Pengurus PCNU Gresik Dilantik, Pemkab Siap Sinergi dan Kolaborasi Dengan PCNU Gresik 


GRESIK,1minute.id – Kabinet KH Mulyadi di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Gresik dilantik pada Minggu, 27 Februari 2022. Pelantikan pengurus hasil Konfrensi Cabang (Muscab) PCNU Gresik dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik. 

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Wakil Rais Syuriah PW NU Jatim  KH Abdul Matin Jawahir. Tampak hadir diantaranya Bendahara PBNU H. Ahmad Nadir, Pemangku Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin KH Masbuhin Faqih serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Pelantikan terasa khidmah. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada para kiai dan Ulama yang hadir untuk mendoakan agar pemerintahan yang dinahkodai oleh Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik bersama dirinya agar selalu diberikan kelancaran dan selalu amanah demi memajukan Kabupaten Gresik.

BENDARAHA PBNU H. Ahmad Nadir dengan tawaduk membantu mendorong kursi roda pemangku Pondok Pesantren Mambaus Sholihin KH Masbukhin Faqih dalam acara pelantikan Pengurus PCNU Gresik pada Minggu, 27 Februari 2022 (Foto : H. Ahmad Nadir for 1minute.id)

“Kami mohon didoakan agar selalu amanah dan selalu diberikan kelancaran demi memajukan Kabupaten Gresik seperti apa yang dicita-citakan kita semua,”pintanya.  Selain itu, Wabup Perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini berharap kepada pengurus PCNU Gresik masa khidmat 2021-2026 mampu mengemban amanah dan menjalankan segala tugas-tugasnya sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Juga Saya menyampaikan terima kasih kepada kepengurusan yang lama atas dedikasi dan pengabdiannya,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam sambutannya.  Ia juga berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah dengan PCNU Gresik yang sudah terjalin bisa semakin ditingkatkan.  PCNU dan Pemerintah Kabupaten Gresik harus bersinergi.

Sebagai pemerintah, pihaknya juga berkomitmen memberikan sumbangsih pemikirannya untuk kemajuan NU di Kabupaten Gresik. “Mudah-mudahan antara PCNU dan Pemerintah Daerah terus bersinergi dan berkolaborasi,” pungkasnya. Sebelumnya, Wabup Aminatun Habibah menyerahkan secara simbolis bantuan 96 unit sepeda motor kepada pengurus PCNU Gresik yang baru dilantik itu.

Sementara itu, Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Gresik dan Wabup Gresik selaku pemerintah daerah yang sudah memberikan perhatian kepada PCNU Gresik. “Salah satunya diwujudkan dengan pemberian 96 unit kendaraan sepeda motor bagi MWCNU dan Banom NU di Gresik,”ujarnya. (yad)

Pengurus PCNU Gresik Dilantik, Pemkab Siap Sinergi dan Kolaborasi Dengan PCNU Gresik  Selengkapnya

Anak Jukir e-Parkir Diusulkan Dapat Beasiswa 

GRESIK,1minute.id – Penerapan parkir non tunai alias cashless tinggal hitungan jari. Sosialisasi, dan ujicoba telah dilakukan sejak Desember 2021. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus melakukan pemantauan pelaksanaan e-parkir itu. 

Bagaimana hasil pemantauan? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam rapat koordinasi (rakor) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik dengan juru parkir memberikan apresiasi kepada para juru parkir (jukir) yang telah mendukung program e-parkir Kendati masih ditemukan sejumlah kendala lapangan. Antara lain,nmasih dijumpai masyarakat yang belum mengerti sistem cashless hingga adanya error sistem ketika transaksi.

Namun, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad tetap optimistis permasalahan akan bisa diatasinya. Ia menyebut permasalahan seperti itu lumrah terjadi pada kebijakan-kebijakan yang baru dilaksanakan. “Dimanapun kalau ada kebijakan baru, pasti ada saja kendala-kendala yang terjadi, namun kita terus mencari solusi dan penyelesaian,”ujarnya. 

