10 Perwakilan Ormas dan Nakes Kali Pertama Dapat Vaksin Covid-19

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 3 ribu vial vaksin buatan Sinovac disimpan di gudang farmasi kantor Dinas Kesehatan Gresik. Jumat, 15 Januari 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memulai melakukan vaksinasi anti Covid-19 di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Imunisasi kekebalan tubuh dari virus asal Wuhan, Tiongkok itu berikan kepada tenaga kesehatan di Gresik. Secara simbolis ada sepuluh tokoh yang siap di vaksinasi. “Saya siap di vaksin,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. “Saya juga siap di vaksin,”imbuh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Selain dua pucuk pimpinan di Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik itu, tokoh masyarakat dan agama dari organisasi kemasyarakatan bakal mendapatkan vaksin di tahap pertama. Usia mereka minimal 18 tahun, maksimal 58 tahun. 

Mengapa pencanangan vaksinasi Sinovac dilakukan di RSUD Ibnu Sina Gresik? Menurut Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, RSUD Ibnu Sina Gresik semua ready. Tempatnya, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, obat-obatanya. 

“Jika terjadi Kipi (kejadian ikutan pasca imunisasi) vaksin Covid-19 bisa langsung kita tangani rekan-rekan di rumah sakit Ibnu Sina,”kata Wabup Qosim didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.

JAGA KETAT : Anggota gabungan TNI, Polri menjaga gudang penyimpanan vaksin di gudang farmasi Dinkes Gresik ( foto : Chusnul Cchusnul Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Sementara itu, pascaserahterima 3 ribu vial vaksin Sinovac. Gudang Farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik dijaga petugas gabungan TNI dan Polri. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan gudang farmasi penyimpanan vaksin Sinovac dilakukan penjagaan selamaa 24 jam nonstop. “Setiap harinya ada 10 anggota yang berjaga disini,”kata alumnus Akpol 2001 itu.  

Seperti diberitakan  Pemkab Gresik mendapatkan kuota vaksin Sinovac sebanyak 5.920 vial. Vial adalah wadah dosis tunggal dengan penutup karet diatasnya. Distribusi pertama, sebanyak 3 ribu vial. Sisanya, 2.920 vial menyusul karena kapasitas gudang farmasi Dinkes Gresik terbatas. (*)

10 Perwakilan Ormas dan Nakes Kali Pertama Dapat Vaksin Covid-19 Selengkapnya

Kapasitas Gudang Farmasi Terbatas, Vaksin Anticorona Dikirim Bertahap, untuk Nakes dan Forkopimda

GRESIK,1minute.id – Vaksin buatan Sinovac tiba di Gresik, Rabu 13 Januari 2021. Sekitar pukul 13.30 mobil boks yang membawa vaksin asal Tiongkok itu sampai di gudang farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinas Kesehatan Gresik. Mobil pembawa vaksin yang dilengkapi  cold room, vaccine rafrigerator atawa tempat penyimpanan vaksin bersuhu 2 hingga 8 derajat celcius dikawal ketat kepolisian menggunakan mobil barakuda dari Surabaya. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menyambut kedatangan vaksin di gudang farmasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

“Pengiriman di Surabaya Raya, Gresik urutan terakhir,”ujar pengemudi mobil pembawa vaksin. “Alhamdulillah distribusi lancar,”katanya sambil menghela nafas panjang. Vaksin untuk menambah kekebalan tubuh dari coranavirus disease 2019 diturunkan dari dalam mobil. Ada dua dus. Dibagian atas  berwarna merah bertuliskan Keep In a Cool & Dry Place.

Dibagian samping dus bertuliskan Urgent itu langsung dimasukkan gudang farmasi. Dalam gudang berukuran 4 x 10 meteran itu terdapat beberapa kotak pendingin. Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mengatakan, untuk tahap awal Gresik mendapatkan kuota 5.920 vial. “Untuk pengiriman pertama hari ini 3 ribu vial,”kata Wabup Qosim didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.

VAKSIN SINOVAC : Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali mengamati proses pemindahan vaksin dari mobil menuju gudang farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik, Rabu 13 Januari 2021 (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Wabup Qosim menambahkan, vaksin ini akan diperuntukkan tenaga kesehatan (nakes) di Gresik dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik. “Pencanangan awal vaksinasi dimulai Jumat di RSUD Ibnu Sina Gresik,”kata Wabup Qosim.  Selain nakes dan forkopimda, vaksin tahap awal juga untuk perwakilan pengurus organisasi kemasyarakatan. Diantaranya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). 

