Tok! DPRD dan Pemkab Gresik Tetapkan APBD 2024, Pendapatan Rp 3,88 Triliun, Surplus Rp 28,1 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah menetapkan APBD 2024. Penetapan APBD 2024 dilakukan di ruang rapat Paripurna DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Kamis, 30 November 2023.

Berdasarkan keputusan tersebut, struktur APBD Gresik 2024 untuk pendapatan daerah sebesar Rp Rp 3,88 triliun dan  belanja daerah sebesar Rp 3,85 triliun. Surplus sebesar Rp 28,1 miliar. Postur APBD Gresik 2024 surplus ini kali pertama dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Selama kurun waktu ini, DPRD dan Pemkab Gresik postir APBD defisit. 

Rapat dibuka dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik tentang kondisi umum keuangan daerah yang menyangkut masalah pokok, kebijakan, percepatan, maupun pertimbangan pembangunan daerah lainnya. “Menjadi dasar penyusunan rencana program dan kegiatan. Baik bagi organisasi perangkat daerah maupun satuan kerjanya,” ujar juru bicara Banggar DPRD Gresik Jumanto.

Langkah itu dilakukan untuk mewujudkan tema pembangunan Gresik pada 2024 mendatang. Yakni, Transformasi Industri Ramah Lingkungan, Perdagangan yang Didukung oleh Digitalisasi Ekonomi dan Kesiapan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing. “Dengan memfokuskan pada peningkatan infrastruktur, penanggulangan bencana banjir, penurunan angka kemiskinan, serta peningkatan pendidikan,” ujarnya.

Dalam serangkaian pembahasan yang telah dilakukan Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemkab Gresik disepakati bahwa finalisasi anggaran pendapatan sebesar Rp 3,885 triliun. Sedangkan anggaran belanja sebesar Rp 3,857 triliun. “Sehingga terdapat surplus anggaran sebesar Rp 28,1 miliar,” jelasnya dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir

dan dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, tiga wakil Ketua DPRD Gresik yakni Ahmad Nurhamim, Mujid Riduan, dan Nursaidah serta anggota DPRD dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik itu.

Nantinya, Jumanto melanjutkan surplus tersebut akan difokuskan untuk pembiayaan BUMD Gresik Migas sebesar Rp 8,1 miliar. Serta membayar tanggungan hutang dan pembiayaan lainnya dengan alokasi mencapai Rp 20 miliar. “Kami berharap agar potensi pendapatan lain bisa tercapai dengan maksimal. Khususnya pada sektor pajak dan retribusi,” harapnya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik penyampaian yang disampaikan Banggar DPRD Gresik. Terlebih, proses pembahasan melalui serangkaian tahapan yang cukup panjang. “Saran dan masukan yang sangat membangun demi meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata GusYani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mantan Ketua DPRD Gresik juga menekankan pentingnya harmonisasi dan kesepahaman dalam menyusun APBD 2024. Dalam rangka menuju pembangunan Gresik yang lebih baik. “Untuk selanjutnya akan kami sampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dilakukan evaluasi. Semoga memberikan apresiasi positif atas nota kesepakatan APBD 2024 yang telah disepakati bersama,” pungkas alumnus Unair Surabaya itu. (yad)

Tok! DPRD dan Pemkab Gresik Tetapkan APBD 2024, Pendapatan Rp 3,88 Triliun, Surplus Rp 28,1 Miliar  Selengkapnya

Kantongi Piagam SAKIP, DPMPTSP Gresik Siap Dukung Roadmap Pembangunan Zona Integritas Pelayanan Publik

GRESIK,1minute.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik mendapatkan apresiasi. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin oleh Agung Endro Dwi Setyo Utomo itu meraih piagam penghargaan SAKIP 2022. SAKIP 2022. SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. 

DPMPTSP Gresik bersama OPD lainnya menyatakan kesiapan menerapkan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik. Hal itu, terungkap dalam Gelar Pengawasan Daerah (Lawasda) 2023 dan Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik pada Rabu, 29 November 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terus mendorong Inspektorat Gresik tidak kendor untuk terus turun ke bawah. “Jajaran inspektorat, bisa lebih sering untuk turun ke bawah. Memberikan pendekatan baik monitoring, pengawasan maupun pembinaan di semua sektor,” harap Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga mengajak  semua pihak untuk bersama-sama mengevaluasi apa yang harus dikerjaan. Dan mengharapkan akan adanya sinergitas yang baik antara eksekutif, maupun legislatif.

