selengkapnya

PN Gresik Apresiasi Antusiasme Warga Donor Darah Rayakan Hari Mahkamah Agung 

GRESIK,1minute.id – Pengadilan Negeri (PN) Gresik menggelar bakti sosial donor darah dalam memperingati HUT ke-77 Mahkamah Agung dan Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Ketua PN / Peradilan Industrial Kelas 1A Gresik, Agus Walujo Tjahjono mengatakan, kegiatan bakti sosial donor darah ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. 

Kegiatan donor darah tersebut diikuti para hakim, pegawai dan keluarga besar Pengadilan Negeri (PN) Gresik serta Pengadilan Agama (PA) Gresik serta PA Bawean. Ada juga dari pengacara di pos bantuan hukum dan wartawan yang sering liputan di Pengadilan Negeri Gresik. 

“Kegiatan donor darah ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Baksos ini  berbarengan memperingati HUT ke 77 Mahkamah Agung dan Kemerdekaan Republik Indonesia,”kata Agus Walujo Tjahjono di Kantor Pengadilan Negeri Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Puluhan calon pendonor berdatangan mulai pukul 07.30 WIB. Selain hakim, panitera juga warga sekitar kantor Pengadilan Negeri Gresik di Jalan Raya Permata , Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Donor darah tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik. Antusiasme warga untuk kemanusiaan patut mendapatkan apresiasi. 

Agus Walujo Tjahjono melanjutkan kegiatan donor darah tersebut juga membuktikan sebagai perjuangan zaman sekarang, yaitu memberikan darah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan ini membuktikan kekompakan para pegawai di Pengadilan Negeri Gresik dan Pengadilan Agama bersinergi dengan warga,”katanya. (yad)

PN Gresik Apresiasi Antusiasme Warga Donor Darah Rayakan Hari Mahkamah Agung  Selengkapnya

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan 

GRESIK,1minute.id – Upaya penurunan angka stunting terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Terbaru, Pemkab Gresik menetapkan Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas sebagai pusat ujicoba  perlakuan intervensi dalam penurunan angka stunting.

“Jika hasilnya bagus, nantinya Desa Kedanyang ini akan menjadi success story yang akan ditiru untuk diterapkan di lokasi-lokasi lain yang menjadi locus stunting di Kabupaten Gresik,”ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di ruang Agro Legis di Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA) Gresik dihadiri 

Pengurus PKK, Bidan, hingga pemangku desa se-Kabupaten Gresik. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini kembali menegaskan stunting bukan dari keturunan. Artinya, setiap anak bisa diintervensi untuk bisa lepas dari stunting. “Yang penting kita semua semangat, mulai dari orang tua, bidan, perangkat desa, dan PKK, semua bergerak bersama-sama,”kata Bu Min. 

Bu Min-sapaan- Aminatun Habibah melanjutkan keberhasilan penurunan angka stunting ini memerlukan kerja kolektif dari berbagai pihak. Dalam Peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27/2021 menargetkan angka stunting tidak lebih dari 14 persen di setiap daerah di Indonesia pada 2024.

“Kondisi sekarang angka stunting di Kabupaten Gresik berkisar 24 persen, tapi dalam dua tahun yakni 2024 kita dituntut untuk turun diangka 14 persen,”terangnya

Pasal 8 Perpers 27/202  tertuang rencana aksi nasional percepatan penurunan Stunting terdiri atas kegiatan prioritas. Diantaranya, audit kasus stunting dengan 5 skema pendekatan berbasis keluarga risiko. Didalamnya audit kasus stunting diyakini memiliki dampak yang besar dan signifikan dalam percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas KB-PPPA Gresik drg Saifudin Ghozali menyampaikan bahwa sejauh ini dengan intervensi yang dilakukan baik dari PKK, pendamping keluarga dan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian di Desa Kedanyang membawa dampak yang baik yakni turunnya angka stunting secara drastis di desa tersebut. (yad)

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan  Selengkapnya

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP

GRESIK,1minute.id – Semarak Hari Kemerdekaan masih terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri event Kolaborasi Persekutuan Gereja Indonesia setempat (PGIs) bersama Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman (Formagam).

