FGD Pra Musrenbang, DPRD Gresik Akan Maksimal Memperjuangkan Harapan Kepala Desa 

GRESIK,1minute.id – Forum Group Discussion (FGD) Pra Musrenbang Kecamatan Duduksampeyan Tahun Anggaran (TA) 2023 terasa lebih berbobot. Pasalnya, pra Musyawarah Rencana Pembangunan itu dihadiri oleh sejumlah wakil rakyat, DPRD Gresik. Mulai Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad (F-PKB) dan sejumlah anggota DPRD Gresik dari Daerah Pemilihan (Dapil) Cerme dan Duduksampeyan. Antara lain, Hamzah Takim (F-Partai Golkar).

Pra Musrenbang ini digelar di Kantor Kecamatan Duduksampeyan ini dihadiri Naili, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Pembangunan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gresik, Camat Duduksampeyan serta para Kepala Desa dan Sekretaris Desa (Sekdes) se- Kecamatan Duduksampeyan ini digelar pada Senin, 24 Januari 2022.

Kehadiran anggota parlemen berkantor di Gedung DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu untuk mendengarkan dan menampung aspirasi para kepala desa.Pra Musrenbang tingkat kecamatan adalah menetapkan bersama-sama rancangan prioritas kecamatan berdasarkan usulan-usulan prioritas dari musrenbang desa yang telah diselenggarakan. 

Usulan kegiatan yang nantinya dianggap sebagai prioritas pembangunan. Bentuk pembangunan dalam wujud fisik maupun non fisik seperti infrastruktur desa dan pemberdayaan masyarakat yang nantinya akan dibahas dan diputuskan ketika diadakan musrenbang kecamatan pada Kamis besok, 28 Januari 2022.

Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah menjelaskan tata cara yang harus dilaksanakan pemerintah desa dan kecamatan dalam mengajukan prioritas pembangunan TA 2023. Disamping itu, ia juga membahas mengenai usulan perbaikan infrastruktur yang akan dikerjakan. Salah satunya pengurukan bawah jembatan Desa Kemudi untuk mengantisipasi banjir dan masih banyak lagi perbaikan infrasruktur yang menjadi prioritas wilayah Kecamatan Duduksampeyan.

Dalam sesi tanya jawab, Kades Gredek Muhammad Bahrul Ghofar mewakili unek-unek kepala desa melontarkan pertanyaan apakah Glosarium atau perencanan pembangunan 2022 terutama pembangunan Balai Desa dan GOR bisa dilanjutkan kembali atau tidak karena kelanjutan pembangunan tersebut tidak ada pada Glosarium 2023. 

Selain itu, Ghofar meminta penjelasan tentang petunjuk teknis (Juknis) tentang alokasi anggaran BUMDEs, persoalan Penghasilan Tetap Kepala Desa dan Perangkat Desa (Siltap). Ghofar berharap DPRD memperjuangkan hak tunjangan kepala dan perangkat desa. 

Menanggapi aspirasi kepala desa itu, Nur Saidah mengatakan kepala desa yang menginginkan adanya pembangunan Balai Desa dan Gor atau gedung serbaguna yang tidak masuk dalam kategori 8 prioritas pembangunan, Ia beserta anggota dewan tetap turut memperjuangkan karena menurutnya, hal itu menyangkut pelayanan masyarakat.

“Walaupun itu bukan prioritas, tetapi dalam hal melayani masyarakat ada hambatan, kita akan mencoba memperjuangkan. Paling tidak lihat kondisi tertentu,”ungkap Nur Saidah, politisi Partai Gerindra itu.
Lebih lanjut Nur Saidah berpesan kepada kepala desa bahwa perencanaan itu harus dimulai dari usulan yang benar, administrasi juga harus dilakukan dengan benar, lokasi yang diusulkan jangan sampai salah dan usulan perencanaan harus sesuai tidak boleh keluar dari RKPDes dan RPJMDEs. (yad)

FGD Pra Musrenbang, DPRD Gresik Akan Maksimal Memperjuangkan Harapan Kepala Desa  Selengkapnya

Perpustakaan Digital Ala MI Baitussalam Menggunakan Metode Berjenjang Mirip di Eropa 

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi terus disosialisasikan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Gresik. Tujuannya, menaikkan minat baca anak di Kabupaten Gresik.  Transformasi digital di bidang literasi menjadi solusi di era global saat ini.

