BNNK Gresik Menggagalkan Penyelundupan Sabu-sabu 148,3 Gram Asal Malaysia, Paket Dikirim ke Alamat Puskesmas

GRESIK,1minute.id – BNNK Gresik  menggagalkan pengiriman sabu-sabu seberat 148,3 gram. Sabu-sabu ratusan gram itu berasal dari jaringan narkoba di negeri jiran, Malaysia. Barang haram itu dimasukkan botol lotion kecantikan kemudian dicampur  dengan karpet, pakaian serta handuk dalam kemasan kardus karton besar.

Kardus itu dialamatkan di depan Puskesmas di 0. Petugas BNNK Gresik bersama BNNP Jatim dan Jateng serta Kantor Bea Cukai Semarang, Jateng menangkap Madi, 42, asal Sampang, Madura.

Informasi yang himpun, Sabtu, 31 Juli 2021 sekitar pukul 09.00 petugas BNNK Gresik dan BNNP Jatim mendapatkan Informasi dari petugas Bea Cukai wilayah Jawa Tengah bahwa diduga ada kiriman paket narkotika jenis sabu yang akan dikirimkan ke Madura dan paket tersebut transit di Gresik.

“Paket sabu-sabu dalam kardus itu sempat transit di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang,”terang Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik AKBP Supriyanto di kantor BNNK Gresik di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021.

Petugas gabungan dari BNNK Gresik, BNNP Jatim dan Jateng serta Bea Cukai Semarang, Jateng membuntuti paket tersebut. Tujuannya untuk memastikan penerima barang haram bernilai ratusan juta itu. Estimasi SS Seharga Rp 1 juta per gram berarti nilainya Rp 148 juta. 

Sekitar pukul 17.15 barang haram bernilai ratusan juta itu ditaruh di depan Puskesmas di Jalan Raya Raseno, Telaga, Banyuates Kabupaten Sampang, Madura.  Seorang lelaki belakangan diketahui bernama Madi, 42, warga Sampang, Madura mengambil paket dalam kardus berisi sabu-sabu itu.

KURIR : Madi,42, asal Sampang, Madura yang mengambil paket berisi sabu-sabu asal Malaysia dibekuk BNNK Gresik (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Petugas gabungan lalu mencolok Madi. Bapak dua anak itu lalu digelandang ke markas BNNK Gresik di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Petugas lalu membongkar isi kardus. Isinya, antara lain berupa karpet, pakaian serta handuk. Dan, sebuah lotion kecantikan. 

“Sabu-sabu dengan berat bersih 148,3 gram itu dimasukkan dalam botol lotion kecantikan “terang Supri-sapaan akrab- AKBP Supriyanto itu.

Dalam pemeriksaan tersangka Madi yang tidak bisa berbahasa Indonesia itu mengaku hanya disuruh orang (belum diketahui identitasnya) untuk mengambil paket dalam kardus itu. “Identitas penerima sudah kami kantongi. Segera kami lakukan pemanggilan,”ujar perwira dua melati di pundak itu.

Tersangka Madi mengaku tidak mengetahui isi kardus itu. “Saya cuma disuruh orang untuk mengambil paketan itu,”ujar Madi dalam bahasa Madura. Bapak dua anak itu enggan menyebutkan orang yang telah menyuruh mengambil barang tersebut. Ia juga tidak menyebut ongkos pengambilan barang haram itu. 

Tersangka Madi hanya terisak menahan air mata meleleh. Sebab ia membayangkan hukuman yang bakal menimpah dirinya. Penyidikan BNNK Gresik menjerat tersangka Madi dengan pasal 114 Ayat (2), Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun penjara maksimal 20 Tahun penjara atau seumur hidup. (yad)

BNNK Gresik Menggagalkan Penyelundupan Sabu-sabu 148,3 Gram Asal Malaysia, Paket Dikirim ke Alamat Puskesmas Selengkapnya
Satgas Covid-19 dalam Apel Kesiapan Tracer pada Jumat, 6 Agustus 2021 (Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Tracer Bergerak, Deteksi Dini untuk Mencegah Persebaran Covid-19


GRESIK,1minute.id – Up date datakasus baru konfirmasi Covid-19 itu masuk gawai Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Gresik. Sabar hari sebelum Subuh. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail kemudian melakukan pemilihan berdasarkan lokasi kecamatannya. 