Ajang satukan keberagaman Gresik dalam Harmoni Kebhinnekaan berlangsung meriah pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022. 

Ditempat terpisah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memborong kuliner dalam jalan sehat yang dihelat warga Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Ribuan warga tumplek-blek dalam jalan sehat. Kemeriahan semakin terasa, ketika Bupati Fandi Akhmad Yani memborong jajanan warga untuk dibagikan kepada peserta jalan sehat. “Hari Kemerdekaan, momen yang paling ditunggu masyarakat. Apalagi, sudah 2 tahun vakum akibat pandemi. Tahun depan harus lebih meriah lagi,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

GRESIK Harmoni: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (,jilbab putih) dalam forum Gresik Harmoni di WEP pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam Harmoni Kebhinekaan mengatakan, event Harmoni Kebhinnekaan ini merupakan langkah dalam jaga keutuhan bermasyarakat di Gresik yang miliki ragam budaya. Ia tuturkan pada dasarnya perlu event-event seperti ini untuk mengenalkan dan menjaga keberagaman untuk masa yang akan datang.

“Nah ini membantu kabupaten Gresik dalam menjaga umat beragama di Gresik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Ketua panitia Andrew menambxhkan event ini merupakan event asli arek Gresik untuk menanamkan nilai keberagaman saat momen kemerdekaan. Ia juga beberkan bahwa event ini terinspirasi dari warga Gresik sendiri yang sudah miliki jiwa keberagaman.

“Jadi mengambil tema Gresik Harmoni karena warga Gresik ini warga yang berbeda tapi bisa hidup berdampingan dan harmoni,”ucap Andrew. (yad)

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP Selengkapnya

Mangga di Food Estate Gresik Uenak Seru, Bupati Gresik Optimistis Bisa Dongkrak Pendapatan Petani

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani optimistis program Food Estate (Lumbung Pangan) basis Mangga bisa mendongkrak ekonomi petani mangga di Pantai Utara (Pantura) Gresik. 

Food estate seluas seribu hektar tersebar di empat kecamatan yakni  Panceng Ujungpangkah, Sidayu dan Dukun ini diestimasikan bisa menghasilkan 2 ribu kuintal pertahunnya. Program Food estate basis mangga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengucapkan terima kasih atas perhatian yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo. Bupati berusia 37 tahun itu optimistis food estate tersebut bisa mendongkrak produksi mangga di Kabupaten Gresik guna memenuhi kebutuhan nasional maupun ekspor.

“Ini merupakan sebuah ekosistem pertanian modern yang mempunyai manfaat luar biasa kepada para petani guna meningkatkan hasil pertaniannya. Terwujudnya Food Estate ini juga merupakan hasil dari kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta serta peran serta masyarakat yang hari ini hasilnya bisa dirasakan bersama,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Komoditas utama yang dikembangkan dalam Food Estate Gresik ini adalah berbasis mangga dan dipadukan tumpang sari dengan tanaman lain seperti jagung, jeruk nipis, dan tanaman semusim lainnya. Sehingga petani tetap bisa panen selagi menunggu tanaman mangganya berbuah. “Dengan food estate ini, diperkirakan akan ada peningkatan pendapatan petani dari yang sebelumnya berpenghasilan Rp 25 juta/ha menjadi Rp 75 juta/ha,”terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kepada wartawan usai kunjungan Presiden Joko Widodo pada Senin, 22 Agustus 2022.

Mangga Gresik bisa membuat lidah bergoyang. Karena uenak seru. Kelezatan mangga Gresik telah menembus pasar ekspor. Ia menyebut mangga Sultan. Mangga yang dikembangkan oleh Nastain, petani mangga asal Sidayu, Kabupaten Gresik. Keberhasilan Nastain menembus pasar ekspor tujuan Singapore, Malaysia, Jepang dan Tiongkok  itu  jenis Sultan, diantaranya. 

UENAK SERU : Presiden Joko Widodo mencicipi mangga di Food Estate di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

“Keberhasilan mangga Sultan ini merupakan hasil manis dari kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai dalam mendorong masyarakat untuk berani ekspor,”katanya. 

