Rekonstruksi Jalan Randegansari-Bangkingan Diestimasikan Rampung September 2023

GRESIK,1minute.id – Kepala Desa Gadung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik Suwarno tidak bisa menyembunyikan perasaan senangnya. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mewujudkan mimpi warganya memiliki jalan mulus. Jalan Raya Randegansari-Bangkingan. 

Jalan yang menghubungkan Kabupaten Gresik dengan Kota Surabaya itu. Sejak awal Mei 2023, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik merekonstruksi ruas jalan itu. Meski, rekonstruksi belum seratus persen tuntas. Rekonstruksi jalan Randegansari-Bangkingan sejak Mei 2023 panjangnya baru 300 meter, lebar 4 meter dengan konstruksi aspal. Sedangkan, bahu jalan selebar 1 meter dengan konstruksi rigit (perkerasan kaku).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan pihaknya akan terus berupaya melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk melalui perbaikan berbagai infrastruktur, terutama untuk infrastruktur yang menunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

“Kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan perbaikan infrastruktur jalan. Pemkab Gresik akan mengupayakan hal tersebut sesuai harapan kita semua untuk mewujudkan Gresik baru yang lebih maju,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu.

Sementara itu, Pengawas proyek rekonstruksi ruas Jalan Randegansari-Bangkingang Agung Budi Prasetyo menyatakan, pengerjaan jalan Randegansari-Bangkingan mulai dikerjakan pada Mei 2023. Selesai  pada September 2023 nanti. Pekerjaan dimulai rigit bahu jalan. “Sekarang sudah bisa di lewati, nanti saat pengaspalan kemungkinan jalan akan di tutup sementara,” terang Agung pada Rabu, 15 Juni 2023.

Selama jalan ditutup kembali, masyarakat dihimbau untuk sementara melewati Jalan Penghubung Desa (JPD) Gadung. Lokasinya berada di sebelah selatan ruas jalan yang saat ini dikerjakan. Nanti akan dipasang pemberitahuan. Saat ini, sejumlah pekerja tersebut beraktivitas pekerjaannya. 

Kepala Desa Gadung Suwarno menyampaikan bahwa rekonstruksi jalan ini sudah dinantikan warga. Ini lantaran ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya ini cukup tinggi mobilitasnya. Disamping itu, banyak warganya yang juga membuka toko/warung di kanan kiri jalan.

“Warga sudah bertahun-tahun menunggu ada pengerjaan ini. Kini masyarakat super happy begitu mendengar bahwa ruas ini di rekonstruksi. Harapannya, nantinya rekonstruksi ini bisa terus berlanjut,” harapnya. Hadi, salah satu pengguna jalan setali tiga uang dengan Suwarno. “Setiap hari saya melintasi jalan ini. Semoga bisa segera rampung dan mulus nanti jalannya,” harapnya. (yad)

Rekonstruksi Jalan Randegansari-Bangkingan Diestimasikan Rampung September 2023 Selengkapnya

Tekad Gresik Zero Stunting 2024 : Mendirikan SOTH hingga Hadirkan Ayah Ibu Asuh Anak Stunting 

MENURUNKAN prevalensi stunting tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak bisa melakukan sendirian. Perlu adanya kolaborasi dan sinergi semua stakeholder dan menjadikan stunting sebagai musuh yang harus diperangi bersama.

CHUSNUL CAHYADI, 1minute.id

WATI terlihat semringah. Bocah asal Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu baru saja meminum susu kemasan rasa coklat. Bagi anak bertubuh mungil dibandingkan teman sebayanya itu bisa menikmati asupan bergizi tinggi kesempatan langka. 

Wati tidak sendirian. Data didapat 1minute.id per Rabu. 14 Juni 2023 tercatat 3.373 balita stunting. Sedangkan, yang telah “lulus” 1.810 balita dan yang sembuh 3.466 balita. Sedangkan keluarga risiko stunting hasil verifikasi dan validasi (verval) 2022 ada 30.168 keluarga risiko stunting. 

