GRESIK,1minute.id – Polres Gresikmulai melakukanOperasi ZebraSemeru2021 pada Senin, 15 November 2021. Operasi Zebra Semeru berlangsung hingga 28 November 2021. Sasaran Operasi itu pencegahan Covid-19 dan Kamseltibcarlantas.
“Operasi Zebra akan dilaksanakan selama 14 hari. Kegiatannya ditargetkan dan diprioritaskan pada pencegahan Covid-19. Selain itu menciptakan kamseltibcarlantas,” kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis saat memimpin Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2021 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 15 November 2021.
Operasi ini bertujuan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) dan menjaga keselamatan nyawa masyarakat. Ia mengingatkan kecelakaan terjadi salah satunya karena adanya pelanggaran. “Adanya operasi ini kami melihat kesiapan seluruh stakeholder dan harapannya operasi berjalan dengan sukses,”harap mantan Kapolres Ponorogo itu.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi mengatakan sudah siap melaksanakan operasi zebra. Sebanyak 71 personel dikerahkan bersama sejumlah pihak terkait. “Sasarannya, mencegah penyebaran Covid-19 dan kamseltibcarlantas,”tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Masih ingat kasus pembobolan konter handphone di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada 24 September 2021. Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik menangkap dua pelakunya. Dua penjahat spesialis pembobol konter itu, adalah Hariyanto, 40, warga Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kab. Bogor, Jawa Barat dan Randi Bahtiar, 36, warga Desa Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Tegal, Jawa Tengah.
Kedua tersangka dibekuk di tempat berbeda. “Kedua tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dalam konferensi pers di Mapolres Gresik pada Senin, 15 November 2021. Barang bukti hasil kejahatan sebagian besar telah di lego oleh tersangka. Polisi mengamankan lima smartphone, mobil Toyota Avanza warna hitam nopol F 1211 PZ.
Mobil rakitan 2018 itu diduga digunakan tersangka saat membobol konter handphone di simpang tiga Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik itu. Selain mobil juga diamankan dua buah linggis, obeng, gunting serta glangsing atau karung plastik. Dua glangsing itu, diduga digunakan untuk mengangkut ratusan unit smartphone. Versi manajemen toko mereka kehilangan 199 unit handphone dengan kerugian senilai Rp 600 juta.
Seperti diberitakan konter handphone Hacom dibobol penjahat. Dalam rekaman closed circuit television (CCTV) pelaku berjumlah empat orang. Tiga orang masuk dalam konter setelah merusak gembok dan kunci pagar harmonika. Sedangkan, satu pelaku lainnya memantau situasi keamanan di luar konter yang berada di simpang 3 Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik itu.
Dalam konferensi pers di Mapolres Gresik itu, ada tujuh perkara dengan sepuluh tersangka yang dibekuk oleh Satreskrim Polres Gresik kurun waktu dua bulan yakni September dan Oktober 2021. Rinciannya, satu perkara pembunuhan ; empat perkara pencurian dengan pemberatan; satu perkara pencurian disertai kekerasan dan satu perkara penipuan dan Penggelapan. (yad)
GRESIK ,1minute.id – Rutan Kelas IIB Gresik terus berbenah. Teranyar, rutan berupaya mengurai dampak dari masalah klasik yaitu overkapasitas. Salah satunya dengan mengembalikan fungsi rutan sebagai tempat penahanan. Pembagian blok hunian pun dilakukan secara merata. Kebersihan pun terjaga.
Data rutan pada Minggu, 14 November 2021jumlah penghuni Rutan Gresik telah mencapai 746 warga binaan. Kapasitas ideal berdaya tampung hanya 208 orang. Kondisi inilah yang membuat pihak rutan harus mengatur jumlah hunian. Salah satunya dengan melakukan distribusi warga binaan ke lapas untuk pembinaan lebih lanjut. “Selama 2021, sudah ratusan warga binaan yang kami pindahkan ke lapas,” ujar Kepala Rutan Gresik Aris Sakuriyadi.
