Wabup Pantau Prokes PTM, Siswa Ngaku Senang Belajar di Sekolah

GRESIK,1minute.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali diperpanjang hingga 20 September 2021. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berdasarkan asesmen Menteri Kesehatan telah masuk level 1. Zona hijau sepekan sebelumnya zona kuning atawa zona 2.

Sejumlah lembaga pendidikan swasta semakin banyak memulai pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. Yakni, 50 persen dari kapasitas rombongan belajar (rombel). Sistem pembelajaran bergilir, pagi dan siang. Diantaranya dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Ma’arif NU di Desa Abar-Abir, Kecamatan Bunga, Gresik.

Sekolah jumlah siswa 120 ini melakukan sistem pembelajaran bergilir. Kelas I sampai III  masuk pagi. Sedangkan, siswa kelas IV sampai VI pembelajaran dilakukan pada siang hari. Untuk memastikan proses PTM sesuai protokol kesehatan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meninjau proses pembelajaran di MI Al Ma’arif NU itu pada Selasa, 14 September 2021.

Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah melakukan dialog dengan sejumlah peserta didik untuk mendengarkan cerita dari bocah-bocah bisa kembali sekolah. “Enak mana belajar dirumah (daring) atau di sekolah,”tanya Bu Min kepada Mufarrichul Anam Al Qowi. Siswa kelas Il dengan tegas menjawab “enak sekolah tatap muka bu,”jawab Faril -sapaan- Mufarrichul Anam Al Qowi. Ia mengaku selama setahun hingga naik kelas II belum pernah bertemu dengan guru dan teman-teman. :Saya bisa bertemu k sama bu guru bu,” jawabnya polos.

Sementara itu, Kepala MI Ma’arif NU Abar Abir Sulistianah mengatakan kalau sekolahnya baru melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka seminggu terakhir. “Pembelajaran dilakukan dengan metode bergilir. Pagi dan siang,”ujar Sulistianah. (yad)

Wabup Pantau Prokes PTM, Siswa Ngaku Senang Belajar di Sekolah Selengkapnya

BIN Gelar Vaksinasi di Gresik Sasar Pelajar dan Masyarakat secara Door to door

GRESIK,1minute.id – Presiden Jokowi memantau vaksinasi digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Kota Santri secara video conference pada Senin, 13 September 2021. Telekonfrensi dilakukan Presiden Jokowi di SMA Negeri 1 Cerme dan sembilan lembaga pendidikan lainnya di Indonesia. Di lembaga pendidikan itu mendapatkan kuota sebanyak 1.250 dari 5 ribu  vaksin dosis pertama untuk pelajar dan masyarakat Gresik.  

Selain di SMA Negeri 1 Cerme, vaksinasi yang diinisiasi lembaga telik sandi itu dilakukan di Perguruan YPI Darussalam Cerme, MAN 1 Gresik, serta masyarakat Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas. Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan tujuan vaksinasi kepada pelajar agar mereka sehat dan terlindungi dari bahaya Covid-19. “Supaya para pelajar kita, semua tetap sehat dan terlindungi dari bahaya Covid-19 dan bisa segera menggelar pembelajaran tatap muka,”ujarnya.

Ditambahkan Presiden Jokowi, pihak sekolah, supaya aktif berperan serta dan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar di tempatnya masing-masing.

“Yang juga penting, sudah berada di level 3 atau level 2 kepada seluruh bapak dan ibu kepala sekolah, kejar Bapak maupun Ibu Bupati dan Walikota untuk segera vaksinasi kepada pelajar-pelajar kita ini agar bisa segera diselesaikan, bisa dirampungkan. Bisa dibantu dari Pak Kabinda, dari Polri, dari TNI, semuanya, yang penting kecepatan harus bisa segera diselesaikan untuk vaksinasi para pelajar, agar bisa segera pembelajaran tatap muka terbatas,” ucapnya.

Kepala BIN (Kabinda) Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar mengatakan, agenda vaksinasi dengan 5.500 dosis vaksin yang dipersiapkan tersebar di empat titik. 
Rinciannya, SMA Negeri 1 Cerme sebanyak 1.250 dosis ; pelajar SMP, SMA dan SMK di YPI Darussalam Cerme sebanyak 1 250 dosis ; Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik di Kecamatan Bungah dan masyarakat di alokasi 2.500 dosis .