Seperti yang dilakukan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Rabu, 26 Januari 2022. Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melaunching perpustakaan digital ramah anak “Lentera Ilmu” di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Baitussalam di Desa Betiring, Kecamatan Cerme.

Perpustakaan digital itu dibawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik. Wakil Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu mengatakan kebiasaan membaca harus di mulai sejak dini. Sebab, kebiasaan membaca merupakan hal yang penting. Hal ini tercermin dari turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW berkaitan dengan membaca.

“Perpustakaan Lentera Ilmu yang kita launching hari ini pastinya akan memberikan bantuan kepada anak-anak secara digital yang mana hal tersebut audah memang sesuai dengan zamannya,”ujarnya.

Ia melanjutkan, membaca tidak hanya sebatas membaca buku atau tulisan, melainkan juga membaca hal-hal di sekitar kita termasuk didalamnya mengikuti perkembangan teknologi yang ada.  

“Intinya kita semua harus senantiasa mencari ilmu pengetahuan secara terus menerus, dari sumber apa pun. Karena kondisi saat ini penggunaan gawai sudah sangat meluas, maka ini harus kita arahkan. Salah satu caranya dari pihak sekolah adalah dengan membuat perpustakaan yang bisa diakses oleh anak-anak,”lanjutnya.

Bu Min berharap terobosan yang dilakukan oleh MI Baitussalam dengan perpustakaan digital ini bisa menjadi virus positif bagi sekolah lainnya. “Terobosan ini harus diikuti oleh sekolah dan madrasah lain,”tegasnya. Wabup Aminatun Habibah menyempatkan meninjau langsung ruang perpustakaan. Perpustakaan ini menggunakan metode pengelompokan jenjang buku untuk anak-anak. Sehingga anak-anak tidak lagi kebingungan memilih buku bacaan. 

Metode penjenjangan buku sudah diterapkan di banyak negara untuk meningkatkan kemampuan literasi anak. Dalam metode ini, dibuat menjadi 6 jenjang mulai dari paling sederhana hingga yang paling rumit. Setiap jenjangnya bergantung pada 5 hal. Diantaranya tingkat kesulitan kata/kalimat, jumlah rata-rata kalimat per halaman, jumlah rata-rata kata per kalimat, ukuran ilustrasi, dan yang terakhir tema atau topiknya. (yad)

Perpustakaan Digital Ala MI Baitussalam Menggunakan Metode Berjenjang Mirip di Eropa  Selengkapnya

Kadinkes : Tetap Waspada, Tidak Perlu Panik, 4 Warga Gresik Terpapar Omicron

GRESIK,1minute.id – Waspada! Virus Omicron sudah terdeteksi menjangkiti warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada empat orang tertular virus kali pertama ditemukan di Afrika Selatan. Empat pasien itu semuanya berusia produktif. Umurnya antara 29 tahun hingga 35 tahun. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik meminta masyarakat tidak perlu panik. Tetap waspada dan tetap mematuhi anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah ketika dikonfirmasi tidak membantah adanya empat warga Gresik yang terpapar virus Omicron. “Berdasarkan rilis dari pemerintah pusat terdeteksi ada 4 warga terpapar Omicron,”kata dr Mukhibatul Khusnah usai gelaran vaksinasi Booster untuk wartawan dan warga di halaman Kantor PWI Gresik pada Selasa, 25 Januari 2022.

