Bupati Minta Kepala OPD Bikin Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah sembilan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 9 Desember 2021.

Sembilan pejabat promosi ke eselon II itu adalah Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto ; Kadinkes dr Mukhibatul Khusnah; Kadinsos Gresik dr Umi Khoiroh ; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPM-PTSP) Gresik A.M. Reza Pahlevi dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Suprapto. 

Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi ,Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik Misbahul Munir , Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni dan Asisten Perintahan dan Kesejahteraan  Rakyat Setda Gresik Suyono. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada sembilan pejabat baru dilantik bekerja secara tim. Tidak bekerja sendiri-sendiri. Sebab, tantangan kedepan cukup berat. “Team work harus dijalankan. Buatlah kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Untuk bisa mengetahui kebutuhan masyarakat, seorang pejabat harus memiliki kepekaan, empati responsif dan solutif. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani lalu menyebutkan satu per satu pekerjaan rumah yang harus cepat diselesaikan. DPM-PTSP, diantaranya. Ia memberikan tantangan kepada Reza Pahlevi, Kepala DPM-PTSP Gresik membuat program percepatan perizinan operasional lembaga pendidikan dan kemudahan investasi. 

“Banyak lembaga pendidikan kita kesulitan mengurus perizinan, bikin satu gebrakan, permudah izin lembaga kependidikan. Seban, Investasi untuk anak bangsa. Juga, investasi skala besar maupun skala kecil,” kata Gus Yani.Pelantikan dan Pengambilan Sumpah berlangsung khidmat ini dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Terpisah, Kepala DPM-PTSP Gresik A.M Reza Pahlevi mengatakan, bahwa dirinya siap mengemban amanah dan melaksanakan sebaik-baiknya tugas yang dipercayakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Kita sudah memiliki strategi untuk memberikan kemudahan perizinan, izin lembaga kependidikan yang nantinya akan dilaksanakan fasilitasi mulai di tingkat Kecamatan sehingga bisa memudahkan masyarakat,”kata Reza. 

“Dan untuk investasi pastinya kita akan melakukan berbagai percepatan sehingga akan memberikan kemudahan untuk investasi di Kabupaten Gresik,”imbuh mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik itu. (yad)

Bupati Minta Kepala OPD Bikin Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat Selengkapnya

Olah Limbah Sampah Menjadi Seribu Ikon Produk Unggulan Desa Banjarsari

GRESIK, 1minute.id – Badan usaha milik desa (BUMDes) Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik melaunching produk unggul desa di Balai Desa setempat pada Selasa, 7 Desember 2021. Produk unggul Desa Berdaya itu semuanya berbahan limbah sampah diolah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi. Yakni, tas, sandal, sepatu, hingga lukisan yang indah menawan. 

Mengusung jargon Ikon Desa BBS (Banjarsari Berkah Sampah) “Sampahku, sampahmu jadi seribu icon produk Desaku”. Launching dimeriahkan fashion show menampilkan berbagai produk unggulan desa yang terbuat dari limbah sampah tersebut. 

Camat Cerme Suyono memberikan apresiasi kepada pemerintah desa (Pemdes) Banjarsari atas inovasi dan kreativitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berhasil mengubah limbah sampah menjadi produk unggulan desa yang berharga. Hadirnya produk unggulan UMKM Desa Banjarsari telah membawa harum Kecamatan Cerme. 

TAS : Fashion show dengan menampilkan tas bahan limbah menjadi produk unggulan desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada 7 Desember 2021 (Foto : ist)

“Kami berharap agar terus ditingkatkan dan perlu diperluas segmen pasarnya serta diperbanyak item produk barunya. Teruslah berjuang, berkreasi dan berkarya untuk Desa Banjarsari,” pesan Camat Suyono penuh semangat. Pandemi  mengajarkan kepada warga Desa Banjarsari untuk  kreatif dan inovatif.