“Kami juga melaksanakan vaksinasi door to door masyarakat di Kecamatan Kebomas, kita menyasar warga dan para petambak,” kata Rudy. Rudy mengatakan agenda vaksinasi tidak hanya berlangsung di Gresik. Vaksinasi juga akan digelar di Kabupaten/ Kota lain yang ada di Jawa Timur. “Seminggu ada tiga kali, kami akan bekerja sama dengan Dinas kesehatan setempat, TNI dan Polri,”tegasnya.

Untuk diketahui, masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali berakhir 13 September 2021. Persebaran Covid-19 di Gresik semakin melandai. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memasukkan Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) dari level 2 turun level 1. Dari zona kuning ke zona hijau.

Bupati Gresik juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik Fandi Akhmad Yani telah mulai pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas mulai PAUD hingga SMA sederajat sejak 31 Agustus 2021. Untuk memastikan proses PTM berjalan lancar, Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada guru untuk menjalani swap antigen secara berkala.

Sementara itu, Plt kepala SMA Negeri 1 Cerme Ainur Rofiq tidak bisa menutupi rasa bahagianya. Dia mengaku bangga, sekolah yang dipimpinnya bisa termasuk dalam agenda sepuluh sekolah terpilih dalam video conference bersama Presiden Jokowi, dan sekaligus dihadiri secara langsung oleh Kabinda Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar beserta jajaran.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi sekolah kami. Dari sepuluh sekolah di Indonesia, kami termasuk di dalamnya. Semua anak-anak, semua guru, menyambut dengan gembira. Apalagi vaksin yang telah kami tunggu-tunggu, akhirnya bisa dilaksanakan pada hari ini,” kata dia.

Di tempat lain, di Desa Prambangan , Kecamatan Kebomas, selain menggelar vaksinasi di balai desa, juga menyasar petani tambak yang sedang bekerja di tambak, dan juga melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah. (yad)

BIN Gelar Vaksinasi di Gresik Sasar Pelajar dan Masyarakat secara Door to door Selengkapnya

AKBP Muchammad Nur Azis, Kapolres Gresik baru


GRESIK, 1minute.id – Tongkat komando di Polisi Resor (Polres) Gresik berganti dari AKBP Arief Fitrianto kepada AKBP Muchamad Nur Azis. Serah terima jabatan (sertijab) perwira dua melati di pundak itu dilakukan di Mapolda Jatim pada Senin, 13 September 2021.

Arief Fitrianto mendapatkan promosi  sebagai SSDM Mabes Polri. Sedangkan, AKBP Muchammad Nur Azis sebelum menjabat sebagai Kapolres Ponorogo. Dalam apel sore di halaman Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Azis-sapaan-Muchammad Nur Azis berharap dukungan semua pihak untuk membawa Polres Gresik lebih baik. Saran dan masukan diperlukan untuk meningkatkan kinerja.

“Terima kasih dan mohon dukungannya. Semoga Gresik aman, tertib dan terkendali,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam apel Sore pada Senin, 13 September 2021.  Sementara, AKBP Arief Fitrianto yang mendapat promosi jabatan sebagai Kasubbagrenprog Bagkompeten Robinkar SSDM Mabes Polri dihadapan para anggota Polres Gresik menyampaikan terima kasih  kepada keluarga besar Polres Gresik. 

PAMIT : Ketua Bhayangkari Polres Gresik didampingi AKBP Arief Fitrianto, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dan Wabup Gresik Aminatun Habibah berpamitan kepada kepada anggota dan staf di Mapolres Gresik pada Senin, 13 September 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas kinerja dan dedikasi selama kami menjabat. Totalitas tanpa batas sehingga bisa menghadirkan prestasi tinggi bagi Polres Gresik,”kata alumnus Akpol 2021. 

Sertijab Kapolres Gresik di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dilakukan secara sederhana dan protokol kesehatan (prokes). Tidak ada jabat tangan dalam prosesi pisah sambut yang dihadiri oleh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail beserta istri, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

AKBP Muchammad Nur Azis, Kapolres Gresik baru Selengkapnya

Ketua PT Surabaya Sebut Anjungan Mandiri PTSP Pengadilan Negeri Gresik Terbaik Se Jatim

GRESIK,1minute.id – Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro mengapresiasi inovasi pelayanan di Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik.  Inovasi itu berupa sistem pelayanan yang berbasis teknologi, Anjungan Mandiri Pelayanan Terpadu Satu Pintu (AM-PTSP).

