Harga Cabai Semakin Pedas, Rp 95 Ribu Per Kilogram Nyaris Sama Harga Daging Sapi

GRESIK,1minute.id – Menjelang Idul Adha 1443 Hijriah harga cabai semakin pedas. Bahkan, harga cabai nyaris sama dengan harga daging sapi. Rp 95 ribu per kilogram. Sementara, harga minyak goreng curah mulai normal. Akan tetapi, pembelian dibatasi maksimal 2 liter atau 2 kilogram. Selain itu, pembelian migor membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Ketua Paguyuban Pasar Baru Gresik (PBG) M. Chumaidi mengungakap kenaikan cabai mulai terjadi seminggu terakhir. Awal pekan lali, harga cabai masih berkisar Rp 65 ribu per kilogram. “Hari ini harga cabai seharga Rp 95 ribu per kilogram,”kata Edi-sapaan M Chunaidi-ditemui pada Rabu, 8 Juni 2022. 

“Harga cabai ini nyaris sama dengan harga daging sapi,”imbuhnya. Sementara, persediaan minyak goreng curah di pasaran cukup. Akan tetapi, pembelian dibatasi. Maksimal 2 liter atau 2 kilogram setiap orang. “Pembeli harus membawa KTP,”ujarnya. 

Seorang pedagang menambahkan, persyaratan menyerahkan foto kopi KTP banyak dikeluhkan oleh pembeli. “Karena persyaratan itu wajib kami tidak bisa berbuat apa,”kata pedagang yang enggan disebutkan identitasnya itu pada Rabu, 8 Juni 2022. Jadi, kalau ada pembelian satu jerigen berukuran 16 liter. “Pembeli harus memiliki 8 KTP dengan nama berbeda,”katanya sambil tersenyum. 

Dalam pantauan wartawan 1minute.id di Pasar Baru Gresik (PBG) di Jalan Gubernur Suryo, Gresik kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha Ini membuat pembeli harus berhitung cermat.  Bila sebelumnya membawa uang Rp 100 ribu bisa mendapatkan sejumlah kebutuhan. Saat ini hanya bisa mendapatkan satu item bahan pokok. 

Ilustrasinya, penjual Sego Sambelan. Harga cabai Rp 95 ribu per kilogram, harga tomat Rp 15 ribu per kilogram. Harga jeruk nipis Rp 5.500 per kilogram. Total kebutuhan Rp 120 ribu. Dengan Ilustrasi tersebut, banyak bakul modal cekak akhirnya mengurangi kebutuhan. “Ada yang mengakali membeli cabai kering,”kata seorang pedagang. (yad)

Harga Cabai Semakin Pedas, Rp 95 Ribu Per Kilogram Nyaris Sama Harga Daging Sapi Selengkapnya

Petrokimia Gresik Dukung Upaya Pengamanan Bahan Baku Pupuk untuk Ketahanan Pangan Nasional 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik menyambut antusias upaya Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam mendukung pengamanan pasokan fosfat sebagai bahan baku pupuk NPK. Hal ini mengingat Petrokimia Gresik adalah produsen pupuk NPK terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 2,7 juta ton per tahun. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa pihaknya bersama holding Pupuk Indonesia terus berupaya memastikan ketersediaan pasokan bahan baku fosfat. Karena pasokan dan harga fosfat belakangan naik signifikan akibat kebijakan moratorium ekspor pupuk Rusia dan China, hingga dampak perang Rusia dan Ukraina.

“Untuk saat ini dapat kami pastikan bahwa pasokan bahan baku pupuk masih tersedia, dan proses produksi berjalan dengan baik dan lancar,”ujar Dwi Satriyo.

Salah satu upaya yang telah dilakukan Petrokimia Gresik dalam mengamankan pasokan fosfat yaitu menjalin kerjasama dengan Jordan Phosphate Mines Co (JPMC) sejak 2010 lalu. Kerjasama ini kemudian ditindaklanjuti dengan pendirian perusahaan joint venture PT Petro Jordan Abadi (PJA) yang memproduksi asam fosfat, asam sulfat, granulated gypsum, dan purified gypsum yang beroperasi secara komersil sejak 2015.