“Ayo kita lakukan intervensi dengan menyisihkan rezeki minimal 10 ribu rupiah per hari. Kita berikan susu, kacang hijau, atau makanan bergizi lainnya selama 90 hari. Saya yakin permasalahan (stunting) ini selesai, karena kecenderungannya angka yang sembuh dari stunting lebih besar dibandingkan jumlah kasus baru,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai melantik dan pengambilan sumpah 429 ASN di halaman Kantor Bupati pada Rabu, 8 Maret 2023 lalu.

Pemkab Gresik memiliki pengalaman ciamik ketika menghadapi Pandemi Covid-19. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggandeng semua lembaga amil zakat (LAZ) atau badan amil zakat (BAZ) serta komunitas lainnya untuk memerangi bersama bencana non alam itu. 

LAZ/BAZ mengkoordinir semua kebutuhan hidup pasien Covid-19 hingga menyiapkan mobil ambulan yang tersebar di 9 posko Covid-19. Sedangkan, komunitas bertugas melakukan antarjemput pasien sakit hingga membantu pemulasaraan pasien meninggal. Kolaborasi dan sinergi semua stakeholder itu berhasil mengendalikan populasi angka meninggal tergolong paling kecil di Jawa Timur. Pola penanganan kasus secara “kroyokan” kembali digulirkan oleh Pemkab Gresik. 

Menurut Titik Ernawati, pihak telah membuat mekanisme percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Gresik. membentuk 1.010 tim pendamping keluarga (TPK) di semua desa. Setiap desa, TPK beranggotakan 3 orang kader. “Pendampingan keluarga risiko stunting oleh TPK ini lewat aplikasi elsimil,” kata dokter Titik. 

Elsimil merupakan aplikasi yang ditujukan untuk pasangan calon (paslon) pengantin yang melangsungkan pernikahan. Tiga bulan sebelum waktu pernikahan, paslon pengantin terlebih dahulu mengunduh dan registrasi di aplikasi Elsimil ini.

Selain itu, mendirikan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di 356 desa/kelurahan di kab Gresik. Kemudian, menginisiasi berdirinya Kampung Keluarga Berkualitas di 166 desa/kelurahan , membentuk Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) menerima konsultasi keluarga dalam pola asuh anak ; gerakan Bapak ibu Asuh Anak Stunting, Membentuk Dahsat (Dapur Sehat)  di kampung KB serta memberikan bantuan Pangan untuk keluarga risiko stunting. 

Selain itu, Dinas KBPPPA Gresik melakukan kerjasama dengan sejumlah perusahaan melalui Corporate Social Responsibility/CSR) dalam stunting ini.

“Kerjasama percepatan penurunan stunting dengan CSR Petrokimia Gresik, Smelting, SIG, Cargil dan lainnya,” terangnya. Selain perusahaan swasta dan BUMN, Dinas KBPPPA Gresik menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik memberikan bantuan sembako. Serta, kerjasama juga dengan organisasi masyarakat, organisi keagamaan, gabungan organisasi wanita (GOW), Dharma Wanita, IIDI, IDI dan lainnya. 

Cara penanganan stunting di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi role model bagi Kabupaten/kota lainnya. Sehingga, Masyarakat bebas stunting Jawa Timur yang Cetar akan cepat terwujud. (*)

Tekad Gresik Zero Stunting 2024 : Mendirikan SOTH hingga Hadirkan Ayah Ibu Asuh Anak Stunting  Selengkapnya

Pembangunan Infrastruktur Jalan Mendukung Ketahanan Pangan Di Gresik Selatan  Dikebut

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur di  Kabupaten Gresik terus berjalan. Khususnya pembangunan infrastruktur jalan alternatif yang menghubungkan antarkecamatan yang bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi. Sektor pertanian, diantaranya. 

Pembangunan Infrastruktur jalan Sidoraharjo – Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean ini panjangnya sekitar 800 meter dan lebar 5 meter dengan konstruksi jalan aspal. Pemkab Gresik telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,1 miliar untuk peningkatan jalan tersebut. 

Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean ini nantinya menjadi jalur alternatif antar Kecamatan Wringinanom dengan Kedamean sekaligus akses menuju Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bahwa Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon ini memiliki arti penting bagi masyarakat utamanya petani. Dengan tersedianya jalan ini, mobilitas petani lokal bisa semakin lancar sehingga kegiatan bisa berjalan mulus. “Ini sangat penting karena dapat menunjang ketahanan pangan, apalagi adanya ancaman iklim ekstrim el- Nino yang ada di depan mata,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 13 Juni 2023.

Ia melanjutkan, tahun ini bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berfokus menuntaskan jalan support ketahanan pangan  untuk para petani. “Akses jalan ini nantinya bisa memudahkan petani mengangkut hasil panen, sehingga menekan biaya transportasi. Tinggal PJU (penerangan jalan umum) nya, setelah jalan siap akan segera dipasang oleh Dishub sehingga jalan ini akan tuntas,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat meninjau rekonstruksi jalan Sidoraharjo – Kesambenkulon pada Rabu, 13 Juni 2023.

Rekonstruksi jalan ini menelan anggaran Rp 4,1 miliar dengan panjang 800 meter, lebar 5 meter dengan konstruksi aspal. Pada Mei 2023 telah dilakukan penyiapan badan jalan dan tes material ke laboratorium independen ITS Surabaya.

Hingga saat ini, progres fisik sudah sampai pada tahap penggalian tanah dan pemasangan cericuk bambu untuk pekerjaan pondasi Tembok Penahan Tanah (TPT). “Ini merupakan penuntasan dari total panjang ruas 3 km yang telah dikerjakan sejak beberapa waktu lalu,” ujarnya. 

Pemkab Gresik terus berkomitmen untuk mendorong rekonstruksi berjalan semaksimal mungkin. Mengingat wilayah Gresik Selatan masih banyak titik jalan yang perlu diperbaiki.

Selain jalan Sidoraharjo–Kesambenkulon, itu Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) juga tengah menyelesaikan jalan akses ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean. Volume pekerjaan akan mencakup jalan sepanjang 530 meter dengan lebar 5,4 meter. Jalan ini ditargetkan akan selesai bersamaan dengan resminya TSPT pada akhir 2023 nanti.

“Ketika akses jalan dan TPST sudah rampung maka insya Allah, akhir tahun 2023 nanti kita gunting pita disini. Nantinya, TPST ini dapat menampung sampah dari 4 kecamatan, yaitu Menganti, Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom,” ujarnya.

Rencananya, TPST Gresik Selatan ini akan berfungsi sama dengan TPA Ngipik yang sudah menggunakan mesin RDF dalam mengolah sampah. Ini menujukkan keseriusan Pemkab Gresik dalam menangani masalah sampah yang menggunung di wilayah Gresik Selatan. (yad)

Pembangunan Infrastruktur Jalan Mendukung Ketahanan Pangan Di Gresik Selatan  Dikebut Selengkapnya

2.123 Calon Jemaah Haji Dari Gresik, Kloter Terakhir 21 Juni

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 110 calon jemaah haji (CJH) asal Gresik berangkat ke tanah suci, Makkah. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memberangkatkan rombongan CJH itu dari Pondok Pesantren Al Ishlah Bungah pada Kamis, 8 Juni 2023.

Wabup Gresik Aminatun Habibah berpesan kepada ratusan tamu Allah SWT itu menjaga kesehatannya. Pasalnya, kondisi cuaca di Arab Saudi dengan Indonesia cukup jauh berbeda. Sehingga akan mempengaruhi kondisi tubuh masyarakat Indonesia. Istirahat yang cukup ketika di asrama nanti. Sehingga ketika berangkat berada dalam kondisi yang prima.

“Saya hanya berpesan agar semua jamaah dapat menjaga kesehatannya. Sehingga dapat berangkat dengan lancar, dan pulang dengan sehat dan membawa berkah,” pesan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. Untuk diketahui tahun ini, jumlah CJH asal Kabupaten Gresik sebanyak  2.123 orang. Ribuan jemaah itu berangkat mulai 26 Mei hingga 21 Juni 2023. 

