Revitalisasi Kawasan Heritage Gresik Kota Tua Berlanjut Tahun Ini

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi kawasan Heritage di Gresik Kota Lama berlanjut. Tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan revitalisasi tujuh ruas jalan. Tujuh ruas itu adalah kawasan Jalan Basuki Rahmat, AKS Tubun , Kramatlangon, KH Zubair, Agus Salim, Malik Ibrahim dan Setiabudi.

Revitalisasi dilakukan digagas oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik menggunakan konsep tematik. Kepala DPKP Gresik Ida Lailatussa’adiyah mengatakan, revitalisasi tujuh ruas kawasan heritage di Gresik Kota Lama untuk mewujudkan salah satu Program Nawa Karsa, Gresik Lestari. 

“Penataan kawasan heritage ini menggunakan anggaran dari APBN,”kata Ida Lailatussa’adiyah usai mengikuti pelantikan di hall parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 18 Januari 2022.  Revitalisasi di tujuh ruas jalan itu berupa pembangunan saluran air, penerangan jalan, pavingisasi dan lainnya. “Untuk konsepnya kita sesuaikan dengan kawasan tersebut,”ujarnya.

Ia mencontohkan, ruas jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik. Kawasan itu banyak bangunan peninggalan Kolonial Belanda. Bangunan yang masih terawat apik diantaranya rumah dinas (rumdin) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Informasi yang dihimpun rumdin Wabup itu sebelumnya adalah Wedana. 

Wedana adakah pembantu pimpinan wilayah Daerah Tingkat II (kabupaten ), membawahkan beberapa camat; pembantu bupati.  Lalu, Kantor Pos Pelabuhan dan lainnya. “Bagaimana konsep PJU, pavingnya akan disesuaikan dengan konsep kolonial. Tapi, unsur khas Gresik tetap harus masuk. Lampu ada Damarkurung,” tegasnya. 

KAMPUNG PECINAN: Begini hasil revitalisasi kawasan heritage di Gresik Kota Lama di kawasan Pecinan Jalan Setiabudi, Gresik pada 2021. Tahun revitalisasi dilanjutkan untuk kawasan lainnya. Foto diambil pada Jumat, 14 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Konsep tematik itu, juga untuk ruas lainnya. Seperti, Jalan Malik Ibrahim yang terdapat situs religi, Sunan Maulana Malik Ibrahim, Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Pulau Jawa sekaligus Syahbandar pertama di Gresik. “Konsep revitalisasinya akan memadukan kekhasan setempat,”ujarnya. 

Anggaran revitalisasi selain dari APBN 2022 juga akan mendapatkan suppport anggaran dari APBD Gresik 2022. “APBD 2021 sudah mensupport di gang-gang. Seperti, di kampung Pecinan (kawasan Kelenteng Kim Hin Kiong,Red). Untuk 2022 akan mensupport kawasan permukiman pribumi seperti Kampung Kemasan, kampung  Bedilan dan Pulopancikan,”terangnya.

DPKP dalam waktu dekat melakukan sosialisasi kepada masyarakat di empat dari tujuh kawasan tersebut. Sosialisasi dilakukan dalam rangka pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu, DPKP juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pemilik utilitas seperti PT Telkom, PT PLN, PDAM dan lainnya. Karena utilitas itu nantinya harus ditanam. “Satu minggu sebelum kegiatan harus diamankan semuanya,”katanya. (yad)

Revitalisasi Kawasan Heritage Gresik Kota Tua Berlanjut Tahun Ini Selengkapnya

Bupati Gresik Marger Dua OPD dan Bentuk OPD Damkar, Efisiensi Anggaran Puluhan Miliar

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan 402 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pelantikan dilakukan di hall parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 18 Januari 2022. 

Pelantikan ratusan pejabat baru ini untuk pengisian struktur organisasi tata kelola (SOTK) baru. Dalam pelantikan kali ini, Pemkab Gresik menggabungkan dua organisasi perangkat daerah (OPD) dan membentuk satu OPD baru. 

Dua OPD yang digabung itu adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik menjadi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Pemuda, Olahraga  ( Disbudparekrafpora) dan Dinas Pertanahan di merger dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik.