Selain itu, Aris menyebutkan bahwa pihaknya juga melakukan distribusi internal. Pembagian kamar dilakukan secara merata. Setiap kamar besar rata-rata berisi 20 orang warga binaan. Tidak ada kamar yang diisi lebih dari 50 warga binaan. “Kami selalu mengupayakan dan memberikan pelayanan prima agar blok hunian ini sesuai dengan HAM dan layak huni,” tegas Aris.
Rutan Gresik, lanjut Aris, juga menyediakan enam kamar blok karantina Covid-19. Blok tersebut diperuntukkan untuk tahanan baru. “Saat pandemi sedang tinggi pada Juni-Agustus lalu, WBP yang positif kami masukkan blok karantina, sehingga melokalisir penyebaran Covid-19,” tuturnya.
Kondisi ini, lanjut Aris, juga ditunjang dengan kerjasama yang baik dengan seluruh warga binaan. Salah satunya untuk menjaga ketertiban dan kebersihan blok hunian. Pihaknya membentuk tim tahanan pendamping (tamping) khusus kebersihan dari masing-masing blok.
Untuk penunjukkan tamping ini, Aris menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan standar ketat. Tidak hanya asal tunjuk saja, tetapi harus melewati sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) Rutan Gresik. “Selain itu, syarat mutlaknya adalah tamping terpilih sudah menjalani separuh masa tahanan dan berperilaku baik,”jelasnya.
Penataan dan peningkatan pelayanan kondisi lingkungan Rutan Gresik sekarang sudah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Semua fasilitas pelayanan yang kurang segera diperbaiki, hal ini sebagai bentuk komitmen jajaran Rutan Gresik untuk Bersinar (Bersih dari Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba),” pungkasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Lima karya lukis Muhammad Riyanto terpajang di Fahrenheit 88, Kuala Lumpur, Malaysia. Lima karya pelukis yang tinggal di Grand Sutomo, Jalan DR Soetomo, Gresik itu berjudul Allah Greatness ; Islamic Cultural ” Walisongo Religius Transportation ” ; Dream ” Noah Ship Future ” ; Kolaborasi dan Leader Ship In Politik ” Win or Lose “. Semua lukisan menggunakan cat akrilik.
“Semuanya beraliran Surialis,”kata Ryanto dikonfirmasi selulernya pada Sabtu, 13 November 2021. Riyanto tidak menyangka semua karyanya lolos kurasi. Sebab, ia baru kali pertama mengikuti ekshibisi bertaraf internasional bertajuk Art is Fair in /KL/ Fahrenheit 88 ini. Sebanyak 500 karya seniman dunia dipamerkan mulai 11-28 November 2021.
Sejumlah seniman Indonesia seperti Eriantoartme ; Hanisantana ; Suwandi Waeng ; Nurali dan lainnya. Tapi, Riyanto, salah satunya seniman lukis asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang bisa masuk even global tersebut. Ia mengirimkan lima karya dalam pameran tersebut. “Alhamdulillah semua lolos kurasi. Bahkan, karya Saya masuk opening call,”kata pelukis kelahiran 47 tahun itu.
Setelah dari Malaysia, lukisan Riyanto akan dipamerkan ke Philipina, Thailand dan Singapura. “Seneng,” ungkapnya. Riyanto ada seniman lukis unik. Sebab, setiap lukisan Riyanto selalu diselipkan tulisan kaligrafi. Ini yang membedakan Riyanto dengan pelukis lainnya. Dalam ekshibisi di Malaysia, hasil goresan tangan lelaki yang selalu memakai kopyah itu menjadi salah magnet bagi penggemar seni lukis di negeri Mahatir Mohamad itu.
Lukisan itu berjudul Islamic Cultural “Walisongo Religius Transportation”. Dalam lukisan media kanvas ukuran 120 X 155 cm itu, Pelukis anggota Komunitas Galeri Seni Rupa Gresik (Gasrug) ini menggambarkan semua tempat ziarah makam Wali Songo itu telah dilengkapi dengan sistem moda transportasi modern yang terintegrasi menjadi satu kesatuan.
Selain moda transportasi bus, kapal juga moda transportasi massal berupa kereta bawah tanah yang menghubungkan sembilan penyebar agama Islam di Indonesia itu.