Seusai memberangkatkan ratusan jemaah haji, Wabup Aminatun Habibah melanjutkan acara pemberian santunan kepada 60 lanjut usia (lansia) di Pendapa Kecamatan Bungah. Bantuan dari Kementerian Sosial melalui Sentra Margo Laras di Pati.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat Gresik. Kita akan usahakan terus agar panjenengan sedoyo (kalian) dapat menerima bantuan. Baik itu lewat CSR nya perusahaan atau yang lain,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. (yad)

2.123 Calon Jemaah Haji Dari Gresik, Kloter Terakhir 21 Juni Selengkapnya

Peringati HKG PKK, Gus Yani : Perempuan Gresik Memberikan Keteladanan Bagi Warga & Keluarga

GRESIK,1minute.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik, menggelar Peringatan ke-51 Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) pada Rabu, 7 Juni 2023. Kegiatan digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan, PKK adalah tempat bagi perempuan yang berdaya, berkarya, dan inspiratif. Sehingga perempuan dapat memberikan keteladanan yang baik bagi warga, khususnya keluarganya.

“Artinya PKK punya peranan penting, baik dalam agama, bangsa, dan negara. PKK memiliki kekuatan yang bisa diberikan kepada masyarakat baik itu edukasi, sosialisasi, dan inspirasi untuk kehidupan keluarga,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani bupati di depan ratusan anggota TP PKK Gresik.

Berkaitan dengan perempuan berdaya, ia lanjutkan, Pemkab Gresik telah melakukan berbagai cara dalam mewujudkan impian tersebut. Salah satunya adalah program Bunda Puspa, yang mentargetkan perempuan berkeluarga dalam membangun ekonomi secara mandiri.

“Program Bunda Puspa ini adalah salah satu kunci, sehingga kita bisa bergerak membangun kekuatan ekonomi secara mandiri. Mudah-mudahan, PKK dapat terus bergerak bersama dalam mencapai target yang lebih baik. Karena hal ini juga merupakan visi misi dari PKK,” katanya. 

Peringatan ke-51 Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ini mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera Dan Tangguh Wujudkan Indonesia Tumbuh”. Peringatan ini ada sejumlah isu lokal dan nasional yang harus di sikapi oleh para emak-emak. Diantaranya,  isu stunting, pemerataan pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. 

Tujuannya, adalah menciptakan Gresik Zero stunting, penurunan tingkat anak putus sekolah, peningkatan ekonomi masyarakat, dan mewujudkan keluarga sejahtera. 

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani mengatakan, peringatan kali ini jangan hanya menjadi pemanis saja. Perlu adanya tindak lanjut dan sinergi yang terus menerus dalam berkegiatan.

“Melalui momentum hari kesatuan gerak PKK ini, saya mengharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinan dan berhenti sampai di sini saja. Karena kegiatan PKK harus selalu membawa gelora. Yakni membawa semangat dan energi baru dalam PKK. Maka semangat ini harus menjadi dasar dalam kita bergerak bersama.” ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali mengatakan, PKK adalah mitra kerja pemerintah. Artinya, PKK harus mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif untuk masyarakat. Dengan ciri khasnya memakai pola pendekatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.

“Karenanya, TP PKK Gresik haruslah mampu menjadi pelopor dan pembaharu yang inspiratif,” kata Ning Nurul-panggilan akrab-Nurul Haromaini Ali ini. Pola pendekatan pemberdayaan keluarga dan bertumbuh pada masyarakat, harus menjadi ciri khas TP PKK Gresik dalam berbagai aspek pembangunan.

