Bupati Gresik dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Jalin Bussiness Matching, Ekspor Produk UMKM Semakin Gampang


GRESIK1minute.id  –  Produk UMKM asal Kabupaten Gresik bakal semakin mudah masuk pasar negeri jiran, Malaysia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin koneksi ekspor “Bussiness Matching Lime & Sweet Potato” bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Acara yang digelar secara daring ini diikuti langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismulyanto, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Deden Muhammad, Director The Seeds and Shores Sdn Bhd Miller Ong, Kepala Diskoperindag  Gresik Agus Budiono. Serta, Kepala Desa Kebonagung, Ketua Koperasi Super Lime Kebonagung, dan pengurus Asosiasi UMKM Gading Emas Gresik.

Fandi Akhmad Yani, mengaku gembira dan bahagia serta apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Bussiness Matching. Dimana kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kegiatan pelepasan ekspor yang dilaksanakan 2 Februari 2022 lalu.

“Kegiatan Bussiness Matching ini merupakan wujud kesungguhan dan keseriusan dalam memberikan fasilitasi akses pasar di Malaysia, utamanya kepada UMKM dan Koperasi Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 16 Maret 2022. Ia melanjutkan, kegiatan ini juga tidak lepas dari kontribusi dari berbagai stakeholder yang terus bersinergi dalam upaya percepatan pemulihan perekonomian pasca pandemi.

“Menggelorakan semangat dan terus mendorong UMKM Gresik untuk naik kelas serta memiliki daya saing dan kemampuan berkompetisi di pasar global,”ujar Bupati berusia 36 tahun ini. Terkait produk Jeruk Nipis, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani,  kapasitas hasil panen tidak kurang dari 30 ton per hari. Luas luas  lahan 450 hektar. Setiap hektar bisa panen antara 2 ton sampai 3 ton per hektare per bulan. ” Bisa dikatakan bahwa potensi yang dimiliki sangat besar,”tegas Gus Yani.

“Dari potensi yang ada inilah, pemerintah bersama dengan Bea Cukai untuk terus berkolaborasi secara maksimal untuk terus mendengungkan dan ditingkatkan dari hulu sampai hilir dengan skema baik melalui ekspor, investasi, maupun skema kreatif lainnya,” ungkapnya

Kepala Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Deden Muhammad mengungkapkan kesiapannya untuk terus membangun sinergi yang berkelanjutan, termasuk diantaranya melaksanakan kegiatan promosi produk baik secara offline maupun online melalui berbagai event atau program yang ada di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. (yad)

Bupati Gresik dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Jalin Bussiness Matching, Ekspor Produk UMKM Semakin Gampang Selengkapnya

Ribuan Warga Mengantarkan Jenazah KH Muchtar Djamil, Kiai Juga Budayawan Sejarah Islam 

GRESIK,1minute.id – KH Muchtar Djamil wafat. Ribuan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik melakukan Salat dan mengantarkan jenazah Mustasyar PCNU Gresik itu menuju ke tempat pemakaman Islam Tlogopojok, Gresik pada Senin malam, 14 Maret 2022. 

Sebelumnya dimakamkan, jenazah Kiai Tar-begitu biasa disapa, di salatkan di Masjid Jamik Gresik badal Isya. Ribuan warga ikut melakukan Salat jenazah dengan imam ,KH Umar Thoha. Saking banyaknya warga yang ikut Salat jenazah masjid Jamik tidak bisa menampung semua jamaah. Banyak warga Salat di teras masjid.

Usai Salat, jenazah Kiai Tar yang pensiunan di Kantor Kementerian Agama Gresik itu dimakamkan di pemakaman Islam Tlogopojok di Desa Tlogopojok, Kecamatan Gresik. Jenazah Kiai Tar dinaikkan mobil ambulans Toyota Vellfire milik Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik. Ribuan santri mengiringinya.