Selain marger dua OPD itu, Pemkab Gresik membentuk OPD baru yakni Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik. Sebelumnya, UPT Damkar tergabung di Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP). “Pengabung dua OPD dan pembentukan satu OPD baru ini untuk efisiensi. Pemkab bisa menghemat anggaran puluhan miliar,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman usai pelantikan.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, efisien anggaran dilakukan pemerintah ini akan digunakan untuk percepatan pembangunan di Gresik. Tentang OPD baru, Dinas Damkar, Menurut Bupati 36 tahun ini karena Gresik dikenal sebagai Kota Industri. “Akan tidak elok bila tidak ada Dinas Damkar,”tegasnya. 

Seperti diberitakan, gerbong mutasi di pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Mutasi dan promosi hari ini, Selasa, 18 Januari 2022 menyasar pimpinan tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di lingkungan Pemkab Gresik. Sebanyak 402 (bukan 274 pejabat seperti diberitakan sebelumnya) yang dilantik. (yad)

Bupati Gresik Marger Dua OPD dan Bentuk OPD Damkar, Efisiensi Anggaran Puluhan Miliar Selengkapnya

Gerbong Mutasi, Rotasi dan Promosi di Pemkab Gresik Kembali Bergulir

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi di pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Mutasi dan promosi hari ini, Selasa, 18 Januari 2022 menyasar pimpinan tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional ini digelar di parkir selatan Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Informasi yang dihimpun mutasi dan promosi kali berjumlah 274 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik diambil sumpahnya. Mayoritas adalah guru dan tenaga kependidikan di Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Selain itu, juga dilakukan peleburan di organisasi perangkat daerah (OPD). Antara lain adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Pertanahan Gresik. 

Dispora digabung dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata,  Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). Sedangkan Dinas Pertanahan dilebur ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. Belum diketahui siapa yang terpilih menjabat kepala OPD hasil peleburan itu. Ketika berita ini ditulis, petugas masih membacakan surat keputusan (SK) pengangkatan jabatan baru tersebut. Sekitar pukul 09.00 masih 167 SK yang dibacakan. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dalam surat undangan menyatakan sehubungan acara tersebut dimohonkan saudara yang untuk dilantik dan mengangkat sumpah jabatan di lingkungan Pemkab Gresik hadir pada hari Selasa, 18 Januari 2022 memakai pakaian PSL (Full Dress).

Pelantikan dilakukan merujuk pada Peraturan Pemerintah nomor 11/2017 sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah nomor 17/2020 berbunyi setiap Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam jabatan harus dilantik dan mengangkat sumpah jabatan menurut agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. (yad)

Gerbong Mutasi, Rotasi dan Promosi di Pemkab Gresik Kembali Bergulir Selengkapnya

Jelang Imlek, Kampung Pecinan Semakin Ciamik

GRESIK,1minute.id – Kampung Pecinan semakin elok. Warga Tionghoa yang bakal merayakan Tahun Baru Imlek di TITD Kim Hin Kiong akan merasakan suasana berbeda. 

Kampung Pecinan berlokasi di Jalan Setiabudi, Gresik itu lebih ciamik. Lantai paving tiga warna sehingga menimbulkan kesan 3D. Yakni, hitam, merah dan abu-abu mirip lantai kawasan kasino di Makau, Tiongkok. Lampu penerangan jalan juga bernuansa Tionghoa. Sayangnya, dalam pengamatan wartawan 1minute.id,  kabel penerangan jalan umum (PJU) masih semrawut. “Bagus, tapi kabel belum di tata. Kalau malam lampu belum menyala,”kata Rokimah, pengguna jalan tersebut. 

Dalam maket revitalisasi di kawasan Gresik Kota Lama, kabel PJU itu tertanam bawah tanah. Revitalisasi dilakukan oleh Dinas Perumahan dan KawasanPermukiman  (DPKP) Gresik

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biroaksi RI Nomor 963 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021, dan Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2022. 