Sebelumnya, Kades Banjarsari Cerme Agus Suwondo mengharapkan launching ini bisa menjadi tonggak awal bangkitnya desa berdaya dan bisa membawa berkah untuk kita semua. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas capaian desanya melalui kegiatan Launching Produk Unggulan Desa Berdaya 2021,”katanya.

Launching Desa Berdaya 2021 digelar dengan protokol kesehatan ini dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan dan Pengurus, Perwakilan dari PMD Gresik, pelaku UMKM, Ketua DPP ASMIPA Umi Kulsum, Perwakilan GOLs dan undangan lainnya, serta masyarakat setempat.  (yad)

Olah Limbah Sampah Menjadi Seribu Ikon Produk Unggulan Desa Banjarsari Selengkapnya

KH Mulyadi : Siap Menjalankan Khittah Dan Peraturan Organisasi Nahdlatul Ulama

(ki-ka) KH A’lauddin dan KH Mulyadi (Foto: ist)

GRESIK,1minute.id – KH Mulyadi, nakhoda baru Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Gresik. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan Kecamatan Menganti, Gresik itu menggantikan posisi KH Khusnan Ali sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik masa khidmat 2021-2026.

KH. Mulyadi mendapatkan 209 suara. Sedangkan, tiga kandidat lainnya yakni KH Khusnan Ali memperoleh 79 suara ; Mokh Najikh (105 suara) dan KH Ahmad Thoyyib Mas’udi (31 suara). Total ada 436 suara yang masuk. Perolehan suara mayoritas itu menjadikan Kiai Mulyadi, sapaan akrabnya ditetapkan secara aklamasi oleh peserta Konfercab yang dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu. 

Sebelumnya, dalam tata tertib calon harus mendapat minimal 150 suara. Konfercab dihelat di Ponpes Darul Ihsan juga menetapkan KH Mahfudz Ma’shum sebagai Rais Syuriah PCNU Gresik. 

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik terpilih, KH. Mulyadi siap mengemban amanat menjalankan organisasi PCNU Gresik. “Saya bersedia dan sanggup menjalankan khittah Nahdlatul Ulama, dan peraturan Organisasi Nahdhatul Ulama,”tegas Pengasuh Ponpes Darul Ihsan Menganti itu.

Kiai yang dikenal bersahaja itu juga bersedia memegang teguh amanah organisasi selama menjabat Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik. “Senantiasa memegang teguh amanah selama menjabat hingga akhir masa khidmat,”ujarnya.

Sementara itu, Rois Syuriyah PCNU Gresik terpilih, KH Mahfudz Ma’shum berharap, terpilihnya KH. Mulyadi dapat membawa PCNU Gresik kedepan semakin baik. “Saya berharap kedepan Kiai Mulyadi dapat membawa PCNU Gresik semakin baik,”harap pengasuh Ponpes Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun itu.Konfercab PC NU Gresik berlangsung dengan suasana berbeda. Sebab, kondisi Pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga panitia menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. 

Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar sebelum menutup konferensi PCNU Gresik berpesan agar dalam penyusunan pengurus mengakomodir semua potensi kader NU. “Jami’ Mani’, tolong, meskipun dalam kelompok manapun, asal dia potensial dan mau berkhidmat ke NU, diajak masuk ke kepengurusan,”ujarnya.

Kiai Marzuki juga mengingatkan agar berhati-hati kepada siapapun yang meminta jabatan di NU. “Hati-hati kepada siapapun yang oyok-oyokan minta jabatan, ujung-ujungnya setelah dapat kartanu dibuat pencalonan,”pungkasnya sambil menutup acara konferensi secara resmi. (yad)

KH Mulyadi : Siap Menjalankan Khittah Dan Peraturan Organisasi Nahdlatul Ulama Selengkapnya

Bupati Gresik Buka Konfercab PC NU Gresik

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka konferensi cabang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab PC NU ) Gresik pada Minggu, 5 Desember 2021. Konfercab mengusung tema “Sinergi Jam’iyah dan Jamaah Menuju NU Kuat, Mandiri, dan Bermartabat” itu digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Konfercab berjalan khidmat.

