Penyebab Badan Jembatan Kacangan Patah Masih Misterius

GRESIK,1minute.id- Jembatan Kacangan yang menghubungkan Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng  Gresik patah pada Minggu sore, 19 Desember 2021.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik sedang melakukan penelitian penyebab patah badan jembatan yang baru berumur 10 tahunan itu. Dibangun sekitar 2000-an.

Jembatan Kacangan yang menghubungkan Desa Bulurejo dan Desa Geluran Ploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik patah pada Minggu (19/12/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Jembatan Kacangan itu berada diatas aliran Kali Lamong. Ketika patah bagian tengah kondisi air Kali Lamong itu tidak begitu deras. Karena proses normalisasi Kali Lamong berjalan sesuai skedul. Ada dugaan tiang penyangga patah atau ambles tidak kuat menahan beban kendaraan yang diatasnya.

Suyitno warga Desa Gluranploso menceritakan merasa janggal waktu melintas diatas jembatan itu. “Seperti ada sambungan yang putus,”terang lelaki 43 tahun itu. Meski hampir tiap hari lalu lalang diatas jembatan Suyitno mengaku tidak mengetahui secara pasti kejadian badan jembatan yang patah itu.

Camat Benjeng Suryo Wibowo mengatakan, pihaknya telah menutup akses jalan itu. “Tidak korban dalam kejadian tersebut,”kata Suryo Wibowo.  Untuk saat ini, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan sejumlah desa untuk jalan alternatif warga.  Selain menjadi akses utama bagi warga Desa Bulurejo dan Desa Gluranploso. Kaki jembatan di sisi utara masuk Desa Bulurejo dan kaki di bagian selatan masuk Desa Gluranploso. Jembatan itu menjadi vital karena digunakan masyarakat desa lainnya. (yad)

Penyebab Badan Jembatan Kacangan Patah Masih Misterius Selengkapnya

SMA NUSA Deklarasikan Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan

GRESIK,1minute.id – SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANUSA) Gresik mendeklarasikan sekolah ramah siswa. Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan pada Kamis, 16 Desember 2021. Deklarasi dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Aminatun Habibah, menyatakan bahwa kenyamanan siswa dalam belajar adalah yang paling utama. ‘’Di sekolah itu yang nomor satu adalah kenyamanan siswa-siswi kita dalam belajar. Karena kalau mereka tidak nyaman, pada akhirnya mereka malah tidak mau sekolah. Untuk itu saya benar-benar apresiasi sekali acara Deklarasi Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan  ini,’’ungkap Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Deklarasi Anti Perundungan dan Kekerasan yang diselenggarakan oleh SMA NUSA Gresik ini, kali pertama diadakan oleh sekolah di Kabupaten Gresik.

Wabup melanjutkan apabila kenyamanan dapat diciptakan oleh pihak sekolah, maka siswa-siswi yang belajar akan merasa nyaman dan senang menempuh pembelajaran di sekolah. Ia berharap apa yang telah dideklarasikan oleh SMA NUSA Gresik itu bisa dilaksanakan dengan baik, supaya dapat mewujudkan sekolah yang benar-benar anti perundungan dan kekerasan.

Ia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi percontohan oleh sekolah-sekolah lain, dalam rangka menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa-siswi di Kabupaten Gresik dalam menempuh pendidikan. ‘’Kegiatan ini merupakan contoh yang baik, mudah-mudahan ini bisa menjadi percontohan untuk sekolah-sekolah lainnya,’’harap Bu Min. (yad)

SMA NUSA Deklarasikan Sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan Selengkapnya

Wabup Ngantor di Desa, Sosialisasi Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai ancang-ancang melakukan vaksinasi untuk Kelompok anak usia 6-11 tahun. Rencana itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Aminatun Habibah ketika ngantor sehari di Desa  Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom pada Rabu, 15 Desember 2021.

