Dua Tahun Pendemi, Kini Kesenian Kembali Bergairah Di Gresik


GRESIK,1minute.id– Pengemar wayang kulit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik terobati. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar wayang kulit di Kantor Bupati Gresik pada Rabu malam, 9 Maret 2022. Dalang dalam gelaran perdana di masa pandemi Covid-19 ini adalah Ki Puguh Prasetyo.

Pagelaran wayang kulit dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini berlangsung hingga pukul 12 malam. Dalang Ki Puguh Prasetyo berulangkali mengucapkan rasa syukurnya. 

“Terima kasih diberi kelonggaran bisa tampil merayakan HUT Pemkab Gresik dan Gresik Kota Tua. Mugo-mugo pandemi berakhir,”kata dalang Ki Puguh Prasetyo. Dalam pagelaran wayang kulit itu, Ki Puguh Prasetyo mendapuk Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Sutaji Rudi sebagai Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Gresik. 

“Mugo-mugo wayang kulit menjadi milik semua dipimpin Bapak Sutaji Rudi,”katanya. Dalam  pagelaran wayang kulit ini, dalang membawa personil lengkap. Sindenya berjumlah 6 orang. “Iki kabeh wong Gresik,”katanya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan kecintaan terhadap budaya asli bangsa Indonesia harus terus dijaga. Selaras dengan hal tersebut, Pemkab Gresik berkomitmen untuk melestarikan budaya luhur, salah satunya kesenian wayang kulit. “Sehingga kesenian wayang kulit yang juga menjadi jati diri bangsa Indonesia kian diminati generasi muda. Serta mampu melahirkan dalang maupun seniman wayang kulit muda,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

NYINDEN : Sinden dalam pagelaran wayang kulit di Kantor Bupati Gresik pada Rabu malam, 9 Maret 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani, sapaan akrabnya, menambahkan dengan diadakannya pagelaran tersebut menandai bahwa bangkitnya gairah kesenian tradisional di Gresik yang sempat padam karena pandemi Covid-19.  “Kita tahu bahwa selama pandemi Covid-19 melanda, hampir seluruh kegiatan masyarakar terganggu. Termasuk para seniman yang tidak bisa manggung karena dampak pandemi. Mudah-mudahan pagelaran wayang kulit malam ini dapat membangkitkan kembali gairah kesenian termasuk wayang kulit agar para seniman dapat eksis kembali,”katanya. 

Pagelaran wayang kulit ditandai dengan penyerahan wayang dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepada Dalang Ki Puguh Prasetyo. Lakon pagelaran wayang kulit adalah “Tekad Manunggal Dengan Tematik dengan visi misi Kebersamaan dan Kerukunan”.

Bu Min-Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah mengaku wayang kulit pengajaran yang dapat diperoleh dari filosofi seni budaya yang ada maupun kisah yang dipentaskan. Nilai-nilai luhur yang terkandung di antaranya berjiwa ksatria nan pemberani, jujur, ulet, dan tanggungjawab perlu untuk diteladani dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.  (yad)

Dua Tahun Pendemi, Kini Kesenian Kembali Bergairah Di Gresik Selengkapnya

LF PCNU Gresik Dan UIN Alauddin Makassar MoU Kembangkan Ilmu Falak

GRESIK,1minute.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melalui Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Prodi Ilmu Falak menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Falakiyah (LF) PCNU Gresik. Nota kesepahaman di teken di Desa Manyarejo, kecamatan Manyar, kabupaten Gresik pada Rabu malam, 9 Maret 2022.

MoU dilakukan Dekan FSH, Muammar Muhammad Bakry yang diwakili Wakil Dekan III, Muhammad Saleh Ridwan dengan Ketua LF PCNU Gresik Muchyiddin Hasan. Ketua LF PCNU Gresik periode 2021-2026 itu didampingi Sekretarisnya Angga Purwancara.

Sebelumnya rombongan Perguruan Tinggi Negeri kKota Daeng ini mendapat pemaparan materi falak dari dewan pakar KH. Abdul Muid Zahid dan ustad Inwanuddin. 
Wakil Dekan UIN Alauddin Makassar, Muhammad Saleh Ridwan mengatakan MoU ini untuk pengembangan Tri dharma perguruan tinggi pencerahan tentang instrumen fajar shadiq dan beberapa pelatihan yang dilakukan oleh Lembaga Falakiyah PCNU Gresik dan implementasi merdeka belajar.

