Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Dua paslon Bupati-Wakil Bupati Gresik duduk bareng satu meja di salah satu hotel di kompleks perumahan Gresik Kota Baru (GKB),  Jumat 22 Januari 2021. Mereka memakai dresscode baju putih. Menikmati makan siang sambil menunggu rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati Gresik 2020.

Dua paslon itu adalah nomor urut 1 Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). Sejumlah partai pengusung kedua paslon berpencar di meja lainnya.

Saat itu, jarum jam menunjukkan pukul 14.00 atau molor 60 menit dari jadwal penetapan Bupati dan Wabup Gresik terpilih dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 9 Desember 2020. Setelah menikmati makan siang, mereka lalu masuk dalam ruangan acara. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni memimpin rapat pleno terbuka dengan agenda penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

Roni membacakan Keputusan KPU Gresik No: 02/HK.03.1-KPt/3525/KPU-Kab/1/2021, tentang penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020.

Dan, berdasarkan Surat Dinas KPU RI No 60/PL.027-SD/03/KPU/1/2021, perihal penetapan memutuskan, Paslon Nomor 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Paslon terpilih dengan perolehan sebanyak 369.844 suara atau 50,98 persen.

Roni menyatakan, penetapan tersebut setelah KPU Gresik menerima Buku Registrasi Perkara Konstutusi (BRPK) Mahkamah Konstitusi (MK) lewat KPU RI.

Roni menyatakan  pelaksanaan tahapan Pilbup Gresik 2020  dimulai Januari 2020  berjalan dengan baik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya Pilkada Gresik 2020,”ucap Roni.

(ki-ka) Asluchul Alif, Moh Qosim, Bupati terpilih Fandi Akhmad Yani, dan Wabup Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Roni juga mengapresiasi kehadiran dua paslon pada rapat pleno penetapan. “Mungkin hanya di Gresik semua paslon hadir saat penetapan. Kami sangat mengapresiasi,”kata Roni semringah.

Roni kemudian memberikan kesempatan paslon untuk memberikan sambutan. Paslon QA mendapatkan giliran pertama. Qosim didampingi Alif  mengucapkan selamat atas ditetapkannya Gus Yani-Bu Min sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

“Saya ucapkan selamat atas ditetapkannya Mas Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya ucapan selamat Gus Yani – Bu Min yang telah mendapatkan amanat masyarakat Gresik. Niat telah dipilih Allah SWT memimpin 1,35 juta masyarakat Gresik,”imbuhnya. 

Qosim yang juga Wabup Gresik meminta kepada seluruh undangan untuk mendoakan Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto yang masih menjalani isolasi karena terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya mengajak semua masyarakat mendoakan Pak Bupati Sambari yang tengah isolasi,”kata Qosim. Dia juga berterima kasih kepada para tim relawan QA atas perjuangannya. “Mudah-mudahan dibalas oleh Allah. Saya minta maaf jika ada salah,” katanya.

Qosim melanjutkan Pilbup Gresik 2020 sudah selasai. Sudah tak ada Paslon QA dan Niat, yang ada hanya warga Gresik untk kebaikan Kabupaten Gresik. 

“Saya mengimbau kepada semua pendukung QA untuk doa restunya terhadap Gus Yani – Bu Min. Itu perintah agama, taat kepada pemimpin,” pintanya. “Saya ucapkan selamat bekerja,”imbuhnya. 

Sementara itu, pasangan bupati dan wabup terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah berharap Gresik semakin berkah dilindungi dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.   “Mudah-mudahan kemenangan pilkada merupakan kehendak Allah, bukan keinginan kami berdua,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani itu. 

“Setelah pilkada, tak ada nomor 1 dan 2. Yang ada sila ketiga, Persatuan Indonesia,”katanya berdiplomatis. 