Sepanjang jalan yang dilalui mobil ambulans membawa jenazah Kiai yang juga budayawan sejarah Islam di Kabupaten Gresik itu dipenuhi warga. Mereka berdiri berjajar di bahu jala. Warga berdiri memberikan penghormatan terakhir mulai di Jalan Raden Santri, H. Samanhudi hingga Gubernur Suryo, tempat makam Islam Tlogopojok. Salawat dan bacaan ayat suci tidak pernah berhenti dibacakan warga masyarakat. “Melihat warga yang melayat, bersalawat Saya sampai merinding. Kiai Tar adalah orang baik,”ujar Ismail, warga Gresik Kota Baru (GKB). 

Jenazah Kiai Tar dimakamkan di pemakaman keluarganya samping makam orang tuanya, Ibrahim Tamim dan ibundanya, Nyai Imas serta kakaknya, KH Wahib Tamim. Ribuan warga yang melayat itu karena Kiai Tar selain tokoh agama. Kiai Tar juga dikenal sebagai budayawan sejarah Islam di Kota Santri ini. Berkat beliau, terselenggara napak tilas Sunan Giri pada Hari Jadi ke-530 Kota Gresik pada 9 Maret 2017. Namun, tradisi nguri-uri budaya Islam yang banyak ditunggu masyarakat dan pencinta seni dan budaya itu hanya seumur jagung.

Pada 2020 wabah coronavirus disease 2019 mengganas.   Tradisi napak tilas berhenti. Pada Selasa, 8 Maret 2022,Kiai Tar mengikuti ziarah ke makam Waliyullah yakni Sunan Giri, Sunan Prapen dan Maulana Malik Ibrahim. Kiai Tar terlihat bugar. Ziarah makam Waliyullah yang diikuti oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik itu kali terakhir.

Dalam ziarah itu  Kiai Tar sempat mencium sajadah dan memegang keris peninggalan Sunan Giri.  “Sajadah ini meski tanpa pengharum, tapi tetap sangat wangi,”kata pengurus Yayasan Makam Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022.

Saat ziarah itu, Kiai Tar sempat berseloroh untuk minta di foto ketika sedang duduk di kursi plastik warna biru sambil menunggu rombongan dari Pemkab Gresik di dekat makam Sunan Giri. “Aku kok ngak di foto,”kata Kiai Tar kemudian tersenyum. Keseriusannya melestarikan dan menyebarkan sejarah Islam membuat Kiai Tar mendapat gelar Kanjeng Raden Aryo Tumenggung KH Dwijo Muchtar Djamil Adipuro dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kiai Tar meninggal di usia 86 tahun di Rumah Sakit Semen Gresik. Kiai Tar meninggalkan seorang istri dan anak semata wayang yang berprofesi sebagai dokter. Kiai Tar dan keluarga tinggal di Jalan H.Samanhudi, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. (*)

Ribuan Warga Mengantarkan Jenazah KH Muchtar Djamil, Kiai Juga Budayawan Sejarah Islam  Selengkapnya

Selangkah Lagi, Manajemen Baru Perumda Giri Tirta Gresik Terisi


GRESIK,1minute.id – Satu tahapan lagi perusahaan umum daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik akan memiliki  manajemen baru.  Manajemen anyar hasil seleksi yang dilakukan oleh tim panitia seleksi yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Setelah melalui berbagai tahapan tim pansel akhirnya menetapkan 5 calon Dewan Pengawas (Dewas) dan 8 calon direksi yang lolos uji kelayakan dan kepatutan. Di jajaran dewas ada nama Gunawan Setijadi, kini menjabat sebagai Plt Direktur Utama (Dirut).

Sedangkan kandidat calon direksi, nama Harisun Awali, mantan direktur teknik (dirtek) era kepemimpinan Aminatus Zariyah yang lolos administrasi terpental. 
Nama Harisun tidak masuk dalam daftar uji kelayakan dan Kepatutan yang tercantum dalam pengumuman Nomor : 801/099 1437.22/2022 tentang Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan Seleksi Calon Dewas dan Calon Direksi Perumda Giri Tirta Gresik yang ditetapkan pada Jumat, 11 Maret 2022. 