“Saya sampaikan program PKK harus selaras dengan program pemerintah. Sehingga kita dapat bergerak bersama dengan bhakti dan karya nyata serta berkerja tampa pamrih untuk mewujudkan kesejahteraan dan Indonesia maju,” imbuh istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

Peringati HKG PKK, Gus Yani : Perempuan Gresik Memberikan Keteladanan Bagi Warga & Keluarga Selengkapnya

Puncak HLH, Sekda Gresik Canangkan 1 Juta LRB 

GRESIK,1minute.id – Puluhan pelajar memungut sampah plastik di Alun-alun Gresik pada Rabu, 7 Juli 2023. Sampah itu lalu di tampung di bak sampah bertuliskan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Aksi peduli lingkungan itu adalah puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang tahun ini mengusung tema “Beat Plastic Pollution”. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Gredik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, pada saat ini polusi plastik dalam kondisi memprihatinkan. Sebagian besar pencemaran yang bermuara di laut merupakan sampah plastik. “Dibutuhkan kesadaran manusia untuk mengurangi penggunaan plastik, sehingga polusi plastik dapat berkurang,” kata Washil Miftachul Rachman pada Rabu, 7 Juni 2023.

Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini bernama-Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP)-Gresik itu melanjutkan, tema Beat Plastic Pollution atau kendalikan sampah plastik, sebagai perwujudan komitmen bersama seluruh pihak dalam upaya mengatasi bahaya sampah plastik. Di berbagai belahan dunia juga di Indonesia.

“Tema ini mengandung arti motivasi kerja sekuat tenaga untuk atasi sampah. Selain itu juga kerja yang sistematik dalam mengurangi, mengolah, dan melakukan pengelolaan sampah berkelanjutan melalui daur ulang atau dikenal dengan istilah 3 R (Reduce, Reuse, dan Recycle),” terangnya.

Pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik juga mencanangkan Gerakan 1 juta Biopori atau Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk menjaga ketersediaan air. “Pencanangan gerakan masal pembuatan LRB, merupakan bentuk rasa syukur kita dengan cara mencintai bumi Gresik yang telah memberikan banyak kehidupan bagi warga,” kata Washil.

Menurutnya, LRB akan memberikan banyak keuntungan bagi lingkungan, bagaimana air yang tadinya hanya lewat itu tidak akan terjadi. Karena air akan tertangkap dan terjebak dalam lingkungan kita, sehingga akan mengurangi banjir saat musim hujan sekaligus tabungan pada musim kemarau. “LRB merupakan jawaban untuk menggerakkan masyarakat agar mau dan mampu mengelola air agar dapat tertabung dalam tanah sekaligus mengatasi genangan air dan banjir,” tuturnya.

Sekda berharap melalui peringatan hari lingkungan hidup sedunia membuka mata kita bahwa menjaga lingkungan merupakan kewajiban kita bersama. “Kegiatan ini merupakan momentum kita untuk meningkatkan kepedulian dalam memperbaiki kondisi alam,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaedah dalam laporannya menyampaikan, dasar hukum penyelenggaraan kegiatan puncak hari lingkungan hidup sedunia 2023 adalah UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dan stakeholder terkait dengan pelestarian lingkungan. Selain itu adanya event yang efektif sebagai stimulan penggugah kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sasaran kegiatan yaitu masyarakat desa dan kelurahan di Kabupaten Gresik, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah Adiwiyata serta Pondok Pesantren.

“Tindak lanjut yang ingin dicapai diantaranya, setiap desa/kelurahan di Kabupaten Gresik menyediakan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah masing-masing,” kata Sri Subaidah. 

Selain itu, setiap sekolah, desa/kelurahan, perusahaan, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan pondok pesantren membuat Lubang Resapan Biopori (LRB) di wilayahnya masing-masing. “Setelah membuat LRB diharapkan melaporkan titik koordinat Biopori ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik paling lambat 31 Desember 2023. Saat ini total Bipori terpasang sebanyak 1.154.055,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan launching Rekosistem Waste Drop Box dan uji coba Aplikasi Rekosistem Waste, uji emisi kendaraan bermotor serta pencanangan 1 juta lubang biopori oleh Sekda Gresik Washil. (yad)

Puncak HLH, Sekda Gresik Canangkan 1 Juta LRB  Selengkapnya

136 Pejabat Pemkab Gresik Tour of Duty, Bupati Gresik : Energi Baru untuk Akselerasi Pelayanan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Sebanyak 136 aparatur sipil negeri (ASN) menjalani tour of duty. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan mereka di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 6 Juni 2023.

