Mudik Bareng Gus Yani-Bu Min, Gratis. Ini Syaratnya!

GRESIK,1minute.id – Mudik Bareng Gus Yani dan Bu Min kembali digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pendaftaran mudik bareng gratis itu dibuka mulai 19 sampai 21 Maret 2024 di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik di terminal Bunder, Gresik. Berangkat hari Sabtu, 1 April 2024 di halaman Kantor Bupati Gresik Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Khusaini mengatakan program mudik gratis ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa beban biaya transportasi yang mahal.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya serta memberikan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan aman bagi para pemudik.

Kegiatan ini sengaja disosialisasikan lebih awal kepada masyarakat untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat yang akan mudik Lebaran menuju kampung halamannya masing-masing, dengan segala sumberdaya transportasi yang ada, mulai dari menggunakan kendaraan pribadi, bahkan menggunakan transportasi sepeda motor.

“Berkendara dengan sepeda motor selain tidak di desain untuk perjalanan jauh, risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor juga sangat tinggi. Untuk itulah tahun ini kami menggelar mudik gratis,” kata Khusaini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub Gresik Suhartono, peserta mudik gratis terbuka untuk masyarakat Gresik yang hendak mudik di kampung halamannya.

“Kami akan menyiapkan 15 armada bus untuk mudik tahun ini. Armada tersebut akan melayani 8 rute yang ada di Jawa Timur,” kata Suhartono pada Kamis, 14 Maret 2024. Delapan rute yakni Gresik-Madiun-Ponorogo ;  Gresik-Bojonegoro-Tuban ; Gresik-Probolinggo-Banyuwangi. Kemudian, Gresik-Lumajang-Jember ; Gresik-Malang-Blitar dan Gresik-Kediri-Tulungagung. 

“Pendaftaran mudik gratis ini dibuka 19 sampai 22 Maret 2024. Pendaftaran dilakukan secara langsung dengan mendatangi kantor Dishub Gresik di Terminal Bunder. Pendaftaran akan ditutup otomatis oleh penyelenggara jika kuota sudah terpenuhi,” katanya.

Lalu apa persyaratan bisa mudik gratis ? Calon pemudik cukup membawa foto kopi KTP  dan Kartu Keluarga. Atau surat keterangan (suket) domisili Kabupaten Gresik dari Kecamatan.

Bagi masyarakat yang dinyatakan sudah terdaftar’ akan diberikan tiket yang berisi nama, alamat, nomor HP, nomor bus dan kursi, serta jurusan yang diberikan oleh petugas di Kantor Dinas Perhubungan. (yad)

Mudik Bareng Gus Yani-Bu Min, Gratis. Ini Syaratnya! Selengkapnya

Hilal Tidak Terlihat Di Bukit Condrodipo, Gresik, Begini Kondisinya!

GRESIK,1minute.id – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik M. Ersat menegaskan tim rukyatul hilal dari Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik tidak berhasil melihat. Awal puasa Ramadan ditetapkan Selasa lusa, 12 Maret 2024.

Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik lebih ramai dari biasanya. Ratusan pasang mata tertuju pada perukyak dari LFNU Gresik untuk rukyatul hilal di ketinggian 120 meter diatas permukaan laut (mdpl). Sejak pagi masyarakat mulai berdatangan ke Bukit Condrodipo. Badal Ashar, massa semakin banyak. Mereka menenuhi lantai. Sedangkan, para perukyak dan undangan berada di lantai Bukit Condrodipo.

Di lantai dua itu, sejumlah peralatan pendukung pengamatan hilal telah dipasang. Diantaranya, kompas, Global Positioning System (GPS), Busur Derajat, Teleskop motorik dan thedolite. Sedangkan di lantai satu sejumlah peralatan milik massa “pemburu” rukyat sedang menyorot ke langit. Selama rukyatul hilal kondisi langit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berawan. Matahari terakhir terlihat pukul 17.46 WIB dan terbenam pukul  17.46 menit, 18 detik. Hilal tidak terlihat. Tinggi hilal minus 0 derajat. 

