Hasil Real Count Formulir C-1, Niat Unggul, Paslon dan Pendukung Sujud Syukur

GRESIK, 1minute.id – Calon Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Cawabup Aminatun Habibah (NIAT) melakukan sujud syukur. 

Ungkapan rasa syukur setelah ketua tim pemenangan Niat, Kkoirul Huda mengumumkan hasil real count berdasarkan formulir C-1 paslon nomor urut 2 mendapatkan 366.643 suara (51,16 persen). Sedangkan, paslon nomor urut 1, Moh Qosim-Asluchul Alif memperoleh 350.032 suara (48,84). Selisih 16.116 suara. 

Paslon Niat ketika melaksanakan sujud syukur setelah hasil rekapitulasi berdasarkan real count formulir C-1 saksi unggul ( foto : chusnul cahyadi)

Ketua Tim Pemenangan Paslon NIAT Khoirul Huda mengatakan, hasil itu sesuai penghitungan real count formulir C1 pasangan Niat unggul atas paslon QA.

“Kemenangan hasil real count formulir C1 ini patut disyukuri dan tetap dikawal sampai rekapitulasi di tingkat KPU,”katanya, Rabu 9 Desember 2020 malam.

Sekretaris DPC PPP Gresik itu menambahkan perolehan suara ini menghimbau agar pendukungnya di tingkat bawah untuk terus menjaga suara sampai dilantik. Selain itu, tetap mengkedepankan protokol kesehatan (Prokes) karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

Paslon Niat didampingi Ketua tim pemenangan memberikan keterangan kepada wartawan hasil real count formulir C-1 unggul

Sementara Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menambahkan sujud syukur atas perolehan suara ini meski masih berdasarkan real count formulir C1.

“Mudah-mudahan ini menjadi semangat kita menuju perubahan Gresjk baru, dan menjadi rumah baru bagi masyarakat,”ungkapnya.
Sedangkan Cawabup Aminatun Habibah (Bu Min) dirinya berharap suasana di Gresik tetap kondusif dan tidak ada hal-hal yang menjadi kekisruhan.

“Kemenangan ini kita tetap jaga sampai kami ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik,” tandas cawabup perempuan pertama di Kota Santri ini. (*)

Hasil Real Count Formulir C-1, Niat Unggul, Paslon dan Pendukung Sujud Syukur Selengkapnya

Antusiasme Pemilih Patut Diapresiasi


GRESIK, 1minute.id – Antusiasme masyarakat menggunakan hak pilih pemilihan bupati (Pilbup) Gresik patut di apresiasi. Diantaranya, TPS 03 kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik. Sekitar pukul 09.00 atau 60 menit pasca dibuka sudah seratus lebih pemilih yang menggunakan hak pilihnya. 

Diantaranya, KH Muchtar Djamil dan Khoirul Anam.  Di gerbang masuk tempat pemungutan suara (TPS), petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) melakukan pemeriksaan suhu tubuh pemilih dengan thermo gun.

Petugas lalu memberikan sebuah sarung tangan plastik. 
Pemilih lalu menyerahkan surat pemanggilan kepada petugas KPPS dan menunggu pemanggilan. Setiap pemilih tidak lebih 3 menit. 

Jimmy, salah satu petugas KPPS menyatakan sempat ada kendala sedikit terkait nomor surat pemanggilan dengan nomor absensi daftar pemilih tetap (DPT). “Awalnya agak lama karena petugas harus mencari untuk mencocokkan nama pemilih,”katanya. (*)

Antusiasme Pemilih Patut Diapresiasi Selengkapnya

Gubernur Optimistis Pilkada Lancar, Tanpa ada Klaster Baru, Karena Terapkan Prokes

GRESIK,1minute.id – Pesta demokrasi Lima tahunan dihelat Rabu besok, 9 Desember 2020. Panitia pemungutan suara (PPS) mulai mendirikan tempat pemungutan suara (TPS). 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa , Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Ketua KPU Jatim Chairul Anam melihat TPS 08 di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Kami kesini untuk memastikan pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah di seluruh Jawa Timur bisa dilaksanakan tanpa kendala,”Kata Chairul Anam, Selasa sore 8 Desember 2020. 

Hampir semua kabupaten/kota yeah dilakukan pemantauan. Ada beberapa TPS yang memang perlu ada perbaikan. Diantaranya, TPS 08 ini. “Penyekat bilik khususnya kurang tinggi,”kata Anam. 