Gus Yani menyebut bahwa penerapan e-parkir dengan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital yang direncanakan akan diterapkan pada semua sektor penunjang pendapatan asli daerah (PAD). “Kita mulai dari sektor parkir,”katanya. 

Ia menyebut kebijakan ini demi kepentingan seluruh masyarakat Gresik sebagai salah satu penunjang pembangunan dan transparansi yang diaplikasikan dalam program kerja disektor PAD. “Kita sudah melakukan sosialisasi mulai Desember 2021, tahapan orientasi 2022 juga kita terapkan di 116 titik ruas jalan tepi umum. Kami berharap diatas bulan Maret, sudah tidak ada lagi tunai,”katanya. 

Untuk itu, ia meminta kepada semua pihak, baik jukir, koordinator parkir dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) agar bersama-sama jadi pengawas sesuai kewenangannya masing masing. Gus Yani juga meminta agar semua taat aturan agar kebijakan dan sistem yang terbangun saat ini terlaksana dengan baik.

Selain evaluasi parkir elektronik, Bupati Fandi Akhmad Yani mewacanakan untuk memberikan beasiswa kepada jukir yang mempunyai anak usia sekolah. Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SD-SMA). Pemerintah Kabupaten (Pemkab), katanya, akan menanggung biaya pendidikan anak-anak para juru parkir dari mulai tingkat SD, SMP hingga SMA.

“Ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak bagi para juru parkir. Kami masih melakukan pembahasan, tetapi kami terus berupaya agar dapat terealisasi. Kami berusaha bantu meringankan beban jukir,”katanya. (yad)

Anak Jukir e-Parkir Diusulkan Dapat Beasiswa  Selengkapnya

Mengamati Foto Mahameru, Karya PFI Surabaya, Gubernur Teringat Masa Muda

SURABAYA,1minute.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka pameran perdana Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya pada Kamis, 24 Februari 2022. Pameran foto bertemakan “Mahameru” itu di gelar di Lantai UG Royal Plaza Surabaya. Sebanyak 50 foto karya jurnalis foto dari berbagai media yang dipamerkan. 

Gubernur Khofifah didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengamati satu per satu karya jurnalis tergabung di PFI Surabaya itu. Bagi Khofifah, foto-foto-foto Gunung Semeru  mengingatkan kembali kenangan masa mudanya. Masih tertanam dalam benaknya, bagaimana kala itu dia menjelajah gunung tertinggi yang ada di Pulau Jawa itu.

MAHAMERU: Becky Subechi bersama Ketua PFI Surabaya Suryanto menyerahkan salah satu karya foto PFI Surabaya kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Royal Plaza Surabaya pada Kamis, 24 Februari 2022 ( Foto : PFI Surabaya for 1minute.id)

Menjelajahi rute pendakian dengan jalan kaki hingga ke puncak adalah kebanggan tersendiri.”Namun kini tidak bisa seperti itu lagi. Kendaraan bisa menjangkau jalur pendakian. Bagaimana indahnya pendakian kalau tas ransel tidak kita panggul sendiri,”ungkap Khofifah usai membuka pameran foto Mahameru pada Kamis sore, 24 Februari 2022.

Lewat pameran foto-foto Mahameru-sebutan lain untuk-Gunung Semeru, karya pewarta foto ini mengingatkan bagaimana kondisi gunung Semeru saat ini. Dimana pada Sabtu, 4 Desember 2021 lalu Semeru erupsi. Mengeluarkan abu vulkanik. Menelan banyak korban warga Kabupaten Lumajang. Erupsi membuat Indonesia berduka, khususnya warga Kabupaten Lumajang.
Pemprov Jatim  dan Pemkab Lumajang bergerak cepat guna memulihkan kondisi lingkungan masyarakat setempat. Hunian Sementara  (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) telah dikebut pengerjaannya.