Fandi Akhmad Yani dalam kesempatan itu berpesan ada 3 tantangan kedepan yang harus dihadapi NU. Yang pertama adalah NU tampil dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi memberikan apresiasi kepada MWC NU Kecamatan Bungah yang sudah mengaplikasikan hal tersebut.

“Selalu Saya sampaikan kepada MWC lain, belajarlah dari MWC Bungah. Mereka berani memulai sesuai yang baru, dan Alhamdulillah berjalan,” ujar Gus Yani.
Berikutnya adalah pendidikan dan yang terakhir adalah teknologi. Gus Yani menganggap bahwa hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Pemanfaatan teknologi harus bisa diaplikasikan dalam kegiatan NU sehari-hari dan kita harus bisa beradaptasi dengan hal tersebut agar kita tidak tertinggal.

“Hari ini tantangannya sudah berbeda, kita harus bisa memaksimalkan teknologi yang terus berkembang. Mudah-mudahan kita bisa beradaptasi apalagi ditengah pandemi seperti saat ini,”jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Dr. H. Ma’ruf Syah dalam sambutannya sekaligus membuka acara menjelaskan tentang proses penentuan Rais dan ketua yang dipilih hari ini. Pemilihan Rais dan ketua tidak menggunakan sistem voting, tapi cara yang digunakan adalah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). “Pemilihan Rais dan ketua yang berdasarkan musyawarah dengan anggota AHWA yang dipilih oleh peserta Konfercab,”katanya. 

Sedangkan, Ketua PC NU Gresik KH. Chusnan Ali dalam sambutannya menjelaskan fungsi penting diadakannya kegiatan Konfercab PC NU ini. Dijelaskan bahwa Konfercab merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang, memiliki fungsi diantaranya adalah untuk menyampaikan laporan pengurus cabang kepada pemberi mandat, yaitu MWC dan ranting sebagai representasi dari seluruh warga NU yang ada di Kabupaten Gresik.

Selain itu, tambahnya, untuk menyampaikan laporan tentang kinerja kepengurusan dalam menjalankan program dan kegiatan yang telah dapat dilaksanakan sebagai pertanggung jawaban atas amanat yang diterima selama 5 tahun berjalan.

KONFERCAB PC NU GRESIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pembukaan Konfercab PC NU Gresik di Ponpes Darul Ihsan Menganti. Konfercab dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 5 Desember 2021 (Foto : ist)

Fungsi berikutnya adalah sebagai wahana evaluasi kinerja kepengurusan selama ini, untuk dijadikan acuan dan pijakan dalam merumuskan rencana program untuk pengurus 5 tahun kedepan. Yang terakhir adalah memilih pengurus yang akan diamanati untuk melaksanakan program yang telah disepakati serta menjalankan roda organisaai sesuai ketentuan AD/ART dan peraturan organisasi lainnya.

Konfercab organisaai keagamaan terbesar ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Dr. H. Ma’ruf Syah, Ketua Rais Syuriah PCNU Gresik KH. Mahfudz Ma’shum, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus, Ketua PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin, serta Forkopimda Gresik dan delegasi pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan pengurus tingkat ranting se-Kabupaten Gresik.

Ketua Panitia Konfercab PC NU Gresik Muhammad Mujib menambahkan bahwa mengingat pandemi Covid-19 yang masih ada hingga saat ini, maka kegiatan Konfercab dilakukan dengan berbagai penyesuaian.
“Perlu kita ketahui bersama mengingat dalam masa pandemi, maka pola pelaksanaan Konfercab kali ini berbeda dengan yang biasa kita ikuti. Bersamaan dengan pembukaan yang saat ini kita saksikan di Aula secara bersamaan sedang berlangsung sidang-sidang, dan nanti secara beriringan terus berlangsung.” ungkapnya.