Mantan Ketua DPRD Gresik ini menambahkan, dalam memimpin Gresik Baru, butuh kolaborasi. Sebab, menurutnya tantangan lebih besar. “Ke depan hanya kolaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru. Kami mengajak Pak Qosim – Alif untuk sama-sama bareng berkolaborasi untuk perubahan Gresik Baru,”kata Gus Yani. (*)

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru Selengkapnya

KPU Tetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik, Jumat Besok

GRESIK,1minute.id – Tahapan pemiihan bupati (Pilbup) Gresik memasuki tahap akhir. Komisi Penyelenggara Pemilihan Umum (KPU) Gresik rencananya menetapkan paslon terpilih Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Jumat 22 Januari 2021. 

Penetapan pasangan calon hasil Pilbup 9 Desember 2020 itu akan dilakukan KPU Gresik di Hotel Aston Inn, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Komisioner KPU Gresik Elvita Yulianti mengatakan, undangan penetapan paslon terpilih akan dilakukan badal Salat Jumat. “Sekitar pukul 13.00,”kata Elvita Yulianti dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya Kamis 21 Januari 2021.

Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih menggunakan protokol kesehatan (prokes) karena Gresik sedang memasuki masa perlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Komisi hanya mengundang beberapa orang. Diantaranya, perwakilan pengusung paslon, Bawaslu dan dua paslon. 

Dua paslon dalam konstestasi Pilbup 2020 itu, nomor urut 1 yakni Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). “Dua paslon sudah menyatakan kesiapan hadir,”imbuh mantan jurnalis radio itu. 

Kepastian agenda penetapan Gus Yani – Bu Min, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik setelah komisi memastikan telah mengantongi Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi melalui KPU RI. 

Diketahui BRPK mencatat permohonan sengketa pilbup yang sudah dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan. Artinya hasil rekapitulasi Pilbup yang masuk buku tersebut masih belum final karena masih ada gugatan atau sebaliknya. 

Hasil rekapitulasi Pilbup Gresik itu,  paslon NIAT unggul dari QA. Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara. Paslon NIAT unggul dari incumbent dengan selisih 14.233 suara. 

NIAT diusung oleh enam partai politik yakni PDI-P, PPP, Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat dan PAN. Sedangkan, QA diusung oleh PKB dan Gerindra. (*)

KPU Tetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik, Jumat Besok Selengkapnya

Masa PPKM, Jumlah Konfirmasi Covid-19 Meningkat, Ini Jawaban Kadinkes

Dua tenaga kesehatan Gresik membaca hasil rapid antigen di Bundaran I Love GKB beberapa waktu lalu ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)


GRESIK, 1minute.id – Gencarnya rapid antigen dalam operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuka fakta baru. Jumlah kasus konfirmasi meningkat tajam dalam sepekan terakhir ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali mengatakan, pihaknya bersama TNI, Polri semakin masif melakukan testing dan tracing. “Selama PPKM ini kita gebyar (testing dan tracing)  habis-habisan,”kata drg Syaifudin Ghozali ditemui di sela konferensi pers di Mapolres Gresik, Rabu 20 Januari 2021. 

Akibatnya, terjadi peningkatan jumlah kasus konfirmasi di Gresik. “Ini sangat baik. Kita cepat mengetahui ya semakin baik,”imbuh Ghozali. Hasil testing, tracing selama PPKM ini akan bisa diketahui dalam beberapa hari kedepan. 

“Efektivitas hasil PPKM akan diketahui dua minggu berikutnya,”ujarnya. Pasca PPKM jumlah kasus konfirmasi coronavirus disease 2019 (Covid-19) diharapkan turun signifikan. 

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik mengalokasikan 5 ribu rapid test antigen selama masa PPKM. Pemberlakuan PPKM dimulai 11 Januari 2021 sampai 25 Januari 2021. Selama PPKM ini, tim gabungan TNI, Polri, Satuan Pol PP dan Dinkes Gresik menggelar operasi yustisi pagi, siang dan malam. 

Petugas ketika mengetahui ada potensi kerumanan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan langsung melakukan rapid antigen atawa tes usap. Tes usap ini memiliki tingkat akurasi lebih 90 persen. Sehingga, banyak menemukan kasus baru. 