Masih menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, mangga dari Kabupaten Gresik ini istimewa.  Salah satunya karena karakteristik tanah yang membuat mangga asal Kabupaten Gresik ini cenderung tidak berair, sangat manis dan lezat. “Pak Presiden ( Presiden Joko Widodo) tadi sudah mencicipi dan beliau sangat suka,”terangnya.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya _food estate_ dan program taksi alsintan ini, perkebunan dan pertanian di Kabupaten Gresik jaya dan masyarakat petani Kabupaten Gresik makmur,” ungkap Bupati Yani.

Seperti diberitakan, Presiden Jokowi meluncurkan Program Lumbung Pangan (Food Estate) berbasis mangga di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022. Dalam kunjungan kerja itu, suami Iriana itu menyempatkan menanam dan mencicipi kelezatan mangga Gresik itu. (yad)

Mangga di Food Estate Gresik Uenak Seru, Bupati Gresik Optimistis Bisa Dongkrak Pendapatan Petani Selengkapnya

Presiden Jokowi Luncurkan Program Food Estate Seluas 1000 Hektar, Panen Tanpa Mengenal Musim, Kualitas Ekspor 

GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo meluncurkan Program Lumbung pangan (Food Estate) berbasis mangga di Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.

Lumbung pangan yang kelima di Indonesia ini miliki luas kurang lebih seribu hektare tersebar di empat kecamatan yakni Panceng seluas 400 ha ; Dukun (200 ha) ; Ujungpangkah (150 ha) dan Sidayu (250 ha). Bila program Food Estate ini berhasil panen mangga kualitas ekspor bisa di panen sepanjang tahun. Selama ini, mangga hanya bisa panen 3 bulan. Potensi menjadi pengungkit perekonomian petani di wilayah pantai utara (Pantura) Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Presiden Jokowi bersama ibu negara, Iriana didampingi Menteri Kabinet Indonesia Maju tiba di food estate sekitar pukul 09.00 WIB. Menteri yang mendamping mantan Wali Kota Surakarta itu, diantaranya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Mereka disambut oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Presiden Jokowi  berharap lumbung pangan seluas seribu hektare tersebut dapat terintegrasi dengan sejumlah infrastruktur pendukung yang telah dibangun oleh pemerintah. “Kita harapkan ini food estate ini ada yang milik rakyat, ada yang milik swasta dan kita ingin itu terintegrasi dengan embung yang dibangun di sini, ada embungnya, ada food estatenya, jadi masyarakat bisa dapat, swasta juga bisa bergerak,”ujar Presiden Jokowi .

SAMBUT PRESIDEN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja peluncuran Food Estate di Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Selain itu, Presiden Jokowi juga berharap lumbung pangan berbasis mangga tersebut dapat menghasilkan produksi mangga tidak hanya untuk keperluan di dalam negeri. Juga keperluan ekspor. Seperti Timur Tengah, Tiongkok, Jepang, hingga Eropa. Lumbung pangan berbasis mangga tersebut akan turut dikembangkan di sejumlah daerah di Tanah Air.

“Nanti tidak hanya di Kabupaten Gresik tapi juga di kabupaten lain yang kira-kira memiliki kondisi lahan marginal yang cocok untuk mangga,”kata Presiden Jokowi. 

Presiden menilai lumbung pangan berbasis mangga di Kabupaten Gresik ini sudah tertata dengan baik. Meskipun begitu, Presiden berharap adanya pendampingan kontrol kualitas guna memastikan kualitas produk sesuai dengan standar yang ditetapkan para pembeli. 

“Saya senang kelihatan yang sudah tertanam disini manajemennya sangat baik dan kita harapkan nanti juga ada pendampingan QC (quality contol) dari buyer sehingga level kualitasnya akan naik,”ucapnya. 

Direktur Utama PT Galasari Gunung Sejahtera Didik Pribadi menambahkan, food estate mangga akan membantu petani. Mulai dari menanam mangga yang baik, pembibitan, pemupukan dan paska panen. “Sehingga terintegrasi apa yang dimau di pasar,”ucap Didik. 