“Posisi hilal saat ini masih berada di bawah 3 derajat, sehingga sulit untuk terlihat dengan jelas. Oleh karena itu, kemungkinan besar bulan akan digenapkan menjadi 30 hari,” katanya. Ersat menyatakan, pelaksanaan rukyatul hilal di Bukit Condrodipo ini sangat penting dalam penetapan awal bulan Ramadan 1445 H. Kementerian Agama selalu mengacu pada 3D, yaitu Di hisab, Di rukyah, Di isbat. “Dengan proses pengamatan dan penetapan ini, kita dapat memastikan awal bulan Ramadhan 1445 H,” tegasnya.

Moh. Ersat menambahkan bahwa adanya perbedaan penetapan awal Ramadan 1445 H yakni Senin, 11 Maret dan Selasa, 12 Maret 2024 merupakan suatu hal biasa. Ersat mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi hal tersebut dengan bijak, dan selalu mengedepankan dan menjaga toleransi dalam menghargai perbedaan tersebut.

Untuk diketahui rukyatul hilal dilakukan di 134 titik rukyatul hilal di Indonesia, 27 titik diantaranya ada di Jawa Timur, salah satunya yakni di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Bukit Condrodipo berada di ketinggian 120 meter diatas permukaan laut. (yad) 

Hilal Tidak Terlihat Di Bukit Condrodipo, Gresik, Begini Kondisinya! Selengkapnya

Ini 9 Desa Nomine Nawa Karsa Award 2024, Puding Sayur Desa Masangan Sejahterakan Warga

GRESIK,1minute.id – Tim penilai telah menetapkan sembilan nominator Nawa Karsa Award 2024. Sembilan desa itu dinilai mampu menyelaraskan dengan kebijakan pemerintah daerah. Berpotensi menjadi duta Gresik diajang inovasi pelayanan tingkat Provinsi Jatim.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan, sembilan desa yang masuk nominasi Nawa Karsa Award 2024 yakni Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang ; Desa Klangonan (Kebomas) ; Desa Dampaan (Cerme) dan Desa Masangan (Bungah). Berikutnya, Desa Delegan (Panceng) ; Desa  Petiken (Driyorejo) ; Desa Kedunganyar (Wringinanom) ; Desa Pangkahwetan (Ujungpangkah) dan Desa Pongangan (Manyar).

“Sembilan nominator desa yang lolos dinilai mampu menyelaraskan dengan kebijakan pemerintah daerah. Ini juga dalam rangka pembinaan untuk lomba di tingkat provinsi,” kata Abu Hassan  saat bersama Tim Nawa Karsa Award 2024 di Desa Masangan pada Jumat, 8 Maret 2024. Kedatangan tim penilai untuk melakukan penilaian paparan dan uji lapangan untuk menggali lebih dalam potensi dan inovasi Pemerintahan Desa.

Nawa Karsa Award 2024 diikuti 330 Desa dan 26 Kelurahan se-Kabupaten Gresik. Desa Masangan masuk nomine desa terbaik  dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pemanfaatan potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat.

“Salah satunya punya ketahanan pangan berupa kampung sayur dan olahan makanan serta minuman,” kata Camat Bungah Moh Izzul Muttaqin kepada wartawan pada Jumat, 8 Maret 2024. Izzul menyebut produk ketahanan pangan di Desa Masangan, diantaranya, puding sayur, tempe, kripik tempe, sinom dan lainnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Masangan Suyanto mengaku tidak menyangka bisa mssuk 9 Nominasi Nawa Karsa Award 2024. “Desa Masangan menjadi Top 9 Desa terbaik Nawa Karsa Award dalam Lomba Desa/Kelurahan dan Lomba Pelaksanaan Terbaik 10 Program Pokok PKK Tahun 2024,” ujar Suyanto.

Raihan positif itu, meneguhkan komitmen Desa Masangan dalam berinovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sarana digital sesuai program Nawa Karsa Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Nawa Karsa, Gresik AKAS (Amanah, Kolaboratif, Antisipatif dan Sigap).