Tidak lupa, diberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pengasuh PP. Darul Ihsan Menganti, KH. Mulyadi yang sudah memberikan tempat dengan segala fasilitasnya sehingga kegiatan Konfercab PWNU Kabupaten Gresik tahun 2021 bisa berjalan dengan khidmat. (yad)

Bupati Gresik Buka Konfercab PC NU Gresik Selengkapnya

Lantik 364 PNS Baru, Bupati Ingatkan Tiga Tantangan Didepan Mata.

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah 364 calon pegawai negeri sipil  (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 2 Desember 2021. Ratusan aparatur negeri sipil (ASN) anyar itu bagai penambah energi baru dan modal untuk akselerasi kemajuan bersama bagi Kabupaten Gresik.

Fandi Akhmad Yani mengucapkan selamat dan sukses kepada CPNS yang baru diambil sumpahnya untuk menjadi pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Gresik. “Saya berharap saudara-saudara bisa bekerja lebih keras, penuh inovasi dan kaya kreativitas tidak lain untuk Gresik yang kita cintai,”ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah CPNS menjadi PNS itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Plt Badan Kepegawaian Kabupaten Gresik (BKD) Nasriyah dan seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik.

Bupati Yani menambahkan ada 3 tantangan besar yang harus berhasil kita hadapi untuk mencapai tujuan kemajuan bersama. Tiga tantangan tersebut diantaranya perkembangan teknologi menuju era 4.0 dan ditambah dengan pandemi yang mempercepat digitalisasi di segala aspek, sehingga apabila tidak beradaptasi maka otomatis akan ditenggelamkan oleh teknologi tersebut.

“Energi baru dari CPNS yang diambil sumpahnya hari ini akan muncul gagasan yang visioner dan melek teknologi,”tegasnya. Bupati Yani berharap dengan adanya energi baru dari CPNS yang diambil sumpahnya hari ini akan muncul gagasan yang visioner dan melek teknologi. Hal ini lantaran perkembangan zaman menuju era 4.0 dan ditambah dengan pandemi yang mempercepat digitalisasi di segala aspek, sehingga apabila tidak beradaptasi maka otomatis akan ditenggelamkan oleh teknologi tersebut.

SUMPAH/JANJI : Prosesi pelantikan 364 CPNS menjadi PNS Pemkab Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 2 Desember 2021 (Foto : Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Tantangan berikutnya adalah Pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Meskipun saat ini tren kasus positif di Kabupaten Gresik semakin menurun, bukan berarti Covid-19 sudah hilang dan bisa melupakan protokol kesehatan.

“Saat ini kita sudah berada di Level 1, tetapi kita tidak boleh lupa 2-3 bulan kebelakang dimana banyak sahabat dan orang terdekat kita yang terkena dampak Covid-19. Maka sudah merupakan kewajiban dan tanggung jawab kita untuk memberikan pelayanan mendasar yang terbaik. Jangan meremehkan, jangan membeda-bedakan,”pesannya.

Tantangan terakhir, lanjut Bupati Fandi Akhmad Yani, adalah jangan terjebak dengan rutinitas. Dengan terjebak dengan kebiasaan yang berulang-ulang, maka inovasi dan terobosan baru tidak akan muncul dari diri masing-masing. “Semoga dengan dilantiknya saudara-saudara hari ini, bisa memberikan warna baru, terobosan baru, energi baru untuk kemajuan Kabupaten Gresik,”harapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil diawal sambutan, menyatakan pengambilan sumpah/janji PNS merupakan ketentuan yang diatur Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, setiap CPNS yang diangkat sebagai PNS wajib mengucapkan sumpah/janji. Pada kesempatan ini, diambil sumpah/janji sebanyak 364 CPNS formasi 2019 dengan rincian golongan ruang II/c sebanyak 20 orang ; III/a 313 orang dan III/b 31 orang. (yad)

Lantik 364 PNS Baru, Bupati Ingatkan Tiga Tantangan Didepan Mata. Selengkapnya

Bupati Dorong OPD untuk Berinovasi Ciptakan Arsip Digital


GRESIK,1minute.id – Arsip digital menjadi kebutuhan bagi organisasi perangkat daerah (OPD). Bentuk pelayanan yang akuntabel dan transparan kepada masyarakat. 