Akan tetapi, secara keseluruhan telah siap untuk menyelenggarakan pemungutan suara dengan protokol kesehatan. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa optimitis gelaran Pilkada di Jatim akan berjalan dengan baik. Pasalnya, penyelenggara pemilu dilakukan dengan prosedur prokes sangat ketat. 

Dalam simulasi yang diperagakan Di TPS 08 Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas itu, petugas KPPS melakukan prosedur kesehatan secara ketat. Pemilih wajib cuci tangan, memakai masker, dan pemeriksaan suhu tubuh. 

“Pemilih yang suhu tubuh diatas 37,3 derajat celsius disediakan bilik khusus. Bila prosedur itu dilakukan insya Allah semuanya berjalan lancar,”tegas mantan Menteri Sosial itu. 

Gubernur Khafifah beserta rombongan tiba di TPS 08 sekitar pukul 15.00. Mereka disambut Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Pada kesempatan itu, Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyerahkan bantuan perlengkapan protokol kesehatan. Yaitu, masker, hand sanitizer, hazmat, sarung tangan dan lain-lain.

Pilbup Gresik diikuti dua pasangan calon (Paslon) yakni Moh Qosim – Asluchul Alif ( QA) dan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat). Jumlah pemilih 918.192 orang  tersebar di 2.267 TPS di 18 kecamatan di Kota Santri.

Petugas atau badan yang dibawah KPU Gresik berjumlah 22.683 orang. Mereka telah menjalani rapid test. Sedangkan, personel pengamanan berjumlah 1.144 personel gabungan, TNI, Polri dan Linmas. (*)

Gubernur Optimistis Pilkada Lancar, Tanpa ada Klaster Baru, Karena Terapkan Prokes Selengkapnya

1.144 Personel Amankan Pilbup Gresik, Ingatkan Prokes

Ape pergeseran personel pengamanan Pilbup Gresik


GRESIK ,1minute.id – Ribuan personel pengamanan Pilbup Gresik mulai digest ke tempat pemungutan suara (TPS). Sebelum menempati posisinya, mereka  menjalani apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas, Selasa 8 Desember 2020.

Apel pergeseran pengamanan itu dipimpin Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto itu dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan pengamanan pilbup Gresik melibatkan 1.144 personel. Personel yang terlibat berasal dari berbagai kesatuan. Yani, 584 Dari Polres Gresik ; 60 BKO Polda Jatim;  300 anggota Sat Brimob Polda Jatim ; 200 personel Kodim 0817 Gresik dan 4.305 Linmas.

“Apel kesiapsiagaan ini untuk mengecek kesiapan personel sebelum bergeser untuk melaksanakan PAM TPS,” kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto saat apel pergeseran pasukan di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa 8 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, alumnus Akpol 2001, juga mengingatkan ke personel yang bertugas agar terus mengawasi dan mentaati protokol kesehatan ketat. Kewajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

Pasukan ini disebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Pudak. Bahkan, juga ada yang bertugas di Pulau Bawean. Selain menjaga Kamtibmas, personel juga mengawal penyaluran surat suara, pemungutan suara hingga penghitungan suara.

Alumnus Akpol 2001 ini juga mewanti-wanti anggotanya agar berhati-hati dalam menjalankan tugas, hal ini karena pemilihan Bupati 2020 ini berlangsung dalam masa pandemi Covid-19.

“Satukan tekad untuk mensukseskan pelaksanaan Pilbup Gresik 2020 sehingga berjalan aman dan lancar dan tentu sehat semua tidak ada kluster penyebaran Covid-19,”pungkasnya. (*)

1.144 Personel Amankan Pilbup Gresik, Ingatkan Prokes Selengkapnya

Dua Paslon Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih


GRESIK,1minute.id – Pemungutan suara Pilbup Gresi, Rabu 9 Desember 2020. Dua pasangan calon (Paslon) dalam kontestasi lima tahunan itu duduk bareng dalam satu meja bundar. 

Di Lontar Room Hotel AstonInn di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Senin 7 Desember 2020. 
Dua paslon itu adalah Moh Qosim-Asluchul Alif dan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Kedatangan dua paslon Pilbup Gresik itu untuk menghadiri Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih yang digagas Polres Gresik. 