Wabup mengatakan vaksinasi untuk kelompok anak dibawah 12 tahun bertujuan melindungi masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Panjenengan tidak usah khawatir, vaksinasi untuk anak-anak ini sudah melalui penilitian dari lembaga yang berkompeten, terbukti aman dan halal. Ini semua adalah bentuk ikhtiar kita untuk menghadapi pandemi Covid-19, apalagi terakhir kita tahu ada varian baru Covid-19 yang kita kenal dengan nama Omicron,” jelas Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Vaksinasi Covid-19 menyasar anak-anak setelah vaksinasi kelompok umum melebihi target minimal 70 persen dan kelompok lansia 60 persen versi Badan Kesehatan Dunia (WHO). Untuk memberikan perlindungan dari serangan SAR-CoV-2, virus pembawa Covid-19 semua warga Kota Santri harus mendapatkan vaksinasi. 

“Karena kita ingin agar seluruh masyarakat mulai dari lansia hingga anak-anak dalam kondisi yang sehat. Oleh karenanya, ia berpesan agar wali murid untuk tidak ragu-ragu dan segera mengajak anak-anaknya menerima vaksin Covid-19 pada kesempatan pertama,”tegasnya.  

Ngantor sehari di Desa Kesamben Kulon ini, Wabup Aminatun Habibah didampingi Asisten Administrasi Umum Abu Hasan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Pemdes) Malahatul Fardah, Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik Khusaini. 

Program ngantor di desa ini digagas oleh Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk semakin dekat kepada masyarakat. Program ini juga untuk mengetahui mengetahui tentang hiruk pikuk masyarakat di desa. Program ini diawali di Pulau Bawean tepatnya di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura. 

Bu Min  menaruh perhatian untuk kondisi lingkungan yang ada di sekitar Balai Desa.  Menurutnya dengan adanya lingkungan yang indah dan nyaman akan memberikan efek positif dan membuat masyarakat juga merasa nyaman untuk berkegiatan di Balai Desa.

“Apalagi daerah Kesamben Kulon ini terkenal sebagai sentra tanaman hias, sehingga potensi tersebut harus di maksimalkan, bahkan bisa menjadi potensi unggulan daerah untuk di ekspor ke luar negeri,”tambah Wabup. (yad)

Wabup Ngantor di Desa, Sosialisasi Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Selengkapnya

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Pengurus  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gresik pada Rabu,15 Desember 2021. Pelantikan digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin.

Pelantikan pengurus Dekranasda yang diketuai oleh Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini berlangsung khidmat. Meriah karena diselingi peragaan busana dari paguyuban Cak dan Yuk Gresik serta kesenian Tari dengan protokol kesehatan.

Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya dengan berpantun Manuk glatik cucuk e biru, mari di.lantik ojo turu. Ia mengharapkan pasca pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik periode 2021-2024 itu bisa semakin memajukan produk UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

OLEH-OLEH SUAMI : Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin dan Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani memilih kopiah untuk suami mereka usai pelantikan pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis Dekranasda Gresik bisa  semakin memajukan UMKM di Gresik.  “UMKM bergerak terus karena sinergi dengan Kantor Pengawasan Bea Cukai Gresik. Yakin optimistis Dekranasda baru bermanfaat,”tegasnya. 

Ia mendorong pengurus Dekranasda Gresik untuk berani berinovasi dan ekspansi ke luar Kabupaten Gresik untuk mempromosikan produk UMKM. “Pameran di mal-mal, membuat event Dekranasda karena jati diri menumbuhkan UMKM berdikari,”tegasnya. 

Sebab, banyak pelaku usaha, khususnya kerajinan masih kesulitan memasarkan hasil produk. “Itu tanggung jawab kita, bukan hanya Diskoperindag,”katanya.  Kondisi pandemi melandai menjadi momentum untuk melakukan percepatan pemulihan perekonomian. Mendorong UMKM terus bergerak dan naik kelas. 

Analisis Kementerian Kesehatan selama 6 bulan kedepan, perkembangan wabah SARS-CoV-2, virus pembawa Covid-19 masih bisa terkedali. “Mudahan di tahun baru seperti gini terus (Covid-19 terkedali). Alhamdulillah karena harapan masyarakat,”katanya.

Mengapa? Sebab, kecenderungan masyarakat merindukan keramaian. Ia mencontohkan event Gresik Bandeng Fest 2021 menghadirkan bintang tamu Chef Juna di Alun-alun Gresik.