“Kami bersepakat untuk membuat perjanjian kerja sama membangun pengembangan khususnya ilmu falak. Di Gresik punya beberapa pakar yang cukup banyak dan punya banyak prestasi. Tentu kami harapkan prodi Ilmu Falak di kampus kami bisa maju dan berkembang,”ujar Saleh. 

Ketua Prodi Ilmu Falak UIN Alauddin, Fatmawati Hilal yang menjadi inisiator MoU ini menginginkan jika mahasiswanya bisa diberi pelatihan khusus oleh LF PCNU Gresik. Pihaknya ingin memaksimalkan program studinya dengan mengirim beberapa anak didiknya untuk belajar secara khusus di Balai Rukyat Condrodipo yang biasa digunakan untuk observasi Hilal.

“Tentu kami ingin ada follow up, anak-anak bisa mendalami instrumen falak yang sudah ada di sini dengan Dewan Pakar LF PCNU Gresik. Tidak menutup kemungkinan KH. Abdul Muid Zahid dan ustad Inwanuddin akan kami undang sebagai dosen tamu di Universitas kami nanti sebagai dasar penguatan ilmu dari mahasiswa kami,”terang Hilal.

Sementara itu, Ketua LF PCNU Gresik, Muchyiddin Hasan, MoU ini adalah kado istimewa bagi para pengurus yang baru saja mendapat Surat Keputusan (SK) dari PCNU Gresik. Menurutnya momen ini menjadi spirit bagi pengurus baru agar bisa lebih serius dalam berkhidmah karena LF PCNU Gresik menjadi referensi pembelajaran kampus ternama di Provinsi Sulawesi Selatan.  

“Kami berterima kasih kepada civitas akademika UIN Alauddin Makassar khususnya Fakultas Syariah dan Hukum Prodi Ilmu Falak yang sudah mempercayai kami sebagai referensi pembelajaran untuk meningkatkan sekaligus mengembangkan Ilmu Falak untuk mahasiswanya. Tentu ini menjadi spirit bagi kami, pengurus Lembaga Falakiyah yang baru saja mendapat SK dari PCNU Gresik sore tadi,”tutupnya. (yad)

LF PCNU Gresik Dan UIN Alauddin Makassar MoU Kembangkan Ilmu Falak Selengkapnya

Pembunuh Janda Bringkang Divonis 11 Tahun, JPU dan Kuasa Hukum Terdakwa Pikir-pikir

GRESIK,1minute.id – Abdullah Musyafak  harus hidup dibalik jeruji besi selama sebelas tahun. Hukuman itu dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada Rabu, 9 Maret 2022. Majelis diketahui oleh Fitra Dewi Nasution menyatakan, terdakwa berusia 39 tahun itu terbukti secara sah telah menghabisi nyawa korban Erni Kristianah. Korban Erni adalah janda satu anak tinggal di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Putusan majelis hakim itu, lebih ringan satu tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik A.A.Ngurah Wirajaya yang menuntut terdakwa tinggal di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo tersebut. Terdakwa Musyafak alias Pak Eko dianggap melanggar pasal 338 KUHP tentang pembunuh. 

Akan tetapi, amar putusan yang dibacakan majelis hakim Fitra Dewi Nasution belum berkekuatan hukum tetap (inkrah). Pasalnya, terdakwa dan JPU belum mengambil keputusan. “Kami masih pikir-pikir,”kata Penasehat Hukum (PH) terdakwa dari Posbakum YLBH Fajar Trilaksana Rudi Suprayitno didampingi Agus Junaedi dan Herman Sakti Iman.

Rudi menyampaikan, putusan yang dijatuhkan kepada kliennya berdasarkan keyakinan hakim. Sebab, hakim menganggap semua yang dibantah terdakwa tidak bisa dibuktikan di persidangan. “Hasil putusan ini masih kami diskusikan dulu, apakah nanti langkahnya mengajukan banding atau tidak,”imbuhnya.