Berikut ini nama-nama calon dewas dan direksi yang lolos uji kelayakan dan kepatutan di Perumda Giri Tirta. 
Calon Dewas sebagai berikut 1. Elvi Wahyudi 2. Isma Swadjaja 3. Zakik 4. lewan Prasetya 5. Gunawan Setijadi

Calon Direksi yakni 1. Kurnia Suryandi 2. Mokhammad Fatkhur Rokhim 3. Sjobirin Hasan 4. Ahmad Rusdilfahmi
5. Indra Prahara Perkasa 6. Mochammad Zakariyah 7. Hartadi Agung Sutono 8. Suwono 

Bagi yang dinyatakan lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan akan mengikuti wawancara dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Untuk waktu dan tempat akan diinformasikan lebih lanjut,”begitu bunyi dalam pengumuman yang ditandatangi oleh mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu. 

Seperti diberitakan, pansel menetapkan 34 calon dewas dan direksi perumda Giri Tirta yang lolos administrasi. Rincian, 22 orang mendaftar calon direksi dan 12 calon dewas. Mereka lalu menjalani serangkaian tahapan yakni psikotes, ujian tulis, pengumpulan makalah strategi, presentasi dan wawancara mulai 22 Februari sampai 7 Maret 2022.  Dari serangkaian tahapan seleksi kemudian dilanjutkan uji kelayakan dan kepatutan. (yad)

Selangkah Lagi, Manajemen Baru Perumda Giri Tirta Gresik Terisi Selengkapnya

Pemkab Gresik Gandeng Swasta Pengolahan Sampah Berkapasitas 200 Ton Per Hari

PIAGAM ADIWIYATA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah menyerahkan Piagam Adiwiyata kepada 48 sekolah di Peringatan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 9 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Problem sampah rumah tangga bakal segera teratasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bekerjasama dengan Danone untuk melakukan pengelohan sampah di dua lokasi. Yakni, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean dan TPA Ngipik di Desa Ngipik, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Pengelohan sampah di dua TPST itu masing-masing berkapasitas 100 ton per hari atau 200 ton per hari. Volume sampah rumah tangga di Kabupaten Gresik mencapai 450 ton per hari. Sebanyak 216 ton sampai 250 ton sampah masuk ke TPA Ngipik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bertepatan  HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik telah dilakukan nota kesepahaman alias MoU dengan pihak swasta dalam pengolahan sampah di Kabupaten Gresik. “Sudah tahun merdeka, sampah di kabupaten Gresik belum ada penanganan,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai upacara Peringatan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik di Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 9 Maret 2022.

Pemkab Gresik, imbuhnya, kerjasamanya dengan PT Resigi dan Danone mengolah sampah di TPA ngipik di Desa Ngipik, Kecamatan Gresik dan Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean . “Target 200 ton perhari,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mekanismenya, sampah rumah tangga dambil dari rumah atau TPS di desa untuk ditarik ke TPA. Ada sejumlah keuntungan yang diperoleh oleh Pemkab Gresik dalam kerjasama pengolahan sampah ini. Antara lain, efisien anggaran operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik sebesar Rp 15 miliar per tahun. “Dan persoalan sampah di Gresik bisa teratasi Sudah terolah bahkan sampai zero waste sampah,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. 

Kerjasama pengolahan sampah antara Pemkab Gresik  dengan swasta ini menjadi solusi dalam penanganan problem sampah perkotaan. Pasalnya, volume TPA Ngipik semakin penuh. Bukit sampah bahkan terlihat dari Telaga Ngipik.  

Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone menambahkan, pengolahan sampah di dua TPST itu akan menggunakan teknologi dari anak bangsa. “Seratus persen lokal,”tegasnya. Teknologi pengolahan sampah tersebut telah diujicobakan di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia. Diantaranya, Lamongan,  Jawa Timur dan Bandung, Jawa Barat.  “Di dua pilot project itu, Saya optimistis pengelolahan sampah di Kabupaten Gresik ini lebih bagus,”kata.