Sementara itu, data Satgas Covid-19 Gresik jumlah kasus konfirmasi bertambah 25 terakumulasi menjadi 4.575 kasus. Sedangkan, jumlah sembuh bertambah 11 menjadi 3.996 kasus.  Kemudian meninggal dunia bertambah 2 orang menjadi 305.

Untuk jumlah akumulasi  konfirmasi corona terbanyak terdapat di Kecamatan Manyar dan Kebomas. Masing-masing 829 kasus dan 815 kasus. Urutan ketiga di Kecamatan Gresik 542 kasus,  Driyorejo 504 kasus dan Menganti 469 kasus. (*)

Masa PPKM, Jumlah Konfirmasi Covid-19 Meningkat, Ini Jawaban Kadinkes Selengkapnya

Wabup Gresik Lantik 461 Pejabat Fungsional

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Moh Qosim melantik dan mengambil sumpah 461 pejabat fungsional di Pemkab Gresik, Rabu 20 Januari 2021.

Pelantikan dilakukan daring dan luring. Di halaman kantor Bupati Gresik diikuti 244 orang, Aula Dinas Pendidikan Gresik dan Dinas Kesehatan masing-masing 100 dan 60 ASN. Kemudian, RSUD Umar Mas’ud 38 orang dan UPT SMP Negeri 19 Gresik ada 19 orang. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim dalam sambutan mengingatkan para Pejabat yang dilantik selalu disiplin penerapan protokol kesehatan.

“Kita harus mendukung pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Toh, tidak mungkin pemerintah akan mencelakakan masyarakatnya. Pandemi ini sudah sangat mengorbankan berbagai sendi kehidupan,”tegas Qosim.

Sedangkan, pejabat yang baru dilantik, tambah Qosim, untuk meningkatkan kinerjanya agar kesejahteraan masyarakat bisa segera terwujud.

“Bekerjalah dengan baik dan sungguh-sungguh, perkara rezeki serahkan kepada Allah SWT. Semoga kelak Anda bisa dipromosi menjadi pejabat tinggi,” imbuh Qosim.

Sementara itu, Kepala BKD Gresik Nadlif melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi, menjelaskan jumlah pejabat fungsional yang dilantik  sebanyak 461 orang. Kebanyakan penjabat yang dilantik itu adalah para CPNS yang baru masuk.

Mereka adalah para dokter, bidan, apoteker dan tenaga Kesehatan yang lain. Selain itu, ada juga Guru, penyuluh pertanian, ahli tehnik bangunan, tehnik pengairan serta yang lain. (*)

Wabup Gresik Lantik 461 Pejabat Fungsional Selengkapnya

Vaksinasi Masal Nakes di Gresik Dimulai Hari Ini


GRESIK,1minute.id – Dinas Kesehatan Gresik memulai vaksinasi Covid-19 masal hari ini, Senin 18 Januari 2021. Gudang Farmasi UPT Pengelolaan dan  Pelayanan Dinas Kesehatan Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik penuh mobil ambulan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gresik. 

Mereka antre mendapatkan vaksin  Sinovac dari Tiongkok itu. Dengan membawa cold box,  vaccine carrier dengan temperatur antara 2 derajat celsius hingga 8 derajat celsius berwarna biru. 

Petugas puskesmas yang mengambil vaksin itu dikawal anggota TNI dan Polri, masing-masing dua personel. Diantaranya, Puskesmas Driyorejo. “Dapat 51 dosis (vial) sesuai registrasi,”ujar seorang petugas dari Puskesmas Driyorejo ditemui 1minute.id, Senin 18 Januari 2021. Antrean pengambilan vaksin itu sudah terlihat sejak pukul 07.00. 

Kepala Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali mengatakan Ribuan tenaga kesehatan (nakes) akan menjalani suntik vaksin itu. Untuk vaksinasi berskala besar ini Pemkab Gresik menyiapkan 56 fasilitas kesehatan (faskes). Setiap faskes dibatasi saat melaksanakan vaksinasi untuk nakes. 