Seperti diketahui, terdakwa Abdullah Musyafak diseret ke persidangan karena diduga membunuh Erni Kristianah warga Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik pada Juli 2021. Kali pertama jasad korban ditemukan keponakannya bernama Vitri bersama warga setempat. Saat ditemukan, posisi korban tidur telungkup di lantai. (yad)

Pembunuh Janda Bringkang Divonis 11 Tahun, JPU dan Kuasa Hukum Terdakwa Pikir-pikir Selengkapnya

SIG Peduli Fasilitasi Penyandang Disabilitas Menjadi Entreprenuer di Kedai Pink

GRESIK,1minute.id – Program SIG Peduli menyasar para penyandang disabilitas. Manajemen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membina dan memberi fasilitas kepada penyandang disabilitas lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB) AB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Fasilitas dan pembinaan berupa tempat berjualan (stan) pujasera yang berlokasi di Kuliner Wisma A. Yani di Jalan Veteran, Gresik. 

Tempat berjualan tersebut diberi nama “Kedai Pink” yang telah di kelola secara mandiri oleh 5 orang penyandang disabilitas sejak a Januari 2022. Seluruh aktivitas berjualan mulai dari proses memasak hingga penyajian makanan dilakukan secara bergantian setiap harinya.

Dinda Intan Lestari, salah satu pengelola kedai pink mengaku terbantu dan berterima kasih atas bantuan dan pendampingan yang diberikan oleh SIG. “Kami sangat berterima kasih kepada SIG atas bantuan tempat untuk berjualan yang diberikan untuk kami, karena hal ini sangat bermanfaat   untuk  kami  supaya mandiri,”kata Dinda. Kedai Pink buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.30 WIB. Menu yang dijual yaitu Dimsum dan Freshy Ice Tea.

Berbekal ilmu yang diperoleh dari sekolah, pengelolaan kedai dapat berjalan dengan baik dan pelanggan senang dengan pelayanan yang diberikan. ”Semoga SIG tetap perhatian dan mengganggap kami bisa sama dengan yang lain dan juga teman-teman kami yang lain yang belum mendapat kesempatan yang sama supaya mendapat perhatian juga,”imbuhnya. 

Sementara itu, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen perusahaan terhadap penyandang disabilitas. SIG berupaya mendukung kelompok disabilitas agar mampu mandiri dengan mengelola usaha. Diharapkan para penyandang disabilitas ini lebih meningkatkan rasa kepercayaan diri dengan berwirausaha dan bersosialisasi langsung dengan para pelanggan.

Menurutnya, para penyandang disabilitas juga memiliki kemampuan yang sama dengan masyarakat pada umumnya. Kepedulian terhadap kaum disabilitas ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap salah satu pencapaiaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), yaitu kesetaraan gender dan non diskriminasi.

“Pemberdayaan disabilitas ini kami lakukan melalui program pembinaan, pendampingan dan keterlibatan langsung yang akan terus dikembangkan sehingga mereka nanti bisa menuju kemandirian”, ungkap Edy Saraya. (yad)

SIG Peduli Fasilitasi Penyandang Disabilitas Menjadi Entreprenuer di Kedai Pink Selengkapnya

Pemkab Gresik Gandeng Swasta Pengolahan Sampah Berkapasitas 200 Ton Per Hari

PIAGAM ADIWIYATA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah menyerahkan Piagam Adiwiyata kepada 48 sekolah di Peringatan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 9 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Problem sampah rumah tangga bakal segera teratasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bekerjasama dengan Danone untuk melakukan pengelohan sampah di dua lokasi. Yakni, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean dan TPA Ngipik di Desa Ngipik, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Pengelohan sampah di dua TPST itu masing-masing berkapasitas 100 ton per hari atau 200 ton per hari. Volume sampah rumah tangga di Kabupaten Gresik mencapai 450 ton per hari. Sebanyak 216 ton sampai 250 ton sampah masuk ke TPA Ngipik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bertepatan  HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik telah dilakukan nota kesepahaman alias MoU dengan pihak swasta dalam pengolahan sampah di Kabupaten Gresik. “Sudah tahun merdeka, sampah di kabupaten Gresik belum ada penanganan,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai upacara Peringatan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik di Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 9 Maret 2022.

Pemkab Gresik, imbuhnya, kerjasamanya dengan PT Resigi dan Danone mengolah sampah di TPA ngipik di Desa Ngipik, Kecamatan Gresik dan Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean . “Target 200 ton perhari,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mekanismenya, sampah rumah tangga dambil dari rumah atau TPS di desa untuk ditarik ke TPA. Ada sejumlah keuntungan yang diperoleh oleh Pemkab Gresik dalam kerjasama pengolahan sampah ini. Antara lain, efisien anggaran operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik sebesar Rp 15 miliar per tahun. “Dan persoalan sampah di Gresik bisa teratasi Sudah terolah bahkan sampai zero waste sampah,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. 