Mengapa menggunakan teknologi anak bangsa? Karyanto mengatakan, pihaknya tidak impor alat karena karakteristik sampah itu unik. Tidak bisa disamakan dengan sampah di luar negeri. Sehingga solusinya harus solusi lokal. Bahkan, kalau di Indonesia, karakteristik sampah setiap daerah berbeda. Misalnya, sampah di Bali dengan Gresik berbeda  “Jadi itu kita mengenalkan teknologi lokal yang Insya Allah bisa membantu mengurangi sampah di TPA Ngipik,”katanya. (yad)

Pemkab Gresik Gandeng Swasta Pengolahan Sampah Berkapasitas 200 Ton Per Hari Selengkapnya

Pengunjung Mal Royal Plaza Mendapat Layanan Vaksinasi Puskesmss Ngagel dan BIN

SURABAYA,1minute.id – Mendekatkan layanan vaksin dengan kegiatan warga masyarakat yang cenderung sibuk, dengan membuka layanan vaksin di mal. Pengunjung mal antusias gelaran vaksin massal itu. Hal itu diungkap Koordinator nakes Puskesmas Ngagel Rejo, Surabaya Helga seusai vaksinasi di Royal Plaza di Jalan A Yani, Kel/ Kec Wonokromo pada Rabu, 9 Maret 2022.

“Bagi kami, tetap membuka layanan di Puskesmas, namun untuk lebih menyadarkan warga masyarakat terkait pentingnya kekebalan,  kami melakukan sosialisasi dan sekaligus membuka layanan di Royal Plaza bersama dengan teman BIN,”terang Helga. 

Dalam kesempatan tersebut, dipersiapkan jenis vaksin Sinovac sebanyak 150 dosis, dan jenis Pfizer sebanyak 50 dosis. Hadi salah seorang pengunjung Royal Plaza, begitu melihat ada layanan vaksin, bergegas ingin mendapat layanan. 

“Saya dari luar Surabaya, beberapa bulan kemarin agak susah dalam mendapatkan layanan vaksin, karenan tuntutan lingkungan pekerjaan, dan selalu mobilitas tinggi, sehingga sangat perlu mendapat suntikan vaksin,”terang Hadi. (yad)

Pengunjung Mal Royal Plaza Mendapat Layanan Vaksinasi Puskesmss Ngagel dan BIN Selengkapnya

Ziarah Makam Waliyullah Terasa Sakral, Bupati Cium Sajadah, Wabup Pegang Keris Sunan Giri 

GRESIK,1minute.id – Ziarah makam Sunan Giri rangkaian HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik terasa lebih sakral. Sebab, pengurus yayasan makam Waliyullah di Bukit Giri mengeluarkan keris dan sajadah bernilai historis tinggi. Keris dan Sajadah peninggalan wali sanga bergelar Prabu Satmata, Kepala Pemerintahan di Bukit Giri Kedaton. 

BUKA KAIN PENUTUP NISAN : Pengurus Yayasan Sunan Giri membuka kain penutup nisan Makam Sunan Giri kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan rombongan pada Selasa, 8 Maret 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bukan hanya, juri kunci makam Waliyullah, Sunan Giri itu juga membuka kain penutup nisan berwarna hitam yang bertuliskan warna keemasan berlafal arab serta nama Sunan Giri R.Paku Lahir 1443 Masehi dan Wafat 1506 Masehi. Dibalik penutup kain batu nisa terdapat lambang empat arah mata angin.

KERIS SUNAN GIRI : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memegang keris peninggalan Sunan Giri disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pengurus Yayasan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ziarah makam Waliyullah itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama KH Muchtar Djamil, tokoh Nahdlatul Ulama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

CIUM SAJADAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mencium sajadah peninggalan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semua yang ikut berziarah ke Makam Sunan Giri itu mendapat kesempatan untuk mencium sajadah dan memegang keris bernilai historis yang tinggi peninggalan Sunan Giri itu.

DOA BERSAMA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Forkopimda Gresik doa bersama di Makam Maulana Malik Ibrahim pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Sajadah ini tetap wangi meski kami tidak berikan wewangian,”kata Ketua Yayasan Sunan Giri H.Izzudin Sodiq didampingi Pembina Yayasan Sunan Giri H. Umar Faisol Mashud di Makam Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022. 