FOTO BARENG : Sejumlah anggota PFI Surabaya foto bersama di lokasi pameran Mahameru di Royal Plaza Surabaya pada Kamis, 24 Februari 2022 (Foto : istimewa)

“Pemprov telah membangun Huntara dan Huntap di beberapa wilayah sekitar Semeru. Kini Huntapnya yang lebih dulu terealisasi berkat dukungan semua pihak memulihkan kondisi di sana,”jelas Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu.

Selain pameran foto, PFI Surabaya juga membuka donasi. Yang hasilnya akan disampaikan seluruhnya untuk masyarakat Lumajang.Pameran foto ini juga diapresiasi oleh Thoriqul Haq, Bupati Lumajang. Thoriq, sapaan akrabnya, mengagumi karya-karya foto yang ditampilkan. “Ini merupakan bagian dari sejarah Semeru yang tak terlupakan bagi warga saya. Teman-teman pewarta foto merekamnya dengan humanis dan artistik. Semoga ini menjadikan kami lebih semangat untuk bangkit,”kata Thoriq. (yad)

Mengamati Foto Mahameru, Karya PFI Surabaya, Gubernur Teringat Masa Muda Selengkapnya

Kapolres Gresik : Stok Migor Aman, Masyarakat Tidak Perlu Panic Buying

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali mengelontor minyak goreng (migor) kepada masyarakat. Sehari sebelumnya, Pemkab Gresik menggelar pasar murah migor di Kecamatan Ujungpangkah dan Panceng. 

Hari ini, Kamis, 24 Februari 2022, pasar murah migor dengan harga Rp 14 ribu per liter dipusatkan di Kecamatan Manyar dan Kedamean.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memantau langsung pasar murah sesuai peraturan pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu tersebut .

Sementara itu, polisi melakukan inspeksi mendadak di sebuah gudang distributor migor di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas. Pemantau ke gudang distributor migor dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. Polisi memastikan stok migor aman. Masyarakat tidak perlu panic buying. 

Stok migor di gudang distributor untuk pasar ritel modern masih sebatas 10 ribu liter. “Stok disini masih cukup. Alhamdulilah tidak ada masalah, tidak ada menimbun minyak goreng. Masyarakat tidak perlu panic buying,”tegas alumnus Akpol 2002 itu didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro pada Kamis, 24 Februari 2022.

Diketahui gudang tersebut merupakan salah satu gudang distributor PT Wilmar Nabati Indonesia kemudian didistribusikan ke toko ritel modern. “Kami mengawal kebijakan pemerintah. Gudang distribusi minyak goreng ke pasar-pasar juga akan kita cek juga,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu.

Marketing PT Wilmar Nabati Indonesia bagian Indonesia Timur Nengah Wiantara mendukung penuh kebijakan pemerintah. “Kami juga telah komitmen dengan Disperindag Jawa Timur. Kami mendukung kapolres mengamankan stok minyak di lapangan,”kata Nengah. (yad)

Kapolres Gresik : Stok Migor Aman, Masyarakat Tidak Perlu Panic Buying Selengkapnya

Pastikan Harga Migor Sesuai HET, Pemkab Gresik Gencarkan Operasi Pasar Migor 

GRESIK,1minute.id – Kelangkaan minyak goreng masih belum berujung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan dengan menggelar operasi pasar minyak goreng (migor) sesuai ketentuan pemerintah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter pada Rabu, 23 Februari 2022.

Gelontoran ribuan liter migor dipusatkan di dua kecamatan yakni Ujungpangkah dan Panceng. Sebanyak 8.400 liter yang  digelontorkan Pemkab untuk menstabilkan harga migor tersebut. Masing-masing kecamatan mendapatkan pasokan 4.200 liter. Setiap warga maksimal membeli 2 liter.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung pasar murah migor di dua kecamatan di Pantai Utara Gresik itu. Fandi Akhmad Yani mengatakan, operasi pasar migor ini membantu masyarakat mendapatkan migor sesuai ketentuan pemerintah sebesar Rp 14 ribu per liter. 