ADIKARYA : Produk UMKM Gresik dalam fashion show usai Pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsim mengatakan, Gresik memiliki potensi luar biasa. Banyak pengerajin tenun dan memiliki ciri khas sendiri-sendiri. “Baju Saya ini baju dari Desa Wedani,”kata Arumi.  Desa Wedani, Kecamatan Cerme adalah salah satu desa Devisa di Indonesia. Mayoritas masyarakat menekuni profesi tenun sarung. Sarung Wedani sudah merambah pasar ekspor tujuan Timur Tengah, Asia dan Eropa.

Ia sependapat dengan Bupati Fandi Akhmad Yani, UMKM butuh stimulasi, motivasi agar bergairah. “Kondisi ekonomi yang sedang lesu karena Covid-19 ini, butuh disemangatkan, digairahkan UMKM,”tegas istri Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak itu.
Usai acara, mereka keliling melihat produk UMKM yang sudah ekspor dan potensi ekspor. Produk mulai batik, sarung, songkok hingga mi produk rumahnya. (yad)

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari Selengkapnya

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi terus kembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Caranya, sosialisasi peningkatan Budaya Baca dan Literasi semakin intensif dilakukan. Selain itu, Pemkab Gresik melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik membentuk Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mengukuhkan Pengurus GPMB periode 2021-2025 di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Selasa, 13 Desember 2021. Pengukuhan disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ninik Asrukin, Ketua GPMB Pusat Tjahud Suprajogo,

Sekretaris GPMB Provinsi Jawa Timur Melkion Donald dan Ketua GPMB Gresik Kriswanto Aji. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap masifnya penggunaan internet melalui gawai, cara-cara mengembangkan minat baca masyarakat diharapkan bisa berjalan seiring dengan perkembangan zaman. “Kita harus benar-benar berjuang dan fokus dalam usaha peningkatan minat baca masyarakat ini, Insya Allah saudara-saudara yang sudah dilantik hari ini adalah orang-orang yang hebat,”ujar Bupati Yani.

Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia memaksa perubahan  semua aspek. Perubahan harus diimbangi dengan inovasi. Semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar membuat terobosan untuk menghadapi kendala yang ada. “Kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan saya katakan harus punya terobosan untuk memudahkan masyarakat untuk mencari buku melalui perpustakaan digital misal. Sehingga masyarakat ini bisa mengakses lewat gawai,” katanya. 

Terakhir Bupati Yani menaruh harapan agar sinergi dengan GPMB Provinsi Jawa Timur yang sudah terjalin ini bisa terus terbangun, dan dengan dilantiknya kepengurusan GPMB ini bisa membawa progres yang bagus terhadap minat baca masyarakat Gresik. Karena warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak cucu kita adalah kebiasaan gemar membaca.

Senada dengan Bupati Yani, Sekretaris Daerah  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dalam laporannya juga menegaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkan minat baca dan literasi pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan khusus serta masyarakat khususnya di lingkungan Kabupaten Gresik.

Selain pengangkatan pengurus GPMB periode 2021 – 2025 dan pemberian materi oleh narasumber, dipamerkan juga berbagai hasil produk literasi berupa produk kerajinan dari Perpusdes yang berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, tidak ketinggalan pula unit usaha hasil dari kolaborasi dengan PT. Smelting berupa kain batik serta pojok digital iGresik dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik.(yad)

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital Selengkapnya

Aplikasi Go Ploong Antarkan Gresik Meraih Smart City, Smart Environment

GRESIK,1minute.id – Aplikasi Go Ploong mendapatkan apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).  Kementerian yang dipimpin oleh Jhony G.Plate itu menempatkan Kabupaten Gresik sebagai Smart City kategori Smart Environment. 

Penghargaan Smart Environment itu diberikan oleh Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos Informatika (Dirjen PPI) Ismail kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta pada Selasa, 14 Desember 2021.
Aplikasi Go Ploong , layanan kepada masyarakat berbasis android yang dikembangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terkait pelayanan limbah domestik masyarakat. Antara lain sedot tinja. 

