Masjid Kampus Universitas Qomaruddin, Mirza Ahmad Yani Di Bangun

GRESIK,1minute.id – MasjidMirza Ahmad Yani mulai dibangun pada Kamis, 30 Desember 2021. Peletakan batu pertama pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sebelum agenda utama peletakan batu pertama pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin dilakukan pembacaan Salawat bil Julus dan tahlil yang dipimpin oleh KH. Ali Murtadlo.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi dan mendukung adanya pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin. Menurutnya, membangun rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan pembangunan masjid kampus Qomaruddin.

Gus Yani berharap setelah dibangunnya masjid diatas tanah berukuran 36×40 tersebut dapat dirawat dan menjadi pusat kegiatan keagamaan. “Masjid tidak hanya ikonik tetapi bermanfaat buat warga Bungah dan masyarakat yang melintas di area sini,”harap Gus Yani. 

“Mari sama-sama kita doakan kepada para panitia agar dalam pembangunan berjalan dengan baik dan lancar Mudah-mudahan masjid ini memberikan jariyah kita bersama dan semoga di ridhoi  Allah SWT,”imbuhnya. Sebelum mengakhiri sambutan, Gus Yani kembali mengingatkan kepada masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga dari paparan Covid-19.

Sebelumnya, Ketua panitia pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin KH. Nawawi Sholih mengatakan masjid yang akan dibangun rencananya akan diberi nama masjid “Mirza Ahmad Yani”.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah mendukung pembangunan masjid ini, mudah-mudahan dengan dibangunnya masjid kampus Universitas Qomaruddin dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT,”tutur KH.Nawawi Sholih yang juga merupakan pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah itu.

Peletakan batu pertama pembangunan masjid Mirza Ahmad Yani ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Asisten II Gunawan Setyadi, Asisten III Abu Hassan, Kadis Pendidikan Haryanto, Kadis KBPP dr. Ghozali serta Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat setempat. (yad)

Masjid Kampus Universitas Qomaruddin, Mirza Ahmad Yani Di Bangun Selengkapnya

Menteri Desa, PDTT Apresiasi Percepatan Pembangunan Desa di Kabupaten Gresik

GRESIK,1minute.id – Satu lagi penghargaan diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Penghargaan di penghujung tahun itu berasal dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Kabupaten Gresik, salah satu Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang sukses melakukan percepatan pembangunan desa pada 2021.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Mendes, PDTT Abdul Halim Iskandar di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Rabu, 29 Desember 2021. Abdul Halim Iskandar dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi, karena meskipun bukan yang pertama dalam hal tidak ada lagi desa tertinggal dan sangat tertinggal, namun Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi besar yang kali kali mendapatkan penghargaan ini karena terdapat 29 kabupaten dan satu kota yang memperoleh penghargaan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan pemerataan pembangunan di Jatim terus menunjukkan perkembangan yang positif. Tidak hanya di perkotaan, tapi juga di pedesaan. “Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya desa dengan status Mandiri dan Maju serta nihilnya desa dengan status tertinggal dan sangat tertinggal di Jatim,”kata Khofifah dalam sambutannya. 

Sebagai informasi, dalam pemutakhiran data indeks desa mandiri (IDM) 2021 tercatat 3.269 desa di Indonesia dinyatakan sebagai desa mandiri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 697 desa atau 21,32 persen berada di Jatim. Pencapaian ini merupakan yang tertinggi di Indonesia dan selanjutnya disusul oleh Jawa Barat di peringkat kedua dengan total 586 desa mandiri serta di peringkat ketiga Jawa Tengah dengan total 199 desa mandiri.

Tidak hanya status desa mandiri yang tertinggi, desa dengan status maju di Jatim juga tercatat mendominasi secara nasional dengan total 3.283 desa. Angka ini diikuti oleh Jawa Tengah dengan total 2.295 desa maju dan Jawa Barat sebanyak 2.102 desa maju.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan keberhasilan meraih penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak. “Penghargaan yang kita dapat hari ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat terhadap kerja keras kita selama ini, dan tentunya ini tidak bisa lepas dari kolaborasi baik dari pemerintah daerah lewat Dinas PMD, camat, pemdes dan masyarakat,”ujar Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Malahatul Fardah.

Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan kategori pertama karena seluruh desanya memiliki status perkembangan desa berkembang, maju, dan mandiri. Selain Kabupaten Gresik, penghargaan juga diberikan kepada 29 dari 37 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Diantaranya adalah Kabupaten Tulungagung, Tuban, Trenggalek, Sumenep, dan  Situbondo.

Kemudian, Kabupaten Sidoarjo, Sampang, Probolinggo, serta Ponorogo. Berikut, Kabupaten Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, dan Mojokerto. 
Selanjutnya, Kabupaten Malang, Magetan, Madiun, Lumajang, Lamongan dan Kediri. Serta, Kabupaten Jombang, Jember, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi, Bangkalan dan Kota Batu. (yad)

Menteri Desa, PDTT Apresiasi Percepatan Pembangunan Desa di Kabupaten Gresik Selengkapnya

Pemkab Gresik Segera Menerapkan e-Parkir

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera memberlakukan parkir non tunai (cashless). Rencana penerapan parkir model anyar itu pada awal tahun depan, Januari 2022.

Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung proses ujicoba penerapan parkir non tunai atawa e-Parkir itu sepanjang area parkir di Kawasan Gresik Kota Baru (GKB) itu.

Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengatakan mekanisme pembayaran parkir dengan menggunakan scan barcode atau dengan aplikasi Qris (Quick Response Code Indonesian Standard). “Masyarakat yang sudah mempunyai aplikasi pembayaran dan berisi saldo, sudah langsung bisa melakukan pembayaran. Tetapi yang tidak memiliki saldo akan menggunakan handphone dari rekan jukir dulu,”kata Gus Yani. 

Ia menuturkan, pihaknya akan terus melalukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui secara jelas mekanisme yang diterapkan. “Saya minta kepada Dishub dan Satpol PP untuk terus memantau di lapangan dan memberikan sosialisasi intens kepada para jukir dan masyarakat terkait mekanismenya,”tuturnya.

Gus Yani melanjutkan, penerapan e-Parkir di Gresik ini juga sebagai implementasi Kabupaten Gresik sebagai Kabupaten Smart City menuju pemerintahan yang good government. Disisi lain, Gus Yani optimistis bahwa penerapan e-Parkir ini juga akan terwujudnya tata kelola pemerintahan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang transparan serta akuntabel. “Ini salah satu implementasi Gresik sebagai Kabupaten Smart City dengan diimbangi tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan juga transparan,”bebernya. 

Diharapkan masyarakat juga dapat mendukung penerapan e-Parkir ini. Adapun bagi pihak jukir yang kedapatan memungut uang parkir secara tunai, maka akan ada sanksi tegas, yakni pemutusan kontrak kerjasama bagi pengelola jukir yang bandel. (yad) 

Pemkab Gresik Segera Menerapkan e-Parkir Selengkapnya

Bupati Dorong Naik Kelas, 4 UMKM Kantongi Sertifikat Jaminan Keamanan Pangan

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak empat UMKM dengan produk berbasis ikan di Kabupaten Gresik menerima sertifikat jaminan keamanan pangan. Empat jenis sertifikat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah itu adalah Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), sertifikat Instalasi Karantina Ikan (IKI) dan sertifikat Cara Karantina Ikan Yang Baik (CKIB) dari Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Pangan (BKIPM) Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Penyerahan sertifikat keamanan pangan itu dilakukan di Ruang Ruang Putri Mijil area Pendopo Alun-alun Gresik pada Senin, 27 Desember 2021. Penyerahannya dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala BKPIM Surabaya II Hasim ;  Kasub Koordinator Tata Pelayanan BKIPM Surabaya II Ricat Pahlefi Hidayat, Kadis Koperindag Kabupaten Gresik Agus Budiono, Kadis Perikanan Choirul Anam, Bagian Kepabeanan Cukai II Gresik Hendra Cahyono, serta jajaran Camat wilayah terkait.

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap sektor UMKM dalam perannya dalam usaha pemulihan ekonomi nasional. Hal ini terbukti dengan masih bertahannya sektor usaha UMKM dalam masa pandemi seperti saat ini.