“Untuk (pasar murah, Red) menjawab persoalan yang menjadi problem masyarakat akan kelangkaan minyak goreng, Ini merupakan bagian dari Nawa Karsa rembug akur warga. Kita lakukan operasi pasar murah hingga di tingkat desa untuk mengatasi langkanya minyak goreng dipasaran,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani juga mengajak masyarakat untuk berpola hidup sehat untuk mengantisipasi ketergantungan di saat kelangkaan minyak goreng untuk berbudaya baru dengan mengurangi  gorengan dan makan makanan yang serba direbus. “Mudah mudahan menjelang puasa nanti melalui Diskoperindag kita mendapat tambahan 1 Juta liter minyak goreng. Semoga dapat bermanfaat untuk warga masyarakat di Kabupaten Gresik,”katanya. 

Sementara itu, Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono mengatakan operasi pasar dilakukan di sejumlah desa se-Kabupaten Gresik. Jumlahnya sebanyak 33.600 liter minyak goreng dengan harga sesuai HET Rp 14 ribu per liter. Pasar murah di Kecamatan Panceng dan  Ujungpangkah masing masing sebanyak 4.200 liter minyak. 

Di Kecamatan Ujungpangkah, pasar murah diperuntukkan warga Desa Pangkahwetan, Pangkahkulon dan Banyuurip. Sedangkan di Kecamatan Panceng tahap awal diperuntukkan warga Desa Prupuh. “Besok (Kamis) operasi dilakukan di Kecamatan Manyar dan Kedamean,”kata Agus Budiono. (yad)

Pastikan Harga Migor Sesuai HET, Pemkab Gresik Gencarkan Operasi Pasar Migor  Selengkapnya

Bupati Gresik : Kesuksesan Hasil Kumulatif Perubahan Baik, Meski 1 Persen Asal Melakukan Secara Konsisten

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani duduk bareng dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dua tokoh muda itu duduk bareng dalam Leader Talk “Bincang SDM Unggul Mahasiswa” Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya pada Senin, 21 Februari 2022.

FAY atau Fandi Akhmad Yani dan AHY tampil sebagai narasumber secara hybrid dipusatkan di Gedung Sekolah Pascasarjana Unair Kampus B. Sedangkan, Direktur Sekolah Pascasarjana Unair Prof. Badri Munir dan Koordinator Program Studi S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Unair Prof. Fendy Suhariadi yang menjadi pembicara secara daring.

Fandi Akhmad Yani dalam paparannya menegaskan bahwa pendidikan merupakan solusi untuk melahirkan SDM Indonesia yang unggul. Berdasarkan data dari Dikti, total terdapat sekitar 8,5 juta jiwa mahasiswa Indonesia. Rinciannya, 7,1 juta mahasiswa sarjana, 318.789 mahasiswa magister dan 12.989 mahasiswa doktoral.

“Dari data tersebut, bisa dilihat bagaimana mengkerucutnya jumlah mahasiswa dari tingkat sarjana ke tingkat magister, hingga ke doktoral. Inilah yang menjadi tumpuan kita, untuk menjadi SDM yang kita dorong sehingga nanti di 2045 kita bisa memetik hasil dari bonus demografi,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Bupati berusia 36 tahun itu mengingatkan kepada generasi muda khususnya di Kabupaten Gresik, bahwa kesuksesan merupakan hasil kumulatif dari perubahan yang baik walaupun hanya 1 Persen, asalkan dilakukan secara konsisten

“Tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan, butuh kerja keras, keuletan dan tahan banting. Serta tidak kalah pentingnya diperlukan adanya inovasi dan kreatifitas. Untuk anak-anak muda Gresik, kita bersama-sama belajar untuk kemajuan Gresik,”ajak Bupati Fandi Akhmad Yani yang juga Mahasiswa Pasca Sarjana Manajemen Bencana Unair Surabaya itu. Acara Leader Talk yang di moderatori oleh Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair Suparto Wijoyo ini merupakan program podcast interaktif. (yad)