VAKSIN BOOSTER: Petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Industri mempersiapkan vaksin booster, Pfizer dalam gelaran vaksinasi booster di halaman Kantor PWI Gresik pada Selasa, 25 Januari 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Keempat warga yang terpapar itu saat ini sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman). “Mereka dalam kondisi sehat,”kata mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik itu. Gejala yang dialami keempat mirip flu. 
Hasil tracing yang dilakukan petugas di Gresik, imbuhnya, tidak ada perjalanan ke luar negeri. Khusnah belum mengetahui secara pasti keempat warga terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19) itu terpapar dari mana.

Namun, saat ini kasus Omicron banyak ditemukan di sejumlah kabupaten/kota lainnya. “Kita ketahui kasus omicron ini penyebaran sangat cepat. Tapi penyembuhan juga cepat,”katanya. 

Karena itulah, Khusnah meminta masyarakat tidak panik. Sebab, virus Omicron akan berdampak ringan bila sudah vaksinasi akan lebih ringan. Virus Omicron ini memiliki gejala meriang, batuk dan pilek. “Seperti flu biasa,” tegasnya. Khusnah menegaskan masyarakat yang sudah di vaksin Insya Allah tidak begitu berat. “Rata-rata usia produktif, antara 29 tahun-35 tahun,”katanya. (yad)

Kadinkes : Tetap Waspada, Tidak Perlu Panik, 4 Warga Gresik Terpapar Omicron Selengkapnya

Peringatan HPN, PWI Gresik Gelar Vaksin Booster untuk Warga Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 100 vaksin booster jenis Pfizer disuntik kepada wartawan dan warga lanjut usia (lansia) pada Selasa, 25 Januari 2022. Vaksinasi dosis ketiga ini dihelat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik sebagai ikhtiar untuk melindungi, mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan para jurnalis dan warga lansia yang masuk kategori rentan. 

Vaksinasi booster ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PPK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad, Asisten III Setkab Gresik, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Camat Gresik Agung Hendro dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik Gunawan.

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani menyatakan, vaksinasi booster ini salah satu ikhtiar pemerintah untuk melindungi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Vaksinasi ini adalah ikhtiar mencegah penyebaran Covid-19. Namun, kita tetap wajib melakukan 3-M (mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker),”kata Ning Nurul Haromaini-sapaan-Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini.

VAKSIN BOOSTER: Wartawan 1minute.id ketika menjalani vaksin booster digelar oleh PWI Gresik untuk memperingati HPN ke-76 di halaman Kantor PWI di Jalan Ais Nasution, Gresik pada Selasa,25 Januari 2022 (Foto: ist)

Selain, vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes), virus SAR-CoV-2 bisa dicegah dengan cara makan bergizi dan olah raga. “Untuk lansia olah raga saja dan berjemur.  Dan, jangan lupa bahagia,”kata istri Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Sementara itu, Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul mengatakan perkembangan virus Covid-19 melandai. “Meski ada kenaikan,”katanya. Ketua PWI Gresik Ashadi Iksan menambahkan, gelaran vaksinasi booster ini rangkaian memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-76. HPN tahun ini dipusatkan di Kendari, Sulawesi Tenggara. “Vaksinasi ini sebagai upaya PWI membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Gresik,”katanya. (yad)

Peringatan HPN, PWI Gresik Gelar Vaksin Booster untuk Warga Kota Santri Selengkapnya

G-JOS Jadi Venue 64 Besar Liga 3 Nasional, GU Janji Semakin Giras

TROPY LIGA 3,: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Timur Ahmad Riyadh dalam pembukaan kompetisi Liga 3 di G-JOS pada 3 November 2021 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) menjadi salah satu dari 8 venue babak 64 Besar Liga 3 Nasional. Terpilih stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik membuat asa tim Gresik United (GU) semakin optimistis bisa naik kasta, Liga 2. Sebab, G-JOS adalah home base GU, tim kesebelasan kebanggaan arek-arek Gresik ini. 

Manajer Gresik United Toriqi Fajerin mengatakan manajemen sangat total untuk mewujudkan tim naik ke Liga 2. Keseriusan itu salah satunya ditunjukkan melalui keinginan jadi tuan rumah Liga 3 Babak 64 Besar. ”Kami berharap masyarakat Gresik dan Ultras Gresik juga memberi dukungan total kepada kami. Doa serta terus berkontribusi untuk membeli merchandise Gresik United,”paparnya.