Selanjutnya, data perkembangan kasus baru warga terpapar coronavirus disease 2019 itu disebarkan kepada petugas gabungan yakni bidan puskesmas atau desa, babinsa dan bhabinkamtibmas dibantu oleh relawan tracer dari Kemenkes. Mereka mendatangi rumah warga yang terpapar Covid-19 itu. Update data kasus baru Covid-19 itu seakan menjadi sarapan pagi bagi Komandan Satgas Covid-19 Gresik ini. 

“Kita tidak boleh lelah, apalagi putus asa untuk melayani masyarakat. Semoga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 pada Jumat 6 Agustus 2021. 

Tugas kemanusiaan untuk menekan persebaran Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu yang kini semakin diperkuat oleh Pemkab Gresik. Karena tugas mulia itu lah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi dan semangat petugas tracer pagi tadi.

Para relawan tracer yang setiap kelompok terdiri dari empat pilar yakni bidan desa, Babinkamtibmas, Babinsa dan tracer relawan itu bergerak melakukan tugasnya mendatangi orang yang terdata covid baru. Mereka melakukan tracing dengan berkomunikasi warga untuk melacak siapa saja yang telah melakukan erat atawa bertemu dengan warga terpapar Covid-19 itu. 

SATGAS COVID-19 GRESIK: (ki-ka) Kadinkes drg Saifudin Ghozali, Asisten Tursilowanto Harijogi, Dandim Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tracing dimulai dari anggota keluarga. Kemudian beberapa orang lainnya yang terakhir kontak erat. Yaitu, antara 8 orang sampai 15 orang. Warga yang kontak erat ini kemudian dilakukan test swab antigen. Para tracer mencatat keadaan dan perkembangan paparan covid baru. Selanjutnya para tracer ini langsung melaporkan via aplikasi SiLacak (sistem informasi pelacakan) milik Kemenkes. 

Tim Tracer juga mengarahkan orang yang telah terpapar untuk melakukan isolasi terpusat (Isoter)di Rumah Sakit Lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS) sedangkan kontak lain disarankan untuk membatasi kontak dengan yang lain. (yad)

Tracer Bergerak, Deteksi Dini untuk Mencegah Persebaran Covid-19 Selengkapnya

Dua Alap-alap Sepeda Motor di Tujuh TKP Diringkus Sat Reskrim Polres Gresik


GRESIK, 1minute.id – Ini dia wajah duo alap-alap sepeda motor yang meresahkan masyarakat Gresik Selatan. Dia adalah Nur Akhyani alias Ojek , 48 dan Nur Wahyudi alias Yudi, 26. Keduanya kepada polisi mengaku asal Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik. 

Berbekal obeng duo pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mengaku telah melahap tujuh sepeda motor.  Di tujuh lokasi di wilayah Gresik Selatan. Mulai Menganti hingga Driyorejo.  Kini, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik menghentikan sementara aksi mereka. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda. Tersangka Yudi ditangkap lebih dulu di Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti. Berikutnya, Ojek digerebek di kamar kosnya di desa sama, Gempolkurung.

“Dari hasil penyidikan, kedua tersangka ini setidaknya telah melakukan curanmor di 7 TKP,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Jumat, 5 Agustus 2021. Modus operandinya, imbuh alumnus Akpol 2001, itu tersangka melakukan hunting mencari sasaran sepeda motor yang tidak dikunci setir antara pukul 03.00 hingga 05.00. “Dari tujuh TKP itu, pelaku beraksi sebelum Subuh. Mereka menuntun menjauh dari rumah korban. Lalu menstarter,”kata Arief Fitrianto. 

Aksi kawanan penjahat spesial sepeda motor itu dilakukan pada Rabu, 28 Juli 2021. Mereka berdua menggasak motor Sai’in, 47, di teras rumahnya di Dusun Bendil, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti. Mereka mencuri sepeda motor bebek warna kuning tahun pembuatan 2008 nopol W 5233 AC. 