Bupati Gresik : Kesuksesan Hasil Kumulatif Perubahan Baik, Meski 1 Persen Asal Melakukan Secara Konsisten Selengkapnya

Bupati Gresik : Santri Harus Berani Dakwah Lewat Teknologi Digital, Launching Progresif TV

SIDOARJO, 1minute.id – Generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) tidak boleh sungkan dalam memanfaatkan teknologi informasi, khususnya media sosial sebagai sarana dalam melakukan kegiatan dakwah.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menjadi narasumber dalam kegiatan Grand Launching Progresif TV dan Sarasehan Literasi Dakwah Digital yang diadakan di Pesantren Progresif Bumi Sholawat, Sidoarjo pada Minggu, 20 Februari 2022.
Dalam Kegiatan yang mengangkat tema besar Inovasi Dalam Literasi Dakwah Digital ini, Gus Yani, begitu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani biasa disapa, menyampaikan pandangannya terhadap pentingnya pemanfaatan pesatnya perkembangan teknologi informasi dalam kegiatan dakwah.

Gus Yani, mengajak para santri dan alumni pondok pesantren untuk memahami pola kehidupan masyarakat, lalu kemudian mengubah metode dakwah sesuai dengan pola tersebut. Berikutnya, menyesuaikan substansi dakwah yang disampaikan dengan kondisi yang ada di masyarakat. Dan yang terakhir dan tidak kalah penting di era saat ini adalah memaksimalkan teknologi dan penggunaan media sosial seperti Youtube, Zoom, Instagram, bahkan Tiktok.

“Dengan kemajuan teknologi yang begitu luar biasa, diharapkan santri-santri kita harus melek teknologi, harus bisa mengimbangi tantangan kemajuan teknologi yang begitu cepat,”ujar Gus Yani. Menantu KH Agoes Ali Masyhuri itu mengibaratkan bahwa dunia saat ini ada dalam genggaman, oleh karenanya kita harus beradaptasi dan cerdas dalam genggaman tersebut.

“Melalui dakwah yang merupakan suatu ikhtiar dalam menyebarkan agama, jika dalam prakteknya masih menggunakan cara-cara konvensional maka ini akan tertinggal dengan perubahan zaman. Padahal hari ini kita bisa berdakwah lewat berbagai saluran media sosial, ini lebih mudah tersampaikan,”jelas Bupati berusia 36 tahun itu.

Seperti nasihat para orang bijak, didalam suatu tantangan dan kesulitan sejatinya ada kesempatan. Hal inilah yang coba ditangkap Pesantren Progresif Bumi Sholawat dengan dilaunchingnya Progresif TV. “Mudah-mudahan, dalam kesempatan ini Progresif TV bisa hadir ditengah masyarakat dengan konten-kontennya yang dibuat semenarik mungkin, sehingga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya dan menutup kesempatan berkembangnya radikalisme,”tutup suami Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini.

Kegiatan Grand Launching Progressif TV dan Sarasehan Literasi Dakwah Digital dengan tema besar Inovasi Dalam Literasi Dakwah Digital ini dihadiri oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang didapuk menjadi narasumber dalam sarasehan yang dimoderatori oleh pakar komunikasi Suko Widodo itu.

Beberapa tokoh tampak hadir di Pesantren yang diasuh oleh KH. Agoes Ali Masyhuri ini, diantaranya seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan ketua Bu Nyai Nusantara yang mengikuti kegiatan launching di Pesantren Progresif Bumi Sholawat hari ini. (yad)

Bupati Gresik : Santri Harus Berani Dakwah Lewat Teknologi Digital, Launching Progresif TV Selengkapnya

Pemenuhan Tenaga Medis Spesialis di Bawean, Pemkab Gresik Memberikan Beasiswa Warga