“Pemdes Masangan terus berkomitmen memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Desa. Masyarakat desa juga berhak mendapatkan informasi dari Pemerintah Desa serta mengawasi kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelaksanaan Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan Desa, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa,”ungkapnya. (yad)

Ini 9 Desa Nomine Nawa Karsa Award 2024, Puding Sayur Desa Masangan Sejahterakan Warga Selengkapnya

Pujasera Manyarsidomukti Resmi Di Buka, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Pusat Kuliner, Cocok untuk Ngabuburit

GRESIK,1minute.id – Pujasera Manyarsidomukti resmi dibuka pada Jumat, 8 Maret 2024. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan pusat kuliner di Gresik Utara, tepatnya di Lapangan Pemerintah Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu.

“Ini sangat bagus. Tempat ini cocok untuk tempat ngabuburit, menunggu waktu buka puasa,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ketika kali pertama menginjakkan kaki di Pujasera Manyarsidomukti pada Jumat, 8 Maret 2024. 

Pujasera Manyarsidomukti ini menempati lahan milik pemerintah desa (pemdes) Manyarsidomukti. Lokasinya di sekitar 100 meter dari Jalan Raya Deandles atau jalan nasional di Pantai Utara (Pantura) Gresik ini. Bangunan pujasera konstruksi baja dan terbuka. Sehingga nyaman untuk semua orang. 

Pengunjung juga bisa menikmati lapangan sepak bola yang rumputnya ijo royo-royo itu. Di bangunan pujasera ada 52 stan dan dilengkapi kafe. Puluhan pedagang yang menempati pujasera ini, adalah warga yang tempat usaha terdampak proyek strategis nasional (PSN), pelebaran jalan raya. Pemkab Gresik memberikan kompensasi ganti rugi bangunan lapak yang tergusur dan menyiapkan tempat relokasi untuk pedagang terdampak proyek nasional itu.

Sedangkan, bangunan pujasera di bangun secara urunan oleh sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama alias Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan sekitar Kecamatan Manyar. “Dikelola dengan baik untuk masyarakat. Pemkab Gresik hadir dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Sebab, Manyar ini bakal menjadi ibukota Gresik, pusat ekonomi Gresik,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Setelah Ramadan, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengusulkan kepada pengelola pujasera menggelar sejumlah kegiatan. Diantaranya, komptesi sepak bola untuk anak. “Anak-anaknya bermain bola, orang tua menikmati kuliner disini,” ujarnya.

Pujasera dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. Menurut Camat Manyar Zainul Arifin, peresmian Pujasera Manyarsidomukti tidak ujug-ujug. Diresmikan menjelang Bulan suci Ramadan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. “Kalau saya estimasi pemasukkan desa berkisar Rp 300 jutaan per bulan,” katanya. 

PERESMIAN PUJASERA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memotong tumpeng dalam seremonial Peresmian Pujasera Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar pada Jumat, 8 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ditempat sama, ketua pelaksana Pembangunan Pujasera Manyarsidomukti Nur Yusuf mengatakan, pembangunan pujasera inu wujud sinergitas perusahaan dengan Pemkab Gresik. “Pembangunan melalui CSR perusahaan,” kata Nur Yusuf, perwakilan dari Formula Pertama itu. Ia berharap setelah hibah bangunan diserahkan kepada pemerintah desa setempat bisa bermanfaat untuk UMKM setempat. “Bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” harapnya. 

Sementara itu, seremonial peresmian Pujasera Manyarsidomukti dilakukan secara sederhana namun tetap khidmat itu, selain dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta anggota Formula Pertama. Sejumlah desa di kecamatan Manyar membuka lapak jajanan khas Gresik. Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani Aminatun Habibah memborong kuliner khas Gresik itu. (yad)

Pujasera Manyarsidomukti Resmi Di Buka, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Pusat Kuliner, Cocok untuk Ngabuburit Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik kini memiliki gedung galeri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan galeri terletak di Kawasan Wisata Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu pada Kamis, 7 Maret 2024. Galeri ini di gadang-gadang menjadi etalase bagi produk-produk unggulan asli Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Lokasi berdirinya galeri ini memiliki sejarah panjang bagi perekonomian Gresik, bahkan Nusantara. Karenanya, saya berharap adanya galeri ini menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif Kabupaten Gresik,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dekranasda Gresik sudah berhasil mendorong tenun Wedani menjadi salah satu simbol identitas masyarakat Gresik. Keberhasilan ini juga sudah diakui tidak hanya pada tingkat provinsi, melainkan hingga di tingkat nasional.