BARANG BUKTI: Peralatan yang digunakan duo pelaku pencurian kendaraan bermotor di bekuk Satreskrim Polres Gresik (foto: Humas Polres Gresik for 1minute.id)

Korban memarkir motor di teras samping rumahnya. Ketiduran, lalu badal Subuh didapati motornya sudah raib. Atas kejadian yang menimpanya Sai’in melapor ke kantor Polisi terdekat. Berdasarkan laporan korban itu anggota unit reserse mobile (Resmob) Polres Gresik melakukan penyelidikan. Diperoleh informasi yang mengerucut pada Ojek dan Yudi, diketahui mereka merupakan maling kawakan di daerah tersebut.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan motor bebek 125 CC warna kuning Nopol W 5233 AC juga motor warna warna hitam seterip biru tanpa plat nomor yang digunakan melancarkan aksinya.
Selain itu 3 unit seluler yang terdiri dari warna hitam dua unit dan satu unit gawai warna putih. Serta sebuah obeng , dua buah kunci pas ukuran 8-10 dan 12-14 sebagai barang bukti. (yad)

Dua Alap-alap Sepeda Motor di Tujuh TKP Diringkus Sat Reskrim Polres Gresik Selengkapnya

Tugas BPD Sosialisasi, Jangan Kaget Ada Petugas Memakai Hazmat Datangi Warga

GRESIK,1minute.id – Tugas kemanusian kini sudah menunggu para pengurus perkumpulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gresik. Tugas kemanusiaan sehari pascakepengurusan dikukuhkan adalah mensosialisasikan Tracing, Testing & Treatment (3T), salah satu upaya Pemkab Gresik dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Tracing yang dilakukan oleh petugas terdiri dari anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas dan bidan desa dilakukan mulai pagi. “Tracing untuk menindaklanjuti terhadap warga yang terpapar sesuai data dari pusat.Biasanya setiap pagi ada update data baru warga baru yang terpapar Covid-19,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan Pengurus Perkumpulan BPD Gresik periode 2021-2026 pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Bupati yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik ditugaskan untuk mengisi data laboratorium jejaring pemeriksaan Covid-19 pada aplikasi New-all Record (NAR). Setiap ada satu warga yang dinyatakan positif Covid, maka tim tracing akan mengambil test swab kepada minimal 15 orang disekitar pasien yang bersangkutan. Selain keluarga, para tetangga dekat serta orang yang telah kontak erat langsung akan diperiksa.

“Tolong para anggota BPD ini ikut mensosialisasikan hal ini kepada seluruh masyarakat. Jangan kaget apabila ada petugas yang berpakaian hazmat lengkap mendatanginya untuk melakukan pemeriksaan pada masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Menurut Gus Yani, Dandim 0817 Gresik dan Kapolres Gresik telah menginstruksikan jajaran dibawahkan untuk memperkuat tugas  petugas puskesmas dan bidan desa melakukann 3T ini. Mereka akan dibekali aplikasi Sistem Informasi Pelacakan (SiLacak) yang dikelola Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Selain itu, tugas kemanusian BPD lainnya adalah sosialisasi dan menghimbau kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) untuk mau dirujuk ke Gelora Joko Samudro (G-JOS) yang telah ditetapkan sebagai rumah sakit lapangan indoor untuk isolasi terpusat (Isoter). Di G-JOS ini, warga yang terpapar mendapatkan pengawasan dari tenaga kesehatan (nakes) bahkan ada dokter spesialis. Di isoter ini, bila pasien membutuhkan oksigen telah disiapkan. 

“Sampaikan bahwa isolasi terpusat lebih aman dan terkontrol. Semua fasilitas yang dibutuhkan mulai dari oksigen, obat-obatan serta dokter spesialis juga telah disiapkan. Silahkan para BPD bersama semua tokoh masyarakat di desa untuk ikut meyakinkan masyarakat isoman agar mau dibawa ke G-JOS,”tandas Gus Yani. (yad)

Tugas BPD Sosialisasi, Jangan Kaget Ada Petugas Memakai Hazmat Datangi Warga Selengkapnya

Temasek Foundation Gelontor Kasur Pasien Isoman di Klinik Mabarrot MWC NU


GRESIK,1minute.id – Sebuah perusahaan asal Singapura Temasek Foundation menggelontorkan bantuan tempat tidur untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid-19 di Klinik Mabarrot MWC NU Kecamatan Wringinanom, Gresik. 

