DPMPTSP Gresik Sosialisasikan Izin Usaha kepada BUMDes 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 50 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengikuti bimbingan teknis dan Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Bagi BUMDes di Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Juni 2023.

Bintek dan sosialisasi diprakarsai oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik menghadirkan empat pembicara. Yakni, Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Setyo, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) dan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan  Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik.

Menurut Agung Endro Dwi Setyo, bintek dan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada para pengelola BUMDes terkait izin berusaha. “Usaha yang dijalan harus daftar dan berbadan hukum,” ujar Agung pada Rabu, 21 Juni 2023. Ia mencontohkan, Tempat Wisata Lontar Sewu di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti. 

Destinasi wisata tersebut dikelola oleh BUMDes setempat. Destinasi wisata itu bila terdapat bangunan harus memiliki sertifikat laik fungsi (SLF). 

Peraturan Pemerintah (PP) 16/2021 tentang bangunan gedung mengatur berbagai ketentuan antara lain, persetujuan bangunan gedung. Sejak UU Cipta Kerja berlaku Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diganti dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Setelah mengantongi PGB akan diterbitkan SLF. “Kalau usaha makan dan minum ya harus memiliki sertifikat halal,” tegasnya. (yad)

DPMPTSP Gresik Sosialisasikan Izin Usaha kepada BUMDes  Selengkapnya

Perbaikan Infrastruktur Jalan di Gresik Selatan dan Utara Dikebut, Bupati Gresik : Langkah Strategis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga 

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan rekonstruksi pembangunan infrastruktur jalan. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik tancap gas. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menargetkan proyek infrastruktur yang mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan kelancaran transportasi orang dan barang itu keler tahun ini.

Data yang didapat 1minute.id sedikitnya ada 4 ruas jalan kabupaten yang sedang proses pembangunan. Yakni, Jalan Cerme Lor (Kecamatan Cerme)-Puduttrate (Benjeng) panjang 1,4 km lebar 6 meter konstruksi aspal ; serta Jalan Banter-Kalipadang (Benjeng) dengan panjang 506 meter, lebar 6, konstruksi rigit. 

PROYEK INFRASTRUKTUR JALAN : Sejumlah proyek infrastruktur jalan yang sedang dan akan dilakukan pembangunan pada 2023

Berikutnya, ruas Jalan Randegansari-Bangkingan, Kecamatan Menganti , panjang 300 meter, lebar 4 meter, konstruksi aspal, bahu jalan 1 meter konstruksi rigit dan ruas Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean, panjang 800 meter, lebar 5 meter, konstruksi aspal.

Sedangkan, proyek infrastruktur yang sedang proses tender antara lain, ruas Jalan Jalan Raya Banjarsari (Cerme) – Prambangan (Kebomas) panjang 1 km, lebar 6 meter dan Jalan Sumput — Driyorejo yang panjangnya sekitar 700 meter serta ruas Jalan Betoyo — Dagang, Kecamatan Manyar. Pengerjaan dengan panjang sekitar 1.300 meter dan lebar 7 meter. Semua infrastruktur jalan itu diharapkan memperlancar arus di distribusi barang dan jasa, menekan biaya produksi sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon ini memiliki arti penting bagi masyarakat utamanya petani. Dengan tersedianya jalan ini, mobilitas petani lokal bisa semakin lancar sehingga kegiatan bisa berjalan mulus. 

“Ini sangat penting karena dapat menunjang ketahanan pangan, apalagi adanya ancaman iklim ekstrim el- Nino yang ada di depan mata,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani beberapa waktu lalu. Pembangunan Infrastruktur jalan Sidoraharjo – Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean ini panjangnya sekitar 800 meter dan lebar 5 meter dengan konstruksi jalan aspal ini nantinya menjadi jalur alternatif antar Kecamatan Wringinanom dengan Kedamean sekaligus akses menuju Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS).

RUAS JALAN Betoyo-Dagang, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik yang akan dilakukan pelebaran dari 4 meter menjadi 7 meter dengan konstruksi aspal. Pemkab Gresik menargetkan selesai akhir tahun ini. (Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini melanjutkan pihaknya akan terus berupaya melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk melalui perbaikan berbagai infrastruktur, terutama untuk infrastruktur yang menunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

“Kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan perbaikan infrastruktur jalan. Pemkab Gresik akan mengupayakan hal tersebut sesuai harapan kita semua untuk mewujudkan Gresik baru yang lebih maju,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dibawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini menjadikan tahun ini untuk lebih mempriotaskan pembangunan infrastruktur jalan. Perbaikan infrastruktur hingga ke tingkat desa, terutama yang berkaitan erat dengan mobilitas masyarakat. Termasuk pembangunan dan perbaikan jalan. 

Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu program strategis. Kabupaten Gresik yang memiliki total ruas jalan tingkat kabupaten sepanjang 566,61 km atau 179 ruas jalan, tentunya merupakan suatu tantangan tersendiri. Namun, ia optimistis tantangan tersebut bukan merupakan alasan untuk alpa dalam memberikan kenyamanan bagi mobilitas masyarakat. 

Untuk memastikan progres pembangunan infrastruktur jalan berjalan sesuai jadwal, Bupati Fandi Akhmad Yani beserta jajaran  melakukan inspeksi mendadak (sidak) saat pengerjaan berjalan. Dirinya ingin memastikan bahwa pengerjaan berjalan sesuai standar dan seleasai tepat waktu. 

SIDAK JALAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kanan) berdialog dengan tim DPUTR Gresik ketika melakukan sidak jalan di kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik ( Foto: Prokopim for 1minute.id)

Selain proyek infrastruktur jalan yang sudah tahap pengerjaan tersebut, Sejumlah proyek infrastruktur lainnya sedang dalam proses lelang. Adapun proyek infrastruktur yang masih proses tender itu antara lain, ruas Jalan ruas Jalan Betoyo—Dagang, Kecamatan Manyar.  Pengerjaan dengan panjang sekitar 1.300 meter tersebut. Jalan tersebut selain akan dilakukan pengaspalan juga dilakukan pelebaran dari semula 4 meter menjadi 7 meter. Semua proyek infrastruktur tersebut ditargetkan bisa selesai pembangunannya pada tahun ini, 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menjelaskan bahwa ruas Jalan Betoyo—Dagang memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik. “Disamping sebagai memudahkan mobilitas, ruas ini merupakan ruas pendukung kawasan perikanan yang ada di wilayah Manyar dan sekitarnya. Disamping itu ruas ini juga termasuk dalam wilayah pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, sekaligus juga ruas penghubung antara Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan,” terang Bupati Yani.

Tiga pertimbangan tersebut, membuat perbaikan ruas jalan ini menjadi perhatian untuk diselesaikan pada 2023. Ini merupakan langkah strategis Pemkab Gresik dalam perbaikan ekonomi paska pandemi, serta pendukung upaya peningkatan investasi di Kabupaten Gresik.

Bagaimana dengan ruas Jalan Sumput-Driyorejo? Bupati Fandi Akhmad Yani mengungkapkan sudah mendengar berbagai laporan dari masyarakat terkait kondisi jalan, utamanya saat musim hujan.

“Tahun ini memang kita siapkan anggaran besar untuk perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik, termasuk di ruas Jalan Sumput — Driyorejo yang sering dikeluhkan masyarakat. Kita targetkan pengerjaannya selesai di tahun ini, sehingga aktifitas masyarakat tidak terganggu,” tegasnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik Eddy Pancoro menyampaikan bahwa nantinya ruas jalan tersebut akan di beton dan ditinggikan dari kondisi semula.

“Kondisi saat ini, ruas tersebut ketinggiannya lebih rendah dibandingkan sebelah kanan dan kiri jalan. Oleh karenanya, pengerjaannya akan menggunakan struktur jalan rigid/beton, dengan tebal urugan variatif antara 20 cm sampai 30 cm. Tebal betonnya sendiri beton Lean Concrette 10 cm & beton rigid 30 cm,” terang EddyPancoro pada Selasa, 20 Juni 2023.

RUAS JALAN BANJARSARI (Cerme)-Prambangan (Kebomas), salah satu jalan alternatif yang bakal dilakukan perbaikan oleh DPUTR Gresik dan ditargetkan selesai tahun ini (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Ruas Jalan Sumput – Driyorejo merupakan jalur andalan bagi warga Desa Sumput, Desa Tanjungan, dan Desa Mojosarirejo untuk beraktifitas. Tingkat mobilitasnya pun cukup tinggi lantaran wilayah tersebut merupakan kawasan perumahan yang padat, serta terdapat beberapa pergudangan dan pabrik.

Masalah muncul saat masuk musim hujan. Ruas jalan tersebut hanpir selalu digenangi air dan tidak bisa dilalui kendaraan, lantaran posisinya yang lebih rendah. Ini tentunya sangat mengganggu, lantaran masyarakat harus memutar dengan rute yang memakan waktu hingga lebih dari 15 menit.

Sementara itu, Camat Driyorejo Narto mengungkapkan berbagai upaya sudah dilakukan dalam mengatasi persoalan tersebut. Sebelumnya, dirinya menginisiasi  melakukan normalisasi Kali Avour sepanjang 7,5 km yang ada di sekitar ruas jalan tersebut bersama perusahaan sekitar lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain itu, imbuhnya, akan membangun saluran tambahan yang melalui tanah kas Desa (TKD) Sumput yang berada di sebelah timur PT. DAYASA. Pengerjaan ini akan dikerjakan oleh pemerintah desa, dengan menggunakan dana bantuan keuangan kecamatan.