Deklarasi Damai itu dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Ketua KPU Gresik Akhmad Roni dan Ketua Bawaslu Gresik Moch Imron Rosyadi dan Kesbangpol Darman serta Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapreasi selama kampanye tidak terdapat permasalahan yang menonjol di Kota Santri ini.  “Nantinya tanggal 9 Desember 2020 akan dilaksanakan pemungutan suara Saya harapkan pada paslon agar tetap bersama-sama menjaga situasi di Gresik,”kata alumnus Akpol 2001 itu. 

Selain kepada Paslon, Kapolres Arief juga meminta kapolsek jajarannya dan penyelenggara agar tetap bersama menjaga situasi agar tetap kondusif. 

“Mengharapkan kepada paslon agar memberikan himbauan kepada pendukung agar tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan pada saat ke TPS,”kata perwira dua melati di pundak itu. 

Harapan sama juga diungkapkan Ketua KPU Gresik Akhmad Roni. Roni tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik dan Bupati Gresik yang telah bekerja sama dalam melaksanakan pengamanan Pilbup Gresik. 
Usai sambutan semua pihak bersama-sama membacakan dan menandatangi naskah deklarasi Damai itu.  (*)

Dua Paslon Deklarasi Damai, Siap Terpilih dan Tidak Terpilih Selengkapnya

KPU Targetkan Distribusi Logistik Pilbup Kelar Senin


GRESIK, 1minute.id – Pemungutan suara Pilbup Gresik kurang lima hari, 9 Desember 2020. Penyelenggara pemilu ngebut melakukan distribusi logistik ke panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Berdasarkan data dihimpun  1minute.id Jumat, 4 Desember 2020, sudah separoh lebih logistik untuk  kontentasi lima tahun itu terdistribusi ke PPK. Logistik yang distribusikan KPU Gresik itu, diantaranya,  PPK Panceng, Jumat, 4 Desember 2020.

Sekitar pukul 2 siang tadi, logistik Pilbup Gresik telah tiba di kantor kecamatan Panceng dikawal aparat dari Polsek Panceng. Logistik diangkut dalam mobil box. Dalam mobil itu, terdapat logistik untuk PPK dan PPS (Panitia Pemungutan Suara). 

Logistik yang distribusikan ada sekitar 31 item. Diantaranya,  kotak suara 93 buah ; surat suara 3.9762 lembar ; Bilik Suara 279 buah dan Bantalan 279 paket. Kemudian, tanda pengenal KPPS 651 buah ; petugas trantib dan saksi, masing-masing 186 buah.

Berikutnya, tinta 186 Buah ; buku panduan 279 buah ; form Model C 93  Set dan template 93 lembar.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan logistik Pilbup Gresik kesepuluh dari 18 PPK. “Kami targetkan Senin logistik sudah distribusikan semuanya,”kata Roni dikonfirmasi melalui WhatsApp , Jumat 4 Desember 2020. (*)

KPU Targetkan Distribusi Logistik Pilbup Kelar Senin Selengkapnya

Tiga Pemantau Siap Awasi Pilbup Gresik, 9 Desember 2020

Komisioner Devisi SDM dan Parmas KPU Gresik Makmun memberikan sertifikat akreditasi kepada Ketua KIPP Bachtiar Rifa’e


GRESIK,1minute.id – Pemilihan bupati (Pilbup) Gresik tinggal hitungan jari. Pesta demokrasi lima tahunan, 9 Desember 2020 itu akan dipantau oleh tiga lembaga pemantau pemilu.  

Tiga lembaga independen pemantau pemilihan umum diantaranya, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP).

Ketua KIPP Gresik Bachtiar Rifa’e ketika dikonfirmasi membenarkan KIPP sebagai pemantau Pilbup Gresik. KIPP, tambahnya, telah menerima sertifikat akreditasi sebagai pemantau pemilihan bupati (Pilbup) Gresik.

“Artinya lembaga kami sah dan legal menjadi pemantau,”ujar Bachtiar Rifai melalui pesan WhatsApp, Kamis 3 Desember 2020.

Akreditasi sebagai lembaga pemantau, tambahnya, KIPP berhak mendapatkan akses informasi. “Berhak melakukan pemantauan di TPS,”tambahnya. 