“Maka saat ini kami juga mendorong Dekranasda sebagai katalisator setelah tenun, sekarang giliran batik kita dikenal baik di Jawa Timur maupun nasional. Kita dorong Dekranasda untuk menghasilkan batik yang menjadi identitas Pemerintah Kabupaten Gresik,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Untuk mewujudkan batik khas Gresik itu, orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan. Dari sisi pemerintah daerah, dukungan bisa berupa memperkenalkan Galeri Dekranasda dan daerah-daerah sentra batik ketika ada tamu dari kabupatem/kota lain. Hal serupa juga diharapkan dilakukan oleh dunia industri dan instansi-instansi lainnya.

Peresmian galeri Dekranasda Gresik yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini semakin meriah karena ada peragaan busana dan lomba melukis damarkurung.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali menyampaikan bahwa kegiatan peresmian ini menjadi salah satu rangkaian HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. Galeri Dekranasda Gresik ini, merupakan salah satu prasarana yang digunakan sebagai tempat untuk memamerkan produk, karya seni, budaya dan tradisi yang ada di Gresik. Selain itu, Galeri Dekranasda ini juga menjadi pusat informasi, edukasi pemasaran dan promosi budaya, tradisi, wisata dan produk-produk unggulan Kabupaten Gresik.

“Galeri Dekranasda merupakan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dibawah pengelolaan Dekranasda Gresik dalam upaya sebagai mitra pemerintah dalam melestarikan warisan budaya, tradisi, dan karya-karya terbaik budayawan dan karya kreatif para muda di Kabupaten Gresik,” terang Ning Nurul-sapaan akrab-Nurul Haromaini Ali ini. (yad)

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik  Selengkapnya

Smansa Gresik, Sekolah Unggulan yang Konsisten Gerakkan Budaya Literasi, Gelar Deklarasi GLS

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi masih terjaga dengan baik di SMA Negeri 1 (Smansa) Gresik. Tahun ini, budaya literasi untuk para pelajarnya di sekolah yang berada di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu telah memasuki tahun kedelapan. Patut mendapatkan apresiasi karena tidak banyak sekolah yang bisa konsisten seperti di Smansa Gresik ini dalam mempertahankan kultur literasi bagi para pelajarnya tersebut. Bertahun-tahun rutin menggelar aksi literasi. Mengadakan pelatihan penulisan hingga menerbitkannya menjadi buku untuk semua siswa yang kelas X itu.

“Literasi semua hal. Literasi membaca, menulis, literasi digital dan literasi wicara,” kata Kepala SMA Negeri 1 Gresik M. Thohir saat membuka Deklarasi dan Pembekalan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) ke-8 di Aula sekolah pada Kamis, 7 Maret 2024. Literasi digital dan literasi bicara, adalah gerakan baru bagi para pelajar di sekolah unggulan itu. Sekolah mengharapkan kepada para siswa memanfaat gawai untuk tujuan positif dan menginspirasi bagi masyarakat. “Gadget yang anak- anak pegang saat gunakan dengan baik untuk literasi baca tulis juga literasi bicara. Bicara yang baik bukan bahasa sosmed,” harap mantan Kepala SMA Negeri 1 Sidayu itu.

DEKLARASI GLS : Kepala SMA Negeri 1 Gresik M.Thohir (tengah) bersama guru dan para ketua kelas gerakan literasi sekolah (GLS) di Aula Smansa Gresik pada Kamis, 7 Maret 2024 ( Foto : Smansa Gresik untuk 1minute.id)

Pembukaan GLS kedelapan diikuti oleh para pelajar kelas X ini diawali dengan Deklarasi Kesepakatan Gerakan Literasi Sekolah dengan para ketua kelas untuk penulisan artikel, esai, cerpen dan puisi atau sajak. Setelah deklarasi itu, dilanjutkan dengan sesi pembekalan. Narasumber dalam GLS kedelapan berasal dari internal atau guru Smansa Gresik serta perwakilan wali murid kelas X. Yakni, penulisan cerpen yaitu Wiwik Djubaida. Penulisan Puisi dengan pemateri Lilik Suharnani. Lilik adalah peraih Program Guru Inspirator Literasi Jawa Timur 2023 dalam Forum Indonesia Menulis di Malang. Sedangkan, penulisan esai yakni Chusnul Cahyadi, wartawan 1minute.id dan penulisan artikel yakni Jaenuri.