Pria yang akrab disapa Kaji Ricky itu menambahkan seluruh kesiapan untuk jadi tuan rumah sudah dilaksanakan. Gresik United berjanji bakal menjadi tuan rumah yang baik. ”Kami akan menyambut tim-tim peserta dengan baik. Kami akan buktikan bahwa Kota Gresik bisa jadi tuan rumah yang baik di Liga 3,” tegasnya.

Tak lupa, dia juga menyampaikan harapan besar kepada pelatih dan pemain. Terpilihnya Gresik United jadi tuan rumah diharap bisa memotivasi tim untuk tampil bagus dan bisa lolos ke babak selanjutnya. ”Kami berharap bisa bermain Giras dan membuat bangga masyarakat Gresik,”ucapnya.

Karteker Pelatih Gresik United Khusairi menuturkan senang dengan terpilihnya Gelora Joko Samudro sebagai tuan rumah Babak 64 Besar Liga 3 Nasional. Dia berjanji akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa lolos ke Babak 16 Besar Liga 3 Nasional. ”Anak-anak pasti senang bisa bermain di rumah sendiri. Kami juga berharap doa dan dukungan dari Ultras dan masyarakat Gresik,” harapnya. 

8 Tuan Rumah 64 Besar Liga 3 Nasional 

(1) Persikota Kota Tangerang (2) Persikab Kab. Bandung (3) PSGC Ciamis (4) Persipa Pati (5) Gresik United (6) Deltras Sidoarjo (7) Persedikab Kab. Kediri dan (8) Sumbersari FC Malang. (yad)

G-JOS Jadi Venue 64 Besar Liga 3 Nasional, GU Janji Semakin Giras Selengkapnya

Beli 5 Poket SS untuk Konsumsi Sendiri, Jaksa Dakwa Penyalahgunaan

GRESIK,1minute.id – Mujaidin duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada Senin, 24 Januari 2022. Ia didakwa penyimpan, menguasai dan memiliki narkotika golongan I jenis sabu-sabu (SS) sebanyak 5 poket atau 1,54 gram.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik Anas Huda S., menghadirkan saksi Ferry Yunianto dan Fahrudin dari Polres Gresik.Keduanya adalah saksi penangkap terdakwa Mujaidin. Pada keterangannya saksi mengatakan bahwa pertama yang ditangkap adalah Ade Chandra (berkas terpisah), kemudian dilakukan pengembangan dan saksi Ade Chandra menyebut nama terdakwa Mujaidin, selaku pembeli. 

“Terdakwa berhasil tangkap dan menyita 5 poket SS,”kata saksi dalam sidang dipimpin oleh hakim ketua Eni Martiningrum itu. Barang bukti (BB) 5 poket itu disimpang bungkus rokok kemudian ditaruh di bawah jok sepeda motor. Saksi menyebutkan, 5 poket SS itu dibeli dari Ade Chandra seharga Rp 500 ribu . “Pengakuan dipakai sendiri,”kata saksi. 

Majelis hakim yang diketuai Eni Martiningrum sempat bertanya pada saksi  petugas apakah terdakwa memili surat asesment lalu dijawab oleh saksi tidak ada.
Sementara itu, Jaksa sempat bertanya apakah SS itu digunakan untuk sendiri, “Ya pak, SS itu saya gunakan sendiri untuk menambah stamina karena saya sering lembur,”terang terdakwa Mujaidin. Sidang dengan Majelis hakim yang diketuai Eni Martiningrum ditunda minggu depan dengan agenda tuntutan dari JPU dari Kejari Gresik.

Untuk diketahui, terdakwa Mujaidin diseret ke meja hijau atas kepimilikan SS sebanyak 5 poket masing-masing berisi, ± 0,33 : ± 0,32 : ± 0,31 : ± 0,30 dan ± 0,28 gram. Terdakwa ditangkap oleh petugas Polres Gresik hasil pengembangan dari Ade Chandra yang ditangkap sebagai penjual. Dalam pengembangan, Ade Chandra menyanyi barang haram itu dijual kepada terdakwa. 