“Mutasi ini tujuannya baik. Karena pemerintah kabupaten membutuhkan kekompakan dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutan tanpa teks usai prosesi Pengambilan sumpah jabatan pada Selasa, 6 Juni 2023.

Mutasi, rotasi dan promosi ini  ratusan pejabat yang dilantik terdiri pejabat administrator eselon III a sebanyak 8 orang ; pejabat administrator eselon III b (13 orang) ; pejabat pengawas eselon IV a (26 orang), pejabat pengawas eselon IV b (16 orang), kepala UPT SD Negeri (65 orang), dan kepala UPT SMP Negeri (8 orang) berlangsung khidmat. 

Tampak hadir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Gresik Khusaini serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik lainnya. 

KHIDMAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melantik 136 pejabat Pemkab Gresik di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 6 Juni 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani berharap pejabat baru dilantik, sebagai diisi anak-anak muda itu menambahkan energi positif untuk mempercepat tujuan pemerintah untuk memberikan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Mutasi ini kita melihat isu strategis, problem yang belum terselesaikan. Sehingga kita isi dengan energi-energi baru itu. Karena tujuan kita akselerasi, percepatan agar masyarakat bisa merasakan dalam bentuk kesejahteraan,” katanya. Untuk mencapai tujuan, ia menginginkan pejabat baru bisa sat-set. “Kita butuh lari cepat agar pencapaian target,  program yang sudah direncanakan, dikerjakan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat  Gresik,” harap Gus Yani. (yad)

136 Pejabat Pemkab Gresik Tour of Duty, Bupati Gresik : Energi Baru untuk Akselerasi Pelayanan Masyarakat  Selengkapnya

DMI Gresik Juara Umum DMI Award Jatim 2023

GRESIK,1minute.id – Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Gresik berhasil menyabet juara umum DMI Award Jatim 2023. DMI dibawah pimpinan Zainal Abidin itu sukses menggondol juara pertama di tiga dari empat kategori yang dilombakan. 

Yakni, kategori Masjid Manajemen terbaik yang diwakili oleh masjid Moedhar Arifin Sedayu ; Kategori masjid Bersejarah dan Arsitektur diwakili Masjid Besar Kanjeng Sepuh Sidayu dan Kategori masjid Pemberdayaan Ekonomi jamaah diwakili oleh Masjid Nurul Jannah Petrokimia. Selain tiga kategori itu, DMI Gresik meraih juara harapan pertama untuk kategori masjid Bersih dan Sehat diwakili masjid Baitussalam Kebomas. 

Penganugerahan DMI Award Jatim 2023 yang dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa serta pengurus Pimpinan Daerah (PD) Kabupaten/Kota dan Pimpinan Cabang (PC) Kecamatan DMI se-Jawa Timur yang berjumlah 823 orang itu digelar di Hotel Grand Empire Palace Jl. Blauran Surabaya. Malam penganugerahan berbarengan dengan kegiatan Bimtek Bantuan Uang Kehormatan Imam Masjid yang diikuti oleh PD dan PC DMI se-Jawa Timur pada Minggu dan Senin, 4 – 5 Juni 2023.

Ketua PD DMI Gresik Zainal Abidin menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Pengurus PC se-Kabupaten Gresik, pengurus PD DMI Kabupaten Gresik, Takmir Masjid Nurul Jannah Petrokimia, Takmir Masjid Moedhar Arifin, Takmir Masjid Kanjeng Sepuh, dan Takmir Masjid Baitus Salam Kebomas atas perjuangannya dan kekompakannya sehingga kita mendapatkan Juara Umum.

“Penghargaan ini adalah untuk kita semua, bukan hanya untuk saya,” kata Zainal Abidin. Zainal tidak mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT. “Semoga Allah selalu memberi hidayah dan maunah kepada kita semua agar sukses dalam menjalankan visi dan misi memakmurkan masjid serta kesejahteraan jamaahnya di Kabupaten Gresik Ini makin terasa,” imbuh mantan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik itu. 