JUSTICE : Riyanto dengan karyanya berjudul Leader Ship In Politik ” Win or Lose ” yang sedang dipajang di ekshibisi di Malaysia mulai 11-28 November 2021 (Foto: Riyanto for 1minute.id)
Siapa Riyanto? Riyanto, tumbuh di keluarga pelukis. Ayahnya seorang pelukis kaligrafi kaca. Pamannya juga berkecimpung di bidang melukis. Ia mengikuti jejak ayah dan pamannya menjadi seorang pelukis kaligrafi. Ia memulai pameran sejak 1991. Karya-karya kaligrafi yang mengkritisi kondisi sosial masyarakat.
Diantaranya, berjudul Dream Noah Ship Future juga sedang dipajang di Malaysia. Lukisan itu menggambarkan sebuah kapal pesiar yang mengangkut banyak penumpang. Beragam agama mereka. Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Di atas kapal pesiar itu, semuanya rukun. “Andai dunia bisa damai. Akan sangat menyenangkan,” kata Riyanto suatu hari.
Lewat lukisan itu, dia ingin bercerita kehidupan di darat yang menggambarkan kesibukan manusia yang sebenarnya. Sementara itu, di bagian bawah menceritakan bagaimana sebuah fondasi kehidupan. Kemudian, di fase langit adalah kehidupan setelah meninggal.
Di dalam lukisan yang bercerita tentang kehidupan tersebut, Riyanto tetap menyisipkan ayat-ayat Alquran di dalamnya. “Bagi saya sebenarnya setiap seniman punya cara penyampaiannya sendiri-sendiri. Dan menyampaikan secara visual itu paling mudah. Hal itu nantinya juga bisa membuat orang-orang bertanya,”jelas Riyanto. Lukisan kali terakhir berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustadz Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut. (yad)
GRESIK,1minute.id – Konsep Green Port (Pelabuhan Hijau) di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) diterapkan PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.Konsep Pelabuhan ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui penghematan dan peningkatan produktivitas.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa konsep Green Port menjadikan proses kepelabuhanan Petrokimia Gresik lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan. Sehingga semakin mengoptimalkan Cost Reduction Program yang telah dijalankan perusahaan.
Hal ini sejalan dengan kebijakan International Maritime Organization (IMO) atau organisasi kemaritiman di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mengharuskan pelabuhan di dunia harus lebih efektif, efisien serta ramah lingkungan melalui penerapan Green Port.
Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa aktivitas di Pelabuhan Petrokimia Gresik tidak hanya sebatas antarpulau, tapi juga antarnegara. Mengingat sebagian besar bahan baku masih diperoleh dari impor dan beberapa produk non subsidi Petrokimia Gresik juga di eskpor ke mancanegara, dimana beberapa negara mengharuskan penerapan Green Port pada pelabuhan asal maupun tujuan.
Oleh karena itu kami mengakselerasi penerapan Green Port di Pelabuhan Petrokimia Gresik agar kelancaran operasional bisnis semakin terjamin, dan sekarang Petrokimia Gresik memiliki pelabuhan bertaraf internasional,”ujar Dwi Satriyo.
Konsep Green Port salah satunya mengatur upaya peningkatan pengelolaan energi yang efisien di pelabuhan. Beberapa implementasi yang telah dilakukan diantaranya pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk gedung dan perkantoran, penggunaan sepeda motor listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, penerapan green building, penyediaan shore connection untuk supply energi kapal, serta pemanfaatan CCTV pada Digital Port Supervising (Aplikasi Petroport) untuk mengurangi penggunaan energi pada kendaraan serta meningkatkan layanan distribusi pupuk.
“Penghematan biaya operasional pada akhirnya akan berpengaruh pada harga produk, sehingga langkah ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan bagi konsumen melalui produk berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif,”katanya.
Selain efisiensi sumber energi, konsep Green Port juga diimplementasikan melalui peningkatan kualitas kebersihan daratan dan perairan kolam daerah lingkungan kerja dengan cara menurunkan pencemaran limbah cair, sampah domestik dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sedangkan, kualitas udara dijaga dengan mengurangi kebisingan, emisi gas karbon dan emisi gas rumah kaca.
“Dengan demikian Penerapan Green Port juga mampu melindungi lingkungan sekitar perusahaan agar tidak tercemar oleh proses kepelabuhanan, sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya alam,” imbuh Dwi Satriyo.
Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa penerapan pelabuhan ramah lingkungan juga menjadi salah satu upaya nyata Petrokimia Gresik dalam mencapai target perusahaan untuk memperoleh proper emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2021 ini.
“Kami percaya Green Port berdampak baik bagi kinerja perusahaan secara global. Hal ini dikarenakan adanya aspek pengelolaan energi, pengelolaan limbah, pengelolaan lingkungan yang tentunya dapat meningkatkan kinerja dan citra perusahaan,” tandas Dwi Satriyo. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Tim besutan Subangkit, Gresik United akan melakoni laga ketiga Grup C Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021 pada Sabtu sore, 13 November 2021.
Laskar Joko Samudro akan menghadapi FC Maestro di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Kepercayaan diri Dwi Agung dkk sedang meningkat setelah sebelumnya mengalahkan Malang United. Sementara, FC Maestro berada di klasemen juri kunci.
Diatas kertas, Gresik United tidak akan kesulitan meraih poin penuh, tiga angka. Sebab, kualitas pemain GU lebih unggul dari tim tamu, FC Maestro. Namun, pelatih Subangkit tetap mengingatkan anak asuhnya itu tidak memandang sebelah mata tim lawan. Tidak bermain serius. ”Itu yang saya tidak mau terjadi. Anak-anak wajib bermain serius, lawan siapapun, termasuk FC Maestro,” kata Pelatih Gresik United Subangkit.
Ia melanjutkan target meraih tiga poin wajib direbut. Subangkit menuturkan tidak mau kehilangan poin lagi di Grup C Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021. ”Kami tidak ingin bergantung pada tim lain untuk bisa lolos ke babak selanjutnya,”tegasnya.
Hal lain yang harus dilakukan skuadnya adalah bermain tenang. Hasil evaluasi dua pertandingan sebelumnya, pemain Gresik United kerap kali terbawa emosi ketika bermain. ”Jangan melakukan pelanggaran tidak perlu. Jangan sampai terkena kartu,” katanya.
Hasil evaluasi lain adalah soal memanfaatkan tiap peluang yang ada. Subangkit tidak ingin melawan FC Maestro, anak asuhnya terlalu banyak buang peluang lagi. ”Tiap peluang wajib jadi gol,”katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dana Desatopik hangat dalam Diskusi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Gresik Malahatul Fardah dengan para Camat se-Gresik. Wabup Aminatun Habibah mengawali dengan mengingat tugas dan fungsi (tusi) Camat. Antara lain, membantu Bupati Gresik.
Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Camat juga menjadi pengawas dan membina Kepala Desa (Kades) dalam mengelola anggaran desa, bisa mendorong desa meningkatkan fasilitas seperti akses internet untuk memperlancar pelayanan dan memotivasi desa untuk mengembangkan potensi desa masing masing.
“Tidak hanya berlomba lomba menjadi desa wisata, tetapi juga bisa dengan membuat sentra industri khas daerah masing masing sehingga bisa meningkatkan ekonomi dan menghasilkan PAD,”kata Wabup Aminatun Habibah.
Sebelumnya, Kepala Dinas PMD Malahatul Fardah menjeltrehkan tentang prioritas penggunaan Dana Desa (DD). Antara lain, untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa seperti pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDes, penyediaan listrik desa, dan pengembangan usaha ekonomi produktif.
Selanjutnya, pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, pengembangan desa wisata, penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting, serta desa inklusif untuk meningkatkan keterlibatan perempuan desa. Prioritas yang terakhir adalah mitigasi dan penanganan bencana alam dan non alam sesuai kewenangan desa. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pembangunan plengsengan penahan longsor sepanjang 80 meter di Dusun Margonoto, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Kebomas kelar. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebutkan, pembangunan plengsengan itu bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan perusahaan.