Bupati GresikFandi Akhmad Yani mengatakan, pengarsipan merupakan hal yang sangat penting namun sering dianggap sepele. “Laporan kearsipan menjadi kewajiban kita karena di masing-masing dinas harus memberikan pelayanan yang akuntabel dan transparan,” ujar Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya di acara Penyerahan Laporan Audit Kearsipan Internal kepada OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik 2021 di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 November 2021.

Bupati mengharapkan kearsipan terus berinovasi utamanya di era digital. “Kearsipan harus berinovasi menggunakan teknologi yang maju. Kalau  tidak beradaptasi dengan era digital ini kita akan tertinggal,”lanjut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Penyerahan penghargaan kepada OPD itu, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Asisten Administrasi Umum Abu Hassan, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik Ninik Asrukin. Dalam kesempatan tersebut memberikan penghargaan kepada tiga OPD yang meraih nilai terbaik dalam hasil laporan audit kearsipan.

Pelaksanaan audit pengawasan kearsipan internal yang dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik meliputi pengawasan kearsipan terhadap 8 OPD dengan aspek penilaian antara lain, Pengelolaan Arsip Dinamis yang terdiri dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan arsip, serta sumber daya kearsipan yang terdiri dari sumber daya manusia kearsipan dan sarana prasarana kearsipan

Berikut adalah nilai hasil pengawasan kearsipan internal terhadap OPD di Kabupaten Gresik. (1) Dinas Tenaga Kerja: 68,00 (2) Dinas Komunikasi dan Informatika: 64,00 (3) Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Daerah: 63,00 (4) Badan Kepegawaian Daerah: 62, 50 (5) Badan Penanggulangan Bencana Daerah: 51,50 (6) Sekretariat DPRD: 51,00 (7) Dinas Pertanahan: 50,50 dan (8) Dinas Sosial: 48,00.

Sebelumnya, Asisten Administrasi Umum Setkab Gresik Abu Hassan melaporkan acara Penyerahan Laporan Audit Kearsipan diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan kearsipan dan mendorong perangkat daerah untuk menyelenggarakan kearsipan sesuai dengan prinsip, kaidah, dan standar kearsipan.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah melaksanakan tertib arsip di unit kerja masing-masing.
Kegiatan kearsipan di Kabupaten Gresik telah dilakukan pengawasan kearsipan eksternal yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap Lembaga Kearsipan Daerah.  Kabupaten Gresik memperoleh nilai keseluruhan pada 2020 adalah 75,62 dengan predikat sangat baik. (yad)

Bupati Dorong OPD untuk Berinovasi Ciptakan Arsip Digital Selengkapnya

Gresik Sabet Anugerah Layanan Investasi atas Penilaian Kinerja PTSP dan PPB 2021

GRESIK, 1minute.id – Satu lagi penghargaan diraih Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Penghargaan teranyar itu adalah Anugerah Layanan Investasi 2021 atas Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) 2021. Kabupaten Gresik meraih kategori terbaik. Penghargaan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan pada Rabu, 24 November 2021. 

Ketidakpastian global yang selama ini terjadi memiliki dampak besar bagi perekonomian negara. Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya realisasi investasi, karena investasi merupakan jangkar pemulihan ekonomi. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi 2021 di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan pada Rabu, 24 November 2021.

 ”Investasi menjadi jangkar pemulihan ekonomi karena kita kalau terlalu berfokus pada APBN, defisit kita ini, meskipun saya tahu Bu Menkeu ini sangat prudent, sangat hati-hati dalam mengelola APBN kita. Oleh sebab itu, yang di luar APBN ini harus digerakkan, kembali lagi, investasi,”kata Presiden Jokowi.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kabupaten Gresik menjadi Kabupaten Terbaik dalam Anugerah Layanan Investasi 2021 atas Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) 2021.  