“Kita yakini baik dari eksekutif dan legislatif, tingkat kepala desa dan kecamatan memiliki niat yang sama yaitu membangun Kabupaten Gresik. Niat untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Gresik yang lebih baik,” pungkasnya.

Menanggapi keinginan Bupati Fandi Akhmad Yani,  Kepala Inspektorat Gresik Achmad Hadi menyatakan kesanggupannya untuk aktif membantu kepala daerah dalam melakukan pengawasan. Pengawasan tersebut, meliputi pengawasan secara digital dan pengawasan secara langsung. “Ini sudah kita lakukan, dan kita sampaikan bahwa sepanjang tahun ini terdapat 890 pendampingan, asistensi, dan pembinaan. Ini secara berkala kita jadwalkan secara bertahun di perangkat daerah hingga ke desa,” terang mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu.

Diakui bahwa dalam setahun Inspektorat tidak bisa 100% untuk melakukan pengawasan secara on the spot namun hal tersebut diatasi dengan melakukan mapping risiko mana saja instansi/desa yang memiliki potensi kendala. “Jadi data-data terkait instansi/desa”.

Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik diawali dengan pembacaan komitmen bersama oleh Inspektur  Achmad Hadi dan selanjutnya dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas oleh 34 Kepala OPD, 18 Camat , 34 Kepala Rumah Sakit dan Puskesmas se-Kabupaten Gresik. Usai Penandatanganan Pakta integritas, kegiatan dilanjutkan dengan  penguatan materi terkait Pembangunan Zona Integritas. 

Ada empat orang Pemateri yang memberikan pencerahan, yakni  tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara virtual dengan tema Penanganan Gratifikasi dan Benturan Kepentingan. Pemateri berikutnya, dari Koordinator Pengawasan (Korwas) Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Timur dengan topik Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal, dan  tim Ombudsman RI dengan Substansi Pelayanan Publik yang Prima dan Inspektorat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tentang Tahapan dan Implementasi Pmbangunan Zona Integritas. (yad)

Kantongi Piagam SAKIP, DPMPTSP Gresik Siap Dukung Roadmap Pembangunan Zona Integritas Pelayanan Publik Selengkapnya

Kapolda Jatim : Kita Jaga Alam, Kita Dijaga Alam

SURABAYA,1minute.id – Polda Jatim melakukan bakti sosial menanam bibit mangrove di kawasan Pesisir Romokalisari, Surabaya pada Kamis, 30 November 2023. Penanaman sebsnyak 18.300 bibit mangrove itu dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto. Hadir dalam kegiatan rangkaian HUT ke-78 Korp Brimob dan HUT ke-73 Polairud itu, diantaranya, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom , Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta para pejabat utama Polres Gresik.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, penanaman mangrove dipusatkan di bibir pantai kawasan Adventure Land Romokalisari, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. “Hari ini menanam pohon total kurang lebih 18.300. Kita ketahui panjang pantai di sini 685 km. Penanaman pohon mangrove juga dilakukan di 23 Polres jajaran serentak,” ujar Irjen Pol Imam Sugianto usai penanaman pohon mangrove pada Kamis, 30 November 2023.

Jenderal dua bintang itu menjelaskan, selain melakukan penanaman pohon, juga dilakukan penebaran benih lele 3.000 ekor. Kemudian pemberian bantuan kepada warga masyarakat kurang mampu. “Kita hanya mencoba menjadi trigger mudah-mudahan kegiatan seperti ini seluruh pihak stakeholder terutama para pecinta lingkungan, secara berkelanjutan mari kita jaga alam kita, kalau alam kita jaga, maka kita juga akan dijaga alam. Itu terpenting,” tegasnya.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom berharap kegiatan seperti penanaman mangrove terus bisa berlanjut. Dalam rangka menjaga kelestarian alam. “Mari bersama-sama terus membahu menanam mangrove, bersama-sama kita juga menjaga ekosistem mangrove,” ucap Adhitya Panji Anom. (yad)

Kapolda Jatim : Kita Jaga Alam, Kita Dijaga Alam Selengkapnya

Bu Min Inginkan Olahraga Jadi Gaya Hidup Sehat Perempuan Gresik

GRESIK,1minute.id –  Aminatun Habibah memiliki amanah tambahan. Selain sebagai Wakil Bupati Gresik, Bu Min-sapaan akrabnya, kini menjabat sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Gresik. 