“Normalisasi Kali Avour ini adalah salah satu upaya dalam penanggulangan banjir, efeknya bisa dirasakan yakni durasi banjirnya sudah berkurang. Nanti setelah jalannya sudah ditinggikan dan di beton serta adanya saluran air tambahan, Insha Allah permasalahan selesai,” ungkap Camat Narto. (yad/adv)

Perbaikan Infrastruktur Jalan di Gresik Selatan dan Utara Dikebut, Bupati Gresik : Langkah Strategis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga  Selengkapnya

Presiden Jokowi : Smelter Freeport Pondasi menjadi Negara Maju, Kini Bertumpu Produksi 

GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo meninjau proyek pembangunan smelter milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa 20 Juni 2023. Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi mengapresiasi PTFI yang telah menyelesaikan 72,5 persen pembangunan smelter dari target 74,27 persen pada akhir Juni, sesuai dengan linimasa kurva-S dari pemerintah.

Dalam peninjauannya ke proyek smelter PTFI, Presiden Joko Widodo menyampaikan turunan dari hasil smelter ini akan terintegrasi menjadi barang jadi dengan ekosistem besar, salah satunya ekosistem kendaraan listrik. Menurutnya, hal tersebut dapat mendorong Indonesia menjadi negara maju.

“Kedepan kita memiliki daya saing. Smelter merupakan pondasi untuk menjadi negara maju karena dari yang bertumpu pada konsumsi, sekarang bertumpu pada produksi,” kata Presiden RI Joko Widodo.

PTFI terus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang mencakup concrete beton smelter, instalasi baja, pembangunan jetty dan wharf pelabuhan, serta pembangunan fasilitas desalinasi. Pembangunan konstruksi fisik akan selesai pada akhir Desember 2023, kemudian akan melalui tahap pre-commissioning dan commissioning selama lima bulan untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi tanpa kendala dan memulai kegiatan operasionalnya pada akhir Mei 2024.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyampaikan bahwa capaian pembangunan yang diraih hingga kini tidak terlepas dari dukungan luar biasa pemerintah, mitra perusahaan, dan putra-putri terbaik bangsa, khususnya masyarakat Gresik. “Smelter ini akan memungkinkan PTFI untuk mendukung percepatan pengembangan industri hilir, transformasi ekonomi nasional, serta agenda ekosistem kendaraan listrik,” kata Tony Wenas.

Pembangunan smelter PTFI ini bernilai USD 3 miliar atau setara dengan Rp 45 triliun dan hingga saat ini proyek ini telah menghabiskan USD 2,2 miliar atau setara Rp 33 triliun. Setelah beroperasi penuh, smelter ini akan mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produk 1,7 juta dry metric ton (dmt) dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun. (yad)

Presiden Jokowi : Smelter Freeport Pondasi menjadi Negara Maju, Kini Bertumpu Produksi  Selengkapnya

Gus Salam Pimpin Deklarasi Dukung Gus Imin, Capres 2024

GRESIK,1minute.id – Musyawarah Warga  Nahdlatul Ulama (Musra NU) Kabupaten Gresik kompak mendukung Muhaimin Iskandar (Gus Imin) sebagai bakal calon presiden (Capres) 2024. Musra NU tersebut digelar di Pondok Pesantren Al Karimi Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Selasa, 20 Juni 2023.

Ketua Musra NU Kabupaten Gresik Gus Ahmad Musfis Salam mengungkapkan aspirasi warga NU Gresik ini muncul atas keprihatinan tatkala melihat belum adanya calon presiden yang murni dari warga NU. Padahal, NU merupakan satu-satunya ormas terbesar di Indonesia ini.

“Kami pun kemudian berinisiatif untuk bagaimana agar NU bisa berperan lebih aktif lagi menata bangsa dan negara ini ke depan. Karena saya yakin ormas yang punya jargon NKRI Harga Mati, cuma NU,” tegas Gus Salam sapaan akrabnya yang juga  salah satu Pengasuh Ponpes Alkarimi usai memimpin Deklarasi kepada wartawan. 

Ditanya soal alasan mendukung Gus Imin maju sebagai Capres 2024, Gus Salam menjelaskan, jika Muhaimin Iskandar adalah tokoh yang lahir dan besar dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), sehingga aspirasi warga NU harus disalurkan kepada Muhaimin Iskandar yang merupakan NU asli.