“Setiap hari kami mengirimkan sesuai data yang mereka kirimkan,”ujar Ghozali. Ia mengaku senang semua nakes telah menyatakan kesiapan untuk vaksinasi. “Sampai saat ini tidak ada nakes yang menolak untuk divaksinasi,”tegasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Pencanangan vaksin Sinovac dilakukan  Pemkab Gresik pada Jumat lalu, 15 Januari 2021. Sebanyak 10 orang yang mendapatkan vaksin kali pertama. Pencanangan vaksin disaksikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak.  Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali kali pertama divaksinasi. (*)

Vaksinasi Masal Nakes di Gresik Dimulai Hari Ini Selengkapnya

Ops Yustisi PPKM, Pelanggar Jalani Rapid Antigen

GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) makin masif dilakukan aparat. Jumat malam, operasi yustisi skala besar dipusatkan di Bunderan I Love GKB. 

Ratusan petugas gabungan dilibatkan. Petugas itu dari unsur TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Sebagian besar warga masyarakat yang terjaring ops yustisi PPKM memasuki hari kelima ini tidak memakai masker. 

Ratusan pelanggar yang terjaring ops yustisi itu dikenai sanksi teguran dan denda. Pelanggar prokes yang dicurigai orang tanpa gejala (OTG) langsung menjalani rapid test antigen.  Ada 20-an pelanggar prokes yang di rapid antigen. Mayoritas anak-anak usia produktif. 

Abdur Rahman, diantaranya. Pemuda 23 tahun yang indekos di Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Motor yang dikendarai Rahman dihentikan petugas karena tidak memakai masker. Petugas nakes langsung melakukan rapid antigen. 

Tes usap itu membuat Rahman grogi. Ada juga, pelanggar prokes yang senang menjalani rapid antigen ini. “Makasi ya dapat rapid gratis,”cerita Kasi Penyidikan dan Penindakan Pol PP Gresik Nur Haedah kepada 1minute.id di sela Ops Yustisi, Jumat malam, 15 Januari 2021.

Disisi lain, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menginstruksikan anggota di Polsek jajaran Polres untuk semakin intensif melakukan operasi yustisi. “Polsek jajaran kami dorong untuk bersama aparatur tiga pilar menggelorakan peningkatkan kepatuhan protokol kesehatan ditengah masyarakat baik siang maupun malam,”tegas AKBP Arief Fitrianto.

Jumat, operasi yustisi PPKM memasuki hari kelima. Ops yustisi dimulai Senin, 11 Januari 2021. Berdasarkan data Polres Gresik, selama lima hari operasi yustisi telah menindak ribuan pelanggar prokes. 

Rinciannya, teguran lisan 58.404 kali, tertulis 14.985 kali, sanksi sosial 6.853 kali, dan menyita  KTP, SIM , HP sebanyak 6.938. “85 kali pelanggar sidang tipiring,”terang alumnus Akpol 2001 ini. (*)

Ops Yustisi PPKM, Pelanggar Jalani Rapid Antigen Selengkapnya

Kadinkes Pertama, Ketua DPRD Kedua Disuntik Vaksin Sinovac


GRESIK, 1minute.id – 
Sejarah baru dicetak Pemkab Gresik dalam ikhtiar pencegahan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Gresik tercatat sebagai kabupaten pertama yang melaksanakan vaksinasi Covid-19.  Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak di Ruang Poli VIP RSUD Ibnu Sina Gresik, Jumat 15 Januari 2021. Pencanangan vaksin buatan Sinovac asal Tiongkok itu disuntikkan kepada sepuluh pejabat publik dan tokoh masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali, pejabat kali pertama yang mendapatkan vaksin Sinovac itu. Urutan kedua, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.  Menurut Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak, vaksin ini, salah satu perjuangan dan ikhtiar dalam mengentaskan pandemi Covid-19. Vaksin asal Tiongkok ini sudah melalui berbagai proses. Pemerintah menjamin keamanan dengan telah terbitnya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Juga, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa vaksin COVID-19 halal dan suci. “Vaksin ini sudah melalui berbagai uji klinis dan dijamin keamanannya. MUI juga sudah menyatakan halal terhadap vaksin ini,”katanya. Emil memantau langsung vaksinasi di rumah sakit milik Pemkab Gresik di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Gresik ini. 