Sebelumnya, Wakil Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini juga didapuk sebagai Ketua Bu Nyai Nusantara Gresik. Pelantikan Bu Min sebagai Ketua Perwosi Gresik masa bakti 2022-2026  dilakukan oleh Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Gresik Anis Ambiyo mewakili Ketua Perwosi JawaTimur Arumi Bachsin di Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 29 November 2023.

Pelantikan pengurus Perwosi Gresik dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Disparekrafbudpora Syaifuddin Ghozali, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, dan Dirut BUMD PT. Gresik Migas Habibullah iji berlangsung khidmat. 

Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu berharap, Perwosi dapat memberikan kontribusi nyata di dunia olahraga.

Selain itu, olahraga harus menjadi gaya hidup. “Tidak lagi dipandang untuk menjaga kebugaran tubuh saja, akan tetapi olah raga sudah dipandang sebagai bagian dari kebutuhan manusia,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Orang nomor satu di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini berharap agar kebiasaan sehat ini terus disosialisasikan dan dikampanyekan kepada masyarakat. Menurutnya, ini dapat menjadi modal awal dalam mencetak generasi penerus yang sehat.

“Dengan demikian Perwosi bersama dengan Disparekrafbudpora dan KONI Gresik, bisa membantu masyarakat Gresik sukses terhadap olahraga. Serta fokus dalam bertugas sehingga dapat menelurkan atlet-atlet muda berbakat dalam jangka panjang,” harap Gus Yani.

Tak hanya masyarakat, lembaga pendidikan juga perlu dipahamkan akan potensi olahraga untuk siswa-siswinya. Sehingga, prestasi tidak hanya berstandar pada kemampuan kognitif afektif, tapi juga psikomotorik.

“Melalui Perwosi, ibu-ibu dapat membangun keluarga yang sehat dan bugar yang nantinya akan melahirkan bibit-bibit unggul yang berprestasi. Dimulai dari pembinaan kepada anak-anak.” ujarnya.

Usai dilantik, Ketua Perwosi Gresik Aminatun Habibah memiliki mimpi besar untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat, wabil khusus kaum hawa. 

“Kami punya keinginan, agar seluruh perempuan di Kabupaten Gresik mencintai olahraga apapun itu. Bahkan tidak hanya sekedar mencintai, tapi juga membangkitkan semangat berolahraga di Gresik semakin maju,” tuturnya.

Prestasi Gresik di bidang olahraga dapat meningkat secara signifikan. Tidak hanya di tingkat kabupaten/kota, tapi juga provinsi dan nasional. “Kita juga kepingin di Porprov nanti bisa naik lagi prestasinya. Maka ini menjadi salah satu kewajiban kami di Perwosi untuk mensupport hal tersebut. Sehingga dapat menjadikan atlet yang berprestasi, khususnya yang perempuan.” ujar Bu Min.

Bu Min Inginkan Olahraga Jadi Gaya Hidup Sehat Perempuan Gresik Selengkapnya

Gus Yani dan Ning Nurul Hunting Stunting, Blusukan ke Kampung Tak Temukan Kasus Baru

GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani dan Nurul Haromaini Ali hunting stunting di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 30 November 2023. Bupati Gresik dan Ketua TP PKK Gresik itu melakukan pelacakan stunting  di dampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Camat Benjeng Siti Sulichah.

Mereka blusukan dari kampung ke kampung. Sebab, mereka hakul yakin penanganan stunting harus di mulai dari desa. Melakukan pelacakan stunting bukan pekerjaan mudah. Apalagi, bila orang tua dan warga sekitar kurang peduli. Dalam pelacakan stunting ini, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali tidak menemukan kasus baru stunting di Kecamatan Benjeng itu. 

Stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak bila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi pada seribu hari pertama kehidupan. Stunting menjadi ancaman terhadap kualitas hidup, baik dari sisi kecerdasan maupun kondisi kesehatan generasi penerus bangsa yang di gadang-gadang sebagai generasi emas pada 2045.

Dalam jangka panjang, anak stunting membawa dampak seperti kesulitan belajar, penyakit jantung dan pembulu darah, kemampuan perkembangan kognitif menurun, dan lemahnya daya tahan tubuh sehingga rawan terkena penyakit. Karenanya, Presiden Joko widodo menginstruksikan dengan lugas untuk mewujudkan angka prevalensi stunting 0%.

Di Kabupaten Gresik, persoalan stunting juga menjadi salah satu agenda pemerintahan Bupati Fandi Akhmad Yani. Berbagai upaya dilakukan dengan menggandeng semua pihak dalam “perang melawan stunting”. Hasilnya cukup menggembirakan, angka stunting yang awalnya 22% pada awal kepemimpinan Gus Yani, bisa ditekan menjadi 10% pada tahun 2023. Angka ini jauh dibawah target nasional yakni 14%. Namun, hal tersebut bukan menjadi “garis finish”, karena Kabupaten Gresik memasang target stunting 0%.

“Kita akan terus mendorong agar angka ini terus turun hingga Gresik merdeka stunting. Saya bersama bu wabup, dan Ketua TP PKK akan terus menyuarakan tentang stunting agar makin banyak orang yang mengerti apa itu stunting. Selain itu, dukungan dari dinas terkait juga tidak akan berhenti dalam memberantas stunting,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Nurul Haromaini Ali menambahkan, temuan kasus stunting di Kabupaten Gresik merupakan hasil akhir dari berbagai persoalan yang kompleks. Ini lantaran banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting pada anak.

“Faktor pertama adalah faktor ekonomi, dimana ini berkaitan erat dengan asupan gizi untuk anak. Berikutnya adalah faktor pola asuh orang tua ditambah dengan banyaknya mitos yang ada di masyarakat. Selain itu pernikahan dini juga menjadi salah satu penyebab stunting, dan yang lainnya adalah faktor lingkungan dan penyakit bawaan,” beber Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali..

Dalam PKK,  penanggulangan stunting ada pada Kelompok Kerja (Pokja) 1 hingga Pokja 4. Pada Pokja 1, PKK Kabupaten Gresik berfokus pada pencegahan pernikahan anak. Sedangkan Pokja 2 berfokus pada penuntasan pendidikan lewat program Jaketku (Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah).

Pada Pokja 3 berfokus pada penanganan sampah, dan Pokja 4 berperan secara langsung dalam kegiatan penanggulangan stunting lewat program Cekal Tanding (Cegah dan Tangkal Stunting) dengan kegiatan 10 indikator prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah tangga). Selain melakukan pelacakan stunting, kegiatan hari juga menjadi awal dalam program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak dan ibu hamil hingga 30 hari kedepan. Dengan begitu, diharapkan angka stunting di Kecamatan Benjeng yang hanya ada 5 kasus stunting, tidak bertambah dan menjadi 0. (yad)

Gus Yani dan Ning Nurul Hunting Stunting, Blusukan ke Kampung Tak Temukan Kasus Baru Selengkapnya

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat 

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik menggelar deklarasi damai Pemilu serentak 2024 di Hotel Horison, Gresik Kota Baru (GKB) pada Rabu, 29 November 2023. Acara tersebut dihadari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU, serta 18 perwakikan partai politik.

“Demi terciptanya pemilu yang aman, damai dan sejuk mari kita bersama-sama bersinergi mendukung terwujudnya Pemilu yang berkualitas. Mari kita jaga pemilu dengan jujur dan adil sesuai aturan yang berlaku,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Dikatakan, dirinya bersama seluruh jajaran Forkopimda selalu berkoordinasi dalam penyelenggaraan pemilu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan lancar dengan tidak saling menghujat namun tetap menjaga kerukunan, kesatuan dan persatuan.