Imlek tanggal berapa? merujuk pada surat keputusan tersebut muncul hasil bahwa Tahun Baru  Imlek 2022 jatuh pada 1 Februari 2022 dan bertepatan dengan hari Selasa. (yad)

Jelang Imlek, Kampung Pecinan Semakin Ciamik Selengkapnya

Perkuat Skuad Gresik United, Rekrut 5 Pemain Baru

GRESIK,1minute.id –  Kick off 64 besar Liga 3 Nasional dimulai 29 Januari 2022. Gresik United mendapatkan suntikan darah baru menghadapi kompetisi itu. Ada lima pemain baru akan memperkuat skuad berjuluk Joko Samudro itu.

Lima pemain itu adalah Syahrur Ramadhani, Akhmad Dedy Mustofa, Ahmad Saniful Khirom, M. Iqbal Pratama, dan Fachrul Inzaghi. Kelimanya sudah bergabung latihan beberapa hari terakhir.

Manajer Gresik United Toriqi Fajerin mengatakan kelima pemain direkrut berdasarkan kebutuhan tim. Kelimanya mengisi beberapa posisi yang selama ini jadi kelemahan Laskar Joko Samudro. ”Ada bek sayap, gelandang tengah, dan striker,”kata Kaji Ricky-sapaan-Toriqi Fajerin pada Kamis, 13 Januari 2022.

Meski sudah mengontrak lima pemain, manajemen Gresik United masih terus berburu pemain lainnya. Sebab, Gresik United berniat menyempurnakan skuad menuju Liga 3 ”Kami terus melakukan seleksi sampai hari ini, agar bisa menambal posisi mana saja yang harus terus diperbaiki,”terangnya.

Kaji Ricky berharap banyak dengan masuknya kelima pemain tersebut. Selain menambah kekuatan tim, aspek kompetisi antarpemain dalam tim juga lebih ketat. ”Nantinya yang jadi pemain inti, itu yang terbaik,” harapnya.

Karteker Gresik United Khusairi menuturkan sebelum dikontrak, kelima pemain tersebut sebelumnya sudah menjalani beberapa proses seleksi. Karena lolos dan sesuai kebutuhan tim, dia langsung merekomendasikan kelimanya untuk dikontrak. ”Aspek fisik, mental, dan pemahaman taktik, kelimanya sudah masuk kriteria yang kami cari,”katanya. (yad)

Perkuat Skuad Gresik United, Rekrut 5 Pemain Baru Selengkapnya

Terdakwa Menolak BAP, Kesaksian Saksi Atas Dugaan Pembunuhan Janda asal Bringkang

GRESIK,1minute.id – Terdakwa dugaan pembunuhan janda Erni, Abdullah Musyafak alias Pak Eko bikin kejutan. Dalam sidang lanjutan memasuki keterangan terdakwa, lelaki 39 tahun menyangkal semua keterangan di berita acara pemeriksaan (BAP).

Perdebatan sengit terjadi antara terdakwa dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik dan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)  Gresik  menyidangkan perkara dugaan pembunuhan janda Erni Kristiana, 36, warga Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik itu. Sebab, terdakwa yang tinggal di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, itu membantah telah membunuh korban Erni. Tidak hanya BAP, terdakwa juga membantah semua keterangan saksi dan petunjuk barang bukti.

Hal itu diungkapkan oleh penasehat hukum terdakwa, Agus Junaidi dari Pos bantuan hukum (Posbakum) Fajar Trilaksana kepada wartawan usai sidang lanjutan dengan agenda keterangan terdakwa di kantor PN Gresik pada Kamis, 13 Januari 2022.

Menurut Agus Junaidi dalam persidangan dengan agenda keterangan terdakwa tadi menjadi perdebatan yang sengit antara terdakwa, jaksa dan majelis hakim. Sebab, terdakwa mengingkari semua keterangan saksi dan petunjuk barang bukti juga diingkari. Misalnya, barang bukti ponsel dan kardusnya milik almarhum Erni, diakui mendapatkan dari membeli di seseorang secara online. Setelah itu bertemu dengan penjual secara cash on delivery (COD).

Setelah itu, ponsel di-restart-kan ke orang lain. “Ponsel tersebut didapat sebelum korban meninggal dunia dan terdakwa tidak tahu kalau ponsel tersebut milik korban,” kata Agus Junaidi usai sidang. Keterangan terdakwa Musyafak ini berbeda dengan kesaksian keponakannya, Habibur Rohman. Dalam sidang sebelumnya Rohman mengaku diminta me-restrat gawai belakangan diketahui milik korban Erni Kristiana.