“Yang kita butuhkan NU asli, bukan NU mualaf atau hanya ngaku-ngaku NU. Gus Muhaimin lahir dan besar dari NU, nasabnya jelas, pendidikannya juga jelas,” tegasnya.

Gus Salam mengaku aspirasi warga NU dari beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Gresik ini akan menjadi rekomendasi yang nantinya disalurkan kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Ini bentuk rekomendasi warga NU di Kabupaten Gresik yang insyaallah karena kita punya partai, iya ke PKB. Walaupun hari ini tidak ada satupun pengurus PKB, saya pun bukan,” pungkasnya.

Musyawarah yang dihadiri ratusan warga NU Kabupaten Gresik ini, satu per satu perwakilan dari kecamatan membacakan keputusan untuk mengusung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Capres 2024.

Dalam Musra NU tersebut hadir tokoh NU mantan Ketua Lesbumi Kabupaten Gresik

Gus Alfin Shonhaji. Ia memberikan semangat dalam berpolitik kesantunan untuk mendukung Gus Muhaimin baik capres maupun cawapres di 2024 nanti. “Semoga niatan yang baik dengan sanad yang baik dan jelas akan Gus Muhaimin sukses dalam capres maupun cawapres di 2024,” tandasnya.

Untuk diketahui, Musra NU Kabupaten Gresik dihadiri oleh Pengurus YPP Alkarimi, Himappka, Pengurus MWC NU Dukun, Pantura dan perwakilan dari kecamatan se-Kabupaten Gresik, serta relawan dan civitas akademika YPP Alkarimi. Di akhir acara Musra NU semua hadirin menyatakan sikap untuk mendukung penuh kepada Gus Muhaimin yang dipimpin oleh Gus Salam yang juga Ketua RMI PCNU Gresik. (yad)

Gus Salam Pimpin Deklarasi Dukung Gus Imin, Capres 2024 Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Kualitas Pendidikan Baik, Selesaikan Problem Kemiskinan dan Pengangguran

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 336 kepala sekolah dan 21 pengawas RA, MI, MTs, dan MA wilayah Gresik Selatan berkumpul di Aula Mandala, MAN 2 Gresik pada Senin, 19 Juni 2023. Mereka mengikuti pembinaan berasal dari Kecamatan Benjeng, Duduksampeyan, Cerme, Balongpanggang, Menganti, Kedamean Wringinanom, dan Driyorejo ini terkait pelayanan pendidikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Aminatun Habibah mengungkapkan kualitas pelayanan pendidikan akan mempengaruhi kepuasan masyarakat dan hasil dari pendidikan itu sendiri. Dalam institusi pendidikan dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) yakni

Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) utamanya, kualitas pendidikan erat kaitannya dalam menghasilkan generasi berakhlakul karimah.

Dalam kesempatan ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah juga memberikan apresiasi upaya yang sudah dilakukan ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik. Ini terlihat dari naiknya beberapa indikator kualitas pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, di antaranya adalah indeks pendidikan, indeks ketahanan keluarga dan indeks pembangunan manusia.

“Ini menunjukkan bahwa panjengan semua bersungguh-sungguh dalam mewujudkan SDM unggul di Kabupaten Gresik,” tegas Wabup Aminatun Habibah. 

Peningkatan indikator kualitas di bidang pendidikan ini bagi Wabup, merupakan modal dasar dalam usaha besar bagi penurunan angka kemiskinan dan angka pengangguran di Kabupaten Gresik. Sebagaimana yang diketahui, angka kemiskinan di Kabupaten Gresik saat ini 11,06 %, dan angka pengangguran terbuka ada di angka 7,8%. Dua indikator ini terbilang turun dibandingkan pada tahun sebelumnya.

“Saya dan pak bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) meyakini bahwa dua permasalahan tersebut (kemiskinan dan pengangguran), bisa diselesaikan lewat bidang pendidikan. Oleh karenanya saya meminta kepada panjenengan semua untuk mau membantu Pemkab Gresik, dengan cara mencerdaskan anak-anak kita,” terangnya.

Terkait kepuasan pelayanan oleh masyarakat, ia menghimbau ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik untuk terus menjalin komunikasi dua arah dengan wali murid. Cara ini, diyakini akan meminimalisir kesalahpahaman yang bisa saja terjadi antara pihak sekolah dan wali murid.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik M Ersat, menyampaikan bahwa kepuasan pelayanan masyarakat terkait pendidikan juga menjadi perhatian dari Kemenag. Ini ditindaklanjuti dengan berbagai edaran, yang ditujukan kepada lembaga pendidikan dibawah Kemenag.