Kerjasama pengolahan sampah antara Pemkab Gresik  dengan swasta ini menjadi solusi dalam penanganan problem sampah perkotaan. Pasalnya, volume TPA Ngipik semakin penuh. Bukit sampah bahkan terlihat dari Telaga Ngipik.  

Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone menambahkan, pengolahan sampah di dua TPST itu akan menggunakan teknologi dari anak bangsa. “Seratus persen lokal,”tegasnya. Teknologi pengolahan sampah tersebut telah diujicobakan di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia. Diantaranya, Lamongan,  Jawa Timur dan Bandung, Jawa Barat.  “Di dua pilot project itu, Saya optimistis pengelolahan sampah di Kabupaten Gresik ini lebih bagus,”kata.

Mengapa menggunakan teknologi anak bangsa? Karyanto mengatakan, pihaknya tidak impor alat karena karakteristik sampah itu unik. Tidak bisa disamakan dengan sampah di luar negeri. Sehingga solusinya harus solusi lokal. Bahkan, kalau di Indonesia, karakteristik sampah setiap daerah berbeda. Misalnya, sampah di Bali dengan Gresik berbeda  “Jadi itu kita mengenalkan teknologi lokal yang Insya Allah bisa membantu mengurangi sampah di TPA Ngipik,”katanya. (yad)

Pemkab Gresik Gandeng Swasta Pengolahan Sampah Berkapasitas 200 Ton Per Hari Selengkapnya

Pengunjung Mal Royal Plaza Mendapat Layanan Vaksinasi Puskesmss Ngagel dan BIN

SURABAYA,1minute.id – Mendekatkan layanan vaksin dengan kegiatan warga masyarakat yang cenderung sibuk, dengan membuka layanan vaksin di mal. Pengunjung mal antusias gelaran vaksin massal itu. Hal itu diungkap Koordinator nakes Puskesmas Ngagel Rejo, Surabaya Helga seusai vaksinasi di Royal Plaza di Jalan A Yani, Kel/ Kec Wonokromo pada Rabu, 9 Maret 2022.

“Bagi kami, tetap membuka layanan di Puskesmas, namun untuk lebih menyadarkan warga masyarakat terkait pentingnya kekebalan,  kami melakukan sosialisasi dan sekaligus membuka layanan di Royal Plaza bersama dengan teman BIN,”terang Helga. 

Dalam kesempatan tersebut, dipersiapkan jenis vaksin Sinovac sebanyak 150 dosis, dan jenis Pfizer sebanyak 50 dosis. Hadi salah seorang pengunjung Royal Plaza, begitu melihat ada layanan vaksin, bergegas ingin mendapat layanan. 

“Saya dari luar Surabaya, beberapa bulan kemarin agak susah dalam mendapatkan layanan vaksin, karenan tuntutan lingkungan pekerjaan, dan selalu mobilitas tinggi, sehingga sangat perlu mendapat suntikan vaksin,”terang Hadi. (yad)

Pengunjung Mal Royal Plaza Mendapat Layanan Vaksinasi Puskesmss Ngagel dan BIN Selengkapnya

Ziarah Makam Waliyullah Terasa Sakral, Bupati Cium Sajadah, Wabup Pegang Keris Sunan Giri 

GRESIK,1minute.id – Ziarah makam Sunan Giri rangkaian HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik terasa lebih sakral. Sebab, pengurus yayasan makam Waliyullah di Bukit Giri mengeluarkan keris dan sajadah bernilai historis tinggi. Keris dan Sajadah peninggalan wali sanga bergelar Prabu Satmata, Kepala Pemerintahan di Bukit Giri Kedaton. 

BUKA KAIN PENUTUP NISAN : Pengurus Yayasan Sunan Giri membuka kain penutup nisan Makam Sunan Giri kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan rombongan pada Selasa, 8 Maret 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bukan hanya, juri kunci makam Waliyullah, Sunan Giri itu juga membuka kain penutup nisan berwarna hitam yang bertuliskan warna keemasan berlafal arab serta nama Sunan Giri R.Paku Lahir 1443 Masehi dan Wafat 1506 Masehi. Dibalik penutup kain batu nisa terdapat lambang empat arah mata angin.