“UMKM ini merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Kemandirian yang telah dilakukan pelaku UMKM di tengah kemajuan teknologi dan kondisi pandemi merupakan suatu hal yang luar biasa apalagi bapak ibu bisa beradaptasi dengan keadaan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Sebagai pemangku kebijakan, imbuhnya, Pemkab akan selalu mendukung UMKM dengan menjadi fasilitator yang bijak. “Salah satunya kita lakukan lewat Nawa Karsa yaitu 3 B (Bela, Beli, Bagi) produk UMKM,”katanya.

Kabupaten Gresik dibawah nahkoda Bupati Yani dan Bu Min mendorong UMKM untuk selalu berorientasi dan berani ekspor. Hal ini penting dalam usaha pemulihan ekonomi nasional lantaran ekspor merupakan salah satu komponen produk domestik bruto yang dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah Kabupaten Gresik berupaya dan telah menyiapkan berbagai program dalam menaikkan kelas UMKM, diantaranya fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan dan asistensi, perizinan, branding, sertifikasi halal dan lain-lain,” jelasnya.

Terkait kegiatan penyerahan sertifikat hari ini, Bupati Yani berpandangan bahwa hal tersebut merupakan suatu pencapaian keberhasilan kolaborasi pendampingan dengan beberapa OPD dan lembaga terkait, diantaranya Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, BKIPM Surabaya II dan asosiasi UMKM. Sehingga penerbitan sertifikasi tersebut bisa rampung dengan waktu yang tidak lama dan proses yang tidak berbelit serta gratis tanpa dipungut biaya. 

Empat UMKM yang menerima sertifikat keamanan pangan itu , Mansyur Farm Bawean dari Kecamatan Sangkapura menerima sertifikat IKI dan CKIB ; Mie Hokky dari Kecamatan Manyar ;  UD. Multi Sarana Niaga/Bandeng Mentari dari Kecamatan Gresik, dan UD. Family Food dari Kecamatan Driyorejo yang masing-masing menerima sertifikat HACCP. (yad)

Bupati Dorong Naik Kelas, 4 UMKM Kantongi Sertifikat Jaminan Keamanan Pangan Selengkapnya

Woooo! Sinergi BPN, Pemkab, DPRD Gresik Bisa Selesaikan 2.060 Sertifikat Selama 40 Hari


GRESIK, 1minute.id – Ribuan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2021 dibagikan kepada warga Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis kepada warga di Balai Desa setempat pada Kamis, 23 Desember 2021.

Fandi Akhmad Yani mengatakan PTSL adalah program strategis nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). PTSL program terobosan dan akselerasi yang manfaat bagi masyarakat. Program ini tidak bisa diterwujud tanpa adanya sinergi dan dukungan dari seluruh pihak. Yakni, Pemkab, BPN maupun DPRD, serta tak lupa komitmen dari masyarakat melalui pemerintahan desa. 

“Dengan adanya sinergi dan dukungan dari pihak-pihak tersebut, Alhamdulillah PTSL di Desa Kepatihan ini bisa tercapai dalam waktu 40 hari,”ujar Fandi Akhmad Yani.  Di Desa Kepatihan ini mendapat alokasi 2.060 PTSL. Selama 40 hari, BPN Gresik bisa menuntaskan ribuan permohonan warga tersebut. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengungkapkan dirinya selalu menjalin komunikasi intens dengan Kepala BPN Gresik Asep Heri. Tujuannya, mencari strategi yang pas agar PTSL prosesnya bisa cepat.

“Bahkan kita melibatkan dunia pendidikan, kita bicara kepada Rektor Universitas Muhammadiyah agar KKN mahasiswa bisa diterjunkan untuk mendukung program PTSL di tingkat desa. Ini semua dalam rangka percepatan agar masyarakat bisa mendapatkan sertifikat,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati berpesan kepada masyarakat yang menerima sertifikat tanahnya agar bisa memanfaatkan dengan bijak. Yakni apabila memang diperlukan seyogyanya diutamakan untuk keperluan modal usaha, dan tentunya menghindari menggunakannya untuk membeli barang-barang yang konsumtif.

Sementara itu  Kepala BPN Gresik Asep Heri menambahkan Desa Kepatihan menjadi sebuah inspirator. Success story. Sebab, “hanya” butuh waktu 40 hari, sebanyak 2.060 sertifikat bisa kelar. Ia menjelaskan di Kecamatan Menganti ada tiga desa yang ditetapkan menjadi lokasi PTSL. Dari 3 desa tersebut ditargetkan sebanyak 4.600 sertifikat. Nah, separuhnya ada di Desa Kepatihan ini. sebanyak 2.060 sertifikat.