Dalam hal ini, JPMC berperan menyuplai batuan fosfat untuk produksi asam fosfat (acid phosphate) di PJA dengan kapasitas 200.000 ton per tahun, yang seluruhnya dimanfaatkan Petrokimia Gresik sebagai bahan baku NPK.

“Manfaat dari kerjasama ini tidak hanya ketersediaan stok, tapi juga dapat memperoleh bahan baku yang lebih kompetitif,” tandas Dwi Satriyo.

Hal ini sejalan dengan kerja sama yang baru saja dilakukan Pupuk Indonesia dengan JPMC untuk menjaga pasokan fosfat bagi produsen pupuk nasional. Penandatanganan kerja sama dilakukan  oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dan Chairman JPMC Mohammad Thneibat serta disaksikan langsung oleh Mentan SYL di Vienna, Austria, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Mentan SYL menyampaikan bahwa bahan baku NPK seperti fosfat, maupun kalium (KCl), merupakan bahan baku yang memang tidak tersedia dan tidak dapat diproduksi di dalam negeri. Karena kedua jenis bahan baku pupuk ini merupakan barang tambang yang terdapat di luar negeri. 

“Sehingga dukungan stabilitas pasokan pupuk Indonesia ini juga nantinya berdampak baik pada program ketahanan pangan nasional,”ujar Mentan SYL.

Kerjasama ini juga akan mendorong kesempatan dan kolaborasi dalam tiga bidang strategis. Pertama, program jangka pendek untuk menjamin pasokan fosfat dari JPMC kepada Pupuk Indonesia sehingga pasokan pupuk stabil dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional. Kedua, program jangka menengah dengan mendorong JPMC untuk menyiapkan skema harga yang disepakati guna menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku pupuk untuk Pupuk Indonesia. Ketiga adalah program jangka panjang untuk menjalin kerjasama lebih besar lagi, yaitu joint venture industri pupuk di Indonesia.

Terakhir, Dwi Satriyo menyampaikan apresiasinya atas dukungan Menteri Pertanian dalam upaya mengamankan pasokan bahan baku pupuk. Menurutnya, kerja sama ini semakin memperkuat partnership yang telah dibangun Petrokimia Gresik dengan JPMC sejak 12 tahun silam. “Kami akan terus berkoordinasi dengan holding Pupuk Indonesia dan Kementan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pupuk dalam negeri,” tegasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Dukung Upaya Pengamanan Bahan Baku Pupuk untuk Ketahanan Pangan Nasional  Selengkapnya

Wabah PMK Merebak, Pemkab Bangun Posko Cegah Hewan Dari Luar Masuk Gresik

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah semakin dekat. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan sapi belum ada tanda-tanda melandai. 

Kondisi itulah yang membuat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik duduk bareng pada Selasa, 7 Juni 2022. Menggelar rapat koordinasi menyikapi wabah PMK pada hewan ternak sebagai antisipasi penyebaran PMK menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Mereka terdiri dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan serta Perwakilan Kejaksaan Negeri Gresik, Pengadilan Negeri,  para Danramil, Kapolsek, Camat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkumpul di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik.

Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, upaya penanganan dan pencegahan penyebaran wabah PMK memperketat jual beli hewan ternak. Tujuannya, hewan kurban yang dibeli oleh warga terjamin kesehatannya. “Hewan kurban keadaan aman dan sehat dari penyakit PMK,”ujar Fandi Akhmad Yani  saat memberikan sambutan pada Selasa, 7 Juni 2022. 

Gus Yani-sapaan Fandi Akhmad Yani-menjlentrehkan kondisi terkini wabah PMK di Kabupaten Gresik. Sebanyak 5 persen hewan terjangkit virus PMK. Tidak disebutkan berapa ekor hewan ternak terkena PMK.”Karena Gresik sudah ditetapkan zona merah wabah PMK secara garis besar maka sapi ternak kita tidak boleh keluar Gresik,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Pemkab Gresik akan memperketat mobilitas hewan ternak dan melakukan pendataan pedagang hewan kurban di Kabupaten Gresik. “Kita dorong peternak untuk menjual di daerah sendiri serta mencegah mobilitas penjual hewan ternak dari luar Gresik,”sambungnya.