Ersat juga memberikan apresiasi terhadap berbagai peningkatan indeks bidang yang dicapai oleh Kabupaten Gresik. Namun, harapannya capaian tersebut bisa terus ditingkatkan pada tahun yang akan datang. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Kualitas Pendidikan Baik, Selesaikan Problem Kemiskinan dan Pengangguran Selengkapnya

Sebelas Negara Berlaga di AVC Challenge Cup for Women di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendukung prestasi atlet voli nasional melalui penyelenggaraan Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup for Women. AVC belangsung di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik mulai 18 – 25 Juni 2023.

Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo dalam konferensi pers mengaku senang dengan digelarnya kejuaraan voli putri tingkat Asia ini, karena bisa memiliki dampak yang sangat baik untuk pengalaman dan pembinaan atlet voli putri di Indonesia. “Adanya kejuaraan ini secara tidak langsung merupakan upaya bersama dalam mengembangkan minat dan bakat olahraga bola voli di Indonesia,” tambahnya.

Menurut Menpora kompetisi ini akan mampu meningkatkan pengamalan dan kemampuan pemain Timnas Indonesia, sehingga lebih siap dalam menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi. “AVC bisa menjadi tolak ukur bagi Tim Voli Putri Indonedia yang akan berkompetisi di Asian Games. Ini bisa menjadi dasar bagi kita untuk melihat potensi mereka di ajang tersebut,” tandas Menpora.

Terkait alasan memilih Gresik sebagai tempat pelaksanaan ajang AVC, Menpora menyampaikan bahwa GOR Tri Dharma milik Petrokimia Gresik ini sudah memiliki standar internasional. Sebelumnya juga pernah digunakan untuk kompetisi internasional, yaitu “The 19th Asian Senior Men’s Volley Ball Championship 2017”. Sehingga sangat layak untuk pertandingan maupun latihan.

“Selain itu penggemar voli di Gresik dan sekitarnya juga sangat luar biasa, seperti pada saat Proliga,” terangnya.

 Di tempat yang sama, Presiden AVC Rita Subowo mengungkapkan, untuk menjadi tuan rumah AVC ini tidak mudah, karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi. “Untuk itu, bermain di negara sendiri, mudah-mudahan Tim Voli Putri Indonesia bisa menunjukkan prestasinya,” ujarnya singkat.

Sementara, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, dukungan terhadap terselenggaranya AVC ini merupakan realisasi dari komitmen Petrokimia Gresik untuk terus berkontribusi pada bidang olahraga, khususnya bola voli.

“Petrokimia Gresik tidak hanya berkomitmen menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan yang menjadi solusi agroindustri, namun juga ikut berperan bagi kemajuan di berbagai bidang lain, salah satunya bidang olahraga di Indonesia,” tandasnya.

 Dalam event ini, Petrokimia Gresik berkesempatan menjadi partner penyelenggaraan kegiatan AVC yang bertempat di GOR Tri Dharma. GOR yang menjadi Pusat latihan PBV Petrokimia Gresik ini digunakan sebagai Training Center Timnas Voli sejak 1 Juni 2023. 

“Selain itu, atlet binaan Petrokimia Gresik juga ikut memperkuat Timnas Indonesia dalam pertandingan AVC. Mereka adalah Mediol Stiovany Yoku dan Dhea Cahya Pitaloka. Saya berharap keduanya bisa memberikan performa terbaiknya,” ujar Dwi Satriyo.

Untuk event AVC ini, ada tim dari sebelas negara yang akan bertanding, antara lain Timnas Voli Putri Indonesia, Makau, dan Filipina. Serta delapan negara lain, yakni Hong Kong, Taiwan, Iran, India, Australia, Uzbekistan, Mongolia, dan Vietnam.

Timnas Indonesia Menang

Dalam pertandingan pembuka, Tim Indonesia berhasil memenangkan pertandingan setelah berhasil mengalahkan tim dari Makau dengan skor 3-0 (25-7, 25-18 dan 25-8).

Coach Timnas Indonesia, Alim Suseno berharap anak asuhnya tidak puas dengan capaian ini, karena untuk menjadi juara grup, Timnas harus mengalahkan Filipina.

“Dalam pertandingan melawan Makau, kita bisa menurunkan pemain inti maupun cadangan, sehingga semua bisa merasakan. Berikutnya, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menjadi juara di grup,” tandasnya. (yad)

Sebelas Negara Berlaga di AVC Challenge Cup for Women di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik Selengkapnya

Ketua DPD RI Optimistis Otonomi Desa Bisa Mensejahterakan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik menggelar sarasehan bersama Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Ahad,18 Juni 2023.

Sarasehan ini mengusung tema “Otonomi Desa Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Dalam sambutannya, Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti mengatakan, tema ini memiliki dua pekerjaan besar. Pertama bagaimana melaksanakan otonomi desa, dan yang kedua bagaimana dengan otonomi tersebut terwujud kemakmuran desa atau kesejahteraan rakyat di desa.