GRESIK,1minute.id – Dokter Umar Nur Rachman, kembali terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik.  Pelantikan pengurus baru dihelat di Hotel AstonInn pada Sabtu, 19 Februari 2022. Pelantikan pengurus organisasi profesi mengusung tema  “IDI Tumbuh Maju, Bersinergi Mendukung Nawakarsa Gresik Baru”dilakukan secara hybrid dan virtual ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak organisasi  IDI semangat gotong royong dan saling membantu. Dampak pandemi Covid-19hanya pada kesehatan. “Namun juga di sisi ekonomi dimana semua kegiatan atau mobilitas yang dibatasi,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengapresiasi langkah IDI yang ikut serta dalam strategi kebijakan vaksinasi  dilaksanakan oleh pemerintah sebagai langkah untuk segera bangkit dalam pemulihan ekonomi masyarakat secara nasional.

Bupati Fandi Akhmad Yani menghimbau pengurus IDI yang baru dilantik agar bekerja dengan dedikasi yang tinggi dan sikap profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat di Kabupaten Gresik. “Pemerintah Kabupaten Gresik membuka lebar kerjasama dengan IDI sebagai jembatan mitra kerja antara dokter dengan pemerintah daerah,”tegasnya. 

Menanggapi ajakan Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua IDI Gresik dr. Umar Nur Rachman menyambut baik. Pihaknya, akan mendukung penuh program Nawakarsa dari Bupati dan Wakil Bupati Gresik. ” Salah satunya adalah peningkatan pelayanan di bidang Kesehatan,”ungkapnya.

Sementara itu hadir secara daring, Ketua Umum IDI Jawa Timur  dr. Sutrisno, SpOG berharap sinergi antara IDI dengan Pemkab Gresik semakin baik. Pemkab telah menjadi jembatan mitra terbaik IDI Gresik. Ia berharap penambahan tenaga kesehatan spesialis di Pulau Bawean menitipkan warga asli Bawean melalui pemerintah daerah untuk memberikan beasiswa.”Warga Bawean yang sekolah di Jurusan Kesehatan untuk pemenuhan tenaga spesialis di pulau tersebut,”ungkapnya. (yad)

Pemenuhan Tenaga Medis Spesialis di Bawean, Pemkab Gresik Memberikan Beasiswa Warga Selengkapnya

34 Orang Lolos Seleksi Administrasi, Calon Direksi Ada Mantan Dirtek , Calon Dewas ada Plt Dirut

GRESIK,1minute.id – Seleksi Calon Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik memasuki babak baru. Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi dan Dewas di perusahaan milik Pemkab Gresik itu menetapkan 34 orang kandidat calon direksi dan dewas pada Jumat, 18 Februari 2022.

Rincian, 22 pendaftar calon direksi dan 12 calon dewas. Mayoritas calon yang lolos administrasi itu adalah wajah baru. Ada satu atau dua kandidat wajah lama. Di posisi calon direksi, wajah lama adalah Harisun Awali.  Ia sebelumnya ada Direktur Teknik (Dirtek). Harisun yang berada satu gerbong bersama Siti Aminatus Zariyah, Direktur Utama (Dirut) di Perumda Giri Tirta yang diberhentikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Sedangkan di posisi Dewas, terdapat nama Gunawan Setiadji. Gunawan, saat ini adalah Plt Dirut Perumda Giri Tirta Gresik yang Asisten Pembangunan Setkab Gresik.  
Penetapan calon yang lolos seleksi itu tertuang dalam surat Nomor 801/072/437.22/2022 tentang Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Calon Dewan Pengawas dan Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah Giri Tirta Kabupaten Gresik 2022.