Selain itu, Pemkab Gresik menambah tenaga kesehatan hewan dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Unair Surabaya dan Universitas Brawijaya Malang untuk ditempatkan di sejumlah tempat yang terjangkit wabah PMK. 

” Di Gresik Utara sudah ada 9 desa terdampak PMK. Dan, 77 daerah terdampak di wilayah selatan.  Kita harus gerak cepat dalam penanganan ini maka penambahan tenaga medis harus segera dilakukan,”katanya. 

Sementara Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengapresiasi langkah Pemkab Gresik. “Sekarang tinggal realisasi di lapangan saja kita himbau dan sosialisasikan kepada masyarakat, terutama dalam pengolahan daging sapi agar tidak timbul masalah baru pada pelaksanaan Idul Adha,”kata Taufik Ismail. 

Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis, menyarankan pembelian hewan kurban langsung di tempat penjual dan dititipkan terlebih dahulu disana. “Polres Gresik menyiapkan 4 titik posko penyekatan PMK yaitu di Panceng, Simpang 4 Duduksampeyan, Simpang 4 Nipon Paint dan Legundi, Driyorejo,”katanya. 

Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir menyarankan kepada peternak dengan mengutamakan kebersihan kandang untuk hewan ternak. “Pemerinta segera ada penyaluran bantuan obat-obatan untuk hewan yang terpapar PMK,”kata Qodir. (yad)

Wabah PMK Merebak, Pemkab Bangun Posko Cegah Hewan Dari Luar Masuk Gresik Selengkapnya

Pasang Pengumuman Meresahkan, Tiga Terdakwa Divonis 5 Bulan Penjara 

GRESIK,1minute.id – Tiga terdakwa dugaan pencemaran nama baik divonis penjara selama 5 bulan. Ketiga terdakwa itu Agus Suryo Widodo, Masrur, dan Sukardi. Majelis hakim diketuai Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti berdasarkan bukti yang terungkap di persidangan menyatakan ketiga terdakwa terbukti melakukan tindak pidana  dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik yang dilalukan dengan tulisan atau gambaran yang dipertunjukkan atau ditempelkan dimuka umum.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 331 ayat (1) jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KHUP. Menghukum keduanya dengan hukuman penjara selama 5 bulan,”tegas Ida Ayu saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Gresik pada Selasa, 7 Juni 2022.

Vonis tersebut sama dengan (conform) tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) A.A Ngurah Wirajaya pada sidang sebelumnya yang menuntut ketiga terdakwa dengan hukuman penjara selama 5 bulan.

Pada amar putusan, majelis hakim sependapat dengan dakwaan jaksa. Berdasarkan alat bukti dan saksi, ketiga terdakwa telah memasang papan pengumuman di 3  rumah milik saksi Lailatul  Maftukhah dan saksi Enggar Sumijaya di Jalan Baja XIV Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, di Jalan Beton Raya No. 13, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dan di Jalan Beton V No. 03,  Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Papan pengumuman itu membuat kedua saksi tercederai harkat, martabat serta nama baiknya. Tidak hanya itu, ketiga terdakwa telah melampaui atau bertindak seolah-olah seperti pejabat yang telah diberikan kewenangan oleh undang-undang.

Atas vonis ini, ketiga terdakwa melalui kuasa hukumnya Emil Ma’ruf Wahyudi menyatakan banding. Sementara itu, JPU menyatakan pikir-pikir.

Untuk diketahui, ketiga terdakwa duduk di kursi pesakitan  di Pengadilan Negeri (PN) Gresik  karena diduga telah mencemarkan nama baik Lailatul Maftukhah maupun Enggar Sumijaya lewat papan pengumuman pada 11 Desember 2020 lalu. Isi papan pengumuman itu adalah 

“Pengumuman Tanah dan Bangunan ini dalam pengawasan berdasarkan : 1. Laporan Polisi No. LBB-B/758/IX/2020/UM/SPKT Polda Jatim Tanggal 28 September 2020, 2. Perkara Perdata No. 105/PDT.G/2020/PN. Gresik Tanggal 05 Nopember 2020, Barang Siapa Yang Merobek, Merusak, dan Menghilangkan Pengumuman Ini Terancan Hukuman Pidana, Apabila Ada Pihak Yang Berkepentingan Hubungi Kantor Hukum : Sukardi & Partners No. Handphone : 081333244XXX Atau 081216647XXX, Lahan Ini Diawasi CCTV”.