“Seberapa otonomi desa memberi manfaat dalam pelaksanaannya, dan seberapa besar dampak dari otonomi tersebut mampu membuat warga desa sejahtera,” katanya.

Menurut dirinya, desa harus menjadi kekuatan ekonomi, bukan hanya untuk mencegah urbanisasi. Tetapi lebih dari itu karena sumber daya alam dan sumber ketahanan pangan nasional sejatinya berada di desa. Pemerintah pusat berencana untuk terus menaikkan angka dana desa hingga Rp 400 triliun pada 2025. 

“Persoalan berikutnya adalah menjawab pertanyaan, bagaimana desa bisa bangkit dan menjadi kekuatan ekonomi dengan stimulus dana desa tersebut,” ungkap LaNyalla.

Dikatakan, yang paling utama adalah orientasi dari pemangku kebijakan di desa. Baik itu kepala desa, maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh stakeholder lainnya.

“Harus ada satu orientasi, yakni mewujudkan kesejahteraan desa, kemajuan desa dan menentukan potensi unggulan yang harus digali dan diwujudkan untuk menjadi kekuatan ekonomi, “bebernya.

Mantan Ketua Kadin Jatim itu menjelaskan, seperti diamanatkan oleh UU Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, yang memberikan keleluasaan luar biasa kepada desa untuk menjadi desa mandiri. Pemerintah pusat melalui Kementrian dalam negeri memiliki tanggung jawab mendorong terwujudnya hal tersebut melalui 5 program yang harus diberikan kepada desa.

Ke 5 program tersebut adalah, lanjut LaNyalla, pertama pengembangan kapasitas aparatur desa, kedua manajemen pemerintah desa, ketiga perencanaan pembangunan desa, keempat pengelolaan keuangan desa dan kelima penyusunan peraturan desa.

“Lima program tersebut harus diakses oleh desa di Kementrian Dalam Negeri. Karena hal itu menjadi amanat dari UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, “imbuhnya.

DPD RI Mendorong optimalisasi BUMDes, sebab keberadaan BUMDes telah diatur dalam peraturan pemerintah dan sudah efektif berlaku. Pendirian BUMDes sangat penting bagi kemandirian ekonomi desa. Sebab BUMDes mendorong kontribusi keuangan desa dari hasil usaha mereka.

“Apabila BUMDes menjadi besar, tentu berperan sebagai kekuatan ekonomi yang berbasis ekonomi kerakyatan. Pada akhirnya desa sebagai kekuatan ekonomi benar-benar terwujud, “pungkasnya.

Sementara, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya menyampaikan, di Kabupaten ada 330 Desa dengan 26 Kelurahan. Adanya otonomi Desa menjadi suatu keniscayaan, akan tetapi aturan dalam penggunaan dana desa masih harus terus diberlakukan mana yang bisa dikolaborasikan untuk meningkatkan PAD nya.

“Desa memang langsung menyentuh ke masyarakat. Pemkab Gresik menggelontorkan APBD untuk kebutuhan desa hampir 30 persen. Disamping itu Pemkab mendorong Pemdes untuk memberikan tunjangan kepada perangkatnya juga kepada RT/RW nya dengan BPJS, “terang wabup.

Selain itu, wabup minta agar pemerintahan desa (Pemdes) dan kelurahan bisa berperan aktif dalam merealisasikan Sustainable Development Goals (SDGs). Di dalamnya mencakup kondisi masyarakat dengan beberapa parameter masing-masing, tanpa adanya kemiskinan, tanpa adanya kelaparan, terlayani dengan baik kesehatan dan pendidikan berkualitas.

“Pembangunan desa berbasis SDGs merupakan skenario pembangunan desa yang penyusunan program dan kegiatannya diarahkan untuk pencapaian target tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa, “tandasnya.

Sebelumnya, Ketua AKD Gresik Nurul Yatim mengatakan, sarasehan ini merupakan tanggung jawab Kepala Desa, secara otonomi kita masih terbelenggu dengan regulasi yang diberikan pemerintah. Pengelolaan anggaran juga diatur dalam regulasi tersebut.

“Saya mengusulkan bahwa UU Desa yang masuk ke Prolegnas tersebut untuk kemandirian ekonomi desa tentunya untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Nurul Yatim.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin, Kepala Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Jatim Roni Suharso, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan.(yad)

Ketua DPD RI Optimistis Otonomi Desa Bisa Mensejahterakan Masyarakat  Selengkapnya

Perbaikan Jalan Banjarsari-Prambangan Sepanjang 1 Kilometer Proses Tender

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur jalan terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Tahun ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mempriotaskan pembangunan sejumlah ruas jalan alternatif jalur mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat dan mobilitas masyarakat sedang dibenahi. 