Dalam keterangan dihadapan majelis hakim diketuai Fitrah Dewi Nasution, saksi Rohman mengaku awalnya tidak mengetahui jika pamannya (terdakwa, Red) telah membunuh korban Erni Kristianah. Ia hanya diminta untuk me-restart sebuah handphone. Saksi baru ngeh ketika bibinya memberitahunya. Ia pun harus berurusan dengan polisi. 

Terdakwa mengakui kenal dengan korban Erni dari media sosial facebook. Dan sering komunikasi melalui telepon. “Tapi, tidak pernah ketemu,”imbuhnya. Bahkan, pada malam kejadian sebelum korban meninggal, ada saksi yang melihat bahwa sedang berboncengan, itu bukan terdakwa. “Saat malam kejadian itu, pelaku sedang ngopi bersama teman-teman dan setelah itu pulang,” katanya.

Lebih lanjut Agus menambahkan, bahkan dari keterangan saksi ahli forensik juga tidak bisa menunjukkan perbuatan terdakwa telah membunuh. Sebab, keterangan ahli forensik hanya menyebutkan luka korban di kepala akibat benda tumpul. Sehingga, bukti dan saksi-saksi sangat lemah.

Atas keterangan terdakwa Abdullah Musyafak yang tidak mengakui perbuatannya telah membunuh seorang janda bernama Erni Kristianah, pihak JPU Kejari Gresik A.A.Ngurah Wirajaya akan menghadirkan saksi-saksi lain. “Dalam persidangan pekan depan, akan dihadirkan saksi-saksi lain,”kata Agus Junaidi menirukan ucapan Jaksa Ngurah itu.

Diketahui, pada Juli 2021, ditemukan jenazah korban Erni Kristianah tergeletak dalam kamar yang sedang sendirian. Kebetulan, suami korban sudah meninggal dunia dan seorang putra sedang di rumah saudara. Ketika ditemukan oleh tetangga korban janda satu anak berusia 36 tahun itu dalam kondisi sudah membusuk.

Posisi korban dalam keadaan terlungkup di lantai sebelah tempat tidur. Pakaian yang digunakan korban tersikap sebagian sehingga memperlihatkan organ tubuh bagian bawah korban. Dari kaki sampai dengan bagian paha atas. Pada bagian kepala tertutupi selimut dan ketika dibuka ditemukan pada bagian kepala korban terdapat luka dan genangan darah pada lantai kamar.

Kematian korban akibat kekerasan tumpul pada kepala sisi belakang kanan yang menembus tulang atas kepala hingga selaput lunak pembungkus otak. Atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa terdakwa Pak Eko yang tinggal di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu, jaksa penuntut menjerat dengan pasal 338 KUHP berbunyi  : Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun. (yad)

Terdakwa Menolak BAP, Kesaksian Saksi Atas Dugaan Pembunuhan Janda asal Bringkang Selengkapnya

Hari Pertama 710 Sasaran Disuntik Vaksin Booster Gratis

GRESIK,1minute.id – Vaksin booster dimulai hari ini, Rabu, 12 Januari 2022. Sebanyak 710 sasaran di hari pertama vaksin dosis ketiga disuntikkan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu dipusatkan di RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, memantau pelaksanaan vaksinasi booster untuk masyarakat secara gratis itu. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. 

“Hari ini dimulainya vaksin booster kepada seluruh masyarakat yang berusia di atas 18 tahun. Ini serentak di RSUD dan 30 puskesmas dan Fasyankes di Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia menjelaskan, vaksin booster menyasar masyarakat yang telah melewati enam bulan setelah penyuntikan vaksin dosis kedua. Selain itu lansia dan kelompok rentan lainnya. Mereka cukup datang ke fasilitas layanan kesehatan dan menunjukkan indentitas diri dan bukti sudah pernah disuntik vaksin.