“GLS kedelapan tahun ini, ada yang baru kami selenggarakan yakni literasi digital dan literasi bicara,” ujar Ketua Pelaksana GLS ke-8 Smansa Gresik Lilik Suharnani. “Untuk literasi bicara, tidak wajib bagi siswa kelas X. Tapi, tetap kami umumkan supaya siswa yang berminat bisa mendaftar,” imbuhnya. 

Ditempat sama, guru pembimbing dalam literasi bicara M. Dhofir mengungkapkan, literasi bicara untuk memberikan pembelajaran berbicara yang baik. “Nanti di kemas dalam program OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Nanti akan dibimbing oleh master of ceremony profesional. Sehingga, siswa bisa berbicara secara formal dan non formal yang baik,” kata Dhofir. “Buat konten, gunakan kalimat toyibah, ahli surga,” imbuhnya. 

Smansa Gresik, salah satu sekolah unggulan di Jatim. Kegiatan literasi itu hanya satu di antara nilai plus sekolah yang dipimpin M. Thohir tersebut. Data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) merilis TOP 1.000 SMA-SMK terbaik nasional yanh dirilis pada Maret 2023 itu, Smansa Gresik berada di urutan pertama SMA terbaik di Gresik. Sekolah berada di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu memperoleh nilai UTBK 2022 sebesar 543,396. Smansa menduduki ranking ke-49 tingkat Provinsi dan menempati urutan ke-334 secara nasional dari total 1.000 SMA di Indonesia. (yad)

Smansa Gresik, Sekolah Unggulan yang Konsisten Gerakkan Budaya Literasi, Gelar Deklarasi GLS Selengkapnya

Cahya Eshal Yuffandi, Siswa Kelas Tahfidz Spenda Gresik Rebut Juara Lukis Damarkurung di Galeri Dekranasda Gresik 

GRESIK,1minute.id – Cahya Eshal Yuffandi, siswa kelas Tahfidz berhasil menyabet juara pertama lomba lukis Damarkurung di media kaus pada Rabu, 6 Maret 2024. Lomba digelar oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik ini digelar di Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik. 

Cahya Eshal Yuffandi, siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik ini sempat grogi ketika mengikuti lomba lukis rangkaian Launching Galeri Dekranasda Gresik berada di Bandar Grissee, Kawasan heritage di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu. Cahya Eshal Yuffandi, grogi karena tidak sempat melakukan persiapan dalam lomba lukis media kain menggunakan cat akrilik itu. Praktis, Cahya hanya berbekal materi pembelajaran seni budaya yang diajarkan oleh gurunya yakni Sulihah dan Inggar Aditya itu.

Sebelum berangkat menuju Galeri Dekranasda Gresik, Cahya bersama 19 siswa lainnya dikumpulkan di halaman sekolah. Guru Seni Budaya Spenda Gresik Sulihah teknik melukis di media kaus itu. “Melukis di kain tidak sulit, karena kita sudah pernah diberi materi lukis di kanvas oleh guru di sekolah, tetapi yang bikin kita grogi waktu yang disediakan pendek 2 jam. Dan saya senang karena kita juara,” kata Cahya Eshal Yuffandi usai namanya diumumkan sebagai juara pertama lomba tersebut.

Dalam lomba tersebut, Cahya Eshal Yuffandi melukis tentang tradisi Pasar Bandeng yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik pada Malam 27 Ramadan. Tradisi yang sudah ratusan tahun, konon ada sejak Sunan Giri, salah satu Waliyullah itu. Damarkurung dengan latar Gapura yang ada diperbatasan antara Gresik dengan Kota Surabaya itu. 