Dalam pilbup Gresik 9 Desember nanti, tambahnya, KIPP akan menerjunkan seratus relawan untuk melakukan pemantauan Pilbup Gresik yang diikuti dua pasangan calon (Paslon) itu. “Seratus relawan kami sebar di semua kecamatan,”ujarnya. 

Terpisah, Komisioner Devisi SDM dan Parmas KPU Gresik Makmun mengatakan, kehadiran pemantau ini adalah bagian dari pastisipasi masyarakat dalam proses pemilihan sangat baik.

“Pemilihan (Pilbup)  sesuatu sangat besar. Target sangat besar kalau banyak orang terlibat, LSM terlibat bagi KPU sangat baik,”ujar Makmun dikonfirmasi selulernya. (*)

Tiga Pemantau Siap Awasi Pilbup Gresik, 9 Desember 2020 Selengkapnya

KPU Gresik : Debat Terakhir, Modal Masyarakat Tentukan Pilihan

GRESIK, 1minute.id – Pelaksanaan debat publik kedua pemilihan bupati (Pilbup) Gresik, Rabu 2 Desember 2020. Debat kali terakhir. Praktis tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2025 tinggal menghitung jari. Hari H pemilihan dilakukan 9 Desember 2020.

Dalam debat kedua, para paslon kembali saling adu gagasan dan menyampaikan berbagai visi misi untuk membangun Gresik. Dengan mengusung tema Kebijakan Penanganan Covid-19, Penyelarasan Pembangunan Daerah dengan Nasional untuk Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan.

“Tujuannya tentu untuk beradu ide dan gagasan untuk memajukan Gresik. Masyarakatlah yang akan menilai untuk memutuskan pilihannya saat berangkat ke tempat pemungutan suara (TPS) nanti,”ucap Akhmad Roni, Ketua KPU Gresik.

Roni juga menyampaikan jika tahapan Pilkada Gresik kian mendekati babak akhir. “Masa kampanye akan berakhir pada 5 Desember. Dan lima hari lagi akan melaksanakan puncak acara pemilihan bupati dan wakil bupati Gresik,”terang Roni.

Untuk itu, Roni kembali mengingatkan agar seluruh masyarakat jangan lupa menentukan pilihannya ke TPS pada 9 Desember, yakni Rabu pekan depan. Dia juga meyakinkan pemilih jika di TPS nanti menerapkan protokol kesehatan ketat. “Oleh karena itu, jangan khawatir dan ragu datang ke TPS. Segala protokol kesehatan sudah dijalankan,”ujarnya.

Disisi lain, penyelenggara terus melakukan berbagai persiapan pemungutan suara. Kamis, 3 Desember 2020, pihaknya telah mengirimkan berbagai logistik yang akan digunakan untuk pemungutan suara.

Mulai dari surat suara, kotak suara, tinta suara dan keperluan lainnya. “Distribusi logistik dilakukan bertahap. Sejak 2 hingga 6 Desember mendatang,”jelas Roni.

Alumnus ITS Surabaya itu menjelaskan, bahwa saat pendistribusian, pihaknya melibatkan Bawaslu, TNI, Polri dan tim ad hoc KPU. “Untuk pengawasan dan keamanan. Distrubusi logistik untuk Pulau Bawean juga sudah sampai tadi tadi,” ujarnya.

Yakni, meliputi dua kecamatan. Masing-masing Kecamatan Sangkapura yang terdiri dari 17 Desa dan 112 TPS. Serta Kecamatan Tambak yang terdiri dari 13 Desa dan 67 TPS.

Nantinya, secara bertahap distribusi tersebut akan selesai pada 6 Desember 2020. “Sudah dijadwalkan. Kami pastikan semua logistik sudah diterima oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 18 Kecamatan,”ungkapnya. 

PPK akan kembali mendistribusikan logistik tersebut kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tiap-tiap desa. “Hingga sampai di tiap-tiap TPS saat pemungutan suara berlangsung,” kata Roni.

Bahkan, lanjutnya, berbagai perlengkapan alat pelindung diri (APD) sudah lebih dulu sampai di masing-masing PPS. “Karena seperti komitmen kita diawal. Pilkada Gresik jangan sampai menjadi kluster baru. Kesehatan petugas maupun masyarakat tentu menjadi prioritas,” tandansya. (*)

KPU Gresik : Debat Terakhir, Modal Masyarakat Tentukan Pilihan Selengkapnya

Hasil Survei Dua Lembaga, Niat Unggul, Tetap Kompak dan Waspada

GRESIK,1minute.id – Tim pemenangan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) merilis hasil dua survei lembaga internalnya. Hasil survei 2 lembaga itu, Niat Unggul. 