Sistem anyar dengan teknologi informasi ini diterapkan dengan tujuan agar masyarakat pencari keadilan dapat dilayani secara optimal dan juga dapat menghindari segala bentuk penyimpangan dilingkungan peradilan. Inovasi Anjungan Mandiri PTSP itu secara resmi dilaunching oleh Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro pada Senin, 13 September 2021.

Menurut Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro mengatakan, sistem pelayanan yang berbasis teknologi, Anjungan Mandiri Pelayanan Terpadu Satu Pintu baru ada di dua Pengadilan Negeri di Jawa Timur. 
“Akan tetapi, Anjungan Mandiri PTSP milik PN Gresik ini yang terlengkap dan terbaik se-Jatim,”tegas Herri usai Launching di Kantor PN Gresik pada Senin, 13 September 2021. Herri didampingi Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

LAUNCHING: (ki-ka) Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro dan Wabup Gresik Aminatun Habibah dalam Launching Anjungan Mandiri PTSP PN Gresik pada Senin, 13 September 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Anjungan Mandiri ini, imbuhnya, pelayanan serba teknologi ini secara otomatis terekam. Mulai dari proses pelayanan hingga persidangan. Sehingga pantauan lebih mudah dilakukan. “Anjungan Mandiri PTSP PN Gresik ini  semoga dapat sepenuhnya dimanfaatkan oleh Masyarakat pencari keadilan, mereka akan mendapatkan pelayanan prima dan dapat dilakukan secara virtual. Tanpa ketemu dengan petugas PTSP, masyarakat bisa lansung mendapatkan pelayanan baik keperdataan, pidana maupun hubungan industrial,” ujarnya.

Herri dan Wabup Aminatun Habibah sempat menjajal teknologi Anjungan Mandiri di ruang pelayanan publik. Dalam ruangan itu terdapat tujuh perangkat komputer untuk pelayanan mandiri masyarakat yang dilengkapi dengan CCTV untuk berkonsultasi dengan petugas PTSP. Herri melakukan komunikasi dengan petugas di bagian pelayanan Pidana, Perdata dan PHI serta Hukum dan beberapa pelayanan lain. 

“Alhamdulilah, ketika kita melakukan ujicoba Anjungan Mandiri dengan petugas tidak ada kendala, baik visual video maupun kemampuan materi yang dijelaskan oleh petugas,”jelasnya. Sebelumnya, Herri berpesan pemimpin dan personil harus kompak dan sepaham, tidak ada batasan dalam melakukan upaya perbaikan pelayanan untuk mewujudkan peradilan transparan dan akuntabel. (yad)

Ketua PT Surabaya Sebut Anjungan Mandiri PTSP Pengadilan Negeri Gresik Terbaik Se Jatim Selengkapnya

Pandemi Covid-19, Produksi Pertanian Gresik Meningkat, Bupati Terima Penghargaan Bakti Tani Nasional

PENGHARGAAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima penghargaan Bakti Tani Nasional di Istana Wapres pada Senin, 13 September 2021 (Foto : Tangkapan layar youtube)

GRESIK,1minute.id – Sektor pertanian mampu menerobos disrupsi ditengah wabah pandemi Covid-19. Buktinya, produktivitas hasil pertanian meningkatkan. Kerja keras para petani di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini diganjar penghargaan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL)  pada Senin, 13 September 2021.

Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 di Istana Wapres Jakarta dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin ini diikuti diantaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kehadiran Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini untuk menerima penghargaan dalam kategori Peningkatan Produksi Padi Tertinggi Nasional. Gresik menyabet juara V. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kerjakeras petani dalam peningkatan padi. “Pemkab Gresik sangat mengapresiasi kerjakeras petani dalam peningkatan produksi padi. Kita harus fokus dalam sektor pertanian khususnya padi,”tegas Gus Yani usai menerima Penghargaan melalui pesan WhatsApp.