“Perwakilan Ormas itu semakin meyakinkan masyarakat vaksin aman, dan halal,”tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik itu.  Lebih jauh, Qosim mengatakan sesuai ketentuan vaksin diberikan kepada masyarakat berusia 18 tahun sampai 58 tahun. “Usia saya sudah diatas ketentuan itu, vaksin tahap berikutnya,”kata Qosim. (*)

Kapasitas Gudang Farmasi Terbatas, Vaksin Anticorona Dikirim Bertahap, untuk Nakes dan Forkopimda Selengkapnya

5.093 Dosis Vaksin Sinovac untuk Nakes Gresik, Kurang 2 Ribuan Dosis

GRESIK,1minute.id – Kesibukan terasa di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinas Kesehatan Gresik, Rabu 13 Januari 2021. Sibuk menyiapkan ruang penyimpanan  vaksin buatan Sinovac ini. Siang hari ini rencananya vaksin asal Tiongkok tiba di Gresik. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Gresik mendapatkan jatah 5.903 dosis vaksin dari Tiongkok itu. Dalam pengamatan 1minute.id, tempat penyimpanan vaksin berukurun 4 x 10 meter. Dalam ruangan terdapat dua AC. Masing-masing berukuran 2 PK. 
“Suhu di dalam ruangan dibawah 25 derajat celcius,”ujar seorang petugas di kantor UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik. 

Sedangkan, cold room,  vaccine rafrigerator atawa tempat penyimpanan vaksin bersuhu 2 derajat celcius. Distribusi vaksin Covid-19 ini direncanakan tiba di Gresik, Selasa malam, 12 Januari 2021. Kemudian, mundur hari ini, Rabu 13 Januari 2021.
Seperti diberitakan, Pemerintah Kabupaten Gresik tahap awal mendapatkan 5.903 dosis vaksin Sinovac. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, ribuan dosis itu digunakan untuk tenaga kesehatan (nakes).

“Jumlah nakes di Gresik sekitar 7 ribuan,”kata Ghozali, Senin 11 Januari 2021. Sementara itu, perkembangan jumlah kasus Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Gresik bertambah 22 kasus menjadi 4.387 kasus konfirmasi pada Selasa 12 Januari 2021. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 9 kasus menjadi 3.920 kasus. 
Tambahan 22 kasus baru itu tersebar di tujuh kecamatan yakni Dukun 2 kasus,  Bungah (1) , Duduksampeyan (2) , Menganti (6) dan Manyar (6). Kemudian, Kecamatan Benjeng (4) dan Gresik (2). 

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi,  sembilan kasus konfirmasi sembuh tersebar di lima kecamatan yakni, Menganti,  Balongpanggang, dan Benjeng. “Dua kasus sembuh lainnya di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo dan Desa Serah, Kecamatan Panceng,”kata Reza.  (*)

Gresik mendapatkan 5.903 dosis vaksin dari Tiongkok itu. Dalam pengamatan 1minute.id, berukurun 4 x 10 meter terdapat dua AC. Masing-masing berukuran 2 PK. “Suhu di dalam ruangan dibawah 25 derajat celcius,”ujar seorang petugas di kantor UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik. 

Untuk tempat penyimpanan vaksin, cold room,  vaccine rafrigerator bersuhu 2 derajat celcius. Semula direncanakan vaksin coronavirus disease 2019 itu tiba di Gresik, Selasa 12 Januari 2021 malam. Tapi, mundur. Informasi yang dihimpun vaksin tiba pukul 12.30 hari ini. 

Seperti diberitakan, Pemerintah Kabupaten Gresik tahap awal mendapatkan 5.903 dosis vaksin Sinovac. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, ribuan dosis itu digunakan untuk tenaga kesehatan (nakes). “Jumlah nakes di Gresik sekitar 7 ribuan,”kata Ghozali, Senin 11 Januari 2021 (*)

5.093 Dosis Vaksin Sinovac untuk Nakes Gresik, Kurang 2 Ribuan Dosis Selengkapnya

Satgas Covid Bubarkan Resepsi dengan Hiburan Dangdut

GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi peningkatan kepatuhan protokol kesehatan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) semakin masif dilakukan Polres dan Polsek jajarannya.