Pada surat dakwaan disebutkan, terdakwa didakwa dua pasal yakni pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dan pasal 127 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 yakni penyalahgunaan Narkotika golongan I untuk kepentinhan sendiri. (yad)

Beli 5 Poket SS untuk Konsumsi Sendiri, Jaksa Dakwa Penyalahgunaan Selengkapnya

Uji Kir Kendaraan Resmi Beroperasi, Bupati Ingatkan Pelayanan dan Teknologi Digital

GRESIK,1minute.id – Prasasti baru diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 24 Januari 2022. Prasasti baru, itu adalah gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. Gedung pelayanan untuk uji kir kendaraan bermotor itu berlokasi di Jalan Raya Banjarsari-Cerme, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap beroperasi kantor pelayanan uji kir dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa. Caranya, mengubah sistem pendaftaran dari konvensional menjadi digital. Pelayanan online bisa mempercepat proses pelayanan. 

“Jangan karena pelayanan lambat, banyak kendaraan pindah ke tempat lain. Gresik akan rugi karena hanya dapat kemacetan lalu lintas saja,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Selain Gus Yani , peresmian dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Kemudian, Kepala UPT P3LLAJ Dinas Perhubungan Jatim Imam Chairil, Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jatim 4 Galuh Putra, serta Perwakilan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XI Jatim Ahmad Badik.

Masih menurut Gus Yani ada dua hal yang perlu diperhatikan di UPT PKB Dishub Gresik itu. Dua hal itu, pertama adalah di sisi pelayanan dan yang kedua adalah bagaimana peningkatan PAD.  Disisi pelayanan, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengharapkan adanya perubahan yang lebih baik dari uji KIR yang lama “Pelayanan lambat, sulit, dan ribet harus dicoret lewat kinerja yang baik,”ujarnya. 

Mengapa pelayanan? Sebab, menurutnya, lantaran di era sekarang kualitas pelayanan adalah hal yang utama. Dengan adanya pelayanan yang berkualitas tersebut, masyarakat akan merasa nyaman dalam memanfaatkan layanan uji KIR kendaraannya sehingga potensi PAD yang diperoleh bisa dimaksimalkan. 

Untuk diketahui gedung baru, tempat pelayanan uji kir berdiri diatas lahan luas 20.369 meter persegi (m²) itu adalah aset Pemkab Gresik. Selama hampir 5 dasawarsa, tempat uji kir kendaraan menempati gedung sewa pakai milik Pemprov Jatim di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

CEK FISIK : Petugas di UPT PKB Dishub Gresik melakukan pengecekan fisik mobil pikap pada Senin, 24 Januari 2022 (FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Plt Kepala Dinas Perhubungan Gresik Eddy Hadisiswoyo mengatakan, pembangunan gedung UPT PKB ini merupakan angan-angan sejak puluhan tahun yang lalu. Pembangunan bisa terealisasi dengan pembiayaan dari APBD Gresik dan bantuan hibah  Pemprov Jawa Timur berupa sarana alat pengujian.

“Dengan adanya Gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor ini pelayanan terhadap masyarakat terkait uji KIR kendaraan dan juga sebagai sarana dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),”terang Plt Dinas Perhubungan Gresik Edy Hadisiswoyo dalam sambutannya. 

Sementara itu, Kepala UPT PKB Dishub Gresik Sriono mengungkapkan, beroperasi tempat uji kir ini bisa menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Gresik. Pada 2021, PAD yang disetorkan lebih dari Rp 2,5 miliar. “Tahun ini target kami naik menjadi Rp 3 miliar,”kata Sriono. (yad)

Uji Kir Kendaraan Resmi Beroperasi, Bupati Ingatkan Pelayanan dan Teknologi Digital Selengkapnya

Datang Terlambat, Gerbang Kantor Bupati Ditutup, Ratusan Kendaraan Diduga ASN Mengular

GRESIK,1minute.id – Etos kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masih belum sesuai ekspektasi. Diduga puluhan bahkan ratusan abdi negara terpaksa tidak bisa mengikuti apel pagi setiap Senin karena terlambat. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik bakal memberikan sanksi pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). 