“Ketahanan pangan swasembada pangan,”tegasnya. Gus Yani menegaskan  Pemkab Gresik berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan melakukan sejumlah strategi ditengah keterbatasan lahan, hama tikus dan kelangkaan pupuk. Strategi Pemkab, antara lain, menginisiasi terbentuknya BUMD Pangan dan menetapkan peta lahan pertanian dan pangan berkelanjutan (LP2B) di Gresik. 

Selain sektor pertanian padi, Pemkab Gresik juga akan mengenjot komoditas lainnya yang berpotensi ekspor. Sektor komoditas itu adalah Porang ; Jagung ; Buah-buahan ; Tebu dan Kacang Hijau.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan, penghargaan Bakti Tani Nasional 2021 ini, ada dua kriteria yang digunakan yakni, provitas dan produksi. “Dua kreteria itu, pertanian Gresik mengalami peningkatan,”tegas Eko dikonfirmasi melalui selulernya pada Senin, 13 September 2021. (yad)

Pandemi Covid-19, Produksi Pertanian Gresik Meningkat, Bupati Terima Penghargaan Bakti Tani Nasional Selengkapnya

Eksotis Twin Lake Kemangi, Siap Sambut Wisatawan

GRESIK, 1minute.id – Sejumlah destinasi wisata di Kota Santri mulai beroperasi pada Minggu, 12 September 2021. Diantaranya, Twin Lake Kemangi di Desa Kemangi, Kecamatan Bungah. Meski telah buka, belum banyak pengunjung yang menikmati destinasi anyar tersebut. Selain itu, pengelola juga belum mengoperasikan seluruh wahana bermainnya.

Dalam pengamatan 1minute.id untuk masuk destinasi yang diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu, arena bermain perahu di Telaga Kembar, maupun flying fox atawa luncur gantung belum beroperasi. Hanya, sepeda gantung yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Meski belum semuanya beroperasi, namun pengunjung tetap bisa berswafoto di sejumlah spot yang instagramable. Diantaranya, saung dari bambu dengan jembatan kelirnya. Jembatan ini ada bernuasa Tiongkok dan tradisional pedesaan. Sedangkan telaga Kembar tempat wahana air peruhu kayuh masih belum buka.

“Cukup menarik. Masih perlu banyak perbaikan, “kata Surya Yetni,salah satu pengunjung di Twin Lake Kemangi pada Minggu, 12 September 2021. Konon, sebelumnya Telaga Kembar yang ada di kawasan destinasi yang berada di Jalur Pantai Utara (Pantura) atau Jalan Deandles memiliki fungsi berbeda. Telaga pertama dimanfaatkan sebagai tempat mandi (Padusan). Sedangkan, telaga di belakang masjid difungsikan untuk minum. 

Saat ini, kedua telaga tersebut digunakan sebagai tempat wisata.  Telaga padusan menjadi lokasi wisata sepeda air, kemudian tempat makan dari saung bambu apung dengan menu andalan ikan bandeng, rajungan dan masakan sari laut lainnya. Sedangkan di telaga pangomben, hanya diberi tempat ayunan dan beberapa spot foto saja. 

Menurut cerita Desa Kemangi sekitar 20 kilometer dari Pusat Kota Gresik dari kata Kemangen yang dalam bahasa Sangsekerta berarti Pangkalan/ Pesisir. Yang karena letaknya dekat dengan laut dan berada di pesisir pantai maka dalam penyebaran agama Islam Desa Kemangi merupakan desa dengan penyebaran agama Islam yang tertua di wilayah Kecamatan Bungah, bahkan masjid yang dibangun merupakan masjid tertua di Bungah setelah Masjid Jamik Kyai Gede Bungah. 

Untuk masuk destinasi tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam karena hanya Rp 5 ribu per pengunjung plus parkir sepeda motor Rp 2 ribu. (yad)

Eksotis Twin Lake Kemangi, Siap Sambut Wisatawan Selengkapnya

Perumda Giri Tirta Pontensi Merugi Miliaran Rupiah, Komisi II Rekomendasi Pemkab Evaluasi Manajemen

GRESIK,1minute.id – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Gresik 2021 telah digedok oleh DPRD Gresik pada Kamis, 9 September 2021. Pengesahan P-APBD 2021 dilakukan melalui rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah secara virtual.