Selain Cahya Eshal Yuffandi, Sophie Della Verita, merebut runner up. Damarkurung merupakan sebuah seni khas Gresik yang biasanya muncul saat bulan Ramadan. Damar artinya pelita atau lampu sedangkan kurung dapat diartikan sebagai tempat tinggal yang mirip dengan sangkar burung. Mbah Masmundari adalah maestro pelukis Damarkurung. 

Lomba lukis Damarkurung kurung ini diikuti puluhan siswa  jenjang sekolah menengah pertama (SMP) di Gresik. Lomba untuk memeriahkan launching Galeri Dekranasda Gresik yang diketuai oleh Ny Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, pihaknya mengirimkan 20 siswa untuk lomba melukis Damarkurung ini. Dari 20 siswa itu, dua diantaranya meraih juara pertama dan kedua. Juara pertama diraih oleh Cahya Eshal Yuffandi dan runner up diraih oleh Sophie Della Verita. “Cahya Eshal Yuffandi adalah siswa kelas Tahfidz,” ujar Mohammad Salim. (yad)

Cahya Eshal Yuffandi, Siswa Kelas Tahfidz Spenda Gresik Rebut Juara Lukis Damarkurung di Galeri Dekranasda Gresik  Selengkapnya

Kuatkan Pertahanan Pangan Nasional, Petrokimia Gresik Dan Pangdam V Brawijaya Optimalkan Lahan Tidur di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berkomitmen mendukung program Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya Mayjend TNI Rafael Granada Baay mengoptimalkan lahan tidur untuk peningkatan produktivitas pertanian Jawa Timur. Hal ini ditandai dengan kegiatan “Penanaman Padi, Jagung, dan Penghijauan antara Petrokimia Gresik bersama Pangdam V/Brawijaya” di Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, baru-baru ini.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih usai mengikuti acara menyampaikan bahwa ancaman krisis pangan telah menjadi perhatian Pemerintah. Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta semua stakeholder dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam mengupayakan kerberlanjutan pangan di masa mendatang.

“Pemanfaatan lahan tidur TNI menjadi lahan pertanian produktif merupakan hal yang positif. Pengolahan lahan tidur ini menjadi salah satu strategi bersama untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan. Program ini selaras dengan tanggung jawab Petrokimia Gresik sebagai BUMN yang memproduksi dan menyalurkan pupuk ke seluruh Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Digna.

Luas lahan tidur seluas 15 hektar aset TNI di Desa Wedoroanom ini sudah dimanfaatkan untuk tanaman jagung. Tahap ini ditambah lagi seluas 5 Ha dengan rinciannya 1 Ha  ditanami padi dan 4 Ha untuk budidaya jagung.

Adapun dukungan Petrokimia Gresik dalam kegiatan TNI ini adalah menyediakan pupuk Urea, NPK Phonska Plus, dan pestisida untuk diaplikasikan pada lahan yang digunakan. Digna mengatakan, dukungan ini sekaligus memperkuat sektor pertanian dalam negeri secara berkelanjutan.

“Kita tahu pemanfaatan lahan tidur TNI yang dilaksanakan Kodam V/Brawijaya tidak hanya di Gresik, tapi juga di beberapa daerah di Jawa Timur. Ini merupakan langkah nyata dan diharapkan juga bisa menginspirasi masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki menjadi pertanian, karena intensifikasi pertanian dan perbaikan kualitas lahan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan di tengah ancaman krisis pangan,” tandas Digna.

Terakhir Digna menambahkan, selain kolaborasi bersama TNI, Petrokimia Gresik juga berperan aktif dalam dalam peningkatan produktivitas pertanian melalui Program Agro Solution dan Makmur, yang merupakan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan banyak stakeholder seperti perbankan, BUMN lain, lembaga asuransi, pemerintah daerah, dan offtaker.

“Melalui kedua program ini Petrokimia Gresik menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi dengan kualitas terbaik sebagai upaya membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rafael Granada Baay dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan dalam mencapai ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Kegiatan hari ini merupakan suatu bukti bahwa kita telah melaksanakan upaya-upaya yang lebih produktif dengan melakukan berbagai inovasi dan kreasi di sektor pertanian sehingga produksi pertanian dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri guna meningkatkan ketahanan pangan nasional,” ujar Pangdam Mayjend Rafael.