NGAJI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda mengaji bersama di Makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik pertama pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Nguri-uri budaya dilanjutkan ke Makam Sunan Prapen, Makam Maulana Malik Ibrahim dan Makam K.R.T. Poesponegoro. (yad)

Ziarah Makam Waliyullah Terasa Sakral, Bupati Cium Sajadah, Wabup Pegang Keris Sunan Giri  Selengkapnya

Ikhtiar Batin Akhiri Pandemi, Pemkab Gelar Gresik Bersholawat Bersama Habib Syech


GRESIK,1minute.id – Gresik Sholawat bergema di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022. Suasana Gresik pasca hujan terasa semakin sejuk dengan lantunan salawat bersama Pimpinan Majelis Ahbabul Musthofa Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf itu.

Selama dua jam syechermania mengumandangkan salawat Nabi Muhammad SAW. Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf membuka dengan lantunan Mabruuk Alfa Mabruuk atau Selamat Ulang Tahun kepada masyarakat Kota Gresik. Lantunan Mabruuk Alfa Mabruuk ini sedang viral di TikTok. Syechermania-sebutan-kumpulan komunitas pecinta Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf hafal.  

GRESIK BERSHOLAWAT: Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Forkopimda bersalawat sebagai ikhtiar batin mendoakan warga Gresik dijauhkan segala musibah dan pandemi Covid-19 berakhir di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Setelah lagu tersebut, Habib Syech juga mendoakan masyarakat Kabupaten Gresik aman dan sehat. Ia pun mengajak warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk melakukan salawat sebagai ikhtiar agar pandemi Covid-19 segera sirna di bumi nusantara, Indonesia ini. “Tetap patuhi anjuran pemimpin untuk selalu memakai masker. Meski sudah di vaksinasi,” katanya. 

Selama 2 jam bersalawat bersama Habib Syech telah mengobati kerinduan syechermania untuk bertemu dan bersalawat dengan Pimpinan Majelis Ahbabul Musthofa Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.   Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, salah satu ikhtiar pemerintah untuk mendoakan warga Gresik yang berjumlah 1,3 juta jiwa untuk dijauhkan dari segela bentuk musibah.

SAPA SYECHERMANIA : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali (kiri) dalam acara Gresik Bersholawat di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati berusia 36 tahun itu menyebut pandemi Covid-19 memasuki tahun kedua belum berakhir. Wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu sangat berdampak kepada semua warga Gresik. “Semoga pandemi cepat selesai,”katanya. Gresik Bersholawat ini digelar Pemkab Gresik sebagai rangkaian memperingati HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik. Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret.  Sedangkan  hari ulang tahun Kabupaten Gresik dirayakan setiap 27 Februari. (yad)

Ikhtiar Batin Akhiri Pandemi, Pemkab Gelar Gresik Bersholawat Bersama Habib Syech Selengkapnya

10 Jenis Pelayanan Di Kantor Kecamatan Gresik Dibuka Sampai Jam 8 Malam

GRESIK,1minute.id – Terobosan baru bidang pelayanan diluncurkan oleh Agung Endro Dwi Setyo Utomo. Camat Gresik itu melaunching 10 bidang pelayanan hingga pukul 20.00. Pelayanan hingga malam hari itu diberlakukan mulai hari ini, Senin, 7 Maret 2022. Kado bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalang Hari Jadi ke-535 Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret itu.

Sepuluh jenis pelayanan itu, adalah Dispensasi Nikah ; Rekomendasi Subsidi Listrik ; Administrasi pelayanan kependudukan (adminduk) ;  Pelayanan PBB dan Pelayanan bantuan sosial (rekomendasi). Kemudian, Surat Keterangan Tidak Mampu ; Rekomendasi izin Keramaian ; dan Surat Pernyataan Ahli Waris. Berikutnya, Rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ;  Penerbitan Izin Usaha Mikro ; serta Surat Keterangan Domisili Usaha.

“Semua pelayanan bila kelengkapan lengkap 15 menit sampai dengan 30 menit selesai,”ujar Camat Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo pada Senin, 7 Maret 2022. Pelayanan adminduk yang dilayani antara lain kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) , kartu keluarga (KK),  Akta Kelahiran dan Perubahan status (pindah).