Struktur P-APBD Gresik 2021 yakni Pendapatan Rp 3.291.997.122.262 bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 1.153.264.477.750 ;  Pendapatan transfer Rp. 2.033.293.321.444 dan Pendapatan lain-lain yang sah Rp 105.439.323.068. Sedangkan, Belanja Daerah sebesar Rp 3.597.937.590.465.  Defisit anggaran sebesar Rp 305.940.468.203.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik Muchammad Zaifuddin yang mendapat tugas membacakan rangkuman laporan rekomendasi hasil pembahasan dari komisi- komisi setelah memdalami bersama organisasi perangkat daearh (OPD) terkait menyebutkan semua komisi telah melakukan efisiensi anggaran. 

Diantaranya, Ia menyebutkan Komisi I, hasil pembahasan terdapat efisiensi belanja di Dinas Pertanahan sebesar Rp. 9 miliar  berasal dari pengurangan kegiatan dari waduk Sukodono dan pengurangan dari belanja modal Kali Lamong. “Pengadaan kendaraan dinas pada Sekretariat DPRD sebesar Rp 1,2 miliar dialihkan kegiatan lain dan tersisa anggaran sebesar Rp 252.000.000 serta  usulan penambahan belanja sebesar Rp 3.404 558 191,”papar Zaifuddin.

Kemudian, Komisi II, hasil pembahasan untuk target pendapatan pada P-APBD Gresik 2021 sebesar Rp 3. 304 334 484 004 sesuai hasil kesepakatan awal rapat Banggar dan tim anggaran (timang) Pemkab Gresik. Juga ada usulan penambahan belanja sebesar Rp 156. 070.778.174.

Legislator Partai Gerindra itu menyinggung tentang kondisi perusahaan air minum daerah (Perumda) Giri Tirta. Badan usaha milik Pemkab Gresik ini, kata Zaifuddin, mengalami potensi kerugian Rp 2 miliar pada tahun ini. 

“Terkait dengan Perumda Giri Tirta, diestimasi sampai akhir tahun 2021 terjadi potensi loss pendapatan minus Rp 2 miliar. Untuk itu, Perumda Giri tirta mengajukan penyertaan modal sebesar Rp 7 miliar untuk pembangunan reservoir Bunder. Komisi II merekomendasikan agar pemerintah daerah melakukan evaluasi mendalam baik itudalam segi manajemen SDM maupun keuangan mengingat potensi Giri Tirta pada akhir tahun ini dalam posisi merugi,”tandas dia.

Bagaimana dengan Komisi III dan IV? Komisi III, sambungnya,  hasil pembahasan ada efisiensi belanja OPD mitra sebesar Rp 5,1 miliar. Sedangkan usulan penambahan belanja sebesar Rp 1,3 miliar  yang  salah satunya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebesar Rp1,023 miliar yang digunakan untuk perbaikan kontainer sampah yang kondisinya sudah yang tidak layak

“Komisi IV secara umum tidak ada penambahan belanja di OPD karena sudah terakomodir. Termasuk usulan penambahan belanja dari Dinas Kesehatan sebesar Rp 3.142.141.958 yang digunakan untuk kartu Gresik Sehat. Sesuai dengan penjelasan dari timang bahwa anggaran tersebut menggunakan alokasi belanja tidak terduga (BTT),”urainya.

Karena estimasi target pendapatan di P-APBD 2021 sudah tidak dapat ditingkatkan lagi, sesuai hasil kesepakatan awal antara badan anggaran dan tim anggaran maka dilakukan efisiensi belanja di setiap OPD. “Dan, penambahan belanja hanya diprioritaskan pada belanja yang bersifat perencanaan dan analisis potensi,”urai dia.

Seperti diberitakan rapat evaluasi komisi II dengan manajemen Perusda Giri Tirta mengungkap fakta mencengangkan. Kebocoran air sekitar 40 persen. Atau sekitar 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini. 