Pengumuman itu dipasang di tiga unit rumah milik dua orang saksi. Padahal rumah tersebut masih dalam proses hukum yang belum memiliki kekuatan hukum tetap. (yad)

Pasang Pengumuman Meresahkan, Tiga Terdakwa Divonis 5 Bulan Penjara  Selengkapnya

KH Mansoer Shodiq : Mengecam Pernikahan Manusia dengan Kambing, Haram!

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik mengecam pernikahan nyeleneh manusia dengan seekor kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo. MUI berencana menggelar rapat bersama Komisi Fatwa MUI Gresik pada Kamis lusa, 9 Juni 2022. 

Agenda undangan yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris MUI Gresik, KH Mansoer Shodiq-Abdul Munif itu adalah Rapat Koordinasi Menyikapi tentang Kasus Pernikahan Manusia dengan Kambing. 

Ketua MUI Gresik KH M. Mansoer Shodiq membenarkan telah mengundang Komisi Fatwa MUI Gresik untuk membahas pernikahan nyeleneh antara manusia dengan seekor kambing itu. “Iya benar. Kami mengundang Komisi Fatwa MUI,”ujarnya.  Selain Komisi Fatwa MUI Gresik, rapat koordinasi itu akan menghadirkan semua yang terlibat dalam hajatan nyeleneh itu. 

Diantaranya, mempelai pria, memimpin pernikahan , pemilik rumah serta sejumlah saksi dalam pernikahan yang menghebohkan warga KotaSantri-sebutanlain-Kabupaten Gresik itu.”Mereka yang terlibat dalam acara itu (hajatan pernikahan manusia dengan kambing) nanti kami undang semua,”kata Kiai Mansoer dikonfirmasi melalui telepon seluler pada Selasa, 7 Juni 2022.

Menurut Kiai Mansoer, pihaknya menyesalkan dan mengecam adanya hajatan pernikahan antara manusia dengan kambing itu. “Dan apa yang telah terjadi (pernikahan manusia dan hewan) adalah perbuatan haram. Berdosa,”tegas Kiai Mansoer. Yang kedua, tambahnya, apa yang mereka lakukan itu menyalahi kondratnya sebagai manusia yang diciptakan oleh Allah SWT sebagai makhluk yang mulia. 

Menurut ajaran agama pernikahan dilakukan antara laki-laki dengan perempuan. Kiai Shodiq mengutip jargon orang Jawa. Diantaranya, pernikahan antara wong lanang dengan wong wadon (pernikahan dilakukan antara laki-laki dengan perempuan). “Nah iki kok manusia dengan hewan,”katanya. Karena itulah, Kiai Mansoer sangat menyesalkan adanya kejadian tersebut. Ia mengecamnya. Apalagi, kejadian pernikahan antara manusia dengan hewan itu terjadi di Kabupaten Gresik. “Kabupaten Gresik dikenal sebagai Kota Wali , Kota Santri,”ujarnya dengan nada lirih, prihatin. 

Kabupaten Gresik memiliki dua Waliyullah yakni Syakh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri. Semestinya sebagai warga Gresik harus menjunjung tinggi norma-norma agama. Dan yang keempat, Kiai Shodiq mendorong yang bersangkutan segera taubat, mohon ampun kepada Allah SWT.

PROSESI PERKAWINAN: Begini suasana prosesi perkawinan manusia dengan kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo di salah satu Pesanggrahan di Kecamatan Benjeng pada Minggu, 5 Juni 2022 ( Foto skrenshot)

Untuk diketahui perkawinan manusia dengan kambing betina itu digelar pada Minggu, 5 Juni 2022. Hajatan itu dilakukan di salah satu Pesanggrahan di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur. Pernikahan itu disaksikan sejumlah tokoh masyarakat sekitar, termasuk salah satu oknum anggota DPRD Gresik. Belakangan kabarnya mengaku pernikahan manusia dengan seekor kambing betina itu konten di medsos. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengecam pernikahan yang tidak lazim itu. Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir berjanji secepatnya meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik untuk melakukan klarifikasi. 