Agung mengatakan, terobosan baru dalam pelayanan ini untuk mempermudah kepada masyarakat. Sebab, hasil kajian yang dilakukan Kota Gresik ini padat penduduk. Ada sebanyak 81.494 jiwa. “Mayoritas mereka ada bekerja,”katanya.  Sebelumnya pelayanan sampai pukul 20.00, pihaknya telah memperlakukan pelayanan tanpa jam istirahat kantor yakni pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB. Pelayanan tanpa istirahat biasa digunakan masyarakat yang bekerja kantor atau pabrik untuk menguras keperluan. 

“Dari situ, pelayanan satu hari saja belum tentu sampai ke kecamatan. Karena proses di Desa atau kelurahan. Karena itu, Kita membuka malam sehingga orang pulang kerja kita tetap bisa memberikan pelayanan,”tegas mantan Camat Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu. Agung berharap pelayanan di Kecamatan Gresik buka hingga jam 8 malam ini bisa membantu mempermudah masyarakat. “Kita berlakukan mulai hari ini (Senin),”tegasnya. (yad)

10 Jenis Pelayanan Di Kantor Kecamatan Gresik Dibuka Sampai Jam 8 Malam Selengkapnya

Batik Tenun Desa Wedani Jadi Seragam ASN, Kerajinan Sejak Maulana Malik Ibrahim 

GRESIK,1minute.id – Shafira Zifa Arrosyikha dan Maydi Nala Akmal  Mirzaqi menyebut Pemkab Gresik berencana menggunakan seragam batik Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Dua peserta Gresik Vlog Competition “Refleksi 1 Tahun Nawa Karsa Kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min” di Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik itu menyebut seragam batik untuk aparatur sipil negara (ASN) dimulai tahun ini.

Dalam vlog dua pelajaran SMA Muhammadiyah 8 Gresik itu memperlihatkan sejumlah ASN dari RSUD Ibnu Sina Gresik sedang melakukan penjajakan pembelian.  Mereka mengaku memesan batik Wedani untuk Hari Jadi ke-535 Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret dan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dirayakan setiap 27 Februari. 

Mengapa tenun batik Desa Wedani ? Karena  tenun batik di Desa Wedani ini sudah masuk pasar ekspor yakni Timur Tengah, Eropa dan Asia. Masih menurut Shafira dan Akmal, kain tenun di Desa Wedani ini memiliki nilai historis tinggi dan sudah ada sejak ratusan tahun silam. “Turun temurun sejak Maulana Malik Ibrahim,”katanya. Maulana Malik Ibrahim adalah Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Pulau Jawa itu dimakamkan di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan Gresik.

Malik Ibrahim yang juga Syahbandar Gresik Pertama itu wafat pada12 Rabiul Awal 882 hijriah atau 9 April 1419 Masehi. “95 persen warga Desa Wedani menekuni kerajinan tenun,”kata Shafira. Desa Wedani kemudian ditetapkan sebagai Desa Devisa, satu-satunya di Kabupaten Gresik. 

Menjelang Hari Jadi Kota Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama istri, Nurul Haromaini Ali kompak menggunakan baju batik hasil tenun Desa Wedani. Keduanya tampak serasi dan keren menggunakan setelan batik tersebut. “Dengan kualitas yang tidak diragukan tersebut, tidak ada lagi alasan untuk ragu-ragu dalam memilih produk UMKM sebagai produk favorit,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengunjungi galeri dan tempat pengrajin kain Wedani. Disana ia menyapa dan mendengar aspirasi pengrajin untuk pengembangan lebih lanjut. Tak lupa, Gus Yani mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk untuk selalu maksimal, dan pesan tersebut tidak terbatas pada UMKM Desa Wedani saja. (yad)