PANTAU VAKSINASI : Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak memantau pencanangan vaksinasi di RSUD Ibnu Sina Gresik didampingi forkopimda Gresik, Jumat 15 Januari 2021

Emil melanjutkan masyarakat tidak perlu khawatir dan merasa waswas terhadap vaksinasi yang dilakukan. “Saya sebagai orang pertama di Jawa Timur yang disuntik vaksin kemarin (Kamis, 14/01). Kenapa saya lebih dulu? Karena saya ingin memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa vaksin ini benar-benar aman,”imbuhnya. Pelaksanaan vaksinasi kali ini, tambahnya, pemerintah memfokuskan pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan (Nakes). Sebab mereka adalah garda terdepan di bidang pelayanan kesehatan dan harus di vaksin terlebih dulu. Selanjutnya adalah masyarakat dengan usia rentan.

Kedatangan Emil disambut Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poentjoadmodjo Iswinarno dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali. 
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menambahkan  sepuluh orang yang mengawali vaksinasi COVID-19 di Gresik merupakan pionir untuk menjadi contoh dan menyebarkan semangat bervaksin. “Untuk dijadikan semangat, contoh, dan dapat menyebarkan kebaikan dari vaksin ini,” ucap Wabup Qosim. (*)

Kadinkes Pertama, Ketua DPRD Kedua Disuntik Vaksin Sinovac Selengkapnya

Dirjen Kebudayaan Apresiasi Transformasi Kebudayaan di Desa Sekapuk

GRESIK,1minute.id – Direktur Jenderal  Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengunjungi destinasi wisata Setigi, Kamis 14 Januari 2021. Hilmar dan rombongan disambut Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik Abdul Halim.

Hilmar mengunjungi destinasi bekas galian C itu, karena kesengsem kebersihan kepala desa melakukan transformasi kebudayaan sehingga menjadikan desa maju.

Mereka diajak Kades Sekapuk Abdul Halim keliling Selo Tirta Giri (Setigi). Menikmati keindahan wisata alam Setigi sekaligus berkunjung ke wisata Agro Kebun Pak Inggih yang dikelola oleh BumDesa setempat itu. 

Hilmar juga menyempatkan diri bercengkerama dengan warga sekitar yang membuka lapak di dalam Setigi itu. 
Menurut Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, Desa Sekapuk berhasil mengubah dari desa miskin menjadi desa kaya. “Bukan hanya tampilan fisik saja. Disini warganya ada perubahan maindset untuk maju. Hal ini adalah perubahan budaya yang sangat penting,”katanya. 

Hilmar berjanji hasil kunjungan kerja akan disampaikan kepada Mendikbud Nadiem Makarim. Karena semua pengalaman Kades Sekapuk Abdul Halim perlu diketahui publik. “Bukan cuma publikasi tapi menularkan kebiasaan dan semangat ini ke desa lain di seluruh tanah air,”tandasnya.

Kades Sekapuk Abdul Halim pun semringah. “Monggo Pak Dirjen, beginilah semangat kami dalam melaksanakan pembangunan manusia dan kebudayaan,”kata Abdul Halim.  “Bagi kami, membangun bangsa bisa dimulai dari membangun desa,”imbuh Halim. (*)

Dirjen Kebudayaan Apresiasi Transformasi Kebudayaan di Desa Sekapuk Selengkapnya

Dinkes Gresik Alokasikan Lima Ribu Rapid Test Antigen untuk Ops Yustisi PPKM

GRESIK,1minute.id – Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 terus bertambah. Seminggu terakhir jumlah kasus konfirmasi lebih tinggi dibandingkan kasus sembuh. Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mengendalikan, pencegahan penyebaran wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Tim gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP berharap masyarakat Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik mematuhi protokol kesehatan (Prokes).  Bagaimana bila masih ada warganya membandel? Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, masa PPKM ini pihaknya bersama TNI, dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Dinas Kesehatan Gresik akan semakin intensif melakukan operasi yustisi, testing dan tracing kepada masyarakat. 