Menurutnya, untuk mencapai tujuan ketahanan pangan, peningkatan produktivitas sangat dibutuhkan, diantaranya melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi dengan memanfaatkan lahan tidur milik TNI, BUMN maupun milik swasta. Selain itu juga dibutuhkan, penerapan teknologi pertanian yang tepat, penggunaan alat mesin pertanian (alsinta) yang modern dan penggunaan pupuk serta benih yang berkualitas.

“Jalinan kerjasama yang baik antara TNI AD khususnya Kodam V/Brawijaya dengan pemerintah daerah, BUMN, petani dan pihak swasta diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi yang maksimal dan memberikan kontribusi positif dalam pembangunan pertanian di masa depan,” ujar Jenderal dua bintang di pundak itu. (yad)

Kuatkan Pertahanan Pangan Nasional, Petrokimia Gresik Dan Pangdam V Brawijaya Optimalkan Lahan Tidur di Gresik  Selengkapnya

Meriah Kirab Piala Adipura, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : 2024 Bangun TPST Gresik Utara Hingga Hutan Kota 

GRESIK,1minute.id – Kirab Piala Adipura meriah pada Selasa, 5 Maret 2024. Ribuan pasang mata berdiri di sepanjang jalan untuk menyaksikan Piala Adipura yang dibawa secara bergantian oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah. 

Piala Adipura diarak dengan naik bus susun berangkat dari depan Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas melewati Jalan Panglima Sudirman dan finish di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Sepanjang jalan yang dilewati kirab Piala Adipura itu, masyarakat tumplek-blek. Mereka mulai anak-anak sampai orang dewasa. Mereka bangga, Gresik yang dikenal sebagai Kota Industri, tetap bisa meraih penghargaan tertinggi di bidang lingkungan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Piala Adipura 2023, kali pertama dalam kurun waktu satu dasawarsa atau 10 tahun terakhir itu serahkan langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin kepada Bupati Fandi Akhmad Yani di Jakarta pada Selasa, 5 Maret 2024. Sore harinya, Piala Adipura yang kali terakhir diterima Kabupaten Gresik pada 2013 itu akhirnya bisa kembali ke Gresik dibawa kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini. Teriakan histeris masyarakat terus menggema sepanjang 5 kilometer begitu mereka melihat Piala Adipura itu. 

Kirab Piala Adipura seakan menjadi oase setelah paceklik penghargaan di bidang lingkungan ini. “Piala Adipura ini kami persembahkan untuk semua warga Kabupaten Gresik. Ini kado kami yang sedang merayakan Hari Jadi Kota Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik merayakan ulang tahun emas atau 50 tahun pada 27 Februari 2024. Dan, Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. Namun, orang nomor satu itu berharap raihan Piala Adipura ini bisa menjadi momuntum bagi semua stakeholder untuk terus berkolaborasi dan sinergi menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya. 

Fasilitas umum dan sosial harus dijaga kebersihan.”Toilet di terminal, Alun-alun dan tempat umum lainnya harus dijaga tetap bersih,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sedangkan, pemerintah kabupaten melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik akan terus mendorong bertambahnya ruang terbuka hijau (RTH) di Gresik. “Saat ini, kita masih belum punya Hutan Kota. Tahun ini, akan kita terus melakukan penanaman. Menanam sampai mati,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani bertamsil.

Pembuatan Hutan Kota

PAHLAWAN SAMPAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (berkopyah) didampingi Kepala Dinas DLH Gresik Sri Subaidah bersama pasukan kebersihan (paskun) usai kirab Piala Adipura di Gedung WEP pada Selasa, 5 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani memiliki obesesi untuk membuat kawasan perkotaan hijau royo-royo. Kawasan perkotaan yang menjadi pusat industri dengan menjaga kualitas lingkungan yang bersih dan sehat. “Tahun ini, kita berupaya untuk membuat hutan kota. Karena kita saat belum memiliki hutan kota,” kata Gus Yani kepada wartawan usai kirab Adipura di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). 