Humas Tim Pemenangan Niat Sururi  mengatakan, ada dua lembaga internal melakukan survei elektabilitas periode awal November 2020 itu. “Dua-duanya memenangkan Niat dengan masing-masing undecided votters di angka 10,64 persen,”ungkapnya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Rabu 2 Desember 2020. 

Survei pertama, kata Sururi, Niat unggul  tipis, 1 persen. Niat mendapat elektabilitas di angka 45,26 persen. Sedang rivalnya paslon QA dengan 44,10 persen.

Lembaga kedua, paslon Niat dengan tagline ‘Perubahan’  mendapati elektabilitasnya di angka 49,87 persen. Untuk paslon satu, QA mendapat 43,58 persen. “Keduanya masih melakukan survei terakhir untuk 9 Desember 2020,”ungkap Sururi.

“Keduanya masih melakukan survei terakhir untuk 9 Desember 2020,” ungkap Sururi lagi. Jumlah kedua lembaga itu membidik responden yang berbeda. Ada sebanyak 1.004 responden, dengan margin error 3,1 persen.

Selain dua lembaga survei itu, Sururi mengatakan Tim Niat juga melakukan simulasi spesimen di seluruh desa. Hasilnya, Niat mendapat 54,99 persen da QA hanya 45,01 persen.

“Atas dasar itulah kami optimis. Dan perubahan menjemput hari,” ungkap mantan anggota DPRD Gresik dua periode 1999-2009 itu. Meski begitu, imbuh Sururi, Gus Yani maupun Bu Min berpesan agar tim tidak boleh lengah. “Tetap meminta kompak dan waspada,”katanya. (*)

Hasil Survei Dua Lembaga, Niat Unggul, Tetap Kompak dan Waspada Selengkapnya

Jebpar, Otak Pembunuhan di Exit Tol Kebomas Dituntut 16 Tahun

Suasana sidang pembunuhan di exit tol Kebomas di PN Gresik ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id )

GRESIK,1minute.id – Jebpar, otak pembunuhan Muhammad Mulla atau Mad Mola dituntut selama 16 tahun. Sidang pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik.

Terdakwa kasus pembunuhan Jebpar, 39, warga Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang menjalani sidang tuntutan, Senin, 1 Desember 2020. 
Jebpar diketahui telah melakukan pembunuhan terhadap Mad Mola, 34, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Mayat korban 34 tahun itu dibuang di Tol Kebomas KM 16.400, Kabupaten Gresik.

Dalam sidang yang digelar di ruang Candra tersebut dan dipimpin hakim ketua Putu Gde Hariadi, Jebpar hanya tertunduk lesu. Menyusul pembacaan tuntutan yang dilakukan jaksa penuntut umum (JPU) Siluh Candrawati.

“Terdakwa Jebpar terbukti bersalah telah melakukan pembunuhan dengan berencana. Menuntut terdakwa Jebpar dengan pidana 16 tahun penjara dikurangi masa penahanan,”tutur Siluh.

Terdakwa dijerat dengan pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Jebpar terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Mad Mola.

Sementara itu, Penasihat Hukum terdakwa, Muhammad Nali mengungkapkan bakal mengajukan pembelaan atau pledoi. Pihaknya akan membacakan pembelaan tersebut pada sidang Minggu depan.
“Kami akan mengajukan nota pembelaan secara tertulis,” ucapnya di hadapan majelis hakim.

Untuk diketahui, dalam keterangan sebelumnya terdakwa mengaku puas melakukan aksinya dan tidak menyesal. Pembunuhan tersebut dilakukan lantaran sakit hati karena saat terdakwa bekerja di luar negeri, korban selingkuh dengan istri terdakwa hingga hamil.

Terdakwa pun membuat rencana pembunuhan terhadap korban. Setelah melakukan aksinya, jasad korban dibuang di jalan tol Kebomas. Terdakwa berhasil ditangkap aparat kepolisian setelah sekitar empat bulan bersembunyi.(*)

Jebpar, Otak Pembunuhan di Exit Tol Kebomas Dituntut 16 Tahun Selengkapnya