Anggaran pembangunannya gotong-royong melalui Corporate Sosial Responcibility (CSR) enam perusahaan. Yaitu, PT. Multiguna Indonesia ; UD. Sumber Berkat ; PT. Surya Alaska Indonesia dan PT. Mahakarya Rotanindo. Kemudian, PT. Indospring serta PT. Segatama Lestari. Selain membangun plengsengan juga dilakukan penanaman pohon untuk menambah resapan air.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah responsif yang telah dilakukan oleh perusahaan dalam mitigasi bencana. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi perushaaan dalam mitigasi bencana. Ini adalah bentuk kesadaran perusahaan yang merasa terpanggil dan peduli terhadap ligkungannya,”kata Gus Yani.
Saat ini hampir diseluruh wilayah di Indonesia sedang cuaca ekstrim, termasuk di Gresik yang rawan bencana hidrometeorologi. Perlu dilakukan mitigasi bencana guna meminimalisir dampak bencana tersebut. “Kami terus mendorong seluruh jajaran, termasuk para camat di wilayah risiko bencana untuk terus berkoordinasi stakeholder terkait dalam hal ini perusahaan di sekitar wilayah masing-masing. Gunanya adalah untuk membentuk kolaborasi termasuk dalam hal mitigasi bencana,”ujarnya.
Gus Yani mencontohkan wilayah Gresik Selatan, Driyorejo, Benjeng, Cerme dan Kedamean. Di Driyorejo, Camat bisa koordinasi dengan perusahaan sekitar membantu melakukan normalisasi Kali Avour. “Setidaknya ada peran perusahaan melalui CSR untuk melakukan normalisasi Kali Avour agar dapat meminimalisir terjadinya banjir di wilayah tersebut,”jelasnya.
“Kita dorong perushaaan untuk bersedia berkontribusi melalui CSR. Jadi antara pemerintah daerah dan perusahaaan mempunyai kewajiban yang sama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami beharap masyarakat turut mendukung dan mensupport langkah ini,”imbuh Gus Yani. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Gresik memberikan penghargaan kepada 10 pejuang restorasi. Aksi para pejuang tersebut dianggap mampu menginsipirasi banyak orang. Pemberian penghargaan ini merupakan rangkaian ulang tahun NasDem yang ke-10 di Kantor DPD Partai NasDem di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas.
Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar sepuluh pejuang restorasi tersebut diambil berbagai bidang. Mulai dari petani, nelayan, guru ngaji, pegiat lingkungan hingga milenial. Aksi mereka menginspirasi banyak orang tetap semangat dan berlomba-lomba dalam hal kebaikan dan kemajuan masyarakat.”Tentu hal itu selaras dengan tujuan atau visi Partai NasDem,” kata Syaiful, Kamis 11 November 2021.
Syaiful juga mengatakan pemberian penghargaan tersebut merupakan serangkaian kegiatan ulang tahun ke-10 Partai NasDem. Sebelumnya, kegiatan sosial juga sudah dilakukan. Di antaranya, bersih-bersih pantai delegan, baksos, blusukan ke kawasan banjir, pemberian kado ulang tahun, menyerahkan karangan bungah ke rumah sakit RSUD Ibnu Sina sebagai bentuk support dan penyemangat terhadap para nakes dan pembacaan Salawat Nariyah.
AMILENIAL MENGINSPIRASI : Pengurus DPD Partai NasDem Gresik memberikan penghargaan kepada Amelia Firnanda Anwar, alumnus Seattle University Amerika Serikat. Milenial satu dari 10 Pejuang restorasi asal Gresik (Foto : DPD NasDem Gresik for 1minute.id)
Sementara itu, salah satu penerima penghargaan pejuang restorasi itu adalah Zainul Arifin. Nelayan Ujungpangkah ini dianggap mampu menginsipirasi masyarakat terkait pentingnya pendidikan. Di tengah kondisi yang serba kekurangan, Arifin mampu mengantarkan anak-anaknya sekolah di berbagai perguruan tinggi bergengsi.”Salah satu anak saya mendapatkan beasiswa international student untuk menempuh pendidikan di salah satu kampus di China,”kata Arifin.
Tak lupa dia berterima kasih kepada Partai NasDem atas penghargaan yang diberikan. Dia berharap langkahnya bisa menginspirasi orang tua lain agar tetap semangat berjuang demi pendidikan anak-anaknya. “Selama ada kemuan, pasti ada jalan,”katanya.