Batik Tenun Desa Wedani Jadi Seragam ASN, Kerajinan Sejak Maulana Malik Ibrahim  Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Kota Lama Gresik, Bupati Ungkap Kejayaan dan Keistimewaan Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik (KLG) terasa meriah pada Sabtu, 5 Maret 2022. Gelaran acara itu seperti nguri-uri budaya dan kesenian khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dipusatkan di halaman SMP Darul Islam (Daris) itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Para pencipta sejarah dan budaya Gresik tumplek blek di acara itu. Antara lain, Mat Kauli, seniman macapat,  sejarawan Kota Lama Gresik (KLG) Oemar Zainuddin, keturunan Kanjeng Poesponegoro Askabul Kahfi, dan lainnya. Lahirnya komunitas anyar yang diketuai oleh Sumarga Adhi Satria ini menjadi sebuah harapan baru bagi masyarakat yang peduli terhadap budaya dan sejarah yang ada di KLG itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengawali  sambutannya mengutip ucapan Presiden Indonesia pertama, Soekarno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarah. Bangsa yang besar, bsngsa yang menghargai para pahlawannya”.

Maknanya apa dari kutipan tersebut,  kata Fandi Akhmad Yani, kita harus belajar dari sejarah. Belajar tentang kejayaan masa lalu,  juga bisa belajar tentang kehancuran. “Belajar sejarah bisa melihat kejayaan di masa lampau.  Belajar pula bisa melihat kehancuran  mudah-mudahan di Kabupaten Gresik, khusus lembaga pendidikan memberikan kurikulum  yang mengenal sejarah lokal. Ini sangat luar biasa,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada sambutannya.

Bupati berusia 36 tahun ini, memberikan apresiasi dan akan mendukung Dinas Pendidikan membuat kurikulum sejarah muatan lokal Gresik.  “Kami mendukung betul karena kita belajar sejarah kota Gresik faktanya Kota yang sangat tua, Kota Bandar tertua. Kota bandar terbesar di eranya,”kata Gus Yani. 

Pelabuhan Gresik, imbuhnya, yang ada saat ini punya cerita kesuksesan luar biasa. Pusat perdagangan dari bangsa mana pun.  India,  Gujarat, China dan ini meninggalkan fakta.Banyak prasasti-prasasti kuno mulai dari Makam Nyai Fatimah binti Maimun,  Makam para waliyullah,  Maulana Malik Ibrahim,  makan Sunan Giri 

NGURI-URI BUDAYA: Seniman Macapat satu-satunya di Gresik, Mbah Mat Kauli, 77, bersama keturunan KRT Poesponegoro, Bupati Gresik pertama di launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik di halaman SMP Darul Islam pada Sabtu, 5 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Bahkan di ada klenteng Kim HinKiong yang umurnya sudah ratusan tahun.  Ini fakta yang masih ada prasastinya. Jadi, Gresik ini sangat luar biasa. Lokasi sangat setrategis, tentunya banyak sejarah yang harus kita lestarikan.  Salah satunya ada tari tadi,  Tari Masmundari,”ujarnya. 

Keistimewaan Kota Gresik ini, jelas Gus Yani, tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Kota Surabaya, Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan lainnya. Kota Gresik, imbuhnya, memiliki sejarah sangat kuat karena pertemuan 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). “Bahkan, Semarang, Jawa Tengah yang memiliki kota tua,  masih kurang lengkap di banding Kota Gresik. Semarang hanya memiliki 3 budaya,”katanya. 

Karena sejarah yang kuat itu, pemerintah pusat memberikan hadiah bentuk pembangunan senilai Rp 50 miliar.  “Anggaran itu digunakan untuk membetulkan irigasi yang sudah berpuluh-puluh tahun ngak menata irigasi, memperbaiki lampu dan sebagainya,”ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik Sumarga Adhi Satria mengungkapkan rasa syukur karena Launching dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadispendik Gresik S. Harianto,  Kepala Dinas Kebudayaan, Ekonomi Kreatif, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafparpora) Gresik Sutaji Rudi dan lainnya. “Hari ini begitu menggembirakan karena nguri-uri budaya mendapatkan respon positif,”katanya. (yad)

Nguri-uri Budaya Kota Lama Gresik, Bupati Ungkap Kejayaan dan Keistimewaan Kota Gresik Selengkapnya