Nama program adalah Quick Wins. Quick wins adalah suatu langkah inisiatif yang mudah dan cepat dicapai dalam waktu satu tahun yang mengawali pelaksanaan suatu program dalam reformasi birokrasi terutama berkaitan dengan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengapresiasi apa yang sudah menjadi inovasi, sehingga dinilai mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan konsep digital dan mudah. “Aplikasi itu sebagai upaya Pemkab yang bertekad menjadi kota smart city berbasis daring. Go Ploong adalah sebuah layanan untuk masyarakat yang berbasis aplikasi dan pertama di Indonesia,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Seperti diketahui Smart Environment atau lingkungan pintar itu berarti lingkungan yang bisa memberikan kenyamanan, keberlanjutan sumber daya, lingkungan yang bersih tertata serta ruang terbuka hijau (RTH) yang representatif. 

Bu Min melanjutkan, torehan prestasi ini hendaknya dijadikan sebagai sebuah motivasi membangun karakter yang inovatif bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik. Disisi lain, penerapan inovasi juga harus diimbangi dengan kemajuan teknologi demi terciptanya Kabupaten Gresik yang smart city. 

Ia berharap, ke depan aplikasi ini benar-benar optimal dilaksanakan dan dibangun secara terencana dengan baik. “Alhamdulillah atas penghargaan ini. Mudah-mudahan bisa menjadi pemicu dan pemacu agar Go-Ploong lebih bisa dioptimalkan,”katanya. (yad)

Aplikasi Go Ploong Antarkan Gresik Meraih Smart City, Smart Environment Selengkapnya

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya

GRESIK,1minute.id – Banjir di Kota Gresik menjadi perhatian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah kawasan di Gresik Kota Lama (GKL) terendam air. Air meluap hingga ke jalan raya hingga di rumah warga.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mendatangi lokasi pascabanjir di sejumlah tempat itu. Antara lain, Boozem Telogo Dendo atau Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) , kawasan perkampungan di Jalan Pahlawan hingga Jalan Samanhudi, Gresik-pusat perdagangan di GKL.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Sekda Gresik Washil-panggilan-Achmad Washil Miftachul Rachman melihat banyak tumpukan sampah. Mulai dari batang pohon, bantal hingga kasur kapuk berada di saluran air yang dangkal dan sebagai lagi dipenuhi tumbuhan tanaman.
Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, kondisi drainase saat ini sudah waktunya dilakukan pengerukan karena kondisinya yang dangkal.

“Saya dengar tadi bahwa sekitar lebih dari 20 tahun gorong-gorong ini tidak dikeruk. Maka tak heran setiap musim hujan dating dan saat intensitas hujan tinggi, tempat ini (jalan Samanhudi) pasti banjir,” kata Gus Yani pada Senin, 13 Desember 2021.

Gus Yani megatakan, tahun depan, 2022  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melakukan pengerukan dan normalisasi di sepanjang drainase area Jalan Samanhudi untuk agar tidak ada lagi kejadian serupa seperti tahun-tahun seebelumnya. “Kalau ini terus dibiarkan, kasihan masyarakat. Ekonomi pasti tergangu. Kami Pemerintah Daerah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan yang ada,”katanya. 

DANGKAL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan kondisi saluran drainase di Gresik Kota Lama yang dangkal dan dipenuhi tumbuhan karena puluhan tahun tidak ada normalisasi pada Senin, 13 Desember 2021 (Foto : Prokopim Gresik)

Gus Yani juga menghimbau kepada warga sekitar aliran drainase tidak membuang sampah ke selokan. “Percuma dong kita susah payah melakukan normalisasi tetapi kebiasaan masyarakat  membuang sampah masih sembarangan. Ini berakibat pada penumpukan sampah di saluran air. Seperti yang kita lihat barusan, petugas menemukan kasur dari dalam selokan. Ayo kita saling support, pemerintah yang melakukan perbaikan, masyarakat yang mendukung dan mensupport,” pintanya.