KERIS SUNAN GIRI : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memegang keris peninggalan Sunan Giri disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pengurus Yayasan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ziarah makam Waliyullah itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama KH Muchtar Djamil, tokoh Nahdlatul Ulama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

CIUM SAJADAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mencium sajadah peninggalan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semua yang ikut berziarah ke Makam Sunan Giri itu mendapat kesempatan untuk mencium sajadah dan memegang keris bernilai historis yang tinggi peninggalan Sunan Giri itu.

DOA BERSAMA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Forkopimda Gresik doa bersama di Makam Maulana Malik Ibrahim pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Sajadah ini tetap wangi meski kami tidak berikan wewangian,”kata Ketua Yayasan Sunan Giri H.Izzudin Sodiq didampingi Pembina Yayasan Sunan Giri H. Umar Faisol Mashud di Makam Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022. 

NGAJI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda mengaji bersama di Makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik pertama pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Nguri-uri budaya dilanjutkan ke Makam Sunan Prapen, Makam Maulana Malik Ibrahim dan Makam K.R.T. Poesponegoro. (yad)

Ziarah Makam Waliyullah Terasa Sakral, Bupati Cium Sajadah, Wabup Pegang Keris Sunan Giri  Selengkapnya

Ikhtiar Batin Akhiri Pandemi, Pemkab Gelar Gresik Bersholawat Bersama Habib Syech


GRESIK,1minute.id – Gresik Sholawat bergema di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022. Suasana Gresik pasca hujan terasa semakin sejuk dengan lantunan salawat bersama Pimpinan Majelis Ahbabul Musthofa Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf itu.

Selama dua jam syechermania mengumandangkan salawat Nabi Muhammad SAW. Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf membuka dengan lantunan Mabruuk Alfa Mabruuk atau Selamat Ulang Tahun kepada masyarakat Kota Gresik. Lantunan Mabruuk Alfa Mabruuk ini sedang viral di TikTok. Syechermania-sebutan-kumpulan komunitas pecinta Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf hafal.  

GRESIK BERSHOLAWAT: Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Forkopimda bersalawat sebagai ikhtiar batin mendoakan warga Gresik dijauhkan segala musibah dan pandemi Covid-19 berakhir di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Setelah lagu tersebut, Habib Syech juga mendoakan masyarakat Kabupaten Gresik aman dan sehat. Ia pun mengajak warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk melakukan salawat sebagai ikhtiar agar pandemi Covid-19 segera sirna di bumi nusantara, Indonesia ini. “Tetap patuhi anjuran pemimpin untuk selalu memakai masker. Meski sudah di vaksinasi,” katanya. 

Selama 2 jam bersalawat bersama Habib Syech telah mengobati kerinduan syechermania untuk bertemu dan bersalawat dengan Pimpinan Majelis Ahbabul Musthofa Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.   Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, salah satu ikhtiar pemerintah untuk mendoakan warga Gresik yang berjumlah 1,3 juta jiwa untuk dijauhkan dari segela bentuk musibah.

SAPA SYECHERMANIA : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali (kiri) dalam acara Gresik Bersholawat di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati berusia 36 tahun itu menyebut pandemi Covid-19 memasuki tahun kedua belum berakhir. Wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu sangat berdampak kepada semua warga Gresik. “Semoga pandemi cepat selesai,”katanya. Gresik Bersholawat ini digelar Pemkab Gresik sebagai rangkaian memperingati HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik. Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret.  Sedangkan  hari ulang tahun Kabupaten Gresik dirayakan setiap 27 Februari. (yad)

Ikhtiar Batin Akhiri Pandemi, Pemkab Gelar Gresik Bersholawat Bersama Habib Syech Selengkapnya

10 Jenis Pelayanan Di Kantor Kecamatan Gresik Dibuka Sampai Jam 8 Malam

GRESIK,1minute.id – Terobosan baru bidang pelayanan diluncurkan oleh Agung Endro Dwi Setyo Utomo. Camat Gresik itu melaunching 10 bidang pelayanan hingga pukul 20.00. Pelayanan hingga malam hari itu diberlakukan mulai hari ini, Senin, 7 Maret 2022. Kado bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalang Hari Jadi ke-535 Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret itu.