“Sudah kami ingatkan sejak awal. ASN yang terlambat masuk kerja akan mendapatkan sanksi pengurangan TPP,”kata Kepala BKD Gresik Khusaini dikonfirmasi selulernya pada Senin, 24 Januari 2022. 

TERLAMBAT: Puluhan kendaraan diduga ASN tertahan tidak bisa masuk karena terlambat masuk kantor pada Senin, 24 Januari 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id puluhan bahkan ratusan kendaraan bermotor roda dua dan empat berjubel di gerbang masuk kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Senin pagi, 24 Januari 2022. Bahkan, antrean masuk meluber di jalan nasional itu. Mereka tidak bisa masuk karena gerbang kantor ditutup. Di halaman kantor Bupati itu sedang ada apel pagi.  Sejumlah kendaraan yang datang terlambat ada yang memilih untuk balik kanan. (yad)

Datang Terlambat, Gerbang Kantor Bupati Ditutup, Ratusan Kendaraan Diduga ASN Mengular Selengkapnya

Siang ini, Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik Diresmikan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki gedung baru, UPT pengujian kendaraan bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 
Gedung baru itu berlokasi di Jalan raya nasional di Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Gedung baru menjadi harapan baru bagi Pemkab Gresik yang bakal merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Pemkab Gresik yang diperingati setiap 27 Februari itu. 
Selama hampir 5 dasawarsa, Pemkab Gresik hanya sewa pakai gedung PKB milik Pemprov Jatim di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Gedung lama itu, sekarang digunakan sebagai gedung Samsat.
Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik ini memiliki luas 20.369 meter persegi (m²). Luas bangunan 1.550 m² terdiri dari gedung utama uji PKB dan kantor 1.440 m² dan 150 m². 

Pembangunan gedung baru UPT PKB Dishub Gresik dilakukan melalui 2020 dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Gedung tersebut rencananya diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada siang hari ini, Senin, 24 Januari 2022.

Kepala UPT PKB Dishub Gresik Sriono mengatakan, pembangunan gedung diharapkan bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Gresik. Tahun lalu, PAD yang disetorkan ke Pemkab Gresik sekitar Rp 2,5 miliar. “Tahun ini target meningkat sekitar Rp 3 miliar “kata Sriono pada Senin, 24 Januari 2022.

Gedung baru semangat pelayanan akan semakin dipermudah. Bila selama ini, pendaftaran kendaraan yang hendak melakukan uji kir melalui cara konvensional yakni datang ke kantor. “Kedepan pendaftaran bisa dilakukan secara online,”imbuhnya. Dalam sehari rata-rata 150 unit kendaraan bermotor yang melakukan uji kir. (yad)

Siang ini, Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik Diresmikan Selengkapnya

Menikmati “Queen of the Night”, Bunga Klasik nan Cantik

GRESIK,1minute.id – Wangiharum bunga itu begitu semerbak. Mirip wangi bunga Melati. Puluhan ekor semut terlihat mengerubuti kelopak bunga yang mulai mekar malam hari itu. Bunga itu adalah Wijaya Kusuma (Epiphyllum  oxypetalum). Malam semakin larut kelopak bunga yang berwarna putih, kuning semakin mekar. Oh…begitu cantik bentuknya saat mekar.

Bunga Wijaya Kusuma adalah bunga yang klasik dan ciamik cantik. Struktur daun Wijaya Kusuma juga tak kalah menarik untuk diamati. Daunnya memiliki tekstur yang tebal, keras, dan berbentuk zig-zag. Kelopak bunganya yang besar akan mekar dengan anggun di tengah kegelapan malam. Hanya mekar di malam hari.