Zainal Abidin berharap penasbihan DMI Award Jatim ini, menjadi lebih penyemangat pengurus untuk menghidupkan perjuangan waliyullah, Sunan Giri. “Mari kita genjot lagi perjuangan kita, agar kita bisa raih juara dalam segala hal, dengan semangat menghidupkan perjuangan Mbah Kanjeng Sunan Giri,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua PW DMI Jatim KH. M. Roziqi melalui vidio pendek yang diterima redaksi 1minute.id, menyampaikan bahwa dengan mengantongi juara I terbanyak dari beberapa kategori maka Gresik dinyatakan sebagai juara umum. M. Roziqi berharap semoga ini bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga Gresik bisa meraih juara umum lagi awarding selanjutnya. (yad)

DMI Gresik Juara Umum DMI Award Jatim 2023 Selengkapnya

Wujudkan KLA, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Siapkan 5 Navigasi Mendukung Kabupaten Layak Anak 

GRESIK,1minute.id – Kementerian PPPA dan Dinas DP3AK Jawa Timur melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) 2023 di Kabupaten Gresik pada Senin, 5 Juni 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir langsung di kegiatan secara daring dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Gresik. Serta, stakeholder lainnya. 

Keterlibatan semua stakeholder ini, karena pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menargetkan naik level sebagai KLA 2023 peringkat Utama. Beberapa kali meraih kategori Pratama dan Madya. Pada 2022 Kabuapaten Gresik menyabet kategori Nindya, satu strip dibawah Utama, level tertinggi untuk KLA.

Dalam VLH KLA ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur juga melibatkan lembaga independen, perguruan tinggi, hingga praktisi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kabupaten Layak Anak (KLA), adalah kabupaten yang memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak. Melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana. Secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

“Anak-anak memiliki peran strategis sehingga perlu pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Ia menambahkan, Kabupaten Gresik memiliki 9 navigasi perubahan Nawa Karsa yang menjadi program prioritas pembangunan. Diantaranya terdapat 5 navigasi yang mendukung kabupaten layak anak. Gresik baru dalam perda no 2 tahun 2022 tertuang dalam RPJMD 2021-2026 memiliki 5 misi pembangunan yang dijabarkan kedalam 9 sasaran.

“9 sasaran tersebut memiliki keberpihakan dan signifikansi untuk menghadirkan keadilan Gender dan perlindungan anak di Kabupaten Gresik,” ungkapnya. Dikatakan, secara nasional KLA adalah bagian dari agenda pencapaian Indonesia Layak Anak (Idola) 2030. Ini juga berhubungan langsung dengan pencapaian 8 dari 17 tujuan dalam SDGs (Sustainable Development Goals). Tujuan pembangunan berkelanjutan dalam RPJMD dan nilai capaian KLA merupakan salah satu indikator sasaran kinerja.

“Pemkab Gresik berkomitmen untuk menjadikan hak anak, sebagai salah satu prioritas dan menjadi salah satu kerangka dasar perencanaan dan penganggaran di semua sektor, “ujarnya.Tidak hanya itu, katanya, Pemkab Gresik juga terus mendorong perangkat daerah untuk berinovasi dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak, didasarkan kepada lima klaster. Pencapaian untuk klaster hak sipil dan kebebasan diwujudkan dalam bentuk pemenuhan hak anak melalui Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Cakupan akte kelahiran dan KIA didukung inovasi Dispendukcapil bekerjasama dengan Fasilitas Kesehatan (Faskes). Melalui 32 Puskesmas dan 22 rumah sakit dan klinik,” terangnya.

Klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, lanjut Gus Yani, diwujudkan dengan pencegahan perkawinan pada usia anak, tersedianya lembaga konsultasi keluarga. Kemudian pengembangan anak usia dini Holistik Integratif (HI) denganterbentuknya PAUD HI (Holistik Integratif), lembaga pengasuhan alternatif, serta infrastruktur ramah anak di ruang publik. 