1minute.id mengilustrasikan, tarif air rumah tangga (R-1) seharga Rp 1.500 m³, uang terbuang Rp 6.871.860 per 3 bulan atau Rp 2.290.620.000 per bulan. Akan tetapi, tarif air berjenjang potensi kerugian semakin membengkak. 
Ilustrasinya, pelanggan R-1 pemakaian air 20 m³ per bulan rekening tagihannya Rp 59.500 perbulan atau tarif  air Rp 2.975 per m³ dikalikan volume kebocoran 4,5 juta m³ potensi pendapatan yang hilang sama dengan Rp 14.629.189.000 per tiga bulan atau Rp 4.543.063.000 per bulan. 

Meski potensi kehilangan cukup besar, Risa mengaku cash flow alias arus kas keuangan Perusda Giri Tirta masih cukup baik. “Keuangan aman. Setiap bulan dapat uang. Dodol banyu kan dapat uang. Meski tidak ada batinya (laba) karena harga jual air di subsidi,”ujarnya. 

Manajemen perusahaan berkantor di Jalan Raya Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu mulai mewacanakan kenaikkan tarif. Direktur Utama Perusda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah tidak membantah terkait kenaikkan tarif air itu. “Sudah 3,5 tahun tarif air tidak naik. Sesuai peraturan pemerintah pusat  setiap tahun tarif harus dievaluasi,”kata Risa-sapaan-Siti Aminatus Zariyah dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis, 3 Juni 2021.

Namun, Risa buru-buru mengatakan, wacana kenaikkan tarif itu masih lama. “Itu solusi. Tapi masih wacana. Masih lama, masih lama,”imbuhnya. Terkait kebocoran hingga 40 persen atau setara 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini, ia tidak membantahnya. “Tingkat kebocoran sekitar 40 persen, 39 persen. Normalnya 25 persen,”katanya. (yad)

Perumda Giri Tirta Pontensi Merugi Miliaran Rupiah, Komisi II Rekomendasi Pemkab Evaluasi Manajemen Selengkapnya

Berkas Administrasi Lengkap, 5 Pelamar Sekda Gresik Melaju Tahapan Kedua

Pj. Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Seleksi Terbuka (Selter) Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik memasuki babak baru. Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Sekretaris Daerah Gresik telah mengumumkan lima dari tujuh pelamar yang telah memenuhi persyaratan administrasi pada Jumat, 10 September 2021.

Pansel mengumumkan hasil seleksi administrasi melalui website bkd.gresikkab.go.id. Dalam pengumuman  Nomor 02/PANSEL/2021, ini lima pelamar yang lolos seleksi administrasi itu adalah Mokh Najikh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik ; Edy Hadisiswoyo,  Kepala Inspektorat Gresik ; Abu Hassan, Asisten ; Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala DPUTR Gresik dan Budi Raharjo, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik. 

Kelima kandidat itu, selanjutnya running tahapan berikutnya yakni menyerahkan makalah (format PDF) dan materi presentasi (PTT) paling lambat 13 September 2021 pukul 24.00. Makalah tersebut akan presentasikan oleh kelima calon Sekda itu kepada pansel pada 15 September 2021. 

Sedangkan, dua pelamar lain yakni Andhy Hendro Wijaya, Staf Ahli Bupati dan Nanang Setiawan, Kepala Dinas Pertanahan Gresik tidak lolos seleksi tahap awal yakni seleksi administrasi. Sumber menjelaskan kedua pejabat eselon II-B itu, administrasi tidak lengkap.

Pj Sekretaris Daerah Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, lima orang kandidat yang lolos seleksi administrasi bisa dilihat di website bkd.gresikkab.go.id. “Tahap berikutnya, membuat makalah dan pemaparan dihadapan pansel,”kata Abimanyu dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Jumat, 10 September 2021.

Setelah presentasi dan wawancara, kelima pelamar akan menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani. Setelah itu, pansel menetapkan tiga dari lima calon terbaik kepada Bupati. “Nanti, Bupati mengusulkan calon Sekda Gresik yang dipilih kepada Gubernur Jatim dan KASN,”imbuh Abimanyu yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim. 

Ia berharap proses Selter JPT berlangsung lancar sehingga Pemkab Gresik memiliki sekda definitif. “Semoga proses belajar lancar,”harap Abimanyu yang sudah 1 tahun, 20 hari jabatan Pj Sekda Gresik ini.  