Sementara itu, Sekda Washil mengatakan, bahwa sejumlah bangunan liar diatas saluran juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. “Kami berharap agar dalam beberapa waktu mendatang untuk dilakukan penertiban bangunan liar diatas saluran air tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kapasitas bozem yang ada di bawah Gedung Wahana Ekspresi Poseponegoro pada 2022 mendatang juga akan direncanakan untuk penambahan kapasitas. Kita akan lakukan pengerukan pada 2022. “Pak Bupati ingin agar masyarakat tak khawatir lagi apabila musim hujan tiba. Mudah-mudahan ini menjadi solusi yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya Selengkapnya

Bandar Grisse, Jelajah Kota Tua Runner up East Java Tourism 2021

GRESIK,1minute.id – Bandar Grisse merebut runner up ajang East Java Tourism 2021. Penghargaan event tahunan digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Jatim itu diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik Sutaji Rudy.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Pariwisata dan Tata Kelola Destinasi pada Disbudpar Gresik M Fither Kuntajaya, Bandar Grisse atau jelajah Heritage Kota Tua masuk kategori Daya Tarik Wisata.  “Heritage Gresik Kota Tua menjadi potensi destinasi wisata minat khusus,”kata Fither pada Sabtu, 11 Desember 2021. Dalam video pendek tentang jelajah Heritage Gresik Kota Tua itu, Disbudpar Gresik, memvisualisasikan tentang bangunan tua peninggalan kolonial Belanda hingga bangunan pribumi yang memiliki arsitektur berbeda.

Misalnya, rumah di Kampung Kemasan dan Gajah Mungkur di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kecamatan Gresik. Selain arsitektur bangunan, imbuhnya, Bandar Grisse juga memvisualisasikan tentang harmonisasi budaya masyarakat. “Kami juga menampilkan Kampung Pecinan. Gresik sejak ratusan tahun telah menjaga kerukunan antarumat beragama. Gresik adalah Kabupaten pluralisme,”katanya. 

Dalam pengamatan 1minute.id, kerukunan antarumat beragama sudah terjaga sejak ratusan tahun. Indikatornya, Gresik Kota Tua memiliki Kampung Arab, Pribumi dan Pecinan. Mereka hidup berdampingan. Rukun dan tenteram. 

Selain penghargaan Daya Tarik Wisata,  dalam ajang East Java Tourism 2021 itu, Gresik mendapat penghargaan terbaik kategori Restoran Non Bintang. “Di event itu juga ada penyerahan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Okol Desa Setro, Kecamatan Menganti,”tegas Fither.  (yad)

Bandar Grisse, Jelajah Kota Tua Runner up East Java Tourism 2021 Selengkapnya

Dorong Nilai Tambah, Gresik Bandeng Fest 2021, Hadirkan Chef Juna

GRESIK, 1minute.id – Gresik Bandeng Fest 2021 terasa lebih spesial pada Sabtu, 11 Desember 2021. Sebab, festival ikan bandeng kali pertama digelar di Alun-alun Gresik ini menghadirkan master chef Indonesia Junior Jhon Rorimpandey yang lebih dikenal Juna Rorimpandey atau Chef Juna. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kabupaten Gresik salah satu penghasil ikan bandeng terbesar di Jatim. Pada 2020, hasil panen Ikan Bandeng mencapai   87.199.779 kilogram atau 87,1 ribu ton per tahun. ”Ini sungguh luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

GRESIK BANDENG FEST: (kiri) Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Budi Harnoto dan (paling kanan) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gresik Bandeng Fest yang menghadirkan Chef Juna di Alun-alun Gresik pada Sabtu, 11 Desember 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meskipun hasil panen ikan bandeng tetap tinggi. Namun, persoalan yang dihadapi para petambak ikan masih cukup besar. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mencontohkan tentang harga pakan kerap tidak terkendali dan kelangkaan pupuk ketika awal mengisi bandeng budidaya. ”Ini menjadi persoalan yang terus berulang-ulang. Maka kita harus cerdas melihat potensi bandeng ini,”ujarnya. Bagaimana caranya, ikan bandeng bisa memiliki added value (nilai tambah) ?

Gresik Bandeng Fest 2021 ini menjadi branding. Pemkab Gresik bekerjasama dengan Bank Indonesia mengundang master chef Juna ini. ”Mudah-mudahan ditangan profesional tersajikan produk olahan bandeng yang unggul,”harap Gus Yani.  Produk olahan bandeng, suatu kegiatan yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Sehingga, potensi menyerap tenaga kerja cukup besar. Padat karya. Gus Yani mencontohkan, ibu-ibu mencabut duri, pembersihan kulit bandeng dan lainnya. 