MEKAR DI MALAM HARI: Bunga Wijaya Kusuma yang berjuluk Queen of the Night ketika mekar di malam hari. (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Setelah itu, bunga layu dan merunduk. Kemudian rontok. 
Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  kelopak bunga Wijayakusuma mulai merekah hingga mekar sempurna hanya butuh waktu kurang lebih 3 jam. Beberapa kali melakukan pengamatan secara langsung bunga berjuluk “Queen of the Night” ini mekar.

Saat pagi hari atau cahaya matahari bersinar, kelopak bunga sudah menutup. Kelopak bunga ketika mekar berdiri tegak kemudian merunduk. Karena itulah bunga Wijaya Kusuma mendapatkan julukan ‘Queen of the Night’.

Cara Merawat Bunga Wijaya Kusuma

Cara merawat bunga Wijaya Kusuma sendiri terbilang mudah. Sebab, Wijaya Kusuma dapat ditanam di dalam maupun luar ruangan. Yang pasti, Anda harus menaruhnya di tempat terang yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Meski tergolong dalam keluarga Kaktus, namun Wijaya Kusuma lebih cocok disebut sebagai tanaman tropis. Ia tak bisa tumbuh di suhu udara lebih dari 38 derajat celcius. Suhu udara optimal untuk tanaman ini berada di antara 10-32 derajat Celcius. 

Mitos yang Mengelilingi Bunga Wijaya Kusuma 

HARUM : Kelopak bunga Wijaya Kusuma ini sangat harum ketika mekar di malam hari (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan dalam mitologi Jawa, Wijaya Kusuma dianggap sebagai tanaman sakti. Wijaya Kusuma menjadi syarat bagi seorang raja yang akan naik takhta, yang dipercaya di kalangan keraton di Jogjakarta dan Surakarta (Solo). Selain itu, bunga ini juga dipercaya sebagai pusaka Raja Dwarawati, Prabu Kresna, yang merupakan titisan Batara Wisnu, sang pelestari alam.

Berikut mitos-mitos bunga Wijaya Kusuma mengutip berbagai sumber.

MEKAR : Bunga Wijaya Kusuma ketika awal mekar berdiri tegak pada malam hari. Keesokan harinya bunga merunduk (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

1. Bunga penting di kalangan kerajaan

Konon, di zaman dahulu kala, bunga ini menjadi favorit petinggi-petinggi kerajaan. Selain karena kelopaknya yang anggun, bunga ini juga dianggap langka, karena hanya dimiliki kalangan kerajaan dan orang-orang mampu. Dikisahkan, para pengawal bahkan harus bepergian jauh untuk memetik bunga Wijaya kKusuma. Konon, istana yang memiliki bunga Wijaya Kusuma akan menjadi kerajaan yang makmur.

2. Membawa Keberuntungan

Salah satu mitos yang paling lekat dengan bunga klasik ini adalah sifatnya yang membawa hoki. Konon, barang siapa yang melihat bunga ini mekar di malam hari, akan mendapatkan keberuntungan. Kabar burung ini muncul dari nama bunga itu sendiri. Dalam bahasa Jawa, ‘wijaya‘ bermakna ‘kemenangan’, sementara ‘kusuma‘ berarti ‘tegak’.

3. Berasal dari Indonesia

Karena namanya, tanaman satu ini sering kali dianggap sebagai tanaman asli Indonesia. Padahal, kenyataannya tanaman ini berasal dari Meksiko. Bunga ini dibawa ke Indonesia oleh para pedagang Tiongkok yang masuk melalui jalur laut di masa Kerajaan Majapahit.

MERUNDUK : Hanya satu malam mekar. Keesokan harinya bunga Wijaya Kusuma kemudian merunduk, layu dan beberapa hari kemudian rontok. (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, bunga Wijaya Kusuma merupakan bunga yang cantik dan layak dikoleksi pecinta tanaman hias. Bentuknya yang klasik membuat taman rumah jadi lebih elegan di malam hari. (yad)

Menikmati “Queen of the Night”, Bunga Klasik nan Cantik Selengkapnya