Seperti diberitakan Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah (Selter Sekda) Pemkab Gresik telah dibuka sejak Jumat, 3 September 2021. Selter Sekda dilaksanakan setelah turunnya Surat Ketua KASN Nomor: B-2455/KASN/7/2021 tertanggal 21 Juli 2021.

Perihal Rekomendasi Rencana Selter JPT Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik, dan Surat Mendagri Nomor: 821/5503/OTDA tanggal 26 Agust 2021, Perihal Rekomendasi Penjelasan atas Permohonan Pelaksanaan Selter JPT Pratama Sekda Kabupaten Gresik.

Merujuk laman bkd.gresikkab.go.id bernomor 01/PANSEL/2021 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik pendaftaran dan penerimaan dokumen serta penelusuran jejak mulai 3-9 September 2021. 

Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 10 September 2021. Kemudian, Seleksi kompetensi dengan metode assesment center mulai 13-17 September 2021. Lalu, penyerahan makalah pada 20 September 2021. Prestasi dan wawancara pada 21 September 2021 , Pengumuman hasil akhir Seleksi pada 22 September 2021. Kemudian tes kesehatan jasmani dan rohani pada 23 September 2021.

Penyampaian 3 calon JPT Pratama kepada Bupati Gresik pada 27 September 2021 dan usai penetapan calon Sekretaris Daerah Gresik kepada Gubernur Jatim dan KASN. 

Dalam ketentuan yang diteken oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka PJT Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik  Heru Purwaka menegaskan, dokumen yang akan diproses adalah softcopy yang sudah sesuai ketentuan dan persyaratan panitia, keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Panitia seleksi tidak memungut biaya dalam bentuk apapun,”tegas Heru Purwaka dalam surat pengumuman bernomor 1/PANSEL/2021 tertanggal 3 September 2021 itu. (yad)

Berkas Administrasi Lengkap, 5 Pelamar Sekda Gresik Melaju Tahapan Kedua Selengkapnya

Bupati Akan Mereaktivasi Poedak Galery, Pusat Oleh-oleh Dilengkapi Klinik Revitalisasi Ekspor

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (foto: ist)

GRESIK,1minute.id –  Selangkah lagi Poedak Galery akan kembali beroperasi. Hampir dua tahun pusat kuliner dan galeri produk unggulan UMKM Gresik berlokasi di bekas terminal minibus wisatawan relegi Maulana Malik Ibrahim di Jalan Pahlawan, Gresik itu tutup.

Wabah coronavirus disease 2019 yang memaksa pusat kuliner dan oleh-oleh Khas Gresik itu harus berhenti beroperasi. Nah, Jumat, 10 September 2021, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengumpulkan 31 UMKM di Pendapa Bupati di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu. Mereka berkumpul terkait rencana Pemkab Gresik untuk melakukan reaktivasi Poedak Galery. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan, saat ini Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) sudah berada di Level 2. Zona kuning artinya tingkat resiko persebaran Covid-19 rendah. Dan, zona hijau untuk daerah yang tidak ada kasus Covid-19. Pemerintah, katanya, harus bergerak cepat melakukan pemulihan ekonomi. 

Salah satunya, dengan membuka kembali Poedak Galery. Menghadirkan kembali pelaku UMKM di lokasi tersebut. Tentunya, dengan kemasan dan inovasi yang berbeda.”Sudah saatnya memikirkan pemulihan ekonomi. Tentu disertai dengan serbuan vaksinasi,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Ia menambahkan, sejak diresmikan pada tahun lalu, Poedak Galery hanya beroperasi beberapa bulan. Kemudian, datang wabah Covid-19 yang menyerang segala sektor. Termasuk pelaku UMKM. Poedak Galery, sebut Gus Yani, sentra oleh-oleh khas Gresik menjadi rumah bagi pelaku UMKM. Bahkan, ada penambahan program baru disana.

Yakni, klinik revitalisasi ekspor bersama Bea Cukai Gresik. Tujuannya, mengajak pelaku UMKM berani ekspor serta mengembangkan potensi yang ada. Misalnya, meningkatkan kualitas produk. Meliputi kemasan dan sebagainya. “Soal izin, nanti urusan pemerintah dan Bea Cukai Gresik. Pelaku UMKM tidak perlu takut produknya untuk di ekspor. Yang perlu dilakukan adalah mengembangkan kualitas produk,”jelasnya.