“Saya sangat bangga bisa bekerja sama dengan Desa Kepatihan, karena banyak sekali terobosan-terobosan yang bisa kita jadikan model pelaksanaan PTSL di Kabupaten Gresik,”katanya. Sebab, ada desa yang mampu menyelesaikan 1.050 sertifikat dalam 1,5 tahun. Asep Heri tidak menyebutkan desa yang dinilai lamban tersebut. “Desa Kepatihan 40 hari 2.060 sertifikat selesai. Ini sangat luar biasa, sehingga saya mengusulkan agar desa Kepatihan ini untuk diikutsertakan PTSL tahun depan, 2022,”tambahnya.

Untuk diketahui, BPN Gresik mendapatkan kuota PTSL 2021 sebanyak 77 ribu peta bidang termasuk 58.800 sertifikat. Kabupaten Gresik juga melewati target yang diberikan KPK dalam hal sertifikasi aset pemerintah daerah. Dimana yang ditargetkan 500 sertifikat teralisasi 684 sertifikat atas nama Pemkab Gresik. Capaian itu, menempatkan Kabupaten Gresik di urutan pertama di Provinsi Jawa Timur. (yad)

Woooo! Sinergi BPN, Pemkab, DPRD Gresik Bisa Selesaikan 2.060 Sertifikat Selama 40 Hari Selengkapnya

Mempermudah UMKM Kantongi NIB, Bupati Gresik Mendapatkan Apresiasi dari Menteri Investasi/BKPM


GRESIK,1minute.id – Kinerja DPM-PTSP Gresik dalam kecepatan memberikan pelayanan nomor induk berusaha (NIB) menuai apresiasi dari Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. 

Penghargaan diberikan oleh Bahlil Lahadalia kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Graha Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada Rabu, 22 Desember 2021. Apresiasi diberikan oleh Kementerian Investasi/BKPM kepada Bupati Fandi Akhmad Yani atas partisipasinya dalam Penerbitan dan Pembagian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perorangan. 

Menurut Bahlil Lahadalia, Kementerian Investasi/BKPM melaksanakan percepatan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Kemenkop UKM melakukan pendampingan dan pembinaan dalam proses NIB.
Saat ini, kata Bahlil, proses pengurusan NIB dilakukan melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) Indonesia yang dapat diunduh pada Google Playstore. Artinya, pelaku usaha dapat secara mudah mendapatkan NIB melalui perizinan online dengan menggunakan sistem OSS Berbasis Risiko.

“Jawa Timur merupakan penggerak perekonomian kedua di Indonesia. Sebanyak 70 persen banyak melibatkan dari UMKM,” ujarnya. Penyerahan penghargaan itu dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Kemudian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Walikota Surabaya Ery Cahyadi, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dan Rektor ITS Prof. Mochamad Ashari. Serta ratusan pelaku UMKM perorangan dari 4 Kabupaten dan 2 Kota di Jawa Timur yang telah mengantongi NIB.

“Kedepan pihaknya menggelar Milenial Job Center dengan menggandeng talenta-talenta IT Jawa Timur untuk melakukan pendampingan pemasaran melalui digital buat UKM,”tambahnya. Bahlil menegaskan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan hadir untuk membantu dan memastikan program pendampingan pembiayaan secara nyata kepada pelaku UMKM. “Kami akan lakukan pembersihan terhadap oknum-oknum yang menguntungkan dirinya sendiri dan mengorbankan pelaku UMKM,”tegasnya.

Kemudian pembiayaan kepada UMKM antara lain dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia. BRI akan melakukan 40 persen untuk Ultra Mikro dan UKM kita memastikan yang dibawah Rp 400 juta dengan 13.700 UKM. Pasalnya UKM merupakan Pondasi Bangsa Indonesia dalam usaha dan menciptakan lapangan kerja. “Pelaku UKM merupakan pahlawan dimana 99,6% termasuk dari Mikro yang naik kelas dari Informal ke Formal,”katanya. 

Melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) nantinya pelaku UKM akan dilakukan pendampingan sampai pembiayaan untuk membuat komponen di sistem produksi hingga pemasarannya. “Presiden sudah menginstruksikan untuk menaikkan kredit perbankan termasuk porsi KUR (kredit usaha rakyat) untuk pelaku UKM dalam pembenahan dan mengembangkan usahanya agar UMKM bangkit dan terus tumbuh,”pungkasnya. (yad)

Mempermudah UMKM Kantongi NIB, Bupati Gresik Mendapatkan Apresiasi dari Menteri Investasi/BKPM Selengkapnya

Lampu Pintar Usir Hama Padi Dilaunching, Petani Bisa Tidur Nyenyak

GRESIK,1minute.id – Petani di Kota Santri bakal bisa tidur pulas. Hama tanaman padi selama ini menjadi momok petani bakal segera teratasi. Dinas Pertanian Gresik kolaborasi dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menemukan alat pembasmi serangga. 

Alat pembasmi serangga diberi label Smart Light Trap Insect (SLTI). Lampu cerdas perangkap hama. Smart Light tidak memakai setrum listrik yang selama digunakan petani untuk membasmi hama padi. Akan tetapi, lampu pintar ini menyala menggunakan solar cell atawa tenaga surya. 

Lampu pintar penangkap hama padi inovasi Dispertan Gresik dan mahasiswa PENS ini dilaunching pada Rabu, 22 Desember 2021. Launching dilakukan oleh Dosen Elektro PENS Indra Ferdiansyah yang juga ketua pelaksana penelitian dan Kepala Dispertan Gresik Eko Anindito Putro ini dihadiri penyuluh pertanian. 

Lampu pintar bertenaga surya ini dipasang di sebuah tiang setinggi 1,5 meter di sawah. Lampu pintar memiliki empat warna yaitu putih, kuning, biru dan ungu. Lampu biru untuk perangkap kepiting tanah biasa muncul antara pukul 17.00 – 20.00. Lampu warna putih untuk menangkap hama wereng yang biasanya beraksi antara pukul 20.00 – 23.00. Warna ungu dinyalakan mulai pukul 23.00-02.00. Nah, warna kuning menyala pukul 02.00 – 05.00 untuk mengusir lebah. 

Lampu warna kuning disukai lebah, warna putih disukai hama wereng, lampu warna biru kepiting tanah. Pasalnya serangga memiliki mata tunggal dan majemuk. Jadi bisa membedakan warna lampu. Waktu dan warna lampu ini sudah sesuai dengan riset data dari Dispertan. Kapan serangga itu keluar sehingga sesuai dengan nyala lampu. Pasalnya serangga memiliki mata tunggal dan majemuk. Jadi bisa membedakan warna lampu. 

“Panel surya bisa bertahan selama tiga hari jika tidak ada sinar matahari maksimal,”ucap Indra Ferdiansyah selaku ketua Pelaksana dan Dosen Elektro PENS. Smart Lamp kali pertama dilaunching dan dipasang di Gresik. Kedepan rencananya akan di produksi massal. 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro menyebut kolaborasi ini mendapat apresiasi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sebab, telah memberikan penyuluh pelayanan terbaik bagi petani dengan lampu perangkap cerdas ini. Bisa mendeteksi seluruh hama serangga yang selama ini menjadi momok petani. “Ini merupakan salah satu terobosan mengamankan produksi. Penekanan populasi wereng bisa dikendalikan,”kata Eko. 

Menurut data Dispertan 2020 tercatat hama wereng batang coklat 1.608 meyerang batang padi di Gresik. Diharapkan dengan alat ini makin digencarkan penggunaannya. Bisa dibeli melalui APBDes maupun Dana Desa. “Nantinya kita pasang banyak di lokasi masing-masing. Agar surplus pangan Kabupaten Gresik bisa kita pertahankan,”tegasnya. (yad)

Lampu Pintar Usir Hama Padi Dilaunching, Petani Bisa Tidur Nyenyak Selengkapnya

Polres Gresik akan Tutup 4 Ruas Jalan Jelang Malam Pergantian Tahun

GRESIK,1minute.id – Virus Omicron sudah masuk Indonesia. Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik meningkatkan kewaspadaan. Polres Gresik bakal menggelar Operasi Lilin Semeru 2021 mulai Kamis besok, 23 Desember 2021.