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara meminta seluruh jajarannya untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh investor tanpa terkecuali. ”Dilayani saja belum tentu investor datang mau berinvestasi apalagi tidak dilayani dengan baik. Oleh sebab itu, pola-pola lama, hal-hal yang jadul semua harus mulai kita tinggalkan. Berikan pelayanan yang terbaik baik itu investor kecil, yang namanya usaha kecil itu juga investor, jangan keliru,”ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.  

Presiden menuturkan bahwa kemudahan perizinan merupakan salah satu bentuk pelayanan pemerintah terhadap investor. Presiden menilai, kehadiran para investor sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. ”Kalau investornya dari luar berarti membawa uang ke sini, artinya peredaran uang akan makin besar dan itu akan menimbulkan efek nanti ke daya beli masyarakat juga akan naik, konsumsi masyarakat akan naik, pertumbuhan ekonomi juga akan naik,”tutur mantan Wali Kota Solo itu.

Di samping itu, Presiden mengapresiasi pemerintah provinsi dan daerah yang telah mendapatkan penghargaan untuk investasi, baik realisasi investasi, maupun urusan perizinan. ”Saya senang tadi ada kementerian/lembaga, provinsi, kabupaten/kota, yang mendapatkan anugerah untuk investasi, baik realisasi investasi maupun urusan perizinan. Urusan pelayanan perizinan bagus, seperti tadi di Jawa Tengah, tapi realisasi investasi bagus di Jawa Barat,”katanya.

Presiden juga mengingatkan bahwa investasi yang saat ini dibutuhkan oleh Indonesia adalah investasi barang jadi atau barang setengah jadi. Hal ini dilakukan supaya Indonesia mendapatkan nilai tambah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi, pendapatan, dan daya beli masyarakat. ”Ekonomi kita yang sebelumnya berbasis bahan mentah dari sumber daya alam kita, ini akan satu per satu memang harus ada transisinya satu per satu akan kita stop, masuk ke setengah jadi, masuk ke barang jadi. Menjadi industri yang mendorong nilai tambah,”ucap Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Selain itu, hadir sebagai penerima penghargaan antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.

Terpisah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan, Pemkab Gresik meraih juara pertama dalam Anugerah Layanan Investasi 2021 atas Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) 2021. (yad)

Gresik Sabet Anugerah Layanan Investasi atas Penilaian Kinerja PTSP dan PPB 2021 Selengkapnya

Pelaku Dihukum, Barang Bukti Disita, Kejari Gresik, Bea Cukai, Pemkab Gresik Musnahkan 106,8 Ribu Batang Rokok Ilegal

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memusnahkan 106.800 rokok tanpa cukai di halaman Kantor Korp Adhyaksa Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Graha Bunder Asri, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 24 November 2021.

Ribuan batang rokok senilai Rp 97,18 juta itu dimusnahkan dengan cara dibakar dan digilas menggunakan stomewals. Rokok yang dimusnahkan itu berasal dari seorang terpidana. Tidak dijelaskan identitas terpidana perkara rokok ilegal itu.

Pemusnahan dilakukan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap itu dilakukan bersama-sama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Washil Miftachul Rachman, Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto, Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Gresik Nono Mursito, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Gresik Siti Jaiyaroh, serta Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Pambudi, Humas Pengadilan Negeri Gresik Fatkhur Rochman. 

BAKAR ROKOK ILEGAL: Petugas gabungan Kejari Gresik, Pemkab Gresik, Bea Cukai, Pengadilan Negeri Gresik, BNNK Gresik memusnahkan barang bukti sebanyak 106,8 ribu batang rokok ilegal yang telah berkekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejari Gresik pada Rabu, 24 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ada tiga tong tempat pembakaran. Prosesi pembakaran dilakukan bersama-sama dengan para undangan tersebut. Di tempat lainnya, seorang operator stomewals menggilas ribuan rokok itu. Setelah tergilas, rokok yang sudah gepeng itu lalu dimasukkan ke tempat pembakaran hingga menjadi abu. Abu rokok tersebut kemudian di pendam ke tanah. Pemusnahan rokok ilegal itu menegaskan komitmen aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pemberantasan peredaran rokok tanpa cukai di pasaran. 