”Karena disana banyak keterlibatan masyarakat. Dan ini menjadi impian bersama,”katanya. Dengan produk olahan yang kreatif berpotensi untuk Go Internasional.  Pasar ekspor. ”Produk olahan bandeng bisa masuk pasar ekspor dan pasar dalam negeri,”tegasnya. Ia mengaku dalam pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) pernah mengusulkan sinergi antarkabupaten.

BAKAR BANDENG: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Budi Hanoto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda bakar bandeng bersama di Gresik Bandeng Fest 2021 di Alun-alun Gresik pada Sabtu, 11 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bila satu kabupaten surplus komoditas, misalnya jagung, tidak perlu ikut mencari bibit benih jagung. ”Mendingan kita sinergikan dengan produk-produk yang ada. Kalau hari ini Bandeng menjadi produk unggulan, kita dorong Bandeng Kabupaten Gresik menjadi produk ekspor dan masuk ke pasar-pasar nasional,”katanya. 

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono mengatakan pihaknya menyediakan 1 ton ikan bandeng  di Gresik Bandeng Fest 2021.  Rinciannya, 900 kilogram  ikan bandeng dibakar untuk masyarakat. Sisanya, 100 kilogram bandeng digunakan untuk Gresik Bandeng Fest 2021. “Festival lomba masak ikan bandeng ini diikuti 18 peserta perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Gresik,”katanya. (yad)

Dorong Nilai Tambah, Gresik Bandeng Fest 2021, Hadirkan Chef Juna Selengkapnya

Bupati Minta Perketat Jalur Perairan, Cegah Virus Omicron

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Forkopimda Gresik menggelar rapat koordinasi (rakor) di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 10 Desember 2021.

Ada tiga topik yang dibahas dalam rakor kali ini.Tiga topik itu, percepatan vaksinasi, antisipasi varian baru, Omicron dan persiapan Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Rakor diawali laporan update vaksinasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan,saat ini di Kabupaten Gresik belum ada konfirmasi kasus positif Covid-19 akibat varian Omicron. Komandan Satgas Covid-19 Gresik menginstruksikan agar pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di pelabuhan untuk diperketat. 

“Kita memang tidak memiliki Bandara di Kabupaten Gresik, tetapi jangan lupa bahwa kita memiliki pelabuhan internasional dan itu jumlahnya tidak hanya satu,” tegasnya. Varian baru Covid-19, Omicron ini, kali pertama terdeteksi di Afrika Selatan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan varian baru dalam Varian of Concern (VoC), seperti halnya varian delta yang beberapa waktu lalu menyebabkan gelombang II pandemi Covid-19.

Gus Yani mengharapkan adanya regulasi yang lebih ketat untuk pengawasan para awak kapal dan di wilayah pesisir. “Kita berdekatan dengan perairan dan tidak menutup kemungkinan karena ada pelabuhan internasional menjadi satu pintu keluar masuk wilayah Gresik. Minimal ada pengetatan di wilayah perairan seperti penggunaan aplikasi peduli lindungi, atau mereka yang belum vaksin kita bantu antarkan ke Puskesmas,”pungkasnya.

Terkait percepatan vaksinasi, komandan Satgas Covid-19 Gresik ini optimistis vaksinasi 100 persen bisa tercapai di akhir tahun ini.

Sebelumnya, dr Mukhibatul Khusnah menjlentrehkan perkembangan percepatan vaksinasi untuk mencapai target 100 persen hingga akhir tahun ini.  Ia menyebutkan, capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 80,4 persen untuk vaksinasi umum dan 61,9 persen untuk kelompok lansia.

“Dengan begitu, masih kurang sekitar 197.446  sasaran dari vaksinasi kelompok umum untuk bisa mencapai pencapaian 100 % dan 41.376 ribu sasaran untuk mencapai 100 % di kelompok lansia,”jelasnya.

Sejatinya, realisasi vaksinasi di Kabupaten Gresik itu sudah diatas standar minimal badan kesehatan dunia (WHO) untuk vaksinasi masyarakat umum 70 persen dan lansia 60 persen. Kadinkes menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Gresik sudah termasuk dalam wilayah level 1 Covid-19. Hal ini menurutnya merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak yang saling bersinergi dengan baik dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati Minta Perketat Jalur Perairan, Cegah Virus Omicron Selengkapnya