Dalam pertemuan Latihan Pra Operasi Lilin Semeru 2021 di Mapolres Gresik untuk mencegah persebaran coronavirus disease 2019, varian anyar, Omicron di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, petugas akan melakukan penutupan beberapa ruang terbuka hijau (RTH) dan tempat berpotensi menimbulkan kerumunan yang berpotensi penyebaran Covid-19. 

Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis menghimbau masyarakat tidak merayakan tahun baru di luar rumah. #dirumah saja. Giat Latpra Ops Lilin Semeru 2021 Polres Gresik dalam rangka Natal 2021 dan tahun Baru 2022 (Nataru) di Aula Sarja Arya Racana Mapolres Gresik dihadiri pejabat utama (PJU) Polres Gresik dan Kapolsek jajaran. 

Dalam pertemuan itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik akan melakukan penutupan arus di empat tempat lokasi di Gresik. Alun-alun Gresik ;  Bunderan I Love GKB dan Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) serta Gelora Joko Samudro (G-JOS). 

Tahun ini, tidak melakukan penyekatan terhadap pengendara akan tetapi melakukan pengendalian massa untuk mencegah virus omciron sudah masuk di Indonesia. Operasi Lilin Semeru 2021 di mulai Jumat, 24 Desember 2021 sampai Minggu, 2 Januari 2022 pukul 15.00 WIB.  Dan baru dibuka pukul 04.00 WIB 

“Kita harus menyamakan persepsi bahwa pada pelaksanaan tahun baru tidak ada giat perayaan menyambut tahun baru di wilayah Kabupaten Gresik,”tegas AKBP Much Nur Azis. Selain penutupan jalan, aparat melarang adanya konvoi, pesta kembang api atau kongko-kongko di tempat keramaian untuk menyambut tahun baru.

Petugas akan membubarkannya. Bagaimana dengan pengamanan gereja di Misa Natal? Pengamanan secara maksimal baik gereja maupun rumah ibadah para Kapolsek meningkatkan deteksi terhadap potensi kerawanan terhadap berbagai ancaman baik teror maupun kriminalitas 

PJU dan Kapolsek Jajaran Polres Gresik untuk koordinasi dengan Pemkab dan Kecamatan selama pelaksanaan pengamanan Nataru. “Agar pelaksanaan pengamanan Nataru kita laksanakan  secara maksimal. Dalam pelaksanan Nataru agar Polsek lebih memantau pelangaran yang terjadi , balap liar, pelanggar Prokes dan lainya untuk menekan Covid 19,”tegas alumnus Akpol 2002 itu. (yad)

Polres Gresik akan Tutup 4 Ruas Jalan Jelang Malam Pergantian Tahun Selengkapnya

Jelang Nataru, Kebutuhan Pokok Merangkak Naik, Pemkab Gelar Operasi Pasar

GRESIK ,1minute.id – Harga beberapa kebutuhan pokok terkerek naik jelang Natal dan Tahun Baru. Di antaranya, minyak goreng. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik menggelar operasi pasar pada Rabu, 22 Desember 2021.

Sebanyak 2.400 liter minyak goreng digelontorkan untuk warga di tiga kecamatan yakni Gresik, Kebomas dan Manyar. Minyak goreng dengan kemasan 1 liter dijual seharga Rp 14 ribu. Tim Pudak Galeri Venny Tri Oktiasari mengatakan, pasar murah minyak goreng bekerjasama dengan PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI) di khusus untuk UMKM. “Setiap UMKM maksimal 4 liter,”ujar Venny pada Rabu, 22 Desember 2021.

Harga dipasaran minyak goreng kemasan seharga Rp 20.400 per liter. “Kami menjual dengan harga Rp 14 ribu per liter,”katanya. Pasar murah minyak goreng disambut antusias oleh para UMKM. Sebab, mereka bisa menghemat Rp 6 ribuan per liternya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Gresik Agus Budiono mengatakan, operasi pasar minyak goreng  kemasan dilakukan di tiga kecamatan yakni Gresik, Kebomas dan Manyar. Setiap kecamatan mendapatkan alokasi 200 Dus. Setiap Dus berisi 12 pieces atau 12 liter.

Selain di tiga kantor kecamatan, operasi pasar dilakukan di Giri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta UMKM dipusatkan di Pudak Galeri di Jalan Pahlawan, Gresik. Pudak Galeri adalah pusat produk unggulan dan kuliner Khas Gresik.  “Operasi pasar untuk menekan harga minyak goreng kemasan di pasaran  sehingga mambantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau  ,”katanya. 