Bantuan secara simbolis diserahkan perwakilan Temasek Fondation atau pabrikan Romance Furnitur Rudi Syahputra didampingi Koordinator Distribusi bantuan Jawa Timur Agus Junaidi kepada Direktur Klinik Mabarrot MWC NU Wringinanom dr. Hasyim Hanafi pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Koordinator Distribusi Jawa Timur Agus Junaidi mengatakan, bantuan sebanyak 50 buah kasur diberikan kepada Klinik Mabarrot MWC NU Wringinanom untuk menunjang fasilitas pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi.

Agus menyebut, kasur tersebut memiliki desain khusus yang dirancang bagi pasien Covid-19. Disamping tahan air, kasur berukuran 1×2 meter itu juga bisa dicuci dengan hand sanitizer, sehingga aman dari potensi penularan Covid-19 bagi pasien yang menggunakannya. “Desainnya dirancang khusus untuk pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi, ukurannya 1×2 meter, bisa dicuci dan dibersihkan dengan hand sanitizer kemudian tidak tembus air,”ungkapnya.

Pada tahap pertama ini, kata Agus, Temasek Fondation menyumbang sebanyak 180 buah kasur untuk pasien isoman yang disebar di sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Timur, meliputi Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Bangkalan.

“Ini baru tahap awal, jika ditotal jumlah bantuan mencapai 180 unit atau berkisar 252 juta, nanti akan ada bantuan tahap dua, diantaranya Kabupaten Malang kota Batu Kabupaten Ponorogo juga menyusul,”lanjutnya.
Sementara itu, Perwakilan Perusahaan Temasek Fondation Rudi Syahputra berharap, bantuan ini dapat memenuhi perlengkapan fasilitas pasien Covid-19 yang tengah menjalani isoman di Klinik, pesantren juga tempat-tempat yang dihimpun oleh para relawan.

“Meski jumlahnya tidak banyak, namun kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan pasien Covid-19 yang tengah dan memenuhi fasilitas mereka selama menjalani isoman,” terangnya.

Selain di Klinik Mabarrot MWC NU Wringinanom, bantuan juga diberikan kepada Pondok Pesantren di Bangkalan dengan kerjasama LKKNU Satgas Compok Sehat Gotong-royong NU Bangkalan sebanyak 30 buah kasur, kemudian SMK Plus NU Sidoarjo sebanyak 30 buah, dan Yayasan Sosial Keagamaan Kesehatan & Pendidikan Al Adhim Kabupaten Jombang sebanyak 70 buah kasur. (yad) 

Temasek Foundation Gelontor Kasur Pasien Isoman di Klinik Mabarrot MWC NU Selengkapnya

TCC Jepang Akuisisi Saham SBI 15,04 Persen Senilai Rp 3,1 Triliun

ANGKLUNG : Manajemen SIG dan TTC meresmikan kerjasama kedua perusahaan dengan membunyikan alat musik khas Indonesia angklung dan Wadaiko Jepeng (Foto : Humas SIG for 1minute.id)


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC). Perusahaan asal Jepang, ini telah masuk dalam jajaran pemegang saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), bagian dari entitas bisnis SIG. 

Investasi yang dilakukan TCC adalah dengan mengakuisisi 15,04 persen kepemilikan saham SBI senilai USD 220 juta atau setara dengan Rp 3,1 triliun. Seremoni kerja sama dilaksanakan secara virtual di Jakarta dan Tokyo pada Rabu, 4 Agustus 2021. Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tanggal 21 April 2020 antara SIG dan SBI dengan TCC yang menjadi bagian dari kewajiban refloat saham SBI setelah dilakukan Mandatory Tender Offer (MTO) pada tahun 2019 lalu. 