Selain itu, perwakilan dari milenial penghargaan diberikan kepada Amelia Firnanda Anwar. NasDem menilai Amelia sosok yang ulet, cerdas dan kreatif. Bahkan, alumnus Seattle University Amerika Serikat ini digadang akan menjadi anggota DPR RI dari NasDem Gresik.
“Saya mewakili milenial berterima kasih kepada Partai NasDem atas penghargaan ini. Dalam kesempatan ini saya mengajak anak muda agar tak lagi takut terjun ke dunia politik melalui kanal partai. Sebab itu bentuk ikhtiar kita sebagai pemuda untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” kata gadis yang pernah bekerja di Amazon University, Amerika itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik periode 2021-2024 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan oleh Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik pada Kamis, 11 November 2021.
Pelantikan dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus, VP Komunikasi Korporat PT Petrokimia Gresik Awang Djohan Bachtiar berlangsung khidmat. Usai pelantikan diisi diskusi ekonomi bertemakan Pandemic : It’s End But Not The End oleh Dahlan Iskan. Diskusi dipandu oleh Nur Fakih, mantan jurnalis.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan profesi wartawan tertantang tidak hanya mengandalkan pengetahuan yang ada. Harus bisa memberikan inovasi kuat terhadap tulisan berita sebagai produk jurnalistik.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dahlan Iskan dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir ketika menghadiri pelantikan Pengurus PWI Gresik di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik pada Kamis, 11 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
“Tulisan menikmati bagi pembaca. Saya menikmati sekali tulisan Dahlan Iskan, ingin tahu terus. Tantangan bagi teman-teman wartawan. Kami tidak antikritik,”kata dia. Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini melanjutkan wartawan harus memberikan sentuhan halus di tulisannya, sehingga membuat tertarik untuk membacanya. Apalagi, di era saat ini, banyaknya informasi berasal dari media sosial.
“Bagi saya tulisan dari wartawan dipercaya dibanding tulisan dari medsos. Wartawan Gresik berinovasi semaju-majunya. Semoga semuanya amanah memberikan terbaik bagi Kabupaten Gresik,”ujarnya.
Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim memberikan pemahaman peta wartawanAda tiga. Yaitu, PWI, IJTI dan AJI yang sudah terakreditasi dewan pers. Dalam 10 tahun terakhir, media sosial memberi pengaruh luar biasa. Memonitor melalui smartphone. Sangat berbeda dengan wartawan yang harus melalui proses sebelum menghasilkan produk jurnalistik yaitu berita. “Medsos tidak pernah konfirmasi dan verifikasi,”terangnya.
TOKOH PERS : Dahlan Iskan di Seminar Ekonomi bersama anggota PWI Gresik di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik pada Kamis, 11 November 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Sementara itu, Ketua PWI Gresik Ashadi Iksan mengatakan tantangan profesi wartawan di era digital banjir informasi dari media sosial seperti facebook, instagram dan twitter yang terbaru tiktok sudah bisa mempublikasikan produk jurnalistik ke khalayak umum, tanpa sensor, tanpa edit. “Akibatnya pers tidak lagi menjadi ekslusif, wartawan tidak jadi pemegang utama produk jurnalistik yang namanya berita. Produk hoax luar biasa, membedakan kami citizen jurnalism adalah dimana produk jurnalistik dari kami dengan produk citizen jurnalism,”terangnya.
Disisi lain, era saat ini, banyak oknum wartawan yang sangat mengkhawatirkan meresahkan. Menjamurnya oknum wartawan masuk ke sekolah-sekolah dan desa. Hanya berbekal tanda pengenal atau ID card dengan harga paling murah Rp 25 ribu. “Oknum wartawan mendatangi kepala sekolah, kepala desa membawa kasus belum jelas untuk mendapatkan sesuatu. Saya pastikan 40 anggota PWI tidak ada diantara itu, karena kita sudah melalui uji kompetensi. Melalui proses panjang produk jurnalistik, harus mencari berita, diketik, rapat redaksi apakah layak terbit. Bagi narasumber yang keberatan akan diberi hak jawab keberatan. Narasumber keberatan wajib dimuat, kalau tidak bisa silahkan lapor ke dewan pers,”terangnya. (yad)