Data dihimpun di sistem bahan pokok (Sibapo)  beberapa bahan pokok per 20 Desember 2021 yang mengalami kenaikan antara lain, adalah Beras premium dari Rp 11.893 menjadi Rp 12.338 naik Rp 444 (3,74%) ; Beras Bengawan Rp 20.300 menjadi Rp 29.00 naik Rp 8.700 (42,86%) ; Minyak goreng Rp 13.070 menjadi Rp 18.500 naik Rp 5.430 (41,54%) ; Minyak goreng curah dari Rp 12.852 menjadi Rpb18. 667 naik Rp 5.815 (45,24%).

Daging ayam boiler dari Rp 33.680 menjadi Rp 35.889 naik Rp. 2.209 (6,56%) ;  Telur ayam boiler dari Rp 21.434 menjadi Rp 24.167 naik Rp 2.733 (12,75%). Kemudian, Cabai besar dari Rp 27.847 menjadi Rp 32 444 naik Rp 4.597 (16,51%) ; Cabai rawit dari Rp 37.494 menjadi Rp 68.667 naik Rp 31.172 (83,14%) dan Cabai keriting dari Rp 26.667 menjadi Rp 36.000 naik Rp 9.333 (35%). (yad)

Jelang Nataru, Kebutuhan Pokok Merangkak Naik, Pemkab Gelar Operasi Pasar Selengkapnya

Realisasi PBB 2021 Melebihi Target, Bupati Apresiasi Desa Patuh Pajak

GRESIK,1minute.id – Kepatuhan warga Gresik membayar pajak mendapatkan apresiasi dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) 2021 melebihi target.Target penerimaan PBB 2021 sebesar Rp 130 miliar, realisasi Rp 131 miliar atau 100,96 persen. 

Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada seluruh kepala desa/kelurahan dan kecamatan yang patuh dalam membayar lunas PBB lebih awal. Tanpa menunggu jatuh tempo. Patut menjadi pelopor.  “Saya secara pribadi maupun mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga. Bagi kami, masyarakat di desa bapak dan ibu sekalian merupakan bagian dari orang-orang hebat yang punya tanggung jawab terhadap pajak,”puji Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya Bulan Panutan PBB 2021 pada Selasa, 21 Desember 2021.

Kecamatan dengan capaian tertinggi lunas PBB 100 % diraih oleh Kecamatan Balongpanggang dengan 25 desa, Benjeng 17 desa dan Dukun 13 desa.  Kemudian Kecamatan Tambak 13 Desa, Sangkapura 11 Desa, Sidayu 9 desa dan  Manyar 6 Desa. Berikutnya, Kecamatan Duduksampeyan dan Panceng masing-masing 4 desa. Kecamatan Cerme, Kebomas dan Bungah masing-masing 3 desa.  Kecamatan Gresik, Wringinanom dan Kedamean masing-masing 2 desa.

“Kami harap kepada kecamatan dan juga desa yang masih belum mencapai target pelunasan, untuk terus didorong untuk lebih taat pajak,”harapnya. 
Selain itu, Bupati juga memberikan penghargaan bagi sejumlah perusahaan yang telah melunasi kewajiban pajaknya.

Perusahaan itu di antaranya PT. Wilmar Nabati Indonesia, PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT. Marga Bumi Mitra Raya, PT. Petrokimia Gresik, PT. PLN PJB II Up. Gresik, PT. Wings Surya, PT. Smelting (pelabuhan), PT. Jasamarga, PT. Dayasa Aria Prima, PT. Platinum Keramics Industri, PT. Tjakrindo Mas, PT. Miwon Indonesia, PT. Surya Pertiwi Nusantara dan juga PT. Sumber Mas Indah Plywood.

Kedepan, dalam rangka peningkatan perekonomian yang diwujudkan dengan kerjasama dengan investor, Gus Yani ingin agar aturan dan regulasi harus jelas dan gambling. “Saya ingin kepastian dan regulasinya disusun secara jelas sehingga antara pemerintah dan investor tidak ada negosiasi,”ujarnya. (yad)

Realisasi PBB 2021 Melebihi Target, Bupati Apresiasi Desa Patuh Pajak Selengkapnya