Para petani, tambah Didik, mendapatkan pelatihan satu pohon mangga bisa 3 sampai 4 varitas. “Sepanjang tahun bisa berbuah. Jika biasanya hanya 3 bulan di Gresik. Dengan adanya empat varietas nanti akan berbuah hingga 9 bulan. Jadi salama setahun terus panen mangga. Semakin besar luasan setiap bulan ada panen mangga,”katanya dengan semangat. 

“Mangga ini, untuk memenuhi pasar domestik dan pasar internasional,”imbuhnya. Mangga Malaba Thailand, mangga Arumanis lokal, mangga Garifta, mangga Nam Dok Mai varietas Thailand. “Kita sebagai offtaker para petani mengajarkam mangga itu bisa diterima pasar. Pasar yang menentukan. Kita memenuhi apa yang pasar butuhkan jenis mangganya, kualitasnya,”tutupnya. (yad)

Presiden Jokowi Luncurkan Program Food Estate Seluas 1000 Hektar, Panen Tanpa Mengenal Musim, Kualitas Ekspor  Selengkapnya

Merawat Tradisi Ukhuwah Islami, MUI Gresik Gelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menggelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Sabtu, 20 Agustus 2022. Silaturahmi untuk meneguhkan Gresik sebagai Kota Santri serta Merawat Tradisi Ukhuwah Islami dalam bingkai moderasi.

Silaturami ini dihadiri puluhan ulama, umara dan pengurus organisasi kepemudaan dan asosiasi kepala desa (AKD). Diantaranya, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma’ruf. Serta, pengurus PCNU Gresik, PD Muhammadiyah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kabupaten Gresik. 

Menurut Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, silaturahmi ini merupakan salah satu bentuk dari memperkuat ukhuwah Islamiyah dalam lingkungan sekitar. Dalam kaitannya dengan Gresik Kota Santri, Ia katakan bahwa MUI Gresik merupakan pembimbing dan pelayan umat yang miliki tugas untuk menjaga agama dan umat yang sekaligus jadi mitra pemerintah.

“Tentu MUI Gresik sebagai pembimbing dan pelayan umat yang memiliki tugas menjaga agama, menjaga umat yang sekaligus menjadi mitra pemerintah,”kata Kiai Mansoer. Ia juga singgung tentang peranan dari pemerintah yang sejatinya sudah ditunggu sejak lama dalam mempertahankan Gresik Kota Santri saat ini. Dimana banyak benturan dari mulai modernisasi dan industrialisasi.

“Tentu ditunggu peran dan fungsinya untuk bisa mempertahankan sekaligus memperkokoh Gresik Kota Santri di tengah-tengah gencarnya industri,”ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi langkah MUI Gresik yang turut serta dalam menjaga dan memberdayakan umat beragama di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Di kabupaten Gresik ini banyak wadah organisasi Islam, dan MUI yang sebagai jembatan ini bisa menyambungkan satu sama lain sehingga antara organisasi Islam di Kabupaten Gresik ini tidak pernah ada kesalahpahaman yang menyebabkan sesuatu yang tidak baik,”kata Bu Min sapaan Aminatun Habibah itu.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu ajak seluruh organisasi yang hadir untuk terus komunikasi dan jalin kerjasama satu sama lain demi terciptanya masyarakat Gresik yang aman dan tentram. Terutama organisasi kepemudaan yang mana menurutnya di zaman sekarang rasa memiliki terhadap agama dan negara mulai berkurang.

Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma’ruf dalam materinya bahwa pemerintah dan MUI harus sejalan, harus saling beriringan dalam hadapi persoalan apapun dan saling mengawal satu sama lain. Fungsinya agar tidak terjadi kesalahpahaman sehingga timbul gesekan-gesekan yang tidak perlu.

“Tidak bisa pemerintah berjalan sendiri harus tetap dikawal oleh para kiai para ulama yang ada di organisasi-organisasi baik NU, Muhammadiyah, LDII dan semua yang tergabung dalam majelis ulama Indonesia,” tandasnya. (yad)

Merawat Tradisi Ukhuwah Islami, MUI Gresik Gelar Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan  Selengkapnya