“Hari pertama ada 710 sasaran. Mudah – mudahan ini menjadi strategi untuk melawan Covid-19 varian baru Omicron,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis melalui Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar menyampaikan akan mendukung penuh program pemerintah guna percepatan vaksinasi dengan tujuan masyarakat akan terbangun hert immunity dan tentunya terhindar dari Covid 19. (yad)

Hari Pertama 710 Sasaran Disuntik Vaksin Booster Gratis Selengkapnya

Wajah Baru Pengurus PMI Harus Menginspirasi bagi Relawan Remaja

GRESIK,1minute.id – Wajah-wajah baru menghiasi struktur kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik masa khidmat 2021-2026. Ketua PMI Gresik diamanahkan kepada Achmad Nadlir, pengusaha. Sedangkan Dewan Kehormatan dijabat oleh Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik.

Pengurus anyar hasil musyawarah Kabupaten (Muskab) itu untuk kali pertama mengelar sarasehan dengan keluarga besar PMI  Gresik di Gedung PMI jalan Dr. Wahiddin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Aminatun Habibah berharap kepengurusan yang baru ini harus berpegang pada komitmennya untuk membawa PMI yang lebih responsif dan aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat berupa penanganan kebencanaan maupun kegiatan sosial lainnya. 

Selain itu, penguatan kualitas dan kapasitas relawan harus menjadi prioritas. “Karena relawan merupakan inti kekuatan dari kegiatan PMI,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. Penguatan relawan bisa melalui pembinaan kepada Palang Merah Remaja (PMR) sebagai embrio relawan PMI di seluruh wilayah kecamatan. 

“Tujuan kita ini mulia, yakni mengedepankan kemanusiaan. Maka penguatan karakter bagi relawan juga harus ditingkatkan,”harapnya. Sehingga kepengurusan PMI ini bisa menginspirasi lahirnya relawan-relawan baru. “Kegiatan PMI ini bukan hanya pada urusan donor darah saja, namun lebih luas pada lingkup kegiatan sosial. Artinya, PMI harus mengambil peran dan berkolaborasi dengan komponen lainnya,”katanya.

Achmad Nadlir terpilih secara aklamasi dalam musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Gresik. Pengusaha yang mantan Ketua DPC PPP Gresik ini menggantikan posisi Mohammad Nadjib. (yad)

Wajah Baru Pengurus PMI Harus Menginspirasi bagi Relawan Remaja Selengkapnya

Akhir Januari 2022, Seluruh Anak Usia 6-11 Tahun di Gresik Tervaksinasi

GRESIK,1minute.id – Vaksinasi anak 6-11 tahun terus digeber di Kabupaten Gresik. Satuan Tugas Covid-19 Gresik menargetkan seluruh anak usia 6-11 tahun sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama akhir Januari 2022. Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen bisa berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Ada tiga sekolah yang melakukan vaksinasi kepada anak-anak hari ini, Selasa, 11 Januari 2022. Tiga lembaga pendidikan itu adalah SD Muhammadiyah GKB (Mugeb) sebanyak 463 siswa ; SD Al Ibrah 300 murid dab SD Yayasan Islam Malik Ibrahim (YIMI) Gresik sebanyak 200 siswa.

Vaksinasi di SD Mugeb dipusatkan di Lapangan Futsal. Vaksinasi untuk siswa kelas I, II dan V itu terasa beda. Sebab, menghadirkan dua orang berkostum superhero  Ironman dan Captain America. Tampak hadir digelaran vaksinasi Merdeka itu antara lain Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosih dan sejumlah anggotanya. 

AKBP Much Nur Azis mengatakan, vaksinasi kepada anak-anak memerlukan perhatian khusus. Tokoh superhero Captain America dan Iron Man didatangkan membantu menghibur anak-anak. Selain itu ada juga tokoh kartun BoboiBoy. Di SD YIMI badut iku menghibur anak-anak saat menerima dosis vaksin. “Anak-anak bisa belajar dengan baik, vaksinasi merdeka ini serentak di seluruh Indonesia,”kata Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis. 