Kapan kepastian UMKM yang bersedia menempati Poedak Galery, Gus Yani menyebut, secara teknis akan dibahas oleh tim dari pelaku UMKM. “Prinsipnya, Poedak Galery menjadi rumah bersama. Termasuk hadirnya Bea Cukai dan Bank Gresik sebagai suport terhadap pelaku UMKM,”tegasnya didampingi Ketua TP PKK Nurul Haromaini Ali. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Agus Budiono menambahkan, sejak pandemi melanda, Poedak Galery tutup total. Tidak ada aktivitas apapun. “Berkat pak bupati, Poedak Galery akan dibuka lagi dengan kemasan baru. Tentu tujuannya pemulihan ekonomi nasional,” tambah Agus Budiono.

Rencananya, sentra kuliner dan oleh-oleh khas gresik tersebut akan dibuka lagi pada akhir September 2021. Saat ini tengah membahas mengenai teknis bersama pelaku UMKM. Dalam kegiatan tersebut Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismulyanto menyebut, di Gresik sudah ada produk UMKM yang ekspor keluar negeri. 

“Ada sambel, kopi, legen dan beberapa produk asli Gresik yang sudah ekspor ke Hongkong. Ternyata pengepul di Hongkong ekspor lagi ke Eropa dan Turki,”kata Bier Budy.  Bea Cukai Gresik juga melakukan pendampingin izin hingga ke pemerintah pusat. Semua berjalan lancar. “Insya Allah  peran kita semua akan membantu mengembangkan pelaku UMKM di Gresik,”tandasnya.(yad)

Bupati Akan Mereaktivasi Poedak Galery, Pusat Oleh-oleh Dilengkapi Klinik Revitalisasi Ekspor Selengkapnya

Polsek Bungah Gagalkan Transaksi SS, Amankan Janda Kelahiran Malaysia

GRESIK, 1minute.id – Dewi Kartika Sari hanya tertunduk. Janda kelahiran negeri Jiran, Malaysia berusia 28 tahun itu digiring ke Mapolsek Bungah. Perempuan berambut sepunggung itu berurusan dengan polisi karena diduga sebagai pengedar sabu-sabu.

Dari tangan perempuan tinggal di Desa Paloh, Lamongan itu diamankan sabu-sabu dengan berat kotor 0,30 gram. 
Kristal bening dalam bungkus plastik itu disembunyikan ke dalam tisu dan dimasukkan dalam tas jinjing warna pink. Untuk menangkap Dewi Kartika ini, polisi butuh waktu hampir sepekan. 

Menurut Kapolsek Bungah AKP Sujiran, penyergapan tersangka Dewi Kartika bermula dari informasi masyarakat ketika anggota melakukan patroli pada 30 Agustus 2021. Malam itu, anggota reserse kriminal (Reskrim) mendapatkan informasi dari masyarakat di sepanjang Raya Bungah- Sidayu kerap ada transaksi diduga narkoba.

“Biasanya transaksi dilakukan malam hari,”kata Sujiran pada Kamis, 9 September 2021. Berdasarkan informasi itu, anggota Reskrim melakukan penyelidikan. Mulai badal Isya hingga tengah malam. Pada Sabtu, 4 September 2021 sekitar pukul 22.45, anggota mendapatkan informasi dari masyarakat ada gelagat mencurigakan disebuah gubuk di area tambak di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. 

Seorang perempuan diduga sedang menunggu sesorang. Perempuan itu terlihat celingukan. Anggota reskrim Polsek Bungah lalu menyergapnya. Perempuan yang mengaku bernama Dewi Kartika Sari itu membuang barang dari dalam jinjing warna pink. Barang dibungkus tisu itu lalu dijepit kaki kirinya. Belakangan diketahui adalah alat hisap.

Dua barang bukti itu, membuat Dewi Kartika tidak bisa mengelak lagi. “Dalam pemeriksaan tersangka mengakui malam itu berencana mengedarkan sabu,”kata mantan Kapolsek Ujungpangkah itu.Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat UU RI No. 35 Th 2009 tentang Narkotika.”Tersangka kami tahan,”tegas Sujiran. (yad)

Polsek Bungah Gagalkan Transaksi SS, Amankan Janda Kelahiran Malaysia Selengkapnya