Sasaran operasi yustisi adalah tempat publik yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Warung kopi, rumah makan, mal maupun destinasi wisata. Pun, di jalan raya. Operasi yustisi masa PPKM ini berbeda dengan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebelumnya.

“Operasi yustisi masa PPKM sanksinya lebih berat,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kamis 14 Januari 2021. Kapolres Arief didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali itu, 

“Untuk pelaku usaha yang membandel sanksi bisa denda sampai pencabutan izin usaha,”ujar mantan Kapolres Ponorogo itu.  Operasi yustisi dilakukan petugas gabungan akan menyisir jalan raya Petugas menemukan ada kerumunan massa mengabaikan prokes petugas akan melakukan rapid test antigen. “Rapid test antigen ini tingkat keakuratan hasilnya mencapai 90 persen,”ujar alumnus Akpol 2001 itu. 

Dinas Kesehatan Gresik mengalokasikan 5 ribu rapid test antigen. Dikutip dari berbagai sumber cara kerja rapid test antigen ini mengambil sampel usap dari kedua lubang hidung. Rapid test antigen untuk mendeteksi protein nukklekapsid virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Hasil pemeriksaan diketahui lebih cepat dibandingkan PCR. Karena itu, hasil test rapid antigen dinyatakan positif atau negatif, sama seperti test PCR. “Operasi yustisi masa PPKM akan melibatkan dinas kesehatan,”kata AKBP Arief Fitrianto.
Kapolres AKBP Arief Fitrianto mengajak kepada seluruh masyarakat Gresik tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. “Menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,”sarannya. (*)

Dinkes Gresik Alokasikan Lima Ribu Rapid Test Antigen untuk Ops Yustisi PPKM Selengkapnya

Genangan Air Luapan Kali Lamong Surut, DPUTR Perbaiki Tanggul Jebol


GRESIK,1minute.id – Curah hujan meredah. Genangan air banjir berasal dari luapan Kali Lamong di sejumlah desa di Kecamatan Cerme berangsur surut. 

Rabu malam 13 Januari 2021 lima desa yang terlihat genangan air di rumah warga terdampak banjir Kali Lamong itu. Genangan air di rumah terdampak itu, diantara di Desa Jono ada 43 somah atawa rumah. Lalu, di Desa Tambak Beras sebanyak 100-an rumah,  Desa Dungus ada 20 unit rumah dan Desa Guranganyar tercatat 150 rumah. 

Sedangkan, Desa Banjarsari air kiriman dari hulu Kali Lamong yang berada antara Mojokerto dan Lamongan itu hanya jalan poros desa dan area tambak. Luasnya 265 hektare.  Sejauh mata memandang yang terlihat hamparan air. Tidak terlihat lagi batasan tambak satu dengan lainnya.

Kondisi genangan mulai surut itu, digunakan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk memperbaiki sejumlah tanggul yang ambrol. Tanggul jebol akibat gerusan air bah Kali Lamong itu terdapat di Desa Jono dan Tambakberas. 

Menurut Camat Cerme Suyono, tanggul yang jebol di dua desa diperbaiki dengan cara menutup menggunakan urukan tanah. “Pengurukan menggunakan ekskavator,”tegas Suyono,  Rabu 13 Januari 2020.

Alat berat itu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR ) Gresik.  “Perbaikan sementara,”imbuh mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik ini. 
Ketika pekerjaan perbaikan tanggul dilakukan jalan poros desa di Desa Jono masih setinggi 20 centimeran.

Dalam pantauan 1minute.id, tanggul Desa Jono di dekat rumah penduduk. Akibatnya, selama kurun waktu tiga pekan terakhir, kawasan permukiman penduduk itu tergenangi air banjir Kali Lamong. Bahkan, pondok kesehatan desa (Ponkesdes) setampat kebanjiran.  (*)

Genangan Air Luapan Kali Lamong Surut, DPUTR Perbaiki Tanggul Jebol Selengkapnya