Kemudian, untuk klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, diwujudkan dengan kesehatan ibu dan anak, kawasan tanpa asap rokok dan terbentuknya lingkungan sehat. Klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya diwujudkan dengan wajib belajar 12 tahun, sekolah ramah anak, serta terbentuknya fasilitas kegiatan budaya, kreatifitas dan rekreatif yang ramah anak.

Untuk klaster perlindungan khusus, terang Gus Yani, diwujudkan dengan pendirian Unit Pelayanan Terpadu (UPT) perlindungan perempuan dan anak (PPA) dan tersedianya selter dan rumah aman.

Menurutnya, evaluasi KLA ini bukan lomba yang bisa menang atau kalah. Tetapi, mengevaluasi sampai sejauh mana, upaya-upaya kita dalam rangka pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, sesuai dengan tugas dan fungsi kita di OPD masing-masing. “Untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA), diperlukan kolaborasi, menyamakan persepsi antarstakeholder. Sehingga kebijakan dan program yang disusun benar-benar saling bersinergi,” tutur Gus Yani.

Untuk diketahui, penghargaan KLA dari Kementerian PPPA ini terdiri dari peringkat Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan yang tertinggi kategori KLA. Pada 2017 dan 2018 Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan kategori Pratama. Pada 2019 dan 2021 penghargaan menjadi ketegori Madya. Pada 2022, naik level menjadi peringkat Nindya. Pada 2023, Pemkab Gresik menargetkan kategori Utama. (yad)

Wujudkan KLA, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Siapkan 5 Navigasi Mendukung Kabupaten Layak Anak  Selengkapnya

Pesan Gus Yani, Bupati Gresik di Muscab Muhammadiyah dan Aisyiyah, Simak !

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Muhammadiyah dan Aisyiyah Benjeng. Muscab mengusung tema “Membumikan Islam Berkemajuan Memajukan Benjeng” dan “Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Masyarakat Benjeng” ini digelar di halaman SMK Muhammadiyah 2 Benjeng pada Ahad. 4 Juni 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas kekompakan yang ada di Kecamatan Benjeng. Ini terlihat dari kompaknya semua elemen masyarakat termasuk organisasi keagamaan dan Muspika, untuk bersama-sama hadir dalam kegiatan Muscab ini.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik juga membuka seluas-luasnya peran serta semua elemen masyarakat. Kami sadar bahwa tanpa partisipasi dan dukungan masyarakat, kita tidak akan bisa berhasil. Perlu diingat bahwa tujuan dari pemerintah tidak lain adalah bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani melanjutkan, bahwa ada beberapa isu sosial yang perlu mendapat perhatian dan partisipasi masyarakat. Di antaranya pencegahan terjadinya pernikahan dibawah umur, dan kekerasan terhadap perempuan.

“Pernikahan dini, atau pernikahan dibawah umur ini memiliki risiko besar terhadap munculnya stunting pada anak. Ini tidak lepas dari kondisi psikologis orang tua yang masih belum cukup matang, karena masih dibawah usia nikah,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Benjeng Suudi mengajak semua warga Muhammadiyah Benjeng untuk terus mewarnai gerakan-gerakan Islam di Kecamatan Benjeng. “Saya menitip pesan kepada pimpinan baru yang hari ini akan dipilih, untuk terus membekali diri dengan ilmu yang bermanfaatan. Dengan bekal ilmu tersebut, Insya Allah kita akan bisa menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan mata,” tegasnya.

Selain Gus Yani, hadir dalam kegiatan ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik Muhammad Thoha Mahsun, Pimpinan Daerah Asyiyah Gresik Innik Hikmatin, Camat Benjeng beserta Muspika, Pimpinan Aisyiyah Benjeng Kamillah. Hadir pula Ketua MUI Benjeng, Ketua DMI Benjeng, Ketua MWCNU dan Muslimat Benjeng, Ketua LDII Benjeng, Ketua AKD dan kepala desa. (yad)

Pesan Gus Yani, Bupati Gresik di Muscab Muhammadiyah dan Aisyiyah, Simak ! Selengkapnya