Penetapan calon direksi dan Dewan di teken oleh Akhmad Washil Miftahul Rachman, Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) itu. Penetapan diteken Jumat, 18 Februari 2022. Tahapan berikutnya, 34 kandidat itu akan menjalani psikotes, ujian tulis, wawancara dan presentasi. Nantinya, pansel akan menetapkan masing-masing tiga orang untuk dewas dan direksi. (yad)

Tahapan Calon Dewas  22 Februari :  Psikotes 
24 Februari :  Ujian tulis. 1-4 Maret.   : Pengumpulan makalah strategi                          pengawasan. 7 Maret.       : Presentasi  dan wawancara                         makalah strategi pengawasan 

Tahapan Calon Direksi 23 Februari. : Psikotes 
25 Februari  : Ujian Tertulis Keahlian 
1-4 Maret.    : Pengumpulan makalah strategi                         rencana bisnis. 8 Maret         : Presentasi dan wawancara  rencana bisnis. (Data Pansel Calon dewas dan direksi Perumda Giri Tirta Gresik)

34 Orang Lolos Seleksi Administrasi, Calon Direksi Ada Mantan Dirtek , Calon Dewas ada Plt Dirut Selengkapnya

Mata Bu Min Berkaca-kaca, Trenyuh Melihat Lansia Sakit, Berikan PKH Inklusi 

GRESIK,1minute.id – Mata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berkaca-kaca. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu seakan menahan tangis melihat kondisi tiga bersaudara yakni Waras, 70 ; Chamim, 62 , dan Siti Chodijah, 53, serba kekurangan. Hidup di rumah sederhana di gang sempit di Jalan K.H.Kholil, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. 

Apalagi, mereka selama ini belum tersentuh oleh bantuan dari Kementerian Sosial. Antara lain, Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).  Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah begitu mendapatkan kabar ada warga belum tersentuh bantuan sosial dari Kementerian Sosial langsung menyambangi mereka pada Jumat, 18 Februari 2022. 

Bu Min tiba sebelum salat Jumat didampingi Lurah Pakelingan Muslich disambut Chamim, dan Siti Khodijah. Sedangkan, Waras, sulung dari tiga bersaudara tergolek sakit. Tidur di kasur lantai di ruang tamu tanpa perabot rumah tangga seperti meja dan kursi. Apalagi, televisi. 
Bu Min mengatakan seharusnya mereka masuk dalam data penerima  PKH maupun BPNT. Akan tetapi, karena mereka tidak punya anak maka tidak bisa masuk. “Ketiganya  belum mendapakan  PKH dan BPNT karena syarat dari Kemensos harus punya anak, sedangkan mereka tiga bersaudara ini belum berkeluarga,”kata Bu Min. 

Saat ini, Pemkab Gresik memiliki program PKH Inklusi. “Nanti kita masukkan pada program tersebut agar bisa membantu meringankan bebannya,”imbuhnya. Wabup meminta kepada kepala desa atau lurah untuk melakukan pendataan warga yang kurang mampu di data secara real. Sehingga, bisa tercover oleh bantuan PKH Inklusi.  Tujuan akhir, tingkat kemiskinan bisa segera teratasi. Tingkat kemiskinan menurun. 

“Gresik ini terlihat tingkat kemiskinan masih tinggi karena pengaruh dari besar UMK yang tinggi. Sehingga ada kesenjangan yang tinggi dari yang berpendapatan UMK dibanding  mereka yang berpendapatan di bawah UMK. Padahal dibandingkan kabupaten lain tingkat pendapatan di Kabupaten Gresik  sudah cukup tinggi,”imbuhnya. Sebelumnya pamit, Bu Min menyerah bantuan sembako dan uang tunai kepada keluarga Waras.

“Semoga bantuan yang tidak seberapa ini tadi bisa bermanfaat bagi ketiga bersaudara. Dan kelurahan juga agar memperhatikan dan mengupayakan bantuan bagi warganya yang kurang mampu,”tegasnya.

Untuk diketahui, selama ini kebutuhan hidup tanggung oleh Chamim yang bekerja di kerajinan kopyah. Namun, sejak Waras, kakak sulung sakit, Chamim memilih berhenti bekerja. Untuk kebutuhan hidup mereka bergantung welas asih tetangga. Pada Ramadan lalu bantuan mulai mengalir. Antara lain, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik. (yad)

Mata Bu Min Berkaca-kaca, Trenyuh Melihat Lansia Sakit, Berikan PKH Inklusi  Selengkapnya