Antara lain, Ruas jalan itu  Jalan Cerme Lor (Kecamatan Cerme)-Puduttrate (Benjeng) ; Jalan Banter,-Kalipadang, Benjeng ; Jalan Randegansari-Bangkingan, Kecamatan Menganti ; dan Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean. Selain itu. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melakukan proses tender perbaikan jalan Banjarsari (Cerme)-Prambangan (Kebomas).

Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Cerme dan Kecamatan Kebomas ini, merupakan jalur alternatif yang membelah pusat Kota Pudak. Dengan melalui ruas ini, pengguna jalan bisa menghindari kemacetan di wilayah Bunder dan exit tol Kebomas untuk menuju pusat kota.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mobilitas masyarakat Gresik ini sangat luar biasa. Wilayah Kecamatan Cerme dengan Kecamatan Kebomas ini kalau pagi ramai sekali. Jalan ini kalau pagi sangat ramai dilintasi warga bekerja, anak sekolah, dan juga kalau sore kita saksikan padat sekali. “Insya Allah tahun 2023 ini kita tuntaskan, dan nanti kalau jalannya sudah mulus jangan dibuat balapan,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani saat meninjau lokasi ruas jalan Banjarsari — Prambangan beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Gresik Eddy Pancoro menambahkan ruas jalan Banjarsari-Prambangan, saat ini sedang dalam proses tender. “Estimasinya, setelah sudah berkontrak akan diselesaikan November – Desember 2023,” ungkap Eddy Pancoro pada Minggu, 18 Juni 2023.

Nantinya, ruas jalan yang sudah eksis saat ini akan dilakukan pengaspalan sepanjang kurang lebih 1.000 meter, dan lebar kurang lebih 6 meter. Peningkatan kualitas jalan ini, sejatinya merupakan kelanjutan dari proyek pengerjaan Jembatan Banjarsari pada tahun sebelumnya.

Peningkatan kualitas jalan ruas Banjarsari — Prambangan ini direspon positif oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Banjarsari, Agus Suwondo. Mewakili warga, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani atas segera terlaksananya peningkatan kualitas jalan di wilayahnya. “Semoga dengan makin lancarnya mobilitas, Kabupaten Gresik bisa makin maju dan berkembang,” harapnya. (yad)

Perbaikan Jalan Banjarsari-Prambangan Sepanjang 1 Kilometer Proses Tender Selengkapnya

Perbaikkan Ruas Jalan Cerme Lor-Pundduttrate Sepanjang 1,4 Km Kelar November 2023, Warga 9 Desa di Dua Kecamatan Tak Muter Lagi

GRESIK,1minute.id – Masyarakat Desa Kambingan, Kecamatan Cerme dan 8 Desa sekitarnya sumringah. Sebentar lagi, mereka tidak perlu melewati rute memutar untuk beraktifitas sehari-hari. Sebab, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mulai melakukan perbaikan ruas jalan Cerme Lor, Kecamatan Cerme- Pundutrate, Kecamatan Benjeng.

Kepala Seksi Pemerintah Desa Kambingan Muhammad Mukharom menceritakan bagaimana kondisi jalan sebelum adanya perbaikan. Apalagi saat musim hujan, ruas jalan poros kabupaten ini tergenang air hingga menutupi lubang-lubang yang sudah ada.

Kondisi ini tentunya menyulitkan aktivitas bagi masyarakat, apalagi ruas jalan itu memiliki peranan vital dalam mobilitas masyarakat lantaran menjadi penghubung antara Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Cerme. Belum lagi terdapat besarnya potensi sektor perikanan, pertanian, dan sentra industri tenun, Tenun Wedani yang sudah go internasional di wilayah tersebut.

“Akses jalan ini sangat-sangat dibutuhkan oleh warga,” tegas Mamad-sapaan-Muhammad Mukharom pada Sabtu, 17 Juni 2023. “Di sebelah utara merupakan kawasan pertambakan dan pertanian, dan sebelah selatan adalah area rumah penduduk. Roda perekonomian jelas terganggu, lantaran masyarakat yang mau menjual dan mengolah hasil tambak atau hasil tani harus memutar jauh,” sambungnya.

Disamping itu, Mamad juga menceritakan tentang faktor keamanan dan kemacetan yang cukup mengkhawatirkan. Khususnya bagi pekerja perempuan, yang bekerja sif malam apabila melewati jalan memutar lewat selatan, Bogomiring-Pasar Cerme.