“Silahkan berkompetisi dengan baik dan sehat. Untuk mewujudkan kondusifitas dalam penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024,” harap Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, untuk mewujudkan Pemilu yang yang aman, tertib, damai, sejuk dan bermartabat tidak semata-mata merupakan tugas kepolisian saja. Melainkan perlu kerjasama dari berbagai pihak saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan Pemilu.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan baik menjelang dan sesudah Pemilu,” tandasnya.

Sebelumnya, koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman menyampaikan, saat ini tahapan krusial pemilu yakni tahapan kampanye sudah dimulai 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

“Kepada seluruh peserta ikuti tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagi kelompok yang dilarang untuk mengikuti kampanye harap menahan diri agar kampanye pemilu di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan aman dan damai,” katanya. 

Selanjutnya, pembacaan naskah Deklarasi Pemilu Damai dipimpin oleh Rozikin selaku Divisi Penanganan Pelanggaran, data dan informasi Bawaslu Gresik diikuti perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024. Dilanjutkan penandatanganan Deklarasi damai pemilu serentak 2024. (yad)

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat  Selengkapnya

Kebut Rampungkan 2 Ranperda, DPRD Gresik Bentuk 2 Pansus 

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir tahun, aktivitas anggota DPRD Gresik semakin sibuk. Diantaranya, merampungkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembentukan Perangkat Daerah dan Ranperda Tata Tertib DPRD. 

Untuk merampungkan dua Ranperda hingga menjadi Peraturan Daerah (Perda) itu, parlemen berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama pembentukan panitia khusus (Pansus) pada Selasa, 28 November 2023. Pansus diberikan waktu maksimal enam bulan untuk menyelesaikan pembahasan. Sebelum diambil keputusan menjadi Perda.

Hasilnya, Mochamad Zaifudin, anggota Fraksi Gerindra didapuk menjadi Ketua Pansus I dan Wongso Negoro, Ketua Fraksi Golkar sebagai Wakil Ketua Pansus I. Anggotanya adalah 

Syahrul Munir, Syaichu Busyiri, Syafi’ A.M dan Sujono dari Fraksi PKB, Lutfi Dhawam dari Fraksi Gerindra. Kemudian, Lusi Kustianah, Fraksi Golkar, Ahmad Kusriyanto dan Sulisno Irbansyah dari Fraksi PDI Perjuangan, Suberi Fraksi Demokrat, Musa dan Catur Dadang dari Fraksi Nasdem serta Faqih Usman dan Khoirul Huda dari Fraksi Amanat Pembangunan.

Sedangkan, Pansus II diketuai oleh Jumanto, anggota Fraksi PDI Perjuangan dan Wakilnya, Mustajab dari Fraksi Amanat Pembangunan. Dengan anggota Muhammad, Bustami Hazim, Khusnul Aqib dan Abdullah Hamdi dari Fraksi PKB. Kemudian, Taufiqul Umam dan Kamjawiyono dari Fraksi Gerindra, Hamzah Takim dan Khomsatun dari Fraksi Golkar, Noto Utomo Fraksi PDIP, Ahmad Fauzi Fraksi Demokrat, Mahmud dan Nur Hudi dari Fraksi Nasdem dan Lilik Hidayati dari Fraksi Amanat Pembangunan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Ahmad Nurhamim mengatakan pansus telah terbentuk. Mereka akan bekerja hingga enam bulan ke depan. Pihaknya berharap pansus bisa menyelesaikan secara cepat pembahasannya.

“Karena ini ranperda perubahan jadi tidak masalah melewati tahun anggaran 2023. Namun, kalau bisa selesai sebelum tahun anggaran 2023 lebih baik,” ungkap dia.

Dikatakan, nantinya pansus akan membahas ranperda bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Tim Ahli hingga meminta masukan dari masyarakat. Setelah itu, baru dilakukan Pemandangan Akhir (PA) Fraksi. “Dan pengambilan keputusan terhadap ranperda tersebut,” tegasnya. (yad/adv)

Kebut Rampungkan 2 Ranperda, DPRD Gresik Bentuk 2 Pansus  Selengkapnya

Dinilai Prestasi Agus Walujo Tjahjono Promosi Wakil Ketua PN Medan Kelas 1A-Khusus 

GRESIK,1minute.id – Mutasi, rotasi dan promosi kembali bergilir di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI). Ketua Pengadilan Negeri (PN)/Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Gresik Agus Walujo Tjahjono, diantaranya yang mendapatkan promosi sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Medan kelas 1A-Khusus. 