Dalam kesepakatan tersebut, PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) yang merupakan induk usaha dari SBI mengalihkan 1.356.399.291 saham baru yang diterbitkan oleh SBI kepada pihak TCC. Penerbitan saham baru itu sendiri telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat, 25 Juni 2021 lalu lewat Penawaran Umum Terbatas II (PUT) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). 

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso, menyatakan bahwa langkah strategis tersebut merupakan bagian dari mewujudkan visi Perseroan sebagai penyedia solusi bahan bangunan terbesar di kawasan regional. “Kami telah melakukan kajian dan evaluasi untuk memastikan bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat strategis bagi kedua belah pihak. Bagi kami, langkah ini akan semakin memperkuat posisi SIG sebagai perusahaan terbesar dalam penyediaan kebutuhan bahan bangunan di level regional,” ujar Hendi Prio Santoso.

Kemitraan ini juga merupakan lanjutan dari program transformasi SIG sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjadi perusahaan berstandar global. “Ini merupakan tonggak bersejarah (milestone) bagi SIG Group yang mampu menjalin kerja sama dengan perusahaan berstandar internasional. Dengan sendirinya, kerja sama ini akan meningkatkan value dan kapabilitas perusahaan dalam menghadapi persaingan industri semen di dunia,”tutur Hendi Prio Santoso.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir, mengapresiasi kerja keras SIG yang mampu merealisasikan untuk bertransformasi menjadi BUMN kelas dunia melalui kemitraan strategis, inovasi produk, model bisnis serta pelayanan sebagai nilai tambah dan daya saing di masa depan.

“Meskipun tantangan semakin besar khususnya di masa pandemi Covid-19, SIG telah membuktikan bahwa hal tersebut bukan menjadi halangan untuk mencapai proses bisnis yang lebih efisien. Kesuksesan kerja sama strategis antara SIG dan TCC diharapkan mampu menjadi contoh bagi BUMN dan para pelaku usaha di sektor lain untuk mengembangkan kemampuan dalam mengelola bisnis, menciptakan peluang pertumbuhan, serta bersaing secara global,” kata Erick Thohir. (yad)

TCC Jepang Akuisisi Saham SBI 15,04 Persen Senilai Rp 3,1 Triliun Selengkapnya

Suyanto, Nakhoda Baru Perkumpulan BPD Gresik Dikukuhkan

DIKUKUHKAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan Perkumpulan BPD Gresik yang diketuai Suyanto di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu,4 Agustus 2021 ( foto : Humas Pemkab for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gresik memiliki nakhoda baru. Ia adalah Suyanto. Suyanto yang dipilih secara aklamasi adalah ketua BPD Jrebeng, Kecamatan Dukun, Gresik ini juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik (Ungres).

Pengurus BPD Kabupaten Gresik periode 2021-2026 hasil pemilihan 5 Juli 2021 dikukuhkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Raung Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021. Pengukuhan dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir ini berlangsung khidmat dengan protokol kesehatan ketat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya meminta BPD dan Kades agar selalu berkolaborasi dan bersinergitas dalam melaksanakan pembangunan di desa. Gus Yani -begitu sapaannya, juga meminta kepada seluruh anggota BPD agar jangan menjadi beban baru bagi penyelenggaraan pemerintahan desa. Sebaiknya saling menganggap bahwa BPD dan Kades sebagai mitra strategis.

“Dalam bekerja menjalankan tugasnya, Kepala Desa dan BPD harus selalu bermusyawarah. Kades sebagai kepanjangan tangan Pemerintah di desa, sedangkan BPD merupakan perwakilan masyarakat desa. Kalau kedua lembaga desa ini saling bersinergi, maka pembangunan untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat di desa segera terwujud,”kata Gus Yani.

Senada, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik menyampaikan bahwa antara Kepala Desa dan BPD tidak ada bedanya. “Saya berharap agar keduanya bisa bekerjasama untuk mewujudkan pembangunan desa. Keduanya harus bermusyawarah dan bersinergi,”kata Abdul Qodir.

Dalam penganggaran pembangunan misalnya, lanjutnya, BPD harus berada dalam satu ruang untuk menyusun anggaran Pemerintahan di desa. “Sehingga anggaran yang tersusun bisa saling mendukung untuk kesuksesan pembangunan Gresik baru,”kata Ketua DPC PKB Gresik itu.