Namun, masih ada saja masyarakat yang nekat melanggar aturan protokol kesehatan (Prokes). Diantaranya, menggelar dangdutan di pesta pernikahan.

Polsek Ujungpangkah akhirnya membubarkan acara yang digelar masyarakat di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah itu. Gelaran dangdutan dengan iringan musik elektone itu dihelat Minggu lalu,10 Januari 2021. 

Sebenarnya kegiatan resepsi pernikahan dan ceramah keagamaan itu sudah mendapatkan surat rekomendasi dari Satgas Covid 19 Kecamatan Ujungpangkah pada 8 Desember 2020.

Akan tetapi, dengan syarat penanggungjawab Munthaha membuat surat kesanggupan mematuhi protokol kesehatan berdasarkan Perbub nomor 22/2020 tentang pedoman masa transisi menuju tatanan baru pada pandemi Covid-19. Akan tetapi, dalam pelaksanaan menyalahi kesepakatan.

“Karena kegiatan tidak sesuai dengan surat rekomendasi dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang tertuang dalam surat pernyataan maka Polsek Ujungpangkah mengambil langkah untuk menghetikan kegiatan itu,”ujar Kapolsek Ujungpangkah AKP Sudjito melalui Kanitreskrim Polsek Ujungpangkah Aipda Yudi Setiawan dikonfirmasi Selasa 12 Januari 2021.

Sementara itu, Munthaha mengakui kalau dirinya beserta panitia yang terlibat salah serta melanggar protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Saya akui kami salah dan langsung kami hentikan kegiatan resepsi pernikahan yang kami gelar,”ujarnya kepada wartawan.(*)

Satgas Covid Bubarkan Resepsi dengan Hiburan Dangdut Selengkapnya

Cegah Persebaran Coronavirus Disease 2019, Batasi Tamu Hotel hingga 80 Persen

GRESIK,1minute.id – Industri perhotelan kembali lesu. Pandemi coronavirus disease 2019 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Bahkan, kini pagebluk asal Wuhan, Tiongkok itu adanya tren ada kasus.

Pemerintah kembali memutuskan masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai 11-25 Januari 2021.

Selama PPKM ini, tempat perbelanjaan atau mal wajib tutup pukul 19.00. Untuk industri perhotelan, pengetatan setiap tamu hotel. Diantaranya, membawa surat keterangan bebas Covid-19 atawa hasil rapid test.

Sedangkan, usaha lainnya, warung kopi, kafe dan pedagang kaki lima (PKL) harus menghentikan aktivitas usahanya mulai pukul 21.00. 

Chief Eginering AstonInn Hotel di Gresik Gamma mengatakan, pihaknya sudah melakukan PPKM ini dengan protokol yang ketat. “Pengunjung harus membawa surat rapid test, serta ada pembatasan untuk hunian hotel dari 80 persen menjadi 30 persen,”kata Gamma ketika menerima rombongan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik di lobi hotel, Senin malam, 11 Januari 2021.

Kedatangan forkopimda yakni Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufiq Ismail untuk memastikan pengelola hotel di Kota Santri ini mematuhi surat edaran masa PPKM.

Penjelasan Gamma membuat forkopimda lega. Sebab, langkah manajemen itu diharapkan bisa mencegah penyebaran Covid-19. (*)

Cegah Persebaran Coronavirus Disease 2019, Batasi Tamu Hotel hingga 80 Persen Selengkapnya

Pastikan Sesuai Surat Edaran, Mal Tutup Pukul 19.00, Hotel Sesuai Prokes

GRESIK,1minute.id – Gamma, chief enginering AstonInn Hotel terlihat sibuk, Senin malam, 11 Januari 2021. Handy talky yang dibawa terdengar suara panggilan berulang-ulang. “Gamma monitor,”panggil seorang rekannya. Sekitar pukul 20.00.

Gamma, terus naik lift menuju lobi hotel. Pasalnya, bagian lobi sudah ada forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik. Yakni, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufiq Ismail dan Wakil Bupati Gresik Moh Qosim.

Selain, Forkopimda juga ada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil,  Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Agus Budiono, dan Satpol PP Abu Hasan.

Kedatangan mereka ini, untuk memastikan pengelola perhotelan telah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk karyawan maupun tamu hotel di hari pertama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik ini.