“Kalau lewat selatan selain rawan, juga pastinya makan waktu 10-15 menit lebih lama. Apalagi ketika jam sibuk, waktu yang ditempuh bisa lebih dari 30 menit akibat macet,” terangnya.

Mewakili masyarakat, Mamad mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani dan Pemerintah Kabupaten Gresik atas perbaikan jalan yang dilakukan. Pada tahun-tahun yang akan datang, dirinya dan masyarakat berharap bisa dipasang penerangan lebih banyak agar jalan semakin nyaman dilalui saat malam hari.

Saat ini, Pemkab Gresik melalui Dinas PUTR menargetkan pengerjaan ruas Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme- Punduttrate, Kecamatan Benjeng dengan panjang sekitar 1.4 Km dan lebar 6 meter ini selesai pada November 2023. Ruas ini  melewati 9 Desa di dua kecamatan yakni Cerme dan Benjeng.  Di Kecamatan Cerme meliputi  Desa Cerme Lor, Cagak Agung, Ngabetan, Kambingan, Wedani, Jenggolok, Kedangkulud dan Sawahan. Sedangkan, Desa Pundutrate, Kecamatan Benjeng m

Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani beserta jajaran juga melakukan sidak saat pengerjaan berjalan. Dirinya ingin memastikan bahwa pengerjaan berjalan sesuai standar dan seleasai tepat waktu. (yad)

Perbaikkan Ruas Jalan Cerme Lor-Pundduttrate Sepanjang 1,4 Km Kelar November 2023, Warga 9 Desa di Dua Kecamatan Tak Muter Lagi Selengkapnya

Loket Ketaspenan Hadir di Mal Pelayanan Publik DPMPTSP Gresik, ASN Tak Lagi Harus Keluar Kantor Bupati 

GRESIK,1minute.id – Loket Layanan Publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) DPMPTSP Gresik bertambah satu. Semakin komplit. Loket layanan teranyar itu adalah layanan Ketaspenan, Taspen Mandiri yang mulai beroperasi pada Jumat, 16 Juni 2023.

Hadirnya Taspen Mandiri yang membuka loket layanan pengajuan program Tabungan Hari Tua (THT), Program pensiun, Program JKK dan Program JKM di MPP Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik untuk memudahkan masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Gresik. 

Apa sih program THT, JKK dan JKM itu? Program THT adalah Program asuransi yang terdiri dari Asuransi Dwiguna yang dikaitkan dengan usia pensiun ditambah dengan Asuransi Kematian. Sedangkan, JKK atau jaminan kecelakaan kerja adalah perlindungan atas risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja berupa perawatan, santunan, dan tunjangan cacat. Sementara itu, JKM atau jaminan kematian adalah perlindungan atas risiko kematian bukan akibat kecelakaan kerja berupa santunan kematian.

LOKET TASPEN MANDIRI: Layanan Ketaspenan telah hadir di Mpp DPMPTSP Gresik mulai Junat, 16 Juni 2023 ( Foto : DPMPTSP Gresik for 1minute.id)

“Hadir layanan Taspen Mandiri di MPP ini, ASN tidak perlu keluar kantor Pemkab untuk mengurus Ketaspenan. Sehingga lebih efisiensi waktu,” kata Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Setyo dikonfirmasi melalui WhatApps pada Jumat, 16 Juni 2023. Layanan Ketaspenan ini hadir setiap Senin, Rabu dan Jumat mulai pukul 08.00 WIB – 12.00 WIB.

Agung melanjutkan loket layanan Ketaspenan semakin menambah komplit layanan publik di MPP DPMPTSP Gresik yang berada di Kompleks Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu. Saat ini, di MPP DPMPTSP telah membuka pelayanan perizinan usaha sebanyak 59 izin. “Sedangkan loket layanan MPP ada 26 loket ditambah klinik bisnis,” ujar mantan Camat Gresik itu.

Dalam.pengamatan wartawan 1minute.id, sarana dan prasarana di MPP DPMPTSP Gresik komplit dan nyaman. Ruang ber-AC. Masyarakat yang sedang mengurus berbagai layanan tetap bisa ngemong anaknya. Sebab, di MPP ada arena bermain anak, pojok baca atau literasi. Pojok laktasi/ibu menyusui dan kafetaria.

“Kalau mau nikah juga bisa di MPP karena kami memiliki Balai Nikah,” terangnya. Selain itu, MPP ini juga ramah untuk penyandang disabilitas. “Loket perbantuan untuk orang tua rentan usia/bumil/loket khusus difabel,” pungkasnya. (yad)

Loket Ketaspenan Hadir di Mal Pelayanan Publik DPMPTSP Gresik, ASN Tak Lagi Harus Keluar Kantor Bupati  Selengkapnya