“Ini sangat keterlaluan, artinya kalau LGBT saja di tolak oleh masyarakat. Menungso podo menungso (manusia dengan manusia) ditolak. Dengan alasan apa pun berdalih membuat konten atau alasan apa pun tidak mendidik,”tegas Abdul Qodir kepada wartawan pada Senin, 6 Juni 2022. Belakangan, setelah ritual nyeleneh itu viral di medsos mereka berdalih pernikahan itu dilakukan untuk konten medsos. (yad)

KH Mansoer Shodiq : Mengecam Pernikahan Manusia dengan Kambing, Haram! Selengkapnya

Bangkit dari Pandemi Covid-19, Desa Banjarsari Duta Gresik, Kandidat Terbaik 10 Program PKK Jatim 

GRESIK,1minute.id – Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme duta Kabupaten Gresik dalam lomba Desa dan Kelurahan serta Pelaksana Terbaik 10 Program PKK di tingkat Jawa Timur.  Sejumlah terobosan pelayanan yang telah dilakukan di Desa yang masuk aliran Kali Lamong itu.

Inovasi yang telah dilakukan dalam dua tahun terakhir itu antara lain. Pada 2020 Bidang pemerintahan, Kepala Desa Banjarsari melakukan MoU dengan Dispendukcapil untuk mengurus kartu keluarga (KK), Akta Kelahiran dan Kematian dan Surat Pindah, Dokumen dicetak mandiri oleh desa. Petugas register desa dapat memfasilitasi warga untuk mengakses ke aplikasi pelayanan Kependudukan Kabupaten Gresik (Poedak). 

Bidang Kemasyarakatan. Desa melakukan pengelolaan Bank Sampah di lingkungan RT/RW. Kerajinan home made berupa tas, sandal dan lukisan dari Pelepah Pisang. Pemasaran produk unggulan MoU dengan sejumlah manajemen hotel, sentra olahraga, pusat kuliner dan gedung serbaguna.

Sedamgkan, di Program Pokok PKK diantaranya program pendataan secara online jumlah dasa wisma 112, Permen Ting Ting (Perilaku Remaja Menuju Bebas Stunting), Da Penting (Dana Penanggulangan Stunting), Menor Bestie (Menanam Kelor Bebas Stunting), Program Kampung Pudak Ayu, Program Ketuk Pintu Besan serta Lansia Peduli Asi.

Terobosan dilakukan oleh pemerintah desa Banjarsari yang mengantarkan menjadi jawara Kabupaten Gresik sehingga menjadi Duta Gresik diajang serupa di Provinsi Jawa Timur.

“Merupakan suatu kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi kami, karena Desa Banjarsari Kecamatan Cerme berhasil masuk nominasi 10 besar juara lomba desa serta pelaksana terbaik 10 program pokok PKK tingkat Provinsi Jawa Timur 2022,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyambut kedatangan tim penilai yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Desa Dinas PMD Provinsi Jatim Moh. Wahyudi itu pada Senin, 6 Juni 2022.

Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, lomba merupakan motivasi dan evaluasi bagaimana pembangunan sebuah daerah dimulai dari desa, banyak komponen dan variabel dari desa harus kita sinergikan. “Mudah-mudahan desa Banjarsari menjadi pelopor di Kabupaten Gresik maupun Provinsi,”harapnya. 

“Dengan kolaborasi kita yakin dapat membenahi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya Kabupaten Gresik,”sambungnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Desa Dinas PMD Provinsi Jatim, Moh. Wahyudi selaku ketua rombongan, dalam sambutannya menyampaikan perlombaan desa/kelurahan dimaknai sebagai evaluasi dan penilaian perkembangan penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan yang cepat berkembang yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang dituangkan dalam Permendagri nomor 81 Tahun 2015.