Sepuluh jenis pelayanan itu, adalah Dispensasi Nikah ; Rekomendasi Subsidi Listrik ; Administrasi pelayanan kependudukan (adminduk) ;  Pelayanan PBB dan Pelayanan bantuan sosial (rekomendasi). Kemudian, Surat Keterangan Tidak Mampu ; Rekomendasi izin Keramaian ; dan Surat Pernyataan Ahli Waris. Berikutnya, Rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ;  Penerbitan Izin Usaha Mikro ; serta Surat Keterangan Domisili Usaha.

“Semua pelayanan bila kelengkapan lengkap 15 menit sampai dengan 30 menit selesai,”ujar Camat Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo pada Senin, 7 Maret 2022. Pelayanan adminduk yang dilayani antara lain kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) , kartu keluarga (KK),  Akta Kelahiran dan Perubahan status (pindah).

Agung mengatakan, terobosan baru dalam pelayanan ini untuk mempermudah kepada masyarakat. Sebab, hasil kajian yang dilakukan Kota Gresik ini padat penduduk. Ada sebanyak 81.494 jiwa. “Mayoritas mereka ada bekerja,”katanya.  Sebelumnya pelayanan sampai pukul 20.00, pihaknya telah memperlakukan pelayanan tanpa jam istirahat kantor yakni pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB. Pelayanan tanpa istirahat biasa digunakan masyarakat yang bekerja kantor atau pabrik untuk menguras keperluan. 

“Dari situ, pelayanan satu hari saja belum tentu sampai ke kecamatan. Karena proses di Desa atau kelurahan. Karena itu, Kita membuka malam sehingga orang pulang kerja kita tetap bisa memberikan pelayanan,”tegas mantan Camat Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu. Agung berharap pelayanan di Kecamatan Gresik buka hingga jam 8 malam ini bisa membantu mempermudah masyarakat. “Kita berlakukan mulai hari ini (Senin),”tegasnya. (yad)

10 Jenis Pelayanan Di Kantor Kecamatan Gresik Dibuka Sampai Jam 8 Malam Selengkapnya

Nguri-uri Budaya, Dispendik Terapkan Kurikulum Muatan Lokal Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik mematangkan rencana kurikulum muatan lokal (mulok). Kurikulum Mulok itu diantaranya tentang sejarah Kota Gresik. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto saat Launching Heritage Gresik dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik di halaman SMP Darul Islam Gresik pada Sabtu, 5 Maret 2022.

Menurut Hariyanto, tahun ajaran baru 2022/2023 Dispendik Gresik akan memasukkan kurikulum muatan lokal (mulok) untuk pelajar jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama (SD-SMP). Kurikulum muatan lokal itu tentang sejarah Kota Lama Gresik. “Kurikulum muatan lokal ini untuk melestarikan budaya lokal,”kata Hariyanto. Melestarikan budaya lokal ini, imbuhnya, bertujuan agar generasi Z atau peserta didik bisa mengetahui sejarah tentang Gresik ini.

“Agar (generasi muda) tidak putus (kepaten obor tentang sejarah Gresik),”ujarnya. Selain menerapkan kurikulum muatan lokal, lanjutnya,  Dispendik akan membuat kebijakan terkait eduwisata. “Khususnya eduwisata keberadaan Kota Lama dan tentunya menggairahkan ekonomi,”tegasnya. Hariyanto optimistis dua gagasan Dispendik Gresik itu akan mendapatkan dukungan dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut Kota Lama Gresik memiliki nilai historis yang luar biasa. Kawasan Gresik Kota Lama ini tidak dimiliki kabupaten/kota lainnya. Antara lain,  Surabaya, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro. Sebab, kawasan Kota Lama Gresik itu memiliki 4 budaya. Empat budaya itu adalah Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa).”Semarang memiliki Kota Lama, tapi hanya 3 budaya,”kata Fandi Akhmad Yani. 

Launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik menjadi inspirasi untuk kembali menghidupkan kenangan masa kejayaan Gresik sebagai Kota Bandar. Pusat perekonomian global pada eranya. Kejayaan itu belum banyak diketahui oleh masyarakat dan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. (yad)

Nguri-uri Budaya, Dispendik Terapkan Kurikulum Muatan Lokal Gresik  Selengkapnya