Hutan Kota, lanjutnya, akan dipusatkan di belakang Stadion G-JOS. Saat ini, stadion yang menjadi markas kesebelasan Gresik United itu masih dalam proses revitalisasi. “Revitalisasi dilakukan di bagian dalam Stadion Gelora Joko Samudro. Sedangkan, bagian luar nanti DLH bersama CKPKP melakukan pembenahan dan penghijauan,” ujarnya. 

Hilirisasi Sampah

SISWA ADIWIYATA: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membawa Piala Adipura sedang melayani ucapan selamat dari para pelajar ketika memasuki halaman Gedung WEP usai Kirab Adipura pada Selasa, 5 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean telah beroperasi. Bahkan, sampah hasil olahan di TPST Belahanrejo dan TPA Ngipik, yang telah dilengkapi fasilitas RDF di  dua fasilitas tersebut akan dikirimkan ke SIG Pabrik Tuban untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif substitusi batu bara.  Pemkab Gresik bersama Semen Indonesia Tbk telah menandatangani kesepakatan bersama pemanfaatan RDF itu pada 29 Februari 2024. Tahun ini, kita akan bangun TPST di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Selain pembangunan TPST di Gresik Utara, imbuhnya, Pemkab Gresik juga telah membangun TPST di Desa Diponggo, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. “TPST di Pulau Bawean ini belum kami resmikan,” katanya. Berbagai upaya itu dilakukan oleh Pemkab Gresik dengan harapan kedepan kelestarian, dan kesehatan masyarakat Gresik semakin baik. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan semua stakeholder untuk terus menanam tanaman. “Mimpi Saya kawasan belakang Gelora Joko Samudro ditanami palem seperti di Stadion GBK (Gelora Bung Karno, Jakarta),” katanya. (yad)

Meriah Kirab Piala Adipura, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : 2024 Bangun TPST Gresik Utara Hingga Hutan Kota  Selengkapnya

Festival Ekraf Digelar Di HOS Cokroaminoto, Jalan Raya Terpendek di Indonesia, Wabup Gresik : Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh 

GRESIK,1minute.id – Dinas Parekrafbudpora Gresik menggelar Festival Cokro Ekraf pada Sabtu malam, 2 Maret 2024. Festival Ekraf pertama dibuka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Puluhan kuliner khas Gresik Kota Lama semakin menambah meriah festival yang digelar di jalan terpendek di Indonesia itu.

Jalan Raya HOS Cokroaminoto Gresik hanya memiliki panjang 50 meter. Jalan itu diapit bangunan lawas yakni bangunan rumah toko (ruko) kali pertama di kabupaten Gresik yang dibangun pada 1900-an itu masuk dalan kawasan Bandar Grissee. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi antusiasme masyarakat untuk memeriahkan Cokro Ekraf Fest 2024 ini. “Saya meyakini bahwa festival ini bakal berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, festival ini mempunyai ciri khas tersendiri yakni menyuguhkan kulineran khas Gresik. Yang mana masyarakat tidak perlu jauh-jauh jika ingin menikmati kuliner khas, di festival Ekraf ini semua tersedia,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

“Bandar Grissee ini adalah ikon kota Gresik yang bernuansa heritage. Maka kita (pemerintah daerah) terus mendorong pembangunan di kawasan ini supaya menjadi daya tarik. Kami berharap masyarakat turut serta menjaga dan melestarikan kawasan ini sebagai kawasan heritage kebanggaan masyarakat Gresik,” imbuh Wakil Bupati berlatar pendidik ini.

Bu Min juga menyempatkan diri meninjau stan yang ada. Dirinya berharap, festival ini bakal terus digelar, minimal dua minggu sekali. “Saya lihat antusias masyarakat yang luar biasa, setidaknya dua minggu sekali festival Ekraf ini dapat digelar dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Sehingga ekonomi makin bertumbuh dan memberikan dampak yang positif bagi para pelaku UMKM,” harapnya. (yad)

Festival Ekraf Digelar Di HOS Cokroaminoto, Jalan Raya Terpendek di Indonesia, Wabup Gresik : Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh  Selengkapnya