Pada 2022 ini lomba desa dan kelurahan Provinsi Jawa Timur mengusung Semangat Bangkit dari Pandemi Covid-19. Desa dan Kelurahan di Jawa Timur didorong untuk melakukan inovasi di bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan pada masa Pandemi sehingga tagline dari Ibu Gubernur “Optimis Jawa Timur Bangkit” dapat terwujud.

“Selain itu, 2022 ini penilaian lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Jawa Timur dirangkaikan dengan lomba pelaksana terbaik 10 program pokok PKK,”ujarnya. (yad)

Bangkit dari Pandemi Covid-19, Desa Banjarsari Duta Gresik, Kandidat Terbaik 10 Program PKK Jatim  Selengkapnya

Tujuh Fraksi DPRD Gresik Sampaikan PU, Ada Ranperda Prakarsa Pemerintah Tentang Bantuan Hukum Warga Miskin

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menggelar rapat paripurna di Ruang Paripurna DPRD Gresik pada Senin, 6 Juni 2022. Ada dua agenda dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir yang dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  itu. 

Dua agenda itu, kali pertama adalah penyampaian Pandangan  Umum (PU) Fraksi terhadap dua rancangan peraturan daerah (ranperda) prakarsa Pemerintah. Dua ranperda prakarsa Pemerintah itu adalah Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah dan Ranperda Bantuan Hukum.

Agenda kegiatan adalah Pendapat Bupati atas Ranperda Inisiatif DPRD Tahap I/2022. Ada empat raperda inisiatif yakni Ranperda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Pemukiman ; Ranperda Fasilitasi Kemitraaan Kegiatan Berusaha di Daerah ; Ranperda tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Suara Gresik dan Ranperda tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah.

Sejumlah fraksi memberikan catatan terhadap kedua ranperda prakarsa Pemerintah tersebut. Fraksi PKB DPRD Gresik kali pertama membacakan pandangan umum fraksinya. Urutan kedua Fraksi Demokrat, lalu Fraksi Gerindra, FPDI-P , Fraksi Golkar, Fraksi Amanat Persatuan dan terakhir Fraksi NasDem. 

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Gresik Taufiqul Umam mempertanyakan terkait mekanisme bantuan hukum tehadap masyarakat miskin. Seperti apa bentuk bantuan hukumnya. “Apakah semua masyarakat yang terkena tidak kriminalitas mendapat bantuan hukum,” ujarnya.

Anggota Fraksi Golkar DPRD Gresik Lusi Kustianah mengatakan dalam ranperda bantuan hukum untuk masyarakat miskin juga perlu ada batasan. Sampai sejauh mana bantuan diberikan. “Apakah hanya jasanya. Atau seluruh biaya selama proses hukum ditanggung,”ungkapnya.

Menurut dia, tidak adanya batasan ini akan menimbulkan multitafsir. Nanti, akan merugikan bagi pemberi bantuan maupun yang diberi bantuan. “Karena dalam proses hukum banyak biaya yang harus dikeluarkan. Mulai perbanyak dokumen, biaya perkara dan lainnya. Kami minta diberikam batasannya,”terangnya.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Gresik Ahmad Kusriyanto meminta agar pemerintah memberikan detail anggaran yang diperlukan dalam pemberian bantuan hukum. “Kemudian tata cara pengajuannya serta klasifikasi masyarakat yang berhak mendapat bantuan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gresik Muhammad Nasir meminta agar pemerintah lebih meningkatkan penyuluhan terkait hukum. Sehingga masyarakat lebih memahami alur perkara. “Masyarakat miskin rawan terkena masalah hukum. Harus sering dilakukan penyuluhan,”imbuhnya. (yad)

Tujuh Fraksi DPRD Gresik Sampaikan PU, Ada Ranperda Prakarsa Pemerintah Tentang Bantuan Hukum Warga Miskin Selengkapnya

DPRD Gresik Dorong Pemerintah Perbaiki Layanan Kesehatan, Ada 350 Ribu Belum Tercover Jaminan Kesehatan 

GRESIK,1minute.id – DPRD Gresik mendorong pemerintah untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Perbaikan infrastruktur maupun pelayanan kesehatan dasar. Sehingga visi-misi Bupati, pelayanan menggunakan satu kartu, yakni kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) bisa teralisasi. 