Promosi jabatan ini pantas diterima oleh Agus Walujo Tjahjono atas prestasi dan penghargaan selama berkarir menjadi hakim. Tidak hanya sewaktu di PN Gresik sebagai ketua, akan tetapi sederet prestasi juga diperoleh saat menjadi ketua PN Dompu yang memperoleh plakat dan piagam penghargaan ADHI DANDAPALA dari MARI sebagai Juara III Penilaian Kinerja Pengadilan Negeri Kelas II Tingkat Nasional. Dan pada saat menjabat Ketua PN Mojokerto juga memperoleh apresiasi WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dari Kemenpan RB.

Agus Walujo Tjahjono menjabat sebagai ketua PN Gresik selama 1 tahun 10 bulan. Dilantik pada tanggal 22 Februari 2022 sederet prestasi diterima oleh PN Gresik. Selama 20 bulan menjabat sebagai Ketua PN Gresik dinilai berhasil mengemban amanat dengan meraih sejumlah prestasi (baca grafis).

Deretan prestasi yang diterima PN Gresik tak luput dari hasil jeri payah yang dilakukan keluarga besar PN Gresik dibawah kepemimpinannya. Penghargaan yang diperoleh tentunya hasil dari dukungan baik staf, pegawai, para hakim dan stakeholder lainnya.

Dari sekian prestasi dan penghargaan, ada satu prestasi yang didapatkan pada tingkat nasional yang patut dibanggakan. Yakni, PN Gresik menjadi juara pertama tingkat nasional lomba Posbakum pada kategori PN Kelas 1A. “Alhamdulilah selama menjabat ketua PN Gresik semua berjalan lancar dan banyak memperoleh prestasi serta perhargaan yang luar biasa,” ujar Agus sapaan akrabnya.

Ditambahknnya, banyak inovasi MA RI terkait pelayanan hukum di PN Gresik semua telah diterapkan dan berjalan dengan baik. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung semua program di PN Gresik sehingga berjalan dengan baik. Terutama untuk keluarga besar PN Gresik dan stakeholder. Prestasi dan penghargaan itu tidak akan didapatkan tanpa bantuan semua pihak,” terangnya. (yad)

Dinilai Prestasi Agus Walujo Tjahjono Promosi Wakil Ketua PN Medan Kelas 1A-Khusus  Selengkapnya

Diduga Korupsi Hibah Barang untuk UMKM, Kejari Gresik Tetapkan Penyedia Barang dan Kepala Dinas Koperindag Gresik Tersangka 

GRESIK,1minute.id – Dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik 2022 memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menetapkan dua orang tersangka dalam perkara tersebut. Dua tersangka itu, adalah Direktur PT Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi berinisial RF dan Kepala Diskoperindag Gresik berinisial MF.

Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik langsung menahan RF. Sedangkan, tersangka MF belum dilakukan penahanan. Sekitar pukul 18.50 WIB, tersangka RF digiring ke mobil tahanan Kejari Gresik untuk dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Gresik. 

“Tersangka RF,  kami lakukan penahanan karena yang bersangkutan hari ini memang kami panggil sebagai tersangka,” ujar Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda pada Selasa malam, 28 November 2023. 

Sedangkan, tersangka berinisial MF tidak dilakukan penahanan, kata Alifin, karena pemeriksaan sebagai tersangka diagendakan pekan depan. Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, penyidikan dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama ini, penyidik pidsus fokus pada dua dari 12 penyedia jasa. Yakni, PT Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi. Dua perusahaan penyedia itu, telah menyalurkan bantuan hibah untuk pemohon sebanyak 172 dari 740 UMKM atau KUM sebesar Rp 3,7 miliar.