Ketua pengurus Perkumpulan BPD Kabupaten Gresik Suyanto mengatakan bahwa lahirnya perkumpulan BPD ini atas dorongan seluruh anggota BPD sebanyak 2.548 se-Kabupaten Gresik. Ketua BPD Jrebeng, Kecamatan Dukun itu mengajak seluruh kepala Desa se- Kabupaten Gresik untuk bersama-sama membangun dengan semangat Gresik baru.

“Insya Allah sinergitas ini akan lebih memberikan percepatan pembangunan di tingkat desa seluruh desa di Kabupaten Gresik,”tegas Suyanto yang juga Dekan Fakultas Hukum Unigres itu. (yad)

Suyanto, Nakhoda Baru Perkumpulan BPD Gresik Dikukuhkan Selengkapnya

Program 1 Juta Vaksin Sehari, Seluruh Tahanan Polres Gresik Divaksinasi

PERIKSA KESEHATAN : Tahanan Polres Gresik menjalani pemeriksaan kesehatan tersangka sebelum menjalani vaksinasi di ruang Tahti Polres Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021 ( Foto : Humas Polres Gresik for 1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Sebantak 40 tahanan Polres Gresik menjalani vaksinasi di ruang tahanan dan barang bukti (Tahti) Polres Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021. Mereka adalah para tersangka berbagai kasus kejahatan yang diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik.

Vaksinasi dosis pertama bagian dari ikhtiar Korp Bhayangkara mencegah terjadinya persebaran virus corona berawal ditemukan di Wuhan, Tiongkok memasuki tahun kedua di Indonesia itu.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan vaksinasi para tahanan ini dalam rangka mensukseskan program pemerintah dengan satu hari satu juta vaksin. Kasat Tahti Ipda Soleh berkoordinasi dengan urusan Kedokteran dan Kesehatan (Urdokkes) Polres Gresik untuk melakukan vaksin bagi seluruh tahanan.

Mayoritas vaksin dosis pertama. “Ada beberapa tahanan juga sudah melakukan vaksin tahap kedua. Hari ini seluruh tahanan di vaksin guna mencegah penyebaran Covid-19 di dalam tahanan,”imbuhnya. (yad)

Program 1 Juta Vaksin Sehari, Seluruh Tahanan Polres Gresik Divaksinasi Selengkapnya

Diduga Gelapkan Uang Penjualan Kertas senilai Rp 653 Juta, Mantan Sales Adiprima Suraprinta Dilaporkan ke Polisi

Corporate Legal PT Adiprima Suraprinta Bagus Setyo Herdiyanto (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Corporate Legal PT Adiprima Suraprinta Bagus Setyo Herdiyanto melaporkan mantan salesnya ke Polres Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021. Ia berinisial DPI. Perempuan 35 tahun itu tinggal di Jalan Beton Raya, Kompleks Perumahan Pongangan Indah (PPI) di Kecamatan Manyar, Gresik. Terlapor DPI diduga menggelapkan uang hasil penjualan kertas  laminasi (bungkus nasi) sebesar Rp 653.058.088.

Seharusnya, uang ratusan juta hasil penjualan disetorkan ke perusahaan berlokasi di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Gresik itu. Namun, hal itu tidak dilakukan oleh terlapor. Polisi masih melakukan penyelidikan dugaan penggelapan uang yang dilakukan oleh terlapor itu. Bila terbukti, polisi bakal menjerat terlapor dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sekitar pukul 14.30, Corporate Legal PT Adiprima Suraprinta Bagus Setyo Herdiyanto mendatangi kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gresik berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Bagus diterima Aiptu Sapto H.Widodo, SPKT Polres Gresik. Dalam tanda bukti lapor Nomor TBL- LP/B/379/VII/2021/SPKT/Polres Gresik/Polda Jatim disebutkan kronologis kejadiannya. Pada Kamis, 21 Januari 2021 sekira pukul 10.00  Setyo Mardi Utomo, Menejer keuangan PT Adriprima Suraprinta melakukan audit penjualan kertas laminasi ke Toko Barokah Grup.