Pasalnya, peredaran rokok tanpa cukai itu berpotensi merugikan keuangan negara. Selain itu, upaya perlindungan terhadap konsumen. Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto menegaskan, ribuan batang rokok itu dilakukan setelah memiliki kekuatan hukum tetap. ”Ada satu perkara yang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Gresik,”kata Heru Winoto usai acara pemusnahan barang bukti di kantornya. Rokok Ilegal itu kalau dinominalkan senilai Rp 97,18 juta. ”Kami siap bersinergi, berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal,”tegas Heru Winoto.

PEMUSNAHAN BARANG BUKTI ROKOK ILEGAL: Operator stomewals bersiap menggilas ribuan batang rokok ilegal di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gresik pada Rabu, 24 November 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Heru kembali menegaskan komitmen Korp Adhyaksa untuk turut menciptakan masyarakat Gresik yang lebih baik. Menekan peredaran rokok tanpa cukai di pasaran. Pemberantasan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Tapi, harus dilakukan secara bersama-sama, berkolaborasi, bersinergi dengan Pemkab Gresik, Bea Cukai, Kepolisian, BNNK dan Pengadilan Negeri serta rumah tahanan (rutan) Gresik.  ”Kami siap berkoordinasi,”tegasnya.  

Sebelum pemusnahan barang bukti tersebut, Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Gresik Nugroho Tanjung mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan ini semua telah memiliki kekuatan hukum tetap.  ”Pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hokum tetap sampai dengan periode Bulan November 2021,”ujar Nugroho Tanjung dalam laporan tertulisnya. (yad)

Pelaku Dihukum, Barang Bukti Disita, Kejari Gresik, Bea Cukai, Pemkab Gresik Musnahkan 106,8 Ribu Batang Rokok Ilegal Selengkapnya

Gerakan PKK Sehat Lestari Terencana Dilaunching, Forkopimda Pun Ikut Menyosialisasikan

GRESIK,1minute.id – Gerakan Pembinaan Terpadu PKK Sehat Lestari Terencana bakal masif dibumikan di Kabupaten Gresik. Gerakan bertujuan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Selain itu, menurunkan angka stunting, penyuluhan kepada masyarakat untuk menghidupkan lingkungan yang bersih dan sehat serta pelayanan KB. Juga, mendukung program vaksin Covid-19 itu dilaunching di Pendapa Bupati pada Selasa, 23 November 2021.

Istimewanya lagi, acara yang diinisiasi oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Yani dan Dinas KB-PPA Gresik dilakukan oleh forum koodinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik. Kehadiran  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ; Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir ; Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto ; Kasdim 0817/Gresik Mayor Sugeng Riyadi ; perwakilan dari Polres Gresik dan Pengadilan Negeri Gresik bentuk dukungan dan komitmen pemerintah mensukseskan program tersebut. 

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali menyatakan gerakan pemberdayaan ini bertujuan untuk mencapai kesejahteraan keluarga, progam keluarga berencana dan pembangunan kesehatan nasional yang terkait dengan 10 program PKK, khususnya kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat. Program PKK Sehat Lestari Berencana yang sebelumnya adalah program Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan. Ia berharap kegiatan dapat meningkatkan komitmen dari dinas terkait mendukung program tersebut. 

Antara lain, penurunan AKI dan AKB.  “Serta penurunan angka stunting, penyuluhan kepada masyarakat untuk menghidupkan lingkungan yang bersih dan sehat, pelayanan KB serta mendukung program vaksin Covid-19,”ujar Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali.
Selain itu, imbuhnya, program PKK Sehat Lestari Terencana sebagai bentuk monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan kader PKK kepada masyarakat untuk mewujudkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menjaga lingkungan masyarakat.