Menurut Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir,  DPRD Gresik telah berkomitmen menjadikan pelayanan dasar kesehatan, salah satu prioritas di Gresik. Indikatornya, alokasi anggaran bidang kesehatan telah dinaikkan sebesar 15 persen. “Alokasi anggaran itu diatas peraturan pemerintah sebesar 10 persen dari APBD,”kata Abdul Qodir didampingi Ketua dan anggota Komisi IV,  Muhamad dan Jumanto dalam jumpa pers di ruang Komisi IV DPRD Gresik pada Senin, 6 Juni 2022. 

Sokongan anggaran itu, imbuhnya, seharusnya dibarengi peningkatan etos kerja. Diantaranya, persoalan sarana dan prasarana kesehatan, ketersediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan khususnys di Pulau Bawean. Selain dua hal itu, persoalan serius lainnya jaminan kesehatan nasional (JKN).

Dalam peraturan menteri kesehatan (Permenkes) disebutkan semua kegiatan jaminan kesehatan yang dilakukan pemerintah daerah harus terkoneksi dengan jaminan kesehatan nasional (JKN). “Maka membutuhkan perhatian. Karena butuh percepatan agar seluruh warga yang hari tinggal 350-an ribu yang tidak tercover atau tidak teridentifikasi belum memiliki kartu JKN harus dipikirkan,”ujarnya. “Agar seluruh masyarakat Gresik masuk dalam sistem di JKN,”imbuhnya. 

Dia meminta kepada Dinas Sosial (Dinsos) Gresik untuk bekerja ekstrakeras agar prosentase warga yang terjaring dalam sisten JKN lebih banyak. Mengapa? Sebab, semakin banyak warga yang terkoneksi dengan database JKN pusat, Pemkab Gresik bisa melakukan penghematan anggaran. “Sisa anggaran otomatis dimasukkan pelayanan lain. Dan, Bupati dengan visi-misinya 1 kartu yakni e-KTP bisa dilayani,”ujar legislator asal Kecamatan Wringinanom itu.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muchamad mendorong pemerintah untuk melakukan akselerasi jumlah keanggotaan warga di program BPJS Kesehatan. Pada 2021, warga Gresik yang menjadi peserta BPJS Kesehatan sebesar 76,9 persen. Pada 2022, diestimasikan sebesar 84,8 persen dengan alokasi anggaran sebesar Rp 45 miliar. Dan, 2023 warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang tercover BPJS Kesehatan menjadi 95 persen. 

Akselerasi yang harus dilakukan oleh Pemkab Gresik saat ini, adalah mengambil kuota JKN-KIS dari pemerintah pusat sebanyak 85 ribu yang diperuntukkan ke Kabupaten Gresik.  “Sehingga nantinya bisa mengurangi anggaran yang dialokasikan di APBD Gresik,”tegasnya. 

Ditempat sama, anggota Komisi IV Jumanto setali tiga uang dengan pendapat Muhamad yang mantan Direktur Utama Giri Tirta itu. Namun, Jumanto lebih menyoroti terkait kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) Dinsos Gresik dalam melakukan update data warga miskin. Jumanto menganggap kinerja Dinsos kurang gercep alias gerak cepat. Dia mencontohkan update data warga miskin di tiga kecamatan di Panceng, Dukun dan Ujungpangkah. 

Politisi PDI-P menjlentrehkan di Kecamatan Panceng, pihaknya telah menyetorkan 2 ribu update data warga miskin namun Dinsos baru bisa mencetak kartu 920-an. Di Kecamatan Dukun sebanyak 2.500 data yang telah dikirimkan , kartu yang tercetak 700-an. Di Kecamatan Ujungpangkah lebih baik karena prosentase kartu yang tercetak melebihi 50 persen. “Ujungpangkah 600-an selesai 308-an,”katanya. (yad)

DPRD Gresik Dorong Pemerintah Perbaiki Layanan Kesehatan, Ada 350 Ribu Belum Tercover Jaminan Kesehatan  Selengkapnya

Dewan Soroti Minimnya Anggaran Tim Sepak Bola Wanita Gresik

GRESIK,1minute.id – Nur Saidah turun ke lapangan sepak bola Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Senin, 6 Juni 2022. Wakil Ketua DPRD Gresik itu ikut latihan bersama tim sepak bola putri yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim.