Audit dilakukan karena terdapat selisih harga barang sebesar Rp 653.058.088. Setelah dilakukan audit tersebut saksi Sumiasih yang menjabat sebagai staf keuangan mendatangi Toko Barokah Grup untuk mengklarifikasi selisih harga barang dari hasil audit tersebut. Saat di klarifikasi Harianto pemilik Toko Barokah Grup menerangkan bahwa selama ini melakukan pembayaran langsung ke PT Adiprima Suraprinta dan juga melakukan pembayaran ke pihak terlapor.

Dengan adanya hasil audit dan keterangan pemilik toko Barokah Grup. Bagus Setyo Herdiyanto sebagai pelapor menghubungi terlapor Dita untuk mempertanggung jawabkan selisih harga barang tersebut. Namun sampai kini pihak terlapor. 

“Sekitar 5 bulan lalu, Saya pernah mendatangi rumah dan bertemu dengan terlapor. Saat itu, ia berjanji menyelesaiakan secapatnya.Tapi, sampai hari ini,”kata Bagus usai melapor ke Polres Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Karena tidak ikhtikad baik itu, imbuhnya, manajemen memutuskan untuk melaporkan dugaan penggelapan uang tersebut ke Polres Gresik. Dalam laporan itu, terlapor dijerat dengan pasal 374 KUHPidana. Pasal 374 KUHP berbunyi “Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.” (yad)

Diduga Gelapkan Uang Penjualan Kertas senilai Rp 653 Juta, Mantan Sales Adiprima Suraprinta Dilaporkan ke Polisi Selengkapnya

Tracer Covid-19 Dibekali Aplikasi SiLacak, Deteksi Dini Persebaran Virus Corona

GRESIK,1minute.id – Para tracer Covid-19 kini dibekali aplikasi Silacak. Aplikasi pencatatan secara digital data kontak erat pasien Covid-19 yang memberikan kemudahan pelacakan yang nantinya akan dilakukan bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas.

Penggunaan aplikasi sistem informasi pelacakan (Silacak) milik Kementerian Kesehatan itu mulai dibumikan kepada petugas pelacak kontak erat pasien terpapar corona virus disease 2019 kepada bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Rabu,4 Agustus 2021.

Pengenalan aplikasi itu di pusatkan  di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik itu dihadiri para Danramil, Kapolsek jajaran wilayah hukum Gresik dan Kepala Puskesmas. Pematerinya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang membuka babak baru untuk deteksi dini pencegahan persebaran Covid-19 itu. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sambutannya menyampaikan, dalam situasi penanganan Pandemi Covid-19 ini perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak. Seperti yang dilakukan saat ini, Pemkab Gresik bersama dengan jajaran TNI-Polri melalui bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas akan bersama-sama melakukan tracing terhadap penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

“Dengan kolaborasi bersama jajaran TNI-Polri ini merupakan upaya untuk mengatasi dan menekan angka penyebaran Covid-19. Ini juga menjadi salah satu ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia mengatakan, dengan kemudahan melakukan tracing terhadap penyebaran Covid-19, maka akan mempermudah juga penanganan dilapangan. “Dengan adanya tracer tersebut akan memudahkan petugas di lapangan dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi dengan cepat dan akurat sehingga dapat dengan segera ditangani,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Secara teknis, aplikasi ini memudahkan pelacakan yang dulunya tercatat secara manual. Karena daerah penyebaran Covid-19 sangat luas, maka pelacakan menggunakan pendekatan 15 orang kontak erat pertama. Begitu kontak terdekat pertama diidentifikasi, hasilnya akan dilaporkan melalui sistem aplikasi Silacak.

Server SiLacak langsung terhubung ke pusat. Sehingga data tracing dapat langsung dimonitor oleh Kemenkes. Nantinya petugas tracing memegang akun SiLacak. Mereka dari Babinsa dan Babinkamtibmas. (yad)

Tracer Covid-19 Dibekali Aplikasi SiLacak, Deteksi Dini Persebaran Virus Corona Selengkapnya