Kader PKK harus aktif memantau kesehatan balita melalui posyandu serta merencanakan keluarga sehat dan kesejahteraan keluarga berencana. Meskipun kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian lomba, Ning Nurul menegaskan bahwa program ini tidak sekadar seremonial lomba saja, melainkan bisa dilaksanakan di kehidupan masyarakat sehari-hari sehingga menjadi kebiasaan untuk membawa generasi Indonesia yang lebih sehat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya berpesan sosialisasi ini tidak boleh berhenti di perlombaan saja. Hal ini karena program-program PKK memiliki peran yang penting dalam masyarakat sehingga wajib hukumnya untuk bisa direalisasikan kepada masyarakat. “Mudah-mudahan kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial saja, tetapi benar-benar terealisasi ditengah masyarakat. Karena semuanya berawal dari keluarga, pencegahan stunting hingga pencegahan narkoba semuanya berawal dari keluarga. Ini sangat luar biasa jika kita bisa kelola dengan baik,”ujarnya. (yad)

Gerakan PKK Sehat Lestari Terencana Dilaunching, Forkopimda Pun Ikut Menyosialisasikan Selengkapnya

Bupati Mengajak HKTI Kolaborasi Mewujudkan Petani Maju, Mandiri dan Modern

GRESIK, 1minute.id –  Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Gresik berbenah. Organisasi ini berencana membangun jaringannya di kecamatan hingga desa. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris DPD HKTI Jawa Timur Warsito dalam kegiatan Pra-Musyawarah Cabang (Pra-Muscab) HKTI Gresik di Ruang Putri Mijil dalam Kompleks Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 23 November 2021.

Pra-Muscab HKTI Gresik ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta pengurus harian HKTI Jawa Timur.  Warsito mengatakan, sesuai dengan arahan Ketua Umum HKTI Jawa Timur, bahwa kedepan HKTI akan dipusatkan di kecamatan-kecamatan sehingga bisa berperan aktif kepada petani yang ada di wilayahnya. 

“Harapannya dibawah ketua DPC yang baru nantinya, HKTI di Gresik ini akan aktif di seluruh kecamatan yang ada. Aktif dalam artian akselerasi mengadvokasi petani mulai dari kecamatan paling ujung utara hingga ke selatan,”ujarnya. 

Akselerasi yang ada, harapannya semua petani bisa di advokasi oleh kader-kader HKTI yang ada di setiap kecamatan hingga ke tingkat desa. Petani disini bukan hanya petani di sawah atau ladang, melainkan juga para petani ikan di tambak. 

Hal senada juga diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ia mengungkapkan dengan adanya HKTI di kecamatan dan bahkan sampai di desa akan membuat HKTI akan semakin dekat dengan masyarakat. Khususnya masyarakat tani, baik petani sawah maupun petani tambak. “Petani ini memiliki peran yang luar biasa, bayangkan saja kalau petani mogok kerja, apa jadinya negara. Tumbuhnya bangsa indonesia ini juga tidak lepas dari peran petani,” tegas Gus Yani. 

Ia tidak menampik bahwa masih banyak problem dalam dunia pertanian, seperti tergerusnya Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), persaingan dengan kemajuan perindustrian, masalah hama dan distribusi pupuk.  Untuk itu, menurut Gus Yani, diperlukan komunikasi yang apik antara pemerintah daerah dengan para petani. “Bagaimana kita bisa tahu persoalan yang ada di pertanian kalau kita tidak turun ke sawah atau tambak. Yang terjadi nantinya adalah masalah keterlambatan,”ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Gus Yani, menjelaskan keinginannya bahwa dengan adanya birokrasi akan mempermudah urusan petani, seperti distribusi pupuk maupun urusan pertanian lainnya. Di lain pihak, juga harus memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin maju di era saat ini untuk kemudahan pelayanan terhadap masyarakat. 

“Ini yang harus benar-benar kita perjuangkan. Maka mari kita bersama-sama berjuang salah satunya dalam HKTI ini untuk terus bekerja dengan hati dan ikhlas, sehingga petani kita menjadi maju, mandiri dan modern,” tutup Bupati Yani. (yad) 

Bupati Mengajak HKTI Kolaborasi Mewujudkan Petani Maju, Mandiri dan Modern Selengkapnya