Selain perhotelan, tim gabungan terdiri dari TNI, Polri dan aparatur sipil negara (ASN) mengecek jam berapa operasional mal.  “Setiap tamu menginap wajib menunjukkan surat keterangan kesehatan negatif corona,”kata Gamma.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mengatakan, surat edaran PPKM di Gresik sudah mulai dilakukan oleh beberapa pengusaha di sektor pembelanjaan.

“Untuk mal dan pusat pembelanjaan jam malam sampai pukul 19.00. Sedangkan untuk warkop dan cafe serta pedagang kaki lima (PKL) sampai pukul 21.00,”kata Qosim didampingi didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto, Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kasat Pol PP Abu Hassan, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono, Senin malam, 11 Januari 2021.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi tempat kerumunan sesuai Perbup nomor 22/2020. “Terkait sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang melanggar PPKM tetap mengikuti Perbup. Sanksi sosial, denda, serta pencabutan usaha,”terang alumnus Akpol 2001 itu.

Selain pusat perbelanjaan dan perhotelan, tim gabungan juga melakukan penyisiran di kawasan Bukit Putri Cempo, kini menjadi tempat usaha kafe itu.  (*)

Pastikan Sesuai Surat Edaran, Mal Tutup Pukul 19.00, Hotel Sesuai Prokes Selengkapnya

Besok, 5.903 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik mendapatkan jatah 5.903 dosis vaksin sinovac. Kabarnya vaksin tahap awal asal Tiongkok itu tiba di Kota Gresik-sebutan lain-Gresik itu besok,  Selasa 12 Januari 2021.

Kepastian Pemkab Gresik mendapat jatah vaksin itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Senin 11 Januari 2021.

“Sesuai rencana vaksin itu tiba di Gresik antara hari ini sampai Selasa besok. Kami sudah mempersiapkan penyimpanan vaksin tersebut di gudang farmasi Dinas Kesehatan,”kata Wabup Qosim didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali di kantor Dinkes, Senin 11 Januari 2021.

Ghozali menambahkan gudang farmasi Dinkes, tempat penyimpanan vaksin ini sudah di periksa oleh pihak terkait dan dinyatakan sudah sesuai standar. Terkait pencanangan vaksinasi, kata Ghozali, akan dilaksanakan Kamis, 14 Januari 2021.”Vaksinasinya sesuai rencana Kamis,”katanya.

Untuk diketahui pencanangan vaksin kali pertama di Indonesia akan dilakukan Rabu lusa, 13 Januari 2021. Presiden Indonesia Joko Widodo kali pertama mendapatkan vaksin tersebut.  Sehari pascapencanangan, vaksinasi akan digeber di tingkat provinsi, kabupaten atau kota.

Vaksinasi akan dilakukan di Posko vaksinasi terpadu di Puskesmas Alun-alun Kota Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik. Vaksinasi akan menyasar kepada para tenaga kesehatan (nakes)  Gresik.

“Jumlah tenaga kesehatan di Gresik sebanyak 7 ribu orang. Kekurangan vaksin untuk nakes diberikan pada tahap selanjutnya berbarengan dengan para anggota TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Gresik,”jelas Ghozali. Untuk vaksin Sinovac ini diberikan kepada masyarakat yang berumur mulai dari 18 tahun sampai 59 tahun(*)

Besok, 5.903 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Gresik Selengkapnya

Surut Semalam, Kali Lamong Meluap Lagi, Ratusan Rumah Terendam

GRESIK,1minute.id – “Air (banjir) datang lagi,”kata Sutrisno, warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu malam, 11 Januari 2021.

Nada bicara lelaki 59 tahun itu terasa lirih. Sedih dan prihatin. Sebab, banjir luapan Kali Lamong itu hampir tiga minggu. Sempat surut sehari,  air bah kiriman itu kembali menggenangi desa dan ratusan rumah warga setempat.

Data Posko Bencana Alam di Kecamatan Cerme pukul 12.00 hari ini, Senin 11 Januari 2021 ada delapan desa yang kembali kebanjiran. Delapan desa itu, adalah Jono,  Tambak Beras, Dungus dan Banjarsari. Kemudian,  Desa Iker-ikergeger,  Guranganyar, Morowudi serta Pandu.