“Barang yang di distribusikan oleh dua penyedia barang untuk 172 UMKM/KUM didapatkan adanya kerugian negara sebesar Rp 960 juta,” kata Kajari Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizky pada Selasa, 28 November 2023. Dua penyedia barang itu dikelola oleh RF.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan 4 bentuk penyimpangan yang dilakukan penyedia barang. Diantaranya, barang yang diterima tidak sesuai dengan apa yang dimohonkan pada proposal sehingga tidak dapat difungsikan untuk menunjang kegiatan UMKM, barang yang diterima tidak sebagaimana barang yang dibelanjakan pihak dinas dan ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi antar barang yang dibeli dengan yang diterima UMKM/KUM. Dan, hibah dalam bentuk uang tunai. 

“Tidak hanya itu, barang yang diterima secara kuantitas kurang dari barang yang dibelanjakan dan yang terakhir seharusnya UMKM/KUM menerima barang yang menjadi haknya sesuai proposal akan tetapi diganti dengan uang,” tegas Nana.

Atas fakta tersebut, maka penyidik memiliki bukti permulaan yang cukup menetapkan RF selaku Direktur PT. Alam Sejahtera Abadi dan pelaksana CV. Ratu Abadi sebagai tersangka dan MF selalu kepala Diskoperindag Gresik.

“Saat ini kami masih menetapkan dua tersangka dari pemeriksaan dugaan penyalahgunaan dana hibah UMKM/KUM untuk dua penyedia barang. Untuk 10 penyedia barang lainnya akan segera kita tindak lanjuti dan kemungkinan ada tersangka lainnya,” jelas Kajari Gresik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Gresik telah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 19 Miliar untuk 782 UMKM. Akan tetapi anggaran yang terserap hanya sebesar Rp 17,6 MilIar untuk 774 UMKM atau KUM. Dalam pengadaan barang melalui e-katalog itu, terdapat 12 penyedia barang. Potensi kerugian negara dari realisasi anggaran Rp 17,9 miliar itu sekitar Rp 1,7 miliar. (yad)

Diduga Korupsi Hibah Barang untuk UMKM, Kejari Gresik Tetapkan Penyedia Barang dan Kepala Dinas Koperindag Gresik Tersangka  Selengkapnya

Pemuda 30 Tahun Ditemukan Tewas Di Kamar Rumah, Diduga Korban Pembunuhan 

GRESIK,1minute.id – Seorang pemuda berinisial AP ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 28 November 2023. Korban berusia 30 tahun itu  terdapat di bagian kepala dan bagian mulutnya. Diduga AP adalah korban pembunuhan dengan cara dipukul dengan batu paving dan ditusuk dengan pisau. 

Belum diketahui motif dugaan pembunuhan itu. Polisi masih menyelisiknya. Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh tim inafis Satreskrim Polres Gresik menemukan pisau menancap di salah satu bagian tubuh korban yang baru 10 bulan menempati rumah dengan pagar besi setinggi 2 meteran itu. 

Menurut Subakir, salah satu tetangga AP mengaku tidak mendengar adanya keributan dalam rumah tersebut. “Selama ini, korban juga nyaris tidak pernah bersosialisasi dengan warga,” katanya. Subakir mengaku dirinya baru mengetahui penghuni rumah itu tewas pada Selasa, 28 November 2023 sekitar pukul 01.30 WIB. “Saya terbangun ketika pintu rumah diketuk orang. Orang itu adalah saudaranya korban,” katanya kepada wartawan.

Sebelum ditemukan tidak bernyawa, Subakir mengaku tidak bertemu korban AP dalam dua hari terakhir. Saudara korban juga merasa curiga karena tidak bisa melakukan komunikasi dengan korban. Rumah korban AP memiliki luas 60 meter persegi. Bagian depan pagar tembok setinggi 2 meteran. Sedangkan, pintu pagar terbuat dari besi baja. Sehingga, tidak bisa diintip oleh siapapun. Di kampung itu, baru ada lima bangunan rumah. Akan tetapi, baru 3 rumah yang berpenghuni termasuk korban AP.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan kejadian tersebut. “Dugaan sementara korban pembunuhan,” kata Aldhino kepada wartawan. (yad)

Pemuda 30 Tahun Ditemukan Tewas Di Kamar Rumah, Diduga Korban Pembunuhan  Selengkapnya