Vaksinasi Sinovac: Muhammad Rifky Putra Cahyadi, siswa SD Muhammadiyah GKB (Mugeb) mendapatkan vaksinasi dosis pertama di lapangan futsal sekolahnya pada Selasa, 11 Januari 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Vaksinasi di Gresik secara keseluruhan mencapai 85 persen termasuk lanjut usia (lansia). Vaksinasi anak mencapai 51,69 persen hingga hari ini. Alumnus Akpol 2002 ini menargetkan akhir bulan Januari vaksinasi seluruh anak-anak usia 6-11 tahun sudah divaksin. “Dua pekan atau kurang dari satu bulan ini anak-anak di Gresik sudah kita vaksinasi semuanya termasuk yang ada di Kecamatan Tambak dan Kecamatan Sangkapura semuanya,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Alumnus Akpol 2002 ini mengingatkan agar masyarakat yang telah menerima dosis vaksin untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Sebab, wabah coronavirus disease 2019 belum berakhir. Masih ada varian baru, Omicron yang harus menjadi kewaspadaan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Meski, varian baru kali pertama ditemukan di Afrika Selatan belum ditemukan di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Akhir Januari 2022, Seluruh Anak Usia 6-11 Tahun di Gresik Tervaksinasi Selengkapnya

Percepatan Pembentukan UHC, Pemkab Gresik Fasilitasi 171 Ribu JKN-KIS

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berikhtiar mempercepat pembentukan Universal Health Coverage atau cakupan kesehatan semesta  (UHC). Untuk mewujudkan UHC itu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan Nota Perjanjian Kersajama dengan BPJS Kesehatan Cabang Gresik. 

MoU tentang kepesertaan program jaminan kesehatan bagi penduduk pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) yang di daftarkan oleh Pemkab Gresik dilakukan di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Januari 2022. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan Pemkab Gresik berkomitmen dan mendukung program pemerintah dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan sebagaimana diamanatkan pada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2018.

Program JKN-KIS sejalan dengan Nawa Karsa yaitu semua masyarakat Gresik bisa mengakses pelayanan kesehatan. Saat ini Penduduk Gresik yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejumlah 1.012.604 jiwa dari total keseluruhan 1.283.961 jiwa. “Dan Pemkab telah berkontribusi mendaftarkan sejumlah 171 ribu penduduk,”katanya didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah, dan Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh.

Jumlah konstribusi Pemkab Gresik itu akan terus meningkat. Sebab, meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial (Dinsos) melakukan pendataan dan validasi data kependudukan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Bagi masyarakat yang belum terdaftar, imbuhnya, bisa mendaftar mandiri atau secara bertahap akan di daftarkan supaya segera diwujudkan Universal Health Coverage (UHC) secara bertahap. UHC adalah cakupan kesehatan semesta menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif. 

Dengan adanya Nota kesepakatan ini, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, berharap agar BPJS Kesehatan beserta fasilitas kesehatan dan semua stakeholder bisa bersinergi untuk mengoptimalkan JKN-KIS dan terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh penduduk di Kabupaten Gresik secara merata.

Menurutnya, kebijakan ini perlu peran aktif dan komitmen stakeholder terkait. Misalnya, Dispendukcapil berperan dalam proses validasi data kependudukan peserta PBPU dan BP yang didaftarkan. Dinas Sosial berperan dalam proses verifikasi peserta program Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan bukan pekerja (BP) yang didaftarkan dan Dinas Kesehatan berperan dalam pemenuhan premi dan menjamin mutu pelayanan kesehatan bagi peserta yang didaftarkan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik Tutus Novita Dewi mengatakan, tahun ini memasuki tahun kesembilan penyelenggaraan Program JKN-KIS. Per 10 Januari 2022, jumlah kepesertaan Program JKN-KIS secara nasional lebih dari 272 juta jiwa. “Khusus untuk di Kabupaten Gresik sendiri  telah mencapai 78.87% atau 1.012.604 jiwa dari total keseluruhan 1.283.961 jiwa,”terang Tutus. 

Rinciannya, peserta segmen PBI APBN sebanyak 359.890 jiwa, segmen PPU 332.909 jiwa, segmen PBPU 174.331 jiwa, segmen PBI APBD 126.399 jiwa dan segmen BP berjumlah 19.075 jiwa. (yad)

Percepatan Pembentukan UHC, Pemkab Gresik Fasilitasi 171 Ribu JKN-KIS Selengkapnya