Ratusan rumah tergenangi banjir setinggi 25-40 centimeter. Banjir susulan untuk kali ketiga periode Desember 2020 hingga 11 Januari 2021 ini diperkirakan akan semakin besar.

Karena curah hujan berdasarkan perkiraan badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Surabaya masih cukup tinggi hingga akhir Januari 2021.

Masyarakat berada di aliran Kali Lamong tidak bisa banjir kiriman itu. Apalagi, sejumlah tanggul di daerah aliran Kali Lamong panjangnya puluhan kilometer yang ambrol dan belum sempat mendapatkan perbaikan.

“Berdasarkan pantauan kami, saat ini banjir Kali Lamong menggenangi delapan desa,”kata Camat Cerme Suyono, Senin 11 Januari 2021. (*)

Surut Semalam, Kali Lamong Meluap Lagi, Ratusan Rumah Terendam Selengkapnya

Hari Pertama Pemberlakuan PPKM, Aparat Siap Tindak Pelanggar Prokes


GRESIK, 1minute.id – Hari ini, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Mulai 11- 25 Januari 2021. Pemkab Gresik, Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik siap menjalankan Keputusan Gubernur Jatim No.188/7/KPTS/031/2021 itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan PPKM bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.Sebab kesadaran dalam setiap individu untuk disiplin menjadi hal yang sangat penting.

“Kesadaran diri sendiri untuk disiplin adalah yang utama untuk mencegah penyebaran covid-19,”kata alumnus Akpol 2001 ini. 

Perbedaan PPKM dan PSBB

Bagaiamana reaksi masyarakat? Rosyid, salah satu pedagang kaki lima mengaku sempat khawatir aparat melarang berjualan.

“Ternyata ole dodolan. Tapi, waktu ne sampek jam 7 bengi (ternyata boleh jualan, tapi jam dibatasi sampai 19.00),”katanya, Senin 11 Januari 2021. (*)

Hari Pertama Pemberlakuan PPKM, Aparat Siap Tindak Pelanggar Prokes Selengkapnya

Tren Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Gresik Ikuti Kebijakan PSBB Jawa Bali mulai 11-25 Januari 2022

GRESIK,1minute.id – Persebaran wabah coronavirus disease 2019 nasional semakin mengkhawatirkan. Pemerintah pusat berencana menetapkab masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jawa-Bali mulai 11-25 Januari 2021.

Diantaranya, Jawa Timur meliputi Surabaya Raya yakni Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Menindaklanjuti wacana itu, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Satgas Covid-19 Gresik dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik, Kamis 7 Januari 2021.

Wabup Moh Qosim mengatakan Kabupaten Gresik tidak tertera sebagai prioritas pada data yang ditetapkan kabupaten/kota yang masuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Timur. 

Namun melihat situasi dan kondisi perkembangan kasus Covid 19 di Gresik yang masuk wilayah Surabaya Raya terbilang cukup tinggi. “Pemkab akan mendukung dan mengikuti kebijakan pemerintah pusat untuk perbelakuan PSBB,”ujar Wabup Qosim, Kamis, 7 Januari 2021.

Pemerintah pusat menetapkan PSBB Jawa-Bali mulai 11-25 Januari 2021. Wabup Qosim menambahkan pihaknya memantau perkembangan data kasus Covid di Gresik sepekan terakhir, mulai 3 – 7 Januari 2021 jumlah kasus Covid bertambah dua kali lipat dibanding yang sembuh.

“Kondisi itu sebagai dasar kebijakan mendukung dan penetapan PSBB di Kabupaten Gesik ini,”imbuh Qosim. 

Selain menetapkan mengikuti kebijakan pemerintah pusat, dalam rapat itu Wabup Qosim membahas langkah langkah persiapan pemberlakuan PSBB di kota Santri ini.  

Diantaranya, memutuskan untuk mengaktifkan kembali check point di beberapa wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Gresik, Kebomas, Manyar, Menganti dan Driyorejo. 

“Kami masih akan mengkaji kembali beberapa wilayah kecamatan lain yang dipandang rawan, untuk kita aktifkan kembali pos chek point tersebut,” katanya.

Selain itu, Wabup juga memerintahkan kembali untuk melakukan operasi yustisi serta razia jam malam pada warung-warung kopi dimana banyak kerumunan masyarakat.(*)

Tren Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Gresik Ikuti Kebijakan PSBB Jawa Bali mulai 11-25 Januari 2022 Selengkapnya