Kehadiran legislator dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menambah semangat tim kesebelasan kebanggaan Kabupaten Gresik itu. Bu Nur-sapaan Nur Saidah-berharap kesebelasan putri Gresik ini bisa mengharumkan nama Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sepak bola wanita yany akan berlaga di Porprov Jatim. Semoga bisa mendapatkan prestasi,”ujar Bu Nur.Dalam kesempatan ini pihaknya mengaku cukup prihatin dengan anggaran yang sangat minim. Bahkan, persiapan dilakukan dengan anggaran pribadi. “Sampai saat ini belum ada anggaran yang turun dari KONI. Padahal pelaksanaannya tinggal sebentar lagi,” ungkapnya.

Menurut dia, seharusnya dukungan anggaran harus diberikan oleh pemerintah. Sebab, mereka akan berjuang mengharumkan nama Kabupaten Gresik. “Kami minta agar semua pihak bisa duduk bersama membahas persoalan olahraga agar tidak minim prestasi,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya akan memandatkan kepada Komisi IV DPRD Gresik agar segera memanggil pengurus KONI terkait persiapan Porprov. Bagaimana persiapan disemua cabang olahraga (cabor) yang akan berangkat. “Kami berharap nanti ada penjelasan dari KONI. Dan bagaimana evaluasinya,”imbuh dia. Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2022 Jawa Timur  dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni – 2 Juli 2022 di Jember. (yad)

Dewan Soroti Minimnya Anggaran Tim Sepak Bola Wanita Gresik Selengkapnya

Bupati dan Ketua DPRD Gresik Kecam Ritual Nyeleneh Pernikahan Manusia dengan Kambing 

GRESIK,1minute.id – Ritual nyeleneh pernikahan manusia dengan kambing betina di salah satu Pesanggrahan di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik viral di media sosial (medsos). Tak pelak perkawinan manusia dengan wedus yang dihadiri oknum anggota DPRD Gresik itu menuai kecaman dari warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengecam ritual tersebut. 

“Ini sangat keterlaluan, artinya kalau LGBT saja di tolak oleh masyarakat. Menungso podo menungso (manusia dengan manusia) ditolak. Dengan alasan apa pun berdalih membuat konten atau alasan apa pun tidak mendidik,”tegas Abdul Qodir kepada wartawan pada Senin, 6 Juni 2022. 

Meski legislator asal Wringinanom itu tidak mengetahui secara pasti perkawinan sakral antara manusia dengan kambing betina bernama “Sri Rahayu binti Bejo” itu. Namun, Qodir menegaskan dengan dalih apa pun peristiwa itu sangat memprihatinkan. 

“Saya prihatin dan nenolaknya,”tegas Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu. Terkait dugaan ada oknum anggota DPRD Gresik dalam prosesi perkawinan manusia dengan kambing betina anak dari induk bernama Sri Kinasih itu, Qodir memastikan akan ditangani oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik.

Menurut Qodir, dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD bisa menganggu nilai-nilai kultur dan agama. “BK akan melakukan klarifikasi secepatnya. Menggali informasi dan seterusnya. Karena ada ruang-ruang publik yang terganggu, terutama umat beragama,”tegasnya. “Meski belum ada warga yang melaporkan kejadian itu DPRD Gresik,”imbuhnya. 

Untuk diketahui perkawinan manusia dengan kambing betina itu digelar pada Minggu, 5 Juni 2022. Hajatan itu dilakukan di salah satu Pesanggrahan di Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur. Pernikahan itu disaksikan sejumlah tokoh masyarakat sekitar, termasuk salah satu oknum anggota DPRD Gresik. Belakangan kabarnya mengaku pernikahan manusia dengan seekor kambing betina itu konten di medsos. (yad)

Bupati dan Ketua DPRD Gresik Kecam Ritual Nyeleneh Pernikahan Manusia dengan Kambing  Selengkapnya